Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 160

Aurelie Moeremans Ungkap Masa Muda yang Direnggut lewat Buku Broken Strings

0

Bogordaily.net – Aurelie Moeremans, membuka lembaran masa lalu melalui sebuah memoar berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth.

Buku ini bukan sekadar catatan personal, melainkan kesaksian tentang relasi manipulatif yang dialaminya sejak masih berusia 15 tahun, sebuah fase hidup yang seharusnya menjadi ruang tumbuh, bukan medan luka.

Alih-alih menjual bukunya secara komersial, Aurelie justru membagikannya secara gratis kepada publik. Informasi pengunduhan dapat diakses langsung melalui tautan yang tertera di bio Instagram resmi miliknya.

Langkah ini menegaskan bahwa tujuan utama memoar tersebut bukan keuntungan materi, melainkan keberpihakan pada para penyintas yang kerap terbungkam.

Dalam Broken Strings, Aurelie menuturkan pengalamannya menjalin hubungan dengan seorang pria dewasa yang ia samarkan dengan nama Bobby.

Relasi tersebut digambarkan penuh dominasi, manipulasi psikologis, eksploitasi emosional, hingga kekerasan yang berlangsung secara bertahap namun sistematis.

Dampaknya tidak hanya menghancurkan rasa percaya diri, tetapi juga merampas masa remaja yang seharusnya aman dan membahagiakan.

Melalui pengantar bukunya, Aurelie menegaskan bahwa memoar ini lahir dari proses refleksi panjang.

“Saya ingin kisah ini menjadi pengingat bahwa tidak ada seorang pun yang pantas kehilangan masa mudanya karena relasi yang salah,” tulis Aurelie, seperti dikutip dari unggahan Instagram @aurelie.

Makna Broken Strings dan Luka yang Perlahan Pulih

Judul Broken Strings menjadi metafora kuat atas kondisi batin Aurelie kala itu, ibarat senar yang putus, kehilangan arah, kendali, dan suara atas hidupnya sendiri.

Sementara subjudul Fragments of a Stolen Youth merepresentasikan potongan-potongan masa muda yang tercerabut sebelum waktunya.

Namun, buku ini tidak berhenti pada narasi penderitaan. Aurelie juga menuturkan proses pemulihan mental yang ia jalani selama bertahun-tahun.

Menulis menjadi salah satu cara baginya untuk memahami trauma, berdamai dengan diri sendiri, dan membangun ulang identitas yang sempat runtuh.

Memoar ini sekaligus mengangkat isu kesehatan mental, resiliensi, dan pentingnya ruang aman bagi penyintas kekerasan dalam relasi personal.

Salah satu tema sentral yang diulas dalam Broken Strings adalah manipulasi emosional. Aurelie mengisahkan bagaimana Bobby secara perlahan mengikis kepercayaan dirinya, menjauhkan dirinya dari keluarga dan lingkungan terdekat, serta menciptakan ketergantungan emosional yang berbahaya.

“Saya dibuat percaya bahwa tanpa dia, saya bukan siapa-siapa,” tulis Aurelie.

Pola tersebut selaras dengan karakteristik hubungan beracun (toxic relationship), di mana pelaku kerap menggunakan gaslighting, rasa bersalah, serta isolasi sosial untuk mempertahankan kendali atas korban.

Kontrol tidak berhenti pada aspek emosional. Dalam buku ini, Aurelie juga menggambarkan bagaimana ruang geraknya semakin menyempit, mulai dari pilihan karier, pergaulan, hingga keputusan hidup yang seharusnya menjadi hak personalnya.

Ia juga menyinggung pengalaman kekerasan fisik yang dialaminya, disampaikan tanpa detail vulgar.

Aurelie berharap kisahnya dapat menjangkau lebih banyak orang, terutama mereka yang tengah terjebak dalam relasi serupa.

“Jika kisah saya bisa membuat satu orang saja merasa tidak sendirian, maka buku ini sudah menjalankan tujuannya,” ungkap Aurelie melalui akun Instagram resminya (@aurelie).

Instagram Diduga Diretas? Pengguna Ramai Terima Email Mencurigakan hingga Reset Kata Sandi

0

Bogordaily.net – Pengguna Instagram diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya laporan email mencurigakan yang mengatasnamakan platform tersebut dan berisi permintaan penggantian kata sandi akun.

