Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 52

Manajemen PGN Tinjau SPBG Bogor, Pastikan Energi Gas untuk 300+ Angkot Kota Bogor Tetap Optimal

0

Bogordaily.net – Manajemen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama Sales and Operation Region II (SOR II) meninjau langsung Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Bogor untuk memastikan keandalan pasokan energi gas bumi bagi transportasi publik di Kota Bogor tetap terjaga aman dan optimal.

SPBG Bogor telah beroperasi sejak tahun 2014 dan melayani sekitar 312 unit angkutan kota (angkot) setiap hari.

SPBG Bogor merupakan fasilitas milik PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) yang memperoleh pasokan gas bumi dari jaringan distribusi PGN Sales and Operation Region II (SOR II) melalui Area Bogor.

Berlokasi di kawasan Ciwaringin, Bogor Tengah, fasilitas ini memiliki kapasitas penyaluran sekitar 0,5 MMSCFD atau setara ±420.000 Liter Setara Premium (LSP) per bulan dan beroperasi hingga 16 jam per hari.

Keberadaan SPBG Bogor menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Kota Bogor dan sekitarnya.

Produk bahan bakar gas (BBG) yang tersedia di SPBG Bogor dikenal dengan nama ”GasKu dengan harga sekitar Rp4.500 per LSP. GasKu menjadi pilihan energi yang lebih hemat dan ekonomis bagi para pengemudi angkutan kota dan taksi yang setiap hari melayani mobilitas masyarakat di Kota Bogor dan sekitarnya.

General Manager PGN Sales and Operation Region II (SOR II), Iwan Yuli Widyastanto, menyampaikan bahwa PGN SOR II terus menjaga ketersediaan layanan gas bumi di seluruh sektor pelanggan, termasuk SPBG Bogor yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor transportasi.

“PGN SOR II melalui Area Bogor bersinergi dengan PGN Gagas untuk memenuhi kebutuhan BBG dalam mendukung operasional transportasi publik di Kota Bogor. Kami memastikan pasokan gas tetap terjaga sehingga layanan pengisian BBG dapat berjalan optimal, termasuk selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujar Iwan.

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menyampaikan bahwa operasional SPBG Bogor menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pemanfaatan energi gas bumi yang lebih efisien dan ramah lingkungan di sektor transportasi.

“Melalui kolaborasi PGN SOR II dan PGN Gagas, kami berkomitmen mengoptimalkan operasional SPBG Bogor guna menyediakan energi yang lebih bersih dan efisien bagi sektor transportasi. Kami juga memastikan kualitas layanan tetap optimal demi kenyamanan pelanggan,” ujar Santiaji.

PGN terus memperkuat integrasi dan sinergi dengan seluruh anak perusahaan guna memastikan keandalan infrastruktur serta pasokan gas bumi kepada pelanggan tetap terjaga.

Dengan layanan yang optimal, pemanfaatan gas bumi diharapkan dapat terus mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih bersih di kawasan perkotaan.

Daftar Harga Pangan di Pasar Jambu Dua Bogor Hari Ini Jumat 13 Maret 2026, Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu

0

Bogordaily.net – Berikut daftar harga pangan di Pasar Jambu Dua Bogor, pada Jumat 13 Maret 2026 atau hari ke 23 bulan Ramadan.

Memasuki hari ke-23 bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional masih menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi warga yang tengah mempersiapkan kebutuhan sehari-hari menjelang Lebaran.

Salah satu pusat aktivitas jual beli bahan pokok di Bogor, yakni Pasar Jambu Dua Bogor, mencatat berbagai harga komoditas pangan yang relatif stabil pada Jumat, 13 Maret 2026.

Beragam kebutuhan pokok yang dijual di pasar ini meliputi beras, daging, cabai, telur, minyak goreng, hingga berbagai jenis bumbu dapur yang menjadi bahan utama dalam kegiatan memasak masyarakat.

Harga pangan

Beras medium Rp. 14.000, perkilogram, daging sapi Rp. 135.000, perkilogram, daging ayam broiler Rp. 42.000, perkilogram.

Telur ayam broiler Rp. 30.000, perkilogram, bawang merah Rp. 40.000, perkilogram, cabai merah teropong Rp. 26.000, perkilogram.

Cabai rawit merah Rp. 105.000, perkilogram, cabai rawit hijau Rp. 35.000, perkilogram, minyak goreng curah Rp. 20.000, perkilogram dan minyakita Rp. 18.000, perliter.

