Bogordaily.net– Rumah warga di Jalan Bubulak Kebon Pedes, RT 02 RW 01, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor kebakaran. Peristiwa diduga terjadi lantaran penghuni rumah menyalakan api di dalam kamar.
Berdasarkan kronologi yang dirangkum Bogordaily.net, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor menerima laporan ada kebakaran pukul 11.50 WIB dari seorang warga melalui telepon Senin 27 November 2023.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha mengatakan, bahwa saat menerima laporan respon cepat dari Regu 2 yakni Sukasari, Cibuluh, Yasmin segera diinisiasi.
Dengan pergerakan tim pada pukul 11.52 WIB dan tiba di lokasi kejadian. Dalam waktu 5 menit, tepatnya pukul 11.57 WIB. Pemadaman api dimulai pada pukul 11.59 WIB.
Ade menjelaskan, peristiwa berawal saat penghuni rumah menyalakan api di dalam kamar untuk penerangan dalam pencarian peci untuk salat.
“Namun, api tak terkendali dan menyebabkan kasur terbakar, memicu penyebaran api,” kata M Ade Nugraha.
Dalam kejadian ini, kata Ade, tidak ada korban luka-luka atau jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Sedangkan 5 kamar lainnya berhasil diselamatkan.
Pemadaman api selesai dilakukan dalam waktu 30 menit, tepatnya pukul 12.29 WIB. Saat pemadaman api, unit Damkar Kota Bogor mengerahkan 5 unit dan 1 unit mobil rescue dalam penanganan kebakaran ini.
“Saat ini situasi di lokasi sudah terkendali dan aman,” imbuhnya. (Ibnu Galansa)
Bogordaily.net– Anggota Kawani Bogor mengikuti bimbingan teknis batch 2 Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) .
Bimtek ke 2 ini dilangsungkan di Balai Pengujian Standar Instrumen (BPSI) Tanaman Industri dan Penyegar di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BSIP Perkebunan Syafarudin, Kepala BPSI Tanaman Industri dan Penyegar Tedy Dirhamsyah dan Ketua Umum Kawani Sendi Fardiansyah.
Pada kesempatan ini, anggota Kawani Bogor yang diwakili oleh UMKM Kawani Bogor diajak berkeliling melihat berbagai sarana dan fasilitas yang ada di lokasi tersebut. Di antaranya kebun dengan luas 159 Ha dengan berbagai koleksi tanaman industri dan penyegar, laboratorium bioenergi generasi-3 dengan kapasitas 3.000 liter/jam dan masih banyak lagi.
Ketua Umum Kawani Bogor, Kang Sendi Fardiansyah mengucapkan terima kasih atas kesempatan bagi para anggota Kawani bisa menggali ilmu di BSIP Perkebunan.
Kang Sendi juga menyampaikan harapannya agar Kawani Bogor senantiasa selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan BSIP Perkebunan.***
Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.
Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.
Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.
2. Modal Awal Relatif Kecil
Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.
Menurut keterangan di pegadaian.co.id, Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.
3. Likuiditas Tinggi
Keuntungan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.
Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.
Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.
Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai
Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.
Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.
Bogordaily.net– Tiga ribu lebih Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, tidak memiliki jamban dan septick tank di rumahnya. Dampaknya, mereka buang air besar (BAB) sembarangan.
Sebanyak 3.850 KK tersebut tinggal tersebar di sembilan desa. Selama ini, mereka BAB di sungai, saluran irigasi, di jamban-jamban milik umum, jamban kolam, bahkan di kebun.
Guna mengurangi BAB sembarangan, sebanyak sembilan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Cijeruk melaksanakan deklarasi Open Defecation Free (ODF) serta menandatangani komitmen agar terbebas dari BAB sembarangan.
Deklarasi pada Senin 27 November 2023 ini dilakukan di Kantor Kecamatan Cijeruk dan disaksikan Camat Cijeruk Sobar Mansoer dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Mike Kaltarina. Hadir pula staf desa dan kecamatan, Satpol PP, serta para kader PKK dan kader Posyandu.
