Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 40

BRI Peduli Berbagi Bahagia di Ramadan 2026, Bagikan 279 ribu Paket Sembako dan Berikan Santunan untuk Ribuan Anak Indonesia

0

Bogordaily.net – Memaknai dan menghormati kesucian Bulan Ramadan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten menyalurkan bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam momentum Ramadan 2026, BRI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘BRI Peduli’ kembali menjalankan kegiatan “Berbagi Bahagia Bersama BRI” melalui penyaluran bantuan sembako sebanyak 279 ribu paket kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, BRI juga menyalurkan santunan bagi 8.500 anak yatim di berbagai panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Setiap paket sembako yang diberikan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran sembako dilakukan oleh perwakilan 18 Regional Office BRI yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan seluruh pekerja BRI Group.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa program Berbagi Bahagia Bersama BRI merupakan inisiatif kepedulian sosial yang diselenggarakan oleh BRI Peduli dan berkolaborasi dengan YBM BRILiaN dalam momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami pastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat dengan melibatkan semua pekerja BRI di setiap unit kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kami juga berharap bantuan sembako dan santunan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat serta warga dan anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah, di mana penyaluran bantuan sembako bertujuan memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta meningkatkan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

“BRI senantiasa menjalankan kewajiban sosial, memperkuat perannya sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, dan memberikan manfaat positif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” imbuh Dhanny.

Pada kesempatan terpisah, Agus Surahman selaku perwakilan warga Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan mengatakan bahwa, pemberian bantuan sembako dari BRI Peduli dapat membantu meringankan beban ekonomi serta mendorong perbaikan gizi masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat terbantu dengan program ini dan kami ucapkan terima kasih kepada BRI atas kepedulian yang diberikan. Hal ini juga memperkuat tali ikatan dan silaturahmi kami warga dengan BRI yang selalu dekat dan membantu kami,” ungkapnya.***

Walikota, Wakil Walikota, dan Sekda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kota Bogor di Balaikota Bogor

0

Bogordaily.net – Walikota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Walikota Jenal Mutaqin, serta Sekretaris Daerah Deny Mulyadi bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional Kota Bogor dalam kegiatan Zakat Balaikota bertajuk “Zakat Menguatkan Indonesia” yang digelar di Balaikota Bogor.

Kegiatan penunaian zakat ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadhan 1447 H di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Momentum tersebut menjadi bentuk keteladanan pimpinan daerah dalam menunaikan kewajiban zakat serta memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat.

Penyerahan zakat dari Walikota Bogor dilakukan secara simbolis didampingi oleh Ketua BAZNAS Kota Bogor Subhan Murtadla, S.Ag., M.E., dan diterima serta didoakan oleh Wakil Ketua BAZNAS Kota Bogor Romdoni, S.Ag., sebagaimana tradisi amil yang mendoakan para muzaki.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Bogor menyampaikan bahwa penunaian zakat oleh jajaran pemerintah merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penguatan peran BAZNAS.

“Hari ini kita memberikan contoh dengan menunaikan zakat fitrah, zakat penghasilan, dan fidyah. Ini menunjukkan kembali peran yang sangat penting dari BAZNAS Kota Bogor,” ujar Dedie A. Rachim.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Bogor Subhan Murtadla, S.Ag., M.E. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Zakat Balaikota pada bulan suci Ramadhan yang menjadi momentum memperkuat gerakan zakat di Kota Bogor.

“Alhamdulillah hari ini, di 10 hari terakhir Ramadhan, kami seluruh jajaran BAZNAS Kota Bogor menerima pembayaran zakat dari Walikota Bogor, Wakil Walikota Bogor, Sekda, serta seluruh OPD Pemerintah Kota Bogor. Hal ini memberikan nilai yang sangat luar biasa bagi kami,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada momentum Ramadhan 1447 H/2026, BAZNAS Kota Bogor menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp3,7 miliar, sebagai bagian dari target penghimpunan zakat BAZNAS Kota Bogor tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp7,8 miliar.

