Home Blog Page 164

Dedie Rachim Kembali Tinjau Jalan Pedati, Pastikan Steril dari PKL

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, kembali melakukan peninjauan ke Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, untuk memastikan tidak ada lagi PKL yang berjualan di atas pedestrian dan saluran air.

“Saya larang (aktivitas PKL di Jalan Pedati). Intinya, Pemkot tidak melarang berjualan selama memenuhi aturan dan ketentuan, tidak melanggar, serta sampahnya tidak dibuang sembarangan dan ketertiban serta kebersihan dijaga,” ujarnya, Rabu 22 April 2026

Jalan Pedati yang berada di kawasan Jalan Surya Kencana kini sudah jauh lebih bersih. Pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di atas pedestrian, berjualan di atas drainase kini sudah jauh berkurang.

Para pembeli pun diminta untuk berbelanja di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Bogor dan tidak lagi berbelanja di PKL atau pasar tumpah.

Saat ini, timbulan sampah di Jalan Pedati yang semula 20 ton kini berkurang menjadi 8 ton.

“PKL yang sebelumnya ada telah kami ajak untuk menempati Pasar Jambu, dan mereka setuju. Secara bertahap, kami juga memberikan insentif,” ujarnya.

Pekerjaan rumah selanjutnya yang akan dilakukan Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama Dinas Perhubungan Kota Bogor adalah memberikan kemudahan akses bagi angkutan kota untuk dapat menaikkan dan menurunkan penumpang di area pasar, sehingga memudahkan para konsumen dan membuat para pedagang dapat berjualan dengan nyaman.

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

Dua Remaja di Parung Panjang Bogor Disiram Air Keras oleh OTK, Polisi Dalami Motif Pelaku

Bogordaily.net – Dua remaja RA dan MD (16) di Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor menjadi korban penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

Kapolsek Parungpanjang Kompol M Taufiq menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Selasa 21 April 2026 malam sekitar pukul 20.00 WIB.

“Betul, jadi pada suatu hari di hari senin malam Selasa sekira pukul 20.00 WIB kami mendapatkan informasi dari masyarakat perihal tersebut dan kami cek ke lokasi sudah tdk ada kegiatan tersebut,” kata Kompol M Taufiq, Rabu 22 April 2026.

Kemudian, kata Taufiq, pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dari keluarga korban.

“Kemudian, pada besok paginya korban sama keluarga melaporkan hal tersebut kepada kami karena korbannya dua orang itu masuk kategori belum dewasa masih anak anak maka penanganan perkara tersebut ke PPA Polres Bogor,” jelasnya.

Sementara itu, untuk saat ini kasus penyiraman tersebut ditangani oleh unit PPA Polres Bogor

“Ditangani PPA Polres Bogor,” ungkap Kompol M Taufiq.

(Albin)

Ilustrasi kekerasan. (Istimewa/Bogordaily.net).

Target Juara Umum, Tim Damkar Kabupaten Bogor Siap Adu Skill Lomba Tingkat Nasional di Palembang

Bogordaily.net – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelataman (Damkar) Kabupaten Bogor siap beradu skill dalam perlombaan tingkat nasional yang berlangsung di Palembang pada 27-29 April 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan bahwa, pihaknya mengirimkan dua tim yang terdiri dari delapan orang petugas laki laki Damkar Kabupaten Bogor.

“Skill kompetisi damkar tim pemadam kebakaran tingkat nasional yang dilaksanakan tanggal 27 – 29 April di Palembang. Kabupaten Bogor mengirimkan 2 tim,” kata Yudi, Rabu 22 April 2026.

Menurut Yudi, berbagai persiapan menjelang lomba telah dilakukan mulai dari penampilan di acara Car Free Day (CFD) hingga latihan lainya.

Oleh karena itu, Yudi meminta dukungan kepada masyarakat agar para petugas Damkar nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Bogor.

