Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 1900

HMI Cabang Kota Bogor Gelar Kemah Bakti ke XIII

0

Bogordaily.net-Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Cabang Kota Bogor kembali menggelar Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa 27 Februari 2024.

Ketua HMI Cabang Kota Bogor, Sofwan Ansori menjelaskan, kemah bakti mahasiswa, merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan sebagai wujud salah satu pilar Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian masyarakat.

“Dalam Kemah Bakti Mahasiswa, kami akan berpartisipasi membantu warga di berbagai aspek di antaranya dari bidang hukum, lingkungan, ekonomi, UMKM dan kesehatan. Kami akan mengabdi pada warga dalam jangka waktu 1 bulan untuk menjalankan program-program yang telah dirumuskan,”kata Ketua HMI Cabang Kota Bogor, Sofwan Ansori

Dari bidang hukum, kata Sofwan,mereka akan mencoba menyelesaikan persoalan kenakalan remaja. Salah satunya lewat penyuluhan narkoba. Program ini akan dikoordinasikan mereka bersama pihak Kepolisian dan BNN.

Sofwan menerangkan, untuk bidang ekonomi dan lingkungan para mahasiswa akan membantu masyarakat setempat yang berprofesi sebagai petani mendapatkan bantuan bibit sayuran maupun buah.

Kemudian dari sisi UMKM mereka akan membantu pemasaran bagi pengusaha sandal di wilayah tersebut.

Sementara itu, di bidang kesehatan para mahasiswa akan rutin memeriksa kesehatan, membangun posyandu, hingga menyelenggarakan sunatan massal.

Perwakilan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Pusat, Andi Kurniawan mengapresiasi helaran tersebut. Menurut dia agenda KBM tak banyak dilakukan oleh HMI baik di tingkat komisariat, cabang, maupun PB.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. KBM harus dilaksanakan terus menerus. Bahkan kalau bisa ke tempat yang lebih pelosok dan belum banyak diakses orang,” ujarnya.

Ia berharap program ini membuat masyarakat semakin merasakan keberadaan HMI. Serta memantik semangat masyarakat dalam membangun wilayahnya.

Hal serupa diutarakan Wali Kota Bogor, Bima Arya. Ia melihat KBM menjadi manifestasi fungsi mahasiswa sebagai pelaku kontrol sosial dan politik, katalisator, kaderisasi pemimpin masa depan, hingga kontributor yang membantu warga.

“Mahasiswa juga dapat melihat sejauh mana kebijakan Pemkot di lapangan dan memeriksa peran masing masing Dinas. Lewat kegiatan ini mahasiswa juga dapat membantu warga memanfaatkan potensi lokalnya,” tutur Bima.

Menurut dia, pemilihan Kelurahan Mulyaharja sebagai tempat pelaksanaan Kemah Bakti Mahasiswa, merupakan keputusan yang tepat.

“Kehadiran HMI dengan Kemah Bakti Mahasiswa sangat penting dan strategis terlebih di masa ujung kepemimpinan saya dan Pak Wakil Wali Kota,” tegas dia.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

Bahas Raperda Pemakaman, DPRD Minta Retribusi Digratiskan!

0

Bogordaily.net-Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pemakaman, melakukan rapat kerja dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) dan Bagian Hukum pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Senin 26 Februari 2024. 

Rapat kerja yang dipimpin dan dibuka oleh Wakil Ketua Tim Pansus, Endah Purwanti, memiliki agenda pembahasan terhadap pasal per pasal.

Retribusi Makan Dihilangkan

Berdasarkan hasil rapat kerja, Endah, mengungkapkan terdapat tiga persoalan yang menjadi fokus utama pembahasan. Pertama adalah penghapusan retribusi pemakaman, sehingga saat Raperda ini nanti disahkan, pemakaman di Kota Bogor tidak akan dikenakan biaya lagi.

“Berdasarkan harmonisasi yang sudah dilakukan dengan Kanwil Jabar, retribusi pemakaman juga sudah tidak ada lagi, ini menjadi kewajiban perumkin untuk memberikan pelayanan,” jelas Endah.

Kelayakan Pendapatan Petugas Pemakaman 

Kedua, didalam Raperda tentang Penyelenggaraan Pemakaman, Endah mengatakan DPRD Kota Bogor ingin memastikan pasal yang ada memuat terkait kepastian kerja dan kelayakan pendapatan bagi petugas pemakaman.

Selama ini, Tim Pansus menilai honor yang diberikan kepada petugas pemakaman masih terlalu rendah, sehingga perlu ditingkatkan lagi guna memberikan kelayakan pendapatan.

“Jadi masalah SDM yang ada di pemakaman ini harus diperhatikan. Baik itu untuk Sukwan atau PKWT itu harus mendapatkan honor yang layak,” kata Endah.

Kelayakan TPU

Ketiga, Tim Pansus juga ingin memastikan bahwa keberadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Bogor memadai. Sehingga, perlu adanya kepastian lahan untuk TPU di Kota Bogor sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Jadi harus di penlock dulu ini lahan-lahan pemakamannya, agar ada kepastian dari pemerintah lahan mana saja yang akan dijadikan TPU kedepannya,” ujar Endah.

Di lokasi yang sama, Ketua Tim Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Pemakaman, Gilang Gugum Gumelar, menyebutkan dalam waktu dekat ini akan digelar rapat kerja lanjutan dengan mengundang pihak dari Dinas PUPR dan BKAD Kota Bogor, guna memastikan ketersediaan lahan untuk pemakaman.

