Wednesday, 29 April 2026
Home Blog Page 3028

1000 Tanaman Program Green Hotel, Siap Hijaukan Bogor Valley

0

Bogordaily.net – Bogor Valley Hotel berkolaborasi dengan Minaqu Indonesia untuk mewujudkan program Green Hotel, pada Selasa 2 Mei 2023.

Acara tersebut sekaligus penanda tanganan MoU antara General Manager, Ali Hidayat dengan Direktur Minaqu Indonesia, Yasmin Sanad yang disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

General Manager (GM) Bogor Valley Hotel, Ali Hidayat menyampaikan, bahwa Bogor Valley Hotel adalah Hotel yang memulai gebrakan Green Hotel untuk mengurangi polusi serta global warming.

“Pot-pot tanaman akan di distribusikan ke seluruh area hotel, baik di kamar, public area seperti lobby, meeting room, restaurant juga Kpodjok kopi Daeng,” kata Ali Hidayat.

Apalagi, kata Ali, Bogor dikenal sebagai tempat wisata hijaunya.

Baca juga : Satreskrim Polresta Bogor Kota Bekuk Dua Pelaku Perdagangan Orang

“Target saya juga untuk menyebarkan kepada hotel-hotel lain di Bogor juga Indonesia agar menjadikan Green Hotel karena sebagai industri pariwisata seharusnya mendukung penuh terhadap green tourism,” ungkapnya.

Ali Hidayat menyampaikan, saat ini Bogor Valley Hotel juga mengadakan Food Festival setiap Rabu dengan harga Rp100 ribu nett/pax.

Harga tersebut sudah all you can eat dengan menu bulan tematik Nusantara, selain itu juga ada promo kamar “Long Weekend Package” Paket tersebut berlaku selama bulan Mei 2023 dengan harga Rp850 ribu nett.

“Harga yang sangat menarik karena dengan harga tersebut sudah termasuk untuk menginap 3 hari 2 malam, sarapan pagi untuk 2 orang serta mendapatkan Free parking,” ucapnya.

Sementara itu, Marcomm Executive Bogor Valley Hotel, Eva Apryanty berharap, dengan awal 1000 pot tanaman dari Minaqu Indonesia ini memberikan manfaat yang terbaik untuk Bogor valley Hotel.

“Bukan hanya mempercantik area hotel tetapi juga menjadikan kawasan yang asri,” katanya. (Ibnu Galansa)

Satreskrim Polresta Bogor Kota Bekuk Dua Pelaku Perdagangan Orang

0

Bogordaily.net – Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil membekuk dua pelaku penculikan serta perdagangan orang di bawah umur, Selasa 2 Mei 2023.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila menjelaskan, pengungkapan ini berhasil di ungkap dari adanya laporan dari EH.

Korban anak VA (15 tahun) pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orang tua dijemput oleh temanya ke salah satu Villa di Cipayung.

Selanjutnya, korban dijemput oleh laki-laki yang baru ia kenal yang bernama AIDID dan membawa korban ke rumahnya menginap sampai hari Rabu tanggal 26 April 2023.

“Tengah malam korban kembali janjian dengan laki-laki yang berinisial P dan berangkat ke salah satu Vila di Cipayung Bogor,” kata Kompol Rizka Fadhila dalam keterangannya, Selasa, 2 Mei 2023.

Di sana, lanjut Kompol Rizka, korban dan temanya meminum-minuman alkohol jenis ciu.

Sekitar pukul 06.00 WIB, korban janjian kembali dengan laki-laki yang berinisial A dan dibawanya ke rumahnya di daerah Taman Wisata Bogor.

Modus Pelaku

“Sekitar pukul 13.00 WIB korban janjian ketemuan dengan AL (terlapor) yang ia kenal dari Facebook satu bulan yang lalu dan sudah komunikasi lewat WhatsApp,” jelasnya.

Kemudian, AL menawarkan korban untuk kerja open BO dengan iming-iming gaji Rp3 juta perminggu dan kebutuhan ditanggung.

Baca juga : Penutupan Jalan Otista, Bima Arya: Warga Harus Menyesuaikan Rekayasa Lalu Lintas

Setelah bertemu, korban sempat dibawa pelaku ke Pelabuhan dan pada Kamis pulang kembali ke kosan pelaku.

“Di kosan korban bertemu dengan MS alias Aming (Terlapor) dan pada Jumat tanggal 28 April 2023. Terlapor membawa korban ke Hotel RedDoorz Air Mancur,” ucapnya.

Di sana ternyata pelaku sudah mendapatkan dua pria hidung belang dengan harga Rp250 ribu perorang. Uang tersebut diberikan ke pelaku dan habis untuk makan serta sewa hotel.

