Monday, 4 May 2026
Home Blog Page 3122

Giat Bagian Pemerintahan Kota Bogor Selama Bulan Ramadan

0

Bogordaily.net – Bagian Pemerintahan Kota Bogor banyak melakukan kegiatan selama bulan Ramadan, salah satunya penguatan koordinasi kepada aparatur wilayah.

Kepala Bagian Pemerintahan (Kabag Pem) Kota Bogor Hidayatullah menjelaskan bahwa, pihaknya terus melakukan evaluasi kinerja khususnya para Lurah di wilayah.

“Selama Ramadan ini kita terus tekankan kepada aparatur di wilayah untuk terus mengoptimalkan layanan,” kata Kabag Pem Kota Bogor Hidayatullah kepada Bogor daily.net, Selasan 11 April 2023

Mantan Camat Bogor Selatan tersebut mengatakan, evaluasi-evaluasi yang dilakukan, tentunya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Hal itu tentunya energi yang dikeluarkan dan kebijakan yang dibuat harus extra lebih ditekankan.

Baca juga : Mengenal Kabag Pem Kota Bogor, Mantan Camat Bogor Selatan Miliki Beragam Program

Hidayatullah menegaskan, jabatan Bagian Pemerintahan dan Camat, sama saja, semua tergantung bagaimana caranya untuk tetap melayani masyarakat yang utama.

Terutama, amanah terhadap apa yang diberikan oleh pimpinan yaitu Wali Kota Bogor untuk kemaslahatan warga.

“Pelayanan publik tentu harus tetap berjalan. Terutama di tengah bulan suci Ramadan ini,” jelas Hidayatullah.

Ia menegaskan, selama bulan suci Ramadan, kenyamanan warga untuk mendapatkan pelayanan harus tetap berjalan dengan baik.

Untuk ke depannya, kata Hidayatullah, pihaknya akan menekankan fungsi koordinasi, pola kerjasama di Bagian Pemerintahan bisa memberikan dampak kemajuan.

“Baik dengan pemerintah, swasta, tentu hal ini dalam upaya mengedepankan kemaslahatan masyarakat,” tutup Hidayatullah. (Muhammad Irfan Ramadan)

Muaz Minta Warga Kota Bogor Harus Punya BPJS PBI

0

Bogordaily.net – Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Ir. H. Muaz HD berbuka puasa bersama warga Kayumanis di Masjid Al Maliki, RW.01, Kayumanis, Tanah Sareal, Kota Bogor pada Jumat lalu, 7 April 2023.

“Selesai berbuka puasa dan shalat magrib berjamaah, saya menyerap aspirasi dari beberapa tokoh masyarakat,” ucapnya kepada Bogordaily.net, Selasa, 11 April 2023.

Baca juga : Selama Ramadan, Dinsos Kota Bogor Tertibkan 67 Orang Terlantar dan ODGJ

Dalam kegiatan kali ini, dia menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, salah satunya terkait BPJS. Dia mengingatkan bahwa agar semua warga Kota Bogor harus memiliki BPJS PBI.

“Bagi warga yang kurang mampu agar segera mengurus BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) ke Kelurahan dan usulan adanya wifi gratis di semua RW se-Kota Bogor,” ucapnya.

Muaz berharap, kegiatan rutin berbuka puasa ini dapat mempererat tali silahturahmi dengan masyarakat Kota Kota Bogor, khusunya warga Tanah Sareal.

“Ini menjadi kesempatan bagi kami wakil rakyat menjadi berkat bagi masyarakat di Bulan yang suci,” katanya. (Ibnu Galansa)

MES & ICMI Jalin Sinergi, Hadirkan Program Khazanah Fest untuk Gerakkan Ekonomi Umat

0

Bogordaily.net – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) bersinergi untuk menggerakkan perekonomian umat dan memajukan peradaban, melalui program Khazanah Fest, Selasa petang, 11 April 2023.

Sinergi MES dan ICMI tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditanda tangani oleh Ketua Umum MES Erick Thohir dan Ketua Umum ICMI Arif Satria.

Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir mengatakan sinergi MES dan ICMI ini menjadi langkah strategis untuk mendorong dan memajukan ekonomi umat, yang diwujudkan dalam program Khazanah Fest yang rencananya diselenggarakan di berbagai daerah di Tanah Air.

“Program ini tentunya diharapkan mendukung langkah bersama kita untuk mendukung upaya pemerintah menjaga momentum penguatan pertumbuhan ekonomi nasional dan mendorong penguatan ekonomi kerakyatan. Kolaborasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan pengusaha anggota MES dan ICMI ini harapannya mendapat dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat luas,” ujar Erick.

Senada, Arif Satria menegaskan bahwa, selaras dengan misi ICMI, pihaknya meyakini program Khazanah Fest sebagai hasil kolaborasi dengan MES, akan mampu menggerakkan perekonomian umat dan membawa kemajuan peradaban di berbagai daerah.

“Peran ICMI sebagai salah satu poros perubahan, senantiasa bertekad menjadi bagian dari solusi salah satunya melalui agenda ekonomi. Kami akan terus berinovasi dan menggerakkan perekonomian umat,” ungkapnya.

Khazanah Fest Perdana Digelar di Depok

Khazanah Fest pertama digelar di Masjid At Thohir, Tapos, Depok, selama sekitar 6 hari dan berakhir pada 15 April 2023 mendatang.

Kegiatan ini menghadirkan puluhan stand produk UKM dan setidaknya dihadiri sekitar 61.000 pengunjung.

Selain melakukan penandatanganan MoU, dalam kesempatan tersebut MES dan ICMI secara resmi juga meluncurkan platform digital Amalbox.

Baca juga : ICMI Dorong Semangat Ulul Albab di Tengah Perubahan Dunia

AmalBox merupakan platform online sesuai syariat Islam yang memudahkan masyarakat untuk beramal melalui berbagai pilihan program yang terseleksi.

Platform ini juga menggalang amal untuk mewujudkan inisiatif dan project sosial dalam ekosistem Islam.

Menurut Arif, Amalbox merupakan upaya ICMI dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam berbagai program kemanusiaan.

Selanjutnya, dalam platform Amalbox sebagai terobosan inovasi ICMI juga menyuguhkan berbagai program amal.

“Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan MES di bawah kepemimpinan Bapak Erick Thohir dalam membangun transformasi bangsa Indonesia menjadi negara maju, menjadi negara baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur,” tutup Arif.

Seusai peluncuran platform Amalbox, Arif Satria dan Erick Thohir beserta pengurus dan anggota ICMI mengikuti buka bersama dengan para jamaah Masjid At Thohir. (Gibran)

Dinsos Kota Bogor Tangani 67 Orang Terlantar dan ODGJ Selama Ramadan

0

Bogordaily.net – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor melalui Bidang Rehabilitasi Sosial mengevakuasi 67 orang selama Ramadan.

Diantaranya yakni, Pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Menurut Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Dody Wahyudin, selama Bulan Ramadhan PPKS jalanan khususnya ODGJ dan orang terlantar yang berhasil ditangani sebanyak 67 orang.

Rinciannya, 36 orang ODGJ dan 31 orang terlantar yang berhasil diangkut atau diamankan oleh Dinsos Kota Bogor.

“Untuk orang yang terlantar itu kita melakukan upaya mengembalikan ke daerah asalnya,” kata Dody kepada Bogordaily.net melalui sambungan telepon, Selasa 11 April 2023.

Baca Juga: Hadiri Bogor Ngaos Qur’an, Ini Pesan Dody Hikmawan

Dody menambahkan, untuk assessment ODGJ yang sudah sembuh, pihaknya melakukan reunifikasi.

“Jika data kependudukan nya belum ada kita komunikasikan ke Disdukcapil.
Jika ODGJ yang sudah terekam datanya di Capil, kita hubungi ke pihak keluarga nya. Kalau tidak ada keluarga, langkah berikutnya kita kirim ke panti,” jelasnya.

Banyak Oknum Mendadak jadi Pengemis Dadakan

Tak di pungkiri, selama bulan Ramadan banyak oknum yang mencari uang secara instan.

Salah satunya menjadi pengemis. Mereka yang mencari rezeki dengan cara meminta-minta.

