Home Blog Page 44

Piala Presiden 2026 Kapan Dimulai dan Siapa Pesertanya? Ini Bocoran Jadwal Terbaru dari PSSI

0

Bogordaily.net – Piala Presiden 2026 kapan dimulai? Pertanyaan itu kini beredar di mana-mana. Di warung kopi. Di grup WhatsApp suporter. Sampai di meja para pengurus klub.

Maklum. Tahun depan situasinya berbeda. Nama “Piala Presiden” dipakai untuk dua ajang sekaligus. Itu yang membuat banyak pecinta bola sempat mengernyitkan dahi.

Yang pertama: Liga 4 Piala Presiden 2025/2026. Yang kedua: turnamen pramusim Piala Presiden yang selama ini identik dengan klub-klub elite Indonesia.

Dua-duanya berlangsung hampir bersamaan.

Liga 4 Piala Presiden lebih dulu berjalan. Jadwalnya sudah disiapkan mulai 30 Mei hingga 11 Juli 2026. Pesertanya besar: 64 tim dari berbagai daerah yang telah lolos fase provinsi.

Sedangkan turnamen yang paling ditunggu publik tetaplah Piala Presiden pramusim. Inilah panggung klub-klub besar. Ajang pemanasan sebelum musim baru dimulai.

Sampai hari ini, jadwal resminya memang belum diumumkan PSSI. Tetapi sejumlah bocoran menyebut turnamen itu kemungkinan digelar pada 28 Juni sampai 11 Juli 2026.

Di sinilah orang mulai ramai bertanya: Piala Presiden 2026 kapan dimulai sebenarnya?

Jawabannya masih bersifat sementara. Belum final. Kalender sepak bola internasional 2026 ikut memengaruhi penyusunan jadwal nasional. PSSI tampaknya masih menghitung banyak hal agar kompetisi tidak bertabrakan.

Yang menarik justru soal peserta.

Jika memakai format lama, kemungkinan hanya delapan klub yang ikut. Namun kabarnya ada wacana perubahan konsep. Bisa saja jumlah peserta bertambah. Bisa pula format grup diubah total.

Belum ada keputusan resmi.

Nama yang paling banyak dibicarakan tentu saja Port FC. Klub asal Thailand itu kini menyandang status juara bertahan setelah menaklukkan Oxford United pada final edisi sebelumnya.

Publik Indonesia rupanya masih penasaran: apakah klub luar negeri itu akan kembali diundang?

Belum tentu.

Status juara bertahan tidak otomatis membuat mereka tampil lagi. Semua tetap menunggu keputusan panitia dan PSSI.

Di sisi lain ada Arema FC. Klub yang sudah identik dengan Piala Presiden. Empat trofi pernah mereka angkat: 2017, 2019, 2022, dan 2024.

Tak ada klub lain yang setangguh Singo Edan di ajang ini.

Tetapi bahkan Arema pun belum mendapat kepastian tampil. Jika format baru diterapkan, mekanisme penentuan peserta bisa berubah total.

Karena itu, pertanyaan Piala Presiden 2026 kapan dimulai belum benar-benar memiliki jawaban pasti. Yang sudah mulai terlihat hanyalah suasananya: Juni dan Juli tahun depan akan menjadi bulan yang sibuk bagi sepak bola Indonesia.

Dua turnamen. Satu nama besar.

Piala Presiden tampaknya kembali akan menjadi pusat perhatian. Dengan atau tanpa kepastian yang cepat dari federasi.***

Siapa Enny Beatrice? Jejak Aktris Lawas yang Kini Jadi Sorotan Usai Nama Anaknya Viral

0

Bogordaily.net – Siapa Enny Beatrice? Pertanyaan itu kembali ramai muncul setelah nama putrinya, Tengku Nadira Adnan, menjadi perhatian publik.

Banyak yang mendadak mencari jejak aktris lawas itu: mulai dari agama, keturunan, hingga perjalanan hidupnya setelah menikah dengan politikus Malaysia.

