Wednesday, 29 April 2026
Home Blog Page 2498

MTS Nurrosyidiyah Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa

0

Bogordaily.net – MTS Nurrosyidiyah mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama dua hari, dimulai dari Jumat, 15 September hingga Sabtu, 16 September 2023.

Kepala Sekolah MTS Nurrosyidiyah, Hafiz Fauzi, M.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan LDKS ini merupakan bagian dari agenda rutin yang dilakukan setiap tahun guna mempersiapkan siswa sebelum mereka lulus.

“Selama dua hari tersebut, sebanyak 126 siswa aktif dari MTS Nurrosyidiyah mendapatkan berbagai pembekalan yang mencakup aspek kepemimpinan, pembinaan mental, dan pembinaan akhlak,” kata Hafiz Fauzi.

MTS Nurrosyidiyah Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)
MTS Nurrosyidiyah mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama dua hari, dimulai dari Jumat, 15 September hingga Sabtu, 16 September 2023. (Istimewa/bogordaily.net)

Menurutnya, program ini dirancang untuk membantu siswa-siswi mengembangkan keterampilan kepemimpinan, meningkatkan ketahanan mental, serta memperkuat nilai-nilai moral dan akhlak yang baik.

LDKS menjadi sebuah peluang bagi siswa untuk belajar dan tumbuh, mempersiapkan mereka untuk masa depan yang cerah, dan memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.

“MTS Nurrosyidiyah berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan siswa-siswinya melalui berbagai program pendidikan tambahan seperti LDKS ini,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

Gwenchana Artinya apa? Cek di Sini Daftar Kata Bahasa Korea yang Viral

0

Bogordaily.net Gwenchana artinya apa? Istilah yang kini viral di media sosial.

Dalam era digital, platform media sosial seperti TikTok terus membawa berbagai tren viral yang mampu menarik perhatian para pengguna, terutama generasi muda.

Salah satu tren yang sedang naik daun di TikTok adalah penggunaan kata “Gwenchana”.

Sebuah ungkapan dalam Bahasa Korea. Kata ini muncul dalam video dan suara (sound) yang banyak digunakan oleh para kreator konten di platform tersebut.

Gwenchana Artinya apa?

Makna “Gwenchana” yang Lebih Dalam
Secara harfiah, “Gwenchana” dapat diterjemahkan sebagai “tidak apa-apa” atau “baik-baik saja”.

Namun, makna sebenarnya lebih mendalam daripada sekadar mengungkapkan ketenangan atau kenyamanan.

Kata ini mengandung arti bahwa seseorang baik-baik saja atau pulih setelah mengalami suatu peristiwa atau insiden.

Ungkapan ini digunakan untuk menenangkan diri sendiri atau orang lain, serupa dengan mengatakan “aku baik-baik saja” setelah melewati momen sulit.

Tren “Gwenchana” di TikTok semakin meroket ketika seorang kreator dengan akun @imeringue2 atau Imran Bard mengunggah video yang menampilkan ekspresi sedih sambil mengucapkan kata “Gwenchana”.

Hal ini memicu rasa penasaran pengguna TikTok, khususnya mereka yang tertarik dengan budaya Korea, mengenai arti sebenarnya dan alasan ekspresi sedih tersebut.

Asal Usul dan Konteks Drama Korea

Ternyata, kata “Gwenchana” juga memiliki kaitan dengan drama Korea berjudul “Welcome To Wakiki”.

Dalam drama tersebut, aktor Lee Yi Kyung yang memerankan karakter Lee Joon Ki menggunakan ungkapan ini saat situasi sulit terjadi.

Adegan tersebut menunjukkan karakter Lee Joon Ki yang berada dalam mobil tua bersama teman-temannya yang khawatir karena mobilnya rusak.

Namun, ia menenangkan mereka dengan mengatakan “Gwenchana, Gwenchana”.

