Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 44

BMKG Ingatkan Potensi El Niño 2026, Musim Kemarau di Indonesia Diprediksi Lebih Panjang

0

Bogordaily.net – Indonesia diperkirakan akan menghadapi potensi fenomena El Niño pada pertengahan hingga akhir tahun 2026.

Fenomena iklim global ini dikenal dapat memengaruhi kondisi cuaca di berbagai wilayah, termasuk meningkatkan suhu udara dan mengurangi curah hujan.

Jika kondisi tersebut terjadi, sejumlah daerah di Indonesia berpotensi mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan lebih kering dibandingkan biasanya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi iklim pada awal tahun masih berada dalam fase netral.

Namun peluang munculnya fenomena El Niño diperkirakan mulai meningkat pada semester kedua tahun 2026.

Fenomena El Niño terjadi ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah hingga timur Samudra Pasifik mengalami peningkatan.

erubahan suhu tersebut kemudian memengaruhi sirkulasi atmosfer dan pola cuaca di berbagai wilayah dunia, termasuk kawasan Indonesia.

Dampaknya, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia dapat mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Kondisi ini berpotensi membuat beberapa daerah mengalami cuaca yang lebih kering dibandingkan kondisi normal.

Selain itu, BMKG juga memprediksi bahwa musim kemarau pada tahun 2026 kemungkinan datang lebih awal di banyak wilayah Indonesia.

Situasi tersebut perlu diantisipasi sejak dini oleh berbagai pihak, terutama sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya air.

Dengan meningkatnya potensi El Niño, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan, seperti kekeringan hingga meningkatnya suhu udara di beberapa wilayah.***

TNI Direncanakan Bergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Mulai Mei 2026

0

Bogordaily.net – Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilaporkan akan bergabung dalam pasukan stabilisasi internasional yang akan ditempatkan di wilayah Jalur Gaza, Palestina, mulai 1 Mei 2026.

Media publik Israel KAN menyebutkan sekitar 5.000 personel dari Indonesia akan menjadi bagian dari International Stabilization Force (ISF).

Pasukan ini juga akan diisi oleh personel dari sejumlah negara lain seperti Kazakhstan, Maroko, Albania, dan Kosovo.

Sebelum diterjunkan ke Gaza, ratusan personel dijadwalkan mengikuti pelatihan terlebih dahulu di Yordania pada April mendatang sebagai bagian dari persiapan operasi.

Setelah tiba di wilayah Gaza, pasukan tersebut akan ditempatkan terlebih dahulu di kawasan Rafah, wilayah selatan Gaza yang sedang dibangun kembali dengan dukungan Uni Emirat Arab.

Setelah itu, pasukan akan disebar ke sejumlah wilayah lain, termasuk area yang berada dekat dengan “garis kuning”, yakni batas sementara yang menandai posisi pasukan Israel Defense Forces berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.

Pembentukan pasukan stabilisasi internasional tersebut merupakan bagian dari rencana pemulihan Gaza yang dipimpin oleh Board of Peace di bawah inisiatif Amerika Serikat.

Pasukan ini memiliki sejumlah tugas utama, di antaranya mengawasi keamanan wilayah, melucuti kelompok bersenjata, serta memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi dapat berjalan dengan aman di kawasan Gaza.***

Viral Nenek Diduga Curi Cabai di Pasar, Pedagang Emosi hingga Pukul

0

Bogordaily.net – Sebuah video yang memperlihatkan seorang nenek diduga kepergok mencuri cabai di sebuah pasar tradisional viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat suasana keributan antara seorang pedagang cabai dengan seorang nenek yang disebut-sebut mengambil cabai tanpa izin.

Pedagang tersebut tampak emosi hingga memukul nenek itu di tengah keramaian pasar.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Video yang diunggah ke media sosial itu langsung menyebar luas dan menjadi perbincangan di kalangan pengguna internet.

“Terduga pelaku pencurian di pasar tradisional Kejadian menyebutkan tadi pagi pukul 6.00” tulisnya dalam keterangan video dikutip pada Minggu 15 Maret 2026.

