Home Blog Page 5137

Gandeng Bonge di Citayam Fashoin Week, Segini Harga Outfit Paula Verhoeven

0

Bogordaily.net– Paula Verhoeven tampil di Citayam Fashion Week (CFW). Aksinya pun mengejutkan banyak orang. Istri Baim Wong itu juga tampil dengan menggandeng salah satu ikon CFW yakni Bonge.

Paula Verhoeven menjadi cewek mamba dengan memakai outfit serba hitam. Sementara Bonge memakai kaos warna tosca. Paula Verhoeven tampil stylish dengan blazer hitam dengan lengan kelap-kelip. Ibu Kiano Tiger Wong ini pun memadukan penampilannya dengan celana jeans hitam robek-robek.

Meski cuma tampil buat Citayam Fashion Week, persiapan Paual Verhoeven rupanya tidak  main-main. Bahkan, harga outfit yang dikenakan Paula malam itu membuat warganet melongo.

Hal itu terungkap dari laman Instagram @fashion_selebrit. Blazer hitam dengan lengan berkelip yang dikenakan Paula bahkan nyaris menembus angka Rp15 juta.

Warganet juga terkejut melihat harga outfit Paula Verhoeven saat di Citayem Fashion Week. Apalagi dirinya menggandeng Bonge saat itu.

“Harganya enggak main-main,” komentar warganet dilansir Suara.com.

“Yang dipakai di Citayam kan?,” kata warganet.

Harganya bikin terkejut,” ujar warganet lain.

Seperti diketahui Citayam Fashion Week kini menjadi fenomena yang tengah menarik perhatian banyak orang. Aksi ini dimulai dari sejumlah remaja yang menamakan SCBD alias Sudirman, Citayam, Depok, Bojonggede. Selain nongkrong dengan oufit yang unik, mereka pun kerap melakukan catwalk hingga dikenal dengan nama sebutan Citayam Fashion Week.

Muncul ikon dari tongkrongan tersebut seperti Bonge, Jeje, hingga Roy.

Meski awalnya dikecam, tetapi aksi ini mendapat banyak dukungan, karena dianggap memberikan dampak positif bagi pedagang kecil yang berjualan dekat area tersebut. Salah satunya kopi keliling yang omzetnya naik berlipat-lipat sejak marak Citayam Fashion Week.

Para selebriti papan atas pun tak malu melirik fenomena ini. Selain Paual Verhoeven yang bikin kejutan dengan melakukan catwalk bareng Bonge, Dian Sastrowardoyo pun mengaku siap mengunjungi Citayam Fashion Week untuk melakukan aksi catlwak di situ.***

(Riyaldi Suhud)

Pengambilan Aset SMAIT At Taufiq Sesuai Prosedur yang Berlaku

0

Bogordaily.net – Pengambilan aset SMAIT At Taufiq di Jalan Cimanggu Permai oleh Yayasan Islamic Centre At Taufiq (YICAT) sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Dalam rilis yang diterima redaksi bogordaily.net yang dikirim oleh Solihin. Dijelaskan bahwa pada 17 Mei 2022, YICAT menyampaikan Surat Pemberitahuan Pengambilan Aset kepada pembina dan ketua YATIB.

Pemberitahuan pengambilan aset ini pun ditembuskan kepada KCD II, Dinas Pendidikan Jabar, DPMPTSP Jabar. Juga, disampaikan kepada Polrestra Bogor serta perangkat pemerintahan setempat.

Aset yang diambil adalah seluruh inventaris SMAIT At Taufiq. Yaitu aset yang diadakan dan dibeli dari dana sumbangan orang tua siswa (uang pangkal dan BOKS) dan dana BOS, dari Tahun Pelajaran 2016/2017 sampai dengan 2020/2021.

Pengambilan aset di atas harus dilakukan karena SMAIT At Taufiq–sebagai pemilik sah aset–pindah tempat (relokasi) ke Kayu Manis. Perpindahan tersebut mencakup seluruh elemen sekolah mulai dari manajemen, guru, siswa, dan seluruh sarana dan prasarana sekolah.

Pengambilan aset berlangsung aman. Ada sedikit ketegangan di awal namun berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan kegaduhan. Bahkan, advokat YICAT menegaskan tidak boleh melukai security. Security adalah saudara kita yang harus dilindungi.