Subhan berharap keteladanan Walikota, Wakil Walikota, dan Sekda dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Bogor dapat menjadi inspirasi bagi para pejabat pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan umat sekaligus membantu program pengentasan kemiskinan di Indonesia.***

Sahira Butik Hotel Paledang Menghadirkan Ummi Silvy Septina dalam Acara Refleksi Hati – Iman Pasca Luka

0

Bogordaily.net — Sahira Butik Hotel Paledang kembali menghadirkan pengalaman Ramadan yang bermakna melalui kegiatan bertajuk “Refleksi Hati: Iman Pasca Luka – Memaafkan, Menerima, Melapangkan” pada 15 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Sahira dalam menghadirkan tidak hanya kenyamanan menginap, tetapi juga ruang bertumbuh secara spiritual bagi para tamu dan masyarakat.

Mengusung konsep pengalaman spiritual healing, kajian ini dirancang sebagai wadah refleksi diri di tengah dinamika kehidupan.

Menghadirkan narasumber inspiratif, Ummi Silvy Septina Ummi Silvy Septina C.H C.Ht C.NLP C. MHE C.EI , seorang praktisi pengembangan diri dan penyembuhan jiwa yang berfokus pada pendekatan mind, soul, spiritual healing, dan psikologi islam.

Kegiatan ini mengajak peserta untuk memahami bahwa setiap luka dalam hidup dapat menjadi jalan untuk memperkuat iman dan memperdalam hubungan dengan Allah SWT.

Dalam sesi kajian, peserta diajak untuk menelusuri makna luka dari perspektif spiritual—bahwa proses memaafkan, menerima, dan melapangkan hati merupakan bagian penting dalam perjalanan menuju ketenangan batin.

Penyampaian materi yang hangat dan menyentuh menghadirkan suasana yang khidmat, sekaligus membuka ruang refleksi yang mendalam bagi setiap individu yang hadir.

Kajian ini juga dilengkapi dengan sesi hipnoterapi dimana para peserta larut dalam suasana reflektif, bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata. Momen ini menjadi bukti bahwa kebutuhan akan ruang-ruang pemulihan diri berbasis nilai spiritual semakin relevan di tengah masyarakat saat ini.

Sebagai bagian dari pengalaman Ramadan yang menyeluruh, kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, menciptakan koneksi yang lebih dekat antar peserta sekaligus memperkuat nilai silaturahmi.

Ke depan, Sahira Butik Hotel akan terus menghadirkan berbagai program tematik yang tidak hanya relevan, tetapi juga memberikan pengalaman berkesan bagi para tamu dan masyarakat luas.***

KLH Soroti Pengelolaan Sampah Rest Area Tol, Hanya 1–2 Lokasi Lolos Standar

0

Bogordaily.net  – Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan peninjauan pengelolaan sampah di sejumlah rest area di ruas tol. Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan bahwa sebagian besar fasilitas pengelolaan sampah masih belum memenuhi standar yang ditetapkan.

Hanif Faisol mengatakan bahwa hampir seluruh rest area di ruas tol dari Jakarta hingga Surabaya, sekitar 61 unit, telah diberikan paksaan pemerintah untuk menyiapkan sarana pengelolaan sampah.

Namun, dari sekitar 60 rest area yang ditinjau, baru satu hingga dua lokasi yang dinilai memenuhi persyaratan yang diminta oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Ia melanjutkan bahwa para pengelola rest area masih memiliki waktu tenggat selama dua bulan untuk memenuhi ketentuan tersebut. Jika dalam waktu tersebut tidak dipenuhi, pemerintah akan memberikan sanksi yang lebih berat hingga sanksi pidana.

“Saya dan Pak Direktur Bina Marga sudah mengingatkan dalam dua bulan tidak terpenuhi, maka kita akan memberikan sanksi pemberatan dengan pidana,” ungkap Hanif Faisol dikutip Selasa, (17/3/2026).

Untuk mempercepat perbaikan pengelolaan sampah, pada 2 April mendatang KLH bersama Kementerian Pekerjaan Umum akan mengundang seluruh penanggung jawab rest area. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan pedoman mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan agar pengelolaan sampah dapat berjalan sesuai aturan.

“Kami dengan Kementerian PU akan memberikan guidelines apa-apa yang harus dilakukan terkait penyelenggaraan menjadikan rest area sebagai simpul dalam tata laksana sampah,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan pada Juni mendatang seluruh rest area sudah memenuhi standar pengelolaan sampah. Dengan demikian, sampah yang dihasilkan oleh para pengguna rest area dapat dikelola sesuai norma yang telah ditetapkan.