Tidak hanya “Gwenchana”, terdapat sejumlah kata dan frasa dalam Bahasa Korea yang populer di kalangan penggemar budaya Korea dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah:

  • Eottoke: Artinya “bagaimana ini.”
  • Omo Jinja: Ekspresi kaget, mirip dengan “ya ampun.”
  • Hoksi: Digunakan untuk mengungkapkan ketidakpastian, artinya “mungkin saja.”
  • Kol: Berarti “setuju.”
  • Jamkkanman: Artinya “sebentar dulu.”
  • Hajima: Artinya “jangan.”
  • Daebak: Menggambarkan kehebatan, keren, atau kejutan; bisa diartikan sebagai “hebat” atau “wow.”
  • Mianhe: Berarti “maaf.”

Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang makna “Gwenchana” dan beberapa kata penting dalam Bahasa Korea, pengguna TikTok dan pecinta budaya Korea dapat lebih menikmati konten yang sedang populer dan terus berkembang di platform tersebut.

Dengan demikian, semakin meluaslah pengaruh budaya Korea di dunia digital.

Itulah ulasan dan informasi mengenai Gwenchana artinya apa? Istilah yang kini viral di media sosial.***

Anggota Fraksi PKS Sri Kusnaeni Semprit Pungli di SD Negeri

0

Bogordaily.netAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sri Kusnaeni, yang juga merupakan anggota Komisi IV, dengan tegas mengomentari masalah serius yang melanda dunia pendidikan kota ini.

Perhatiannya saat ini adalah adanya pungutan liar yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kota Bogor.

Menurut Sri Kusnaeni, pendidikan adalah hak dasar warga yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

Oleh karena itu, pemerintah memiliki kewajiban untuk menyediakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sesuai dengan tingkat kewenangan mereka untuk semua sekolah negeri di Kota Bogor.

Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan pungutan liar, baik atas nama apapun maupun lewat lembaga apapun.

“Saya menyoroti praktik memberikan hadiah kepada tenaga pendidik sebagai bentuk pungutan liar,” katanya, Jum’at 15 September 2023.

Baginya, hal ini berpotensi menjadi semacam “suap” dari orang tua kepada guru.

Ia mengingatkan bahwa ini tidak sesuai dengan prinsip pendidikan yang seharusnya bebas dari tekanan ekonomi orang tua.

Namun, Sri Kusnaeni mencatat bahwa jika hadiah diberikan kepada tenaga pendidik yang telah pensiun, hal tersebut harus bersifat sukarela.

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada kewajiban untuk memberikan hadiah, karena kondisi ekonomi orang tua murid dapat berbeda.

Secara keseluruhan, Sri Kusnaeni menganggap bahwa dunia pendidikan di Kota Bogor perlu direformasi secara menyeluruh.

Kasus-kasus seperti pungutan liar, manipulasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pelecehan seksual, dan masalah serius lainnya harus segera diatasi.

“Ini adalah langkah penting untuk memulihkan citra pendidikan di Kota Bogor dan mengembalikan integritasnya,” tandasnya.***

Ibnu Galansa

Almisbat Gunakan Komik untuk Sosialisasi Pencegahan Stunting di Posyandu

0

Bogordaily.net Almisbat (Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat) Organisasi Relawan Jokowi Pendukung Ganjar, konsisten untuk terus membantu upaya pemerintah menekan stunting melalui kegiatan Posyandu.

Kegiatan itu berupa menambah PMT bagi anak-anak batita, dan penyuluhan gizi sehat bagi ibu-ibu dan bumil. Almisbat sudah turun ke 8 Posyandu di daerah Jakarta Timur, Bogor dan Tangerang.

“Termasuk hari ini Jumat (16/9), Almisbat turun di 2 tempat, yaitu di Posyandu Selapajang Jaya Kota Tangerang dan Pos Yandu Tulip di Kelurahan Rangga Mekar Bogor,” ujar Syaiful Afriadi Ketua Almisbat Kota Bogor melalui pesan tertulisnya.

