Home Blog Page 5150

MPLS Usai, Tahun Ajaran Baru di SMK Citra Pariwisata Bogor Dimulai

0

Bogordaily.net – Sebanyak 490 orang peserta didik baru di SMK Citra Pariwisata Bogor memulai pembelajaran di tahun ajaran 2022-2023. Namun sebelumnya mereka para peserta didik baru terlebih dulu mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari, yakni pada Kamis hingga Sabtu (14-16 Juli 2022, red) lalu.

Kepala SMK Citra Pariwisata Bogor, Sonny Arfan mengatakan, di hari pertama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah terlebih dulu pembagian kelas terhadap para peserta didik baru dan juga membagi jadwal mata pelajaran.

“Sama seperti sekolah lainnya, sebelum memasuki tahun ajaran baru kami pihak sekolah telah melaksanakan MPLS terhadap 490 siswa-siswi baru. Saya ucapkan selamat bergabung di sekolah kami dan selamat menempuh pembelajaran bersama kami,” ujar Sonny kepada Bogordaily.net, Senin, 18 Juli 2022.

Sonny menuturkan, pada saat MPLS dilakukan pihak sekolah mengambil tema ‘Selamat Bergabung Menjadi Bagian dari SMK Pusat Keunggulan.’ Tema itu, lanjut dia, karena sesuai dengan predikat yang diraih SMK Citra Pariwisata yaitu salah stau sekolah yang ditunjuk menjadi pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan dari Direktorat SMK Kemendikbudristek tahun 2021 dan berlanjut di tahun 2022 ini.

“Alhamdulillah, tahun ini sekolah kami terus mengalami perkembangan, mulai dari animo masyarakat yang menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah kami yang berdiri sejak 2010 silam ini. Sehingga mengalami peningkatan jumlah siswa baru dari sebelumnya,” ucap Sonny.

Peningkatan jumlah siswa itu, kata Sonny, dapat dilihat dari jumlah siswa yang lulus kemarin yakni sebanyak 368 orang. Sementara, di tahun ajaran 2022-2023 ini SMK Citra Pariwisata menerima 490 orang.

“Kami melepas 368 orang lulusan yang terdiri dari 310 orang lulusan perhotelan dan 58 orang lulusan multimedia. Tahun ini pendaftar peserta didik baru sebanyak 490 orang untuk dua program keahlian yang kami miliki, artinya surplus lebih dari 100 orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Cerdas Insani Batutulis, Sutisna menyampaikan, bahwa SMK Citra Pariwisata semakin berbenah, dengan menambah kapasitas pembelajaran bagi 490 orang peserta didik baru.

“Sarana Prasarana sekolah sudah kami tingkatkan untuk menyesuaikan kebutuhan menuju SMK Pusat Keunggulan termasuk Education Hotel 3 lantai yang insya Allah selesai tahun ini. Mohon doa dari seluruh masyarakat Bogor agar SMK Citra Pariwisata semakin jaya dan menjadi kebanggaan Bogor”, katanya.

(Heri Supriatna)

Perjuangan Sang Nenek Bawa Oleh-oleh Haji Boneka Unta untuk Cucu Tersayang Supaya

0

Bogordaily.net – Perjuangan sang nenek ini sungguh membuat haru. Dia berjuang untuk bisa membawa oleh-oleh haji boneka unta untuk cucunya hingga rela mengeluarkan sebagian barangnya yang lain agar oleh-oleh itu terbawa.

Itu karena pemerintah membuat kebijakan, jamaah haji tidak boleh membawa banyak barang saat pulang ke Indonesia. Nenek itu adalaha Siti Khusnul merupakan anggota jamaah haji asal Grobogan, Jawa Tengah.

Siti menenteng tujuh boneka unta ukuran sedang untuk cucunya ke bandara Jeddah. Namun, menurut aturan penerbangan haji calon penumpang pesawat tidak boleh menenteng barang bawaan lain selain tas paspor dan tas kabin.

Jadi, Siti bersiasat untuk memasukkan boneka unta buat cucunya ke koper kabin. Di ruang transit bandara Jeddah, Siti membuka koper kabin yang sudah penuh dengan berbagai macam oleh-oleh, termasuk tasbih dan pakaian.