Selain di rest area, KLH juga melakukan pengawasan terhadap pengelolaan sampah di terminal. Dari hasil peninjauan di sekitar 10 terminal, ditemukan bahwa hampir seluruhnya belum memiliki sistem penanganan sampah yang sesuai standar dan juga belum dilengkapi dokumen lingkungan.

“Dari sejumlah terminal mungkin ada 10 (terminal) yang kami singgah, semuanya belum dilengkapi dengan dokumen lingkungan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam waktu segera akan menyampaikan paksaan pemerintah kepada seluruh pengelola terminal agar segera memperbaiki pengelolaan sampah.

“Kami akan memberikan dua arahan, pertama menyelesaikan segera persetujuan lingkungan, kedua akan menyiapkan penyelesaian permasalahan sampah. Terutama terminal besar seperti Purabaya dengan 45.000 orang per hari, ini menjadi penting harus dibangkitkan sebagai simbol pengelolaan sampah yang bagus,” pungkasnya.***

KLH Naikkan Status 3 Lokasi Pengelolaan Sampah ke Penyidikan, Bantar Gebang hingga Bali Disorot

0

Bogordaily.net – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menetapkan tiga lokasi yang masuk dalam tahap penyidikan terkait pengelolaan sampah yang dinilai belum optimal. Ketiga lokasi tersebut adalah TPST Bantar Gebang, Kota Denpasar, dan Kabupaten Badung.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya tegas pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sampah nasional.

“Setelah kunjungan kemarin, kami juga menyempatkan diri bertemu sejumlah wali kota untuk mengingatkan bahwa capaian pengelolaan sampah masih belum maksimal dan harus terus ditingkatkan karena sudah menjadi target nasional,” ujar Hanif saat ditemui di kawasan Gelora Bumg Karno (GBK), Jakarta pada Senin (16/3/2026) malam.

Ia menegaskan, peningkatan status ke tahap penyidikan itu dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung.

“Pada hari ini saya sampaikan bahwa status tiga lokasi telah ditingkatkan ke penyidikan, yakni Bantar Gebang, Kota Denpasar, dan Kabupaten Badung,” katanya.

Selain itu, lanjut Hanif KLH juga telah menetapkan tersangka dalam kasus pengelolaan sampah di TPA Suwung, Bali. Penetapan ini, menurut Hanif, menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam menangani persoalan sampah.

“Ini untuk menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah main-main dalam menyelesaikan persoalan sampah,” tegasnya.

KLH juga berencana akan melakukan kunjungan ke Tangerang Selatan untuk mengevaluasi kondisi pengelolaan sampah. Jika tidak terdapat perbaikan, status penanganan kasus dapat kembali ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Rencananya saya juga besok akan kunjungan ke Tangerang Selatan, apakah sudah berubah? Kalau tidak berubah, ya Pak Deputi Gakkum akan segera meningkatkan status dalam penyidikan,” ucapnya.

Hanif menekankan bahwa pemerintah akan mendorong seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk segera memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

“Kami akan memaksa semua pihak yang belum mengelola sampah secara proper untuk segera berbenah. Kepada seluruh wali kota dan bupati, mohon segera memperbaiki tata kelola sampah karena kondisi saat ini sudah memasuki tahap kedaruratan dan berpotensi menimbulkan bencana serta membahayakan masyarakat,” pungkasnya.***

Pemkot Bogor Tertibkan Kawasan Surya Kencana, Pedagang Dipindahkan ke Pasar Jambu Dua

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor akan melaksanakan penataan kawasan Surya Kencana sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat. Program ini mencakup sejumlah titik strategis di wilayah pusat perdagangan, seperti Pasar Bogor, Lawang Saketeng, Jalan Pedati, Jalan Roda, hingga Jalan Bata.

Penataan tersebut dilakukan secara bertahap, diawali dengan proses perpindahan pedagang yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026. Selanjutnya, pada Kamis, 26 Maret 2026 mulai pukul 07.00 WIB, akan dilakukan pembersihan material di kawasan tersebut guna mendukung kelancaran penataan.

Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap aktivitas perdagangan dapat berlangsung lebih tertib tanpa mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, penataan juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kawasan Surya Kencana sebagai salah satu pusat ekonomi dan wisata di Kota Bogor.

Masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja di lokasi yang telah disediakan, yaitu di Pasar Jambu Dua, serta mendukung proses penataan yang tengah berlangsung.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat, diharapkan kawasan Surya Kencana dapat menjadi area yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi semua.***

BRIN dan kebunRaya.id Luncurkan immerzoa, Edukasi Satwa Interaktif di Museum Zoologi Bogor

0

Bogordaily.net – Fasilitas edukasi digital Immerzoa resmi hadir di Museum Zoologi Bogor yang berada di kawasan Kebun Raya Bogor.

Inovasi ini dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama mitra KebunRaya.id untuk menghadirkan pengalaman belajar tentang fauna secara digital dan interaktif melalui teknologi immersive 360 derajat.

Direktur KebunRaya.id, Marga Anggrianto, menjelaskan bahwa fasilitas Immerzoa dirancang untuk meningkatkan kualitas edukasi di museum yang selama ini identik dengan koleksi hewan taksidermi yang bersifat statis.

Menurutnya, teknologi yang digunakan dalam Immerzoa memungkinkan pengunjung merasakan pengalaman seolah berada langsung di habitat satwa.

Melalui perpaduan video mapping dan sistem interaktif, pengunjung dapat menyaksikan berbagai satwa secara digital, mulai dari Badak Jawa, paus, hingga Harimau Jawa yang ditampilkan dalam suasana hutan digital.

“Melalui fasilitas ini, pengunjung tidak hanya melihat koleksi yang diam, tetapi juga dapat merasakan pengalaman visual seolah berada di tengah habitat hewan tersebut,” ujar Marga.

Di dalam ruangan immersive tersebut, seluruh dinding dipenuhi visual digital yang dapat bereaksi ketika disentuh oleh pengunjung.

Setiap interaksi akan memunculkan informasi dan narasi edukatif mengenai berbagai fauna yang menjadi koleksi museum, sehingga proses belajar menjadi lebih menarik dan interaktif.

Ruang Immerzoa memiliki kapasitas terbatas sekitar 20 orang dalam setiap sesi guna menjaga kenyamanan pengunjung saat menikmati pengalaman digital tersebut.

Meski menghadirkan teknologi canggih, fasilitas ini dapat dinikmati tanpa biaya tambahan. Pengunjung cukup membayar tiket masuk museum sebesar Rp15.000 pada hari kerja dan Rp25.000 saat akhir pekan.

Sementara itu, Deputi Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, Dadan Mohamad Nurjaman, menilai kehadiran Immerzoa menjadi langkah penting untuk membuat museum lebih relevan di era digital.

Menurutnya, penyajian informasi melalui visual interaktif mampu membuat edukasi tentang satwa lebih mudah dipahami sekaligus menarik minat masyarakat, terutama generasi muda.

“Inovasi seperti ini membuat museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga ruang belajar yang hidup dan menarik bagi generasi digital,” ujarnya.

PLN UP3 Bogor Imbau Pelanggan Amankan Instalasi Listrik Sebelum Mudik, Wujudkan Perjalanan Tenang dan Aman

Bogordaily.net — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum melakukan perjalanan mudik.

Langkah ini penting guna menghindari potensi gangguan maupun risiko kelistrikan selama rumah ditinggalkan.

PLN mengingatkan pelanggan untuk melakukan beberapa langkah pengamanan sederhana, seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mencabut steker perangkat elektronik, memastikan instalasi dalam kondisi baik, serta menggunakan peralatan listrik sesuai standar.

Selain itu, pelanggan juga disarankan untuk memastikan tidak ada kabel yang rusak atau berpotensi menimbulkan bahaya.

Adapun manfaat mengamankan instalasi listrik sebelum mudik antara lain mencegah risiko korsleting listrik, menghindari potensi kebakaran, menjaga keamanan aset di rumah, serta memberikan ketenangan bagi pelanggan selama menjalani perjalanan mudik.

