Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 2058

KPU-AMSI Menandatangani Nota Kesepahaman Pelaksanaan Cek Fakta Pemilu

0

Bogordaily.net – Setelah melalui beberapa tahapan audiensi, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah sepakat untuk menandatangani nota kesepahaman mengenai pelaksanaan Cek Fakta dalam penyelenggaraan pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota DPR, pemilihan anggota DPD, pemilihan anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota.

Nota kesepahaman (MoU) dengan nomor 03/Mou/AMSI/1/2024 dan nomor 2/PR.07-NK/01/2024 ditandatangani oleh Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Hasyim Asy’ari.

Salah satu tujuan kerja sama antara AMSI dan KPU RI adalah untuk memberikan informasi yang akurat agar masyarakat terhindar dari berita bohong (hoaks) selama pemilu.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi terkait tahapan, program, dan jadwal pemilu yang dapat dipercaya dan akan tersedia di masing-masing etalase informasi kedua lembaga.

Untuk mendukung pelaksanaan Cek Fakta, kedua belah pihak juga telah menyepakati penyediaan dokumen penunjang yang diperlukan serta melakukan peningkatan kapasitas masing-masing pihak.

Dokumentasi, pendataan, penyusunan bahan rujukan Cek Fakta, serta sosialisasi dan peningkatan pendidikan pemilih dalam penyelenggaraan pemilu juga menjadi fokus kerja sama ini.

AMSI dan KPU RI telah menunjuk perwakilan dari masing-masing lembaga sebagai penghubung, yakni Felix Lamuri, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif AMSI, dan dari KPU diwakili oleh Bernad Dermawan Sutrisno, Sekjen KPU RI.

Nota Kesepahaman antara AMSI dan KPU RI berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang atau diubah berdasarkan kesepakatan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: 0851 8065 3721 (Fellix Lamuri), 0812 9842 3374 (Dwiyanto).***

Strategi AMIN Hadapi Krisis Pangan: Reformasi Agraria, Fokus di Lahan Kering

0

Bogordaily.net – Apa yang akan dilakukan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) menghadapi krisis pangan?

Wakil Deputi Petani & Nelayan TimNas AMIN, Syaiful Bahari, mengungkapkan serangkaian terobosan dan gagasan pasangan Capres AMIN terkait krisis pangan yang dihadapi negara.

Gagasan itu dikemukakan dalam diskusi ‘Ironi Negeri Agraris, Indonesia Masih Darurat Pangan’ yang disiarkan di CNBC Indonesia.

Syaiful Bahari menjabarkan krisis pangan serta kebijakan impor nasional.

Bahari mengingatkan bahwa Presiden Jokowi telah mengumumkan rencana impor sebesar 500 ribu ton pada akhir 2022, ditambah dengan 2 juta ton pada awal Januari 2023.

Angka ini terus bertambah hingga 2024, menciptakan polemik signifikan.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan drastis dalam impor ini terkait dengan penurunan produksi sejak 2019, pertumbuhan konsumsi yang terus meningkat, dan ketidakpastian pasar global.

“Dulu, beberapa tahun lalu, impor pangan tidak menjadi masalah karena negara produsen dan eksportir bisa mengekspor dengan mudah. Namun, sekarang kita menghadapi dua permasalahan utama,” ungkap Bahari.

“Produksi kita terus menurun sejak 2019, sementara konsumsi terus bertambah dengan populasi yang mencapai 270 juta jiwa dan lahan pertanian yang stagnan hanya sekitar 10,6 juta hektar,” katanya seperti dikutip dalam tayangan CNBC Indonesia.com.

Situasi global, seperti ketidakpastian pasar dan sulitnya negara produsen mengekspor beras, juga turut berkontribusi pada kenaikan harga pangan di Indonesia.

Bahari merinci data produksi pada awal Januari 2023, menunjukkan bahwa hasil panen gabah kering hanya mencapai 62 juta ton dari lahan 10,6 juta hektar.

