Home Blog Page 41

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Delegasi Kementerian UMKM Hadiri APEC SMEWG Seoul

0

Bogordaily.net — Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Reghi Perdana bersama Staf Khusus Menteri UMKM Triana Krisandini Tandjung didampingi Analis Kerja Sama Ahli Muda Rosyana Dewi menghadiri The 61st APEC Small and Medium Enterprises Working Group Meeting (SMEWGM) yang berlangsung pada 21–22 Mei 2026 di Novotel Ambassador Seoul Gangnam, Korea Selatan.

“Kami mewakili Indonesia bersama para anggota APEC mendiskusikan berbagai strategi pemanfaatan teknologi untuk mendorong UMKM menembus pasar global. Saya optimistis Indonesia mampu menerapkan berbagai inovasi tersebut,” ujar Reghi di Jakarta, Selasa (26/5).

Forum yang diikuti delegasi dari 21 anggota APEC tersebut membahas penguatan kapasitas UMKM di tengah dinamika ekonomi global, restrukturisasi rantai pasok dunia, serta perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pertemuan juga menyoroti implementasi Rencana Strategis SMEWG 2025–2028 yang mencakup lima prioritas utama, yakni penguatan ekosistem startup, pertumbuhan melalui akses pembiayaan, perluasan akses pasar internasional, transformasi digital, serta transisi hijau berbasis bio-circular-green economy.

Berdasarkan data APEC, lebih dari 97 persen pelaku usaha di kawasan Asia-Pasifik berasal dari sektor UMKM. Sektor ini juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dan menghasilkan sekitar setengah dari total output usaha sektor swasta di kawasan tersebut.

Menurut Reghi, potensi besar tersebut perlu direspons oleh pengusaha UMKM nasional melalui pemanfaatan infrastruktur digital, seperti platform e-commerce, sistem pembayaran lintas negara (cross-border payment), hingga pemanfaatan AI untuk intelijen pasar agar mampu bersaing dalam rantai pasok global.

“Berkat perkembangan teknologi di Indonesia dan kemampuan para UMKM, saya yakin mampu menciptakan hasil positif,” tegasnya.

Untuk mendukung langkah digitalisasi tersebut, Kementerian UMKM menghadirkan SAPA UMKM sebagai platform sistem data tunggal yang mengintegrasikan berbagai layanan pemberdayaan usaha.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri UMKM Triana Krisandini Tandjung menyebut kehadiran delegasi Kementerian UMKM dalam forum The 61st APEC SMEWGM menunjukkan komitmen aktif Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan UMKM nasional di tingkat global.

“Kementerian UMKM hadir dalam forum APEC untuk menyelaraskan arah kebijakan nasional dengan visi strategis Asia-Pasifik guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Triana.

Dalam forum tersebut, para delegasi juga membahas persiapan The 32nd APEC SME Ministerial Meeting yang dijadwalkan berlangsung pada 4 September 2026 di Guangzhou, China. Pertemuan tingkat menteri itu akan berfokus pada penguatan inovasi UMKM, perluasan akses pasar, dan peningkatan ketahanan ekonomi kawasan.

Mengusung tema “Innovation Drives Progress, Partnership Delivers Prosperity”, pertemuan tersebut akan membahas tiga prioritas utama, yakni Scientific and Technological Innovation, Digital and Intelligent Empowerment, serta Inclusive Development.

“Kehadiran Kementerian UMKM mewakili delegasi Indonesia dalam The 61st APEC SMEWGM menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi UMKM nasional di pasar global sekaligus menyelaraskan kebijakan nasional dengan visi strategis Asia-Pasifik,” ujar Triana.***

Sinar Mas Land Luncurkan Giva, Hunian Premium dengan Sentuhan Smart & Sustainable Living di The Kaia, Grand Wisata Bekasi

0

Bogordaily.net – Bekasi menjadi salah satu wilayah pusat pertumbuhan hunian modern yang terintegrasi di timur Jakarta. Hal tersebut didorong oleh pesatnya pembangunan infrastruktur transportasi, ekspansi kawasan industri, serta meningkatnya tren sustainable living, sehingga permintaan hunian di kawasan ini terus bertumbuh. Di saat yang sama, segmen pasar hunian premium menunjukkan pergeseran preferensi menuju luxurious premium living, di mana kenyamanan, eksklusivitas, dan kualitas lingkungan menjadi faktor utama dalam memilih hunian.