Enny Beatrice bukan nama baru di dunia hiburan Indonesia. Pada era 1980-an, wajahnya sangat akrab di layar lebar. Ia tampil di banyak film laga, horor, drama, sampai komedi. Di masa itu, bioskop Indonesia memang sedang bergairah. Dan Enny termasuk salah satu bintang yang paling sering muncul.

Namanya tercatat sebagai Enny Beatrice Ferlat Kusumo Anggraini. Ia disebut telah membintangi lebih dari 40 film. Sebagian besar filmnya kini menjadi nostalgia penonton generasi lama.

Film-film seperti Pertarungan di Goa Siluman, Roh Astria, Cewek-Cewek Pelaut, hingga Bangkitnya Si Mata Malaikat pernah melambungkan namanya. Dalam database perfilman internasional IMDb, Enny juga tercatat bermain dalam film Roh pada 1989 serta Virgins from Hell.

Namun kehidupan Enny berubah besar setelah menikah dengan politikus Malaysia Tengku Adnan Mansor pada 13 Juni 1989. Setelah itu ia lebih banyak tinggal di Malaysia dan perlahan menghilang dari hingar-bingar perfilman Indonesia.

Publik kini lebih sering mengenalnya sebagai ibu dari Tengku Nadira Adnan. Nadira sendiri dikenal sebagai dokter, penyanyi, sekaligus figur publik di Malaysia.

Lalu sebenarnya siapa Enny Beatrice dari sisi keturunan?

Pertanyaan itu justru menjadi bagian paling rumit. Banyak warganet menyebut Enny sebagai blasteran. Tetapi hingga kini tidak ada sumber resmi yang benar-benar menjelaskan garis keturunannya secara rinci. Tidak ditemukan keterangan kuat mengenai campuran etnis atau negara tertentu yang melekat pada dirinya.

Karena itu, penyebutan bahwa Enny Beatrice adalah “blasteran tertentu” tidak bisa dijadikan fakta pasti. Penampilan fisik atau nama keluarga tidak cukup untuk memastikan asal-usul seseorang.

Hal serupa juga terjadi pada pertanyaan soal agama. Ada yang bertanya apakah Enny Beatrice mualaf setelah menikah dengan Tengku Adnan Mansor. Tetapi sumber terbuka yang tersedia belum memberikan penjelasan resmi mengenai proses perpindahan agama tersebut.

Memang beberapa profil menggunakan format nama “binti”, yang lazim dipakai di Malaysia. Namun tidak ada pernyataan langsung maupun sumber kredibel yang memastikan kapan dan bagaimana proses itu terjadi.

Di situlah menariknya kisah hidup Enny. Dari seorang bintang film Indonesia era 1980-an, ia kemudian berubah menjadi bagian dari keluarga elite politik Malaysia. Perjalanan hidupnya seperti dua dunia yang berbeda.

Kini, setiap kali nama anak-anaknya muncul ke publik, pertanyaan tentang siapa Enny Beatrice kembali ikut dicari orang. Dan nostalgia tentang film-film lawas Indonesia pun kembali hidup.***

Kenapa Persib Juara Padahal Poin Sama dengan Borneo FC? Ini Penjelasan Lengkapnya

0

Bogordaily.net – Kenapa Persib juara padahal poin sama? Pertanyaan itu terus berputar di kepala dan pencinta sepak bola nasional setelah Super League 2025/2026 resmi berakhir.

Di papan klasemen akhir, angkanya sama. Persib Bandung 79 poin. Borneo FC Samarinda juga 79 poin. Tidak ada selisih.

Tapi trofi itu tetap diangkat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Biru memenuhi langit Bandung. Ribuan orang bersorak. Sebagian lain bertanya-tanya: kenapa bukan Borneo FC yang juara?

Jawabannya ternyata bukan soal selisih gol.