Dari jumlah itu, hanya sekitar 27 juta ton yang dapat dikonversi menjadi beras.

Dengan konsumsi rata-rata 30-32 juta ton per tahun, defisit pangan mencapai 33 juta ton atau bahkan lebih.

Langkah AMIN atasi Krisis Pangan

Untuk mengatasi defisit pangan dan meminimalisir ketergantungan pada impor, AMIN memiliki strategi konkret.

Salah satu poin utama adalah program reformasi agraria yang menargetkan penambahan lahan pertanian.

“Reformasi agraria kami mencakup pemanfaatan tanah terlantar, pengembangan di berbagai wilayah, dan yang paling penting, peningkatan penggunaan lahan kering,” ungkap Bahari.

“Indonesia memiliki potensi lahan kering sekitar 60 juta hektar. Jika kita dapat mengembangkan riset, bibit, dan teknologi di lahan ini, maka kita dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi defisit pangan.”

Bahari menyoroti pentingnya mengembangkan riset bibit dan teknologi di lahan kering.

“Lahan kering selama ini sering diabaikan, padahal memiliki potensi besar. Varietas lokal dan keberlanjutan pertanian dapat dihasilkan dari pengembangan lahan kering ini,” tegasnya.

Dengan menggabungkan pendekatan reformasi agraria, pengembangan lahan kering, dan investasi dalam riset pertanian, AMIN berharap dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis pangan yang sedang dihadapi oleh Indonesia.***

Hadiri World Economic Forum 2024, Direktur Utama BRI Sunarso Ungkap Peran Holding Ultra Mikro Dorong Pertumbuhan Inklusif

0

Bogordaily.net – Direktur Utama BRI Sunarso hadir dalam gelaran World Economic Forum (WEF) 2024 yang diadakan di Davos, Swiss pada tanggal 15-19 Januari 2024.

WEF tahun ini mengusung tema “Rebuilding Trust” dengan empat agenda prioritas yakni terkait keamanan dunia (Achieving Cooperation and Security in a Fractured World), penciptaan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja (Creating Growth and Jobs for New Era), penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong ekonomi Masyarakat, serta tema keberlanjutan terkait perubahan iklim, alam dan energi (A Long Term Strategy for Climate, Nature and Energy).

Sunarso mengungkapkan, dari empat agenda tersebut, tiga topik diantaranya sejalan dengan apa yang selama ini BRI lakukan, tiga topik tersebut diantaranya creating growth & jobs, penggunaan AI, dan strategy for climate, nature and energy. Namun kali ini Sunarso akan lebih fokus membahas satu tema yang sangat relate dan relevan dengan BRI dalam kaitannya pemberdayaan UMKM yakni tema ‘creating growth and jobs for new era’.

Melanjutkan penjelasannya, Sunarso mengungkapkan bahwa sesuai kajian Bappenas (2023), dalam dua dekade ke depan, tepatnya pada 2045 Indonesia akan mencapai usia emas 100 tahun.

Dan pada 2041, Indonesia diperkirakan dapat menjadi negara berpendapatan tinggi (high income), dengan syarat rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 6%.

Namun demikian, sesuai dengan yang diungkapkan LPEM FEB UI (2023), karena kondisi perekonomian global yang kurang mendukung, pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di kisaran 5% per tahun, pertumbuhan kredit nasional pun tidak lebih dari 15%, dan tingkat kemiskinan ekstrem persisten di angka 1,7%. Untuk menghadapi tantangan tersebut, Sunarso menegaskan diperlukan mesin pertumbuhan ekonomi baru agar Indonesia dapat tumbuh lebih cepat yang bersifat inklusif.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Melalui Holding Ultra Mikro
BRI sebagai perusahaan BUMN, memiliki peran sebagai agent value creator dan agent of development. Agar dapat menjalankan fungsi tersebut secara simultan, maka BRI harus mencetak keuntungan.