Menjawab kebutuhan tersebut, Sinar Mas Land menghadirkan Giva, klaster hunian premium terbaru di Kawasan premium The Kaia, Grand Wisata Bekasi. Mengusung konsep ‘When Premium Living Meets Premium Land’, Giva dirancang sebagai hunian berkelas yang memadukan lokasi strategis, desain arsitektur kelas dunia, dan teknologi rumah masa depan.

Setiap unit hunian di klaster ini dilengkapi panel surya, untuk menghemat konsumsi listrik dari jaringan utama sekaligus mendukung penggunaan energi terbarukan. Selain itu, teknologi smart home yang memungkinkan penghuni mengontrol pencahayaan, CCTV, dan keamanan secara langsung melalui aplikasi pada ponsel pintar. Kombinasi beragam fitur ini menjadikan Giva sebagai hunian yang nyaman, efisien, dan berkelanjutan.

Prasetijo Tanumihardja, CEO Residential National Sinar Mas Land mengatakan, “Peluncuran klister Giva merupakan bagian dari komitmen Sinar Mas Land dalam menghadirkan hunian berkualitas yang mengedepankan kenyamanan, keberlanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup penghuninya.

Dikembangkan di atas lahan seluas 4,5 hektare dengan jumlah terbatas sebanyak 115 unit, Giva kami hadirkan sebagai produk premium dengan kisaran harga mulai dari Rp3 hingga Rp7 miliar. Kami meyakini bahwa Giva tidak hanya menawarkan nilai hunian yang unggul dari sisi desain, lokasi, dan fasilitas, tetapi juga memiliki prospek investasi jangka panjang yang kuat seiring dengan pesatnya pertumbuhan kawasan Bekasi.”

Mengusung tagline “Elevate Living”, Giva menawarkan empat tipe hunian yakni Giva 8, Giva 9, Giva 10, dan Giva 12 yang didesain oleh Stairs Architect by Steve Handoko, salah satu arsitek terkemuka di Indonesia. Tipe Giva 8 memiliki luas tanah mulai dari 144 m 2  dan luas bangunan mulai dari 185m 2  dengan empat kamar tidur, multi-function room dan lima kamar mandi.

Tipe Giva 9 memiliki luas tanah mulai 198 m 2 dan luas bangunan 195 m 2  dengan empat kamar tidur, lima kamar mandi, dan multi-function room. Sementara tipe Giva 10 memiliki luas tanah 220 m 2  dan luas bangunan 282 m 2  dengan empat kamar tidur, lima kamar mandi. Sementara, untuk tipe Giva 12 memiliki luas tanah 264 m 2 dan luas bangunan 302 m 2 dengan lima kamar tidur, lima kamar mandi, garasi khusus serta area taman yang lebih luas dari tipe lainnya.

Klaster Giva dilengkapi dengan beragam fasilitas yang dapat dinikmati oleh penghuninya, mulai dari private clubhouse dengan area kolam renang outdoor, kolam renang anak, lapangan tenis, exclusive fitness facility dan lapangan futsal. The Kaia Boulevard juga dapat menjadi pilihan penghuni klister untuk berjalan santai atau bersepeda di ruang terbuka hijau yang menyegarkan.

Klaster Giva at The Kaia juga berdekatan dengan sejumlah fasilitas pendidikan, kesehatan, rekreasi hingga komersial seperti Living World Grand Wisata, Artotel Living World Grand Wisata, Eka Hospital, Rumah Sakit Hermina, Rumah Sakit Mitra Keluarga, Go! Wet Waterpark, Sekolah Islam Al-Azhar, IPEKA, Notre Dame dan sejumlah fasilitas lainnya.