Pemberitaan yang disampaikan YATIB terkait perampasan aset oleh oknum SMAIT At Taufiq di sejumlah media massa beberapa hari terakhir ini tidaklah benar dan tidak sesuai fakta.

Lahan Lama SMAIT At Taufiq

Lahan lama SMAIT At Taufiq adalah wakaf orangtua siswa At Taufiq. Dalam prosesnya, sertifikat tanah yang seharusnya didaftarkan ke BWI (Badan Wakaf Indonesia) justru menjadi hak milik pribadi atas nama Said Awad Hayaza, yang notabene sebagai pembina YATIB. Inilah yang memicu konflik antara YATIB dan YICAT.

Terkait perubahan status peruntukan lahan yang melanggar hak orangtua tersebut, YICAT akan mengajukan gugatan secara perdata. ***

 

Berita ini sekaligus mengklarifikasi berita sebelumnya berjudul ‘Yatib Laporkan Pencurian dan Kekerasan oleh Oknum yang Catut Manajemen SMAIT At-Taufiq

Jenis Penyakit yang Kerap Muncul Saat Musim Hujan

0

Bogordaily.net – Ketika musim hujan tiba, sudah sepatutnya kita semua untuk menjaga kesehatan agar selalu sehat. Lantas apa saja penyakit musim hujan yang sering muncul?

Pasalnya, musim hujan datang membawa penyakit yang mudah menular dan menyebar. Hal itu Karena pada saat musim penghujan, mikroba Lebih mudah berkembang biak dan masuk ke tubuh manusia

Berikut beberapa penyakit yang mudah menyebar:

1. Diare

Penyakit ini sering dikaitkan dengan kebersihan. Diare disebabkan oleh makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit.

Saat curah hujan tinggi dan terjadi banjir, maka banyak sumber makanan dan minuman yang terkontaminasi virus. Hal itu dapat memicu meningkatnya frekuensi buang air besar dibandingkan biasanya.

2. Influenza atau Flu

Penyakit ini terjadi karena infeksi virus influenza A, B, atau C yang ditandai dengan gejala demam, batuk, pusing, sakit kepala, dan tenggorokan. Apabila terserang penyakit flu sebaiknya jangan disepelekan, karena kondisi terparah dapat memicu pneumonia.

3. Demam Berdarah

Saat musim penghujan nyamuk akan berkembang biak dengan jumlah yang meningkat, baik itu malaria atau demam berdarah. Nyamuk akan menularkan virusnya melalui gigitan kepada manusia. Jika tidak berhati-hati, penyakit ini menyebabkan kematian.

4. Penyakit kulit

Penyakit ini disebabkan bakteri atau jamur yang menyerang kulit sehingga memicu rasa gatal, seperti kutu air, kudis, kurap, dan sebagainya. Infeksi jamur ini biasanya menyerang daerah lipatan kulit, sehingga harus rajin membersihkan diri terutama daerah tersebut.

5. Malaria

Malaria adalah penyakit berbahaya akibat infeksi parasit plasmodium yang menular melalui gigitan nyamuk anopheles. Penularan penyakit ini biasanya meningkat pada saat musim hujan dan berlanjut setelahnya.

Bila tidak ditangani segera, malaria dapat berkembang dan berisiko mengancam nyawa seseorang yang mengalami. Malaria terutama perlu diwaspadai di area timur Indonesia seperti provinsi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.,

Beberapa Cara yang Dapat Dilakukan Untuk Mencegah Terjadinya Risiko Penyakit:

  • Banyak minum air putih
  • Makan makanan yang higienis dan mengandung vitamin
  • Jangan konsumsi makanan mentah
  • Jaga kebersihan diri dan rajin mencuci tangan
  • Gunakan air bersih
  • Bersihkan pakaian dan perabotan apabila terendam banjir

(Riyaldi Suhud)

Praktisi Hukum Soroti Sidang Tanpa Kehadiran Ade Yasin Bertentangan

0

Bogordaily.net – Persidangan kasus dugaan suap oleh Bupati Bogor non aktif Ade Yasin di Pengadilan Tinggi Negeri Bandung Tipikor, mendapat sorotan para praktisi hukum.

Salah satunya mengenai kehadiran Ade Yasin yang tidak pernah dihadirkan dalam persidangan.

