Home Blog Page 142

SKTP April 2026 Kapan Terbit? Ini Jadwal Pencairan Tunjangan Guru Terbaru

0

Bogordaily.net – SKTP April 2026 kapan terbit menjadi pertanyaan besar di kalangan guru pada pekan terakhir April. Senin (27/4/2026), linimasa forum pendidikan hingga grup percakapan tenaga pendidik dipenuhi satu topik utama: pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang kini memasuki babak baru setelah pemerintah mengubah skema penyalurannya.

Perubahan itu bukan tanpa alasan. Melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 10 Tahun 2026, pemerintah resmi menghapus sistem pencairan triwulanan dan menggantinya dengan skema pembayaran bulanan. Kebijakan ini disambut positif karena dinilai lebih membantu stabilitas keuangan para guru.

Namun di balik euforia tersebut, muncul kebingungan administratif. Banyak guru mendapati status Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) di portal Info GTK sudah “Terbit” per 17 April 2026, tetapi dana belum juga masuk ke rekening.

Fenomena ini memunculkan kembali pertanyaan yang ramai dicari: SKTP April 2026 kapan terbit dan apakah tanggal tersebut berarti dana langsung cair?

Secara administratif, tanggal terbit SKTP bukanlah tanggal pencairan dana. Status “terbit” menandakan bahwa seluruh data guru—mulai dari beban mengajar minimal 24 jam, linearitas mata pelajaran, hingga status kepegawaian—telah lolos verifikasi sistem pusat. Artinya, 17 April merupakan titik awal proses pencairan, bukan akhir.

Setelah SKTP terbit, proses berlanjut ke tahap birokrasi. Dinas Pendidikan daerah akan mengajukan pencairan ke Kementerian Keuangan. Selanjutnya, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Dari sana, dana baru disalurkan ke kas daerah atau langsung ke rekening guru melalui bank penyalur.

Panjang dan berlapisnya proses ini membuat pencairan tidak bisa dilakukan serentak di seluruh wilayah. Setiap daerah memiliki kecepatan administrasi yang berbeda, sehingga waktu penerimaan dana bisa bervariasi.

Lalu, SKTP April 2026 kapan terbit dan kapan dana benar-benar cair?

Mengacu pada pola penyaluran tahun ini, dana biasanya masuk dalam rentang 7 hingga 14 hari kerja setelah SKTP terbit. Dengan demikian, untuk SKTP bertanggal 17 April 2026, pencairan diperkirakan mulai terjadi pada 24 hingga 30 April 2026 dan berlanjut secara bertahap hingga minggu pertama atau kedua Mei 2026.

Bagi guru ASN yang menerima tunjangan setara satu kali gaji pokok maupun guru non-ASN bersertifikat dengan nominal sekitar Rp2 juta per bulan, kondisi ini masih dalam koridor normal. Selama status di Info GTK valid dan tidak ada kode error, hak tunjangan dipastikan aman.

Langkah terbaik saat ini adalah rutin memantau rekening serta berkoordinasi dengan operator sekolah atau rekan sejawat di wilayah yang sama. Dengan sistem baru yang masih dalam tahap penyesuaian, proses pencairan memang membutuhkan waktu—namun tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.***

Nissan Terano 2026 Resmi Diperkenalkan, SUV Legendaris Kini Berteknologi PHEV

0

Bogordaily.net – Nissan Terano 2026 menjadi sorotan setelah Nissan menghidupkan kembali SUV legendaris Terrano dalam versi konsep berteknologi masa depan. Model ini direncanakan masuk jalur produksi massal mulai tahun depan, menandai langkah strategis pabrikan Jepang tersebut dalam menggabungkan DNA off-road dengan tren elektrifikasi.

Mengutip keterangan resmi Nissan, Nissan Terano 2026 tetap mempertahankan karakter tangguh khas SUV petualang. Namun, ada perubahan besar pada sektor teknologi. Untuk pertama kalinya, Terrano akan dibekali sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), yang memungkinkan efisiensi bahan bakar sekaligus performa optimal di berbagai kondisi jalan.