Terletak di Grand Wisata Bekasi, sebuah township seluas 1.100 hektare, Giva berada di lokasi strategis dan terkoneksi dengan sejumlah infrastruktur seperti akses langsung ke jalan Tol Jakarta – Cikampek, JORR I & II, LRT dan KCIC Jakarta – Bandung melalui shuttle bus yang terintegrasi dengan Grand Wisata.

Kawasan hunian ini juga dilengkapi tiga akses gate, yakni North Gate dengan akses langsung menuju Tol Jakarta Cikampek KM21, South Gate dengan akses langsung menuju Mall Living World Grand Wisata, dan West Gate dengan akses langsung menuju boulevard Grand Wisata. Lokasi Grand Wisata Bekasi yang hanya berjarak 15 menit dari Jakarta dan 5 menit menuju kawasan ekonomi dan industri terpadu Bekasi, menjadikannya sebagai kota mandiri berprospek tinggi sebagai kota satelit modern untuk wilayah timur Jakarta dan sekitarnya.***

Perluas Ekosistem Pembayaran QRIS Cross Border BI, Merchant BRI Sudah Terhubung dengan Alipay dan UnionPay

0

 

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi pembayaran digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Terbaru, BRI menghadirkan layanan yang memungkinkan merchant menerima pembayaran dari pengguna Alipay dan UnionPay secara mudah, aman, dan real-time melalui QRIS EDC BRI.

Inovasi ini menjadi langkah strategis BRI dalam mendukung pelaku usaha memperluas jangkauan pasar, khususnya dalam melayani pelanggan internasional, termasuk wisatawan mancanegara dan pelaku bisnis global yang menggunakan Alipay dan UnionPay sebagai metode pembayaran utama.

Saat ini BRI terus memperkuat implementasi QRIS cross border BI yang kini telah terkoneksi di enam negara, yakni Thailand, Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan China.

QRIS BRI merupakan layanan penerimaan pembayaran berbasis kode QR yang terintegrasi langsung pada perangkat EDC BRI. Dalam setiap transaksi, sistem akan menghasilkan kode QR unik secara real-time, sehingga proses pembayaran menjadi lebih akurat dan efisien, sekaligus meningkatkan keamanan transaksi bagi merchant.

Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari upaya BRI dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan berdaya saing global.

“Akses terhadap metode pembayaran internasional menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha, khususnya di sektor yang memiliki interaksi dengan pelanggan mancanegara. Melalui inovasi ini, BRI memberikan solusi yang memudahkan merchant dalam menerima pembayaran lintas negara secara praktis, aman, dan real-time,” ujar Aquarius.

Aquarius menambahkan bahwa kehadiran layanan ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis merchant, sekaligus mendukung peningkatan transaksi di sektor pariwisata dan perdagangan.

Dengan solusi ini, merchant tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam menerima pembayaran lintas negara, tetapi juga memperoleh pengalaman transaksi yang lebih lancer (seamless). Pelanggan cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi Alipay dan UnionPay, dan sistem akan secara otomatis melakukan verifikasi pembayaran dalam hitungan detik.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas global dan pertumbuhan sektor pariwisata, merchant BRI yang sudah terhubung dengan Alipay dan UnionPay menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Merchant kini dapat menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa batasan metode pembayaran, sehingga berpotensi mendorong peningkatan volume transaksi.

Dari sisi keamanan, penggunaan QRIS memberikan perlindungan ekstra karena setiap kode hanya berlaku untuk satu transaksi. Hal ini membantu meminimalkan risiko duplikasi maupun penyalahgunaan, sekaligus memastikan setiap pembayaran tercatat secara akurat.

Selain itu, proses transaksi yang real-time memungkinkan merchant untuk segera memverifikasi pembayaran dan melanjutkan layanan kepada pelanggan tanpa hambatan. Seluruh transaksi juga diproses melalui jaringan BRI yang andal, sehingga mendukung penerimaan dana yang efisien dan terpercaya.