Atas kejadian itu, korban lantas melaporkan apa yang dialaminya ke Polresta Bogor Kota pada 29 April 2023.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk korban, polisi berhasil mengamankan dua pelaku, yakni MS (25) dan AL (20).

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 76F Jo 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Ibnu Galansa)

Hardiknas 2023, RR : Diperlukan Pendidikan yang Memanusiakan Manusia

0

Bogordaily.net – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari ini Selasa, 2 Mei 2023 adalah merupakan hari peringatan yang sangat penting dan bersejarah bagi bangsa dan negara kita.

Situasi dan kondisi bangsa negara kita saat ini tidak bisa lepas dari dunia pendidikan.

Terkait dengan Hardiknas yang jatuh pada hari ini, Selasa, 1 Mei 2023, redaksi melalui pesan WhatsApp meminta pandangan tokoh yang juga ekonom senior, Dr. Rizal Ramli.

Menurut Mantan Menko Ekonomi, bahwa saat ini kita memerlukan pendidikan yang membebaskan manusia Indonesia dari kemiskinan dan ketergantungan struktural yang
membuat manusia lebih manusiawi, bermaanfat untuk diri, keluarga dan bangsanya.

Kita ketahui bahwa kondisi saat ini banyak persoalan yang merugikan kehidupan rakyat dan negara.

Hal ini terjadi akibat moral para oknum pejabat negara yang hanya mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya ketimbang keperluan bangsa dan negaranya.

Baca juga : Awali Perkuliahan, UIKA Bogor Upacara Hardiknas ke-64

Praktek tidak memanusiakan manusia saat ini kerap terjadi, salah satunya adalah praktek penyimpangan, kekuasaan dan praktek korupsi.

Penyimpangan kekuasaan dan korupsi adalah salah satu praktek yang paling dominan dan merugikan bangsa saat ini, yang dilakukan oleh oknum penyelenggara negara. Disamping itu praktek penyelewengan keadilan dan penegakan hukum.

Pentingnya Pendidikan

Dalam berbagai hal, Dr. Rizal Ramli (RR) selalu mengingatkan betapa pentingnya pendidikan menuju kehidupan bangsa dan negara yang lebih baik, sejahtera yang berdasarkan pada aturan konstitusi negara.

Hal itu telah dilakukan RR saat ia dipercaya negara untuk mengatasi berbagai persoalan penyimpangan penggunaan anggaran negara dan upaya peningkatan ekonomi nasional.

Salah satu contoh, ketika RR berhasil menekan aksi para koruptor, khususnya di lingkungan Badan Urusan Logistik (BULOG) diawal reformasi yang tengah hadapi krisis multi dimensi bangsa kita saat itu.

Dari fakta jejak rekam digital, RR mampu realisasikan amanah Presiden saat itu (Gus Dur, Megawati Soekarno Putri) untuk perbaikan ekonomi nasional, salah satunya meningkatkan kesejahteraan Petani, UMKM, dan penyelamatan ekonomi rakyat.

Karena itu RR bersama Pemerintah saat itu berhasil melewati berbagai persoalan bangsa dari keterpurukan yang lebih dalam.***

Laporan Kinerja DPRD Kota Bogor 2023

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor resmi menutup masa sidang ke-2 tahun sidang 2023 pada rapat Paripurna, Jumat, 28 April 2023.

Penutupan ini dibarengi dengan laporan kinerja DPRD sejak Januari hingga April 2023 dan laporan Reses yang telah dilakukan oleh seluruh anggota DPRD Kota Bogor pada masa sidang ke-2.

Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, M. Rusli Prihatevy, menyampaikan, dalam menjalankan peran legislasi, DPRD Kota Bogor telah melakukan pembahasan penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) masa sidang ke-2 sebanyak enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Adapun rinciannya berupa Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Raperda tentang Rencana Induk Utilitas Kota, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor, Raperda tentang Perlindungan Lansia, Raperda tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Raperda tentang Keadilan Restoratif.

Sedangkan, untuk Raperda lanjutan dari tahun 2022 terdapat empat Raperda yang masih dilakukan pembahasan, yakni Raperda tentang Perlindungan Masyarakat dari Dampak Pinjaman Ilegal, Raperda tentang Penyelenggaraan Transportasi, Raperda tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Sunda dan Raperda tentang Pendidikan Wawawasan Kebangsaan.

Laporan Kinerja DPRD Kota Bogor 2023

“Adapun Raperda yang telah di sahkan pada masa sidang kedua tahun 2023 ini yaitu, Raperda tentang Kota Bogor Ramah Hak Asasi Manusia, dan Raperda lainnya sedang dalam proses Fasilitasi Gubernur Jawa Barat,” jelas Rusli.