Beredar di jalanan jadi pengemis dan meminta- kepada orang yang melintas di simpang lampu merah, dan ini terjadi di Kota Bogor.

“Semenjak memasuki Ramadan, mulai hari pertama sampai hari ini sudah banyak gepeng yang kita tertibkan,” ujarnya.

Dody menyampaikan, pengemis yang ditertibkan itu didapati di sejumlah titik simpang lampu merah di Kota Bogor.

Seperti di simpang Jambu Dua, Sukasari, Bantarjati, Empang dan simpang BORR (Bogor Outer Ring Road).

“Setelah kita data, mereka ini umumnya warga luar Kota Bogor yang datang mengemis di Kota Bogor,” ucapnya.

Dia menambahkan, setelah ditertibkan pihaknya melakukan pembinaan dan memulangkan pengemis atau orang terlantar ke daerahnya, dan meminta untuk tidak kembali lagi.

“Kami juga memberikan bantuan, edukasi, serta pembinaan kepada mereka agar tidak kembali lagi,” tutupnya.***

Ibnu Galansa

Selama Ramadan, Dinsos Kota Bogor Tertibkan 67 Orang Terlantar dan ODGJ

0

Bogordaily.net – Dinas Sosial Kota Bogor melalui Bidang Rehabilitasi Sosial mengevakuasi Pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) menertibkan 67 orang terlantar dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) selama Bulan Ramadan.

Menurut Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Dody Wahyudin, selama Bulan Ramadan PPKS jalanan khususnya ODGJ dan orang terlantar yang berhasil diamankan sebanyak 67 orang.

Diantaranya, sebanyak 36 orang ODGJ dan 31 orang terlantar yang berhasil diangkut atau diamankan oleh Dinsos Kota Bogor.

Baca juga : Dinsos Kota Bogor Gelar Bimtek Aplikasi SOLID dan SIKS-NG

“Untuk orang yang terlantar itu kita melakukan upaya mengembalikan ke daerah asalnya,” kata Dody kepada Bogordaily.net melalui sambungan telepon, Selasa 11 April 2023.

Dody menambahkan, untuk assessment ODGJ yang sudah sembuh, pihaknya melakukan reunifikasi.

“Jika data kependudukan nya belum ada kita komunikasikan ke Disdukcapil. Misal ODGJ yang sudah terekam datanya di Capil, kita hubungi ke pihak keluarga nya. Kalau tidak ada keluarga, langkah berikutnya kita kirim ke panti,” jelasnya.

Banyak Pengemis di Bulan Ramadan

Tak di pungkiri, selama Bulan Ramadan banyak oknum yang mencari uang secara instan.

Salah satunya menjadi pengemis yang mencari rezeki dengan cara meminta-minta kepada orang yang melintas di jalan maupun simpang lampu merah, dan ini terjadi di Kota Bogor.

“Semenjak memasuki Ramadan, mulai hari pertama sampai hari ini sudah banyak gepeng yang kita tertibkan,” ujarnya.

Dody menyampaikan, pengemis yang ditertibkan itu didapati di sejumlah titik simpang lampu merah di Kota Bogor, seperti di simpang Jambu Dua, Sukasari, Bantarjati, Empang dan simpang BORR (Bogor Outer Ring Road).

“Setelah kita data, mereka ini umumnya warga luar Kota Bogor yang datang mengemis di Kota Bogor,” ucapnya.

Dia menambahkan, setelah ditertibkan pihaknya melakukan pembinaan dan memulangkan pengemis atau orang terlantar ke daerahnya, dan meminta untuk tidak kembali lagi.

“Kami juga memberikan bantuan, edukasi, serta pembinaan kepada mereka agar tidak kembali lagi,” tutupnya. (Ibnu Galansa)

Apa Itu QRIS? Berikut Arti, Manfaat, dan Cara Membuat

0

Bogordaily.net  Apa itu QRIS? Pertanyaan ini menyedot perhatian usai viral seorang pria ditangkap polisi. Pria tersebut diduga menjadi pelaku penipuan barcode QRIS palsu di masjid-masjid dan juga kotak amal. Lalu apa itu QRIS?

QRIS adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code. Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS).