Secara desain, Nissan Terano 2026 tampil dengan proporsi kekar. Ground clearance tinggi, lengkungan roda tebal, serta balutan body cladding hitam mempertegas identitas SUV sejati. Sentuhan modern terlihat dari lampu depan LED berbentuk bar horizontal yang terintegrasi dengan logo Nissan, menciptakan kesan futuristik tanpa meninggalkan akar desain klasiknya.

Elemen khas kendaraan petualang juga tetap dipertahankan. Roof rack yang menyatu dengan pilar C serta ban cadangan di pintu belakang menjadi penanda kuat bahwa model ini masih dirancang untuk kebutuhan eksplorasi. Di sektor kaki-kaki, penggunaan ban Mickey Thompson Baja Legend MTZ mempertegas bahwa mobil ini bukan sekadar SUV gaya perkotaan.

Meski demikian, Nissan Terano 2026 juga dirancang adaptif untuk penggunaan harian di kota. Kombinasi mesin konvensional dan motor listrik pada sistem PHEV memungkinkan efisiensi sekaligus torsi instan, yang sangat berguna saat melibas medan berat.

Langkah ini sekaligus menegaskan pergeseran tren industri otomotif global. SUV petualang kini tidak lagi identik dengan konsumsi bahan bakar tinggi, melainkan mulai bertransformasi menuju kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa.***

Pendakian Gunung Semeru Dibuka, Traveler Wajib Patuhi Aturan Ketat TNBTS

0

Bogordaily.net – Pendakian Gunung Semeru dibuka kembali setelah sempat ditutup selama lima bulan. Gunung yang dikenal sebagai atap Pulau Jawa, Gunung Semeru, resmi menerima pendaki mulai Jumat (24/4), dengan sejumlah pembatasan dan aturan ketat demi keselamatan dan kelestarian alam.

Kabar pendakian Gunung Semeru dibuka ini diumumkan langsung oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melalui akun Instagram resminya. Meski demikian, jalur pendakian untuk sementara hanya dibuka hingga Ranu Kumbolo, bukan sampai puncak Mahameru.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko sekaligus menjaga ekosistem di kawasan gunung tertinggi di Jawa Timur tersebut.

TNBTS menetapkan kuota maksimal 200 pendaki per hari dengan durasi pendakian dua hari satu malam. Seluruh calon pendaki diwajibkan melakukan pemesanan secara daring melalui situs resmi.

Booking dapat dilakukan mulai H-30 hingga H-2 sebelum tanggal pendakian, dengan kuota yang dibuka per satu bulan kalender.

Berikut sejumlah ketentuan utama:

* Pendakian hanya melalui jalur resmi Ranupani
* Wajib booking online
* Usia minimal 10 tahun
* Pendaki di atas 70 tahun wajib membawa rekomendasi dokter
* Data pendaki tidak dapat diubah

Untuk rombongan:

* Minimal 2 orang, maksimal 10 orang
* Wajib menggunakan pemandu lokal (kecuali Mapala dengan syarat khusus)
* Wajib registrasi ulang dan mengikuti briefing

Pendaki harus menyiapkan:

* Surat sehat (berlaku H-1)
* Identitas asli (KTP/KK/Paspor)
* Surat izin orang tua (bagi yang belum memiliki KTP)

Registrasi dilakukan di Ranupani mulai pukul 08.00–14.00 WIB, dilanjutkan briefing dan proses check-in.

* Durasi maksimal dua hari
* Batas naik pukul 15.00 WIB
* Tenda hanya di Ranu Kumbolo
* Wajib membawa turun sampah
* Check-out wajib lapor dan verifikasi

Pendaki yang melanggar atau overstay akan dikenakan sanksi sesuai aturan.

Pendaki dilarang:

* Merusak flora, fauna, atau situs budaya
* Membuang sampah sembarangan
* Membawa narkoba, miras, atau senjata
* Membuat api sembarangan
* Menerbangkan drone
* Mendaki melebihi Ranu Kumbolo

Bagi pendaki yang sempat melakukan booking pada periode November–Desember 2025, tersedia opsi penjadwalan ulang hingga 31 Mei 2026, dengan periode pendakian baru mulai 1 Mei hingga 30 November 2026.

Kuota reschedule dibatasi maksimal lima kelompok per hari dan tidak diperkenankan mengganti anggota.