Harga-harga pangan tersebut bukan merupakan harga tetap di Pasar Jambu Dua Bogor. Sewaktu-waktu bisa berubah sesuai kondisi.

Bagi kalian yang mau berbelanja di Pasar Jambu Dua Bogor jangan khawatir terkait kondisi pasar, karena pasar ini sudah dikategorikan pasar modern dan rapih.

Sehingga membuat belanja merasa nyaman dan aman dengan berbagai fasilitas yang disediakan.

Untuk info lebih lanjutnya, kalian bisa cek langsung instagram @pasarpakuanjaya untuk update seputar harga-harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

Itulah update harga-harga pangan di Pasar Jambu Dua Bogor, pada hari ini Jumat 13 Maret 2026.

(Muhammad Irfan Ramadan)

 

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Jumat, 13 Maret 2026

0

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Jumat 13 Maret 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Jumat 13 Maret 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Lotte Grosir Sholeh Iskandar dan Perpustakaan Kota Bogor mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Caption : Pelayanan SIM keliling Satlantas Polresta Bogor Kota. (istimewa/bogordaily.net)

BAZNAS Kota Bogor Kumpulkan Pengusaha, Sosialisasikan Zakat dan PMK No. 114 Tahun 2025

0

Bogordaily.net – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menggelar kegiatan sosialisasi zakat dan kebijakan perpajakan kepada para pengusaha di Kota Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi para pelaku usaha dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi sekaligus memahami regulasi pemerintah terkait zakat sebagai pengurang pajak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, bertempat di Hotel Salak The Heritage dan dirangkaikan dengan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Acara dibuka oleh Wali Kota Bogor yang diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) I Pemerintah Kota Bogor. Eko Prabowo.

Dalam sambutannya, Subhan Murtadla, selaku Ketua BAZNAS Kota Bogor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memperkuat literasi zakat di kalangan dunia usaha.

Ia menegaskan bahwa potensi zakat di Kota Bogor, khususnya dari kalangan pengusaha dan profesional, sangat besar dan dapat menjadi kekuatan penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada para pengusaha bahwa zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga telah diakomodasi dalam regulasi negara, salah satunya melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 114 Tahun 2025 yang memungkinkan zakat menjadi pengurang penghasilan kena pajak,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini dipandu oleh Romdoni, S.Ag., selaku Wakil Ketua BAZNAS Kota Bogor yang bertindak sebagai moderator, sehingga diskusi berlangsung interaktif antara para narasumber dan peserta dari kalangan pengusaha.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemaparan dari sejumlah narasumber, di antaranya:

  • Adityawarman Adil, yang menyampaikan pentingnya peran dunia usaha dalam memperkuat ekosistem zakat serta dukungan kebijakan daerah terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan.
  • Resti Idawati, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat III, yang memaparkan implementasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 114 Tahun 2025 terkait zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak.
  • Hendri Tanjung, Direktur Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor, yang memaparkan perspektif ekonomi syariah terkait optimalisasi zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Bogor berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga zakat dapat semakin kuat dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kota Bogor, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Digelar di Balaikota, Dedie Rachim Dorong Sinergi Pembangunan dan Penguatan SDM

0

Bogordaily.net – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor memantapkan langkah strategis di tahun 2026 melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar di Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor, Kamis (12/3/2026).

Mengusung visi “Maju dan Bermaslahat”, kegiatan ini menjadi momentum penting penguatan organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) yang juga Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Ketua Kwarcab Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa Gerakan Pramuka di Kota Bogor harus berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara visi “Bogor Beres, Bogor Maju” dengan semangat “Pancawaluya Ngajati” dari Kwarda Jawa Barat.

“Pramuka Kota Bogor tidak sekadar hadir sebagai organisasi, tetapi harus tertata dengan baik, berdaya guna, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan,” ujar Dedie A. Rachim di hadapan para pengurus dan tamu undangan, Kamis (12/3).



​Selain agenda rapat kerja, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Badan Kelengkapan Kwarcab Kota Bogor untuk periode 2025-2030 guna mengisi kekosongan struktur.

Badan yang dilantik meliputi Pusdiklatcab, Puslitbangcab, Pusdatin, Dewan Kehormatan, BAUK, Pramuka Peduli, hingga Satuan Pengawas Internal (SPI).

Dedie menyebut kehadiran badan-badan ini sebagai mesin penggerak kualitas organisasi. Menurutnya, tanpa pusat pendidikan yang kuat, kualitas pembina tidak akan berkembang optimal. Begitu pula dengan peran sosial Pramuka Peduli.

