Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 36

Momen Tegang di Hambalang, Interupsi Hasan Nasbi Saat Najwa Shihab Ajukan Pertanyaan Tajam ke Prabowo

0

Bogordaily.net – Sebuah momen menarik sekaligus menjadi sorotan publik terjadi dalam pertemuan antara Prabowo Subianto dengan sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam forum diskusi yang membahas isu-isu strategis tersebut, nama Hasan Nasbi mendadak ramai diperbincangkan.

Ia tertangkap kamera berusaha menghentikan pertanyaan yang diajukan jurnalis senior Najwa Shihab kepada Presiden.

Awalnya, pertemuan berlangsung dalam suasana dialog yang serius dan terbuka. Diskusi tersebut memang dirancang sebagai ruang bertukar pikiran terkait dinamika geopolitik global, arah kebijakan pemerintah, hingga berbagai isu nasional yang tengah menjadi perhatian publik.

Namun, situasi berubah ketika Najwa Shihab melontarkan pertanyaan kritis mengenai demonstrasi yang berujung ricuh.

Pertanyaan tersebut mencoba menggali pandangan Presiden terkait stabilitas keamanan dalam negeri serta respons pemerintah terhadap aksi-aksi massa.

Belum sempat jawaban disampaikan secara lengkap, Hasan Nasbi terlihat melakukan interupsi.

Ia berupaya menghentikan alur pertanyaan agar diskusi tetap berada dalam jalur topik utama yang telah ditentukan sebelumnya.

Terlepas dari momen tersebut, diskusi di Hambalang tetap berlanjut. Sejumlah isu penting tetap menjadi fokus pembahasan, mulai dari posisi Indonesia di tengah ketegangan global, strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, hingga upaya menjawab keresahan masyarakat melalui dialog langsung.

Pertemuan ini memang digagas sebagai wadah terbuka bagi para jurnalis dan pakar untuk menyampaikan pertanyaan maupun pandangan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Meski sempat diwarnai interupsi, momen tersebut justru memicu perhatian luas di media sosial.

Banyak warganet memperdebatkan soal batasan dalam bertanya di forum resmi, serta peran pihak lain dalam mengarahkan jalannya diskusi di hadapan kepala negara.

Peristiwa ini pun menjadi refleksi bagaimana ruang dialog antara pemerintah dan publik terus menjadi sorotan, terutama ketika menyangkut transparansi dan kebebasan menyampaikan pertanyaan.***

Wali Kota Bogor Kunjungi PLN ULP Bogor Kota, Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Idul Fitri 1447 H

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim beserta jajaran Forkopimda melaksanakan kunjungan ke kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Kota dan Prima Pakuan, pada Jum’at 20 Maret 2026.

Adapun, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengecek kesiapsiagaan para petugas PLN yang bertugas di momen hari raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Dalam kesempatan itu, Dedie sempat menyapa para petugas piket PLN yang akan bertugas mengamankan pasokan listrik di beberapa titik wilayah kota Bogor.

“Kita memberikan motivasi kepada teman teman PLN Bogor yang bertugas mengamankan pasokan listrik di wilayah kota Bogor,” kata Dedie A Rachim.

Kemudian, Dedie menegaskan akan senantiasa bersinergi dan juga berkolaborasi dengan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Kota dan Prima Pakuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota Bogor.

“Saya mengapresiasi kepada jajaran PLN Bogor, dan jangan segan segan juga untuk berkoordinasi dan berkolaborasi untuk memberikan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar menyampaikan terima kasih atas kunjungan jajaran Forkopimda Kota Bogor ke kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Kota dan Prima Pakuan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Kota Bogor khususnya bapak Walikota dan jajarannya yang berkenan pada malam hari ini, malam siaga Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriyah mengunjungi kami temen temen PLN yang mengamankan pasokan listrik di kota Bogor,” ujar Gumelar.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk dukungan sekaligus apresiasi, terutama kepada para petugas yang akan bertugas mengamankan pasokan listrik di beberapa titik

“Ini adalah sebuah apresiasi dan penghargaan tertinggi bagi kami, karena beliau menyapa langsung kawan kawan yang piket masuk malam dan juga tik utama PLN,” tambahnya.

Sementara itu, pada momentum perayaan hari Raya Idul Fitri PLN UP3 Bogor akan senantiasa maksimal dalam mengamankan pasokan listrik di beberapa titik lokasi shalat Ied hingga masjid besar di kota Bogor.