“Kalau ada cucu itu kesenangan, tidak mikir yang lain-lain,” kata Siti di area transit bandara Jeddah, Arab Saudi, Minggu, sebagaimana dikutip suara.com dari antara oleh Media Center Haji Kementerian Agama.

Siti harus mengeluarkan sebagian barang dari koper kabin agar bisa memasukkan boneka unta untuk cucunya ke koper.

Dia memutuskan untuk mengeluarkan beberapa baju dan sajadah dan mengenakannya. Alhasil, Siti mengenakan empat lapis baju yang terdiri atas dua gamis, baju batik seragam haji, dan jaket serta menyampirkan sajadah di bahu.

“Demi cucu,” kata Siti dengan wajah berseri, lalu tertawa riang.

Siti berusaha sebisa mungkin membawa pulang boneka unta untuk cucunya karena menurut dia tidak ada boneka yang serupa di Semarang. Pemulangan gelombang pertama jamaah haji Indonesia dari Arab Saudi bermula pada 15 Juli 2022.

Menurut ketentuan penerbangan haji, anggota jamaah haji dilarang membawa air zamzam dalam bagasi pesawat dan mematuhi pembatasan bawaan barang.

Sumber: Suara.com

Tips Bagi Pendaki Gunung Pemula, Wajib Baca!

0

Bogordaily.net – Pendaki gunung pemula wajib baca. Apalagi, bagi Anda yang baru mau mulai jadi seorang pendaki gunung atau sedang ingin menggeluti hobi ini, atau sedang ingin berlibur sambil menikmati sensasi mendaki gunung.

Mendaki gunung bisa dijadikan alternatif menikmati alam. Aktivitas mendaki gunung merupakan aktivitas lebih dari sekedar jalan santai yang singkat, tetapi mengharuskan Anda berjalan hampir sepanjang hari dengan membawa ransel yang berisi perbekalan Anda. Kegiatan ini menjadi salah satu cara orang-orang untuk melepas penat yang sekaligus mencari kegiatan di akhir pekan.

Ada hal- hal yang harus diperhatikan ketika mendaki gunung, khususnya bagi pendaki gunung pemula adalah ukuran ransel, di mana ransel tersebut harus bisa membawa semua kebutuhan di punggung Anda. Jadi, Anda harus bisa memilih hal-hal penting yang akan dibawa dengan berhati-hati. Untuk bersiap-siap untuk perjalanan mendaki pertama Anda, ikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Mulai dengan jalur yang mudah didaki

Beberapa teman mendaki Anda yang lebih berpengalaman mungkin akan memenuhi kepala Anda dengan cerita tentang destinasi eksotis. Namun, jangan terlalu cepat untuk terjun ke trek yang menantang. Pilihlah tujuan yang mudah dan tidak terlalu jauh dari rumah untuk memulai.

Jika pendakian terlalu sulit, itu bisa membuat seluruh pengalaman mendaki gunung menjadi menyulitkan dan terbalik dari tujuan utamanya, yaitu melepas penat. Jika Anda bisa memilih perjalanan yang relatif mudah, maka Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi area di sekitar sambil bercengkerama dengan teman-teman.

2. Lakukan riset terlebih dahulu

Selain mengetahui jalur perjalanan ke dan dari titik awal, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki semua izin yang diperlukan. Periksa situs web badan pengelola lahan terkait untuk melihat apakah ada izin dan ketentuan yang diperlukan untuk tujuan yang ingin didatangi.

Destinasi-destinasi populer kemungkinan besar membutuhkan izin resmi dari para pendaki, seperti tidak boleh membawa kamera atau alat rekam lainnya. Jadi, Anda cukup gunakan smartphone Anda untuk mengambil foto dan video. Lebih praktis dan ringkas, kan?

3. Pastikan tubuh dalam keadaan prima

Anda memang tidak berlatih untuk maraton, tetapi bahkan perjalanan singkat pun bisa menuntut fisik yang prima. Paling tidak, lakukan beberapa rutinitas olahraga agar Anda bisa dengan nyaman menyusuri jalur dengan jarak dan ketinggian yang Anda rencanakan.