Dokter Mike Kaltarina mengatakan, pihaknya merasa bangga dan mengapresiasi karena mendapat dukungan dari para kades yang siap dan berkomitmen untuk membebaskan wilayahnya agar terbebas dari BAB Sembarangan.
“Kami berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada para Kepala Desa yang membuktikan mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor melalui instruksi Bupati Bogor agar Kabupaten Bogor bebas dari BAB sembarangan,” katanya.
Implementasi Program Pancakarsa
Mike menjelaskan, kegiatan tersebut adalah implementasi Pancakarsa Kabupaten Bogor, yakni Karsa Bogor Sehat, dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bogor yang sehat.
“Sampai November 2023 sudah 264 atau 61 persen desa dan kelurahan mendeklarasikan ODF, bahkan bupati Bogor juga mengeluarkan instruksi Nomor 99 Tahun 2022 tentang Percepatan ODF dan Peraturan Bupati Bogor Nomor 48 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM),” ujarnya.
Dalam STBM tersebut terdapat lima pilar yakni, tidak buang air besar sembarangan; cuci tangan pakai sabun; mengelola air minum dan makanan yang aman; mengelola sampah dengan aman; dan mengelola limbah Cair rumah tangga dengan aman.
Camat Cijeruk Sobar Mansoer mengatakan, sesuai pendataan dari sembilan desa di Kecamatan Cijeruk, masih terdapat 3.850 warga yang masih melakukan buang hajat sembarangan dengan berbagai katagori dari setiap desa.
“Memang dari jumlah tersebut dari berbagai katagori bukan mereka yang buang hajat sembarangan di kebon. Akan tetapi mereka punya MCK, namun pembuangannya ke sungai, jadi tidak punya septic tank sendiri,” ujarnya.
Selain itu, kata Camat, masih banyak pula warga yang membuang hajat di jamban yang kotorannya dimakan oleh ikan di kolam. Sehingga perilaku tersebut membahayakan kesehatan karena ikan di kolam akan dikonsumsi masyarakat.
“Kami sudah melakukan pendekatan, bersama semua pihak kepada warga yang masih membuang hajat di jamban, memberikan pemahaman terkait dengan dampak kesehatan, sehingga mereka membuat MCK dan septic tank,” ujarnya.(Acep Mulyana)
Bogordaily.net – Tim tangkas yang dikoordinatori oleh Satpol PP Kota Bogor terus melakukan patroli intensif guna menjaga ketertiban umum di berbagai wilayah Kota Bogor.
Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Satpol PP Kota Bogor, Surya Dharma mengatakan, upaya ini fokus pada penertiban pedagang kaki lima (PKL), parkir liar, sampah visual, dan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
“Setiap hari, kita melakukan patroli pada pagi atau sore menyisir gangguan ketertiban umum, seperti menertibkan PKL, parkir liar, sampah visual, dan PPKS,” ungkap Surya Dharma kepada bogordaily.net.
Tim tersebut khususnya menyoroti beberapa ruas jalan, antara lain Padjadjaran, Lawang Gintung, Empang, Otista, dan BTM.
Tindakan pertama terhadap PKL yang melanggar ketertiban umum bersifat himbauan.
“PKL yang kedapatan melanggar sekali atau dua kali masih bisa kita himbau untuk tidak lagi berjualan yang mengganggu ketertiban umum,” jelas Surya.
Namun, bagi PKL yang sering melanggar, tindakan lebih tegas akan diambil dan diberi sanksi.
“Kami akan tindak tegas, bahkan dagangan bisa kita amankan dan dikenakan sanksi denda sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Tim tangkas ini tidak hanya melibatkan Satpol PP Kota Bogor, melainkan juga melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinsos Kota Bogor, Dishub Kota Bogor, Kesbangpol, DLH, Disperumkim, dan Dispenda.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan respons yang cepat dan efisien terhadap berbagai masalah ketertiban umum di Kota Bogor,” ungkapnya.