“Kami kedepan akan mengundang PUPR dan BKAD untuk menentukan lahan mana saja yang akan dijadikan lahan pemakaman. Ini harus di penlock dulu agar Pemkot Bogor juga berkomitmen dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Gilang.

Lebih lanjut, Gilang juga mengungkapkan, didalam Raperda tentang Penyelenggaraan Pemakaman ini akan terdapat pasal mengenai sanksi yang akan diberikan kepada pengelola atau yayasan yang bergerak dibidang pemakaman, jika tidak mengikuti tertib administrasi.

“Jadi untuk pengelola Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) akan dikenakan sanksi jika tidak mengikuti tertib administrasi. Karena didalam Raperda yang baru ini sudah tidak ada lagi retribusi jadi harus tertib adminstrasi,” tutup Gilang.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

DPC IKA Undip Bogor Siap Berkolaborasi Dengan Pemkot Bogor

0

Bogordaily.net – DPD Ikatan Alumni (IKA) Universitas Diponegoro (Undip) Jawa Barat melantik Pengurus DPC IKA Undip Bogor periode 2024-2029 di  Hotel Salak The Heritage, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Minggu (25/2/2024). 

Pelantikan 20 pengurus DPC IKA Undip Bogor ini turut disaksikan Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Saya jadi wali kota hanya tinggal 55 hari lagi. Kalau berkenan kita bisa berkolaborasi dan turun ke wilayah untuk penanganan stunting dan mengantisipasi demam berdarah, karena semakin banyak aktivitas sosial akan semakin solid ikatan alumni ini,” ujar Bima Arya.

Ketua DPC IKA Undip Bogor, Wishnu Edhi mengatakan, DPC IKA Undip Bogor ini mencakup Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. 

Di dalamnya juga mencakup alumni dari angkatan 1967 sampai ke angkatan terbaru yang baru saja lulus dengan total 155 orang anggota resmi.

Ia menuturkan, terbentuknya IKA Undip ini sempat tertunda karena Pandemi Covid-19. Sebelumnya, ia dan sesama alumni yang lain hanya tergabung di grup WhatsApp saja.

Tujuan utama dibentuknya DPC IKA Undip ini untuk menjalin silaturahmi, komunikasi sekaligus untuk saling mendukung sesama alumni.

“Dengan adanya wadah alumni ini kita jadi bisa saling support, apalagi banyak juga alumni yang punya usaha UMKM,” jelas dia.

Ia melanjutkan, kegiatan ke depan yang akan dilakukan DPC IKA Undip tentunya membangun organisasi agar semakin akrab dan solid. 

Diantaranya sesuai dengan masukan dari Wali Kota Bogor, yakni berkontribusi pada penanganan stunting dan demam berdarah.

“Jadi selain bermanfaat untuk anggota, kami juga ingin memberikan manfaat bagi masyarakat Bogor,” kata dia.***

KemenKopUKM Kerja Sama dengan 15 Mitra LBH di Daerah Berikan Bantuan Hukum Bagi UMK

0

Bogordaily.net  – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berkomitmen meningkatkan layanan bantuan dan pendampingan hukum kepada pelaku usaha mikro dan kecil, dengan menggandeng 15 mitra Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di daerah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Sesuai Undang-Undang Cipta Kerja dan Pasal 48 Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan menengah, mengamanatkan agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menyediakan layanan bantuan dan pendampingan hukum kepada pelaku usaha mikro dan kecil.

“Perlu kita sadari bahwa pelaku usaha mikro dan kecil masih memiliki berbagai keterbatasan dalam pengelolaan usaha mereka, sehingga kerap menimbulkan permasalahan hukum,” ucap Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Yulius dalam acara pelaksanaan penandatanganan PKS antara Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM dengan Mitra Layanan Bantuan dan Pendampingan Hukum Tahun 2024 di Jakarta, Selasa (27/2/2024).

Yulius menekankan bahwa usaha mikro dan kecil secara nasional merupakan bagian terbesar dalam struktur badan usaha di Indonesia. Maka, keberadaannya menjadi sangat penting dalam menopang pertumbuhan perekonomian nasional.

Selain itu, kontribusi usaha mikro dan kecil terhadap pendapatan negara, penyerapan tenaga kerja dan pengentasan kimiskinan juga diharapkan dapat meningkat dari sebelumnya.

Namun dalam perjalanannya, berbebagai keterbatasan menjadi kendala bagi usaha mikro dan kecil. Di antaranya berkaitan dengan perizinan usaha, pembiayaan, ketenagakerjaan, pemasaran, Sumber Daya Manusia (SDM), dan sebagainya yang tentu memerlukan bantuan dan pendampingan.

“Sejalan dengan kebijakan Pemerintah tersebut, KemenKopUKM telah menyusun program layanan bantuan dan pendampingan hukum, untuk mewujudkan amanat peraturan perundangan dan mengambil langkah-langkah yang strategis, agar program dapat mencapai hasil yang optimal,” kata Yulius.

Oleh karena itu, Deputi Bidang Usaha Mikro telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak sebagai mitra antara lain dengan Mahkamah Agung RI, Lembaga Bantuan Hukum, dan Firma Hukum dalam upaya mewujudkan layanan bantuan dan pendampingan hukum kepada usaha mikro dan kecil secara optimal.