Lebih lanjut, Rusli menerangkan pada masa sidang ke-2 tahun sidang 2023, DPRD Kota Bogor sudah melakukan sosialisasi Raperda yang dilaksanakan oleh Komisi-komisi sebagai inisiasi dari Badan Pembentukan Perda.

Sosialisasi Raperda dilaksanakan kali pada tanggal 13-14 Maret 2023 terkait Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia dan tanggal 17-18 April 2023 terkait Raperda Fasilitasi Pelayanan Jemaah Haji.

“Sosialisai ini kami lakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk menyempurnakan pembentukan draft Raperda yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Pelaksanaan Fungsi Anggaran

Sebagai pelaksana fungsi anggaran, Rusli menyampaikan DPRD Kota Bogor melalui Badan Anggaran melakukan fokus pembahasan terhadap isu penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD, penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD), penganggaran dana cadangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pengawasan penggunaan APBD 2023.

“Dengan meningkatnya APBD 2023 Kota Bogor menjadi Rp3,1 triliun, kami berharap penggunaannya sesuai dengan RPJMD agar mampu menyelesaikan visi dan misi Wali Kota Bogor,” kata Rusli.

Pelaksanaan Fungsi Pengawasan

Dalam melaksanakan fungsi pengawasan selama masa sidang ke-2, DPRD Kota Bogor telah melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan komisi-komisi yang ada di DPRD Kota Bogor.

Komisi I DPRD Kota Bogor, fokus melakukan pembahasan terhadap isu kegiatan Pemerintah Daerah Kota Bogor dalam memberikan dana hibah kepada Partai Politik yang naik pada Tahun Anggaran 2023, Pengawasan peredaran minuman keras (minol), Pengawasan Tempat Hiburan Malam (THM) dan semua perizinan tempat usaha di kota bogor, dan Komisi I mendorong bagaimana penyerapan anggaran mitra kerja komisi I dapat di maksimalkan pada penyerapan anggaran 2023.

“Selain itu Komisi I menerima Aspirasi dari Pemilik dan Supir Angkutan Umum terkait pemberlakuan tarif Bis Kita, pengkajian ulang Umur Trayek, Penolakan Perubahan rute Trayek, serta ingin lebih dilibatkan dalam kebijakan menyangkut Angkutan Kota di Kota Bogor,” jelas Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono.

Komisi II DPRD Kota Bogor, selama masa sidang ke-2 telah melakukan rapat kerja dan memberikan rekomendasi berupa perlunya pembinaan dan evaluasi terhadap BUMD Kota Bogor, karena perlu dikaji kembali berdasarkan hasil pendapatan serta tingkat likuditas perusahaan masih minim, serta Pendapatan masih tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Lalu, terkait UMKM dan IKM, Komisi II mendorong Pemerintah Kota Bogor perlu fokus pada program-program dan kegiatan yang dapat membangkitkan sektor perekonomian secara langsung yang ditunjang oleh sektor sekunder. Sekaligus fokus pada program yang dapat meningkatkan kompetensi SDM dan usaha dari sektor sektor tersebut.

“Penguatan perlu dilakukan pada kegiatan yang bertujuan memperkuat UMKM dan IKM melalui berbagai macam pelatihan peningkatan kompetensi sesuai dengan amanat Perda yang sudah ditetapkan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan.

Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan pembahasan khusus bidang pembangunan. Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Komisi III DPRD Kota Bogor telah melakukan rapat kerja dengan dinas-dinas terkait guna melakukan evaluasi kinerja tahun anggaran 2022.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengoptimalkan pengawasan kinerja Dinas khususnya terhadap pembangunan yang masih berlanjut di tahun 2023.

Selain pemanggilan terhadap Dinas-dinas, Komisi III juga menyikapi beberapa pembangunan yang mangkrak akibat ulah pengembang seperti yang terjadi pada apartemen Gardenia Bogor.

Para konsumen menyampaikan aspirasi kepada Komisi III dan meminta bantuan untuk memfasilitas hal tersebut.

“Selain Apartemen Gardenia, ada juga aspirasi yang disampaikan oleh Pemilik Apartemen Bogor Valley. Berdasarkan aspirasi yang disampaikan oleh pemilik apartemen, secara umum permasalahan ada di pengaturan manajemen pengelolaan apartemen, di mana para
penghuni dibuat tidak betah untuk tinggal disana dan para pemilik menuntut untuk pergantian pengelolaan dari manajemen yang sekarang. Komisi III juga sudah memanggil Dinas Perumkin Kota Bogor untuk lebih mengawasi Apartemen Bogor Valley tersebut,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin.