Indonesia musim ini memakai aturan yang berbeda. Regulasi Super League lebih dahulu menghitung head-to-head atau hasil pertemuan langsung antar tim yang poinnya sama. Jadi bukan produktivitas gol selama semusim yang menjadi hakim pertama.

Di situlah Persib unggul.

Pada pertemuan pertama, Persib menang 3-1 atas Borneo FC. Lalu laga kedua berakhir imbang 1-1. Dari dua pertandingan itu, Persib mengoleksi empat poin. Borneo FC hanya mendapatkan satu poin.

Itulah kunci utama kenapa Persib juara padahal poin sama.

Banyak yang merasa Borneo lebih pantas karena selisih gol mereka lebih baik. Dalam logika umum sepak bola Eropa, anggapan itu memang masuk akal. Liga Inggris misalnya memakai selisih gol sebagai penentu awal ketika poin identik.

Namun Super League Indonesia musim 2025/2026 memilih jalur lain. Operator kompetisi menempatkan duel langsung sebagai ukuran pertama. Artinya, siapa yang lebih unggul saat saling bertemu, dialah yang berhak berada di posisi lebih tinggi.

Aturan itu sebenarnya membuat setiap laga besar menjadi sangat mahal nilainya. Bukan sekadar tiga poin biasa. Satu kemenangan atas rival langsung bisa menjadi penentu gelar di akhir musim.

Persib memanfaatkan itu dengan sempurna.

Mereka tidak hanya konsisten sepanjang musim. Mereka juga berhasil “mengunci” Borneo FC dalam duel langsung. Ketika dua tim akhirnya finis dengan poin identik, Persib sudah lebih dulu menabung keunggulan.

Barulah jika head-to-head masih sama, regulasi bergerak ke tahap berikutnya: selisih gol dalam pertemuan langsung. Jika tetap imbang, dihitung jumlah gol tandang, lalu statistik keseluruhan musim seperti selisih gol total dan produktivitas gol.

Karena catatan Persib sudah unggul sejak tahap pertama, proses itu tidak perlu dilanjutkan lagi.

Itu sebabnya kenapa Persib juara padahal poin sama bukanlah sebuah kontroversi regulasi. Semua sudah tertulis dalam aturan kompetisi sejak awal musim.

Kasus serupa bahkan terjadi di papan bawah. PSM Makassar dan Persis Solo sempat memiliki poin identik, tetapi posisi PSM lebih tinggi karena unggul head-to-head. Artinya aturan ini berlaku untuk semua tim, bukan hanya perebutan gelar juara.

Musim ini akhirnya menjadi musim yang akan lama dikenang Persib. Bukan hanya karena mereka juara. Tetapi karena mereka membuktikan satu hal penting: dalam liga dengan sistem head-to-head, mengalahkan rival langsung bisa lebih berharga daripada pesta gol melawan tim papan bawah.***

Ade Jona Prasetyo Pengusaha Apa dan Anak Siapa? Ini Jejak Bisnis hingga Karier Politiknya

0

Bogordaily.net – Ade Jona Prasetyo pengusaha apa — pertanyaan itu kini ramai beredar di Sumatera Utara hingga Jakarta. Nama politikus muda Partai Gerindra itu mendadak jadi sorotan setelah langkahnya makin agresif di panggung organisasi pengusaha dan politik nasional.

Ia bukan hanya anggota DPR RI. Ia juga Ketua DPD Gerindra Sumut. Bahkan kini ikut bertarung dalam bursa Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029.

Di Medan beberapa tahun lalu. Nama Ade Jona mungkin belum terlalu dikenal publik nasional. Tapi di lingkar pengusaha muda Sumut, ia sudah mulai diperhitungkan. Dunia bisnis menjadi pintu masuknya sebelum politik membesarkan namanya.

Lahir di Medan pada 27 Juli 1992, Ade Jona termasuk generasi muda yang bergerak cepat. Ia datang bukan dari keluarga politik yang ramai tampil di media. Justru itu yang membuat publik penasaran: Ade Jona Prasetyo anak siapa?