Selanjutnya melalui kerja sama ini, selain untuk pemberian layanan bantuan dan pendampingan hukum kepada usaha mikro dan kecil, pihaknya berharap kepada para mitra, dapat memberikan melalui bimbingan, literasi, dan motivasi yang positif untuk perkembangan usaha mikro dan kecil di wilayah kerja masing-masing, terutama berkaitan dengan kegiatan yang dijalankan. 

“Sehingga pelanggaran hukum oleh pelaku usaha mikro dapat diminimalisir, serta kepastian dan perlindungan hukum dapat terjamin,” katanya.

Guna memastikan kerja sama ini dapat berjalan dengan baik, Yulius menekankan, perlunya dukungan perencanaan program yang baik, SDM yang memiliki komitmen keberpihakan pada pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta semangat dan etos kerja yang tinggi.

Selain itu, dalam rangka pelaksanaan layanan bantuan dan pendampingan hukum, KemenKopUKM juga telah membangun aplikasi untuk memberikan kemudahan bagi usaha mikro dan kecil dalam penyampaian permohonan atau pengaduan, sekaligus memudahkan bagi para pihak untuk memantau perkembangan layanan.

“Berkaitan dengan aplikasi dimaksud, kami harapkan kepada semua pihak yang diberikan kewenangan operasinal antara lain Dinas Koperasi dapat mempelajari dengan baik, sehingga aplikasi tersebut dapat benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Yulius.

Di kesempatan yang sama, Direktur Lembaga Penyuluhan Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LPKBHI) Fakultasi Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Maksun menyambut baik kerja sama tersebut.

“Saya kira ini sangat penting tadi sudah disampaikan oleh Pak Deputi para pelaku UMK ini memang sebagian besar dari sisi SDM itu masih kurang melek hukum, SDM juga masih terbatas. Sebagian besar ibu-ibu yang masih termotivasi hanya untuk menambahkan pendapatan untuk keluarga,” kata Maksun.

Berdasarkan pengalaman di Jawa Tengah, menurut Maksun, program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 15 Januari 2024. Dan pelaku usaha mikro kecil cukup antusias.

“Dalam waktu setengah bulan kami sudah menerima ada 34 kasus datang ke kami. Rata-rata konsultasi soal hukum, soal branding, juga wan prestasi dan sebagainya,” ungkapnya.

Karena rata rata pelaku UMK itu dari kelas ekonomi menengah, sementara saat mereka bermasalah hukum, kerap kali terkendala dari sisi biaya.

“Saya kira Pemerintah punya komitmen yang tinggi ketika mereka menghadapi persoalan-persoalan hukum. Sehingga kami berpikir kerja sama ini sangat penting,” katanya. 

Sebanyak 15 lembaga atau mitra LBH yang menyatakan komitmen bersama KemenKopUKM yakni Lembaga Penyuluhan Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LPKBHI), Fakultas Syari’ah, Hukum Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (Jawa Tengah), dan Law Firm Indra & Wendy’s Partner, Pekanbaru (Riau). 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Dan Konsultasi Citra Keadilan Indonesia, Jakarta Utara (DKI Jakarta), Law Firm Supriyadi & Partners, Jakarta Selatan (DKI Jakarta), ASM Law Office, Batam (Riau), dan Kantor Hukum Jomi Suhendri Saputra & Associates, Jakarta Utara (DKI Jakarta).

Lalu, PT Justika Media Indonesia, Jakarta Selatan (DKI Jakarta), LBH Sikap Yogyakarta (Yogyakarta), Suaka Hukum Indonesia, Kota Kantor Hukum Poetra Nusantara (DKI Jakarta), dan Posbakumadin, Jakarta Timur (DKI Jakarta).

Selanjutnya, LBH Mandiri Banten (Banten), Kantor Hukum Riza Ghifari, Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Law Firm Pencerah, Medan (Sumatera Utara), dan LKBH Universitas Balikpapan (Kalimantan Timur).***

Fakta Gus Miftah dan Gus Kautsar di Aqiqah Anak Denny Caknan yang Heboh 

0

Bogordaily.net – Dua ustadz muda Gus Miftah dan Gus Kautsar heboh, setelah dibanding-bandingkan netizen saat menghadiri Aqiqah Anak Denny Caknan.

Padahal keduanya adalah para ulama yang memiliki pemahaman cukup tinggi dari sisi keilmuan.

Tasyakuran Aqiqah anak Denny Caknan dan Bella Bonita itu dihadiri oleh deretan pemuka agama yang ada di Jawa Timur.

Dalam foto dan video yang tersebar di media sosial acara tersebut dihadiri oleh tiga pendiri pondok pesantren mulai dari Gus Miftah, Gus Iqdam.

Ketiga pemuka agama ini ditempatkan di atas panggung duduk mengapit Bella Bonita dan Denny Caknan yang tengah berbahagia, lantaran dikaruniai buah hati yang diberi nama Cundamani.

Menilik dari unggahan akun Tiktok muslimah_cool, Gus Iqdam duduk di sebelah Denny Caknan. 

Ia tampak menunduk dan menyender ke tempat duduk sofa ala lesehan.

Sementara itu Gus Miftah dan Gus Kautsar sama-sama berada di samping Bella Bonita. Keduanya kompak mengenakan kemeja.

Hanya saja bawahan yang digunakan berbeda. Gus Miftah mengenakan sarung hitam sementara Gus Iqdam memilih sarung batik.

Dua pemuka agama yang berbeda dukungan pasangan calon presiden itu terlihat sibuk masing-masing. 

Keduanya asyik bermain ponsel saat MC membacakan jalannya acara.

Namun yang tak kalah menarik adalah etika duduk kedua pemuka agama ini.