“Saya berharap seluruh badan kelengkapan dapat menjalankan tugas dengan dedikasi, tanggung jawab, dan semangat pengabdian,” tambahnya.

​Menghadapi tantangan zaman, Ka Mabicab berpesan agar program kerja yang disusun dalam Rakercab 2026 bersifat konkret dan mampu mengintegrasikan teknologi serta inovasi. Hal ini dinilai krusial agar Pramuka tetap relevan bagi Generasi Z dan Generasi Alpha.

“Kita perlu merancang program strategis di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat. Saya juga mengajak pimpinan OPD selaku Mabi Saka untuk memperkuat kolaborasi, memberikan ruang bagi adik-adik Pramuka berkontribusi dalam pembangunan Kota Bogor,” jelasnya.

​Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum (Waka Orgakum) Kwarda Jawa Barat, Baim Setiawan mengapresiasi atas prestasi Kwarcab Kota Bogor yang konsisten menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Barat.



Baim mengungkapkan bahwa Kwarcab Kota Bogor merupakan motor penggerak yang luar biasa. Ia juga membawa kabar baik mengenai peluang beasiswa bagi anggota Pramuka Penegak untuk menempuh pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, melalui dukungan pemerintah dan LPDP.

“Saat ini tersedia kuota beasiswa agar anggota Pramuka memiliki kemudahan masuk perguruan tinggi, termasuk 140 universitas terbaik di dunia. Ini adalah bentuk penguatan SDM dan inovasi kreativitas kita ke depan,” ungkap Baim Setiawan.

​Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyatakan bahwa Rakercab ini bertujuan untuk merumuskan program kerja tahun 2026 serta rekomendasi untuk tahun 2027.

Ia berharap pengurus baru yang dilantik dapat menjadi akselerator kemajuan organisasi.
​Denny menjelaskan, setiap badan memiliki peran spesifik dalam mewujudkan tata kelola yang transparan.

“Dewan Kehormatan sebagai penjaga marwah, SPI memperkuat transparansi, dan Pusdiklat sebagai dapur kaderisasi. Kami ingin kehadiran Pramuka semakin dirasakan kontribusinya secara luas oleh masyarakat Bogor,” tutur Denny.

Acara ditutup dengan pembukaan resmi oleh Ka Mabicab dan dilanjutkan dengan sesi sidang pleno untuk merumuskan agenda kerja satu tahun ke depan.

Harga Pangan di Pasar Jambu Dua Relatif Stabil, Cabai Rawit Masih Tinggi

0

Bogordaily.net – Daftar harga kebutuhan pangan di Pasar Jambu Dua menunjukkan kondisi yang relatif stabil pada Kamis, 12 Maret 2026. Informasi ini bersumber dari Enumerator Perumda Pasar Pakuan Jaya sebagai bagian dari pemantauan rutin harga di pasar rakyat.

Sejumlah komoditas utama tercatat masih berada pada kisaran harga yang terjangkau. Beras medium dijual Rp14.000 per kilogram, sementara daging sapi berada di angka Rp135.000 per kilogram. Untuk protein hewani lainnya, daging ayam broiler dibanderol Rp42.000 per kilogram dan telur ayam broiler Rp30.000 per kilogram.

Pada komoditas bumbu dapur, bawang merah tercatat Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai menunjukkan variasi cukup signifikan. Cabai merah teropong berada di harga Rp26.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah masih tergolong tinggi, mencapai Rp105.000 per kilogram. Untuk cabai rawit hijau, harganya berada di angka Rp35.000 per kilogram.

Di sektor minyak goreng, minyak curah dijual Rp20.000 per kilogram, sementara Minyakita berada di harga Rp18.000 per liter.

Secara umum, ketersediaan bahan pangan di Pasar Jambu Dua terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pemerintah melalui pengelola pasar terus mengimbau masyarakat untuk berbelanja di pasar rakyat guna mendukung perputaran ekonomi lokal.

Dengan kondisi pasar yang bersih dan tertata, masyarakat diharapkan dapat berbelanja dengan nyaman sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para pedagang.***

Wamenkop Farida Jelaskan Tahapan Pembangunan Kopdes Hingga Operasionalisasi

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengatakan proses pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui beberapa tahapan. Setelah pembentukan legalitas sebanyak 83 ribu KDKMP selesai, saat ini sedang berjalan proses menuju tahap operasionalisasi. Tahap ini ditandai dengan pembangunan fisik gerai, gudang, serta sarana kelengkapan lainnya sesuai dengan Inpres No. 17 Tahun 2025.