Jawaban resminya tidak banyak ditemukan di sumber terbuka. Profil yang beredar lebih menonjolkan perjalanan kariernya sebagai pengusaha muda dan aktivis organisasi ketimbang latar keluarga. Ia dikenal tumbuh dari dunia usaha, lalu masuk ke HIPMI dan Partai Gerindra.

Di DPR RI, Ade Jona duduk sebagai anggota Komisi XII periode 2024–2029 dari Fraksi Gerindra. Basis politiknya ada di Daerah Pemilihan Sumatera Utara I. Di daerah itu pula namanya menguat saat menjadi bagian penting mesin pemenangan Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.

Namun publik tetap lebih penasaran pada sisi bisnisnya. Ade Jona Prasetyo pengusaha apa menjadi keyword yang terus dicari.

Dalam sejumlah profil perusahaan terbuka, Ade Jona disebut memiliki keterkaitan dengan beberapa badan usaha. Di antaranya PT Wirasena Cipta Reswara, PT Sambas Wirasena Sinergi, PT Sangga Lima Saudara, hingga PT Agung Sejahtera Utama. Meski begitu, detail bidang bisnis masing-masing perusahaan tidak sepenuhnya dipublikasikan secara rinci.

Karena itu, banyak media memilih menyebut Ade Jona sebagai pengusaha muda dengan jejaring bisnis lintas sektor. Yang jelas, kiprahnya di HIPMI tidak datang tiba-tiba. Ia pernah menjadi Ketua Umum HIPMI Sumatera Utara periode 2021–2024. Dari sana namanya mulai menembus level nasional.

Kini langkahnya naik satu tingkat lagi. Ia resmi maju sebagai kandidat Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029. Di arena itu, Ade Jona bukan sekadar politisi. Ia membawa identitas sebagai representasi pengusaha muda Sumatera Utara.

Dari sisi pendidikan, Ade Jona juga tampil lengkap. Namanya kerap ditulis dengan gelar H. Ade Jona Prasetyo, S.H., M.H., M.M. Kombinasi hukum dan manajemen itu memperkuat citra profesional yang ingin ia bangun.

Sementara kehidupan pribadinya relatif jauh dari kontroversi. Ia diketahui menikah dengan Deuis Rina Rosy, lulusan Akademi Kepolisian. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai dua anak perempuan.

Soal agama, publik mengenalnya sebagai sosok muslim. Gelar “H.” di depan namanya merujuk pada Haji. Aktivitas keagamaan yang kerap ia tampilkan dalam agenda Gerindra Sumut juga memperlihatkan kedekatannya dengan kegiatan sosial dan keislaman.

Kini pertanyaan Ade Jona Prasetyo pengusaha apa tampaknya belum akan berhenti. Sebab kariernya sedang menanjak. Dari Medan ia bergerak ke Senayan. Dari HIPMI Sumut menuju panggung nasional. Dan seperti banyak politikus muda lain, kombinasi bisnis dan politik itulah yang membuat namanya terus diperbincangkan.***

Digitalisasi Administrasi Kependudukan Dinilai Jadi Kunci Pelayanan Publik Modern di Kota Bogor

Bogordaily.net – Upaya digitalisasi administrasi kependudukan di Kota Bogor dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan transparan di era modern.

Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Hukum sekaligus Tenaga Ahli Panitia Khusus (Pansus) Raperda Administrasi Kependudukan DPRD Kota Bogor, Army, menilai bahwa transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

Menurutnya, pelayanan publik yang masih bergantung pada sistem manual berpotensi menimbulkan keterlambatan pelayanan, penumpukan administrasi, hingga meningkatnya risiko kesalahan data.

“Digitalisasi administrasi kependudukan bukan hanya soal mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa integrasi sistem administrasi kependudukan akan memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor pelayanan, mulai dari kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pelayanan perizinan.