“Kita sudah menyiapkan persiapan² pelatihan² selama bulan kemarin, terakhir di cfd kemarin kita tampilkan persiapan mereka sebagai bagian kita dari satu adalah kita minta doa restu dari masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, kata Yudi, pada tahun 2026 ini pihaknya menargetkan raihan juara umum, setelah sebelumnya pada tahun 2023 lalu meraih juara umum.

“Kita menguji kesiapan mental mereka tampil di depan publik. Kita target tahun ini juara umum, salah satu tim yg kita turunkan harus jadi juara umum bawa piala tingkat nasional,” ungkap Yudi

(Albin)

Himpunan Humas Hotel Indonesia Cabang Bogor Kunjungi Bogordaily, Sepakat Buka Peluang Kolaborasi

0

Bogordaily.net – Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia Cabang Bogor. Kalimat itu seperti sederhana. Tapi di baliknya, ada kegelisahan yang lama dipendam: bagaimana hotel-hotel di Bogor bicara kepada publiknya sendiri.

Rabu siang, 22 April 2026. Mereka datang. Tidak banyak. Tapi cukup mewakili. Dari bendahara, sekretaris, sampai para praktisi humas hotel.

Tujuannya satu: bertemu redaksi Bogordaily di Ruko Kemang Valley Residence, Jalan Raya Kemang, Bogor.

Ada Citra. Bendahara. Ada Aldilla, sang sekretaris. Juga Raymon di lini Public Relations. Ditambah lima anggota lain—mereka bukan sekadar tamu. Mereka adalah wajah hotel-hotel Bogor di ruang publik.

Di ruangan itu, obrolan tidak kaku. Justru cair. Tapi isinya serius.

Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia Cabang Bogor ternyata bukan sekadar organisasi. Ia lahir dari kebutuhan. Dari kesadaran bahwa hotel tidak cukup hanya berdiri megah, tapi juga harus pandai bercerita.

Aldilla mengatakannya lugas. Tidak berputar-putar.

“H3 Indonesia sebagai upaya kami untuk penguatan kehumasan di hotel. Dan diskusi antara sesama humas hotel,”

Kalimat pendek. Tapi dalam. Karena selama ini, banyak hotel sibuk pada kamar, pada okupansi, pada angka. Tapi lupa satu hal: komunikasi.

Citra menambahkan. Nada bicaranya lebih hangat. Kunjungan ini, katanya, bukan hanya soal kerja sama. Tapi juga silaturahmi.

Media, bagi mereka, bukan sekadar alat publikasi. Tapi jembatan ke masyarakat.

Bogordaily, menurutnya, sudah menjadi referensi warga Bogor. Tempat orang mencari informasi. Termasuk soal hotel.

“Kami berharap bisa memperkuat awareness mengenai hotel di Bogor,” katanya.

Awareness. Kata yang sering terdengar. Tapi sulit dikerjakan. Butuh strategi. Butuh konsistensi. Dan tentu, butuh mitra.

Di sisi lain, Direktur Bogordaily.net, Rully Abdul Karim, mendengarkan. Tidak banyak memotong. Tapi saat bicara, pesannya jelas.

Kerja sama? Silakan.

Tapi ada syarat yang tidak tertulis.

Hotel itu harus beres dulu dengan dirinya sendiri.

“Kami sangat terbuka untuk kerja sama. Yang pasti hotel itu harus memberikan pelayanan yang sempurna agar tidak ada komplain,” ujarnya.

Itu inti dari semuanya.

Publikasi bisa dibantu. Pemberitaan bisa dibantu. Tapi pengalaman tamu—itu yang menentukan segalanya.

Himpunan Humas Hotel (H3) Indonesia Cabang Bogor tampaknya paham betul ke arah mana mereka akan melangkah. Mereka tidak lagi sekadar menjadi penyambung lidah hotel.

Mereka ingin menjadi pengarah cerita.