“Dengan memperoleh keuntungan atau economic value, maka perusahaan BUMN bisa memiliki modal untuk menciptakan social value sehingga ekonomi akan berputar. Dan BRI sudah membuktikan bahwa selama ini bisa menjalankan peran economic value dan social value secara simultan, salah satunya melalui keberadaan Holding Ultra Mikro yang beranggotakan BRI, Pegadaian dan PNM”, ungkapnya.

Komitmen BRI dalam pemberdayaan UMKM tercermin salah satunya dari kinerja Holding Ultra Mikro, dimana hingga akhir Desember 2023 tercatat sudah 37 juta nasabah peminjam yang terintegrasi. Keberhasilan BRI Group mengintegrasikan nasabah di segmen ultra mikro tersebut berdampak terhadap penurunan jumlah nasabah yang belum mendapatkan akses keuangan formal.

Pada tahun 2023, BRI Research Institute mengestimasikan bisnis UMi yang belum mendapatkan pembiayaan formal pun telah menurun dari 30 juta pada tahun 2018, menjadi sekitar 14 juta (dimana 3-6 juta diantaranya tidak terlayani, 4-5 juta lainnya mendapatkan pembiayaan dari teman/keluarga, dan 3-5 juta dari loan shark/rentenir). Keberhasilan Holding Ultra Mikro juga diulas oleh Harvard Business Review pada pertengahan Desember 2023 lalu, dimana dalam artikel tersebut dibahas tiga fase utama dalam integrasi UMi, yakni pemberdayaan/empower, integrasi/integrate dan naik kelas/upgrade.

Memberdayakan Pelaku Usaha Wanita di segmen UMi

Di samping itu, dengan adanya sinergi holding UMi, PNM mampu menyalurkan Rp41,57 triliun kepada 15 juta pelaku usaha wanita melalui PNM Mekaar. Apabila dibandingkan dengan Grameen Bank, lembaga pembiayaan di Bangladesh penerima hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2006. Dari situs resminya, Grameen Bank secara akumulasi telah menyalurkan pinjaman kepada 10,45 juta orang. Sama seperti PNM, mayoritas nasabah lembaga tersebut adalah kalangan perempuan yang mencapai 97%.

“Oleh karenanya PNM yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro, kini pantas mengklaim dirinya sebagai group lending terbesar di dunia. Hal ini merupakan wujud BRI Group dalam melakukan pemberdayaan kepada wanita prasejahtera (underprivileged women) dan mendukung pencapaian SDGs khususnya yang terkait dengan kesetaraan gender”, jelas Sunarso.

Terkait dengan pemberdayaan pelaku usaha wanita tersebut, Sunarso menuliskan insight-nya dan dimuat di website resmi WEF pada tautan sebagai berikut: https://www.weforum.org/agenda/2024/01/microfinance-women-indonesia-mekaar/

Economy Sharing Melalui AgenBRILink

Disamping pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro, Sunarso menjelaskan bahwa praktik economy sharing juga secara konsisten terus dilakukan oleh BRI melalui keberadaan AgenBRILink. Hingga akhir Desember 2023 tercatat BRI telah memiliki lebih dari 740 ribu AgenBRILink.
Dari sisi transaksi, sepanjang 2023 AgenBRILink berhasil mencatatkan volume transaksi sebesar Rp1.427 triliun dan memberikan fee-based income kepada BRI senilai Rp1,5 triliun di sepanjang tahun 2023. Bagi para Agen, nilai pendapatan yang mereka terima bisa mencapai 2-3 kali lipat yang diterima oleh BRI. Ini adalah bukti nyata bahwa keberadaan BRI mampu memberikan pekerjaan dan pendapatan bagi masyarakat.

Penggunaan Artificial Intelligence dalam Transformasi Digital BRI
Sesuai dengan semangat transformasi digital yang telah dijalankan BRI sejak tahun 2016, saat ini BRI telah mengaplikasikan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses bisnis dan operasional perseroan. Salah satu produk hasil transformasi digital BRI yakni BRIBRAIN. BRIBRAIN merupakan “pusat otak digital” BRI yang mengkonsolidasikan kapabilitas AI dan analitik, untuk meningkatkan customer engagement, anti-fraud & risk analytics, credit underwriting, hingga automasi untuk smart services & operations.

