Home Blog Page 52

Aksi Pencurian Motor di Bogor Barat Terekam, Pelaku Diduga Beraksi Berdua

0

Bogordaily.net – Warga Bogor Barat diminta waspada setelah terjadi aksi pencurian sepeda motor di kawasan Ruko Abadi Square, Jalan KH Tubagus Muhammad Falak Blok D2, Loji, Bogor Barat.

Kejadian tersebut terjadi di area depan Ruko Cleansheet pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 14.12 WIB.

Motor yang hilang diketahui merupakan Honda Beat Deluxe berwarna hitam dengan nomor polisi F 5136 AAM. Pelaku diduga berjumlah dua orang dan menjalankan aksi dengan peran berbeda.

Satu pelaku bertugas mengambil motor target, sementara rekannya memantau situasi sekitar menggunakan sepeda motor Honda Scoopy.

Aksi keduanya diduga berlangsung cepat sehingga motor berhasil dibawa kabur.

Pemilik kendaraan berharap masyarakat ikut membantu mencari keberadaan motor tersebut. Informasi sekecil apa pun diharapkan dapat membantu proses pelacakan.

Bagi yang melihat motor dengan ciri-ciri tersebut di jalan, menemukan indikasi penjualan, atau mengenali sosok pelaku, diminta segera menghubungi 0895392730195 (Sikho)

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi warga agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama di area pertokoan dan tempat umum.***

Permudah Akses Layanan, Perumda Pasar Tohaga Ajak Masyarakat Datang Langsung ke MPP Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Tohaga terus berupaya mengajak masyarakat untuk datang langsung ke layanan 100 jam nonstop di MPP Kabupaten Bogor.

Adapun, kehadiran Perumda Pasar Tohaga ini bertujuan mempermudah akses layanan bagi para pedagang di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam kegiatan ini, masyarakat dan pedagang bisa langsung mengurus

Beberapa pelayanan yakni, KTB Kartu Tanda Berdagang, kemudian, SHPTB Surat Hak Pemakaian Tempat Berdagang dan Penawaran sewa kios/los gratis 3 bulan* di pasar stimulus yang dikelola Perumda Pasar Tohaga

Layanan ini dibuka nonstop selama 100 jam untuk memangkas waktu dan birokrasi, sehingga pedagang bisa langsung mendapatkan kepastian legalitas dan tempat usaha.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan menyampaikan bahwa, keterlibatan pihaknya adalah bentuk komitmen untuk mendekatkan layanan kepada pedagang.

“Kami ingin memberi informasi yang jelas dan kemudahan pelayanan bagi seluruh pedagang yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Haris, Jum’at 22 Mei 2026.

“Dengan hadir langsung di MPP, proses pengurusan KTB, SHPTB, dan pemilihan kios bisa lebih cepat dan transparan,” tambahnya.

Kemudian, Perumda Pasar Tohaga berharap program ini bisa meningkatkan tertib administrasi pedagang sekaligus mempercepat pemanfaatan kios/los di pasar-pasar yang dikelola. Sehingga aktivitas ekonomi di Kabupaten Bogor semakin bergeliat.

Sementara itu, untuk informasi lebih lanjut, hubungi Perumda Pasar Tohaga melalui kanal resmi MPP Kabupaten Bogor selama kegiatan berlangsung.(Albin)

Melalui Seminar Nasional FEB, Akademisi UIKA Bogor Sampaikan Pandangan Kondisi Makroekonomi Indonesia Terkini

0

Bogordaily.net – Akademisi Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sekaligus pakar Kebijakan Publik serta Ekonomi Politik Internasional, Mohammad Jibriel Avessina, menyampaikan pandangan dan analisisnya atas kondisi makroekonomi Indonesia terkini. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum Seminar Nasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Khaldun (FEB UIKA) Bogor yang digelar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Indonesia mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,61 persen secara year-on-year pada Triwulan I-2026 angka tertinggi untuk kuartal pertama dalam 13 tahun terakhir, sejak Q1-2013 yang tumbuh 6,03 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp6.187,2 triliun.