Dan mungkin, dari ruang kecil di Kemang itu, langkah besar sedang dimulai.***

Inflasi Kota Bogor Tetap Terkendali, Program Pangan Murah Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

0

Bogordaily.net – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DinKopUKMDagin), Firdaus, terus berupaya menekan inflasi di Kota Bogor.

Kepala DinKopUKMDagin, Firdaus, menjelaskan bahwa, inflasi terkendali salah satunya melalui program pangan murah yang ada.

“Soal kondisi inflasi di Kota Bogor yang terkendali akibat adanya program pangan murah itu,” jelasnya

Menurutnya, operasi pasar dan juga bazar pangan murah yang selama ini dilakukan di Kota Bogor, menjadi alasan mengapa hingga kini, inflasi terkendali.

Program ini melibatkan kerja sama dengan pihak-pihak pemasok dan sudah dilakukan sejak sebelum bulan ini.

“Kami selalu bekerja sama dengan pihak-pihak pemasok. Bahkan, sebelum bulan ini, kami sudah melakukan bazar pangan murah,” sebutnya.

Gerakan pangan murah saat ini telah berlangsung di 20 kelurahan di Kota Bogor dan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan sistem rotasi.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dengan menyediakan pangan yang lebih terjangkau.

“Salah satu tujuan utama program ini adalah untuk menjaga inflasi tetap terkendali, dengan memantau ketersediaan barang, kebutuhan masyarakat, serta kestabilan harga,” jelasnya.

Sementara itu, data di lapangan, tingkat inflasi bulanan di Kota Bogor rata-rata berada di angka 0,0 persen. Ini berada di bawah target nasional 2,5 persen sehingga inflasi dapat terkendali.

Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, Gandari Adianti, menegaskan bahwa BPS berperan sebagai lembaga yang melakukan pencatatan dan penghitungan inflasi.

Sementara itu, kebijakan pengendalian sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah. Data yang dihasilkan BPS menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan.

“BPS hanya memotret kondisi di lapangan dan menghitung inflasi. Sementara langkah pengendalian dilakukan oleh pemerintah daerah melalui TPID. Data yang kami rilis menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang tepat.” ujarnya

Salah satu strategi yang dilakukan adalah menggelar pasar murah dan gerakan pangan murah secara rutin.

Program ini dilaksanakan di berbagai titik setiap minggu untuk mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat. Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga kestabilan harga.

“Pasar murah membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, program ini juga dapat menekan harga di pasar tradisional. Ketika permintaan di pasar berkurang, maka harga cenderung ikut stabil.” katanya.***

Peringati Hari Bumi, BRI Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir Lewat Penanaman Mangrove di Muara Gembong Bekasi

0

Bogordaily.net – Hutan mangrove berperan penting sebagai pelindung pantai dari abrasi, penyerap karbon, habitat keanekaragaman hayati, penjaga kualitas air, pendukung perikanan, serta sumber penghidupan masyarakat pesisir.

Namun demikian, keberadaan mangrove di Indonesia terus mengalami degradasi akibat alih fungsi lahan dan praktik aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan.

Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April, BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui BRI Menanam – Grow & Green berupa kegiatan penanaman 500 pohon mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Dalam kegiatan ini, BRI Peduli berkolaborasi dengan Kelompok Tani Sumber Hutan (KTH) Sumber Makmur dan melakukan penanaman mangrove di atas area seluas 500 m2.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapan, kegiatan penanaman pohon mangrove di Muara Gembong merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam menyelamatkan ekosistem pesisir yang saat ini menghadapi tingkat kerentanan tinggi terhadap abrasi, intrusi air laut, serta degradasi ekosistem. Penanaman mangrove dipilih karena perannya yang strategis dalam melindungi garis pantai, memperbaiki kualitas lingkungan, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota pesisir.

“Momentum Hari Bumi menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pelestarian lingkungan pesisir. Harapannya dapat memberikan dampak jangka panjang, meningkatkan kualitas lingkungan dan menambah jumlah serapan dan cadangan karbon” ungkap Dhanny.