“Saat ini sudah ada 2200 KDKMP yang pembangunan fisik gerai dan gudang selesai 100 persen, ada 31 ribuan titik yang masih terus berjalan pembangunannya. Setelah pembangunan fisik rampung, dilanjutkan dengan pengisian kelengkapan rak-rak, alat transportasi mobil dan motor,” kata Wamenkop, dalam keterangannya persnya.

Wamenkop menjelaskan gedung baru beserta sarana kelengkapannya akan diserahterimakan kepada Kepala Desa dan pengurus KDKMP setelah melalui proses verifikasi. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bangunan telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Setelah semuanya lengkap, serah terima dilakukan, barulah pengurus dapat menjalankan operasional koperasi.

“Beberapa KDKMP yang kita kunjungi dengan simbolisasi gunting pita itu sebagai ekpresi syukur tahap pembangunan gerai sudah 100%, dan persiapan menuju operasionalisasi”, tegas Wamenkop Farida.

Diketahui, beberapa waktu lalu viral berita yang menyatakan bahwa ada bangunan KDKMP di Bojonegoro, Jawa Timur setelah diresmikan ternyata malah tutup, mendapat respons beragam dari masyarakat di media sosial. Berita tersebut juga sampai dan dibaca oleh Wamenkop Farida.

Namun demikian, Wamenkop Farida mengapresiasi antusiasme tersebut sebagai bentuk perhatian yang tinggi dari masyarakat terhadap pembangunan KDKMP. “kami terbuka dengan masukan dan kritik, mari bersama-sama kita sukseskan KDKMP agar benar-benar sesuai tujuan yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa”. ajak Wamenkop Farida.

*Penjelasan Wagub Emil*

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak juga mengatakan tidak ada peresmian Kopdes di Desa Ngraseh, Dander, Bojonegoro. “Itu bukan launching, tapi tonggak progress yang disyukuri karena bangunannya sudah selesai. Di Jatim ada 774 yang sudah selesai pembangunannya dan sudah berjalan 64% untuk progress operasionalisasi. Wajar, bangun rumah saja, atapnya selesai sudah tumpengan,” kata Emil.

Menurutnya, perhatian publik terhadap progres pembangunan KDKMP menunjukkan tingginya harapan masyarakat agar program ini benar-benar memberi manfaat secara berkelanjutan.

Dikatakan Emil, atensi dari masyarakat juga terbukti dengan adanya minat menjadi anggota koperasi dari penerima Bansos Kemensos. Masuknya penerima bansos sebagai anggota Kopdes untuk memberdayakan mereka karena langsung punya usaha. Tujuan akhirnya berdaya selamanya, bansos cuma sementara.

Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur Endy Alim juga mengatakan untuk operasional KDKMP perlu lebih dulu proses serah terima bangunan dan kelengkapannya. Saat ini ada 997 koperasi yang sudah beroperasi di Jawa Timur tapi masih dibangunan yang lama. Setelah ada serah terima akan dipindahkan ke gedung baru yang telah dibangun.***

5 Ribu Personel Gabungan Disiagakan Pantau Arus Mudik Lebaran di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Sebanyak 5 ribu personel gabungan disiagakan untuk memantau arus mudik lebaran di wilayah Kabupaten Bogor sejak 13 hingga 25 Maret 2026.

Hal itu ditandai dengan Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Area Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 12 Maret 2026.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, sebanyak 5 ribu personel gabungan tersebut meliputi Polres Bogor, Kodim, Dishub, Satpol PP dan lain sebagainya.

“Personil keseluruhan kita ada lebih dari 5.000 personil yang terdiri dari 1.099 personil dari Polres Bogor dibantu dengan 4.000 lebih personil dari instansi terkait baik dari Dinas Perhubungan. Kemudian Satpol PP dari Kodim juga ada dari seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mengamankan mudik dan arus balik ke Lebaran 2026,” kata AKBP Wikha Ardilestanto, Kamis 12 Maret 2026.

Wikha mengatakan, pihaknya akan turut menyediakan pos pengamanan lalu lintas yang tersebar di 14 titik.

“Kita juga sudah menyiapkan beberapa pos terdapat 14 pos pengamanan yang sudah kita siapkan untuk lokasinya pos pengamanan tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Bogor di 14 titik,” jelasnya.