Dirangkum dari laman Bank Indonesia, QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia. Tujuannya agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjag​a keamanannya. Para Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS.

Baca Juga: Pria Penempel Barcode QRIS Palsu di Kotak Amal Masjid Ditangkap

Dengan menggunakan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS. Meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI​. Merchant kemudian dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya.

Transaksi QRIS memakai sumber dana berupa simpanan da atau instrumen pembayaran berupa kartu debet, kartu kredit, dan atau uang elektronik yang menggunakan media penyimpanan server based.

Penggunaan sumber dana dan atau instrumen pembayaran diterapkan berdasarkan usulan dari Lembaga Standar yang disetujui oleh Bank Indonesia. Untuk nominal transaksi QRIS dibatasi paling banyak sebesar Rp10 juta per transaksi.

Apa saja manfaat QRIS? Bagi Merchant manfaat QRIS di antaranya penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima p​embayaran berbasis QR apapun. Lalu dapat meningkatkan branding, lebih praktis karena cukup menggunakan satu QRIS.

Selain itu manfaat lainnya adalah mengurangi biaya pengelolaan kas, terhindar dari uang palsu serta tidak perlu menyediakan uang kembalian.

Menggunakan QRIS mempermudah transaksi yang tercatat otomatis dan bisa dilihat setiap saat. Kemudian, memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.

Cara membuat QRIS

Melalui laman resmi QRIS berikut cara membuatnya:

Pertama masuk ke website www.qris.id

Setelah mendapatkan informasi tentang QRIS klik tombol daftar QRIS atau akses www.qris.id/register

Pilih jenis bisnis sesuai dengan bidang Anda dan lakukan pengisian form

Setelah mengisi form, Anda akan diarahkan untuk melakukan pembayaran QRIS menggunakan E-Wallet (GoPay, OVO, Dana, LinkAja, ShopeePay dll).

Jika sudah melakukan pengisian form tetapi belum melakukan pembayaran maka pendaftaran akan dipending maksimal 14 hari sebelum data isian direset

Jika Anda sudah melakukan pembayaran maka akan mendapatkan username dan password untuk login di halaman Dashboard yang akan dikirim melalui email dan WhatsApp yang diinputkan di form pendaftaran.

Kemudian login di halaman dashboard untuk melengkapi dokumen fisik administrasi dengan melakukan upload data secara mandiri

Setelah masuk di halaman Dashboard QRIS, Anda akan diarahkan untuk upload file kelengkapan administrasi sebelum pengajuan diproses.

Data segera dilengkapi dan diupload dengan benar, maka pengajuan akan diproses untuk mendapatkan NMID terhitung semenjak data diterima lengkap

Jika data yang diupload mengalami kendala, dalam waktu 1×24 jam akan diinfokan kembali untuk diperbaiki melalui email dan WhatsApp

Maksimal dalam waktu 7 hari kerja, Anda akan menerima notifikasi melalui media email dan WhatsApp, apakah data yang disampaikan sudah benar, lengkap atau masih ada yang kurang.

Jika terdapat data yang salah, maka proses pengajuan wajib direvisi atau dilengkapi

Apabila dokumen dan persyaratan sudah lengkap, maka pelanggan dapat langsung cetak QRIS secara mandiri

Demikian penjelasan tentang QRIS, semoga bermanfaat.***

Hadiri Bogor Ngaos Qur’an, Ini Pesan Dody Hikmawan

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bogor H. M. Dody Hikmawan mewakili Ketua DPRD Kota Bogor hadir, dalam acara Bogor Dayeuh Ulama atau Bogor Ngaos Qur’an pada Minggu lalu, 9 April 2023 di Alun-alun Kota Bogor.

Dody Hikmawan menyampaikan pesan serta apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut.

Menurutnya, DPRD Kota Bogor mendukung acara agar syiar Islam bisa semakin luas ditengah maraknya kasus kekerasan, peredaran miras dan prostitusi di wilayah kota Bogor.

“Saya berharap acara Bogor Ngaos Qur’an seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin,” katanya, Selasa, 11 April 2023.

Dody juga menambahkan, dengan jumlah persentase lebih dari 93 persen penduduk muslim di Kota Bogor dan terkenal dengan ulama-ulama besarnya.