Sebab baik Gus Miftah maupun Gus Kautsar memiliki cara duduk yang berbeda.

Gus Miftah duduk santai sembari bersandar ke kursi. Salah satu kakinya ditekuk ke depan seolah sedang santai.

Sementara Gus Kautsar memilih duduk lesehan di karpet. 

Ayah Ning Nailufer ini membiarkan kursinya kosong begitu saja.

Etika duduk ini jadi perbincangan lantaran Gus Kautsar dan Gus Miftah memiliki dua pilihan duduk yang berbeda. 

Tak sedikit yang memuji etika Gus Kautsar.

Sebab ia diduga duduk lesehan lantaran di sebelahnya orang tua Bella Bonita dan Denny Caknan tidak diberi kursi yang sama. 

Alhasil beragam komentar pun bermunculan dalam unggahan ini.

“Salfok Miftah lho kira di warung duduk mu nyantai amat,” komentar seorang warganet.

Profil Gus Miftah

Lepas dari kehadiran mereka di aqiqah tersebut. Kedua ulama ini memang memiliki cara dakwah yang unik.

Gus Miftah misalnya. Dia  mulai menjadi sorotan publik setelah mendengar curhatan para pekerja kelab malam yang ingin mengaji.

Ia mencoba untuk menawarkan pengajian model terbaru.

Dia kemudian populer sebagai dai kondang yang ceramah di kelab-kelab malam dengan jamaahnya yang menggunakan pakaian seksi, meskipun penuh dengan kontroversi.

Gus Miftah lahir di Lampung pada 5 Agustus 1981. Namun, ia dibesarkan di Jawa tepatnya di Yogyakarta. 

Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah ini mempunyai jalan hidup sebagai penceramah agama.

Dalam melakukan dakwahnya, ia mempunyai cara tersendiri.

Ia mulai menyasar ke lokasi-lokasi yang dianggap “kotor” atau maksiat. Disanalah ia berdakwah.

Mulanya, Gus Miftah mendapatkan curhatan dari pekerja malam yang berada di diskotik yang memiliki keinginan untuk mengaji. 

Akhirnya, ia memberanikan diri untuk menghadap manajemen mengadakan pengajian di tempat tersebut.

Setelah berdakwah keluar masuk di tempat-tempat kelab malam, ia mendirikan Pondok Pesantren Ora Aji di Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta di tahun 2011.

Nama pondoknya pun dianggap berbeda dengan kebanyakan nama pesantren pada umumnya yang menggunakan bahasa arab.

Latar Pendidikan Gus Miftah 

Untuk pendidikan, Gus Miftah diketahui pernah berkuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tetapi tidak selesai sampai akhir. 

Ia pun meraih gelar Sarjana Pendidikan program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Sultan Agung Semarang pada tahun 2023.

Saat berkuliah, ia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berafiliasi dengan Nahdlatul ‘Ulama.

Profil Gus Kautsar 

Sedangkan Gus Kautsar juga punya caranya sendiri.

Gus Kautsar yang memiliki nama asli Muhammad Abdurrahman Al Kautsar, ia merupakan anak laki-laki dari KH Nurul Huda Djazuli. 

Ia lahir dan besar di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Mojo, Kediri.

Ia telah mempelajari kitab dan berbagai ilmu agama sejak masih usia dini di bawah asuhan sang ayah.

Sosoknya pun dikenal kharismatik dan juga rupawan. 

Ternyata, ia tidak pernah menempuh pendidikan formal seperti masyarakat pada umumnya.

Seluruh hidupnya sampai saat ini didedikasikan untuk mempelajari ilmu kitab dari berbagai disiplin sehingga saat ini ilmu agama yang ia miliki begitu mumpuni,

Gus Kautsar sendiri saat ini tengah bertugas sebagai kepala Sub Pondok di Pesantren Al Falah, Kediri. 

Tak sedikit murid yang turut belajar di pondok pesantren hingga mencapai ratusan.

Perbedaan Gaya Dakwah

Gus Miftah dikenal sebagai seorang pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta.

Hal ini tentu sejalan dengan garis keturunannya, yakni sebagai keturunan ke-9 pendiri Pondok Pesantren Tegalsari Ponorogo, Kyai Muhammad Ageng Besari.

Namun nama Gus Miftah sendiri sangat melejit karena kerap berdakwah ke kelompok marjinal. 

Ulama yang membantu dalam proses mualaf Deddy Corbuzier itu mulai dikenal banyak orang setelah beredar video kala dirinya memberikan pengajian di salah satu klub malam di Bali.

Ide untuk berdakwah di kalangan kaum marjinal ini muncul setelah Gus MIftah melaksanakan salat di musala sekitar area lokalisasi Yogyakarta, Sarkem. 

Dari situlah Gus Miftah mulai sering melaksanakan kajian agama yang rutin diikuti para pekerja dunia malam, termasuk berdakwah di klub malam dan salon plus-plus.

Sementara, Gus Kautsar dikenal dengan gaya dakwahnya yang penuh semangat sehingga menarik perhatian anak-anak muda.

Pendakwah yang lahir pada 20 Mei 1990 tersebut tak canggung untuk menyebarkan ilmu keagamaan yang dimiliki, baik di dalam maupun luar pesantren. 

Hal ini dibuktikan dari banyaknya ceramah Gus Kautsar yang bisa ditemui di media sosial, seperti YouTube dan Instagram.

Namun tentu saja kegiatan dakwah utamanya adalah di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur. 