Dengan upaya patroli yang konsisten dan kerja sama lintas sektor, Surya berharap Kota Bogor dapat tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi warganya.
“Tim tangkas ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas hidup masyarakat dan memastikan ketentraman di tengah-tengah kehidupan perkotaan yang dinamis,” tandasnya.***
Bogordaily.net– Penjaga sekolah di SMPN 13 Bogor, JSK (54) ditemukan meninggal dunia lantaran kesetrum Senin, 27 November 2023.
Peristiwa terjadi di gerbang sekolah yang berlokasi di Jalan Pamoyanan No.22, RT 03 RW 02, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Saat ditemukan korban tergeletak dengan kondisi tangan memegang kawat.
Kapolsek Bogor Selatan Kompol Diana Sulistiowati mengatakan penemuan penjaga sekolah di SMPN 13 yang meninggal dunia akibat kesetrum dilaporkan sekitar pukul 05.30 WIB.
“Informasi awal yang kami terima adalah dari rekan korban, bahwa ditemukan orang meninggal dunia dalam posisi terlentang diduga kesetrum aliran listrik,” ujar Kompol Diana Sulistiowati.
Petugas yang menerima laporan segera bertindak cepat dan menuju ke lokasi kejadian.
Sebelum meninggal dunia, korban sempar masuk bekerja pada Minggu, 26 November 2023, sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban menginap di sekolah sebagai penjaga dan pada sekitar pukul 05.00 WIB, korban membersihkan halaman depan sekolah.
Seorang saksi mendengar teriakan sekitar pukul 05.15 WIB di depan gerbang sekolah dan berlari ke halaman sekolah.
Korban ditemukan sudah terjatuh dengan tangan kanan mengepal sambil memegang kawat yang masih terhubung ke tiang listrik.
“Saksi berusaha membantu korban dengan melepaskan tali kawat yang masih dipegang korban menggunakan kayu,” imbuh Kapolsek.
Selanjutnya saksi melaporkan kejadian ini kepada ketua RW setempat dan Polsek Bogor Selatan. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan.(Ibnu Galansa)
Bogordaily.net – TikToker Dubai, Abbey Hafez, terinspirasi keteguhan iman Palestina hingga akhirnya menjadi mualaf.
TikToker asal Dubai, Abbey Hafez ini mengejutkan dunia maya dengan kisahnya tentang bagaimana melihat keteguhan iman warga Palestina mendorongnya untuk memeluk Islam.
Dengan lebih dari 289 ribu pengikut di TikTok dan 36 ribu di Instagram, Abbey menggunakan platformnya untuk menyuarakan solidaritas dengan Palestina.
Menggugah Hati dengan Al-Qur’an
Dalam salah satu unggahan di TikTok, Abbey mengungkapkan bahwa melihat penderitaan di Palestina memotivasinya untuk mempelajari Al-Qur’an.
Merasa terpanggil, dia menemukan ketenangan dan jawaban hidup dalam ajaran suci tersebut.
Perjalanan Menuju Islam di Media Sosial
Melalui akun Instagram @abbeyhafez, Abbey mengumumkan perjalanannya menjadi mualaf.
Dengan penuh kebahagiaan, dia berbagi momen mengenakan hijab pashmina hitam dan gamis. Unggahan tersebut menjadi inspirasi bagi banyak pengikutnya.
Momen Syahadat dan Kembali ke Islam
Abbey juga berbagi momen haru ketika mengucapkan dua kalimat syahadat dan kembali ke Islam dari Kristen.
Keputusan ini dianggapnya sebagai pilihan terbaik dalam hidupnya.
Di Instagram Story, Abbey mengungkapkan bahwa keteguhan iman warga Palestina mendorongnya untuk menjadi mualaf.
Meskipun baru dalam proses belajar memakai hijab, dia tetap berkomitmen untuk terus mendukung Palestina dan mengungkapkan kecintaannya terhadap Islam.
Meski mengakui bahwa dia masih belajar, Abbey berharap Allah melihat hati dan niat baiknya untuk terus berkembang.