Syaiful menjelaskan, untuk kegiatan di Rangga Mekar Bogor, kegiatan diikuti oleh 90 orang ibu dan balitanya, bumil, dan 5 orang kader. “Dalam kegiatan ini kami juga didampingi oleh Bung Teddy dari DPN Almisbat pusat,” ujar Syaiful.

Sementara, Teddy Wibisana yang biasa dipanggil Bung Teddy menjelaskan, Almisbat selain membagikan tambahan PMT juga memberikan sosialisasi soal stunting karena stunting bukan hanya disebabkan oleh faktor ekonomi, juga oleh minimnya kesadaran tentang nutrisi yang sehat.

“Kalau penyebabnya hanya ekonomi, Jakarta dengan APBD sebesar Rp 64, 3 triliun kok masih ada 15.8% batita yang stunting? Jadi bukan semata soal ekonomi, juga soal pola hidup,” ujar Teddy.

Teddy kemudian menjelaskan, dalam sosialisasi tersebut, Almisbat menggunakan alat bantu komik, yang isinya menuturkan pentingnya pola makan, air bersih, dan sumber protein apa saja yang murah, untuk menekan stunting. “Kalau menggunakan brosur, nanti dibuang. Dengan bentuk komik akan disimpan, bahkan karena bagian dalamnya hitam putih, akan bisa juga digunakan untuk latihan mewarnai gambar”, ujar Teddy. (Gibran)

Vespa GTV 300 CC, Eksklusifitas dan Kesenangan Berkendara

0

Bogordaily.netVespa GTV 300 ini akan memberikan sensasi berkendara yang berbeda.

Desain Eksklusif dengan Nuansa Vespa Lawas GTV 300

Vespa GTV 300 versi 2023 mempertahankan desain klasik Vespa yang kental dengan nuansa Vespa lawas.

Salah satu ciri khasnya adalah adanya lampu di bagian bawah stang, sebuah sentuhan klasik yang membedakannya dari Vespa GTS 300 Super Tech.

Meskipun demikian, desainnya unik dengan elemen modern seperti lampu LED yang memberikan sentuhan sporty.

Varian Warna dan Fitur Unik

Motor ini hadir dengan varian warna yang mencolok dan menarik, seperti warna orange yang menambah kesan eksklusif.

Yang menarik, bagian windsheet-nya disesuaikan dengan warna bodi, memberikan kesan racing yang lebih kuat.

Desain stangnya pun unik, terlihat dengan model telanjang yang menonjolkan bodi luar.

Tombol-tombol dan indikator yang terekspos menambah sentuhan raw dan modern.

Keunggulan Teknologi di Setiap Detil

Panel instrumen Vespa versi ini menampilkan tampilan digital yang modern dan informatif.

Berbeda dari versi sebelumnya, speedometer kini hadir dalam tampilan digital penuh.

Fitur-fitur tambahan seperti informasi rata-rata kecepatan, kecepatan maksimal, dan tegangan baterai menambah nilai teknologi pada motor ini.

Mesin Bertenaga dengan Respons Cepat

Mesin Vespa versi ini memiliki daya tangkis yang kuat meskipun memiliki kapasitas silinder 278 cc.

Respons dari mesin ini sangat cepat, memberikan pengalaman berkendara yang memuaskan.

Performa mesin yang cukup baik didukung oleh transmisi CVT yang halus dan responsif.

Kenyamanan Berkendara 

Meskipun tinggi, posisi duduk pada Vespa versi ini masih nyaman.

Jok yang empuk dan lebar memberikan kenyamanan ekstra selama berkendara.

Suspensi depan dan belakang memberikan keseimbangan yang baik antara kenyamanan dan stabilitas saat menghadapi berbagai jenis jalan.

Kesimpulan: Vespa GTV 300 2023 – Kombinasi Gaya Klasik dan Teknologi Modern

Vespa  versi ini merupakan pilihan menarik bagi pecinta Vespa yang menginginkan kombinasi antara desain klasik dengan teknologi modern.

Meskipun memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan varian lain, motor ini menawarkan eksklusivitas dan kepuasan berkendara yang sulit untuk diungguli.