Ayahnya, KH Nurul Huda Djazuli, merupakan pengasuh pondok pesantren tersebut. Sementara itu Gus Kautsar merupakan salah satu petinggi di sana, yakni sebagai Kepala Sub Pondok.***

 

Kisah Cinta Wulan Guritno & Sabda Ahessa yang Kini Berperkara di Pengadilan 

0

Bogordaily.net  – Kisah cinta Wulan Guritno dan Sabda Ahessa sempat heboh karena perbedaan usia keduanya.

Namun, setelah berpisah hubungan keduanya kembali heboh setelah Wulan Guritno menggugat mantan kekasihnya itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Gugatan Wulan Guritno sudah masuk di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara 5/Pdt.G.S/2024/PN JKT.SEL.

Gugatan Wulan Guritno terkait dengan dana talangan yang sempat diberikan untuk keperluan renovasi rumah Sabda. Konon, dana pinjaman tersebut mencapai Rp 396.150.000.

Gugatan tersebut sontak berhasil mengejutkan masyarakat, karena sebelum memutuskan untuk berpisah, Wulan dan Sabda Ahessa dikenal sebagai pasangan yang romantis.

Terungkapnya kasus tersebut menjadikan masyarakat penasaran dengan sumber kekayaan dari Sabda Ahessa. 

Meskipun memang bisa disebut cukup populer, Sabda Ahessa memang tidak sementereng mantan kekasihnya di dunia entertainment.

Sumber Kekayaan Sabda Ahessa 

Lantas, dari mana saja sumber kekayaan Sabda Ahessa yang digugat oleh Wulan Guritno tersebut? 

Nama Sabda Ahessa menjadi perbincangan publik usai berpacaran dengan Wulan Guritno. Hubungan mereka berdua berbeda jarak 15 tahun.

Sabda Ahessa merupakan pria 27 tahun yang dikenal sebagai atlet basket, profesi yang juga menjadi sumber utama penghasilannya. 

Ia diketahui pernah bermain untuk klub Bogor Siliwangi sebelum akhirnya pindah ke Amartha Hangtuah pada musim 2021 lalu.

Adapun untuk rata-rata gaji seorang atlet basket di Tanah Air dimulai dari Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per bulannya untuk pemula. Angka tersebut bisa mencapai Rp 26 juta sampai dengan Rp 33 juta dalam satu tahun.

Sabda Ahessa sendiri dikenal sebagai pemain senior. Artinya, gaji pria tersebut bisa jadi lebih dari itu. 

Sebagai seorang pemain basket profesional, Sabda Ahessa mampu mengantongi penghasilan sebesar RP 29 juta sampai Rp 50 juta untuk setiap bulannya.

Namun, di luar dari profesinya sebagai seorang atlet, Sabda juga memanfaatkan ketenarannya di media sosial pribadinya terutama Instagram. 

Akun Instagram Sabda Ahessa sudah memiliki 102 ribu pengikut. Ia pun memanfaatkannya dengan membuka jasa endorsement.

Tak hanya basket, sumber kekayaan Sabda Ahessa juga berasal dari profesi sampingannya sebagai model dan aktor. 

Ia pernah berperan di film Pacarku Anak Koruptor yang dibintangi oleh Jessica Mila, Achmad Albar, dan Masayu Anastasia yang tayang tahun 2016 silam.

Ternyata, Sabda Ahessa tidak sekedar modal tampang saja untuk bisa menjadi aktor. 

Ia diketahui merupakan putra dari almarhum aktor sekaligus sutradara kawakan bernama Sys Ns. Meski demikian, Sabda Ahessa memang tidak terlalu sering tampil di layar kaca.

Kisah Cinta Wulan Guritno dan Sabda Ahessa 

Sementara itu, jika kita melihat ke belakang, jalinan asmara Wulan Guritno dan Sabda Ahessa kandas pada pertengahan tahun 2023. 

Lantas bagaimana sih perjalanan kisah cinta keduanya sebelum kandas dan berujung pada tuntutan pengadilan?

Wulan Guritno mengumumkan hubungannya dengan Sabda pertama kali pada bulan Maret 2020. Namun, keduanya sempat terciduk menghadiri ultah mantan suami Wulan, Adilla Dimitri.

Mantan pasangan ini juga sempat disorot karena kerap pamer kemesraan dan liburna bersama ke luar negeri. Hal itu pun sempat mereka unggah melalui media sosialnya masing-masing.

Melihat gaya pacaran Wulan Guritno dan Sabda Ahessa yang intim, muncul rumor keduanya telah menikah siri. Terlebih Sabda memanggil Wulan depan panggilan sayang “Khadijah-ku”.

Ketika ditanya hal apa yang membuatnya tertarik kepada Wulan Guritno yang 15 tahun lebih tua darinya, Sabda Ahessa tak memberikan jawaban klasik. 

Putra mendiang Sys NS tersebut blak-blakan mengaku suka karena Wulan Guritno seksi.

Padahal, dulu Sabda Ahessa dekat dengan ketiga anak kekasihnya. Lantaran Sabda ternyata kakak kelas Shaloom Razade anak pertama Wulan yang usianya lebih muda dua tahun darinya.

Shanty Widhiyanti Ahmid ibunda Wulan Guritno pun telah memberikan restu. Perbedaan usia Sabda Ahessa dan Wulan tak menjadi masalah besar untuknya.

Kandas di Tengah Jalan 

Sayangnya Wulan Guritno dan Sabda Ahessa kini kompak menghapus potret mesra mereka di media sosial masing-masing. 

