Home Blog Page 160

Atedoz Photobooth Buka Outlet Baru di Taman Heulang Bogor, Hadirkan 9 Tema Menarik dan Studio Foto Modern

0

Bogordaily.net – Atedoz Photobooth kembali melakukan ekspansi dengan membuka outlet terbarunya di kawasan Taman Heulang, Kota Bogor. Kehadiran outlet ini menambah daftar kota yang telah dijangkau sebelumnya, seperti Jabodetabek, Solo, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya.

Outlet terbaru ini menghadirkan konsep photobooth yang lebih variatif dan modern. Tercatat, terdapat 9 tema photobox berbeda yang dapat dipilih pengunjung, mulai dari konsep fun hingga estetik yang cocok untuk berbagai kebutuhan foto.

Tak hanya itu, Atedoz Photobooth juga menyediakan dua self photo studio dengan konsep berbeda.

Salah satu studio mengusung tema klasik, sementara studio lainnya dirancang lebih fleksibel, termasuk untuk kebutuhan foto formal seperti pas foto dengan latar biru maupun merah.

Menariknya, hasil cetak foto yang ditawarkan juga cukup beragam. Pengunjung dapat memilih berbagai format hasil foto, seperti strip dua, konsep majalah, pas foto, hingga flipbook yang memberikan pengalaman visual lebih interaktif.

Selain dari sisi konsep, Atedoz Photobooth Taman Heulang juga menawarkan kenyamanan ruang.

Setiap photobox memiliki kapasitas yang cukup luas, bahkan dapat menampung hingga 7 sampai 10 orang dalam satu sesi foto.

Dari segi harga, layanan yang ditawarkan tergolong terjangkau. Pengunjung dapat menikmati pengalaman foto di Atedoz Photobooth dengan harga mulai dari Rp35.000.

Dengan berbagai pilihan tema, fasilitas lengkap, serta harga yang ramah di kantong, Atedoz Photobooth diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Bogor untuk mengabadikan momen bersama teman maupun keluarga.***

Hampir Sehari Pencarian, Bocah 4 Tahun yang Hanyut Terbawa Arus di Bojong Gede Ditemukan Meninggal

Bogordaily.net – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan bocah 4 tahun asal Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor yang hanyut terbawa arus pada Kamis 23 April 2026.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia setelah hampir sehari pencarian, sekitar pukul 13.45 WIB.

“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kali gang Pesantren Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede pada pukul 13.45 WIB,” kata Adam.

Adapun, pihaknya telah melakukan penyusuran sungai dari lokasi awal kejadian hingga 5 kilometer.

“SAR gabungan telah melakukan penyusuran darat dari TKM (Titik 0) sampai jembatan Bambu Kuning (±4/5 KM)

Sebelumnya diketahui, bocah 4 tahun di Kelurahan Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor hanyut terbawa arus, pada Rabu 22 April 2026.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaludin menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17:30 WIB sore.

Awalnya, saat terjadi hujan deras ada 4 orang anak sedang bermain hujan hujanan, tidak lama dari itu orang tua dari salah satu anak tersebut mencari anaknya yang sedang bermain hujan.

Kemudian menemukan anaknya dipinggiran kali, tetapi hanya terdapat Michel dan 2 teman lain nya (saksi),

“Info dari michel dan 2 saksi korban sedang loncat atas nama fardhan (Korban) sebelumnya sudah diingatkan oleh ke 3 teman nya (saksi) agar tidak melompat tetapi korban tetap melompat,” ungkap Jalaludin.

Menurut Jalal, setelah ayah michel mendapatkan informasi bahwa korban melompat, ayah michel (saksi) mencari korban dari titik nol hingga ke wilayah bambu kuning.

Adapun, identitas korban diketahui M Fardan Asfa usia 4 tahun 6 bulan jenis kelamin laki-laki, asal Desa Bojonggede Kecamatan Bojonggede.

(Albin)

Berawan, Cek Segera Ramalan Cuaca Kota Bogor Kamis 23 April 2026

0

Bogordaily.net – Ramalan cuaca terbaru untuk Kota Bogor pagi hari ini, Kamis 23 April 2026 menurut BMKG akan berawan di beberapa wilayah.

Kota Bogor yang dikenal dengan julukan Kota Hujan memang kerap kali mengalami perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga.

Oleh karena itu, mengetahui kondisi cuaca secara akurat sangat penting agar aktivitas harian Anda tidak terga nggu, baik saat berangkat kerja, sekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca khusus untuk wilayah Bogor dan sekitarnya. Hari ini Bogor diperkirakan berawan seharian.