Dengan fitur-fitur canggih dan desain yang khas, Vespa GTV 300 versi 2023 adalah pilihan yang tepat bagi mereka yang mengutamakan gaya dan performa.***

Resep Marinasi Tahu Goreng Simple dan Lezat

0

Bogordaily.netMarinasi tahu goreng yang mudah dan simple ini selalu jadi pilihan untuk cemilan keluarga.

Penasaran bagaimana cara membuat dan resepnya biar terasa enak dan meresap.

Chef Rudi membagikan resep dan cara memasak tahu ini dengan cara yang Simple.

Rudi juga membagikan rahasia masakan sederhana namun nikmat di Chanel YouTubenya.

Resep dan Cara Memasak Marinasi Tahu Goreng

Inilah Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan

  • 500 gram tahu putih
  • 6 buah cabe merah besar atau 1 sendok makan cabe bubuk
  • 20 buah cabe rawit hijau
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 1 ½ sendok teh garam
  • 1 ½ sendok makan terasi
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 2 sendok makan gula merah yang sudah diserut

Bahan Sambal Ulek Tumis Tomat

  • Persiapkan bahan untuk sambal ulek tumis tomat: cabe merah, cabe rawit, garam, terasi, gula pasir, dan gula merah.
  • Haluskan cabe rawit hijau, tambahkan garam, dan ulek kasar. Tambahkan terasi dan gula merah, lalu ulek kembali hingga halus.
  • Membumbui Tahu dengan Marinasi yang Istimewa
  • Campurkan bumbu marinasi desaku cabe bubuk dengan air, lalu aduk hingga larut dan mengembang.
  • Rendam tahu dengan bumbu marinasi hingga meresap sempurna.

Proses Menggoreng 

  • Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang.
  • Goreng tahu yang telah dimarinasi hingga berwarna kuning keemasan di kedua sisinya.
  • Angkat dan tiriskan
  • Tata tahu goreng dengan indah di atas piring saji.

Nikmati dengan sambal ulek tumis tomat yang siap menggoyang lidah.

Itulah ulasan mengenai resep marinasi tahu goreng yang Simple dan lezat.***

Agregator Diharapkan Mampu Perluas Pasar Kriya dan Home Decor Hingga Go Global

0

Bogordaily.netAgregator diharapkan mampu berperan penting dalam mendongrak bisnis UMKM hingga naik kelas termasuk dalam mendorong akses pembiayaan, juga menghubungkan UMKM ke pasar yang lebih luas bahkan hingga go global.

Salah satunya di sektor kriya dan home decor, fungsi agregator menjadi pendukung UMKM di sektor tersebut sangat diperlukan agar produk UMKM dapat diterima di pasar mancanegara. Namun sayang, selama ini keberadaan agregator khususnya untuk kriya dan home decor masih belum optimal.

Suzana Teten Masduki mewakili Bidang Pendanaan Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) mengatakan, sektor kriya menjadi salah satu pilar perekonomian nasional yang bertahan dan menjadi penopang termasuk saat pandemi COVID-19. Sektor kriya juga merupakan sektor padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dan cenderung memiliki potensi kemudahan bahan baku karena Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat besar di tanah air.

Agregator Diharapkan Mampu Perluas Pasar Kriya dan Home Decor Hingga Go Global

“Maka penting bagi agregator untuk mendukung bisnis model UMKM kriya. Hari ini kita berdiskusi mengenai fungsi agregator, bagaimana men-scale-up UMKM kriya agar terus tumbuh,” kata Suzana dalam talkshow bertajuk ‘Scale-up Usaha Kriya Memanfaatkan Agregator’ pada event Kriyanusa di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (15/9).

Ia menekankan, tugas dan fungsi lembaga pemerintah serta beberapa agregator berperan besar dalam menunjang UMKM naik kelas. Namun di sisi lain pelaksaan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang mewajibkan kementerian/lembaga/pemerintah daerah (K/L/PD) mengalokasikan sedikitnya 40 persen anggaran belanja untuk produk UMKM belum sepenuhnya dioptimalkan. Oleh karena itu, peran agregator sangat penting untuk mendukung implementasi aturan tersebut.