Aksi dalam video itu pun memicu beragam komentar dari netizen. Sebagian menyoroti dugaan pencurian yang terjadi, sementara lainnya menilai tindakan memukul tidak seharusnya dilakukan.

“Jangan menormalisasi pencurian apapun alasannya, tapi juga jangan jadi hakim jalanan” kata netizen.

“Terusin bang smpek pingsan” yimpal netizen lainnya.

“Kasian si nenek” sahut netizen lagi.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti lokasi kejadian maupun kronologi lengkap dari peristiwa tersebut.

Namun video tersebut terus beredar luas dan memancing perdebatan publik terkait tindakan yang terekam di dalamnya.***

Sajikan Kelapa Utuh di Program MBG, 9 SPPG di Gresik Dihentikan Sementara

0

Bogordaily.net – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas terhadap sembilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, setelah diketahui menyajikan kelapa utuh sebagai bagian dari menu makanan bagi penerima manfaat.

Akibat kebijakan tersebut, operasional sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut kini resmi dihentikan sementara.

Penghentian dilakukan sebagai langkah evaluasi terhadap pelaksanaan program yang dinilai tidak sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyayangkan keputusan para pengelola SPPG yang tetap menyajikan kelapa utuh meskipun isu serupa sebelumnya telah menjadi sorotan publik di beberapa daerah.

“Pemberian kelapa utuh sebelumnya sudah menjadi perhatian publik di beberapa daerah. Seharusnya hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG agar lebih berhati-hati dalam menentukan menu yang diberikan kepada penerima manfaat,” kata Nanik di Jakarta, Minggu 15 Maret 2026.

Menurutnya, alasan yang disampaikan oleh pengelola SPPG bahwa menu tersebut diberikan atas permintaan penerima manfaat tidak dapat dijadikan dasar pembenaran.

Setiap SPPG tetap diwajibkan mengikuti standar menu serta pedoman operasional yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan program MBG.

BGN menegaskan bahwa, seluruh penyedia layanan dalam program tersebut harus mematuhi ketentuan yang berlaku demi menjaga kualitas pelayanan serta tujuan utama program pemenuhan gizi masyarakat.

“Seluruh SPPG tetap harus mengikuti pedoman menu dan standar pelayanan yang sudah ditetapkan. Karena itu, sembilan SPPG di Gresik yang memberikan kelapa utuh saat ini kami hentikan sementara operasionalnya untuk proses evaluasi,” pungkasnya.***

Prabowo Soroti Langkah Negara Lain Hadapi Konflik Timur Tengah, Contohkan Pakistan Potong Gaji Pejabat

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto menyoroti berbagai langkah adaptif yang dilakukan sejumlah negara dalam menghadapi ketegangan konflik di kawasan Asia Barat atau Timur Tengah.

Menurutnya, situasi global saat ini menuntut setiap negara untuk bersiap dan mengambil kebijakan yang tepat guna menjaga stabilitas nasional.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mencontohkan langkah yang diambil oleh Pakistan.

Negara tersebut disebut telah menerapkan kebijakan penghematan dengan memotong gaji sejumlah pejabat negara, termasuk anggota kabinet dan anggota parlemen.

Menurut Prabowo, kebijakan seperti itu merupakan bentuk penyesuaian yang dilakukan negara-negara dalam menghadapi potensi dampak konflik global terhadap kondisi ekonomi dan energi.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh menganggap situasi saat ini sepenuhnya aman tanpa melakukan langkah antisipatif.

Pemerintah perlu terus melakukan upaya proaktif agar dampak situasi global dapat diminimalkan.

“Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita. Banyak negara-negara sudah melakukan langkah-langkah,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa dinamika konflik internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah, dapat berdampak luas terhadap berbagai sektor, termasuk energi dan perekonomian global.***

Resmi Ditutup, Balkot Ramadan Festival 2026 Bukukan Transaksi hingga Rp1 Miliar

0

Bogordaily.net – Meraih omzet transaksi hingga hampir Rp1 miliar, Balkot Ramadan Festival 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari di Halaman Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Sabtu 14 Maret 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor dan organisasi wanita lainnya ini menghadirkan puluhan tenant UMKM, berbagai layanan publik, serta rangkaian kegiatan sosial dan lomba yang dapat dinikmati masyarakat selama pelaksanaan festival.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik sejak hari pertama hingga penutupan dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

Ia juga menyampaikan bahwa selama tiga hari pelaksanaan festival, nilai transaksi yang tercatat mencapai angka yang signifikan, yakni sekitar Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

“Total transaksi di sini ada hampir Rp500 juta sampai Rp1 miliar. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih sukses lagi,” ungkap Denny Mulyadi.

Ia mengakui bahwa pada hari pertama sempat terjadi kendala teknis terkait alur layanan penukaran uang.

Namun, hal tersebut segera ditangani, sehingga kegiatan dapat kembali berjalan dengan tertib pada hari berikutnya.

“Meski kemarin sempat ada insiden kecil, karena kurang tertibnya alur penukaran uang dan keterbatasan sumber daya, alhamdulillah sudah berjalan dengan baik di hari kedua. Ini menjadi evaluasi bagi kita semua untuk lebih baik lagi ke depannya dan semua bisa terlayani dengan lebih baik,” katanya.

Tidak hanya itu, Denny Mulyadi menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut juga disalurkan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini kami juga memberikan santunan bagi 100 anak yatim, penyaluran 120 paket sembako bagi masyarakat di enam kecamatan, dan 50 paket sembako bagi pensiunan ASN golongan I dan II,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor sekaligus Penasihat DWP Kota Bogor, Yantie Rachim, menyampaikan bahwa pelaksanaan Balkot Ramadan Festival tahun ini menjadi pengalaman baru, karena lokasi kegiatan dipindahkan ke Halaman Perpustakaan Kota Bogor.

“Ini pertama kali kita melaksanakan Balkot Ramadan Fest di Halaman Perpustakaan, dengan harapan lebih banyak warga yang datang, karena dibandingkan di Plaza, di sini lebih banyak orang yang lewat dari arah Alun-Alun dan sekitarnya,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan terdapat beberapa kendala yang menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan di masa mendatang.

Meski demikian, Yantie Rachim menilai secara keseluruhan kegiatan Balkot Ramadan Festival tetap berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan sukses. Terima kasih kepada Ketua DWP dan seluruh jajaran yang sudah membuat konsep acara dengan sangat baik sampai akhirnya di hari ketiga ini pendapatannya juga lumayan,” ucap Yantie Rachim.

Selain menghadirkan bazar UMKM dan layanan publik, Balkot Ramadan Festival juga menggelar berbagai kegiatan lomba bernuansa religi, seperti fashion show muslim, dai cilik, dan tahfiz Quran.

Yantie Rachim juga memberikan hadiah kepada para pemenang lomba yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Balkot Ramadan Festival.***

Awkarin Pamer Momen Mesra dengan Pria Bule, Netizen Curiga Pacar Baru

0

Bogordaily.net – Selebgram Awkarin kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah membagikan momen kebersamaannya dengan seorang pria bule yang diduga sebagai kekasih barunya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 15 Maret 2026, pemilik nama lengkap Karin Novilda itu memperlihatkan video singkat yang menampilkan dirinya duduk berdampingan dengan pria tersebut.

Dalam video tersebut, keduanya terlihat santai duduk di sebuah bangku kayu di area terbuka yang dikelilingi pemandangan alam.

Hamparan padang rumput dan pepohonan menjadi latar suasana, sementara keduanya tampak saling merangkul sambil menikmati panorama di sekitar.

Unggahan tersebut juga menggunakan latar musik lagu Self Control milik Frank Ocean. Sementara pada bagian keterangan unggahan, Awkarin hanya menambahkan emoji rumah tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai sosok pria yang menemaninya.

Meski tidak mengungkap identitas pria tersebut, unggahan itu langsung memancing perhatian warganet.

Banyak netizen yang menduga pria bule dalam video tersebut merupakan pacar baru Awkarin.