“Jadi lokasi VIP yang kami amankan itu seperti Masjid Agung, Lapangan Sempur, Kebun Raya, Masjid besar lainya kami amankan,” ungkap Gumelar.(Albin)

Kapolres Bogor Larang Masyarakat Konvoi saat Malam Takbiran

0

Bogordaily.net – Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto melarang masyarakat Kabupaten Bogor untuk konvoi pada saat malam takbiran.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kenyamanan dan ketertiban masyarakat di momen malam takbiran.

“Pasti, untuk konvoi dan sebagainya kita sudah menyampaikan dari awal agar dihindari kegiatan-kegiatan yang sifatnya kurang bagus,” kata AKBP Wikha kepada wartawan, Jum’at 20 Maret 2026.

Menurut Wikha, masyarakat diminta untuk mengisi momen maa takbiran dengan hal hal positif dan kegiatan yang bermanfaat dibandingkan konvoi.

“Seperti konvoi, yang kita bisa lihat di beberapa waktu kejadian menimbulkan gesekan-gesekan antar masyarakat mangkanya kita imbau pada masyarakat untuk mengisi waktu-waktu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat,” jelasnya.

Selain itu, dirinya meminta masyarakat untuk senantiasa melaksanakan takbiran di sejumlah tempat ibadah.

“Jadi misalnya takbiran bisa dilaksanakan juga di tempat-tempat ibadah, dan saya kira itu akan lebih bagus,” ungkap Wikha.(Albin)

Bupati Bogor Siapkan Ribuan Porsi Makanan Gratis Dalam Open House Idul Fitri di Stadion Gelora Pakansari

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menyiapkan ribuan porsi makanan gratis dalam open house yang dilaksanakan di momen hari raya idul Fitri 1447 Hijriyah.

Adapun, pelaksanaan open house bersama Bupati Bogor dan Forkopimda akan dilaksanakan di Stadion Gelora Pakansari, Cibinong usai pelaksanaan shalat idul Fitri.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut, open house akan dikemas dengan konsep hiburan rakyat. Selain bermaaf-maafan (musafahah), masyarakat juga akan disuguhkan alunan lagu religi dari Opick.

Kemudian, aneka permainan anak-anak, wahana video 360, serta kegiatan tebar seratus bola ke lapangan yang menambah kemeriahan suasana.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyiapkan berbagai sajian bagi masyarakat, mulai dari makanan berat, snack, hingga aneka jajanan dengan total hampir 7.500 porsi, serta menghadirkan 20 gerobak jajanan gratis dari UMKM Kabupaten Bogor yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Bupati Bogor juga menghimbau ASN untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga, terutama bagi yang telah memiliki rencana mudik, mengingat Idul Fitri merupakan momentum sakral untuk berkumpul bersama keluarga.

Namun demikian, bagi masyarakat yang memiliki kesempatan, diharapkan dapat hadir dan meramaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk kebersamaan.

“Kami ingin momentum Hari Raya Idul Fitri ini menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah, Forkopimda, ulama, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy, Jum’at 20 Maret 2026.

Ia menambahkan, melalui kegiatan Lebaran Bareng Wargi, Bupati Bogor mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri bersama di Stadion Pakansari dan melanjutkannya dengan silaturahmi dalam suasana penuh kehangatan dan persaudaraan.

“Mari kita sambut Hari Kemenangan dengan semangat kebersamaan, penuh rasa syukur, serta memperkuat persatuan antar sesama masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkapnya.(Albin)

Festival Bedug hingga Panggung Hiburan dari Opick, Bakal Meriahkan Perayaan Idul Fitri di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan spesial dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah

Kegiatan ini menghadirkan berbagai acara mulai dari pawai obor pada malam takbir, festival bedug, pelaksanaan Shalat Idul Fitri, open house bersama Forkopimda, hingga panggung hiburan religi yang akan dimeriahkan oleh Opick.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk senantiasa hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Fitri yang penuh makna kebersamaan.

“Pemerintah hadir untuk masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh warga dapat merasakan suasana Hari Raya Idul Fitri dengan nyaman, khidmat, dan penuh kebahagiaan,” kata Rudy Susmanto, Jum’at 20 Maret 2026.

Menurut Rudy, pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini akan dilaksanakan di Stadion Pakansari, mengingat Lapangan Tegar Beriman yang biasa digunakan sedang dalam proses renovasi.

“Stadion Pakansari merupakan fasilitas terbaik yang dimiliki Kabupaten Bogor. Momentum Idul Fitri ini menjadi kesempatan agar stadion tidak hanya dimanfaatkan untuk olahraga dan hiburan, tetapi juga untuk kegiatan keagamaan dan kebersamaan masyarakat,” jelasnya.