Bagi UMKM sendiri, penting juga dalam menjaga kualitas produksi. Bahkan, bukan hanya kualitas yang menjadi problem dasar UMKM di banyak sektor, tapi juga kuantitas dan kapasitas. “Ketika kualitas sudah terstandardisasi agar bisa diterima pasar domestik dan global, dari sisi kuantitas juga harus mampu memenuhi permintaan. Sebaliknya jika kapasitasnya ada, kualitas jangan sampai kurang,” ujar Suzana.

Dari sisi masyarakat, semua orang juga harus aware dan memiliki kepercayaan kepada produk UMKM lokal yang menjadi kekuatan untuk perekonomian bangsa ini. “Yang saya ingin tekankan kepercayaan dan brand value UMKM kriya oleh masyarakat. Bagaimana para pelaku UMKM bisa membangun kepercayaan kepada brand lokal ini,” katanya.

Suzana menegaskan semua pihak termasuk asosiasi, agregator, dan Pemerintah harus berkolaborasi untuk memberikan kontribusi menaikkan nilai dan kualitas produk UMKM kriya.

“Saya punya data di Indonesia masih kecil sekali pemakaian kriya lokalnya, hanya 15 persen secara nasional (dari ekonomi kreatif). Padahal pasar domestik dari Aceh hingga Papua potensinya luar biasa. Banyak persoalan yang ada terkait dengan UMKM salah satunya karena kita belum bangga dengan produk kita sendiri. Seharusnya, produk UMKM jangan sampai kalah dengan produk asing,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Smesco Indonesia Wientor Rah Mada mengatakan, permintaan kriya dari pasar luar negeri terus meningkat dalam tiga tahun rata-rata sebesar 9 persen. Di ASEAN, tercatat Indonesia menempati posisi ke-3 terbesar dan di dunia industri kriya Indonesia berada di posisi ke-15, dengan posisi pertama ditempati oleh India.

“Jika Indonesia dibandingkan dengan India, sebenarnya India secara jumlah tak terpaut jauh. Di mana posisi Indonesia ke-15 mencapai 1,1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) sementara India di posisi satu di angka 4 miliar dolar AS. Artinya masih bisa kita kejar, dan memang pasar luar negeri sedang bertumbuh dengan pesat di sektor kriya,” kata Wientor.

Ia mengatakan, keunggulan sektor kriya terlihat pada narasi di balik produknya, sehingga hal ini menjadi pasar yang sangat potensial yang digarap oleh para pelaku industri kriya di Indonesia. “Seperti Du Anyam misalnya, produk yang dihasilkan UMKM punya karakter sendiri-sendiri,” katanya.

Wientor menegaskan, para pelaku UMKM Kriya harus fokus pada penciptaan inovasi produknya. UMKM tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak menjadi keahliannya kemudian untuk urusan perluasan pasar dan pembiayaan misalnya, bisa ditangani dan didampingi oleh agregator.

Seperti misalnya terkait logistik yang selama ini menjadi hambatan para pelaku UMKM kriya yang ingin melakukan ekspor. Pemerintah terus mengupayakan solusi agar logistik menjadi lebih murah yakni dengan memusatkan logistik di kawasan timur Indonesia, sehingga harga produk bisa lebih bersaing.

Di Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) juga dikembangkan program agregator melalui factory sharing hingga pembiayaan KUR Klaster yang melibatkan agregator untuk mendampingi UMKM. Hal ini diharapkan mampu memudahkan UMKM dari sisi pembiayaan, proses produksi, hingga akses pasar.