Komisi IV DPRD Kota Bogor, dalam menyampaikan laporan kinerja pengawasan, membagi bidang pengawasan menjadi empat bagian.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri menjelaskan untuk bidang pendidikan, Komisi IV DPRD Kota Bogor menyoroti daya tampung Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah Menengah Umum masih jauh dari cukup untuk peserta didik yang memiliki hak untuk mendapat pendidikan.

Hal ini menjadi perhatian serius Komisi IV, mengingat Pendidikan mendapat anggaran sebesar 20 persen dari APBD sesuai dengan Amanah Undang-Undang.

“Komisi IV Juga menyoroti tawuran dan tindakan kriminal yang dilakukan oleh pelajar tingkat SLTA, Kembali terjadi peristiwa kriminal yang menyebabkan satu orang pelajar meninggal dunia pelakunya juga oknum pelajar. Hal ini menjadi perhatian penting dari komisi IV, akan tetapi komisi IV dan Pemerintah Kota Bogor tidak dapat berbuat banyak mengingat kewenangan termasuk anggaran Pendidikan di tingkat SMU berada di Pemerintahan Provinsi,” tegas pria yang akrab disapa ASB.

Komisi IV DPRD Kota Bogor juga telah mengumpulkan Kasi Kemas dari 68 Kelurahan dan 6 Kecamatan se-Kota Bogor untuk mengetahui permasalahan yang terjadi terkait bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan dan berhak.

Baca juga : DPRD Sahkan Perda Kota Bogor Ramah HAM, Ini Isinya

Begitupun LPM Se-Kota Bogor ikut diajak bertukar pikiran agar permasalahan dan juga pemecahan masalah terkait bantuan sosial dapat dipecahkan bersama.

“Terkait bantuan sosial yang merupakan hak dari warga kurang beruntung dan kewajiban dari Pemerintah Daerah Kota Bogor juga menjadi perhatian khusus,” terang ASB.

Masukan Pimpinan DPRD

Selama masa sidang ke-2, pimpinan DPRD Kota Bogor telah menerima banyak aspirasi dan fokus pembahasan terhadap banyak hal.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan pimpinan DPRD Kota Bogor memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Bogor yang diantaranya adalah terkait infrastruktur, Pimpinan DPRD mendorong agar pemerintah Kota Bogor memprioritaskan perbaikan jalan-jalan yang rusak yang saat hujan deras tidak bisa dilintasi warga karena selalu terendam banjir di wilayah-wilayah dan tidak hanya perbaikan di pusat kota saja.

Pengajuan pembangunan yang tidak terakomodir meski berulangkali diajukan, Pimpinan DPRD Kota Bogor mengingatkan Pemkot Bogor bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017, di dalam Musrenbang tidak hanya membicarakan soal perencanaan dan pengendalian saja tetapi ada pula evaluasi yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Pimpinan DPRD Kota Bogor mendorong kecamatan dapat menangkap usulan dari Musrenbang kelurahan yang berkali-kali sudah diusulkan tapi belum pernah mendapatkan alokasi dan ini tentunya menjadi prioritas dari Pemrintah Kota Bogor,” jelas JM.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa JM menyampaikan pemetaan wilayah rawan bencana di Kota Bogor mendesak dilakukan.

Hal ini mengacu pada bencana longsor yang terjadi di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

“Sehingga pimpinan DPRD Kota Bogor menilai longsor di Kelurahan Empang menjadi pengingat Pemkot dan DPRD Kota Bogor, sebagai pemangku kebijakan, eksekutif dan legislatif harus mengambil langkah pencegahan lebih dini dengan melakukan pemetaan daerah rawan bencana sesuai dengan kontur kemiringan,” terang JM.

Terkait kebutuhan atas unit sekolah baru juga menjadi perhatian Pimpinan DPRD yang sudah menjadi kebutuhan yang urgensi bagi warga sekitar Kota Bogor terutama warga di wilayah yang sulit bersekolah negeri di sekitar pusat Kota, DPRD mendorong agar pemerintah Kota Bogor dapat mendata dan mengkaji Kebutuhan sekolah Baru tersebut.

Untuk diketahui, pimpinan DPRD Kota Bogor juga sudah menindaklanjuti aksi unjuk rasa dari Aliansi BEM Se-Bogor terkait penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja lebih dari 200 orang pada tanggal 3 April 2023, dengan menyampaikan aspirasi tersebut ke DPR RI dan Presiden Republik Indonesia.

Laporan Reses

Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, pada rapat paripurna ini membacakan laporan reses yang sudah dilakukan oleh seluruh anggota DPRD Kota Bogor selama masa sidang ke-2 tahun sidang 2023.

Dalam laporannya, Dadang menyebutkan terdapat ratusan pengajuan dan aspirasi yang masuk ke DPRD Kota Bogor terkait perbaikan saluran air dan turap, perbaikan jalan, pembangunan infrastruktur dan lain-lain.