Selain pelaksanaan Shalat Idul Fitri, kegiatan akan dilanjutkan dengan open house Forkopimda yang melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah, di antaranya Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kemudian, Polres Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, serta unsur keagamaan seperti MUI dan Kementerian Agama.

Open house ini diharapkan menjadi momentum silaturahmi antara pimpinan daerah dengan masyarakat, sehingga warga dapat bertemu dan bersalaman secara langsung dalam suasana penuh kehangatan.

“Setelah Shalat Idul Fitri, masyarakat dapat langsung bersilaturahmi bersama seluruh unsur pimpinan daerah. Ini adalah open house bersama untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.(Albin)

4 Tempat Berlibur Favorit yang Ramai Dikunjungi Setelah Idul Fitri

0

Bogordaily.net -Momen Idul Fitri tak hanya identik dengan silaturahmi tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dan mencari tempat berlibur bersama keluarga.

Setelah hari raya berlalu, banyak orang memanfaatkan waktu libur untuk mengunjungi berbagai tempat hiburan dan rekreasi.

Berikut empat tempat yang paling sering jadi tujuan favorit masyarakat usai Idul Fitri:

1. Kolam Renang dan Waterpark

Cuaca hangat pasca-Lebaran membuat kolam renang dan waterpark jadi pilihan utama. Anak-anak hingga orang dewasa menikmati kesegaran air sambil bersantai bersama keluarga.

Selain menyenangkan, aktivitas ini juga jadi cara melepas penat setelah rutinitas mudik dan silaturahmi.

2. Bioskop

Bioskop juga menjadi destinasi favorit, apalagi biasanya banyak film baru yang dirilis saat libur Lebaran.

Menonton bersama keluarga atau teman jadi pilihan hiburan yang praktis dan menyenangkan, terutama bagi mereka yang ingin bersantai tanpa harus beraktivitas fisik.

3. Tempat Makan Keluarga

Setelah puas menyantap hidangan khas Lebaran di rumah, banyak keluarga memilih makan di luar untuk suasana berbeda.

Restoran, kafe, hingga tempat makan legendaris biasanya dipadati pengunjung yang ingin menikmati waktu kebersamaan sambil mencicipi menu favorit.

4. Tempat Wisata Alam dan Taman Kota

Bagi yang ingin suasana lebih santai, wisata alam seperti taman kota, kebun raya, atau tempat wisata pegunungan menjadi pilihan.

Udara segar dan pemandangan hijau memberikan pengalaman relaksasi yang cocok dinikmati bersama keluarga besar.

Momen pasca-Lebaran memang identik dengan kebersamaan. Apa pun pilihannya, yang terpenting adalah menikmati waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat sebelum kembali ke rutinitas sehari-hari.***

AC Mobil Tak Dingin? Ini Penyebab Umum yang Sering Diabaikan Pengendara

0

Bogordaily.net – Bagi banyak pengendara, AC mobil bukan sekadar fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama terutama saat berkendara di tengah cuaca panas. Namun, tak sedikit yang mengeluhkan performa AC yang mulai tidak dingin, bahkan hanya menghembuskan angin biasa.

Masalah ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari yang sepele hingga kerusakan komponen yang cukup serius.

Penyebab AC Mobil Tak Dingin

Berikut beberapa penyebab umum AC mobil tidak dingin yang perlu diketahui:

1. Freon Berkurang atau Habis

Freon adalah komponen utama dalam sistem pendingin. Jika jumlahnya berkurang atau habis, maka AC tidak akan mampu menghasilkan udara dingin secara maksimal. Kebocoran pada sistem sering menjadi penyebab utama freon cepat habis.

2. Kondensor Kotor atau Tersumbat

Kondensor berfungsi untuk melepaskan panas dari freon. Jika bagian ini kotor akibat debu atau kotoran jalan, proses pendinginan jadi terganggu. Akibatnya, udara yang keluar dari AC tidak lagi sejuk.

3. Kompresor Bermasalah

Kompresor adalah “jantung” dari sistem AC. Jika kompresor melemah atau rusak, sirkulasi freon tidak berjalan dengan baik. Ini membuat AC kehilangan kemampuan mendinginkan udara secara optimal.

4. Filter Kabin Kotor

Filter kabin yang kotor bisa menghambat aliran udara dari AC ke dalam kabin. Selain membuat AC terasa tidak dingin, kondisi ini juga bisa menimbulkan bau tidak sedap di dalam mobil.

5. Kipas Kondensor Tidak Berfungsi

Kipas kondensor membantu mendinginkan freon saat berada di kondensor. Jika kipas mati atau tidak bekerja maksimal, suhu freon tetap panas sehingga AC tidak menghasilkan udara dingin.