Sejumlah pemilik akun melaporkan menerima email mencurigakan berisi permintaan pengaturan ulang kata sandi, meski mereka mengaku tidak pernah mengajukan permintaan tersebut sebelumnya.

Fenomena ini memicu kekhawatiran akan adanya potensi kebocoran data berskala besar yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Email yang diterima pengguna tampil meyakinkan, dengan format resmi dan bahasa formal khas notifikasi Instagram, sehingga sulit dibedakan dari pesan asli.

Isi Email Mencurigakan

Dalam isi email tersebut, penerima diberi tahu bahwa sistem Instagram telah menerima permintaan reset password untuk akun mereka.

Terdapat dua opsi yang disediakan, yakni melanjutkan perubahan kata sandi atau melaporkan bahwa permintaan tersebut tidak berasal dari pemilik akun.

Kondisi ini membuat sebagian pengguna panik dan hampir mengikuti instruksi yang tertera. Padahal, menurut pakar keamanan siber, pola semacam ini kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan digital untuk menjebak korban melalui teknik phishing.

Perusahaan keamanan siber Malwarebytes mengingatkan bahwa email-email semacam ini berpotensi besar menjadi sarana penyebaran malware dan virus berbahaya.

Jika pengguna tanpa sadar mengklik tautan di dalamnya, perangkat mereka bisa terinfeksi atau data sensitif dapat dicuri tanpa disadari.

Lebih jauh, laporan Malwarebytes mengungkap adanya indikasi serangan siber yang diduga menargetkan Instagram sejak awal 2025. Serangan tersebut disinyalir berisiko membuka akses terhadap data profil jutaan akun pengguna.

Informasi yang berpotensi bocor tidak tergolong sepele. Data sensitif seperti nama pengguna, alamat email, nomor telepon, hingga detail profil lainnya disebut-sebut telah berhasil dikumpulkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Kebocoran semacam ini dapat menimbulkan efek berantai. Selain risiko pembajakan akun, data yang tersebar bisa dimanfaatkan untuk penipuan, penyamaran identitas, hingga serangan siber lanjutan terhadap pengguna yang sama di platform lain.

Ironisnya, hingga kini Meta selaku perusahaan induk Instagram belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan kebocoran data tersebut. Belum ada konfirmasi apakah insiden ini benar-benar terjadi atau sejauh mana dampaknya terhadap pengguna global.

 

 

Viral di X, Riders Fajar Sadboy Minta Alphard hingga Skincare Dior

0

Bogordaily.net  – Nama Fajar Sadboy kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul tangkapan layar yang disebut-sebut sebagai daftar riders miliknya.

Dokumen tersebut ramai dibahas warganet di platform X sejak Kamis, 8 Januari 2026, lantaran berisi sederet permintaan yang dianggap tak biasa untuk ukuran seorang selebgram.

Tangkapan layar yang beredar memperlihatkan percakapan WhatsApp yang diduga dikirim oleh pihak yang mengatasnamakan tim Fajar Sadboy.

Dalam percakapan itu tercantum berbagai kebutuhan teknis, konsumsi, hingga fasilitas pendukung yang diklaim sebagai syarat sebelum Fajar tampil di sebuah acara.

Sorotan utama warganet tertuju pada permintaan transportasi berupa mobil Toyota Alphard, yang dinilai terlalu mewah jika dibandingkan dengan standar umum kerja sama influencer.

Selain itu, daftar konsumsi yang tercantum juga memicu perdebatan karena memuat produk-produk premium.

Daftar Riders Fajar Sadboy

Beberapa item yang disebutkan antara lain anggur hijau Muscat tanpa biji, air mineral impor seperti Evian atau Fiji, serta gelato rasa leci dengan pemanis Stevia yang harus tersedia sebelum jam makan siang.

Menu utama pun diatur secara spesifik, yakni nasi Padang kotak dari rumah makan tertentu seperti Pagi Sore, Sederhana, atau Sari Ratu.

Tak berhenti di situ, riders tersebut juga mencantumkan permintaan camilan impor berupa Cheetos Puff versi Amerika Serikat, lengkap dengan catatan penolakan terhadap produk lokal. Poin ini menjadi salah satu yang paling banyak menuai kritik dari warganet.

Menariknya, daftar tersebut turut memasukkan makanan khas Gorontalo, daerah asal Fajar Sadboy seperti duduli, tili aya, ilabulo, dan popolulu sebagai konsumsi wajib yang harus tersedia di lokasi acara.