Jika Anda merasa tidak dalam kondisi yang baik untuk mendaki, pastikan untuk tidak memaksakan diri. Aktivitas ini membutuhkan kondisi fisik yang prima karena membutuhkan cukup banyak energi. Tidak hanya itu, kegiatan yang seharusnya menyenangkan ini akan membuat Anda kesulitan saat sedang sakit. Oleh karena itu, Anda sebaiknya memastikan bahwa tubuh sedang dalam keadaan sehat sebelum pergi mendaki.

4. Gunakan alas kaki terbaik

Satu tips yang paling penting untuk mendaki gunung bagi para pemula yang paling diperlukan adalah memastikan kaki Anda tidak terluka, terlindungi dengan baik, dan nyaman selama berjam-jam mendaki. Anda harus memperhatikan dan memastikan untuk menggunakan sepatu gunung yang nyaman dan kuat untuk pengalaman pendakian yang menyenangkan.

Gunakan sepatu bot atau sepatu gunung yang paling sesuai dengan ukuran kaki Anda beserta kontur gunung yang akan didaki. Jangan lupa untuk membawa beberapa pasang kaus kaki, tergantung dari lamanya perjalanan pendakian. Bawa juga ekstra kaus kaki untuk tidur, mengingat udara di gunung yang sangat dingin.

5. Bawa barang secukupnya

Jangan membawa terlalu banyak barang sampai berlebihan. Anda hanya perlu mengemas perlengkapan yang paling penting untuk perjalanan Anda. Beban yang lebih ringan juga akan membuat Anda lebih mudah melewati tanjakan.

Selain itu, juga melindungi Anda dari berbagai cedera saat mendaki, seperti pergelangan kaki terkilir atau jatuh yang menyakitkan akibat tas yang terlalu berat. Tidak hanya itu, semakin sedikit Anda berkemas, semakin sedikit barang yang harus Anda bawa, atur, dan cari saat di jalan.

6. Persiapkan keterampilan camping

Untuk mempersiapkan diri Anda, berlatihlah untuk bisa mendirikan tenda, menyalakan kompor, membaca peta, dan membiasakan dengan peralatan navigasi lainnya. Mempelajari pertolongan pertama dasar, navigasi peta, dan kompas juga merupakan langkah yang penting. Sebab, kedua keterampilan tersebut akan membantu Anda terlepas dari kegiatan hiking atau bukan.

Perjalanan mendaki gunung adalah cara yang menyenangkan sebagai bentuk istirahat yang sangat dibutuhkan dari aktivitas harian yang penuh tekanan. Bagian terbaik dari perjalanan adalah memiliki ruang untuk spontanitas atau kejutan-kejutan yang akan Anda temukan dalam perjalanan. ***

Sumber: guideku.com

Guna Cegah Banjir di Wilayah Binaan, Babinsa Kerja Bakti Buat Saluran Air

0

Bogordaily.net – Babinsa Kelurahan Kedung Badak Peltu Subandriyo melakukan kerja bakti pembuatan saluran air di RT.04/RW.08, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin 18 Juli 2022.

Peltu Subandriyo menyampaikan, kegiatan kerja bakti ini dalam mencegah terjadinya genangan air atau banjir pada saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Sehingga air bisa langsung mengalir ke sungai Cibalok, sungai Cipakancilan dan langsung Ciliwung,” kata Babinsa Kelurahan Kedung Badak Peltu Subandriyo.

Babinsa Kelurahan Kedung Badak Peltu Subandriyo mengatakan, kerja bakti ini akan memupuk rasa kebersamaan dan rasa memiliki tempat tinggal warga, sehingga akan terwujudnya lingkungan yang kondusif, aman dan tentram dalam berkehidupan dimasyarakat.

“Selain itu tugas kita sebagai aparat kewilayahan yang harus ada ditengah-tengah masyarakat.
Kita berharap di musim pandemi covid-19 ini tidak menyurutkan semangat warga dalam kegiatan kerja bakti dan selalu menjaga kesehatan dan selalu patuhi Protokol Kesehatan (Prokes),” ungkapnya.

Pada kegiatan kerja bakti ini turut di hadiri oleh Babinsa Kelurahan Kedung Badak Peltu Subandriyo, Ketua RT.04/RW.08 Deni dan warga.