Praktisi Hukum Kantor Pengacara Uang Suja’i & Associates Ujang Sujai Taujiri mengatakan bahwa sidang kedua kali tanpa kehadiran Ade Yasin janggal dan bertentangan.

Pertama-tama, kata dia, dalam Penjelasan Pasal Demi Pasal 154 ayat (4) KUHAP dinyatakan bahwa “kehadiran terdakwa di sidang merupakan kewajiban dari terdakwa, bukan merupakan haknya, jadi terdakwa harus hadir di sidang pengadilan”.

“Dari kaidah tersebut dapat dideduksikan bahwa kehadiran terdakwa bersifat imperatif (wajib; mandatory) dan tidak bersifat fakultatif (pilihan; alternatif; opsional) sebagai perwujudan asas pengadilan memeriksa perkara pidana dengan hadirnya terdakwa,” katanya.

Dia meneruskan, dalam Pasal 154 ayat (6) KUHAP bahkan memberikan kewenangan bagi hakim untuk memerintahkan agar terdakwa dihadirkan dengan paksa apabila tidak hadir tanpa alasan yang sah setelah dipanggil secara sah untuk kedua kalinya.

Selanjutnya, kata Ujang Sujai, Pasal 154 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), bertentangan dengan pasal 154 persidangan secara inabsentia. Tidak dapat dilakukan persidangan.

“Makanya hakim harus memerintahkan JPU untuk menghadirkan terdakwa,” jelas Ujang Sujai kepada Bogordaily.net

Menurutnya, hakim ketua harus memerintahkan menghadirkan paksa kepada JPU.

“Kecuali Terdakwa sakit atau kena musibah lain. Sebab hakim hanya dapat memutus perkara dengan hadirnya terdakwa sesuai pasal 196 KUHAP,” pungkas Ujang Sujai. ***

(Gibran)

Pangdam V/Brawijaya Sambut Ratusan Jemaah Haji Kloter 3 di Asrama Haji Surabaya

0

Bogordaily.net – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, menyambut kedatangan ratusan jemaah haji kloter 3 bertempat di Gedung Asrama Haji Jalan Manyar Kertoadi Nomor 1 Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Senin, 18 Juli 2022.

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya untuk meninjau secara langsung dan memastikan pelaksanaan rangkaian pemeriksaan kesehatan bagi ratusan jemaah haji, yang baru tiba di Surabaya sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing seperti pengecekan suhu badan, maupun PCR.

“Ini semua adalah prosedur yang harus ibu-ibu dan bapak lakukan sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.

Sebagian besar CJH dari kloter tiga, lanjut Pangdam berasal dari Kabupaten Bojonegoro.

Mereka akan menjalani pemeriksaan untuk memastikan penyebaran virus covid-19.

“Untuk sementara kami masih menunggu hasil. Harapannya tidak ada lagi yang terpapar virus covid-19,” tandasnya.

Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, berpesan agar para jemaah tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan, dalam rangka mengantisipasi penyebaran covid-19.***

Profil Draupadi Murmu, Capres Terkuat dari Suku Miskin di Pedalaman India

0

Bogordaily.net– Politikus wanita dari komunitas suku pedalaman India, Draupadi Murmu tengah menyedot perhatian di tengah pemilihan presiden di negara itu. Ia juga mendapat cukup banyak kursi di legislatif federal, setelah legislator memberikan suaranya untuk memilih presiden berikutnya. Draupadi Murmu yang diusung Partai Bharatiya Janata (BJP) digadang-gadang menjadi calon presiden (capres) terkuat. Dirangkum Akurat.co dari berbagai sumber, berikut sosok Draupadi Murmu.

Draupadi Murmu lahir pada 20 Juni 1958 dan berasal dari suku Santhal. Santal atau Santhal dikenal sebagai kelompok etnis Munda yang berasal dari Asia Selatan. Dalam hal populasi, Santhal menjadi suku terbesar di negara bagian Jharkhand, India. Mereka juga ditemukan di negara bagian Assam, Tripura, Bihar, Chhattisgarh, Odisha, dan Benggala Barat.

Suku Santal juga dikenal hidup di bawah garis kemiskinan, sehingga mereka menetap di desa secara terpisah dari komunitas lain. Mereka biasanya tinggal di dekat kawasan hutan.