“Angka 5,61 persen ini bukan sekadar statistik. Ini adalah sinyal bahwa fondasi perekonomian Indonesia cukup kokoh untuk menghadapi tekanan eksternal yang belum pernah kita rasakan sejak pandemi. Namun, kita tidak boleh terlena, angka ini harus menjadi batu loncatan, bukan pelipur lara,” kata Mohammad Jibriel Avessina, Jum’at 22 Mei 2026.

Kemudian, Jibriel menekankan bahwa pertumbuhan ini melampaui mayoritas negara G20, termasuk Tiongkok (5,0 persen), Amerika Serikat (2,7 persen), Malaysia (5,3 persen), dan Singapura (4,6 persen).

Di antara negara-negara ASEAN, hanya Vietnam yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi yakni 7,8 persen, sebagian besar didorong oleh gelombang relokasi rantai pasok manufaktur dari Tiongkok.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan Q1-2026 ditopang oleh tiga pilar utama. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52 persen didorong momentum Ramadan-Idulfitri, pencairan THR ASN, dan program diskon transportasi pemerintah.

Investasi (PMTB) tumbuh solid 5,96 persen, sementara belanja pemerintah meroket 21,81 persen tertinggi secara historis untuk kuartal pertama mencerminkan keberhasilan strategi front loading anggaran.

Di sisi sektoral, sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,14 persen, diikuti transportasi dan pergudangan 8,04 persen.

Industri pengolahan yang menjadi tulang punggung PDB (19,07 persen kontribusi) tumbuh moderat 5,04 persen.

“Kita harus membaca pertumbuhan ini secara jujur. Sebagian kontribusinya bersifat musiman dan sementara Ramadan, THR, dan frontloading APBN tidak akan berulang dengan intensitas yang sama di kuartal berikutnya. Pertanyaan sesungguhnya adalah: seberapa kuat fondasi struktural kita untuk mempertahankan momentum ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu fenomena paling mencolok yang dicermati Jibriel adalah divergensi tajam antara ekonomi riil dan pasar keuangan.

Sementara PDB tumbuh 5,61 persen, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi sekitar 19,55 persen secara year-to-date sepanjang Januari sampai April 2026.

Nilai tukar Rupiah sempat menyentuh Rp17.346 per dolar AS, dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) melemah dari 127 di Januari menjadi 122,9 di Maret.

Fenomena ini, menurut Jibriel, mencerminkan tiga faktor yang saling berkaitan, tekanan outflow modal asing dari seluruh emerging markets akibat ketidakpastian geopolitik konflik Timur Tengah, perang tarif AS-Tiongkok, dan volatilitas harga komoditas global.

Sifat pertumbuhan yang sebagian masih musiman dan stimulus-driven, yang belum sepenuhnya mencerminkan transformasi struktural.

Kontraksi PDB secara kuartalan (qtq) sebesar 0,77 persen yang wajar secara musiman pasca-Lebaran namun tetap perlu dipantau.

“Pasar keuangan seringkali lebih reaktif terhadap sentimen global dibandingkan data fundamental domestik. Tapi kita tidak bisa mengabaikan sinyal ini. Penurunan IKK dan tekanan Rupiah adalah peringatan dini yang harus direspons dengan kebijakan yang tepat dan terkoordinasi,” ujar dia.

Jibriel menegaskan bahwa dunia kini bergerak dari era globalisasi menuju era fragmentasi geopolitik.

Rivalitas strategis Amerika Serikat dan Tiongkok, yang melingkupi perang tarif, pembatasan ekspor teknologi semikonduktor, dan strategi decoupling, telah membentuk ulang arsitektur perdagangan dan investasi global secara fundamental.

Dalam konteks ini, Indonesia memiliki posisi strategis yang unik yakni Produsen Nikel Terbesar Dunia menempatkan Indonesia sebagai simpul kritis dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV) dan transisi energi global.

Kebijakan Luar Negeri Bebas-Aktif memberikan fleksibilitas diplomatik yang langka di era rivalitas multipolar, memungkinkan Indonesia bekerja sama dengan berbagai blok tanpa harus memihak secara kaku.