6. Evaporator Bermasalah

Evaporator berperan dalam menyerap panas dari udara di dalam kabin. Jika komponen ini kotor atau rusak, proses penyerapan panas tidak berjalan maksimal, sehingga AC terasa kurang dingin.

7. Sistem Kelistrikan Terganggu

Kerusakan pada relay, sekring, atau kabel juga bisa menyebabkan AC tidak bekerja dengan baik. Gangguan ini seringkali sulit terdeteksi tanpa pemeriksaan menyeluruh.

Menjaga performa AC mobil sebenarnya tidak sulit. Servis rutin, membersihkan filter kabin, serta memeriksa kondisi freon secara berkala bisa mencegah kerusakan yang lebih parah.

Jika AC mobil mulai terasa tidak dingin, sebaiknya segera lakukan pengecekan. Penanganan sejak dini tidak hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga mencegah biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.***

Rudy Susmanto Undang Anak Yatim Ikut Salat Idulfitri dan Rayakan Lebaran di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengundang anak-anak yatim dari sejumlah panti asuhan di sekitar kawasan stadion untuk mengikuti shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus merayakan Lebaran bersama di Stadion Pakansari.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor menghadirkan suasana kebersamaan di hari raya, khususnya bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang tidak melaksanakan mudik.

Demikian disampaikan Rudy usai melakukan peninjauan kesiapan Pos Pengamanan (Pos PAM) Lebaran di empat titik strategis di Kabupaten Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati Rudy Susmanto menjelaskan, pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini dipusatkan di Stadion Pakansari karena Lapangan Tegar Beriman yang biasa digunakan sedang dalam proses revitalisasi sebagai bagian dari pembangunan Alun-alun Tegar Beriman.

“Momentum Idul Fitri ini ingin kami jadikan sebagai ajang kebersamaan. Kami mengajak anak-anak yatim agar bisa merasakan kebahagiaan di hari kemenangan bersama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Rudy mengungkapkan, selain mengundang anak yatim dari sejumlah panti asuhan di sekitar kawasan stadion, Pemkab Bogor juga menggelar open house dengan konsep sederhana.

Seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dan membaur langsung dengan masyarakat.

“Tidak hanya itu, pemerintah juga melibatkan pedagang kaki lima yang tetap berjualan di hari Lebaran. Dagangan mereka dibeli oleh Pemkab Bogor untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir di lokasi,” ungkap Rudy.

Ia menjelaskan, untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyiapkan layanan angkutan di beberapa titik menuju Stadion Pakansari.

Fasilitas ini disediakan guna memudahkan masyarakat menjangkau area utama stadion yang cukup luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi langsung dengan pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari hingga Ketua DPRD Kabupaten Bogor

“Kami ingin hadir di tengah masyarakat, menyapa langsung, dan merayakan Lebaran bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.***

Sambangi Ulama di Kota Bogor, Dedie Rachim Tegaskan Pentingnya Jaga Silaturahmi dan Persatuan Umat

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi dan persatuan umat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Hal tersebut disampaikannya usai melakukan kegiatan silaturahmi kepada para ulama di Kota Bogor sebagai bagian dari tradisi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mempererat hubungan dengan tokoh agama di penghujung bulan Ramadan.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa, silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar memohon doa agar Kota Bogor senantiasa dalam kondisi aman dan damai.

“Ini merupakan tradisi Pemerintah Kota Bogor berkeliling dari ulama satu ke yang lain. Kita juga tentunya memohon doa kepada para ulama dan kiai agar Kota Bogor selalu dalam kondisi aman dan damai,” ujar Dedie Rachim di Masjid Bakom, Jalan Bakom Teon, Kota Bogor, Kamis 19 Maret 2026.

Ia menyampaikan bahwa Pemkot Bogor telah menyiapkan pelaksanaan salat Idulfitri secara berjamaah di Kebun Raya Bogor, setelah adanya penetapan resmi melalui sidang isbat yang akan berlangsung sore hari nanti.

Dedie Rachim mengajak seluruh masyarakat untuk berbondong-bondong melaksanakan sholat Eid di Kebun Raya Bogor dan tetap menjaga kebersamaan dalam menyikapi adanya kemungkinan perbedaan terkait penetapan 1 Syawal.

“Ketika nanti telah ditetapkan 1 Syawal melalui sidang isbat, Pemkot Bogor akan melaksanakan salat Eid di Kebun Raya Bogor. Kami pun mengharapkan kepada para kiai dan ulama meskipun ada perbedaan, namun kita upayakan umat islam tetap solid bersatu saling menjaga silaturahmi,” katanya.

Lebih lanjut, Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemkot Bogor telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi.