Untuk fasilitas penunjang, ruang tunggu atau green room disebut harus dilengkapi reed diffuser merek Wavertree and London, karpet bermotif macan tutul, hingga kursi pijat.

Kebutuhan teknologi juga dipatok tinggi, mulai dari koneksi WiFi berkecepatan 250 Mbps dengan rasio unggah dan unduh seimbang, hingga Smart TV 55 inci yang sudah terhubung dengan akun Netflix dan YouTube.

Di bagian perawatan diri, riders tersebut mencantumkan keharusan penggunaan produk skincare dan makeup dari merek Dior dan Clinique, disertai penegasan penolakan terhadap produk lokal maupun merek asal Asia.

Total Diduga Capai Puluhan Juta

Jika seluruh permintaan tersebut dipenuhi, biaya operasional yang dibutuhkan diperkirakan berada di kisaran Rp12 juta hingga Rp17,5 juta per hari, belum termasuk honor penampilan.

Meski demikian, kebenaran dokumen riders tersebut masih dipertanyakan. Sejumlah warganet yang mengaku pernah bekerja sama dengan Fajar Sadboy, baik dalam proyek film maupun kampanye merek, menyebut bahwa Fajar dikenal sebagai figur yang sederhana dan tidak banyak mengajukan permintaan khusus.

Tak sedikit pula yang menduga daftar tersebut hanyalah rekayasa, bagian dari strategi pemasaran, atau bahkan upaya pembentukan opini negatif terhadap sosok Fajar Sadboy di ruang publik.

Hingga kini, Fajar Sadboy maupun pihak manajemennya belum memberikan pernyataan resmi terkait keaslian riders yang ramai beredar di media sosial tersebut.

Polres Bogor Gelar Nobar Persib vs Persija, Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas

Bogordaily.net – Polres Bogor menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta bersama jajaran dan para suporter, bertempat di Aula Sanika Satyawada (SS) Mako Polres Bogor, Minggu 11 Januari 2026 sore.

Adapun, kegiatan nobar tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan dihadiri kurang lebih 150 orang yang terdiri dari pejabat utama Polres Bogor serta perwakilan suporter Persib dan Persija.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat silaturahmi serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang dan selama pertandingan berlangsung.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa, kegiatan nonton bareng ini merupakan sarana untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, dan sportivitas antarpendukung klub sepak bola, sekaligus sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

Pertandingan dimulai dengan kick off babak pertama pada pukul 15.00 WIB. Pada menit awal pertandingan, tepatnya pukul 15.05 WIB, Persib Bandung berhasil mencetak gol pembuka yang membawa keunggulan sementara 1–0 atas Persija Jakarta.

Kemudian, pada babak pertama berakhir pada pukul 16.20 WIB dengan skor sementara 1–0 untuk keunggulan Persib Bandung. Selanjutnya, seluruh peserta kegiatan melaksanakan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan mempererat hubungan antara Polri dan para suporter.

Kick off babak kedua dimulai pada pukul 16.35 WIB. Selama pertandingan berlangsung, situasi di Aula Sanika Satyawada tetap terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Pertandingan berakhir pada pukul 17.27 WIB dengan skor akhir tetap 1–0 untuk kemenangan Persib Bandung. Kegiatan nonton bareng secara keseluruhan selesai pada pukul 17.30 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar.

“Melalui kegiatan ini, Polres Bogor berharap dapat menumbuhkan semangat sportivitas, persaudaraan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto.

(Albin Pandita)

Kericuhan Usai Nobar Persib vs Persija di Bogor, Seorang Suporter Jadi Korban

0

Bogordaily.net – Seorang suporter sepak bola menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok oknum suporter usai nonton bareng (Nobar) pertandingan sepak bola Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Kejadian pengeroyokan itu terjadi di simpang Yasmin, Tanah Sareal, Kota Bogor pada Minggu 11 Januari 2026.

Korban diketahui dikeroyok oleh oknum suporter saat dalam perjalanan pulang (nobar). Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka-luka dan sepeda motor hancur.

“Peristiwa tersebut terjadi di Jl. Sholeh Iskandar, Cibadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor. Korban sempat di keroyok oleh beberapa oknum suporter”, ujar salah satu saksi mata.