Sementara itu, Polres Bogor turut menyediakan satu pos terpadu yang terletak di Simpang Gadog, tentunya untuk memberikan berbagai pelayanan, dan juga tempat istirahat bagi masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran.

“Kemudian ada satu lagi yaitu pos terpadu yang ditempatkan di pos Hoegeng di Gadog di pos terpadu nanti posnya kita bentuk agak unik posnya tematik, yang kita pergunakan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik,” ungkap Wikha.***

Albin

Kementerian UMKM Kawal Relaksasi KUR Pascabencana, Percepat Pemulihan UMKM di Sumatera

0

Bogordaily.net — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan implementasi regulasi baru terkait relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pengusaha UMKM yang terdampak bencana di wilayah Sumatera berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Pemulihan ekonomi di tiga provinsi yang terdampak bencana dilakukan melalui pemberian kemudahan akses pembiayaan, pemulihan kemampuan produksi, serta perluasan akses pasar bagi pengusaha UMKM,” ujar Menteri Maman saat memimpin Rapat Koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Medan, Rabu (11/3).

Kementerian UMKM bersama lembaga penyalur KUR telah memetakan sebanyak 193.708 debitur KUR dari kalangan pengusaha UMKM yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, dengan total outstanding mencapai Rp11,23 triliun per 10 Maret 2026.

Provinsi Aceh tercatat sebagai wilayah dengan dampak terbesar, yakni sebanyak 121.984 debitur dengan outstanding Rp7,15 triliun. Di Sumatera Utara terdapat 44.049 debitur terdampak dengan outstanding Rp2,43 triliun, sementara di Sumatera Barat tercatat 27.640 debitur dengan outstanding Rp1,64 triliun.

Menteri Maman menjelaskan pengusaha UMKM penerima KUR yang terdampak bencana akan memperoleh perlakuan khusus yang dibagi ke dalam tiga periode hingga usaha mereka pulih kembali.

Periode pertama adalah tahap pemetaan dampak bencana yang berlangsung sejak 24 November 2025 hingga 31 Maret 2026. Pada tahap ini, pemerintah memberikan sejumlah keringanan berupa pengaturan status kolektibilitas kredit sesuai posisi 31 Desember 2025 serta pemberian grace period untuk pembayaran pokok dan bunga kredit.

Bagi pengusaha UMKM yang tidak mampu membayar, penundaan kewajiban pembayaran berlaku sejak 24 November 2025 hingga 31 Desember 2026. Sementara bagi yang masih memiliki kemampuan membayar, penyesuaian dilakukan pada periode 13 Januari hingga 31 Maret 2026.

Periode kedua merupakan tahap relaksasi yang berlangsung mulai 1 April 2026 hingga 31 Desember 2027 bagi penerima KUR terdampak bencana. Dalam tahap ini, pemerintah memberikan berbagai kemudahan antara lain grace period angsuran pokok KUR, perpanjangan jangka waktu pembiayaan, kemudahan administrasi pengajuan restrukturisasi KUR, keringanan suku bunga sebesar 0 persen pada 2026 dan 3 persen pada 2027, relaksasi persyaratan agunan, serta usulan hapus buku dan/atau hapus tagihan KUR.

Periode ketiga adalah tahap percepatan pemulihan yang berlangsung sejak 13 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027 melalui penyaluran KUR baru. Dalam tahap ini, pengusaha UMKM dapat memperoleh berbagai kemudahan, antara lain pemberian grace period bagi debitur baru, penyederhanaan persyaratan pengajuan KUR, relaksasi agunan tambahan, relaksasi kewajiban kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta keringanan suku bunga KUR.

Menteri Maman meminta seluruh lembaga penyalur KUR segera menyelesaikan proses pemetaan pengusaha UMKM yang terdampak bencana sekaligus menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan penyaluran kemudahan KUR pascabencana.

“Saya berharap lembaga penyalur KUR segera menuntaskan pemetaan pengusaha UMKM terdampak bencana dan memastikan mekanisme penyaluran kemudahan KUR dapat berjalan secara cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar proses penyaluran KUR tidak semata-mata mengedepankan aspek administratif, tetapi juga mempertimbangkan faktor kemanusiaan dan empati terhadap kondisi pengusaha UMKM yang sedang berjuang memulihkan usahanya.

“Jangan hanya mengedepankan sisi administrasi. Perhatikan pula aspek kemanusiaan dan empati agar pengusaha UMKM yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali sejahtera,” ujar Maman.