Seperti Mama Ajengan Abdullah Bin Nuh, Mama Ajengan Pabuaran, Mama Falak Pagentongan, KH, Sholeh Iskandar dan ulama besar lainnya yang dalam masa hidupnya terus mensyiarkan ajaran islam.

Baca juga : Dinsos Kota Bogor Gelar Bimtek Aplikasi SOLID dan SIKS-NG

“Dan tentunya sejalan dengan kegiatan ini kita berharap Kota Bogor akan selalu dirahmati oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut disyukuri  Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof. DR. KH. Didin Hafidhuddin, yang hadir dalam acara.

“Alhamdulillah 18 Ramadan kita kaum Muslimin di Bogor mendapatkan sebuah kenikmatan yang luar biasa duduk bersimpuh untuk melantunkan kalamullah, ayat-ayat Allah SWT yang sangat luar biasa indah kita tadi menamatkan satu kali tamatan Alquran serta disertai doa nya yang luar biasa,” kata Didin.

Sebagai informasi, dalam kegiatan ini para warga yang tergabung dalam majelis taklim, mengkhatamkan bacaan Alquran serentak, sekaligus mendengarkan tausyiah dari para ulama. (Ibnu Galansa)

Kopi Kapal Api Bangkrut? Rumah Sang Bos Digruduk Karyawan Pabrik

0

Bogordaily.net – Kopi Kapal Api Bangkrut? Kabar itu menghebohkan, setelah video viral di media sosial memperlihatkan rumah Bos Besar Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto, dijaga ketat oleh ratusan polisi di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Lokasi rumah yang dijaga ketat berada di Jalan Dharmahusada Indah, Surabaya.

Penjagaan ketat tersebut diduga sebagai antisipasi demo buruh yang ingin mengunjungi rumah pemilik produsen Kopi Kapal Api yang terkenal itu.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Soedomo Mergonoto sedang menghadapi persoalan dengan buruh karena dampak penutupan pabrik PT Agel Langgeng, pabrik yang memproduksi permen Relaxa.

Buruh PT Agel Langgeng yang kehilangan pekerjaannya telah menggelar aksi di depan rumah Sudomo pada Rabu lalu, 5 April 2023, untuk meminta pesangon dan THR.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id, terlihat sejumlah truk dan bus berhenti di depan rumah mewah di lokasi, serta kendaraan polisi yang biasa digunakan untuk menghalau massa yang berunjuk rasa.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun manajemen Kapal Api Group terkait kejadian tersebut.

Video yang diunggah telah mendapat like sebanyak 12.888 dan dikomentari oleh 1.249 netizen dalam waktu dua jam sejak diunggah.

Baca Juga: Dinsos Kota Bogor Gelar Bimtek Aplikasi SOLID dan SIKS-NG

Dampak Penutupan Pabrik PT. Agel Langgeng

Penutupan permanen pabrik PT. Agel Langgeng di Beji Pasuruan diduga tidak menguntungkan dan berdampak pada nasib karyawan yang memprihatinkan.

Seluruh karyawan di-PHK dan berdemo di rumah Soedomo Mergonoto untuk meminta pesangon dan THR.

“Rumah Boss Kapal Api, Permen Relaxa & Biskuit, Soedomo Mergonoto (Tek Fei) di Jl. Dharmahusada Indah Surabaya, Dijaga Polisi karena dampak penutupan permanen pabriknya PT. Agel Langgeng di Beji Pasuruan karena dianggap tidak menguntungkan,” demikian caption video yang diunggah oleh akun @undercover.id.

Kopi Kapal Api Bangkrut? Rumah Sang Bos Digruduk Karyawan Pabrik
Profil Bos Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto

Soedomo Mergonoto adalah CEO PT Kapal Api Global yang berperan penting dalam pendirian dan kesuksesan merek kopi legendaris Indonesia, Kopi Kapal Api, yang dikenal dengan logonya yang menampilkan sebuah kapal api.

Lahir pada 3 Juni 1950 di Surabaya dari ayah bernama Go Soe Loet dan ibu Poo Guan Can, Soedomo Mergonoto berasal dari keluarga Tiongkok yang datang ke Indonesia pada 1920-an.