“Kami berharap bahwa Kompilasi Hasil Reses Kedua Tahun Sidang 2023 ini dapat dijadikan bahan dalam menentukan perencanaan pembangunan di Kota Bogor dengan memperhatikan skala prioritas pembangunan di Kota Bogor,” ujar Dadang.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder Kota Bogor yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Kota Bogor dengan menyampaikan aspirasinya selama digelarnya reses.

“Pada kesempatan ini, perkenankanlah kami atas nama seluruh Anggota DPRD Kota Bogor mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bogor dan Sekretaris Daerah Kota Bogor beserta Jajaran Pemerintah Kota Bogor, khususnya Para Camat dan Para Lurah, LPM beserta RW dan RT serta Tokoh Masyarakat dan Sekretariat DPRD Kota Bogor yang telah membantu terselenggaranya kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Bogor, dan umumnya kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Bogor yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Kota Bogor,” tutupnya.***

Kisah Wanita Sekolahkan 12 Anak Berkat Holding Ultra Mikro

Bogordaily.net – Kisah seorang wanita sukses menyekolahkan anak-anaknya berkat Holding Ultra Mikro. Wanita bernama Sabariah (49) asal Makassar, Sulawesi Selatan menggunakan akses permodalan Holding Ultra Mikro yang dibentuk BRI.

Sabariah menilai salah satu hal utama dalam hidup adalah kepedulian terhadap sesama. Berkat akses permodalan Holding Ultra Mikro yang dibentuk BRI, ia berhasil mengembangkan ekonomi keluarga dan menyekolahkan tiga anak kandung serta sembilan anak angkatnya.

Sabariah merupakan nasabah PNM Mekaar yang menjadi pengusaha warung kopi. Ia adalah warga Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Makassar, Sulawesi Selatan. Ia memiliki usaha warung kopi yang buka 24 jam di Jalan Dr. Sam Ratulangi, Makassar.

Sabariah mengatakan, sebelum mendapat pinjaman PNM Mekaar usaha warung kopi miliknya sering kali mengalami jatuh bangun. Maklum, Sabariah adalah ibu tunggal yang mengurus 12 anak yang kebutuhan ekonominya sangat besar.

Mekaar merupakan kependekan dari Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera. Permodalan tersebut berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro untuk membuka ataupun mengembangkan usaha.

BRI - Holding Ultra Mikro (1)
Sabariah (49) wanita asal Makassar, Sulawesi Selatan menggunakan akses permodalan Holding Ultra Mikro yang dibentuk BRI.(Humas BRI/Bogordaily.net)

Pada 2017, Sabariah mengakses permodalan dari PNM. Ia mengaku saat dirinya butuh modal memperkuat usaha warung kopi, ada tenaga pemasar PNM mencari nasabah di komplek perumahan tempatnya tinggal.

Ketika ditawari kredit, awalnya Sabariah ragu sebab takut bunga pinjamannya tinggi. Namun, pemasar PNM meyakinkannya bahwa bunga ringan dan cocok untuk skala usaha seperti warung kopi yang dimiliki Sabariah.

Sabariah saat ini tergabung dalam kelompok Mekaar Mappanyukki 01, Makassar. Ia mengakui, modal yang didapat dia gunakan sepenuhnya untuk mengelola warung kopi miliknya. Awal pinjaman hanya Rp2 juta dan kemudian plafon pinjaman meningkat secara bertahap.

Plafon kreditnya berlanjut menjadi Rp3 juta, kemudian Rp5 juta dan sekarang sudah menjadi Rp9 juta. Karena kegigihannya dalam mengembangkan usaha dan disiplin saat membayar cicilan, Sabariah pernah terpilih menjadi nasabah terbaik.

Ketika usahanya semakin kuat, ekonomi keluarga Sabariah semakin stabil. Bahkan ia menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Alhamdulillah dengan modal yang saya pakai di warkop (warung kopi) saya bisa sekolahkan anak sampai kuliah. Saya di kelompok PNM Mekaar sebagai Ketua Sub. Saya juga rangkul warga-warga di lingkungan saya supaya mengikuti jejak saya,” ujar Sabariah.

Keberhasilan itu juga menurutnya tak terlepas dari bunga ringan yang diberikan. Selain itu, petugas PNM seringkali memberi motivasi dengan pemberian hadiah tak terduga bagi nasabah terbaik.

Ia menuturkan, selain mengangkat ekonomi masyarakat melalui akses permodalan, juga menghindarkan pelaku usaha di tataran bawah dari jerat rentenir.