(Ibnu)

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Maki-zushi Bekal Makanan Anak ke Sekolah ala Anak-anak Jepang yang Simple dan Penuh Gizi

0

Bogordaily.net – Musim sekolah tahun ajaran baru sudah dimulai. Para ibu kini sibuk menyiapkan berbagai kebutuhan anak. Selain seragam juga bekal makanan. Bekal makanan anak ke sekolah ala anak-anak Jepang yang simple dan penuh gizi ini bisa anda coba di rumah.

Anak-anak yang menyambut tahun ajaran yang baru membawa ‘bekal makan siang’ ke taman kanak-kanak atau sekolah. Di Jepang setiap April adalah musim memasuki taman kanak-kanak atau sekolah. Orang tua berupaya membuat bekal makan siang berhias yang elok agar anak-anaknya dapat menikmati makan siang.

Ada banyak kreatifitas membuat bekal makanan anak ke sekolah. Anak-anak juga didorong untuk makan sayurannya, dengan memotong sayur-sayuran menjadi bentuk hati atau bintang.

Melansir suara.com dari situs nhkworld, bekal makan siang di Jepang dibuat dengan harapan terbaik dari orang tua agar anak-anak dapat bersenang-senang di taman kanak-kanak atau di sekolah dasar.

Salah satunya adalah sajian Maki-zushi alias sushi gulung. Sayur-sayuran atau ikan atau berbagai jenis isi lainnya dibungkus dengan nasi yang diberi cuka beras serta lembaran nori (rumput laut) hingga menjadi gulungan-gulungan.

Namun resep kali ini menggunakan tuna kalengan, sayur-sayuran serta telur sebagai isi untuk membuat sushi gulung.

Berikut bahan-bahan untuk 4 porsi :

360 ml (300 g) nasi

400 ml air

(cuka Sushi)

3 sendok makan cuka

2 sendok makan gula

1 sendok teh garam

1 wortel (100 g)

1 sendok makan gula

1/4 sendok teh garam

200 ml air

2 telur

1 sendok makan gula

Sejumput garam

1/2 sendok teh kecap asin Jepang

1 sendok makan air

1 sendok teh minyak

1 timun

70 g tuna kalengan

4 lembar nori/rumput laut (bentuk kotak yang tiap sisi panjangnya sekitar 20 cm)

Cara membuat :

1. Buatlah nasi yang diberi cuka beras. Mohon merujuk ke laman program ini di bawah resep Ayam Teriyaki, untuk melihat cara memasak nasinya.

2. Sekarang buat cuka sushi. Masukkan cuka, gula dan garam ke dalam panci masak kecil lalu kocok rata.

3. Masukkan nasi yang baru dimasak ke dalam cawan, masukkan cuka sushi lalu aduk selama satu atau dua menit. Begitu nasi dan cuka sushinya sudah tercampur, kipas-kipas dan dinginkan nasinya, lalu pisahkan menjadi empat bagian yang sama besar.

4. Kupas wortel lalu potong menjadi batang berdiameter 1 cm. Masukkan potongan wortel ke dalam panci lalu masak dengan api sedang.

Setelah airnya mendidih, kecilkan apinya dan masak selama 5 menit. Setelah 5 menit, masukkan gula dan garam, pasang kembali penutup panci lalu teruskan masak selama 7 menit lagi. Matikan api, biarkan dingin agar wortel menyerap bumbu-bumbunya.

5. Masak telur dadar tamago-yaki. Masukkan gula, garam, kecap asin Jepang serta air ke dalam cawan lalu aduk rata.

Pecahkan telur ke dalam cawan yang berbeda lalu kocok rata. Tambahkan bumbu yang baru Anda aduk. Panaskan panci penggorengan dengan api sedang, tuangkan minyak dengan merata, lalu masukkan campuran telur sekaligus, lalu aduk dengan cepat.

Saat campuran telurnya sudah setengah matang, angkat pegangan panci penggorengan lalu miringkan menjauh dari Anda agar telurnya merosot ke tepi, lalu bentuklah menjadi telur dadar.

Kecilkan api dan masak hingga matang sepenuhnya. Begitu telur dadar sudah dingin, potong-potong menjadi batang-batang berdiameter 1 cm.