Sunarso mencontohkan, AI Recommendation System yang dimiliki BRI telah diimplementasikan untuk memilih calon nasabah potensial berdasarkan data seperti jumlah simpanan, portofolio pinjaman, demografi dan lokasi. Dampaknya, dengan penggunaan AI mampu meningkatkan conversion rate sebesar 60% dan meningkatkan kualitas akuisisi debitur sebesar 49%.

Contoh lain adalah pemanfaatan AI pada BRImo, AI digunakan dalam memberikan rekomendasi transaksi serta penawaran produk yang customize sesuai profil nasabah. ”Pemanfaatan AI tersebut terbukti mampu mengakselerasi kinerja BRImo, dan saat ini BRImo telah menjelma sebagai super apps serba bisa yang telah digunakan oleh 31,6 juta users dengan volume transaksi mencapai Rp4.158 triliun atau tumbuh 55,8% yoy per Desember 2023”, ungkap Sunarso.

Mengedepankan Keberlanjutan Melalui ESG Hingga BRI Menanam

Terkait dengan aspek keberlanjutan, Sunarso mengungkapkan bahwa yang menarik minat peserta WEF adalah hal-hal yang berkaitan dengan isu Environmental, Social and Governance (ESG). Dan ESG ini memiliki peranan penting untuk mendukung keberlanjutan kehidupan manusia serta mendorong tingkat kemakmuran/prosperity.

“Hingga Kuartal III tahun 2023, BRI telah menyalurkan kredit ke sektor Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) sebesar Rp750,9 triliun, atau sekitar 66,1% dari total penyaluran kredit BRI. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 11,9% yoy. Dari nominal tersebut, sebesar Rp669,1 triliun disalurkan ke sektor UMKM, dan Rp81,8 triliun disalurkan ke sektor Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)”, tambah Sunarso.

Dari sisi environmental untuk mengatasi perubahan iklim, saat ini BRI memiliki flagship program BRI Menanam. Program BRI Menanam ini memberikan bibit tanaman produktif (seperti bibit pohon mangga, durian, alpukat, jambu, jeruk, dsb.) saat nasabah mencairkan kreditnya.

Hingga akhir 2023, program BRI Menanam telah berhasil menanam 1,9 juta bibit diseluruh Indonesia, dengan estimasi penyerapan CO2e sebesar 875.013 kgCO2e.

Di samping itu, dalam hal pengelolaan emisi dari operasional perusahaan, Sunarso menjelaskan bahwa BRI telah mengadopsi global standard SBTi (Science-Based Target initiatives), yaitu dengan mengimplementasikan inisiatif yang secara langsung dapat menurunkan emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional maupun bisnis perusahaan, seperti penggunaan kendaraan listrik, pemasangan solar panel, penggunaan teknologi lain yang rendah emisi.

“BRI berkomitmen untuk terus mendorong ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM dengan ditopang oleh kapabilitas teknologi yang handal, serta berlandaskan asas-asas keberlanjutan baik dalam aspek bisnis maupun operasionalnya untuk memberikan kontribusi value beyond profit”, ungkap Sunarso.

Menutup sharing-nya, Sunarso kembali menegaskan bahwa apa yang menjadi visi, strategi, dan yang dikerjakan BRI telah sejalan dengan agenda prioritas yang menjadi concern internasional pada World Economic Forum.***

Komisi I DPRD Soroti Kasus Dugaan Aborsi ASN Disparbud Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kasus dugaan aborsi yang menjerat salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor berinisial W, terus bergulir, meski yang bersangkutan sudah dijadikan tersangka dan diberhentikan sementara.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil Inspektorat perihal kasus yang menggemparkan ‘Kota Hujan’.