Dalam pelaksanaan Program BRI Menanam – Grow & Green, BRI berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-profit dan masyarakat lokal dengan jangka waktu tertentu. Hal ini menunjukkan bentuk nyata dari inisiatif berkelanjutan yang terus dimonitor dan dievaluasi keberhasilannya.

“Kami juga memberdayakan kelompok tani setempat, harapannya, program ini menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan dengan tujuan melestarikan lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian’’ imbuhnya.

Sejak dijalankan pada 2023, BRI Menanam Grow & Green telah menanam sebanyak 75.000 pohon mangrove dengan potensi serapan carbon sebesar 29.56 ton/tahun. Program ini dilakukan secara bertahap mulai dari penyusunan rancangan program, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pendataan kondisi perkembangan pohon serta pengukuran potensi cadangan dan serapan karbon.

Selain kegiatan penanaman mangrove, BRI Peduli juga melaksanakan kegiatan pelepasan ikan dan kepiting sebagai upaya menjaga kestabilan rantai makanan di ekosistem pesisir serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.

Di wilayah ini juga, BRI Peduli sebelumnya telah menyalurkan bantuan pembangunan sarana prasarana pendukung kegiatan kelompok nelayan dan warga. Bantuan tersebut antara lain, pembangunan jembatan, ruang serbaguna, musala, toilet, tenant pancing tenant kuliner bagi pelaku UMKM, greenhouse/ hatchery dan perahu eduwisata.

Pada kesempatan terpisah, Endang selaku Pengurus KTH Sumber Makmur mengungkapkan bahwa ancaman kerusakan lingkungan dan berkurangnya sumber daya alam yang semakin meluas menimbulkan kecemasan bagi masyarakat di wilayahnya. Adanya kolaborasi dengan BRI melalui program BRI Menanam – Grow & Green menjadi salah satu harapan untuk menyelamatkan wilayah tersebut dari kerusakan akibat abrasi.

“Semoga sinergi dan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan di Ekowisata Mangrove Muara Gembong. Semoga di masa mendatang, program ini dapat menjangkau lebih banyak warga dan memberikan dampak positif yang semakin luas bagi kesejahteraan serta kemandirian ekonomi masyarakat kami” ungkapnya.

Secara Umum BRI melalui program BRI – Menanam Grow & Green telah menanam 153.100 bibit tertanam dan terpelihara, 5.448 fragmen karang, 3.000 tegakan lamun direstorasi dengan melibatkan 31 kelompok masyarakat.***

Presiden Prabowo Ingin Tambah Konser K-Pop di Indonesia, Fans BTS dan BLACKPINK Auto Heboh

0

Bogordaily.net – Kabar yang berpotensi membuat para penggemar K-Pop di Indonesia bersorak datang dari Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah disebut membuka peluang untuk meningkatkan jumlah konser K-Pop di Tanah Air, sebuah rencana yang langsung menjadi sorotan publik, terutama di kalangan pencinta musik Korea.

Informasi tersebut diungkap Menteri Luar Negeri Sugiono yang menyebut gagasan itu muncul dalam percakapan bersama Presiden Prabowo.

Menurut Sugiono, rencana tersebut secara khusus menjadi kabar menggembirakan bagi komunitas penggemar K-Pop yang selama ini dikenal besar dan sangat aktif di Indonesia.

“Kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-Pop, Bapak Presiden berencana meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop,” kata Sugiono.

Pernyataan tersebut segera memunculkan spekulasi bahwa Indonesia berpotensi menjadi salah satu pasar utama konser artis Korea di kawasan Asia Tenggara.

Indonesia Dinilai Punya Pasar K-Pop Sangat Besar

Bukan tanpa alasan gagasan ini muncul. Indonesia selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai salah satu basis penggemar K-Pop terbesar di dunia.

Konser grup-grup besar seperti BTS, BLACKPINK, hingga SEVENTEEN hampir selalu disambut antusias luar biasa oleh penggemar di Indonesia.