Sabda juga tidak terlihat mengajak Wulan untuk menghadiri ulang tahun sang ibunda pada 1 Juni 2023 lalu.

Profil Wulan Guritno 

Sebagai keturunan Jawa dan Inggris, Wulan Guritno memiliki nama asli Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno.

Presenter, model, aktris, sekaligus pengusaha ini lahir pada 14 April 1981 di London, Inggris.

Di usianya yang sudah menginjak 42 tahun, Wulan Guritno masih terlihat awet muda dan punya bentuk tubuh yang diidam-idamkan banyak perempuan.

Menikah sebanyak dua kali, Wulan Guritno dikaruniai tiga orang anak.

Dilahirkan dari pasangan yang berbeda agama, Wulan Guritno memilih Islam sebagai agamanya. 

Ayahnya, Joko Guritno merupakan seorang Muslim dan ibunya, Deana Battams, menganut agama Kristen.

Walau begitu, Wulan Guritno sering merayakan Natal bersama keluarga besarnya. 

Bahkan, ia kerap mengunggah kebersamaannya dengan keluarga besar dari pihak ibu ke media sosial.

 

Biodata dan Agama Wulan Guritno

 

  • Nama lengkap: Sri Wulandari Lorraine Joko Guritno
  • Nama panggung: Wulan Guritno
  • Tempat dan tanggal lahir: London, 14 April 1981 (42 tahun)
  • Agama: Islam
  • Nama ayah: Joko Guritno
  • Nama ibu: Deana Battams
  • Pasangan: Attila Syach (1998-2002), Adilla Dimitri (2009-2021)
  • Nama anak: Shalom Razade Syach, London Abigail Dimitri, Jeremiah Alric Dimitri.
  • Profesi: Aktris, presenter, model, pengusaha

 

Sepanjang karirnya di dunia hiburan, Wulan Guritno sudah mendapat berbagai penghargaan bergengsi, seperti MTV Indonesian Movie Awards 2007, Indonesian Movie Actors Awars 2011, Indonesian Movie Actors 2012, dan Piala Maya 2015.

Demikian informasi dan ulasan mengenai kisah cinta Wulan Guritno dan Sabda Ahessa.***

 

Yasmin Sanad Sampaikan Apresiasi Untuk Relawan dan Petugas Penghitungan Suara di Kecamatan Bogor Utara

0

Bogordaily.net – Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor urut 1 dapil 5 Bogor Utara Yasmin Sanad menyampaikan apresiasi kepada para petugas penghitungan suara pemilu 2024.

Menurutnya, para petugas yang terdiri dari para relawan struktur partai petugas KPPS, PPS dan PPK yang sampai hari ini masih melakukan penghitungan khususnya di Kecamatan Bogor Utara harus diapresiasi.

Menurutnya, mereka harus dihormati dan didoakan agar selalu dalam keadaan sehat. Karena mereka merupakan garda terdepan yang akan membawa negara ini lima tahun ke depan termasuk Kota Bogor.

“Semoga para petugas senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam penghitungan suara, dan bisa memberikan hasil yang maksimal nantinya,” kata Yasmin Sanad kepada Bogordaily.net, Senin 26 Februari 2024.

Seperti diketahui saat ini, penghitungan suara pemilu 2024 di Kota Bogor masih berlangsung di tingkat kecamatan.

Meski diterjang berbagai kritik, para petugas ini tetap lanjutkan perhitungan.

Meski demikian, Yasmin sanad juga turut meminta agar masyarakat dapat mengawal terus, dan memohon doa agar PKB bisa memberikan keberkahan untuk 5 tahun ke depan, khususnya masyarakat Bogor Utara dan Kota Bogor umumnya.

“Tren suara dari PKB juga cukup bagus, sesuai dengan survei internal kami. Kita harus tunggu sampai ada penetapan pleno dari KPU Kota Bogor,” jelas Yasmin.

“Mohon doanya semoga PKB bisa memberikan keberkahan untuk 5 tahun ke depan, khususnya masyarakat Bogor Utara dan Kota Bogor umumnya,” tambahnya.

Adapun Yasmin sendiri berhasil meraih suara terbanyak kedua dari partainya sendiri di dapil tersebut.

Meski begitu, Yasmin enggan berspekulasi terlalu dini. Apalagi perhitungan yang masuk lewat situs resmi KPU itu belum sampai 50 persen. Suara-suara tersebut masih berpeluang untuk terus bergerak.

“Kita harus tetap optimis. Tren suara dari PKB juga cukup bagus, sesuai dengan survei internal kami. Jadi, kita harus tunggu sampai ada penetapan pleno dari KPU Kota Bogor,” kata Ketua Perempuan Bangsa Kota Bogor ini.

Yasmin juga mengucapkan terima kasih terhadap dukungan dan semangat timnya, baik dari DPC, PAC, maupun Relawan Sahabat Yasmin.

Selama ini mereka telah bersama-sama “blusukan” untuk mendekatkan diri ke tengah masyarakat Bogor Utara.***

(Albin Pandita)

Yayasan RMHC  Memperingati HUT Ke-13, Berbagi Kebahagiaan Bersama Pasien Anak dan Relawan di RSCM

0

Bogordaily.net – Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) merayakan ulang tahun ke-13 dengan mengadakan acara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada tanggal 27 Februari 2024. 

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 50 pasien anak dan puluhan tamu undangan ini menampilkan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk menghibur dan mengangkat semangat anak-anak yang sedang menjalani pengobatan di RSCM.