“Kami sudah panggil Inspektorat, dan jawaban mereka W sudah diberhentikan sementara,” ujar Endah kepada wartawan, Rabu 17 Januari 2024.

Menurut Endah, seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tak hanya melatih kemampuan ASN. Tetapi juga mengenai peningkatan masalah moral serta keimanan.

Selain itu, sambung Endah, mesti ada ketegasan dari Inspektorat ketika ada ASN yang melanggar aturan maupun etika.

Kemudian, kata dia, saat promosi jabatan dilakukan, harus ada pertimbangan dari sisi moral maupun etika sebagai tambahan penilaian.

Endah mengaku prihatin dengan mencuatnya kasus aborsi yang diduga dilakukan oleh ASN Kota Bogor tersebut, apalagi Kota Bogor belum lama ini meraih predikat Kota Layak Anak.

Namun terlepas dari itu, sambungnya, perkara dugaan aborsi yang kini tengah ditangani polisi juga mencederai visi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga.

“Kalau begini, Kota Bogor belum ramah keluarga. Kami prihatin, artinya Pemkot Bogor tak bisa mengawasi dan mengedukasi pegawainya. Kami menyarankan setiap dinas membuat kegiatan kerohanian,” katanya.

Seharusnya, kata Endah, apabila Pemkot Bogor benar-benar ingin mengimplementasikan Perda Ketahanan Keluarga, mestinya segera dibuat Perwali untuk mengatur teknisnya.

“Kalau serius harusnya segera dibuat perwali nya, toh perda sudah disahkan,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS, Endah Purwanti. (Istimewa/bogordaily.net).

Satpol PP Kota Bogor Tertibkan PKL di Alun-alun

0

Bogordaily.net – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor yang tergabung dalam Tim Tangkas melaksanakan operasi penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) di pedestrian Alun-alun Kota Bogor.

Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Satpol PP Kota Bogor, Surya Dharma, mengatakan, bahwa penertiban ini bertujuan menjaga ketertiban dan kebersihan area tersebut.

Operasi yang dilakukan oleh Tim Tangkas tersebut tidak hanya menyasar PKL di pedestrian Alun-alun.

“Tetapi juga melibatkan penertiban terhadap pedagang asongan yang memasuki area taman, para pelanggar yang merokok di taman, dan pengamen yang memasuki wilayah alun-alun Kota Bogor,” kata Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Satpol PP Kota Bogor, Surya Dharma kepada Bogordaily.net, Rabu 17 Januari 2024.

Menurut Surya Dharma, langkah penertiban ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas umum di Alun-alun.

“Kami ingin menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi warga yang mengunjungi Alun-alun Kota Bogor,” ujarnya.

Tim Tangkas Satpol PP Kota Bogor juga memberikan perhatian khusus terhadap pedagang asongan yang memasuki area taman.

“Mereka diimbau untuk menjaga kebersihan dan tidak mengganggu aktivitas pengunjung. Selain itu, petugas juga melakukan tindakan tegas terhadap pelanggaran merokok di area taman yang dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan pengunjung,” imbuhnya.

Surya Dharma menjelaskan, operasi ini sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah Kota Bogor dalam meningkatkan pengelolaan fasilitas umum dan memberikan pengalaman positif bagi warga yang menggunakan Alun-alun sebagai tempat rekreasi.

“Kami berharap, langkah-langkah penertiban ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan membangun kesadaran masyarakat akan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Ibnu Galansa

Timnas Garuda Resmi Layangkan Protes ke AFC

0

Bogordaily.net – Timnas Indonesia melalui Manajer tim, Endri Erawan resmi melayangkan protes ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Hal ini terkait gol kedua Irak yang diciptakan oleh Osama Rashid terus disahkan oleh wasit Tantashev Ilgiz.

Pertandingan perdana kedua tim grup D tersebut berlangsung di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, Senin (15/1)dan berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Irak.

Kontroversi terjadi saat Osama Rashid mencetak gol pada menit ke-45+7. Rekaman menunjukkan Mohanad Ali berada dalam posisi offside sebelum gol tersebut, namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut tetap disahkan.