Berikut adalah profil dan perjalanan bisnis Soedomo Mergonoto dalam membangun bisnis kopi Kapal Api yang sukses hingga internasional.

Sejarah Awal Bisnis Kopi Kapal Api

Bisnis kopi Kapal Api pertama kali dirintis oleh ayah Soedomo, Go, pada tahun 1927. Awalnya, ia menjual kopi dari rumah bersama dua saudaranya di daerah pecinan di Surabaya.

Saat itu, Go masih menjajakan bubuk kopi dengan cara dipanggul dan berkeliling di daerah kampung-kampung hingga Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Metode berjualan seperti itu dilakukan Go selama puluhan tahun.

Pada 1967, Go mulai dibantu secara aktif oleh anaknya, Soedomo Mergonoto.

Soedomo Mergonoto dan Bisnis Kopi Kapal Api

Ketika Soedomo semakin dewasa, ayahnya Go meminta dia untuk mencari penghasilan lain.

Soedomo kemudian bekerja di perusahaan vulkanisasi ban dan juga menjadi kernet bemo sebagai pekerjaan sampingan.

Namun, Soedomo tetap menjadikan bisnis keluarga sebagai prioritas utama dan bahkan mengiklankan produk kopi bubuk keluarganya di televisi pada tahun 1978 atau 1980-an.

Saat itu, bubuk kopi Kapal Api merupakan satu-satunya produk kopi yang memasang iklan di televisi.

Soedomo Mergonoto juga merintis model bisnis kopi kemasan yang mengantarkan bisnis kopi keluarga menjadi bisnis kopi dengan skala perusahaan.

Bisnis Kopi Kapal Api Sukses Hingga Internasional

Dalam beberapa tahun berikutnya, berkat strategi pemasaran dan inovasi Soedomo Mergonoto, Kopi Kapal Api berhasil melakukan ekspor produknya ke Arab Saudi, Hong Kong, Taiwan, dan Malaysia pada tahun 1985-an.

Di dalam negeri, Kapal Api menguasai setidaknya 60 persen pangsa pasar kopi lokal.

Saat ini, perusahaan ini diprediksi telah mempekerjakan lebih dari 10 ribu orang di seluruh wilayah.

Berkat kegigihannya dalam pemasaran dan inovasi, Soedomo Mergonoto kini dikenal sebagai salah satu bos besar dalam industri kopi di Indonesia.

Namun entah kenapa prahara dalam bisnisnya mendadak menghebohkan setelah pabriknya ditutup.

Hingga memicu spekulasi Kopi Kapal Api Bangkrut sampai menutup pabrik. Sehingga memicu aksi demo para karyawannya tersebut.***

Dinsos Kota Bogor Gelar Bimtek Aplikasi SOLID dan SIKS-NG

0

Bogordaily.net – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menggelar Bimtek Pendataan dan Pengelolaan Aplikasi Sosial Integrasi Data (SOLID) & Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation (SIKS-NG) di Saung Dolken, Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, 27 Februari bulan lalu 2023.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Bogor, Raden Medi Sandora menjelaskan, tujuan bimtek diantaranya untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat tidak mampu.

“Memberikan kemudahan akses hak dan kewajiban bagi keluarga miskin untuk mendapatkan bantuan sosial, membantu dalam mendapatkan maupun menyajikan data yang tepat sasaran,” kata Medi kepada Bogordaily.net, Selasa, 11 April 2023.

Baca juga : Kadis Disperumkim Apresiasi Balkot Ramadan Fast 2023

Lebih lanjut, menyiapkan data berkala yang menjadi tolak ukur pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk menanggulangi kemiskinan.

Selain itu, membantu dalam peningkatan kompetensi SDM yang berkualitas untuk membantu masyarakat yang tertinggal dari segi pengenalan teknologi.

“Para peserta berjumlah 151 orang perwakilan aparatur wilayah di Kota Bogor, diantaranya kasi kemasyarakatan dan para operator di wilayah hingga perangkat daerah terkait,” ucapnya. (Ibnu Galansa)

Pengukuhan TP-PKK sebagai Duta Anti Narkoba Kabupaten Bogor

Bogordaily.net– Dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada tahun 2023, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bogor berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor melalui berbagai kegiatan untuk mencetak generasi penerus bangsa Kabupaten Bogor yang berkualitas.