6. Potong timun menjadi batang-batang berdiameter 1 cm juga.

7. Masukkan tuna ke dalam saringan lalu tiriskan.

8. Gelar tikar penggulung sushi atau kain yang kuat, lalu letakkan lembaran nori di atasnya. Lembabkan tangan Anda, lalu lap sedikit dengan handuk tangan.

Ambil salah satu dari seperempat porsi nasi yang sudah diberi cuka beras, lalu sebarkan merata di atas nori, dengan meninggalkan jeda berdiameter sekitar 5 cm tanpa nasi di ujung nori.

9. Begitu nasi yang sudah diberi cuka beras disebar merata, letakkan isi di atas nasi di baris tengah. Isi yang lebih lembut diletakkan lebih dahulu. Telur dadar diletakkan di sebelah tuna. Wortel dan timun di atas tuna dan telur.

10. Gunakan kedua jempol untuk mengangkat bagian dekat ujung tikar penggulung, dan jari-jari lainnya untuk menahan isi agar tetap pada tempatnya.

Angkat tepi yang dekat dengan kita ke arah tepi yang jauh dari kita untuk menangkupnya. Gulung menjadi bentuk silinder, lalu gulung maju mundur sedikit agar membuat bentuk yang baik.

Letakkan gulungan yang sudah jadi dengan ujung gulungan menghadap ke bawah. Gulung tiga gulungan berikutnya dengan cara yang sama.

11. Potong masing-masing gulungan menjadi 8 potongan sama besar.

Sumber: suara.com

Sertu I Gede Suarsana Hadiri Pelepasan Santri Angkatan ke VII Pesantren Bina Madani

0

Bogordaily.net – Babinsa Kelurahan Harjasari Sertu I Gede Suarsana menghadiri kegiatan pelepasan santri angkatan ke VII Pesantren Bina Madani bertempat di Kampung Bakomsari, RT.02/RW.12, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin 18 Juli 2022.

Dikesempatan tersebut Sertu I Gede Suarsana mengapresiasi kegiatan dan menyampaikan rasa bangganya kepada santri yang telah berhasil menjadi lulusan santri angkatan ke VII Pesantren Bina Madani.

“Dengan diadakan kegiatan ini, merupakan kebanggaan bagi orang tua dan kegiatan ini dapat memotivasi mereka. Untuk kedepannya agar mereka bisa mewujudkan cita-cita yang mereka inginkan dan dapat melanjutkan menambah ilmu di ketingkat selanjutnya,” kata Babinsa Kelurahan Harjasari Sertu I Gede Suarsana

Sertu I Gede Suarsana berharap ke depan santri yang lulus dapat menjadi orang yang sukses berkontribusi menjadi generasi yang membanggakan, berprestasi dan berguna bagi keluarga, Nusa dan Bangsa.

Pada kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolsek Bogor Selatan AKP Yoko, Babinsa Harjasari Sertu I Gede S, Babinkamtibmas Aiptu Asep S, Direktur Bina Madani Ustadz Syamsuddin Ali Nasution, Pimpinan PonPes KH Masrur Syamhari, Ketua Yayasan Dr Yusuf hidayat, para ustadz Bina Madani dan peserta pelepasan. (ibnu)

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Sertu Yudi Hartanto Pantau Kesiapan Logistik Ketahanan Pangan di Wilayah

0

Bogordaily.net – Babinsa Kelurahan Mulyaharja Sertu Yudi Hartanto melakukan pemantauan serta pendampingan lumbung padi dan kesiapan logistik ketahanan pangan di Cibeureum Jempol, RT.04/RW.04, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin 18 Juli 2022.

Pada kegiatan pendampingan logistik ketahanan pangan ini bersama Kelompok Tani Dewasa (KTD) yang diKetuai oleh Amin.

Babinsa Kelurahan Mulyaharja Sertu Yudi Hartanto menyampaikan, suasana kebersamaan dan silaturahmi dengan masyarakat di wilayah binaanya akan terus dilaksanakan. Babinsa dengan KTD membahas membahas tentang meningkatkan hasil produksi pertanian yang lebih baik.