“Tentu kami kecewa. Setelah pertandingan kami resmi protes keras kepada AFC terkait disahkannya gol kedua Irak. Kami sudah resmi melayangkan formulir protes dan diserahkan langsung ke match commissioner seusai pertandingan,” kata Endri dilansir dari laman resmi PSSI, Rabu 17 Januari 2024

“Kami tahu protes ini tidak akan mengubah hasil pertandingan. Namun setidaknya untuk pertandingan-pertandingan di ajang Piala Asia 2023 ini para wasit/perangkat pertandingan bisa lebih baik lagi dalam mengambil keputusan,” tambah pria yang juga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.

Sementara itu, Marselino Ferdinan juga kecewa dengan hasil ini, apalagi terkait disahkannya gol kedua tim Irak.

“Kami tidak beruntung di laga perdana ini. Seluruh pemain telah berjuang keras dan maksimal. Namun ada beberapa kontroversi dari wasit yang seharusnya tidak gol tapi jadi gol,” kata Marselino.

Pada pertandingan ini, Marselino Ferdinan menjadi pencetak gol satu-satunya Indonesia. Pemain asal klub KMSK Deinze Belgia tersebut mencetak gol pada menit ke-37.

Selanjutnya timnas Indonesia akan melawan Vietnam pada Jumat (19/1) dan Jepang hari Rabu (24/1). Dua laga ini, skuad Garuda wajib meraih poin agar menjaga peluang lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.***

(Gibran)

Asmawa Tosepu Ajak Masyarakat Pergunakan Produk UMKM Lokal

0

Bogordaily.net – Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengajak masyarakat menggunakan produk UMKM lokal.

Hak itu disampaikan saat menyerahkannya hibah Antropometri Kit secara simbolis untuk posyandu yang ada di wilayah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor.

Hal Itu dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan di tingkat Posyandu guna mendukung terciptanya derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor, usai memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional tahun 2024 tingkat Kabupaten Bogor, pada Rabu (17/1/24).

Perlu diketahui bahwa hibah Antropometri Kit dari Kementerian Kesehatan RI sebanyak 4.662 unit untuk posyandu di Kabupaten Bogor.

Sementara penyerahan untuk Kecamatan Sukaraja sebanyak 185 unit Antropometri Kit yang selanjutnya akan diserahkan kepada posyandu di wilayah Kecamatan Sukaraja.

Asmawa Tosepu menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada Kader Posyandu yang senantiasa melayani masyarakat. Serta apresiasi kepada warga masyarakat dan para pelaku UMKM atas inovasi yang sudah dilahirkan melalui produk UMKM termasuk pertanian.

“Tentunya, kami pemerintah dalam kapasitas ini harus memberikan dukungan baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran, pembinaan, dan pemasaran. Termasuk bantuan Antropometri Kit yang diberikan Pemerintah Pusat atau Kementerian Kesehatan RI, terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kemenkes RI yang atas dukungan pemberian fasilitas Antropometri Kit ini,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Asmawa Tosepu juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, untuk menggunakan produk dalam negeri, produk lokal UMKM khususnya Kabupaten Bogor.

“Karena UMKM adalah sektor yang tidak pernah mati, sektor Riil yang memberi kontribusi pertumbuhan ekonomi termasuk pertumbuhan daerah. Saya pikir itu, pemerintah akan berada di pihak sektor UMKM dalam rakyat pembangunan masyarakatnya,” imbuhnya.***

(Gibran)

Tim Selam MDC Kota Bogor Sabet Enam Emas

0

Bogordaily.net – Tim Selam MDC Kota Bogor sukses memboyong enam emas. Atlet binaan Mila Kencana Diving Center-Pajajaran Kota Bogor, tampil all out pada Kejuaraan Selam Kolam dan Laut Piala Danlanal Cirebon 2024, yang berlangsung di Kota Cirebon, sejak 12 hingga 14 Januari 2024 lalu.