Spekulasi ini sebenarnya sudah muncul sejak beberapa waktu sebelumnya. Pada unggahan Instagram pada 17 Februari 2026, Awkarin sempat menampilkan potongan gambar yang hanya memperlihatkan lengan berotot seorang pria.

Tak lama kemudian, beredar pula sebuah video yang memperlihatkan Awkarin tengah berciuman dengan pria bule.

Video tersebut kemudian ramai dibagikan ulang di platform TikTok, sehingga semakin memicu spekulasi publik mengenai hubungan keduanya.

Kisah asmara Awkarin sendiri memang kerap menjadi perhatian publik. Sosok influencer yang cukup populer di media sosial ini dikenal cukup terbuka mengenai kehidupan pribadinya, termasuk soal hubungan percintaan.

Sebelumnya, Awkarin sempat mengumumkan perpisahannya dengan mantan kekasihnya, Abyakta Ernoult, pada 23 Desember 2025.

“Jadi, gue diputusin lagi,” ujarnya, dikutip Nyata dari TikTok pribadinya.

Dalam pernyataan tersebut, perempuan berusia 28 tahun itu juga sempat menyindir mantan kekasihnya dengan menyebut berbagai hal yang menurutnya telah ia berikan selama menjalin hubungan. Diketahui, Awkarin dan Abyakta mulai menjalin hubungan sejak tahun 2024.***

Ramadhan Istimewa, Katar Kecamatan Kemang Berbagi Takjil dan Santunan

0

Bogordaily.net – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna (Katar) Kecamatan Kemang, bersama Camat, Kapolsek, turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada pengendara motor dan mobil yang melintas di Jalan Raya Kemang Parung, Minggu 15 Maret 2026.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Kemang Agit Septian mengatakan. Kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Ramadan yang digelar Karang Taruna Kecamata Kemang.

“Sebelum turun ke jalan, para anggota Karang Taruna dan Forkopimcam, berdoa bersama di Masjid Al-Fallah terlebih dahulu, selain pembagian takjil kami juga membagikan santunan berbentuk sembako,” ujarnya kepada wartawan.

Masih kata Agit. Kegiatan sosial Katar Kecamatan Kemang ini mengusung tema Ramadhan Istimewa, kegiatan santunan dan pembagian takjil tersebut merupakan wujud kepedulian sosial serta kebersamaan para pemuda, di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para Lansia Dhuafa, sekaligus mempererat kebersamaan anggota Karang Taruna dan Forkopimcam Kecamatan Kemang di bulan Ramadan ini,” bebernya.

Apresiasi juga datang dari Camat Kemang Imam Mahmudi. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai contoh nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan didukung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan santunan dhuafa berbagi takjil yang dilaksanakan Karang Taruna Kecamatan Kemang ini. Ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa dan menunjukkan kepedulian sosial para pemuda terhadap masyarakat,” tutup Imam.***

Dari Desa Celuk Bali, TSDC Angkat Kerajinan Serat Alam Makin Terkenal Melalui LinkUMKM BRI

0

Bogordaily.net – Di tengah meningkatnya minat pasar terhadap produk fesyen ramah lingkungan, kerajinan berbahan serat alam dari Bali terus menunjukkan daya tariknya.

Salah satunya datang dari TSDC Bali (Tanda Sayang dan Cinta), brand kerajinan asal Desa Celuk, Sukawati, Kabupaten Gianyar, yang kini produknya diminati pasar lokal hingga mancanegara.

TSDC Bali menghadirkan kerajinan berbahan serat alam seperti ate, rotan, dan pandan yang diolah secara handmade oleh pengrajin lokal.

Dengan sentuhan desain modern yang tetap mempertahankan teknik anyaman tradisional, bahan alami tersebut diolah menjadi produk fesyen seperti tas, dompet, dan aksesori.

Beberapa produk yang paling diminati pelanggan antara lain beach bag, topi, dan dompet anyaman yang banyak digunakan untuk kegiatan liburan maupun aktivitas sehari-hari.
Founder dan Owner TSDC Bali Ni Wayan Sri Mustika Dewi mengungkapkan bahwa usaha yang ia rintis berangkat dari keinginan menghadirkan produk kerajinan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki makna emosional bagi penggunanya.