Dengan dibukanya kembali jalur ini, pendakian Gunung Semeru dibuka menjadi kabar baik bagi para pecinta alam. Namun, kepatuhan terhadap aturan tetap menjadi kunci utama untuk menjaga keselamatan dan kelestarian gunung legendaris tersebut.***

PPJ Bogor Ajak Anak SD Belajar Ekonomi di Pasar Gembrong, Kenalkan Konsep Kebutuhan vs Keinginan

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor mengenalkan Pasar Gembrong Sukasari ke anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) high scope Indonesia Rancamaya pada Rabu (29/4/2026). Langkah ini dilakukan agar generasi muda bisa mengenal Pasar tradisional dengan seni tawar menawarnya.

Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor Jenal Abidin memaparkan, pihaknya menyambut baik adanya kunjungan dari SD high scope Indonesia Rancamaya ke Pasar Gembrong Sukasari, kegiatan ini sejalan dengan program PPJ yang mulai mengenalkan pasar tradisional kepada generasi mendatang.

“Jadi di usia TK, SD hingga Mahasiswa kami undang untuk masuk ke pasar tradisional. Kedua sebagai saran edukasi buat anak usia dini, generasi muda bahwa pasar tradisional berbeda dengan mall. Di pasar bisa tawar menawar dan itu adalah seni nya. Kami tekankan di usia dini (SD). Kami sosialisasi kan bahwa pasar yang sudah di revitalisasi ini, nyaman dikunjungi berbagai usia,” ungkap Jenal usai acara.

Jenal memaparkan, tidak hanya ibu-ibu saja yang ke pasar, bapak-bapak yang mengantar bisa menikmati kopi sambil menunggu ibu-ibu belanja. Ada juga play ground di pasar Gembrong untuk anak-anak, itu semua dikenalkan ke generasi muda sejak dini.

“Bahwa pasar tradisional sudah nyaman dan naik kelas. Pasar Gembrong ini bisa dijadikan pasar wisata, dan masyarakat bisa wisata belanja,” jelasnya.

Sementara itu, Guru IPS dan PPKN SD high scope Indonesia Rancamaya, Anggita Ayu memaparkan, para siswa dan siswi bisa belajar tentang kebutuhan dan keinginan dengan mengobservasi tentang proses jual serta beli yang ada di Pasar Gembrong Sukasari.

“Kegiatan ini diperlukan agar anak-anak mengerti tentang jual-beli dan memahami antara kebutuhan dan keinginan. Misalnya anak-anak belajar bahwa kita harus memprioritaskan kebutuhan. Kami membawa 12 siswa, kelas 2 dan 3 . Ini pasar tradisional, anak-anak sudah ke mall dan mereka belajar hal baru juga merasakan situasi baru. Ada beberapa anak yang belum pernah sama sekali ke pasar,” ungkap Ayu.

Ayu memaparkan, jadi kalau ke pasar itu bisa menawar harga, kalau di mall sudah tertera label harganya. Anak-anak bisa membandingkan harga yang lebih murah dibandingkan di mall.

“Tujuan kegiatan ini memperkenalkan situasi di pasar, sistem jual beli, bagaimana cara interaksi penjual dan pembeli,” paparnya.***

Sains Club Tsanawiyah Mengadakan Outing Class guna Meningkatkan Pembelajaran yang Lebih Interaktif

0

Bogordaily.net – Bertempat di PT Pudak Scientific, Bandung, Madrasah Tsanawiyah Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami mengadakan study tour yang diikuti oleh santri anggota Sains Club kelas 2 dan 3 serta beberapa pendamping dari jajaran dewan guru.

Pelaksanaan program unggulan ini didukung oleh Ustadz Enang Sulaiman selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Putra guna meningkatkan keahlian akademik santri di bidang sains. Slogan yang berbunyi, “Belajar sains dengan cara menyenangkan dan interaktif,” menjadi tujuan dilaksanakannya outing class tersebut.

Santri anggota Sains Club Madrasah Tsanawiyah berangkat dari pondok pada pukul 02.00 dini hari, didahului dengan ziarah ke makam pendiri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami serta doa bersama sebelum keberangkatan. Rombongan tiba di lokasi tepat pukul 07.13 pagi.