Informasi ini mencakup prediksi suhu, kelembapan, potensi hujan, dan peringatan dini cuaca ekstrem jika ada.

Jadi, pastikan Anda menyimak ulasan lengkapnya agar bisa lebih waspada dan menyesuaikan rencana kegiatan Anda sepanjang hari ini.

Ramalan Cuaca Bogor Kamis 23 April 2026

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Berawan
Suhu: 22-23°C
Kelembapan:9–98%

Bogor Timur

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-23°C
Kelembapan:95–98%

Bogor Tengah

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-24°C
Kelembapan:5-98%

Bogor Barat

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-24°C
Kelembapan:95–97%

Bogor Utara

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-23°C
Kelembapan: 95–97%

Tanah Sareal

Cuaca: Berawan
Suhu: 23-24-°C
Kelembapan:5–97%

Walau cerah, untuk jaga-jaga apabila memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Kamis 23 April 2026. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Mantan Sopir Angkot Bogor Diduga Bawa Kabur Motor, Korban Alami Kerugian Rp30 Juta

0

Bogordaily.net – Seorang pria bernama Andi Firmansyah alias Acong dilaporkan tengah dicari setelah diduga membawa kabur satu unit sepeda motor Honda milik korban pada Kamis siang.

Informasi yang beredar menyebut peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban mengaku mengalami kerugian material hingga Rp30 juta akibat dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan tersebut.

Berdasarkan informasi yang disampaikan korban, pria yang dicari diketahui pernah dikenal sebagai sopir angkot jalur 02 atau 03.

Korban kini meminta bantuan masyarakat, khususnya warga Bogor dan sekitarnya, apabila melihat keberadaan terduga pelaku.

Dalam keterangan, korban menyebut motor Honda miliknya dibawa kabur oleh terduga setelah diduga melakukan penipuan.

Identitas pria yang disebut-sebut terlibat dalam peristiwa itu pun disebarluaskan agar masyarakat lebih waspada.

Korban Sebar Informasi Pencarian

Upaya pencarian dilakukan dengan menyebarkan informasi ke masyarakat, termasuk melalui pesan berantai dan media sosial.

Korban berharap ada warga yang mengenali atau mengetahui keberadaan Andi Firmansyah alias Acong.

Jika ada yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan yang bersangkutan, masyarakat diminta segera menghubungi nomor yang telah disediakan korban.

“Mohon bantuannya, bagi yang menemukan manusia ini atas nama Andi Firmansyah (Acong) dulu sempet narik angkot 02 atau 03, tadi Jam 11 siang ini sudah menipu membawa Kabur motor Honda, mohon bantuannya, jika ada yg melihat atau menemukan silakan hubungi 0812-8933-3120. Korban mengalami kerugian hingga Rp30.000.000.”

Informasi ini kini turut menjadi perhatian warga yang ikut membantu menyebarluaskan pencarian.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan atau penggelapan kendaraan yang melibatkan bujuk rayu maupun pinjam pakai.

Jika memiliki informasi terkait dugaan kasus ini, warga disarankan menyampaikan informasi kepada korban atau melapor kepada pihak berwenang.

Hingga informasi ini beredar, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai keberadaan terduga pelaku.***

 

Viral Penumpang Masak Mi Instan di Dalam Kereta, KAI Buka Suara soal Larangan Pakai Stop Kontak untuk Memasak

0

Bogordaily.net – Sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang memasak mi instan di dalam gerbong kereta api mendadak viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet.

Aksi yang dinilai tak biasa itu menjadi sorotan karena dilakukan di dalam rangkaian kereta antarkota dengan menggunakan panci listrik yang diduga terhubung ke outlet listrik di gerbong.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang penumpang merebus mi instan di sebuah alat masak elektrik kecil saat perjalanan berlangsung.

Perekam video bahkan menyertakan narasi santai seolah aktivitas tersebut menjadi bagian dari menikmati perjalanan panjang.

“Masak mi di kereta,” kata perekam dalam video yang diduga berangkat dari Stasiun Gambir itu.

Unggahan itu dengan cepat menyebar luas dan menuai respons beragam, mulai dari yang menganggap unik hingga yang menyoroti potensi bahaya penggunaan alat elektronik untuk memasak di dalam kereta.

Dalam keterangannya, penumpang tersebut mengaku aktivitas merebus mi dilakukan ketika kereta masih berada di Stasiun Tegal.