Dengan instalasi listrik yang aman, pelanggan tidak perlu khawatir meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa imbauan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap keselamatan pelanggan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum mudik. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah potensi gangguan maupun risiko yang tidak diinginkan, sehingga pelanggan dapat bepergian dengan tenang,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan instalasi listrik secara mandiri.

“Keamanan instalasi listrik merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memastikan instalasi listrik aman sebelum mudik, masyarakat tidak hanya melindungi rumahnya, tetapi juga turut mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman selama periode Idul Fitri,” ungkap Sugeng.

PLN juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan melalui kanal layanan resmi PLN, serta menggunakan listrik secara bijak dan aman.

Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani mudik dan merayakan Idul Fitri dengan lebih nyaman, aman, dan tanpa kekhawatiran.

Bupati Bogor Rudy Susmanto Larang ASN Mudik Pakai Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mudik menggunakan kendaraan dinas.

Hal tersebut telah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bogor terkait larangan mudik menggunakan kendaraan dinas di lingkup Pemkab Bogor, yang telah dikirim ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tingkat Kelurahan hingga Kecamatan.

“Kami pun sudah membuat surat keputusan kita sudah kirimkan kepada seluruh skpd baik skpd maupun pindah Kecamatan hingga kelurahan larangan terhadap penggunaan kendaraan dinas plat merah untuk mudik,” kata Rudy Susmanto, Selasa 17 Maret 2026.

Menurut Rudy, kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak semena-mena menggunakan fasilitas negara.

“Nah sehingga untuk mudik kami menghimbau kepada seluruh ASN tidak menggunakan fasilitas negara,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk melapor kepada RT atau RW saat hendak pergi mudik.

Hal tersebut kata Rudy, dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal yang kerap terjadi saat rumah ditinggal mudik.

“Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang mudik ke kampung halaman untuk menyampaikan informasi melaporkan kepada RT RW setempat,” ujar Rudy Susmanto.

(Albin)

Perumda Tirta Pakuan Siagakan Layanan Selama Lebaran, Pastikan Pasokan Air Aman

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan selama periode Hari Raya Idulfitri.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 16 Maret 2026 di Kota Bogor.

Dalam paparan kepada awak media, manajemen menjelaskan bahwa seluruh departemen telah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dan potensi kendala selama masa libur Lebaran.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan ketersediaan bahan kimia produksi air yang dipersiapkan hingga satu bulan ke depan, mengingat distribusi bahan tersebut biasanya tidak selancar hari-hari biasa saat libur panjang.

Selain itu, tim teknis di bidang jaringan juga akan tetap bersiaga selama periode Lebaran. Petugas tidak diperkenankan pulang kampung dan akan ditempatkan di sejumlah titik zona pelayanan untuk memastikan jika terjadi gangguan dapat segera ditangani.

“Teman-teman di jaringan tetap standby di masing-masing wilayah pelayanan, sehingga jika ada gangguan bisa langsung diantisipasi,” ungkap pihak manajemen.

Layanan pengaduan masyarakat juga dipastikan tetap aktif selama 24 jam. Call center serta tim pengelola media sosial akan terus bersiaga menerima laporan pelanggan.

Pihak perusahaan menjelaskan bahwa saat ini sebagian layanan respons awal menggunakan bantuan teknologi untuk memilah laporan yang masuk, sehingga petugas dapat lebih cepat menentukan gangguan yang membutuhkan penanganan langsung di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Perumda juga mengimbau masyarakat untuk terlebih dahulu memeriksa instalasi di rumah apabila terjadi gangguan aliran air.

Beberapa kasus yang sering terjadi ternyata disebabkan oleh stop valve atau keran setelah meteran air yang tertutup.

Jika gangguan hanya terjadi di satu rumah sementara tetangga sekitar tetap mendapatkan aliran air, pelanggan diminta mengecek instalasi tersebut sebelum melapor.

Untuk mengantisipasi gangguan yang lebih luas, sistem distribusi air di Kota Bogor juga telah dibagi ke dalam beberapa zona.

Dengan sistem tersebut, jika terjadi kebocoran atau perbaikan jaringan, gangguan hanya akan berdampak pada wilayah tertentu dan tidak menghentikan aliran air di seluruh kota.

Perumda Tirta Pakuan berharap dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Bogor selama periode Lebaran dapat tetap berjalan dengan aman dan lancar.

(Fikri)