Murmu berasal dari komunitas suku Santhal di distrik Mayurbhanj, Odisha. Ayahnya, Biranchi Narayan Tudu adalah seorang petani di desa Baldaposi di distrik tersebut. Baik ayah dan kakeknya, keduanya juga dikenal sebagai kepala desa di bawah Panchayati Raj, sebuah sistem pemerintahan lokal yang dikelola secara mandiri, yang biasanya ada di desa-desa India.

Murmu akhirnya membuktikan bahwa seorang gadis suku bisa memperoleh gelar Sarjana Seni dari Ramadevi Women’s College di Bhubaneswar. Beberapa tahun kemudian, ia menjabat sebagai asisten junior di departemen irigasi dan listrik di pemerintahan Odisha.

Sebelum terjun ke politik, capres pilihan PM Narendra Modi ini pernah menjadi seorang guru sekolah. Profesi itu ia lakoni setelah berhenti dari pekerjaannya di Bhubaneswar dan kembali ke Rairangpur untuk mengurus keluarganya.

Sebagai guru di Sekolah Integral Sri Aurobindo, Murmu menolak menerima gaji. Baginya, pekerjaan sebagai pengajar adalah bentuk pelayanan.

Selama ini Murmu banyak dikaitkan dengan pekerjaan sosial. Ia bahkan telah mengumumkan untuk menyumbangkan matanya dalam program Run of Vision yang diselenggarakan oleh Kashyap Medical College, Ranchi.

Dalam kehidupan pribadinya, Murmu telah mengalami banyak tragedi. Ia dan suaminya memiliki tiga anak, dua laki-laki, dan satu perempuan. Pada tahun 2014, ia kehilangan suaminya, Shyam Charan Murmu. Selain itu, ia juga ditinggal mati kedua putranya.

Namun tidak banyak informasi yang tersedia tentang kematian seorang putra dan suaminya. Akan tetapi, pada tahun 2009, kematian misterius putra kedua Murmu diterbitkan dalam laporan media.

Terlahir dalam keluarga suku yang berjuang melawan kemiskinan di salah satu distrik paling terpencil dan terbelakang, masa kecil Murmu penuh dengan tantangan. Namun, wartawan dan aktivis Nigamananda Patnaik, terlihat menggambarkan bahwa capres India itu sudah menunjukkan keberaniannya sejak dini. Ia berhasil mendapatkan perhatian seorang menteri India hingga diberi bantuan untuk sekolah.

Sebelumnya diberitakan India memilih presiden baru. Pemungutan suara mulai dilakukan anggota parlemen India. Pemenang pilpres nantinya akan menggantikan Ram Nath Kovind.

Pemilihan tersebut kemungkinan akan dimenangkan oleh politikus perempuan dari Partai Bharatiya Janata (BJP). Partai tersebut diketahui berkuasa di India dan berasal dari kelompok etnis minoritas.

Dilansir dari VOA Indonesia, pemilihan Draupadi Murmu sebagai presiden merupakan sebuah formalitas, sebab Perdana Menteri India Narendra Modi menguasai cukup banyak kursi di parlemen federal maupun negara bagian untuk dapat mendorong kandidat yang disukainya. Ia juga kemungkinan akan mendapat dukungan dari partai-partai regional lainnya di majelis-majelis negara bagian.

Di India, presiden dipilih oleh sebuah lembaga pemilihan yang terdiri dari anggota parlemen di kedua majelis Parlemen dan anggota terpilih dari majelis-majelis legislatif di semua negara bagian.

Sebagian besar peran presiden juga bersifat seremonial, tetapi posisinya bisa menjadi penting ketika terjadi ketidakpastian politik, seperti ketika tidak adanya partai politik yang memiliki suara mayoritas di parlemen, di mana kantor presiden mengambil alih kekuasaan yang lebih besar.***

(Riyaldi Suhud)

Babinsa Hadiri Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Sindangsari Periode 2022 Hingga 2027

0

Bogordaily.net – Serda Arimawan menghadiri musyawarah pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sindangsari di Saung Bharaya, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu 20 Juli 2022.

Babinsa Kelurahan Sindangsari Serda Arimawan menyampaikan, organisasi LPM ini merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang mana sebagai salah satu mitra kerja Pemerintah, Kelurahan untuk mengelola, merencanakan dan melaksanakan pembangunan dengan menggali swadaya gotong royong masyarakat.