Kegiatan dilanjutkan dengan tur ke pabrik pembuatan alat peraga sains, pembuatan alat berbahan kaca, bagian pesawat terbang, serta alat berbahan plastik. Acara ditutup dengan beberapa percobaan alat peraga sains yang menarik, seperti peragaan gaya fisika, listrik statis pada tubuh, replika tsunami, rasi bintang, gempa bumi, dan tata surya.

“Seru banget! Setelah itu, kami diajak mengikuti berbagai permainan, seperti membuat jembatan dengan konsep gaya fisika, membuat bentuk 3D dari kertas yang harus mampu menahan beban, mendirikan botol di atas botol dengan bantuan kayu dengan mencari titik gravitasi, serta memahami perbedaan panjang gelombang gempa bumi,” ujar Arfairuz, salah satu peserta outing class tersebut.

Setelah melaksanakan salat dzuhur dan makan siang, peserta melanjutkan perjalanan ke Sky World untuk menikmati waktu senggang sebelum kembali ke pondok.

Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri program Sains Club Tsanawiyah serta menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan sehingga lebih mudah dipahami oleh remaja.

“Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan seluruh rangkaian acara hari ini. Saya harap kalian semakin semangat dalam belajar pada hari esok dan ilmu yang didapatkan hari ini dapat bermanfaat di masa mendatang,” ucap Ustadz Enang selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Putra saat penutupan kegiatan sebelum kembali ke pesantren.***

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Kamis 30 April 2026

0

Bogordaily.net-Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Kamis 30 April 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Kamis 30 April 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall BTM dan Mall Boxies Tajur 123 mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.***

Muhammad Irfan Ramadan

Ketua DPRD hadiri Jalan Santai Polresta Bogor, Bahas Isu Strategis Sambil Olahraga

0

 

Bogordaily.net – Memperkuat sinergi antarinstansi tidak selamanya harus dilakukan di dalam ruang rapat yang formal. Hal ini dibuktikan oleh Ketua DPRD Kota Bogor,  Adityawarman Adil, yang mempererat silaturahmi melalui kegiatan olahraga jalan santai bersama jajaran Polresta Bogor Kota dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pada Selasa 28 April 2026.

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Polresta Bogor Kota ini juga dihadiri langsung oleh Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin, Sekda Kota Bogor, Denny Mulyadi dan Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Kav. Gan Gan Rusganda.

Mengambil rute mulai dari Mapolresta Bogor Kota menuju kawasan Kebun Raya Bogor dan kembali ke titik awal, kegiatan ini menjadi simbol keharmonisan para pemangku kebijakan di Kota Hujan.

Adityawarman Adil, mengatakan bahwa kebersamaan yang dibangun di lapangan memiliki nilai strategis dalam menciptakan koordinasi yang lebih cair antarlembaga.

Menurutnya, langkah kaki yang selaras di lintasan lari mencerminkan keselarasan visi dalam membangun daerah.

​”Kebersamaan itu bukan hanya dibangun di ruang rapat, tapi juga di setiap langkah yang kita tempuh bersama,” ujar Adityawarman.

​Ia juga mengapresiasi langkah Polresta Bogor Kota yang menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wadah memperkuat sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Kota Bogor.

Adityawarman menilai, suasana informal seperti olahraga bersama justru memudahkan komunikasi yang selama ini mungkin bersifat kaku secara birokrasi.

​Meski dibalut dalam suasana santai, momen ini tidak lepas dari pembahasan mengenai masa depan Kota Bogor.

Sambil menempuh rute jalan santai, para pimpinan daerah ini tampak berbincang hangat mengenai berbagai isu penting.

​Adityawarman mengungkapkan bahwa dalam kesempatan tersebut, ia bersama Kapolresta dan unsur Forkopimda lainnya sempat mendiskusikan langkah-langkah penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Tak hanya itu, sinkronisasi program daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi topik pembahasan.

​”Kami mendiskusikan berbagai isu strategis pembangunan Kota Bogor, mulai dari penguatan keamanan, sinergi program daerah, hingga upaya bersama meningkatkan pelayanan masyarakat,” tuturnya.