Tingginya permintaan terhadap pertunjukan musik Korea juga membuat Indonesia dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi rutin tur internasional artis K-Pop.

Sugiono juga mengungkap Presiden Prabowo menyoroti fakta menarik bahwa terdapat talenta asal Indonesia yang ikut menjadi bagian dari industri hiburan Korea Selatan.

“Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance, Bapak Ibu sekalian,” tambahnya.

Pernyataan ini dinilai memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap perkembangan industri kreatif lintas negara, termasuk peluang kolaborasi budaya.

Rencana penambahan konser K-Pop ini juga disebut tidak terlepas dari konteks hubungan bilateral Indonesia dengan South Korea.

Sugiono menjelaskan, Presiden Prabowo baru saja melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan dan Japan pada akhir Maret lalu.

Menurutnya, setiap kunjungan kepala negara tidak hanya berkaitan dengan diplomasi politik, tetapi juga diarahkan untuk mendorong investasi, kerja sama ekonomi, serta penguatan hubungan budaya.

“Kemudian di Korea Selatan sebesar USD10 miliar,” pungkasnya.

Nilai tersebut merujuk pada potensi kerja sama ekonomi yang berkembang dari kunjungan tersebut.

Di tengah antusiasme yang muncul, banyak penggemar berharap rencana ini tidak berhenti sebagai wacana.

Jika terealisasi, peningkatan jumlah konser K-Pop di Indonesia dinilai tidak hanya memberi dampak bagi industri hiburan, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, dan UMKM.

Indonesia bahkan dinilai berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat konser internasional di Asia Tenggara.***

Kemenkop Perkuat Kolaborasi Untuk Transformasi Sawit Rakyat Lewat Program PalmStep dari Agriterra di Kalteng

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mendorong pengembangan hilirisasi kelapa sawit rakyat berbasis koperasi sebagai upaya meningkatkan nilai tambah, memperkuat kelembagaan petani, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Forum Pembelajaran dan Perencanaan Tahunan Program Palm Oil Sustainability & Traceability Enhancement Programme (PalmStep) di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus yang dalam hal ini di wakili oleh Elviandi selaku Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kemenkop menyampaikan bahwa “Forum ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun pertama, serta menyusun rencana kerja ke depan secara lebih terarah dan terukur,” kata Elviandi dalam keterangannya, Rabu (22/04/2026).

Turut hadir dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat hadir Sekretaris Daerah, Rody Iskandar. Sementara dari Agriterra, hadir Wenty Octisdah selaku Country Manager Agriterra, Pengurus Koperasi Sekunder Karya Sawit Mandiri Jaya (KSMJ), koperasi primer, asosiasi sawit, hingga petani sawit swadaya.

Selain itu, sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Rencana Kerja Tahunan (RKT) antara Kemenkop, Pemkab Kotawaringin Barat, dan Agriterra.

“Penandatanganan tersebut menjadi dasar pelaksanaan program secara lebih terkoordinasi, terintegrasi, dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan kapasitas petani dan penguatan kelembagaan koperasi,” terang Elviandi.

Forum juga menghadirkan sesi dialog yang melibatkan Tatag Adi Sasono (Manajer Program PalmStep Agriterra), Sutiyana (Ketua Koperasi Sekunder Karya Sawit Mandiri Jaya/KSMJ), serta Rukaiyah Rafik (Kepala Sekretariat Fortasbi).

Dialog ini membahas capaian implementasi program pada tahun pertama, berbagai pembelajaran penting dari pelaksanaan di lapangan, hingga arah penguatan program ke depan, baik pada tingkat petani, koperasi, maupun dukungan kebijakan di tingkat daerah.

Selama tahun pertama pelaksanaan, Program PalmStep telah menunjukkan perkembangan yang positif. Pada tingkat petani, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas melalui pelatihan praktik budidaya yang baik, penerapan prinsip keberlanjutan, serta penguatan aspek legalitas sebagai bagian dari persiapan menuju sertifikasi.