Acara yang meriah ini diisi dengan serangkaian kegiatan, mulai dari mendongeng oleh tim dari Ayo Dongeng Indonesia, pertunjukan sulap, hingga penyelenggaraan Magic Show yang menghibur para pasien anak.

Yayasan RMHC  Memperingati HUT Ke-13, Berbagi Kebahagiaan Bersama Pasien Anak dan Relawan di RSCM

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka melalui kegiatan menggambar, yang tidak selalu mudah diungkapkan secara verbal.

Dengan kegiatan menggambar, pasien anak mampu mengekspresikan perasaan yang tidak mudah disampaikan secara lisan. 

Menggambar merupakan media yang dapat memberikan anak kebebasan untuk memilih objek gambar yang disukai, bermain warna, menuangkan imajinasi serta harapannya tanpa rasa takut dan ragu. 

Orangtua pun dapat mendampingi proses menggambar ini sambil menggali perasaan anak melalui gambar tersebut.

 ”Melalui berbagai kegiatan kami bisa tetap merasa di rumah dan bisa kenal banyak keluarga baru disini,” ucap Mama Elvano yang mendampingi anak perawatan di RSCM dari Papua.

Selain hiburan, RMHC juga memberikan ratusan bingkisan kepada anak-anak yang sedang dalam masa pemulihan. 

Tindakan ini sebagai wujud kepedulian RMHC kepada anak-anak yang sedang menjalani pengobatan di RSCM.

”Semua pencapaian (13 tahun) ini tentunya diraih bersama dengan dukungan Yayasan RMHC serta peran besar keluarga yang tidak putus dan selalu semangat dalam mendampingi anak- anak di masa pencegahan, perawatan, hingga pemulihan,” ungkap Uud Cahyono selaku Manajer Hukum dan Humas RSCM.

Perayaan ulang tahun ke-13 Yayasan RMHC juga dirayakan dengan meriah di Ronald McDonald House Denpasar, dihadiri oleh lebih dari 50 peserta, termasuk pasien anak, keluarga, dan relawan yang terdiri dari psikolog, tenaga medis, dan juga komunitas di Bali.

Kemeriahan acara ditandai dengan rangkaian kegiatan yang sangat bervariasi, mulai dari konsultasi kesehatan dan kecantikan, hiburan musik live akustik, hingga beragam games seru yang menghibur. 

Semua berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan dan kebersamaan, menciptakan momen berharga yang tidak terlupakan bagi semua yang hadir.

Di tahun ini, melalui program Ronald McDonald Care Mobile, RMHC akan turun ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti Sumatera Barat dan Kalimantan Selatan, untuk membagikan 75.000 imunisasi kepada anak-anak di pelosok daerah yang masih sulit terjangkau oleh tenaga medis.

Ini adalah bagian dari komitmen RMHC untuk membantu memajukan kualitas kesehatan anak-anak di Indonesia. 

Saat ini, RMHC juga sedang merencanakan untuk menambah satu rumah singgah di wilayah Jakarta Barat, berada di sekitar 3 Rumah Sakit Besar yang menangani anak dengan penyakit jantung bawaan dan juga kanker serta penyakit kronis lainnya.

”Mendampingi proses naik turunnya kondisi kesehatan anak yang sedang dirawat intensif kerap membuat keluarga pasien merasa lelah secara fisik, emosional, dan mental. Melalui program rumah singgah kami, setiap aktivitas dan fasilitas berfokus pada kesejahteraan dan upaya pemulihan fisik serta mental, tidak hanya untuk anak, tapi juga bagi para keluarga yang singgah. Kami yakin bahwa keluarga yang merasa aman dan nyaman akan lebih mampu untuk mendukung pemulihan anak mereka yang sedang sakit,” ucap Ratih Prativi Negara selaku Organizational Leader Yayasan RMHC.

Saat ini RMHC sudah mempunyai 3 Rumah Singgah (Ronald McDonald House), 2 Ruang Tunggu (Ronald McDonald Family Room), dan 2 Mobil Kesehatan Keliling (Ronald McDonald Care Mobile) yang bisa berjalan dengan berkat bantuan dan dukungan dari mitra dan donatur. 

Yayasan RMHC  Memperingati HUT Ke-13, Berbagi Kebahagiaan Bersama Pasien Anak dan Relawan di RSCM

Upaya pengembangan program-program RMHC ini akan terus dilakukan, sehingga lebih banyak keluarga yang terbantu, lebih banyak anak yang mengalami kesembuhan, dan lebih banyak anak yang mencapai taraf kesehatan ideal.***

Volume Transaksi Merchant QRIS Meningkat 400%, BRI Terus Perkuat Keamanan Bertransaksi

0

Bogordaily.net – Meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia menjadi salah satu fokus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI, salah satunya adalah dengan terus berkomitmen dalam memberikan kemudahan bertransaksi, diantaranya melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Pembayaran melalui QRIS diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan pada masyarakat Indonesia, khususnya bagi pelaku UMKM hingga pelosok tanah air.

Tercatat sepanjang 2023 volume transaksi merchant QRIS BRI mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 400%. Direktur Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto mengatakan, hal ini menunjukkan penggunaan QRIS semakin diminati masyarakat karena lebih mudah dan cepat.