Pengendara motor yang mengetahui kejadian tersebut melerai aksi pengeroyokan sampai oknum suporter itu pergi,

Menanggapi hal kejadian tersebut, Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi menghimbau untuk jangan konvoi dan merayakan kemenangan yang berlebihan (euforia).

Dengan kejadian tersebut Polsek Tanah Sareal menggelar patroli bersama Polresta Bogor Kota.***

Hasbi Ramadhani

Polres Gelar Nobar Persib vs Persija, Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas

0

Bogordaily.net – Polres Bogor menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta bersama jajaran dan para suporter, bertempat di Aula Sanika Satyawada (SS) Mako Polres Bogor, Minggu 11 Januari 2026 sore.

Adapun, kegiatan nobar tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan dihadiri kurang lebih 150 orang yang terdiri dari pejabat utama Polres Bogor serta perwakilan suporter Persib dan Persija.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat silaturahmi serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang dan selama pertandingan berlangsung.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa, kegiatan nonton bareng ini merupakan sarana untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, dan sportivitas antarpendukung klub sepak bola, sekaligus sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

Pertandingan dimulai dengan kick off babak pertama pada pukul 15.00 WIB. Pada menit awal pertandingan, tepatnya pukul 15.05 WIB, Persib Bandung berhasil mencetak gol pembuka yang membawa keunggulan sementara 1–0 atas Persija Jakarta.

Kemudian, pada babak pertama berakhir pada pukul 16.20 WIB dengan skor sementara 1–0 untuk keunggulan Persib Bandung. Selanjutnya, seluruh peserta kegiatan melaksanakan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan mempererat hubungan antara Polri dan para suporter.

Kick off babak kedua dimulai pada pukul 16.35 WIB. Selama pertandingan berlangsung, situasi di Aula Sanika Satyawada tetap terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Pertandingan berakhir pada pukul 17.27 WIB dengan skor akhir tetap 1–0 untuk kemenangan Persib Bandung. Kegiatan nonton bareng secara keseluruhan selesai pada pukul 17.30 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar.

“Melalui kegiatan ini, Polres Bogor berharap dapat menumbuhkan semangat sportivitas, persaudaraan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto.***

Albin

Didukung PWI dan Gentama Media Grup, Warga Cibuluh Gelar Fogging Mandiri

0

Bogordaily.net – Warga RT 004/RW 002, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, menggelar fooging mandiri sebagai langkah pencegahan penyakit Flu Tulang/chikungunya , Minggu 11 Januari 2026.

Kegiatan ini di laksanakan bersama Gentama Media Grup dan mendapat dukungan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.

Foging ini dilakukan setelah di temukan sejumlah warga yang terjangkit chikungunya/Flu tulang. Selain itu warga juga melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan melibatkan kader Posyandu Anggrek Putih 2C untuk memutus perkembangbiakan nyamuk.

Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk di fokuskan pada pembersihan lingkungan, seperti menguras genangan air, pot bunga, serta tempat lain yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk penyebab flu tulang/chikungunya dan deman berdarah (DBD).

Ketua RT 004/RT 003 Cibuluh,Qadar Nurqodar Rachman, menyampaikan apresiasi penuh atas dukungan Gentama Media Grup dan PWI Kota Bogor dalam upaya pencegahan penyakit tersebut.

“Terima Kasih Kepada Gentama Media Grup dan PWI Kota Bogor atas dukunganya. Fogging ini kami lakukan sebagai langkah antisipasiagar penularan chikungunya/flu tulang dan DBD tidak semakin meluas”, ujar Qadar.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian insan pers terhadap kesehatan masyarakat melalui gerakan Jurnalis Peduli Kesehatan.

“PWI tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga turun langsung menbantu masyarakat. Ini bentuk kepedulian media terhadap kesehatan dan lingkungan masyarakat”, ujar Herman

Sementara itu, Owner Gentama Media Grup, Dadan Gandara, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial dan kesehatan warga

“Melalui fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk ini, kami berharap penyebaran penyakit akibat nyamuk bisa di tekan dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat”, ujar Owner Gentama Media Grup.***

Hasbi Ramadhani

Persib Tekuk Persija 1-0, Beckham Putra Antar Maung Bandung Juara Paruh Musim

0

Bogordaily.net – Gol itu datang terlalu cepat. Menit kelima. Stadion Gelora Bandung Lautan Api belum sepenuhnya duduk tenang, tetapi Beckham Putra sudah berlari lebih dulu. Satu sentuhan. Satu tembakan. Satu gol. Persib unggul. Dan rupanya, itu cukup.