“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Babinsa menghadiri kegiatan kemasyarakatan, salah satunya kegiatan pemilihan Ketua LPM ini, agar Babinsa bisa melaksanakan Komsos dengan masyarakat yang pada akhirnya adanya sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat,” kata Babinsa Kelurahan Sindangsari Serda Arimawan.

Adapun pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) masa jabatan tahun 2022 hingga 2027 selanjutnya pemilihan dilaksanakan secara musyawarah dan mufakat.

Pada pilihan Ketua LPM Kelurahan Sindangsari terpilihnya Sri Komalasari periode tahun 2022 hingga 2027.

Dalam acara ini di hadiri langsung oleh Sekcam Bogor Timur, Lurah Sindangsari, Babinsa/Bhabinkamtibmas Kelurahan Sindangsari, Kasipem, Kasi Kemas, Para Ketua RW/RT, Ketua LPM Kelurahan Sindangsari, Ketua MUI Kelurahan Sindangsari, Panitia Pemilihan Ketua LPM Kelurahan Sindangsari, tamu undangan Dan tokoh masyarakat Kelurahan Sindangsari. (Ibnu)

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Ajak Bersihkan Sungai Cisadane, Dirut PDAM: Kebanyakan Sampah Dari Rumah Tangga

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bekerja sama dengan paguyuban ‘Cisadane Lebih Resik’ mengadakan kegiatan rafting sekaligus membersihkan sungai Cisadane di Intake Ciherang Pondok, Ciherang, Kabupaten Bogor, Rabu 20 Juli 2022.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira mengatakan bahwa pada kegiatan bebersih sungai Cisadane ini Tirta Pakuan menggandeng beberapa komunitas peduli lingkungan.

Salah satunya komunitas Patron yang tergabung dalam beberapa mahasiswa yang berada di wilayah Kota Bogor.

“Melihat kondisi sungai Cisadane yang banyak sampah, kami melakukan bebersih dengan menggunakan perahu karet dengan jarak 12 Kilometer dari Muara Jaya hingga Ciherang,” kata Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira di Intake Ciherang Pondok usai melakukan bebersih sungai Cisadane.

Kemudian saat mengarungi sungai, Rino melihat banyak sampah di bantaran sungai yang tersangkut ranting pohon. Kebanyakan sampah di dominasi oleh sampah rumah tangga.

“Namun, ada juga sampah sofa yang berukuran besar. Saat mau diambil oleh kami tidak bisa, karena sampah sofa terlalu besar untuk di naikan ke dalam perahu karet,” jelasnya.

Rino mengaku dalam kegiatan bebersih sungai ini untuk menjaga agar air sungai tidak banyak sampah yang bisa menutupi saluran air baku.

“Pasalnya, 80 persen air baku Tirta Pakuan berasal dari sungai Cisadane,” ucapnya.

Pada kesempatan ini juga, Tirta Pakuan mengajak Wakil Ketua l DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin untuk mengikuti kegiatan bebersih sungai ini.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua l DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Tirta Pakuan dalam bebersih sungai tersebut.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan bebersih sungai ini bisa berkelanjutan, jangan hanya sekali saja mengadakan kegiatan seperti ini,” katanya.

(Ibnu/Riyaldi Suhud)

El Clasico Tanpa Karim Benzema, Ancelotti Turunkan Siapa?

0

Bogordaily.net – Bomber subur Real Madrid Karim Benzema tak akan turun dalam laga klasik El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona dalam laga pramusim tahun ini.

Siapa yang akan digunakan Ancelotti untuk menggantikan Wak Haji dalam laga El Clasico itu.

Karim Benzema masih bergabung dengan Skuad elit itu dan belum ikut berlatih bersama.

Dia kini punya keistimewaan, diberikan jatah libur lebih panjang oleh Ancelotti setelah aksi gemilangnya di musim lalu.

Dilaporkan Football Espana, Karim Benzema hingga kini belum bergabung dengan skuad Real Madrid yang sudah mulai berlatih.

Kabarnya, Benzema diberikan waktu istirahat lebih panjang oleh Pelatih Madrid Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia itu memberikan libur lebih lama kepada Benzema mengingat pemain 34 tahun itu memperkuat Timnas Prancis di bulan Juni.