Co-Founder Krealogi dan Du Anyam Hanna Keraf menuturkan, dari sisi kreativitas dan SDA, UMKM kriya Indonesia tak diragukan lagi. Hadirnya Du Anyam, juga mencerminkan potensi perempuan di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang apabila diarahkan ternyata mendatangkan nilai ekonomi yang tinggi, padahal sebagian besar dari mereka telah memiliki keahlian menganyam sejak kecil.

“Ke depan kita harus mampu membawa potensi kearifan lokal ini menjadi sumber ekonomi yang terus berkembang yang menjadi bargaining position bagi produk UMKM sehingga pasarnya menjadi semakin besar dan luas,” katanya.

Lantas Hanna pun menekankan dua permasalahan utama yang selama ini dihadapi para pelaku UMKM kriya yakni dari sisi produktivitas dan logistik. Di mana kontinyuitas produksi para pelaku UMKM harus terus tersedia secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pasar, dengan tetap mengedepankan kualitas produk. “Kuantitas, kualitas, dan time to deliver yang tepat menjadi tiga faktor utama yang harus dimiliki oleh para pelaku UMKM kriya,” ujarnya.

Selain itu biaya logistik yang mahal, juga menjadi hal yang dipertimbangkan untuk bisa melakukan ekspansi produk dalam menangkap segmen pasar yang tepat. Untuk itu, diperlukan berbagai kebijakan serta inovasi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Biaya logistik yang kami kirim dari Port Larantuka ke Tanjung Priok lebih mahal dari Tanjung Priok ke Hong Kong. Hal ini jelas menjadi kendala. Untuk itu kami mengatasinya dengan melakukan inovasi produk, sehingga produk yang dikirim bisa maksimal dari sisi bentuk dan ukuran, kontainer pun menjadi maksimal dengan harga yang ditawarkan,” kata Hanna.

Sampai sejauh ini Du Anyam fokus pada penyediaan produk kriya untuk berbagai keperluan termasuk coorporate gift, hotel, perusahaan, kelembagaan, dan pemerintah. Saat ini mereka juga menjadi agregator bagi 1.400 perajin di tiga provinsi yakni Kalimantan Selatan (Kalsel), Papua, dan NTT. Bersama dengan sister company Krealogi, Du Anyam membawahi 10.000 UMKM di hampir 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.***

Warga Rancamaya Ciawi Gagalkan Tawuran Pelajar

0

Bogordaily.net – Warga Rancamaya Ciawi berhasil menggagalkan tawuran pelajar, salah satu diantaranya ditangkap.

Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan masyarakat terhadap perilaku remaja yang terlibat dalam tawuran semakin menguat.

Akibatnya rencana duel dua kelompok pelajar itu gagal total, setelah diketahui warga.

Mereka justru berhasil ditangkap dan diamankan warga sekitar.

Pada Rabu, 13 September 2023, kelompok pelajar dari sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berencana terlibat tawuran di daerah Rancamaya, Ciawi, Bogor.

Warga setempat yang merasa resah dengan seringnya kejadian serupa, berhasil mencegah tawuran yang hendak dilakukan tersebut.

Kejadian ini menyita perhatian banyak orang, dan masyarakat meminta agar informasi ini disebarkan agar kesadaran akan keamanan dan ketertiban masyarakat semakin meningkat.

Reaksi Warga dan Penangkapan Remaja Berseragam

Dalam video yang diterima oleh @bogirdailynews, terlihat seorang remaja yang mengenakan seragam sekolah ditangkap oleh sejumlah warga yang bahu-membahu berusaha mencegah tawuran tersebut.

Ratusan orang berkumpul di sekitar lokasi, suasana pun jadi gaduh mirip saat penangkapan maling.

Warga yang bertindak cepat berhasil mengamankan salah satu pelajar yang terlibat dalam rencana tawuran tersebut.

Meskipun belum diketahui asal sekolah pelajar tersebut, namun penangkapan ini menciptakan kehebohan di tengah masyarakat setempat.