Diberdayakan oleh Holding UMi

Dengan usahanya yang kian mapan, Sabariah ditawari dan sudah menjadi AgenBRILink Mekaar serta sedang berproses menjadi Mitra UMi (Ultra Mikro). Seperti diketahui, pada September 2021 pemerintah melalui Kementerian BUMN membentuk Holding UMi untuk memperkuat ekosistem usaha ultra mikro nasional.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjadi induk holding pemberdaya ekonomi kerakyatan, sedangkan PNM dan Pegadaian menjadi entitas dalam holding itu. Sabariah menjadi salah satu ibu yang merasakan langsung manfaat Holding Ultra Mikro.

“Setelah jadi AgenBRILink saya berharap perekonomian keluarga semakin baik. Semakin meningkat. Saya ingin semakin membantu orang dalam transaksi keuangan. Karena ini akan semakin meringankan dan memudahkan dalam membantu kelancaran,” kata Sabariah.

Ia memiliki harapan, ketika ekonominya semakin meningkat, dia bisa mencukupi kebutuhan ke-12 anaknya. Menurut Sabariah, anak angkatnya ada yang diambil dari keluarga jauh di Toraja. Ada pula anak dari kakaknya dan tetangga di rumah.

Anak angkat Sabariah yang tertua adalah kelahiran 1991. Sedangkan anak kandungnya yang sulung lahir pada 1993. Adapun anak angkat termuda kelahiran 1997.

“Mereka semua bersamaan sekolah, pernah SMA sampai 4 orang beda sekolah tetapi saya tetap tegar menyekolahkan mereka sampai selesai. Ada rasa simpati ingin menyekolahkan mereka. Karena saya pikir mereka semua mampu di sekolahnya, nilainya bagus, tapi terbentur biaya,” jelasnya.

Ia pun memiliki harapan terhadap Holding UMi agar kedepan dengan pembinaan dan pemberdayaan yang dilakukan dapat membuatnya usahanya semakin baik dan makin sukses. Selain itu ia juga berharap masyarakat terhindar dari rentenir.

Sementara itu terkait dengan Holding UMi tersebut, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa keberadaan Holding UMi sejalan dengan visi BRI untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion”, strategi pertumbuhan BRI Group ke depan adalah dengan mendorong nasabah eksisting naik kelas secara sistematis dan memperbesar customer base dengan mencari sumber-sumber pertumbuhan baru.

Sunarso menjelaskan ekosistem ultra mikro yang dibangun berdasarkan sinergi model bisnis BRI, Pegadaian, dan PNM akan mampu memberikan journey layanan keuangan yang terintegrasi bagi pelaku usaha di segmen tersebut.

“Journey-nya dimulai dengan fase empower dimana PNM melalui model bisnis Group Lending-nya memberikan program pemberdayaan kepada nasabah yang unfeasible dan unbanked untuk menjadi pengusaha ultra mikro yang lebih independent,” ujar Sunarso.

Selanjutnya, pada fase integrate, menurut Sunarso saat nasabah PNM sudah menjadi feasible dengan kapasitas bisnis yang meningkat, dapat ditawarkan produk Ultra Mikro BRI dan Pegadaian.

“Tujuan akhir dari integrated journey dalam Ekosistem Ultra Mikro ini adalah fase upgrade, dimana nasabah UMi telah berkembang menjadi pengusaha dengan kapasitas bisnis yang lebih matang dan siap naik kelas ke segmen Mikro,” jelasnya.

Sunarso berharap sinergi antara BRI, Pegadaian dan PNM dapat membawa dampak positif bagi pemulihan perekonomian Indonesia dan utamanya dalam peningkatan kesejahteraan pelaku usaha UMi dan masyarakat UMi pada umumnya.

“Sejahtera masyarakat UMi adalah sejahtera untuk Indonesia,” kata Sunarso.***

 

Penutupan Jalan Otista, Simpang Plaza Kebun Raya Alami Kemacetan

0

Bogordaily.net – Penutupan Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kota Bogor mengakibatkan kemacetan di sejumlah titik seperti di Simpang Lippo Plaza Kebun Raya pada Selasa, 2 Mei 2023.

Kendaraan semula dari arah Terminal Baranangsiang masuk ke Jalan Otista kini diluruskan menuju arah Simpang RS Siloam yang kini menjadi dua arah.

Terlihat antrian kendaraan di sejumlah titik seperti di simpang Lippo Kebun Raya, simpang Pangrango hingga Lampu merah Plaza Jambu Dua.

Rekayasa Lalin

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria mengatakan, pihaknya akan melakukan antisipasi evaluasi pada jalur tersebut dengan melakukan rekayasa arus lalu lintas.