Ia menyebut perjalanan masih panjang sehingga memilih menikmati perjalanan dengan memasak mi instan.

“Masih di Stasiun Tegal guys, masih panjang perjalanan. Nikmati aja perjalanan dengan rebus soto medan, sederhana tapi nikmat,” tulisnya dalam keterangan video tersebut.

Narasi itu justru membuat video semakin ramai diperbincangkan.

Banyak warganet mempertanyakan apakah tindakan tersebut diperbolehkan, terutama karena menggunakan listrik dari fasilitas di dalam kereta.

PT KAI Langsung Beri Respons

Ramainya video tersebut juga mendapat perhatian dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Akun resmi KAI terlihat memberikan komentar langsung di unggahan yang beredar.

Dalam komentarnya, pihak KAI mengingatkan bahwa outlet listrik di rangkaian kereta tidak diperuntukkan untuk kegiatan memasak.

Penggunaan fasilitas tersebut, menurut KAI, memiliki batas fungsi dan harus digunakan sesuai peruntukannya.

“Dalam perjalanan naik KA antarkota, penumpang tidak diperkenankan menggunakan outlet listrik di rangkaian KA untuk memasak. Mohon kerja samanya untuk turut menjaga keselamatan dan keamanan bersama,” tulis pihak KAI.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan aktivitas merebus mi di gerbong tidak diperbolehkan.***

Benarkah Adhisty Zara Hamil? Ini Kronologi Isu Viral di Threads yang Seret Nama Bintang Dua Garis Biru

0

Bogordaily.net- Nama Adhisty Zara mendadak menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan warganet setelah dikaitkan dengan rumor kehamilan yang viral di media sosial.

Isu tersebut mencuat usai beredar sebuah unggahan anonim di platform Threads yang memuat narasi tentang seorang artis muda berusia 22 tahun yang diduga tengah menyembunyikan kehamilan.

Meski tidak menyebut nama secara langsung, rangkaian petunjuk dalam unggahan itu membuat banyak warganet mengaitkan sosok yang dimaksud dengan Adhisty Zara.

Spekulasi pun berkembang cepat dan menyeret nama bintang film Dua Garis Biru itu ke dalam perbincangan luas di media sosial.

Berawal dari Unggahan Viral di Threads

Isu ini bermula dari unggahan akun @chipoy_chichari*poy** pada Rabu, 22 April 2026, yang menuliskan narasi mengenai seorang artis muda yang disebut tengah menghadapi persoalan pribadi serius.

Dalam unggahan itu, pemilik akun menyebut sosok figur publik berusia 22 tahun yang dinilai “siap menghadapi risiko” atas pilihan hidupnya.

“Mereka sudah berusia 22 tahun, jadi dianggap siap dengan segala risiko, termasuk konsekuensi akibat jika berhubungan dengan lawan jenis yang bukan pasangan resmi menikah secara sah (hukum agama dan negara),” tulis akun tersebut.

Unggahan itu kemudian berlanjut dengan klaim bahwa pihak keluarga figur tersebut disebut telah mengetahui kondisi yang dimaksud.

“Keluarganya juga sudah tahu, baru saja sekitar puasa–Lebaran. Mungkin usia kehamilannya yang pasti untuk jenis kelaminnya sudah diketahui (terlihat), artinya sudah di atas 14–16 minggu,” lanjutnya.

Narasi ini sontak menjadi pemicu utama rumor berkembang.

Disebut Kabur dari Rumah hingga Tinggal Sendiri

Spekulasi makin meluas setelah akun tersebut menyinggung dinamika hubungan keluarga sang aktris yang disebut tidak harmonis.

Dalam unggahan itu, figur yang dimaksud diklaim sempat meninggalkan rumah dan hidup mandiri.

“Kenapa keluarga gadis belia ini baru terinformasikan? Karena si gadis belia ini kabur dari rumah, bergaduh dengan keluarganya, jadi tinggal sendiri di kontrakan dan sejenisnya (mandiri),” jelas sang netizen.

Petunjuk tersebut kemudian ikut dikaitkan netizen dengan kehidupan pribadi Adhisty Zara, meski tidak pernah ada penyebutan nama secara eksplisit.

Petunjuk lain yang memicu spekulasi publik adalah narasi soal hubungan asmara figur tersebut yang disebut tidak direstui keluarga.

Unggahan itu menyebut sosok pasangan aktris tersebut sebagai penyanyi dengan karier yang disebut tidak terlalu mentereng.