Selain itu, dirinya menilai bahwa pembentukan Raperda Administrasi Kependudukan Kota Bogor menjadi momentum penting dalam memperkuat landasan hukum pelayanan berbasis digital yang tetap memperhatikan aspek keamanan dan perlindungan data pribadi masyarakat.

Army berharap pembaruan regulasi tersebut dapat mendorong terwujudnya sistem pelayanan administrasi kependudukan yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Jangan Kecilkan Makna Binokasih, Saatnya Abadikan Nama R. Odang Prawiradireja

0

Bogordaily.net – Pembangunan jalan baru yang menghubungkan Lawang Gintung, Batutulis, hingga Cipaku patut disambut seagai kabar baik bagi warga Kota Bogor.

Selain membuka konektivitas kawasan selatan kota, proyek ini juga menjadi momentum penting untuk menghadirkan kembali sejarah Bogor di ruang publik.

Kawasan yang dilalui jalan tersebut bukan wilayah biasa. Di sana tersimpan jejak panjang sejarah Sunda, dinamika masyarakat kolonial, hingga kisah perjuangan awal republik. Karena itu, penamaan jalan sebaiknya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki nilai historis dan edukatif.

Saya mengusulkan agar ruas jalan baru tersebut diabadikan menggunakan nama R. Odang Prawiradireja, Wali Kota Bogor pertama pasca Proklamasi Kemerdekaan 1945. Beliau adalah salah satu tokoh penting yang menjaga jalannya pemerintahan Kota Bogor di masa-masa awal republik berdiri.

Sangat disayangkan, hingga hari ini nama beliau belum diabadikan sebagai nama jalan di Kota Bogor.

Mengabadikan nama R. Odang Prawiradireja bukan sekadar memberi nama jalan, tetapi bentuk penghormatan kepada tokoh lokal yang memiliki jasa besar bagi sejarah kota ini. Bogor membutuhkan lebih banyak ruang publik yang mampu memperkenalkan sejarahnya sendiri kepada generasi muda.

Sementara itu, saya juga mengapresiasi usulan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang mengangkat nama “Binokasih” saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Nama tersebut memiliki nilai budaya dan historis yang sangat tinggi sebagai simbol kebesaran Pajajaran dan peradaban Sunda.

Namun menurut saya, nama sebesar Binokasih akan lebih tepat apabila diabadikan pada gerbang monumental, gapura utama, atau penanda kawasan strategis Kota Bogor, bukan hanya pada sebuah ruas jalan. Dengan begitu, marwah dan wibawa Binokasih sebagai simbol kejayaan Sunda akan tampil lebih kuat dan bermakna.

Bayangkan jika Bogor memiliki “Gerbang Binokasih” di pintu masuk kota seperti kawasan Tajur atau Lawang Gintung. Itu bukan hanya menjadi identitas visual kota, tetapi juga simbol penghormatan terhadap sejarah dan kebudayaan Sunda yang agung.

Sebab kota yang besar bukan hanya kota yang membangun jalan, tetapi juga kota yang tahu cara menghormati sejarahnya.

Oleh: Abdullah Abubakar Batarfie
Komunitas Jalan Pagi Sejarah (JAPAS) by Johnny Pinot

Nawana by Alana Hadirkan Inisiatif Sustainability Kreatif dengan Mengolah Limbah Kopi Menjadi Coffee Scrub untuk Tamu Menginap

0

Bogordaily.net – Nawana by Alana menghadirkan program sustainability kreatif dengan mengolah ground coffee waste dari TANNA Restaurant menjadi coffee scrub alami untuk para tamu menginap.

Melalui inisiatif ini, ampas kopi yang sebelumnya menjadi limbah diolah kembali oleh tim F&B Services dengan mencampurkan bio oil sehingga menghasilkan coffee scrub dengan aroma kopi yang hangat dan menyegarkan.

Tidak hanya berfokus pada sustainability, program ini juga dirancang sebagai bentuk hospitality experience khas Nawana menghadirkan sesuatu yang personal, thoughtful, dan berbeda bagi setiap tamu yang menginap.