​Di akhir kegiatan, Ketua DPRD menegaskan bahwa stabilitas Kota Bogor sangat bergantung pada soliditas para pemimpinnya.

Ia yakin bahwa hubungan interpersonal yang baik antar pimpinan instansi akan berdampak langsung pada efektivitas kebijakan di lapangan.

​”Kolaborasi yang solid antarinstansi adalah fondasi penting untuk mewujudkan Kota Bogor yang aman, tertib, dan sejahtera,” pungkasnya.***

DPRD Kota Bogor Soroti Meningkatnya Prevalensi Hipertensi, Capai 9,97 Persen

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, menyoroti meningkatnya prevalensi hipertensi di Kota Hujan.

Prevalensi hipertensi di Kota Bogor pada 2025 mencapai 9,97 persen, melampaui target pemerintah kota sebesar 8,4 persen.

Data ini terungkap dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor Tahun 2025 yang disampaikan kepada DPRD Kota Bogor.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, menilai lonjakan tersebut sebagai sinyal serius yang harus segera ditindaklanjuti.

Ia menyebut program pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular yang dijalankan Dinas Kesehatan (Dinkes) belum optimal menjangkau masyarakat.

“Data LKPJ menunjukkan prevalensi hipertensi naik melebihi target. Ini menandakan upaya pencegahan dan deteksi dini belum berjalan maksimal,” ujar Dedi.

Ia mengingatkan bahwa hipertensi dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari penderitanya. Kondisi ini berpotensi memicu lonjakan kasus stroke dan serangan jantung jika tidak segera ditangani.

Merujuk Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, hipertensi menjadi faktor risiko keempat penyebab kematian di Indonesia dengan kontribusi 10,2 persen.

“Kalau prevalensi sudah 9,97 persen dan terus naik, kita harus waspada terhadap risiko penyakit kardiovaskular di masa depan,” tegasnya.

Desak Skrining Massal Diperluas

Dedi mendorong Dinkes Kota Bogor memperluas skrining hipertensi melalui jaringan layanan kesehatan dasar.

Saat ini, Kota Bogor memiliki 25 puskesmas dan 983 posyandu yang tersebar di enam kecamatan dan 68 kelurahan.

Namun, menurutnya, kapasitas skrining masih belum mencakup seluruh warga. Ia meminta posyandu dimaksimalkan sebagai garda terdepan deteksi dini.

“Kader posyandu harus dilatih dan dilengkapi alat tensi meter. Jangan hanya fokus pada program ibu dan anak, tetapi juga penyakit tidak menular seperti hipertensi,” katanya.

Ia juga menyoroti sebanyak 483 posyandu pada 2025 belum mendapatkan posyandu kit, yang di dalamnya termasuk alat pengukur tekanan darah.

Untuk menekan angka hipertensi, Dedi mengusulkan tiga langkah strategis kepada Pemerintah Kota Bogor:

Memperluas Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang saat ini baru menjangkau 49,52 persen warga, dengan fokus pada skrining hipertensi.

Menambah anggaran alat kesehatan, khususnya pengadaan tensi meter digital di seluruh posyandu dan posbindu PTM agar pemeriksaan rutin bisa dilakukan setiap bulan.

Menggencarkan edukasi gaya hidup sehat CERDIK, meliputi cek kesehatan berkala, berhenti merokok, aktif bergerak, diet seimbang, istirahat cukup, dan pengelolaan stres.

Menurut Dedi, langkah tersebut bisa didukung optimalisasi anggaran kesehatan yang belum terserap.

“Anggaran kesehatan 2025 masih menyisakan belasan miliar rupiah. Itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pencegahan hipertensi yang lebih agresif,” ujarnya.

Minta Peta Sebaran Hipertensi

Selain itu, DPRD juga meminta Dinkes menyusun peta sebaran hipertensi hingga tingkat kelurahan agar intervensi lebih tepat sasaran.

“Kita perlu tahu wilayah mana yang paling tinggi prevalensinya. Dari situ penanganan bisa diprioritaskan dan lebih efektif,” kata Dedi.