BRI juga memastikan kenyamanan merchant melalui dukungan layanan bantuan yang tersedia 24 jam setiap hari, guna membantu penanganan kendala transaksi secara cepat dan responsif di lokasi usaha.

Adapun cara menerima pembayaran menggunakan QRIS BRI dari pengguna Alipay dan UnionPay adalah sebagai berikut:
Merchant memilih menu Generate QR pada perangkat EDC BRI.

Merchant memasukkan nominal transaksi sesuai dengan nilai pembayaran pelanggan.
Sistem EDC secara otomatis menghasilkan kode QR untuk transaksi tersebut.
Merchant menampilkan kode QR kepada pelanggan untuk dipindai.
Pelanggan melakukan pemindaian menggunakan aplikasi Alipay atau UnionPay.
Sistem akan melakukan verifikasi transaksi secara real-time.
Merchant menerima notifikasi bahwa transaksi berhasil.
EDC BRI mencetak struk sebagai bukti pembayaran yang sah.

Sejalan dengan penguatan transformasi digital dan perluasan ekosistem pembayaran lintas negara, implementasi QRIS cross border BI untuk Indonesia–China menjadi langkah strategis dalam mendorong konektivitas sistem pembayaran regional yang semakin efisien, dan inklusif.

Inisiatif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia (BI), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta industri perbankan dan penyedia jasa pembayaran nasional dalam memperluas interoperabilitas pembayaran digital Indonesia di tingkat global.

Melalui implementasi QRIS cross border BI untuk Indonesia–China, masyarakat Indonesia maupun wisatawan asal China dapat melakukan transaksi pembayaran secara lebih mudah menggunakan aplikasi pembayaran domestik masing-masing tanpa perlu melakukan penukaran uang tunai.

Kehadiran layanan ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital payment, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM, sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara.***

 

Yayasan Nurul Huda Conggeang Dilaporkan ke Polres Bogor, Supplier MBG Klaim Kerugian Hampir Rp400 Juta

Bogordaily.net — Polemik operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Sejumlah supplier bahan baku untuk dapur MBG di Kabupaten Bogor resmi melaporkan Ketua Yayasan Nurul Huda Conggeang, Eka Anugrah, ke Polres Bogor atas dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dana pembayaran supplier operasional dapur SPPG Leuwiliang 04 dan SPPG Pamijahan 04.

Laporan pengaduan tersebut dibuat dan ditandatangani langsung oleh Hendra Rusliana pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 15.28 WIB dan ditujukan kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor. Dalam perkara ini, Hendra bertindak mewakili para supplier bahan baku yang selama ini memasok kebutuhan operasional dapur MBG di dua titik dapur tersebut.

Adapun supplier yang direpresentasikan dalam laporan tersebut terdiri dari:

* H. Badrudin Jaman sebagai supplier beras;
* Arifin Yusuf sebagai supplier ayam dan telur;
* Erma Aprianti sebagai supplier sembako, buah, dan sayur;
* Hendra Rusliana sebagai supplier operasional dan kebutuhan pendukung dapur.

Dalam keterangannya, Hendra menyebut dugaan persoalan ini berkaitan dengan dana operasional MBG yang seharusnya digunakan untuk membayar supplier bahan baku dapur MBG.

“Supplier sudah mengirim barang, sudah dipakai untuk operasional dapur MBG, tapi sampai sekarang pembayarannya tidak diselesaikan. Karena itu kami menempuh jalur hukum agar ada kepastian,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, para supplier selama ini memasok berbagai kebutuhan dapur seperti beras, ayam, telur, sayur, buah, sembako, hingga kebutuhan operasional lainnya untuk mendukung pelayanan MBG bagi penerima manfaat di wilayah Bogor.

Menurut Hendra, pengiriman bahan baku dilakukan berdasarkan permintaan operasional dapur dan barang-barang tersebut telah diterima serta digunakan dalam kegiatan pelayanan makan bergizi gratis.

Namun, hingga berjalannya waktu, pembayaran kepada supplier disebut tidak kunjung dilakukan meskipun operasional dapur tetap berjalan.