“TSDC mulai dirintis pada tahun 2020 dari keinginan untuk menghadirkan ‘tanda sayang’ melalui produk yang personal dan bermakna. Nama ‘Tanda Sayang dan Cinta’ bukan sekadar label, tetapi mencerminkan filosofi bahwa setiap produk buatan tangan membawa energi kasih sayang dari pembuatnya kepada pemakainya. Proses membangun usaha ini dimulai dari eksplorasi kekayaan serat alam di Bali seperti ata, pandan, dan rotan. Dari usaha skala kecil, TSDC terus menjaga konsistensi kualitas dan desain yang relevan dengan pasar modern hingga akhirnya berkembang menjadi brand yang dikenal di berbagai pameran,” jelasnya.

Dalam perjalanan mengembangkan usaha, TSDC memanfaatkan ekosistem pemberdayaan UMKM BRI melalui platform LinkUMKM. Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring, mulai dari peningkatan kapasitas hingga penguatan akses pasar.

Platform ini menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku UMKM.

“Awalnya saya mengenal LinkUMKM melalui ekosistem pemberdayaan UMKM yang dijalankan BRI, baik melalui Mantri BRI di unit terdekat maupun berbagai program pelatihan seperti Go Modern. Bergabung dengan LinkUMKM membantu kami melakukan self assessment terhadap kelas usaha sekaligus membuka akses ke jejaring komunitas UMKM yang lebih luas secara digital,” ungkap Sri.

Berbagai pelatihan tersebut turut meningkatkan kepercayaan diri TSDC untuk tampil di berbagai event, mulai dari pameran UMKM hingga ajang fashion week di Bali. Kegiatan tersebut membuka peluang jejaring dengan berbagai buyer potensial, termasuk dari sektor perhotelan, instansi, hingga wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Saat ini produk TSDC dipasarkan melalui gerai offline, reseller, marketplace, media sosial seperti Instagram dan TikTok, serta kerja sama penjualan B2B dan berbagai pameran sehingga mampu menjangkau pelanggan dari pasar lokal hingga ekspor.

Dalam operasional usaha sehari-hari, TSDC juga memanfaatkan layanan perbankan BRI seperti QRIS BRI untuk memudahkan transaksi non-tunai, BRImo untuk memantau arus kas usaha sekaligus melakukan pembayaran kepada pemasok bahan baku, serta tabungan BritAma sebagai rekening utama pengelolaan transaksi bisnis.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa TSDC Bali merupakan contoh bagaimana pelaku UMKM mampu mengembangkan kerajinan berbasis kearifan lokal hingga menjangkau pasar yang lebih luas.

“Dengan penguatan kapasitas usaha, inovasi desain, serta dukungan akses pasar yang lebih luas, produk kerajinan seperti yang dikembangkan TSDC menunjukkan bahwa karya berbasis kearifan lokal mampu beradaptasi dengan perkembangan tren pasar. Pendampingan yang tepat juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran dan menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Melalui berbagai program pemberdayaan, BRI terus mendorong UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemkab Bogor Gelar Operasi Pasar dan Monitoring Harga Jelang Idul Fitri

0

Bogordaily.net – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Perumda Pasar Tohaga bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor menggelar operasi pasar serta monitoring harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar rakyat, Senin 16 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, guna memastikan stabilitas harga, serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap sejumlah komoditas utama seperti beras, daging, telur, dan minyak goreng.

Selain itu, juga dilaksanakan sidang tera dan tera ulang alat ukur milik pedagang untuk menjamin transaksi yang adil dan transparan di pasar.

Pengawasan turut melibatkan berbagai instansi terkait. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor memantau keamanan pangan serta ketersediaan stok.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menyampaikan bahwa menjelang Lebaran, harga kebutuhan pokok di pasar rakyat Kabupaten Bogor relatif stabil.

Ia menjelaskan, harga daging ayam dan telur masih terjaga, sementara kenaikan harga daging sapi masih dalam batas wajar dan tidak terlalu signifikan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman, serta memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang tetap terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri.***