Coffee scrub tersebut akan diberikan secara complimentary sebagai bagian dari pengalaman stay di Nawana by Alana.

“Kami ingin sustainability hadir dengan cara yang lebih hangat dan menyenangkan. Melalui program ini, limbah kopi dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat sekaligus memberikan pengalaman unik bagi para tamu yang menginap di Nawana by Alana,” ujar Iresa Aditya. ,” kata Iresa Aditya, Hotel Manager Nawana by Alana>.

Melalui inisiatif ini, Nawana by Alana berharap dapat terus mengembangkan berbagai program sustainability yang relevan, kreatif, dan dekat dengan pengalaman tamu sehari-hari.

Program ini juga menjadi bagian dari visi hotel dalam menghadirkan konsep sanctuary modern yang tidak hanya nyaman, tetapi juga lebih mindful terhadap lingkungan.

Informasi Pemesanan & Media Sosial

• Website: nawanahotel.com
• Instagram: @archipelagointernational | @alanahotels | @nawanahotel
• Alamat:Jl. Siliwangi No.1, Sumur Batu, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa       Barat 16810

 

Fetty Anggraenidini Minta Alur Pendaftaran Sekolah Maung di Kota Bogor Jelas dan Terbuka

 

Bogordaily.net – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menegaskan akan mengawal ketat peluncuran dan pendaftaran program Sekolah Maung di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor untuk memastikan kesiapan kurikulum dan teknis pelaksanaan program unggulan tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini saat menanggapi rencana pendaftaran program Sekolah Maung yang akan dibuka di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 3 Kota Bogor.

Program Sekolah Maung akan mulai membuka pendaftaran di Kota Bogor pada 25 hingga 29 Mei 2026.

Menurutnya, Komisi V terus melakukan pengawasan intensif, mulai dari lini pematangan kurikulum hingga skema pendaftaran peserta didik baru.

“Kita dari Komisi V terus melakukan pengawasan, terutama bagian kurikulum yang akan diadakan di Sekolah Maung dan bagaimana pendaftaran, juga bagaimana flow atau alur dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta didik,” ucapnya pada Senin, 25 Mei 2025.

Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang agar program ini tidak terkesan dipaksakan. Pengawasan ketat ini sengaja dilakukan demi mengantisipasi hadirnya kurikulum yang belum siap atau prematur akibat regulasi yang terburu-buru.

“Kita harus terus awasi sehingga jangan sampai Sekolah Maung kurikulumnya prematur dan terburu-buru. Jadi, memang harus kita kawal terus, baik di Disdik (Dinas Pendidikan) maupun di sekolah-sekolah di Jawa Barat, terutama di Kota Bogor,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh proses transisi dan pelaksanaan program baru ini dapat berjalan dengan aman tanpa hambatan, serta mampu merealisasikan visi bersama antara pihak legislatif dan eksekutif.

“Bagaimana perjalannya berjalan lancar, smooth dan bisa sesuai dengan harapan dari kita semua, harapan dari Pak Gubernur maupun dari DPRD Provinsi Jawa Barat. Dalam hal ini, kita harus kawal program ini jangan sampai mandek di tengah-tengah, dan tidak hanya pendaftaran, begitu juga pelaksanaannya,” ungkapnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Resmi Ditunjuk jadi Sekolah Maung, Penerimaan Siswa di SMKN 3 Bogor Berubah

Bogordaily.net – Setelah resmi ditunjuk menjadi program unggulan Sekolah Maung, penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 3 Kota Bogor tahun 2026 dipastikan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Koordinator Tata Usaha SMKN 3 Kota Bogor, David Faizal, mengatakan, jika sebelumnya satu kelas bisa diisi lebih dari 40 siswa akibat kebijakan penyerapan kuota lokal, kini jumlah siswa dibatasi maksimal 32 orang per kelas sesuai aturan terbaru dari kementerian dan petunjuk teknis Sekolah Maung.