Ia mengungkapkan, Pemkot Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan melaksanakan patroli rutin pada malam takbiran dengan menyasar sejumlah titik strategis, seperti kawasan Alun-Alun, Stasiun Kereta Api, hingga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan kantor PLN.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH. Tb. Muhidin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wali Kota Bogor yang dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan ulama.

“Alhamdulillah di hari yang mulia dan penghujung bulan Ramadan ini, saya selaku Ketua MUI Kota Bogor disilaturahmi oleh Bapak Wali Kota. Ini menjadi perekat silaturahmi bagi para ulama di Kota Bogor,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penetapan 1 Syawal akan dilakukan melalui sidang isbat yang diawali dengan pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia dan akan diakhiri dengan hasil rukyat di wilayah paling barat Indonesia, yaitu Banda Aceh.

Dirinya mengungkapkan bahwa saat ini Banda Aceh hampir memenuhi kriteria, yaitu di tiga derajat dengan elongasi enam antara bulan dan matahari yang kemungkinan telah masuk sebagai tanggal 1 Syawal.

“Untuk pelaksanaan sidang isbat akan diawali dari jam 4 sore. Maka saya berharap kita bisa bersama-sama melaksanakan kebahagiaan hari kemenangan itu di hari yang sama. Kita berdoa semoga nanti sore setelah isya nanti melalui sidang isbat bisa memutuskan 1 Syawal,” pungkasnya.***

Gugatan ‘Nuansa Bening’ Tetap Berlanjut, Meski Vidi Aldiano Telah Berpulang

0

Bogordaily.net – Perkara hak cipta lagu ‘Nuansa Bening’ yang melibatkan penyanyi senior Keenan Nasution dipastikan tetap berjalan, meski salah satu pihak tergugat, Vidi Aldiano, telah meninggal dunia.

Hal tersebut ditegaskan oleh kuasa hukum Keenan, Minola Sebayang. Ia menjelaskan bahwa dalam ranah hukum perdata, wafatnya tergugat tidak serta-merta menghentikan proses hukum yang sedang berlangsung, berbeda dengan perkara pidana yang akan gugur secara otomatis.

“Kalau kita bicarakan bagaimana posisinya perkaranya Vidi hari ini, setelah Vidi berpulang. Jadi secara hukum keperdataan, ini tidak berpengaruh. Jadi tidak langsung otomatis membuat perkara tersebut gugur,” jelas Minola.

Minola juga menambahkan bahwa gugatan yang diajukan tidak hanya ditujukan kepada Vidi semata.

Dalam perkara tersebut, turut tergugat adalah ayah almarhum, Harry Kiss, yang hingga kini masih menjadi bagian dari proses hukum.

“Apalagi dalam gugatan yang kita ajukan ini, tergugatnya itu adalah almarhum Vidi dan turut tergugatnya, Harry Kiss. Jadi ada pihak lain yang sampai saat hari ini masih hidup,” sambungnya.

Saat ini, pihak Keenan diketahui telah menempuh langkah hukum lanjutan dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Proses tersebut tengah berjalan sebagai upaya untuk membatalkan putusan pengadilan sebelumnya.

Di sisi lain, kubu Vidi dan Harry Kiss melalui kuasa hukumnya, Yakup Hasibuan, menyampaikan bahwa mereka telah meraih kemenangan dalam tiga gugatan terpisah yang sebelumnya diajukan oleh Keenan.

“Kami selaku kuasa hukum almarhum Vidi dan om Harry Kiss, itu kita sudah memenangkan tiga gugatan terpisah,” jelas suami aktris Jessica Mila itu.

Menurut Yakup, perkara yang diajukan sebenarnya memiliki substansi yang sama, namun dibagi ke dalam beberapa gugatan.

Seluruhnya telah diputus oleh majelis hakim di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada November 2025 lalu.

“Jadi permasalahannya sebenarnya sama, tapi dipecah menjadi tiga gugatan oleh pihak mereka. Itu sudah diputus oleh majelis hakim di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tanggal 19 November 2025,” sambungnya.

Ia menilai kemenangan tersebut menunjukkan bahwa, tuduhan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

“Karena memang faktanya, almarhum Vidi dan juga om Harry Kiss tidak pernah melakukan pelanggaran apa pun terkait dengan lagu ‘Nuansa Bening’,” terangnya.

Terkait langkah kasasi yang kini ditempuh pihak Keenan, Yakup mengaku tidak terlalu mempersoalkannya.

Ia juga memilih tidak banyak berkomentar mengenai kemungkinan pihak Harry Kiss yang nantinya akan menanggung konsekuensi finansial dari perkara tersebut.***