“Enggak mau anaknya nikah dengan laki model mokondo. Pekerjaan flamboyan juga sebagai singer (selebriti kurang terkenal), jadi ya sepilah job-nya,” tulis akun tersebut.

Bagian ini memunculkan dugaan tambahan di kalangan netizen yang menghubungkannya dengan sosok Tsaqib, yang belakangan kerap dikaitkan dengan Zara.

Namun, seluruh keterkaitan ini masih murni asumsi publik.

Dikaitkan dengan Mundurnya Zara dari Sinetron

Rumor makin berkembang setelah petunjuk lain menyinggung figur aktris tersebut disebut meninggalkan proyek akting yang sedang dijalani.

Hal ini kemudian dihubungkan dengan keputusan Adhisty Zara yang sebelumnya baru debut di sinetron Beri Cinta Waktu pada Maret 2026, lalu sempat absen dan akhirnya keluar dari proyek tersebut.

Karakter yang diperankan Zara bahkan dibuat meninggal dunia dalam cerita, yang makin memicu spekulasi.

Bagi sebagian warganet, rangkaian petunjuk itu dianggap mengarah ke Zara. Namun sejauh ini, tidak ada konfirmasi resmi yang membuktikan dugaan tersebut.

Hingga kini, belum ada klarifikasi dari Adhisty Zara, pihak keluarga, maupun manajemen terkait rumor yang berkembang.***

Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Warga

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menekankan pentingnya peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat saat menghadiri Pelatihan Perkoperasian di Aula Kecamatan Bogor Tengah.

Dalam kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari Kelurahan Panaragan, Kebon Kelapa, Ciwaringin, dan Cibogor itu, Adityawarman menyampaikan bahwa koperasi harus mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang nyata di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat ekonomi lokal. Koperasi jangan hanya sebatas nama, tetapi harus menjadi motor kewirausahaan dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan koperasi tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya melalui Dinas Koperasi dan UKM yang memiliki peran dalam pendampingan serta pembinaan.

Menurut Adityawarman, konsep pengembangan koperasi juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Ia mengungkapkan, dalam forum kepemimpinan yang diikutinya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.

“Konsep Koperasi Merah Putih menjadi perhatian. Ini bisa kita terapkan hingga tingkat kelurahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.

Ia menilai, koperasi yang dikelola secara profesional dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan ekonomi, termasuk distribusi dan rantai pasok yang kerap menjadi kendala bagi pelaku usaha mikro.

Pemerintah Kota Bogor bersama DPRD, lanjutnya, telah menyiapkan dasar hukum untuk mendukung pengembangan koperasi melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pemberdayaan, Pengembangan, dan Pelindungan Koperasi dan Usaha Mikro.

Di akhir kegiatan, Adityawarman mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti pada tahap pelatihan, melainkan aktif mengembangkan koperasi di wilayah masing-masing.

“Koperasi harus menjadi fondasi utama dalam memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya

(Muhammad Irfan Ramadan)

Setelah 4 Hari Pencarian, Bocah 6 Tahun Asal Cilebut Timur yang Hanyut di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Bogordialy.net – Bocah 6 tahun yang hanyut terbawa arus kali Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ditemukan meninggal dunia pada Kamis 23 April 2026.

Kabid Kedaruratan dan Logistik M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, korban Azka (6) akhirnya ditemukan usai pencarian selama 4 hari.

“Setelah pencarian 4 hari, korban sudah ditemukan oleh tim SAR Gabungan dalam kondisi Meninggal dunia di titik KM 7 pukul 11:20 WIB,” kata Adam, Kamis 23 April 2026.

Menurut Adam, korban ditemukan di wilayah kota Depok Jawa Barat dan saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke RS PMI kota Bogor.

“Korban sudah diserahterimakan ke pihak keluarga dan dibawa ke RS PMI Kota Bogor,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, ‎‎bocah 6 tahun yang hanyut terbawa arus usia bermain di kali Ciliwung di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Senin 20 April 2026.

“Pada Senin tanggal 20 April 2026 jam 11:30 WIB Alfian dan Azam sedang bermain di pinggir sungai, berenang dan loncat loncatan di pinggir sungai,” ujar Adam.

“Kemudian, korban (Azka) 6 tahun menyusul ikut gabung bermain setelah main lompatan Azka terbawa arus Sungai, sempat temennya nolongin tapi tidak bisa karena sungai arus lagi besar,” tambahnya.