Hasil Persib vs Persija di Super League 2025–2026 akhirnya ditentukan oleh momen singkat itu. Skor 1-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan, Minggu (11/1/2026) sore. El Clasico Indonesia kembali panas. Kali ini, Bandung yang bersorak lebih lama.

Sejak awal, laga ini memang bukan pertandingan biasa. Persib dan Persija selalu membawa beban sejarah, ego kota, dan jutaan pasang mata. Di GBLA, puluhan ribu Bobotoh berdiri seperti dinding hidup. Mereka tidak hanya menonton. Mereka ikut bertanding—dengan suara.

Persib paham betul situasi itu. Bojan Hodak meminta timnya langsung menekan. Tidak menunggu. Tidak membaca. Langsung menggigit. Dan Persija, yang datang dengan kawalan ketat, belum sepenuhnya siap.

Kesalahan kecil di lini belakang Persija dimanfaatkan Beckham Putra. Carlos Eduardo sudah bergerak. Tapi bola lebih cepat. Jala bergetar. Stadion meledak.

Setelah itu, pertandingan berubah arah. Persija mencoba bangkit. Umpan terobosan dilepas. Bola-bola panjang dikirim. Allano dan Eksel Runtukahu berusaha membuka ruang. Tapi pertahanan Persib rapi. Disiplin. Tidak panik.

Justru Persib beberapa kali hampir menambah gol lewat serangan balik. Thom Haye mengatur ritme. Beckham Putra terus merepotkan. Persija sempat nyaris menyamakan kedudukan ketika tembakan Allano membentur tiang. Bola liar datang, peluang terbuka, tetapi gagal diselesaikan.

Babak kedua lebih keras. Lebih emosional. Lebih berisiko.

Menit ke-53 menjadi titik krusial. Bruno Tubarao menginjak kaki Beckham Putra. Wasit tidak ragu. Kartu merah. Persija tinggal sepuluh pemain. Dalam laga sebesar ini, kehilangan satu orang terasa seperti kehilangan separuh tenaga.

Namun Persija tidak menyerah. Mereka tetap menekan. Mencoba. Memaksa. Dan di sinilah Teja Paku Alam mengambil peran penting. Beberapa penyelamatan krusial membuat gawang Persib tetap utuh. Teja bukan sekadar penjaga gawang sore itu. Ia menjadi penjaga kemenangan.

Persib memilih menunggu. Mengandalkan serangan balik. Ramon Tanque dan Adam Alis sempat mendapatkan peluang. Tapi satu gol rupanya memang cukup. Tidak lebih. Tidak kurang.

Peluit panjang akhirnya berbunyi. Skor tetap 1-0. Persib menang. Persija tertunduk.

Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin. Persib resmi mengunci status juara paruh musim Super League 2025–2026 dengan koleksi 38 poin. Persija harus puas tertahan di papan atas dengan 35 poin. Selisihnya tipis. Rasanya pahit.

Di Bandung sore itu, satu gol kecil membawa makna besar. Dan Beckham Putra, dengan sepakan cepat di awal laga, menuliskan namanya dalam cerita panjang rivalitas dua kota.***

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Menjadi Pimpinan Masyarakat Ekonomi Syariah

0

Bogordaily.net – Musyawarah Nasional (Munas) VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) resmi menetapkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian MES. Sementara Ketua Umum MES yaitu Rosan Roeslani yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

 

Munas VII tersebut digelar di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, Minggu (11/1) yang dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Dewan Pembina MES, K.H. Ma’ruf Amin. Hadir juga sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Muliaman Darmansyah Hadad, serta Ketua Pelaksana Munas VII MES La Nyala Mataliti.

Kehadiran para tokoh tersebut menandai pentingnya Munas VII MES sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan baru dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Terpilihnya Menkop sebagai Ketua Harian MES dan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum MES diharapkan dapat memajukan organisasi tersebut.

 

Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa melalui kepengurusan baru yang terbentuk diharapkan dapat memajukan ke depan. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak khususnya koperasi dengan MES untuk terus mendorong peran koperasi berbasis syariah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini kami nilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif,” kata Menkop Ferry.