“Perubahan tersebut menjadi langkah besar dalam transformasi sistem pendidikan di sekolahnya.

Ia menyebut perubahan tahun ini sangat signifikan. Sekarang satu kelas maksimal hanya 32 siswa, karena sudah ada ketentuan terbaru yang harus diterapkan.

Dengan aturan baru tersebut, total daya tampung SMKN 3 Kota Bogor tahun ini hanya sekitar 448 siswa baru dari 14 rombongan belajar (rombel) yang tersedia.

Adapun pembagian kelas di masing-masing jurusan terdiri dari:

Kuliner: 5 kelas
Busana: 3 kelas
Perhotelan: 2 kelas
Kecantikan: 2 kelas
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT): 2 kelas

Jurusan Kuliner disebut masih menjadi program paling diminati calon siswa setiap tahunnya.

Kebijakan pembatasan jumlah siswa ini diprediksi membuat persaingan masuk SMKN 3 Kota Bogor semakin ketat.

Pasalnya, sekolah tidak lagi menerapkan sistem kelas “gemuk” seperti tahun lalu yang bahkan sempat mencapai 45 siswa dalam satu kelas, khususnya di jurusan favorit.

David menegaskan, perubahan dalam program Sekolah Maung bukan hanya soal penerimaan siswa berbasis prestasi, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas tenaga pendidik dan sistem pembelajaran secara menyeluruh.

“Sekarang bukan hanya rekrutmen siswanya yang berbasis prestasi, tapi SDM guru dan wali kelas juga sudah mulai kita mapping supaya benar-benar qualified,” katanya.

Program Sekolah Maung sendiri digadang-gadang menjadi model pendidikan baru di Jawa Barat yang menekankan kualitas, disiplin, serta pembentukan karakter unggul siswa melalui sistem belajar yang lebih terarah dan kompetitif.

Berikut syarat dan mekanisme pendaftaran calon peserta didik Sekolah Maung:

  • Persyaratan Umum dan Batas Usia
  • Merupakan lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun berjalan (2026) atau tahun sebelumnya.
  • Berusia paling tinggi 21 tahun pada 1 Juli 2026.

Persyaratan Dokumen dan Portofolio Kompetensi

Telah mengikuti tes kemampuan akademik (TKA) yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (khusus pendaftar jalur kompetensi akademik SMA, sedangkan untuk SMK dikecualikan).

Memiliki potensi unggul atau prestasi yang dibuktikan dengan hasil tes potensi akademik, rapor atau dokumen hasil belajar.

Melampirkan sertifikat/piagam kejuaraan atau non-kejuaraan di bidang akademik/non-akademik, serta portofolio karya sesuai minat dan bakat.

Persyaratan Khusus Domisili dan Rekomendasi

Telah menetap di kota/kabupaten di Jawa Barat minimal satu tahun yang dibuktikan dengan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

Wajib melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal yang menyatakan calon murid berprestasi dan berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Proses penyerahan akun pendaftaran daring telah dimulai sejak 18 Mei hingga 22 Mei 2026.

Setelah berhasil masuk ke aplikasi, pendaftar diwajibkan memilih sekolah tujuan dan mengisi data diri secara lengkap. Proses kemudian dilanjutkan dengan mengunggah hasil pemindaian (scan) dokumen persyaratan, baik umum maupun khusus.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi akte kelahiran, kartu keluarga, kartu tanda penduduk (KTP) orang tua, rapor, ijazah, serta surat keterangan telah mengikuti ujian akhir dan tes kemampuan akademik dari sekolah asal.

Selain itu, diperlukan surat rekomendasi sekolah asal, surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) orangtua, serta surat pernyataan siap mengikuti tahapan SPBM dan mendukung Sekolah Maung. Bagi pendaftar jalur potensi akademik, wajib menyertakan hasil tes potensi akademik (TPA) dari psikolog.