Buktinya, atlet besutan Danny dan Rizky ini, sukses medulang 6 medali emas 4 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Ke 6 medali emas tersebut, 3 di antaranya diraih atlet binaan Mila Kencana Dive Center dari nomor individu atas nama Bima Prabu Pramana di kelompok umur F putra. Sementara sisanya dari nomor-nomor yang diikuti atlet binaan Mila Kencana Diving Center.

Pelatih MDC Danny, mengaku bangga atas prestasi yang baru saja diraih para atlet selam binaannya sukses meraih 6 medali emas, 4 medali perak dan 3 medali perunggu di ajang Piala Danlanal Cirebon 2024.

“Atlet-atlet kami sudah tampil all out pada event Danlanal 2024. Apalagi, pada event Danlanal Cirebon 2024 ini diikuti oleh 62 club selam se-Indonesia. Tapi atlet kami mampu bersaing dengan para atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Danny, Selasa (16/1/2024) lalu.

Danny menambahkan, Piala Danlanal Cirebon 2024 ini sangat penting karena menjadi ajang pemanasan bagi para atlet yang akan ambil bagian dalam Seleksi untuk pembentukan tim selam Kota Bogor menuju Porda Jabar 2026.

“Ini event yang sangat baik tentunya bagi kami. Apalagi event ini diikuti atlet selam perwakilan dari klub-klub di Indonesia, namun atlet kami mampu meraih hasil yang terbaik,” kata Danny menjelaskan.***

(Gibran)

Kantong Parkir Angkutan Tambang Sudah Beroperasi

0

Bogordaily.net – Penjabat (Pj) Bupati Bogor Asmawa Tosepu menegaskan kantong parkir angkutan tambang mulai hari ini mulai dioperasionalkan dan digunakan sedikitnya untuk parkir 50 truk tambang, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menangani persoalan angkutan tambang di wilayah Parung Panjang.

Hal itu ditegaskan Asmawa Tosepu saat meninjau langsung progress pembangunan kantong parkir di wilayah Parung Panjang, Rabu (17/1/24).

Perlu diketahui, pembangunan kantong parkir yang direncanakan seluas 4,2 hektar dapat menampung kendaraan lebih dari 1.000 truk tambang.

Untuk tahap awal progres pembangunan sudah di atas 50 persen atau 2,2 hektar dengan kapasitas menampung 750 kendaraan sudah hampir rampung diselesaikan.

Berdasarkan hasil peninjauan kantong parkir sudah bisa digunakan untuk menampung sedikitnya 50 kendaraan truk angkutan tambang.

Asmawa Tosepu mengungkapkan, sebagaimana janji Pemerintah Kabupaten Bogor berdasarkan penugasan Pj. Gubernur Provinsi Jabar kepada Pj. Bupati Bogor, dari target akhir Januari sudah harus beroperasi. Berkat kerjasama tidak hanya pemerintah juga masyarakat termasuk pengusaha yang ada di Kabupaten Bogor termasuk pemerhati mulai hari ini kantong parkir sudah bisa mulai dimanfaatkan.

“Ini merupakan solusi sementara dari persoalan angkutan tambang yang ada di Kabupaten Bogor. Tentu hal ini harus segera direalisasikan karena ini menjadi kebutuhan terutama para pelaku aktivis pertambangan. Ini juga dalam rangka memulai meminimalisir kejadian-kejadian yang selama ini terjadi terkait angkutan tambang,” terang Asmawa Tosepu

Mantan Pj Walikota Kendari ini mengatakan, untuk tahap awal sudah bisa digunakan atau sekitar 2,2 hektar ini dengan kapasitas mencapai 750 kendaraan truk tambang.

“Hasil peninjauan hari ini, kantong parkir bisa kita pergunakan minimal 50 kendaraan truk tambang sudah bisa memanfaatkan ruang yang sudah tersedia ini. Alhamdulilah progresnya sudah di atas 50 persen. Mudah-mudahan akhir bulan sudah clear semua tapi hari ini berapapun yang bisa kita gunakan maka akan kita gunakan sebagai solusi sementara,” tegasnya.