Dalam laporan pengaduan yang diajukan ke Polres Bogor, total nilai tunggakan yang dipersoalkan mencapai Rp387.391.955 untuk dua titik dapur MBG, yakni SPPG Leuwiliang 04 dan SPPG Pamijahan 04.

“Yang paling terdampak itu supplier kecil. Modal usaha mereka tertahan berbulan-bulan karena pembayaran tidak kunjung diterima,” kata Hendra.

Ia juga menyebut sebelum laporan polisi dibuat, pihak supplier telah beberapa kali melakukan komunikasi dan penagihan agar pembayaran segera diselesaikan. Namun upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil.

Dalam dokumen pengaduan, Hendra menduga dana pemerintah untuk operasional MBG yang seharusnya digunakan membayar supplier justru tidak diteruskan sebagaimana mestinya.

Sebagai bagian dari laporan, para pelapor turut menyerahkan sejumlah dokumen pendukung seperti daftar pengiriman barang, nota pembelian, bukti penagihan, hingga dokumen administrasi operasional lainnya yang berkaitan dengan suplai bahan baku dapur MBG.

Kasus tersebut kini ditangani Polres Bogor untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pemkab Bogor Akan Sembelih Sapi Seberat 1,2 Ton Pemberian Prabowo di Masjid Nurul Wathon

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menyembelih hewan kurban seberat 1,2 ton pada momentum Idul Adha di Masjid Nurul Wathon.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut bahwa, hewan kurban jenis Sapi Limosin itu akan disembelih sesuai sholat Idul Adha.

“Pa Presiden menyembelih hewan kurban seberat kurang lebih 1,2 ton yang insya Allah akan disembelih selesai sholat idul Adha di masjid Raya Nurul Wathon,” kata Rudy Susmanto, Selasa 26 Mei 2026.

Menurut Rudy, Presiden Prabowo rutin memberikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Babakan Madang.

“Tentunya ini menjadi agenda rutin pa Presiden setiap tahun, jelang hari raya idul Adha selalu membagi hewan kurban bagi masyarakat sekitar kediaman beliau,” jelasnya.

Sementara itu, khusus di Kecamatan Babakan Madang, Presiden Prabowo memberikan sebanyak 108 sapi yang disebar di beberapa titik.

“Khususnya di Kecamatan Babakan Madang dan juga pa Presiden juga membagi hewan kurban di beberapa wilayah yang ada di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Bogor,” ungkap
Rudy.

(Albin)

Milad UIKA ke-65, FEB Gelar Aksi Sosial di SLB Al Irsyad Bogor

Bogordaily.net – Peringati Milad Universitas Ibn Khaldun Bogor ke-65, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun (FEB UIKA) Bogor melalui Unit Marketing Communication (MARCOMM) menggelar aksi sosial yang berbeda dari biasanya.

Bertempat di SLB Al Irsyad Al Islamiyyah, sebanyak 50 relawan pelajar dari berbagai SMA/K/Sederajat se-Bogor Raya hingga Bandung berkumpul untuk merajut kedekatan dengan siswa-siswi berkebutuhan khusus.

Dalam kegiatan ini, para relawan juga untuk belajar, salah satu momen paling berkesan adalah saat para
peserta berkesempatan mempelajari dasar-dasar Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia).

Interaksi ini membuat suasana mencair seketika, di mana keterbatasan bicara bukan lagi penghalang untuk saling mengenal.

Kedekatan tersebut semakin erat saat para relawan dan siswa berkolaborasi dalam merangkai manik-manik menjadi gelang dan kalung, hingga berekspresi lewat teknik lukis stencil.

Wakasek Humas dari SLB Al Irsyad menyampaikan apresiasi, dengan adanya kegiatan aksi sosial yang mendapat antusias dari para relawan.

“Kami sangat terharu melihat adik-adik relawan begitu sabar dan antusias. Kehadiran mereka memberikan warna baru bagi anak-anak kami, membuat mereka merasa percaya diri dan diakui.” ujarnya, Selasa 26 Mei 2026.

Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar perayaan seremonial Milad UIKA, melainkan bentuk nyata komitmen FEB UIKA dalam menumbuhkan jiwa sosial di kalangan generasi muda.

Sementara itu, respon positif pun mengalir dari para peserta, banyak dari mereka mengaku mendapat pengalaman batin yang mendalam, di mana komunikasi
tidak melulu soal kata-kata, tapi tentang kehadiran dan kesabaran.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan-gerakan kerelawanan lainnya di masa depan.

Sekaligus mempertegas peran UIKA Bogor sebagai institusi yang terus menebar manfaat bagi masyarakat luas di usianya yang ke-65 tahun

(Albin)

Kebun Raya Bogor Kembali Gelar Sholat Idul Adha 1447 H, Gratis untuk Umum

 

Bogordaily.net – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kebun Raya Bogor kembali menyelenggarakan Sholat Idul Adha pada hari Rabu, 27 Mei 2026.

Berlokasi di area Taman Reinwardt (area dekat ecodome), Kebun Raya Bogor menawarkan suasana alam yang asri yang penuh kekhidmatan ditengah kekhusyukan beribadah.

Untuk shalat Idul Adha tahun ini, akan diimami oleh Al Ustadz Ahmad Romdhoni. Sementara itu, Husnan Bey Fananie akan bertindak sebagai khatib pada Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Kebun Raya Bogor.

Pelaksanaan Salat Idul Adha di Kebun Raya Bogor ini sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai pengorbanan sebagaimana makna Idul Adha.

“Kegiatan Salat Idul Adha ini adalah kegiatan rutin dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Kifayatul Abidin Kebun Raya Bogor yang dijalankan setiap tahunnya, sebagai bagian dari kegiatan sosial antara pengelola Kebun Raya Bogor dan masyarakat Kota Bogor agar terjalin silaturahmi yang baik,” ujar General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya (PT MNR), Zaenal Arifin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DKM Masjid Kifayatul Abidin Kebun Raya Bogor.

Pelaksanaan Salat Idul Adha di Kebun Raya Bogor dimulai sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Jamaah yang ingin bergabung, dapat menggunakan akses masuk dan keluar melalui Pintu 3 Kebun Raya Bogor (seberang Lippo Plaza Keboen Raya Bogor).

Para jamaah yang ingin melaksanakan Salat Idul Adha di Kebun Raya Bogor tidak dipungut biaya tiket masuk.

Jamaah yang membawa kendaraan bermotor atau mobil diharapkan untuk parkir di luar area Kebun Raya Bogor. Jamaah diimbau hadir lebih awal guna menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Berdasarkan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, kawasan Kebun Raya Bogor menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk menunaikan Sholat Id berjamaah di ruang terbuka.

Panitia juga mengimbau jamaah untuk membawa perlengkapan sholat pribadi, menjaga kebersihan area pelaksanaan, serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran kegiatan. Selain itu, jamaah tidak perkenankan membawa senjata tajam, senjata api, drone dan lensa tele.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Kebun Raya Bogor diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Para Jamaah yang hadir diprediksi seperti tahun sebelumnya, mayoritas jamaah berasal dari masyarakat area sekitar Kebun Raya Bogor.

“Kami berharap tahun ini jamaah Shalat Idul Adha dapat lebih khusyuk dan nyaman dengan melaksanakan shalat di area Kebun Raya Bogor dimana dikeliling oleh aneka tumbuhan hayati yang mengiringi jamaah melaksanakan shalat Idul Adha. Kami juga berharap pada jamaah setelah melaksanakan shalat Idul Adha dapat bersilahturahmi dengan keluarga dirumah,” ujar Zaenal.

Senior Manager Operasional PT Mitra Natura Raya, Afandika Akbar Utama menambahkan pihak PT MNR, sebagai mitra pengelola Kebun Raya berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, terutama warga Kota Bogor.

“Shalat Idul Adha di Kebun Raya Bogor merupakan tradisi yang sudah dilakukan dari sejak lama dan kami akan terus melakukan itu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Afandika.