Sebagai perbandingan, berdasarkan SKI 2023 dari Kementerian Kesehatan, prevalensi hipertensi nasional pada penduduk usia 18 tahun ke atas mencapai 34,1 persen.

Sementara Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan prevalensi tertinggi kedua di Indonesia, yakni 39,6 persen.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kota Bogor Bidik 100 Medali Emas Porprov Jabar XV 2026

0

Bogordaily.net – Kota Bogor membidik 100 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) XV 2026 yang akan digelar pada November mendatang.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor menurunkan 572 atlet.

Ketua KONI Kota Bogor, Dedi Sumarna, mengatakan ratusan atlet itu akan didampingi 152 pelatih selama perhelatan olahraga empat tahunan tersebut.

Seluruh komposisi tim telah melalui proses seleksi dan kajian matang oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres).

“Jumlah atlet dan pelatih ini sudah melalui perhitungan serta penelaahan Binpres berdasarkan sejumlah parameter,” ujar Dedi, Rabu 29 April 2026

Dedi menjelaskan, 572 atlet Kota Bogor akan bertanding di 556 nomor dari total 1.150 nomor pertandingan yang dipertandingkan dalam Porprov Jabar 2026. Para atlet tersebut tersebar di 54 cabang olahraga (cabor).

“Dari total nomor pertandingan, kami memilih turun di 556 nomor berdasarkan hasil analisis peluang medali,” jelasnya.

Untuk mendulang 100 emas, Kota Bogor mengandalkan 29 cabang olahraga unggulan. Sebanyak 11 di antaranya berasal dari cabang beladiri, yakni sambo, kurash, hapkido, taekwondo, tarung derajat, judo, pencak silat, tinju, wushu, kempo, dan anggar.

“Cabang beladiri memang menjadi kekuatan utama kami. Kota Bogor dikenal sebagai The City of Martial Arts,” tegas Dedi.

Selain itu, 20 cabang olahraga lainnya yang turut diandalkan antara lain aeromodeling, paralayang, gantole, angkat besi, atletik, arung jeram, balap sepeda, biliar, bridge, cricket, dansa, dayung, hoki, menembak, panjat tebing, ski air, tenis meja, dan selam.

Dedi optimistis cabang-cabang unggulan tersebut mampu menyumbang medali maksimal. Namun, ia juga membuka peluang kejutan dari cabor lain di luar unggulan.

“Kami optimistis 29 cabor unggulan bisa memberikan hasil terbaik. Tapi kami juga berharap cabor lain bisa menghadirkan kejutan dan menambah perolehan medali,” pungkasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Semangat Hari Kartini, Srikandi PLN UP3 Bogor Edukasi Bahaya Listrik Sejak Dini di SD Margajaya 4 Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, Srikandi PLN UP3 Bogor menunjukkan peran aktifnya melalui kegiatan edukasi keselamatan ketenagalistrikan bagi masyarakat.

Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di SD Margajaya 4 Bogor, dengan menyasar para siswa sekolah dasar sebagai generasi penerus bangsa, sebanyak 83 siswa hadir dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap potensi bahaya listrik serta cara menggunakan listrik secara aman dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif, para Srikandi PLN menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga siswa dapat lebih cepat mengerti dan mengingat pentingnya keselamatan dalam penggunaan listrik.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan bahaya listrik di rumah, cara menggunakan peralatan listrik dengan benar, serta langkah-langkah sederhana untuk menghindari risiko kecelakaan akibat listrik.

Edukasi sejak usia dini ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan yang baik dan meningkatkan kesadaran keselamatan, tidak hanya bagi siswa tetapi juga lingkungan keluarga mereka.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui peran Srikandi PLN, kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan listrik sejak usia dini. Anak-anak adalah agen perubahan di lingkungan keluarga, sehingga edukasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang luas dalam meningkatkan budaya aman dalam penggunaan listrik,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menambahkan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk menunjukkan kontribusi nyata perempuan PLN dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Srikandi PLN tidak hanya berperan dalam operasional perusahaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi keselamatan kelistrikan serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap penggunaan listrik yang aman dan bertanggung jawab,” ungkap Sugeng.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Bogor berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang sadar akan keselamatan listrik, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, sejalan dengan semangat Kartini yang menginspirasi.***