Sementara pada tingkat kelembagaan, program ini berkontribusi dalam memperkuat tata kelola dan perencanaan usaha koperasi. Terbukti, KSMJ telah berhasil menyusun rencana bisnis pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 30 ton per jam, termasuk penyusunan proyeksi keuangan jangka panjang sebagai dasar pengembangan usaha dan penjajakan pembiayaan.

“Selain penguatan internal koperasi, program PalmStep ini juga membuka akses pasar yang lebih luas melalui kegiatan studi komparatif ke pabrik pengolahan kelapa sawit di Provinsi Riau, penguatan jejaring dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), serta fasilitasi koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah,” papar Elviandi.

Elviandi berharap langkah ini dapat mempercepat pengembangan pabrik pengolahan kelapa sawit berbasis koperasi di berbagai daerah.

Elviandi menambahkan, program PalmStep dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat pada periode 1 Maret 2025 hingga 28 Februari 2029, dengan Agriterra sebagai koordinator program dan Fortasbi sebagai mitra pelaksana.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani sawit swadaya dalam menjaga kelanjutan usahanya dan memperkuat kelembagaan koperasi sebagai basis ekonomi anggotanya. “Juga mendorong kebijakan daerah yang mendukung pengembangan hilirisasi sawit rakyat berbasis koperasi,” imbuh Elviandi.

Melalui forum PalmStep ini, lanjut Elviandi, seluruh pemangku kepentingan (pemerintah, koperasi, petani,
aosiasi, dan mitra teknis) menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendukung keberhasilan transformasi sawit rakyat.

Kemenkop memandang bahwa pengembangan hilirisasi kelapa sawit berbasis koperasi merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan de petani. “Hingga mendukung
pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Elviandi.***

Toko Emas dan Berlian Gold N’ Roses Member of Pantes, Grand Opening Cabang ke 31 di Yogya Cimanggu Avenue

0

Bogordaily.net – Toko Emas Gold N Roses resmi memperluas jaringannya di Bogor dengan membuka gerai baru di Yogya Cimanggu Avenue.

Ekspansi ini menandai langkah agresif brand perhiasan emas dan berlian tersebut dalam memperkuat pasar ritel di wilayah Jawa Barat.

Brand Gold N Roses sendiri merupakan bagian dari Pantes Group, yang sebelumnya dikenal luas melalui jaringan Toko Mas Pantes. Kehadiran gerai di Yogya Cimanggu Avenue menjadi cabang ke-31 secara nasional, sekaligus mempertegas eksistensi perusahaan di berbagai kota besar, mulai dari Jabodetabek hingga Jawa Tengah.

Secara khusus di Bogor, Toko Emas Gold N Roses kini telah memiliki tiga lokasi strategis, yakni di Cibinong City Mall, Dewi Sartika Plaza Blok A, dan Yogya Cimanggu Avenue. Penambahan gerai ini dilakukan seiring tingginya minat masyarakat terhadap perhiasan emas dan berlian, baik untuk kebutuhan gaya hidup maupun investasi.

Marketing Communications Pantes Group, Krishna Aji, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bogor atas sambutan positif yang diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa pembukaan cabang terbaru ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan akses yang lebih luas kepada konsumen.

Menurutnya, konsep yang diusung adalah toko permanen, bukan sekadar pameran, sehingga konsumen dapat berbelanja dengan nyaman dan aman. Selain itu, perusahaan juga memastikan ketersediaan produk yang lengkap, mulai dari emas tua, emas muda, hingga perhiasan berlian.

Krishna menambahkan bahwa harga buyback yang mengikuti pasar menjadi salah satu daya tarik utama. Hal ini menjadikan produk emas yang dijual tidak hanya sebagai aksesoris, tetapi juga instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Lebih lanjut, Toko Emas Gold N Roses juga menyediakan logam mulia dengan berbagai pilihan gramasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin berinvestasi. Dengan konsep one-stop shopping, seluruh kebutuhan perhiasan keluarga dapat dipenuhi dalam satu tempat.