Selain shalat Idul Adha di kebun, Kebun Raya juga melakukan penyembelihan hewan qurban pada hari yang sama, Rabu, 27 Mei 2026 usai pelaksanaan sholat Idul Adha. Hewan qurban yang disediakan adalah dua ekor sapi seberat 650 kg.***

 

Pemkot Bogor Paparkan Cara Kerja PSEL di Kantor PWI Kota Bogor

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor memaparkan cara kerja Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor PWI Kota Bogor, Selasa 26 Mei 2026.

Kegiatan ini turut melibatkan insan pers sebagai bagian dari upaya edukasi publik terkait pengelolaan sampah modern berbasis teknologi.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa persoalan sampah di Indonesia tidak bisa lagi ditangani secara parsial. Ia menilai diperlukan pendekatan terintegrasi dengan dukungan teknologi modern agar pengelolaan sampah lebih efektif.

“Indonesia sekarang berada dalam kondisi darurat sampah. Kalau penanganannya sporadis dan berjalan sendiri-sendiri, tidak akan mungkin efektif,” ujarnya.

Menurut Dedie, teknologi yang dipilih dalam program ini adalah Waste to Energy (WTE) berbasis insinerator. Sistem tersebut digunakan untuk membakar sampah yang sudah tidak memiliki nilai ekonomi, sehingga tidak mengganggu peran bank sampah maupun TPS 3R.

“Konsepnya adalah membakar sampah yang sama sekali tidak punya nilai ekonomi lagi. Jadi yang masih bernilai tetap dikelola melalui TPS 3R dan bank sampah,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknologi yang digunakan telah dirancang dengan standar tinggi, mengusung konsep zero emission dan zero odor. Dengan sistem tersebut, proses pembakaran diklaim tidak menimbulkan bau maupun emisi berbahaya bagi lingkungan sekitar.

Sementara itu, Director Project and Stakeholder Management Danantara Waste Energy, Maulana Muhammad, menjelaskan bahwa proses kerja PSEL dimulai dari pengumpulan sampah residu yang tidak memiliki nilai ekonomi. Sampah tersebut kemudian dibakar dalam ruang bakar bersuhu tinggi untuk menghasilkan energi panas.

“Panas dari proses pembakaran itu kemudian diubah menjadi energi listrik melalui turbin, dan listriknya disalurkan ke PLN,” terangnya.

Ia menyebutkan, teknologi insinerator yang digunakan mampu mengurangi volume sampah hingga 90 sampai 100 persen tanpa menyisakan limbah dalam jumlah besar. Sisa pembakaran berupa fly ash dan bottom ash (Faba) akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan konstruksi.

Selain itu, proyek PSEL di Kota Bogor juga didukung skema pembiayaan dari pemerintah pusat melalui regulasi terbaru. Dengan skema tersebut, biaya pengolahan tidak lagi dibebankan ke APBD daerah, melainkan ditopang oleh penjualan energi listrik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denni Wismanto, menjelaskan bahwa penerapan PSEL memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan. Salah satunya adalah pengurangan emisi karbon dioksida serta efisiensi penggunaan energi fosil.

“Dengan kapasitas 1.000 ton per hari, kita bisa mengurangi sekitar 180 ribu ton emisi CO2. Selain itu, penggunaan batu bara juga bisa ditekan,” ungkapnya.

Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menyatakan dukungan terhadap program tersebut. Ia menegaskan peran media penting dalam menyampaikan informasi yang utuh kepada masyarakat.

“Kami siap membantu mengawal sekaligus menyosialisasikan program ini agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa standar emisi dari fasilitas PSEL telah dirancang berada di bawah ambang batas aman lingkungan. Pemerintah juga akan terus melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait teknologi tersebut.

Proyek PSEL di Kota Bogor direncanakan dibangun di dua lokasi, yakni Galuga dan Kayu Manis, dengan skema kerja sama antardaerah.

Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap TPA konvensional serta mengatasi persoalan keterbatasan lahan dan pencemaran lingkungan akibat sampah.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Viral Lagi! Pemotor Bawa Gunungan Es Batu Keliling Bogor, Bikin Pengguna Jalan Waswas

0

Bogordaily.net – Aksi pengendara sepeda motor (pemotor) yang membawa tumpukan es batu raksasa kembali viral di media sosial. Kali ini, pengendara tersebut terlihat melintas di kawasan Kota Bogor dengan membawa muatan tinggi menyerupai gunungan.

Dalam video yang beredar, pemotor itu tampak melaju dari Jalan Ir. H. Juanda menuju arah Jalan Dramaga, Bogor.

Tumpukan es batu yang dibawa terlihat menjulang di bagian belakang motor hingga menarik perhatian pengguna jalan.

Fenomena ini sontak menjadi sorotan warga dan netizen karena dianggap membahayakan keselamatan di jalan raya.

Banyak pengendara khawatir motor bisa kehilangan keseimbangan, terutama saat melintas di tengah arus lalu lintas yang padat.

Selain ukuran muatan yang tidak biasa, posisi es batu yang ditumpuk tinggi juga dinilai berisiko jika pengendara tiba-tiba oleng atau melakukan pengereman mendadak.

Tak sedikit pengguna media sosial yang mengaku kagum dengan kemampuan pengendara menjaga keseimbangan motor.

Namun di sisi lain, banyak pula yang menilai aksi tersebut seharusnya tidak dilakukan karena berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain.

Video pemotor pembawa “gunungan” es batu itu pun kembali ramai dibagikan di berbagai platform media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet.***

Capaian Tertinggi di Jabar, Pemkot Bogor Luncurkan Inovasi CKD Smart untuk Perkuat Cek Kesehatan Gratis

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor menggelar rapat koordinasi Satgas Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis sekaligus pencanangan program CKD Smart (Mobile, Sasaran, Adaptif, Responsif, dan Terintegrasi) di Plaza Balai Kota, Gedung Paseban Sri Bima, Selasa 26 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, para camat, hingga perwakilan puskesmas se-Kota Bogor.

Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah memperkuat layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat sekaligus meningkatkan integrasi data kesehatan berbasis digital.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, capaian program cek kesehatan gratis di Kota Bogor saat ini menjadi yang tertinggi di Jawa Barat dengan persentase mencapai 49,2 persen.

Sementara pada semester awal tahun 2026, capaian program telah menyentuh angka 21 persen.

“Kota Bogor itu untuk capaian cek kesehatan gratis capaiannya 49,2 persen, tertinggi di Jawa Barat. Tahun ini pada semester awal mencapai 21 persen,” ujar Dedie A. Rachim.

Menurutnya, program cek kesehatan gratis diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa, layanan tersebut bukan hanya gratis, tetapi juga memberikan pemeriksaan kesehatan yang lengkap.

“Keinginan kita tentu untuk cek kesehatan gratis ini bisa dimanfaatkan untuk seluruh masyarakat. Pertama bukan hanya gratis, tetapi lengkap,” katanya.

Dedie juga menjelaskan, inovasi terbaru yang tengah dikembangkan Dinas Kesehatan Kota Bogor melalui CKD Smart akan memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis digital dan data terintegrasi.

“Untuk inovasi baru yang digodok oleh Kadinkes Kota Bogor ini adalah bagaimana cek kesehatan gratis bukan hanya capaiannya tinggi, tetapi juga Smart, berintegrasi dengan digital, sehingga nantinya bisa dijadikan bahan atau dasar kebijakan Pemerintah Kota Bogor,” jelasnya.

Ia menambahkan, semakin banyak masyarakat yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, maka data kesehatan yang terkumpul akan semakin lengkap dan membantu pemerintah dalam menentukan arah kebijakan di bidang kesehatan.

“Semakin banyak dan lengkap masyarakat Kota Bogor melakukan pemeriksaan gratis maka datanya akan komplit dan itu akan memudahkan Pemerintah Kota Bogor menentukan arah kebijakan di bidang kesehatan,” tutup Dedie.***