Baca juga : Penutupan Jalan Otista, Bima Arya: Warga Harus Menyesuaikan Rekayasa Lalu Lintas

“Ada beberapa yang kami hindari salahsatunya titik (Hotel) Amaris. Yang biasanya masyarakat melalui dari Jalan Jalak Harupat bisa tekuk kanan ke Amaris, nantinya pada jam jam tertentu kami akan alihkan ke arah Taman Kencana,” ujar Kompol Galih kepada wartawan, Selasa 2 Mei 2023.

Kompol Galih menambahkan, pihaknya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor gencar mensosialisasi ke para pengendara di titik-titik arus lalu lintas yang terbilang padat.

“Memang kita masih terus sosialisasikan khususnya untuk rute-rute angkot. Nanti saya minta Kadishub untuk mensosialisasikan untuk pengalihan-pengalihan angkot. Mudah-mudahan dua sampai tiga hari ke depan masyarakat bisa menyesuaikan sehingga masyarakat paham untuk bergerak ke arah mana,” katanya. (Ibnu Galansa)

Cara Lihat Kata Sandi WiFi di Android dan IOS, Mudah Banget

0

Bogordaily.net – Cara lihat kata sandi wifi di Android dan IOS dengan sekali klik, dan mudah sekali dilakukan. Cek di bawah ini.

Tips ini bisa dilakukan jika kamu lupa password WiFi yang pernah terhubung di beberapa perangkat adalah salah satu kendala yang kerap ditemui oleh pengguna internet.

Apalagi jika ID WiFi yang terhubung berbeda-beda karena bergantung dari lokasi mengaksesnya.

Tenang, Kamu tidak perlu khawatir lagi jika menghadapi masalah tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa cara yang bisa Kamu lakukan untuk melihat kata sandi WiFi yang sudah terhubung di berbagai perangkat.

Cara Melihat Kata Sandi WiFi di Android

Baca juga : Daftar Harga Promo Paket Jitu Internet dari IndiHome

Di sistem Android, Kamu bisa melihat kata sandi WiFi menggunakan default gateway atau nomor router. Caranya:

  • Buka menu Setting di smartphone Android
  • Klik opsi WiFi & Jaringan
  • Pilih nama WiFi yang kata sandinya ingin Kamu lihat
  • Muncul nomor router yang terdiri dari 9 digit angka, salin dan tempel nomor tersebut ke browser yang ada di smartphone
  • Nantinya, Kamu akan langsung diarahkan ke halaman khusus untuk dimintai username dan password
  • Ketik Admin pada kolom username dan password
  • Jika tidak berhasil, cek username dan kata sandi di belakang router agar bisa login
  • Kemudian klik Login dan pilih menu Advance
  • Pilih menu WLAN
  • Kamu akan menemukan kolom SSID Name, lalu pilih nama WiFi yang kata sandinya ingin dilihat
  • Scroll ke bawah sampai Kamu menemukan menu WPA preShared Key
  • Klik centang pada opsi Hide agar Kamu bisa mengetahui password WiFi tersebut

Cara Melihat Kata Sandi WiFi di iOS

Pada perangkat jenis iOS seperti iPhone atau iPad memang terbilang sulit untuk melihat sandi WiFi yang pernah terhubung. Tetapi, Kamu dapat menggunakan sistem iCloud Keychain dengan cara:

  • Masuk ke menu Setting di iPhone / iPad, lalu pilih menu iCloud
  • Setelah pengaturan iCloud terbuka, scroll layar gadget Kamu dan masuk ke menu Keychain
  • Jika statusnya Off, ubah iCloud Keychain menjadi On terlebih dahulu
  • Jika sudah, nyalakan MacBook
  • Masuk ke menu System Preferences dengan mengklik ikon iPhone
  • Pilih iCloud
  • Pilih opsi Keychain
  • Masukkan Keychain Access
  • Ketik nama WiFi yang kata sandinya ingin dilihat
  • Klik dua kali sampai terlihat menu Next Options
  • Jika sudah, klik kolom Lihat Kata Sandi untuk mengetahui password WiFi

Demikian cara lihat kata sandi Wifi di Android dan IOS.***

Penembakan Kantor MUI : 2 Staf Jadi Korban

0

Bogordaily.net – Sebanyak dua orang staff menjadi korban penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia () yang terjadi di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Selasa, 2 Mei 2023.

Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menyebutkan, terdapat dua orang yang terluka menjadi korban dalam peristiwa penembakan yang ditujukan ke kantor pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Ada staf MUI, ada dua,” ujar Asrorun, dikutip dari PMJ, Selasa, 2 Mei 2023.

Kendati demikian, Asrorun belum bisa menyampaikan terlebih dahulu terkait rangkaian peristiwa penembakan yang terjadi.

Ia juga menyebutkan dalam peristiwa tersebut terdapat satu pelaku yang terlibat dan dibekuk. Sementara untuk korban luka dua orang.