Masyarakat berharap agar tindakan tegas seperti ini dapat memberikan efek jera kepada para pelaku tawuran dan mendorong kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.***

Kebakaran Hebat di Kedung Halang Bogor, Gudang Kontraktor Proyek OCBD Ludes

0

Bogordaily.net Kebakaran melalap sebuah bangunan gudang kontraktor proyek OCBD di kawasan OCBD Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Jumat (15/9) sore.

Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menghanguskan seluruh struktur bangunan.

Bangunan tersebut menjadi incaran jilatan api karena banyaknya material mudah terbakar yang tersimpan di dalamnya.

Informasi yang dihimpun, kebakaran di Kedung Halang Kota Bogor itu terjadi begitu cepat. Awalnya ada percikan api dari bangunan semi permanen alias bedeng.

Bedeng itu adalah salah satu bangunan yang ada di dalam kawasan proyek itu.

Api kemudian membakar area lain dan terus merembet ke area lain dan akhirnya membesar.

Upaya pemadaman dilakukan dengan mobil damkar sebanyak 4 unit yang dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Samson Purba, menyampaikan dugaan sementara terkait penyebab kebakaran ini.

Menurutnya, kejadian tersebut diduga akibat arus pendek listrik yang tak terduga, menciptakan kobaran api yang membesar dengan cepat.

“Apinya bermula dari snginan bedeng lalu merambat ke gudang,” ujarnya.

Menurutnya, gudang yang terbakar itu berisi berbagai macam kebutuhan proyek seperti cat serba barang-barang kebutuhan lainnya.

Kerugiannya sendiri belum bisa diketahui karena masih dalam tahap evaluasi.

Ia menjelaskan dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa.

“Dugaan sementara karena listrik dari rumah bedeng,” katanya.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkapkan seluruh detail kronologis kejadian ini.***

Menumbuhkan Jiwa Kolaborasi Mahasiswa Untuk Lingkungan Harmonis, IUQI Bogor Gelar Masa Ta’aruf

0

Bogordaily.net Institut Umml Quro Al-Islami (IUQI) Bogor menyelenggarakan Masa Ta’aruf (MASTA) 2023. Acara ini dihadiri oleh 580 mahasiswa baru tahun akademik 2023/2024.

Dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Kolaborasi Mahasiswa IUQI Bogor untuk Mewujudkan Lingkungan yang Harmonis,” masa ta’aruf ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan yang mendalam kepada mahasiswa baru tentang IUQI Bogor.

Rektor IUQI Bogor. Dr. Saiful Falah mengungkapkan, bahwa kepercayaan masyarakat pada IUQI Bogor dan komitmen lembaga untuk terus berkembang dalam semua aspek.

“Momentum MASTA 2023 diharapkan dapat membentuk paradigma baru bagi mahasiswa baru IUQI Bogor yang berlandaskan prinsip “ahlusunah wal jamaah dengan motto Ilmu, Moral, Amal, dan Nasionalisme (IMAN),” kata Dr. Saiful Falah, Jum’at 15 September 2023.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan,
Azwar Anas, M.Pd.I., mengatakan, pentingnya transformasi mahasiswa melalui MASTA 2023.

“Saya mengajak mahasiswa untuk mengenali diri sendiri, menetapkan tujuan, dan membangun jaringan untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ucapnya.

Ketua Panitia MASTA 2023, Sadam Aditya menyampaikan, kegiatan MASTA 2023 ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa baru tentang IUQI Bogor.

Senada dengan Sadam, Wilda Fitriya, Wakil BEM IUQI Bogor, menyoroti prestasi IUQI yang telah mencetak lebih dari 700 alumni yang sukses berkiprah di masyarakat.

“Saya mengingatkan mahasiswa baru untuk berkomitmen pada perubahan sejak awal masa studi mereka di IUQI Bogor,” ucapnya.

Ketua MPM IUQI, Fajar menambah peran mahasiswa sebagai “Agent of Change” dan pentingnya inovasi serta prestasi di era globalisasi saat ini.

“Saya mendorong mahasiswa untuk bersama-sama menciptakan perubahan, terutama di IUQI Bogor,” katanya.***

Ibnu Galansa