Pada tahap akhir, pendaftar diimbau untuk tidak lupa mencetak bukti pendaftaran dan menekan tombol submit, serta memantau hasil verifikasi dokumen secara berkala.

Berdasarkan jadwal resmi, pengumuman kelulusan siswa yang diterima di Sekolah Maung akan dirilis pada Senin 8 Juni 2026 yang kemudian diikuti oleh proses daftar ulang pada Selasa 9 Juni 2026 dan Rabu 10 Juni 2026.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Ketua Komisi IV DPRD Bogor Ajak Siswa Berprestasi Masuk Sekolah Maung

Bogordaily.net – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di Kota Bogor untuk tahun ajaran 2026/2027 resmi dibuka secara daring melalui portal Pusat Informasi SPMB Jabar.

Momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, terutama para pelajar yang memiliki rekam jejak prestasi.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, mengajak warga Kota Bogor yang memiliki prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik, untuk segera mendaftarkan diri ke Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bogor melalui jalur pendaftaran yang tersedia.

Fajar menekankan bahwa program ini merupakan peluang besar bagi generasi muda di Kota Bogor untuk mengakses pendidikan berkualitas tinggi yang menghargai pencapaian dan kerja keras mereka.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Bogor, khususnya anak-anak kita yang berprestasi dan membanggakan, agar segera mendaftarkan diri ke Sekolah Maung. Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan pendidikan terbaik yang didukung oleh apresiasi atas kerja keras mereka selama ini,” ujar Fajar Muhammad Nur pada Senin 25 Mei 2026.

Jalur Penerimaan dan Kuota Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bogor

Sistem penerimaan murid baru untuk program Manusia Unggul di SMAN 1 Kota Bogor ini terbagi ke dalam beberapa jalur seleksi.

Pertama jalur kompetensi akademik dan TKA (Kuota 70%). Jalur ini menjadi porsi terbesar, yang terbagi lagi menjadi Jalur Prestasi Nilai Rapor & TKA sebesar 50%, serta Jalur Prestasi Minat/Bakat Bidang Akademik & TKA sebesar 20%.

Kedua jalur kompetensi non akademik (Kuota 20%). Jalur penerimaan yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang minat/bakat non-akademik serta rekam jejak kepemimpinan.

Ketiga jalur potensi akademik & TKA (Kuota 10%). Jalur seleksi yang didasarkan pada hasil penilaian Tes Potensi Akademik (TPA) resmi oleh psikolog.

Bagi masyarakat dan calon peserta didik yang ingin mendaftar, berikut adalah lini masa (timeline) resmi proses seleksi Sekolah Maung SMAN 1 Kota Bogor tahun ajaran 2026/2027:

1. Pendaftaran: 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026
2. Verifikasi Data: 25 Mei – 2 Juni 2026
3. Penanganan Masalah: 3 Juni 2026
4. Rapat Pleno Dewan Guru & Kepala Sekolah: 4 Juni 2026
5. Koordinasi Kepala Sekolah & Cabang Dinas: 5 Juni 2026
6. Pengumuman Kelulusan: 8 Juni 2026
7. Daftar Ulang: 9 – 10 Juni 2026

Proses pendaftaran yang berlangsung singkat ini menuntut ketelitian dari para orang tua dan calon murid dalam mempersiapkan berkas.

Komisi IV DPRD Kota Bogor berharap proses seleksi berjalan dengan transparan, akuntabel, dan mampu menjaring talenta-talenta terbaik yang akan memajukan dunia pendidikan di Kota Bogor.

Proses pemetaan akan dilaksanakan secara kolektif oleh SMP/MTs asal melalui pembuatan akun, input data mandiri, pengukuran jarak otomatis berbasis IT, hingga verifikasi oleh satuan pendidikan tujuan.

Seluruh informasi resmi dan proses pendaftaran daring dapat diakses secara transparan melalui laman portal resmi di https://maung.spmb.jabarprov.go.id.

(Fikri)