Dukungan positif dari warganet terlihat melalui komentar-komentar penuh doa dan kekaguman.
Kisah Tiktoker Dubai Abbey Hafez ini menjadi bukti bahwa kadang-kadang inspirasi untuk mengambil langkah besar dapat datang dari tempat yang tidak terduga, seperti keteguhan iman warga Palestina.***
Bogordaily.net– Mudah dan lengkap, kurang dari 4 tahun pengguna BRImo melejit dari 2,9 juta menjadi 30,4 juta.
Transformasi digital yang dilakukan secara konsisten menjadi kunci keberhasilan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Kinerja BRI pun berbuah positif. Salah satunya melalui capaian super app BRImo. Aplikasi serba bisa ini telah digunakan 30,4 juta user hanya dalam waktu kurang dari 4 tahun sejak diluncurkan pada Februari 2019 lalu.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan perseroan terus berinovasi dalam menjalankan transformasi digital.
Ilustrasi BRImo. (Foto: Dok. BRI)
BRI menurut Sunarso telah berhasil mentransformasi proses bisnis secara digital, selain bertujuan untuk meningkatkan efisiensi namun juga agar lebih responsif dalam memenuhi kebutuhan nasabah. Super app BRImo bahkan telah digunakan oleh 30,4 juta user.
“Angka tersebut meningkat pesat dari 2,9 juta pada akhir Desember 2019. Ini merupakan salah satu hasil transformasi yang dilakukan BRI,” ujar Sunarso.
Hingga Oktober 2023, super app mencatatkan jumlah transaksi mencapai 2,46 miliar kali transaksi atau bertumbuh sekitar 73,88% yoy. Adapun untuk nominal transaksi mencapai Rp3.353 triliun atau bertumbuh sekitar 60,83% yoy.
Terus Berinovasi
Super app BRImo terus melakukan inovasi agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna dari beragam segmen. Mulai dari penambahan fitur untuk investasi, pembelian tiket kereta cepat Whoosh.
Kemudian voucher games dan streaming yang memenuhi kebutuhan lifestyle, hingga fitur pendaftaran merchant.
Terlebih lagi pada 17 November 2023, super app BRImo juga semakin lengkap dengan menghadirkan QRIS antar negara (cross-border) yang dapat ditransaksikan oleh pengguna saat berbelanja di Singapura.
Pengembangan secara terus menerus yang dilakukan BRI terhadap super apps nya tersebut menjadikan layanan BRImo semakin lengkap.
Dengan lebih dari 100 fitur yang disematkan semakin memberikan kemudahan dan menjawab beragam kebutuhan transaksi nasabah.
Selain memiliki fitur lengkap, saat ini super apps BRImo juga menjadi aplikasi mobile banking dengan rating terbaik dibandingkan aplikasi mobile banking lain di Indonesia.
Data tersebut diperoleh berdasarkan jumlah pengunduh pengguna Android (Playstore) dan IOS (AppStore).
Tercatat, para pengguna Android memberikan rating 4,5 dengan total 1 juta review, sementara pengguna IOS memberikan rating 4,7 dengan total 129 ribu review. Hal tersebut menunjukkan kepuasan para pengguna BRImo terhadap aplikasi tersebut.
Transformasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Transformasi proses bisnis melalui digitalisasi yang dilakukan BRI pun dapat mengurangi operational risk dan operational cost.
Sunarso menambahkan melalui digitalisasi, BRI dituntut harus terus mampu meng-create value baru melalui penciptaan model bisnis baru.
“Ada periode yang memang kami harus mentransformasi bank ini supaya fundamentalnya baik, supaya fundamentalnya kuat. Dengan demikian pertumbuhannya dapat sustain”, jelasnya.
Transformasi digital yang dilakukan perseroan pun telah membuat BRI semakin efisien, hal tersbut digambarkan dari CIR (Cost to Income Ratio) per Kuartal III 2023 yang secara konsisten semakin membaik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Rasio CIR membaik dari semula 42,55% menjadi 41,28%,” imbuhnya.