 

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah banyak contoh dan praktek baik dari koperasi-koperasi berbasis syariah yang sukses mengembangkan ekosistem bisnisnya sehingga dapat menjadi tumpuan bagi pengembengan ekonomi masyarakat. Sebagai contoh Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey Bandung yang sukses mengembangkan ekosistem bisnis di sektor pertanian.

 

“Saat ini juga banyak dari Koperasi Pondok Pesantren yang kita minta untuk menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memastikan program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

 

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 1 Muharram 1422 H atau bertepatan dengan 26 Maret 2001. MES didirikan dengan tujuan membumikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi berkeadilan dan sesuai prinsip syariah.

 

Organisasi ini bersifat mandiri, bukan bagian dari pemerintah maupun politik, dan berperan sebagai wadah inklusif untuk menghimpun seluruh sumber daya dalam rangka membangun ekonomi syariah.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum MES Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat. “Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

 

Rosan juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah. Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk memastikan kualitas layanan ibadah Haji khususnya dari Indonesia dapat lebih baik.

 

“Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insyaallah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya,” kata Rosan dalam sambutannya.

 

Rosan menutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru MES dapat membawa berkah dan kemajuan bagi organisasi. Ia berharap dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak agar berbagai program strategis pemerintah ataupun program prioritas dari MES dapat terlaksana dengan baik.

 

“Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya,” tutur Rosan.

 

Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin memberikan refleksi atas perjalanan ekonomi syariah di Indonesia. Sejak berdirinya MES, terdapat dua sasaran utama yang ingin dikembangkan yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.

 

“Selama kurang lebih 25 tahun gerakan ini sudah menghasilkan berbagai regulasi, institusi, dan capaian. Bahkan posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18,” ungkapnya.

 

Ma’ruf menegaskan target ke depan MES adalah meningkatkan market share ekonomi syariah di atas 50 persen atau dengan istilah lainnya mensyariahkan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini satu dari dua target tersebut telah tercapai yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah, namun saat ini belum mampu mensyariahkan ekonomi masyarakat.

 

“Capaian kita di sektor keuangan baru 30 persen (mensyariahkan ekonomi). Oleh karena itu, sasaran kita ke depan adalah mensyariahkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

 

Ia menutup dengan optimisme bahwa ekonomi syariah akan menjadi sumber pertumbuhan baru sekaligus amal sholeh bagi seluruh insan yang terlibat di dalamnya terutama kepada seluruh pengurus organisasi MES. Ma’ruf Amin berharap keberadaan MES dapat benar-benar menjadi pilar bagi peningkatan ekonomi nasional.

 

“Selamat berjuang, mudah-mudahan periode 25 tahun ke depan target mensyariahkan ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik,” katanya.***

Masjid Al Amin Semplak Resmi Buka Maktab Qur’an Nabawi, Fokus Cetak Generasi Qur’ani

0

Bogordaily.net – Masjid Al Amin Semplak resmi membuka program pendidikan Al-Qur’an bertajuk Maktab Qur’an Nabawi. Program ini ditujukan sebagai wadah pembinaan Al-Qur’an bagi anak-anak dan remaja guna menyiapkan generasi Qur’ani sejak usia dini.

Peresmian kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Amin Semplak, H. Deni Irawan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembentukan karakter dan akhlak generasi penerus.

“Pembinaan Al-Qur’an sejak dini menjadi modal utama dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujar H. Deni Irawan.

Maktab Qur’an Nabawi merupakan gagasan Ustadz Muchlis Handoko, Lc, putra asli Semplak yang merupakan alumni Universitas Al-Azhar, Kairo. Program ini dirancang untuk mencetak hafidz dan hafidzah yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungan dan nilai-nilainya secara komprehensif.

Sebagai bagian dari penguatan pendidikan keislaman di lingkungan masyarakat, seluruh kegiatan pembelajaran Maktab Qur’an Nabawi diselenggarakan secara gratis. Program ini mendapat dukungan penuh dari DKM Masjid Al Amin yang mengusung konsep pengelolaan masjid modern dan futuristik, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar.

Pada tahap awal, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di wilayah RT 04 RW 03 Semplak. Adapun jadwal pembelajaran berlangsung setiap Senin, Rabu, dan Jumat, mulai pukul 17.00 hingga 17.40 WIB.

Ke depan, Masjid Al Amin Semplak menargetkan Maktab Qur’an Nabawi dapat berkembang menjadi pusat pembinaan Al-Qur’an yang berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mampu memberi dampak positif bagi agama serta bangsa.***