Adapun jumlah merchant QRIS BRI telah mencapai 3,7 juta atau tumbuh 30% year-on-year (yoy) seiring dengan akuisisi merchant QRIS BRI yang dilakukan secara masif. Pada tahun ini, akuisisi merchant QRIS BRI diproyeksikan mengalami pertumbuhan 20% yoy dengan volume transaksi diproyeksikan tumbuh sekitar 18% yoy. 

“Selain melakukan akuisisi di pusat perbelanjaan, tempat wisata, kuliner, dan pusat transaksi lainnya, BRI pun akan terus melakukan perluasan akseptasi QRIS melalui API, sehingga QRIS BRI dapat lebih mudah untuk diintegrasikan dengan aplikasi partner,” imbuh Andrijanto.

Selain meningkatkan kuantitas kinerja dari QRIS, BRI terus menjamin keamanan bagi nasabah selama bertransaksi. Diantaranya BRI telah melakukan verifikasi data sesuai SOP seperti mewajibkan pihak merchant melampirkan KTP yang langsung tervalidasi ke portal Dukcapil. Selanjutnya, perjanjian kerja sama wajib untuk ditandatangani pihak pemilik merchant. Hal ini guna mencegah adanya penyajian laporan keuangan palsu secara sengaja atau fraud QRIS. 

Lebih lanjut pada prosesnya, marketing BRI selalu melakukan on the spot ke merchant untuk melihat langsung lokasi usaha sehingga memastikan dengan kesesuaian dan profil usaha. Selanjutnya dalam hal penginputan nama merchant, selalu dilakukan verifikasi yang ketat dimana nama usaha disesuaikan dengan signage usaha ataupun clue seperti alamat dan nama jalan. Hal ini guna menghindari adanya penyalahgunaan QRIS oleh merchant.

Jaminan keamanan juga bisa didapatkan pihak merchant diantaranya dalam mencegah modus penipuan berupa struk palsu dari pembeli. Dalam struk itu telah tertulis nama merchant, jenis barang, dan jumlah transaksi yang telah diperkirakan di awal untuk kemudian ditunjukkan kepada penjual setelah seolah-olah bertransaksi dengan pembayaran menggunakan scan barcode QRIS sehingga, penjual telah memberikan barang/jasa-nya namun tidak menerima pembayaran ke rekeningnya.

Untuk mencegah terjadinya penipuan jenis ini, perseroan meminta para merchant untuk menyerahkan barang/jasa apabila sudah terdapat notifikasi masuk, baik dari mesin EDC, SMS notifikasi atau melalui notifikasi BRImo. Merchant QRIS BRI juga bisa mengunduh aplikasi BRIMerchant di PlayStore untuk nantinya digunakan melihat sukses atau tidaknya transaksi yang dilakukan.

Dari sisi pembeli, jika pembayaran dengan menggunakan metode QRIS melalui aplikasi BRImo, maka akan ditampilkan nama merchant QRIS secara lengkap sehingga nasabah lebih mudah memastikan kesesuaiannya. Terakhir, Andrijanto juga berharap seluruh merchant agar rutin memeriksa kondisi stiker QRIS masing-masing.

“Kehati-hatian dalam bertransaksi QRIS harus dilakukan oleh semua pihak yang terlibat, baik dari sisi merchant QRIS, pembeli, dari sisi PJP Acquirer maupun issuer sehingga transaksi akan berjalan aman dan lancar. Bagi semua merchant BRI, terutama merchant masjid, yayasan, ataupun lembaga nonprofit lainnya agar dapat memeriksa kondisi stiker QRIS secara rutin untuk memastikan keasliannya, dalam kondisi baik, tidak pudar, tidak ditimpa sticker lain, ataupun adanya indikasi manipulasi lainnya,” ujarnya.***

Rapat Sosialisasi Lokakarya Mini Triwulan Puskesmas Kelurahan Cibadak Berlangsung Guyub 

0

Bogordaily.net – Puskesmas di Kota Bogor menyelenggarakan rapat sosialisasi lokakarya mini triwulan, salah satunya di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal pada Selasa 27 Februari 2024. Kegiatan ini untuk mewadahi pergerakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Lurah Cibadak, Herry Chaerudin memberikan penyampaian evaluasi sekaligus laporan kegiatan posyandu dan posbindu. 

“Selain itu, saya juga menghimbau mengenai kegiatan PSN (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), kerja bakti di wilayah, serta informasi terkait BPJS Kesehatan (PBI/Mandiri) menjadi fokus utama dalam rapat,” kata Herry Chaerudin.

Ia juga menyoroti rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya, menggarisbawahi pentingnya keterlibatan semua pihak untuk mencapai hasil yang optimal.

Herry Chaerudin, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara puskesmas dan komponen masyarakat. 

“Kami berkomitmen untuk mendukung segala upaya yang dilakukan guna meningkatkan kesehatan warga Kelurahan Cibadak,” ujarnya.

Rapat juga diisi dengan diskusi aktif antara peserta, yang mencakup berbagai aspek seperti upaya pencegahan penyakit, peningkatan aksesibilitas pelayanan kesehatan, serta peran masyarakat dalam mendukung program-program kesehatan.

Dengan diadakannya rapat sosialisasi ini, diharapkan akan terwujud koordinasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan.

“Sehingga kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Kota Bogor dapat terus ditingkatkan,” tandasnya.

Sebagai informasi dalam rapat Lokakarya mini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk PKM Kayumanis, PLKB, Ketua Posyandu beserta anggota, Pokja 4 PKK, Ketua RW, Kasi Kemasyarakatan, dan Ekbang.***

(Ibnu Galansa)