Semakin baiknya fundamental dan tingkat efisiensi perseroan tersebut mampu berdampak psotif terhadap capaian kinerja keuangan yang impresif.
Hingga akhir September 2023, BRI Group berhasil mencatatkan pertumbuhan positifnya, ditunjukkan dari asset yang secara konsolidasian yang meningkat 9,93% year on year (yoy) menjadi Rp1.851,97 triliun.
Pertumbuhan aset tersebut juga diiringi dengan perolehan laba dalam 9 bulan yang mencapai sebesar Rp44,21 triliun atau tumbuh 12,47% yoy.***
Bogordaily.net – Kebakaran kembali terjadi di daerah Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Senin, 27 November 2023.
Akibatnya suasana di kampung itu pun menjadi geger dan memicu kepanikan warga.
Mereka khawatir kebakaran merembet ke bangunan dan rumah warga yang lainnya.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya arus pendek listrik yang memicu kobaran api tersebut.
Ketegangan di Lokasi Kebakaran
Suasana di kampung itu berubah menjadi heboh ketika kobaran api melanda. Warga setempat langsung berhamburan keluar rumah, dipenuhi kepanikan dan kebingungan.
Upaya keras mereka memadamkan api tanpa hasil membuat ketegangan semakin terasa.
Panggilan Darurat Warga
Sejumlah warga yang menyaksikan kebakaran segera melaporkan insiden tersebut. Panggilan darurat tersebar dan diterima tim Pemadam Kebakaran (damkar).
Petugas akhirnya tiba di lokasi kejadian setelah mendapat laporan darurat. Meskipun suasana di sekitar tampak biasa, kepanikan merajalela di antara warga.
Pemadam kebakaran dengan sigap memulai upaya pemadaman, berusaha mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Informasi yang berhasil dihimpun sebelum tragedi terjadi, suasan di lokasi kejadian tak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
Namun, tiba-tiba, seperti ada percikan api muncul, memicu kebakaran dahsyat yang merugikan banyak warga.
Akibatnya, kampung itupun menjadi geger dan dipenuhi kepanikan warga.
Detik-detik kebakaran di Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor bisandikihat di akun Instagram @bogordaily.net.***
Bogordaily.net – Kelompok 6 PLP Magang Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor Program Studi Pendidikan Bahasa Arab sukses melakasanakan Pembelajaran Bahasa Arab yang seru dan berkesan di Pondok Pesantren Modern Gaza Al-Islami selama 2 bulan.
Ciri khas pesantren adalah adanya pembelajaran bahasa Arab yang diajarkan kepada seluruh santrinya.
Namun, Bahasa Arab menjadi salah satu pelajaran yang di anggap sulit dan membosankan untuk di pelajari. Karena nya, motivasi dan minat para santri berkurang.
Dengan adanya Ice Breaking di saat pembelajaran, maka santri-santri bisa membangun suasana belajar yang dinamis, penuh semangat dan antusias.
“Ice breaking adalah permainan atau kegiatan yang berfungsi untuk mengubah susana kebekuan dalam kelas. Sebelum pembelajaran berlangsung, untuk memecahkan kebekuan di awal di perlukan ice breaking yang bersifat spontan atau tanpa persiapan khusus,”
Beberapa manfaat melakukan aktifitas ice breaking, seperti santri-santri berpikir secara kreatif, luas, mengembangkan dan mengoptimalkan otak dan kreativitas santri dalam belajar.
Haikal Pratama, S. Hum guru Bahasa Arab menyampaikan bahwa motivasi dan minat belajar santri dalam Bahasa Arab mulai berkembang.
Menurutnya, pelajaran Bahasa Arab tidak lagi menjadi pelajaran yang membosankan dengan adanya Ice breaking.
Adapun Ice breaking dalam Pembelajaran Bahasa Arab di lakukan oleh anggota kelompok 6 PLP Magang IUQI Bogor, yakni Dian Mardiana, Siti Saripah, Siti Sahwana, Nurul Widad Khulaidah, Ainun Fadilah dan Maya Ismawati.***