“Ini lagi proses. Nanti kita update, yang jelas ada dua. Satu kena punggungnya,” tandasnya.

2 Staff MUI Jadi Korban

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan memeriksa saksi-saksi.

 mengakibatkan staf  mengalami luka karena terkena serpihan kaca. Sedangkan staf lainnya menjadi korban terkena gesekan peluru air soft gun yang ditembaki pelaku. Dalam aksinya, pelaku menembaki pintu gedung  yang terbuat dari kaca.

“Staf kami dua orang. Staf rumah tangga. Dan kena serpihan kaca. Ada yang kena gesekan peluru,” ujar Wakil Sekjen MUI bidang Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa, Arif Fahrudin kepada wartawan dilansir dari Suara.com, Selasa, 2 Mei 2023.

Salah seorang staf MUI kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Agung, Manggarai untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan staf lainnya dimintai keterangan.

Sementara itu kaca pintu berserakan di lantai MUI. Garis polisi juga dipasang di bagian gerbang masuk gedung MUI. Petugas kepolisian bersama TNI dan aparat keamanan lainnya juga berjaga di bagian dalam gedung.

Baca juga : Pelaku Penembakan Kantor MUI Siapa? Ini Identitasnya

Polisi menemukan barang bukti berupa pistol yang diduga milik pelaku  di kantor MUI. Namun jenis dari senjata tersebut masih didalami.

“Dugaannya begitu (barang bukti pistol yang ditemukan milik pelaku),” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin.

Pelaku Penembakan Kantor MUI 

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyebut pelaku  di kantor  berinisial M, usia 60 tahun. Pelaku dipastikan bukan warga Jakarta dan diketahui memiliki KTP Lampung.

“Identitas pelaku sudah ada, inisialnya M. (Usia) Sekitar 60an. KTP Lampung,” ujar Kombes Komarudin di kantor  Pusat sebagaimana dilansir dari Suara.com, Selasa, 2 Mei 2023.

Pelaku dipastikan tewas setelah melakukan . Jenazahnya sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan diotopsi.

Menurut Kapolres dalam tas pelaku ditemukan barang-barang seperti obat-obatan buku rekening dan beberapa lembar surat-surat.***

Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan 

0

Bogordaily.net – Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan menegaskan melalui Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Bogor, hal itu diungkapkan Plt. Bupati Bogor saat memimpin Upacara Hardiknas Tahun 2023, di Lapangan Tegar Beriman, Selasa, 2 Mei 2023.

Plt. Bupati Bogor juga menyatakan, tidak hanya itu momentum Peringatan Hardiknas juga dilakukan sebagai bukti keberpihakan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap guru honorer yang telah mengabdi, mengerahkan tenaga dan pikirannya demi pembangunan pendidikan di Kabupaten Bogor.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2023 ini telah mengusulkan kepada Kemenpan-RB berkaitan dengan kebutuhan ASN dan PPPK di Kabupaten Bogor sebanyak 4.383 formasi untuk PPPK 2024 di APBD 2023.

“Sekarang sedang kita proses pembahasannya kami mohon dukungannya kepada seluruh masyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Bogor mudah-mudahan usulan kami sebanyak 4.383 ini, yang terdiri dari 2.909 tenaga pendidik, 1.426 tenaga kesehatan dan 48 jabatan teknis. Termasuk juga di dalamnya tenaga pendidik di bidang agama, harapan kita semua semoga usulan ini dapat diakomodir seluruhnya oleh Kemenpan-RB,” ungkap Plt. Bupati Bogor.

Tujuan Merdeka Belajar

Lanjut Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan menerangkan bahwa, 24 episode merdeka belajar yang sudah diluncurkan membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara yaitu pendidikan menuntut bakat, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

Baca juga : Sungai Cipamingkis Meluap, Area Wisata di Jonggol Bogor Diterjang Banjir

“Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang, karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Para kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya, sekarang dapat menggunakan data asesmen secara nasional di platform pendidikan untuk melakukan peningkatan kualitas layanan Pendidikan,” terangnya.

Iwan menyatakan, bahwa para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform merdeka belajar.

Selain itu, guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya kurikulum merdeka.

“Sejalan dengan kurikulum merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk pengembangkan karakter dan kompetensi. Seleksi masuk perguruan tinggi pun sekarang fokus kepada pengukuran literasi dan bernalar,” bebernya.

Lanjut Iwan menambahkan, transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak.

Karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama kita. Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk mengefektifkan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi. Juga setiap jengkal yang langkah berani sudah diambil.

“Mari kita semarakkan hari ini dengan semangat untuk meneruskan merdeka belajar, mendidik generasi pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter dan membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan pendidikan yang memerdekakan,” pungkasnya.***