Upaya yang sama telah dilakukan di tahun 2021 dan 2022 yaitu dengan melaksanakan test urine terhadap PNS di lingkup SKPD Kabupaten Bogor, pembentukan penyuluh anti narkoba pada Karang Taruna di Kecamatan se-Kabupaten Bogor serta peningkatan kapasitas Pramuka dalam rangka pembentukan saka anti narkoba serta penguatan literasi P4GN bagi anggota Paskibra tingkat Kabupaten dan tingkat Kecamatan.

Pengukuhan Duta Anti Narkoba
TP-PKK dikukuhkan sebagai Duta Anti Narkoba Kabupaten Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Tahun 2023 upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dibuka dengan pengukuhan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor sebagai Duta Anti Narkoba dengan harapan ibu-ibu dari TP PKK mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menangkal bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba mulai dari lingkup keluarga hingga lingkungan masyarakat.

Adapun Duta Anti Narkoba yang dikukuhkan terdiri dari TP PKK Kabupaten Bogor, TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor serta TP PKK Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bogor.

Pada kesempatan ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bogor yakni Drs.Bambang Widodo Tawekal, M.Si mengatakan bahwa dengan pengukuhan TP-PKK Kabupaten Bogor sebagai Duta Anti Narkoba bertujuan untuk penguatan keluarga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta memperkuat peran TP-PKK sebagai kader yang dapat mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya keluarga tentang bahaya narkoba.

Pengukuhan Duta Anti Narkoba
TP-PKK dikukuhkan sebagai Duta Anti Narkoba Kabupaten Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Oleh karenanya TP-PKK mempunyai peran yang strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui penguatan paham anti narkoba dimulai dari lingkup terkecil masyarakat yaitu keluarga.

Selain itu pengukuhan TP PKK sebagai Duta Anti Narkoba merupakan bentuk komitmen bersama dalam memerangi bahaya narkoba di Kabupaten Bogor serta menjadi tekad untuk mewujudkan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Bersih dari Narkoba atau “Kabupaten Bogor Bersinar” baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Kelurahan/Desa.

Sesuai dengan Keputusan Bupati Bogor Nomor 200.1/103/Kpts/Per-UU/2023 tentang Pengukuhan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai Duta Anti Narkoba di Kabupaten Bogor, maka TP PKK mempunyai tugas:

  1. Melaksanakan Sosialisasi atau Penyuluhan Mengenai Bahaya Narkotika,
  2. Mensosialisasikan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Wilayah Masing Masing, dan
  3. Melaksanakan Kegiatan lainnya yang berhubungan dengan Pencegahan Bahaya Narkoba.

Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor ibu Halimatussadiyah Iwan Setiawan mengatakan, sesuai dengan tugas dan fungsi TP-PKK yaitu sebagai Perencana, Pembina dan Pelaksana 10 Program Pokok PKK, dimana bahaya narkoba masuk dalam Program Pokok 1 yaitu Kesadaran Hukum, Bela Negara, Menanggulangi Kenakalan Remaja dan Narkoba serta Program Pokok  ke- 4 yaitu Kesehatan.

Kegiatan ini bersinergi dengan dinas dan instansi terkait, oleh karenanya kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan mengingat bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba semakin marak terutama pada usia remaja.

Pengukuhan ini di dukung penuh oleh Plt Bupati Bogor dan beliau berpesan bahwa TP-PKK bukan hanya menjadi duta untuk sosialisasi, edukasi dan penyuluhan, TP PKK juga harus bisa menjadi pengawas dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.  TP PKK merupakan orang terpilih dan sudah teruji ketokohannya.

Plt Bupati Bogor juga menyarankan agar duta anti narkoba melaksanakan pelatihan yang mendalam mengenai bahaya narkoba. Plt Bupati Bogor akan terus mendukung dan mensupport pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Melalui tag line “war on drugs”, mari kita jadikan perang ini jihad untuk melindungi keluarga dan masyarakat dari bahaya narkoba karena Narkoba Musuh Kita Bersama.***