Mendapat laporan tersebut Tim SAR Gabungan langsung segera melakukan pencarian hingga akhirnya jasad Azka berhasil ditemukan.

(Albin)

Harga Minyakita Alami Kenaikan, Pemkab Bogor Bakal Sidak Pasar

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor mengungkap penyebab kenaikan harga minyakita yang terjadi di sejumlah pasar.

Kepala Disdagin Kabupaten Bogor, Mely Kamelia menyampaikan bahwa, ketersediaan minyak goreng saat ini alami kelangkaan di sejumlah pasar tradisional.

“Kondisi ini dipicu oleh tersendatnya distribusi pada jalur pasok yang sama untuk wilayah Bogor Raya,” kata Mely, Kamis 23 April 2026.

Menurutnya, di Pasar Cibinong, Cileungsi, Parung dan Leuwiliang, ketersediaan minyak goreng terbatas dan cepat habis, sehingga para pedagang menjual melampaui harga eceran tertinggi (HET).

“Akibat kelangkaan tersebut, sebagian pedagang menjual minyak goreng non-subsidi dengan harga berkisar Rp17.000–Rp20.000 per liter, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita sebesar Rp15.700 per liter,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelangkaan minyak goreng tersebut diduga adanya keterlambatan pengiriman dari produsen, panjangnya rantai distribusi dari produsen hingga pengecer, serta kenaikan harga Crude Palm Oil di pasar global.

“Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor melakukan sidak pasar,” ujar Mely.

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan badan urusan logistik (Bulog), untuk melakukan penambangan pasokan minyak.

“Serta menyiapkan operasi pasar murah di sejumlah titik rawan, termasuk di kawasan pasar Cibinong,” ungkapnya.

(Albin)

Milad ke-65 UIKA Bogor Jadi Momentum Besar,  5 Beasiswa Unggulan 2026 Diluncurkan

0

Bogordaily.net – Peringatan Milad ke-65 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum besar dalam menghadirkan solusi nyata bagi dunia pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, UIKA secara resmi meluncurkan 5 Program Beasiswa Unggulan 2026 sebagai bentuk komitmen membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Di tengah meningkatnya biaya kuliah dan semakin ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi, langkah ini menjadi angin segar bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Mengusung tema “UIKA Unggul, Pilihan Umat dan Terpercaya,” UIKA Bogor menegaskan perannya sebagai kampus Islam unggul di Bogor yang tidak hanya fokus pada kualitas akademik, tetapi juga pada kebermanfaatan sosial.

Peluncuran program beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun, serta Rektor UIKA Bogor sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.

Adapun lima program beasiswa yang diluncurkan meliputi:

  • Beasiswa Unggulan Talenta UIKA 2026
  • Beasiswa Unggulan UIKA Future Leader 2026
  • Beasiswa Unggulan Tahfidz Berprestasi UIKA 2026
  • Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP)
  • Beasiswa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIKA

Dari kelima program tersebut, Beasiswa Unggulan Talenta UIKA 2026 menjadi program unggulan yang paling disorot karena fokus pada penjaringan generasi berprestasi dan bertalenta dari seluruh Indonesia.

Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang memiliki keunggulan di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik, agar dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa hambatan finansial.

Rektor UIKA Bogor, Mujahidin, menegaskan bahwa momentum Milad ke-65 ini menjadi langkah nyata UIKA dalam memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat.

“Melalui berbagai program beasiswa, khususnya Beasiswa Unggulan Talenta, kami membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki kemauan untuk melanjutkan studi. Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi anak bangsa dapat berkembang tanpa terhalang keterbatasan ekonomi,” ujar Mujahidin.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.

“Ini adalah momentum besar. Kami mengajak generasi muda untuk memanfaatkan peluang ini dan bergabung bersama UIKA Bogor, menjadi bagian dari generasi unggul yang akan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan, UIKA juga menampilkan para penerima Beasiswa Unggulan UIKA tingkat internasional sebagai simbol keberhasilan dalam menjaring talenta global yang siap bersaing di tingkat dunia.

Program Beasiswa Unggulan UIKA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi solusi pendidikan, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul yang memiliki daya saing global dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat Milad ke-65, UIKA Bogor terus melangkah sebagai kampus swasta terbaik di Bogor yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membuka jalan masa depan bagi generasi muda Indonesia.

Bagi masyarakat yang sedang mencari beasiswa kuliah gratis di Bogor tahun 2026, program ini menjadi peluang besar yang patut dimanfaatkan.***