“Kegiatan tersebut meningkatkan koordinasi dan membangun komunikasi antara Babinsa dengan warga di wilayah binaannya semua ini bertujuan untuk membangun kebersamaan, saling membantu dan saling mengisi, ini merupakan Kegiatan Sosial,” kata Sertu Yudi Hartanto dalam keterangan persnya.(Ibnu)

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Uu Ruzhanul Ulum Berikan Bantuan Langsung Kepada Korban Banjir di Garut

0

Bogordaily.net – Plh. Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memberikan bantuan langsung kepada korban banjir, di Kampung Dayeuhandap Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Minggu, 17 Juli 2022.

Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan, warga Kampung Dayeuhandap bukan pertama kalinya mengalami musibah hebat seperti ini.

Banjir yang menerjang Kampung Dayeuhandap Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut telah menyebabkan puluhan rumah warga terendam dan rusak-rusak.

Seperti diketahui, banjir terjadi karena intensitas hujan tinggi sejak Jumat, 15 Juli 2022 dan menyebabkan Sungai Cipeujeuh meluap. Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari 1 meter.

Untuk itu, ia mengimbau warga agar mau berpindah lokasi hunian ke daerah yang lebih aman. Namun sayangnya, tidak semua warga berkehendak untuk pindah, dengan alasan kepemilikan tanah.

“Kami meminta kepada masyarakat, khususnya yang ada di sepanjang sungai ini, daerah yang dianggap berbahaya, mohon kesadarannya agar pindah ke tempat yang lebih aman,” imbau Pak Uu.

“Saya sudah bertanya ke masyarakat, ada yang mau ada yang menolak (pindah) karena itu tanah pribadi. Namun diminta pindah bukan berarti tanahnya akan diambil oleh pemerintah, akan tetapi demi keselamatan,” jelasnya.Selain relokasi warga, Pak Uu mengatakan langkah penanganan banjir ini juga harus dilakukan melalui edukasi masyarakat di wilayah hulu sungai. Menurutnya, banjir kali ini juga merupakan dampak dari alih fungsi lahan di daerah hulu sungai.

Sama pentingnya, penegakan hukum berupa sanksi terhadap para perusak lingkungan baik perorangan maupun korporasi.

“Menurut informasi yang kami terima, ada pembabatan hutan (di daerah hulu). Hutan produktif harus rasional sehingga pada saat hujan datang tidak berdampak seperti ini,” katanya.

Pak Uu menyerahkan bantuan untuk penanggulangan bencana dan korban bencana banjir di Kabupaten Garut dari Dinas Sosial Provinsi Jabar senilai Rp198.650.550, bantuan corporate social responsibility (CSR) dari bank bjb senilai Rp.100.000.000, serta bantuan suplai sembako, lauk pauk, air minum, tambahan gizi, kebutuhan anak-anak, selimut, dan alat kebersihan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar.

Terkait jembatan penghubung kampung yang terputus akibat banjir, Pak Uu akan memprioritaskan karena urgensinya lebih utama.

“Sebenarnya pemerintah sudah ada program untuk merevitalisasi sungai ini. Namun dikarenakan adanya jembatan yang hancur, tidak menutup kemungkinan anggaran yang ada akan dialokasikan untuk perbaikan jembatan tersebut,” ujarnya.

Akibat banjir ini, 53 rumah warga terendam dan rusak, delapan diantaranya rusak berat. Adapun jumlah warga terdampak mencapai 258 orang dari 78 kepala keluarga, termasuk diantaranya 30 orang balita, 30 orang lansia, dua ibu hamil, dan tujuh ibu menyusui.***

(Riyaldi Suhud)

KPU Kabupaten Bogor Gelar TOT DP3 5 Desa di Babakan Madang

0

Bogordaily.net Training Of Trainers (TOT) Program Desa Peduli Pemilu Dan Pemilihan KPU Bogor menggelar training of trainers (TOT) program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Hotel Lor In, Sentul, Babakan Madang, Bogor, Senin 18 Juli hingga Jumat 22 Juli 2022. Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Bogor, Ummi Wahyuni mengatakan bahwa DP3 adalah program yang diperuntukan bagi warga desa untuk memahami dan menguatkan nilai demokrasi di pedesaan. 