Tanpa Benzema, Ancelotti tidak khawatir. Pasalnya sebagian besar skuad utama Real Madrid sudah berkumpul.

Mundo Deportivo melaporkan, Benzema akan mendarat di AS pada 19 Juli, dengan hanya tiga sesi latihan sebelum pertandingan kontra Barcelona, di Las Vegas pada 29 Juli. Namun Benzema dipastikan tidak akan diturunkan di laga tersebut.

Kemungkinan besar Benzema akan diturunkan di pertandingan terakhir tur pramusim Real Madrid melawan MLS All-Star XI, di Chicago pada 2 Agustus.

Aksi Karim Benzema di musim lalu memang cukup gemilang. Dia menjadi Dewi Fortuna dalam laga Piala Champions dan Laliga.

Namanya juga tercatat sebagai bomber paling subur di musim lalu itu. ***

Kuasa Hukum: KPK Seret Ade Yasin ke Dugaan Suap BPK Tanpa Bukti

0

Bogordaily.net – Kuasa Hukum Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin, Dinalara Butar Butar menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyeret kliennya ke kasus suap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat, tanpa melengkapi alat bukti.

“Di dalam dakwaan tidak ada disebutkan JPU (jaksa penuntut umum) tentang temuan hasil sadapan Penyidik KPK terhadap pembicaraan yang dilakukan Terdakwa AY untuk melakukan tindak pidana korupsi seperti yang didakwakan,” ungkapnya saat membacakan eksepsi pada sidang kedua di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, Jawa Barat, Rabu.

Menurutnya, mengacu pada Pasal 17 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHP), penangkapan terhadap seorang yang diduga melakukan tindak pidana, perlu dilengkapi dengan bukti permulaan yang cukup, yaitu minimal dua alat bukti yang sah.

Pasalnya, KPK usai penangkapan mengumumkan bahwa penjemputan Ade Yasin sebagai saksi di rumah dinas pada 27 April 2022 sebagai sebuah peristiwa operasi tangkap tangan (OTT).

“JPU tidak menjelaskan dalam dakwaannya apa dua alat bukti yang cukup yang dimiliki KPK sehingga terdakwa harus di-OTT,” kata Dinalara.

Sementara, Kuasa Hukum Ade Yasin lainnya, Roynal Pasaribu mengajak hakim menyoroti kualitas dakwaan yang disampaikan oleh JPU. Karena menurutnya terdapat banyak kejanggalan, sehingga tim kuasa hukum mengajukan keberatan.

“Apakah telah sesuai dengan norma-norma hukum, fakta dan bukti kejadian yang sebenarnya, ataukah rumusan delik dalam dakwaan itu hanya merupakan suatu ‘imaginer’ atau ‘dongeng’ yang dapat menyudutkan terdakwa,” tuturnya dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Hera Kartiningsih.

Menurutnya, Ade Yasin tidak terlibat praktik pemberian uang yang dilakukan oleh Ihsan Ayatullah sebagai Kepala Sub Bidang Kas Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor kepada pegawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat.

Ia menduga, Ihsan memanfaatkan momentum untuk mencari keuntungan dari selisih uang yang dihimpun dari ASN dan penyedia jasa, kemudian hanya memberikan sebagian uang tersebut kepada pegawai BPK.

“Patut diduga Ihsan Ayatullah yang memanfaatkan situasi ini untuk memperkaya diri sendiri. Maka hal ini membuktikan tidak adanya subordinat dari bupati kepada Ihsan Ayatullah,” kata Roynal.

Dalam sidang kedua ini ini, Ade Yasin kembali tak dihadirkan ke dalam persidangan yang dilakukan di Ruang Sidang I Kusumah Atmadja, melainkan secara daring dari rumah tahanan (rutan) KPK, Jakarta.

Sebelumnya, Ade Yasin didakwa oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi memberi uang suap Rp1,9 miliar untuk meraih predikat opini WTP.

Jaksa KPK Budiman Abdul Karib mengatakan uang suap itu diberikan kepada empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang juga telah menjadi tersangka pada perkara tersebut.

“Sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu memberikan uang yang keseluruhannya berjumlah Rp1.935.000.000 kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara,” kata Budiman.(*)