Menurutnya langkah selanjutnya selain menyelesaikan percepatan pembangunan kantong parkir untuk tahap awal ini. Tahap selanjutnya akan segera mulai melakukan penegakan hukum. Penegakan hukum ini tentu ditempuh melalui berkoordinasi dengan aparat yang ada di wilayah termasuk stakeholder terkait baik pada tingkat Provinsi Jawa Barat maupun kabupaten tetangga seperti Tangerang dan Banten.

“Penegakan hukum ini menjadi penting karena sumber permasalahan selama ini adalah masalah penegakan hukum. Misalnya izin operasional tambangnya, kemudian kelayakan kendaraan, usia supir yang selama ini kadang-kadang menjadi penyebab termasuk di dalamnya kapasitas atau termasuk muatan kendaraan,” terang Asmawa Tosepu.

Ia menyatakan, akan menegakan hukum secara bersama-sama terlebih saat ini Pemkab Bogor telah memiliki Peraturan Bupati. Setelah kantong parkir telah rampung selesai maka penegakan hukum bisa segera dilakukan.

“Kita akan tegakan setelah kita siapkan kantong parkir ini, harapannya sebagai solusi sementara tetapi kemudian paralel, solusi permanen bisa kita lakukan terutama pembangunan jalan tambang. Ini komitmen bersama antara Pemprov Jabar dan Kabupaten Bogor,” katanya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak juga kepala desa di dua desa, kemudian Camat Parung Panjang dan Camat Tenjo, unsur Forkompimcam termasuk pihak-pihak pengusaha yang punya kepedulian membantu pemerintah dalam rangka percepatan pemberian penyediaan solusi sementara ini. (Gibran)

Fungsi Halte Bus yang Harus Anda Tahu. Jangan Salah Kaprah! Ini Penjelasan PTP

0

Bogordaily.net – Fungsi Halte Bus sering kali tidak dipahami dengan baik sehingga salah kaprah.

Perumda Transportasi Pakuan (PTP) Kota Bogor punya penjelasan soal fungsi ini agar tidak gagal fokus.

Dilansir dari akin Instagram @perumdatranspakuan, perusahaan daerah ini menguraikan beberapa fungsi penting yang mungkin belum diketahui banyak orang.

Fungsi Halte Bus

Pertama-tama, fungsi utama dari halte bus adalah untuk mencegah penumpang naik atau turun dari bus di lokasi yang berbahaya.

Ini tidak hanya menjaga keamanan penumpang, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi jika penumpang menaiki atau turun dari bus di tempat yang tidak aman.

Kedua, halte bus memiliki peran penting dalam mengatur lalu lintas. Dengan adanya halte bus, sopir bus tidak dapat sembarangan mencari calon penumpang, yang dapat mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Hal ini membantu menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar area halte bus.

Selanjutnya, fungsi ketiga dari halte ini adalah mengharuskan penumpang untuk berkumpul sebelum naik, menciptakan keteraturan dalam proses naik-turun penumpang.

Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih terorganisir bagi penumpang.

Terakhir, halte bus biasanya dilengkapi dengan jalur pemberhentian khusus, memungkinkan bus untuk berhenti tanpa menghambat lalu lintas umum.

Dengan adanya fasilitas ini, halte bus dapat beroperasi tanpa mengganggu arus kendaraan lainnya, mendukung mobilitas yang lancar di sekitar kawasan tersebut.

Dengan demikian, keberadaan halte bus tidak hanya sekadar tempat berhenti bus, tetapi juga merupakan elemen penting dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, teratur, dan efisien bagi masyarakat.

Itulah ulasan dan informasi mengenai Fungsi Halte Bus yang harus dipahami agar tidak salah kaprah.***

(Ibnu Galansa)

Halte Bus Transpakuan. (Tangkapanlayar/bogordaily.net).