Lembaga penyalur KUR di tiga provinsi terdampak meliputi BSI, BRI, Bank Mandiri, Bank Aceh Syariah, Bank Sumut, BNI, Bank Nagari, BTN, serta Pegadaian Syariah.

Selain melalui relaksasi pembiayaan, pemerintah juga menjalankan berbagai langkah pemulihan ekonomi lainnya, antara lain melalui distribusi alat-alat produksi bagi pengusaha UMKM, pengaktifan kembali warung, toko, restoran, dan kafe, serta rehabilitasi pasar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kementerian UMKM juga melakukan intervensi pasar dengan menggandeng sejumlah platform e-commerce untuk menghadirkan laman khusus bertajuk UMKM Bangkit, yang mempromosikan dan memasarkan produk-produk dari tiga provinsi terdampak bencana.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan bahwa bencana yang terjadi telah menimbulkan kerugian sekitar Rp20,86 triliun di provinsi tersebut. Sektor UMKM termasuk yang paling terdampak karena banyak tempat usaha dan alat produksi mengalami kerusakan, disertai penurunan omzet yang signifikan.

“Masyarakat juga menghadapi kesulitan dalam membayar cicilan kredit dan sebagian masih berada di pengungsian. Karena itu, upaya pemulihan ekonomi serta perhatian terhadap pengusaha UMKM terus menjadi prioritas kami,” ujar Bobby.

Pemerintah Daerah Sumatera Barat bersama perbankan saat ini juga tengah melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap dampak bencana guna mempercepat proses pemulihan UMKM. Program perlakuan khusus serta berbagai bentuk bantuan terus disalurkan agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat kembali pulih.

Sementara itu, Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana secara efektif sehingga berbagai permasalahan yang dihadapi pengusaha UMKM dapat segera diatasi dan aktivitas ekonomi masyarakat kembali bergerak.***

Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

0

Bogordaily.net – Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai pentingnya menjaga integritas, disiplin tata kelola, serta orientasi jangka panjang dalam pengelolaan aset negara guna memperkuat fondasi pembangunan ekonomi nasional.

Presiden menegaskan bahwa Danantara Indonesia dibentuk untuk memastikan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.”

Syukuran satu tahun ini mengusung tema “Satu Danantara”, yang mencerminkan semangat seluruh BUMN untuk bergerak dalam satu langkah bersama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi generasi yang mendatang.

Rosan Roeslani, CEO Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa tahun pertama perjalanan Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat, sekaligus memastikan bahwa arah pengelolaan investasi negara tetap berpijak pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya.

Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur pengelolaan aset negara, tetapi juga dalam berbagai inisiatif yang menegaskan bahwa hasil pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi generasi muda Indonesia.

Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia terus memberikan dukungan nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Dukungan ini ditunjukkan melalui pemberian 5.500 Paket Sekolah bagi siswa-siswi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Barat dan Papua Barat Daya.
Driektur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan, kegiatan ini bukan sekedar penyaluran bantuan paket sekolah, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab BRI dalam mendukung kemajuan pendidkan di Indonesia khususnya di wilayah NTT, Sumatera Barat dan Papua Barat Daya.
“BRI turut memperkuat fondasi masa depan generasi Indonesia melalui pemberian 5.500 Paket Sekolah di berbagai wilayah. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat bagi siswa-siswi serta dapat menjadi motivasi dan pemantik semangat untuk terus belajar dan mewujudkan cita-cita. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan generasi unggul dari wilayah NTT, Sumatera Barat dan Papua Barat Daya” imbuh Hery.
Hery menambahkan, pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk karakter, membuka pintu kesempatan, serta memberikan keterampilan yang diperlukan untuk sukses menghadapi persaingan global. Pemberian Paket Sekolah dari BRI diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar yang diikuti para siswa-siswi dan pada akhirnya mendukung kemajuan pendidikan generasi bangsa.

Melalui momentum satu tahun perjalanan ini, Danantara Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat fondasi tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara, serta mendorong investasi strategis yang memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi Indonesia.

“Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia.” tutup Rosan.

—SELESAI—

Tentang Danantara Indonesia

Danantara Indonesia, dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), adalah badan pengelola investasi strategis yang dibentuk melalui Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2025. Sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara Indonesia memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung pencapaian misi Asta Cita, rencana strategis nasional, serta program pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi. Dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara Indonesia bertujuan untuk memperkuat tata kelola aset negara, menciptakan nilai tambah bagi perekonomian, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.***