Selain penjualan offline, perusahaan juga mengembangkan kanal digital melalui media sosial. Konsumen dapat mengikuti aktivitas dan promosi terbaru melalui Instagram resmi serta melakukan pembelian secara online melalui sesi live shopping yang disediakan setiap hari melalui @pantesgold.id @tokomaspantes_bandung dan @tokomaspantes.id.

Dengan strategi ekspansi dan inovasi layanan tersebut, Gold N Roses optimistis mampu terus memperkuat posisinya di industri perhiasan nasional.***

Dishub Kota Bogor Tata Parkir Sebelah Kanan di Surya Kencana, dan Siapkan Shelter Bus

0

Bogordaily.net – Dinas Perhubungan Kota Bogor terus melakukan penataan sistem parkir dan transportasi di kawasan Surya Kencana guna meningkatkan kenyamanan serta kelancaran lalu lintas.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, H. Dody Wahyudin, dalam wawancara pada Rabu, 22 April 2026.

Dody menjelaskan bahwa kawasan Surya Kencana tidak hanya menjadi destinasi wisata kuliner, tetapi juga dikelilingi oleh sejumlah kampus dengan jumlah mahasiswa yang cukup besar serta tempat ibadah yang aktif dikunjungi masyarakat.

Kondisi tersebut membuat mobilitas di wilayah ini cukup tinggi setiap harinya.

“Untuk warga Kota Bogor dan para pengunjung Surya Kencana, di sini ada beberapa kampus dengan jumlah mahasiswa cukup banyak, serta tempat ibadah. Sehingga memang diperlukan penataan yang lebih baik,” ujarnya.

Sebagai langkah penataan, Dishub akan mengoptimalkan sistem parkir di sisi kanan jalan.

Setelah berjalan, pihaknya juga akan membangun shelter dan halte (bus stop) Transpakuan agar aktivitas naik turun penumpang BusKita menjadi lebih tertib.

“Apabila parkir di kanan ini sudah berjalan, kita akan bangun shelter dan bus stop Transpakuan, sehingga naik turun penumpang BusKita bisa lebih teratur,” jelas Dody.

Selain itu, Dishub juga menegaskan larangan bagi angkutan kota (angkot) untuk melakukan pengeteman di kawasan tersebut. Pasalnya, dua lajur utama difungsikan sebagai jalur cepat, sementara lajur kiri akan dikhususkan sebagai titik naik turun penumpang BusKita pada lokasi yang telah ditentukan.

“Untuk angkutan kota, kita larang pengeteman karena dua lajur ini merupakan lajur cepat. Sedangkan lajur kiri akan menjadi jalur khusus naik turun penumpang BusKita, dengan titik-titik yang sudah ditentukan,” tambahnya.

Saat ini, uji coba penataan tersebut sudah mulai diberlakukan.

Namun, Dishub Kota Bogor masih akan melakukan evaluasi, terutama dengan melihat potensi lonjakan pengunjung pada akhir pekan.

“Kita akan lihat lonjakan saat weekend, karena biasanya pengunjung dari Jabodetabek datang untuk wisata kuliner di Surya Kencana,” ungkapnya.

Menghadapi potensi peningkatan jumlah pengunjung, khususnya pada momen long weekend, Dishub juga akan menambah jumlah petugas di lapangan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal, sekaligus mengantisipasi perilaku angkot yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang secara sembarangan.

“Untuk long weekend, kita akan menambah petugas di lapangan agar bisa mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama angkutan kota yang identik dengan naik turun penumpang sembarangan,” tutup Dody.

Dengan penataan ini, diharapkan kawasan Surya Kencana dapat menjadi lebih tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh pengguna jalan, baik warga maupun wisatawan.***