“Program DP3 ini memang ditujukan untuk menguatkan dan memahami nilai-nilai demokrasi bagi warga desa agar menjadi pemilih kritis dan bertanggungjawab atas pilihannya,” ujar Ummi kepada awak media, usai membuka acara itu, Senin 18 Juli 2022

Ummi menjelaskan bahwa di dalam program DP3 ada nota kesepakatan antara KPU dan Pemerintahan Desa. “Setelah ada MOU inilah nantinya pemerintah desa diharapkan dapat memfasilitasi para pegiat DP3 berupa kegiatan lanjutan di tengah masyarakat,” ujar Ummi. 

Dalam kesempatan itu, salah satu narasumber yang dihadirkan adalah mantan ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah yang mengajak peserta untuk berpikir kritis dalam berbagai perspektif. 

“Orang yang duduk di samping ibu itu warna jilbabnya apa? Maksud saya jika saya mengajukan gugatan di MK agar pilkada gubernur tidak dilakukan dan ditunjuk atau hanya dipilih oleh DPRD Provinsi, apakah bapak ibu setuju dengan saya?” ujar Ramdansyah yang mengajak peserta berpikir tentang pemilu dan demokrasi. 

Anggota KPU Bogor Herry Setiawan mengatakan bahwa para peserta DP3 ini adalah orang-orang terpilih di tingkat desa yang mewakili desa dari sejumlah segmentasi pemilih. Desa Sasakpanjang (Tajurhalang), Bojongkulur (Gunungputri), Cihideung Udik (Ciampea), Leuwiliang (Leuwiliang) dan Tugu Selatan (Cisarua). 

“Ada segmen disabilitas, perempuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemilih pemula, pemuda dan pemilih marginal. Desa ditentukan berdasarkan kriteria dalam juknis pelaksanaan DP3, di antaranya partisipasi rendah, rawan bencana alam, dan rawan sengketa pemilu,” ujar Herry. 

Oleh karena itu, Herry menambahkan, para narasumber yang dihadirkan juga memiliki kompetensi di bidang politik, kepemiluan dan penguatan nilai demokrasi. 

“Akademisi dan pegiat demokrasi yang kompeten kami hadirkan untuk serius membekali warga desa menjadi lebih kritis, berkualitas dan memiliki integritas,” tandasnya. (Advertorial)

PTM Dilakukan 50 Persen, Camat Tanah Sareal: Saya Pantau Langsung Prosesnya

Bogordaily.net – Mengingat data Covid-19 di Kota Bogor masih naik turun, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mengeluarkan surat edaran terkait dengan pelaksanaan kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS), untuk peserta didik tahun ajaran baru tahun 2022-2023. Dimana, PTM berlangsung 50 persen.

Dalam surat edaran nomor 421/4070-SMP menyebut kegiatan PLS di Kota Bogor yang rencananya akan dilakukan secara luring diubah menjadi daring mengingat perkembangan kasus Covid-19 yang semakin naik.

Sejumlah sekolah di Kota Bogor mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Dalam pelaksanaan PTM ini sejumlah sekolah terlihat menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Salah satunya di MI, MTs dan MA Taufiqi School Jalan Cimanggu Permai 1, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas 50 persen, Senin 18 Juli 2022.

Pantauan bogordaily.net di MA Taufiqi School, terlihat pihak sekolah menyelenggarakan kegiatan perkenalkan di halaman depan sekolah.

Terlihat, sekolah menerapkan protokol kesehatan sebelum memasuki kawasan sekolah, seperti mencuci tangan, cek suhu tubuh, dan memakai masker di kawasan sekolah.

Camat Tanah Sareal Sahib Khan langsung turun ke wilayah untuk mengimbau kepada setiap sekolah untuk mempersiapkan sarana prasarana sekolah agar disesuaikan dengan skenario Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi.

Menurut Sahib Khan, salah satu langkah antisipasi tentang PTM sebenernya hak anak-anak untuk sekolah.

“Sekarang kita batasi dengan 50 persen dengan pertimbangan, mudah-mudahan harapan kita semoga anak-anak bisa melakukan 100 persen untuk PTM. Kebijakan yang saat ini diambilnya akan membawa dampak positif untuk pelaksanaan PTM ke depannya,” kata Sahib.

(Ibnu Galansa Montazery)