Pasar Domestik Terbesar ASEAN 272 juta penduduk dengan median usia 30 tahun menjadi buffer ketahanan ekonomi domestik yang signifikan.

Stabilitas Makroekonomi investment grade, inflasi terkendali, dan cadangan devisa USD156,5 miliar (setara 6,4 bulan impor) memberikan bantalan yang memadai.

“Indonesia berada di persimpangan strategis yang tidak dimiliki banyak negara lain. Kita tidak harus memilih antara Washington dan Beijing. Posisi bebas-aktif bukan sekadar doktrin politik luar negeri, ia adalah aset ekonomi yang harus dikapitalisasi secara konkret dalam negosiasi investasi, perdagangan, dan transfer teknologi,” tambahnya.

Di sisi lain, Jibriel juga menggarisbawahi kerentanan struktural yang tidak bisa diabaikan: ketergantungan pada ekspor komoditas primer, risiko middle income trap akibat belum optimalnya produktivitas tenaga kerja, serta persaingan sengit dengan Vietnam dan Malaysia dalam menarik investasi manufaktur global.

Untuk mengkonversi capaian Q1-2026 menjadi lompatan struktural menuju Indonesia Emas 2045, Jibriel merekomendasikan lima agenda kebijakan prioritas

Akselerasi Hilirisasi Komoditas Strategis nikel, bauksit, dan tembaga harus diproses menjadi produk bernilai tambah tinggi (baterai, aluminium, komponen elektronik) di dalam negeri.

Kebijakan larangan ekspor bahan mentah perlu didukung ekosistem industri yang kompetitif dan insentif investasi yang terukur.

Penguatan Ekonomi Digital dan Kecerdasan Buatan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) harus dioptimalkan.

Ekosistem startup, infrastruktur digital, dan adopsi AI di sektor manufaktur dan jasa perlu dipercepat untuk meningkatkan produktivitas secara sistemik.

Stabilisasi Nilai Tukar dan Disiplin Fiskal Bank Indonesia perlu memperkuat operasi stabilisasi Rupiah melalui intervensi terukur di pasar spot dan instrumen derivatif.

Strategi frontloading APBN harus diimbangi dengan disiplin fiskal yang menjaga defisit dalam batas aman dan tidak menambah tekanan terhadap neraca eksternal.

Diplomasi Ekonomi Multipolar posisi bebas-aktif harus dioperasionalkan secara konkret: memimpin agenda ASEAN Centrality, memperluas mekanisme pembayaran berbasis mata uang lokal (Local Currency Settlement), dan menggunakan leverage nikel dalam negosiasi investasi strategis.

Investasi Sumber Daya Manusia dan reskilling bonus demografi hanya menguntungkan apabila angkatan kerja memiliki kompetensi relevan.

Program pelatihan vokasi dan magang masif, yang terkoneksi langsung dengan industri, adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda.

Menutup paparannya di hadapan civitas akademika FEB UIKA Bogor, Jibriel menyampaikan refleksi yang tegas namun penuh harap.

“Kita telah membuktikan bahwa Indonesia mampu tumbuh bahkan di tengah guncangan global yang paling kompleks sekalipun,” ungkap dia.

“Tapi kita belum membuktikan bahwa kita mampu bertransformasi. Dan transformasi itulah dari ekonomi berbasis komoditas menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi yang akan menentukan apakah Indonesia Emas 2045 akan menjadi kenyataan atau sekadar slogan. Pilihan ada di tangan kita hari ini,” sambungnya.(Albin)

Prabowo Sentil Aparat Berseragam“Beking” Koruptor: Kalau Bukan Hijau, Ya Cokelat

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas terkait praktik korupsi saat menghadiri rapat paripurna DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu 20 Mei 2026. Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung adanya dugaan aparat berseragam yang ikut melindungi pejabat korup.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan karena disampaikan secara terbuka di hadapan anggota parlemen dan jajaran pejabat negara.

Prabowo menilai praktik korupsi di Indonesia masih terus terjadi karena para pelaku merasa memiliki pihak yang membekingi mereka.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini sebenarnya membuat tindak korupsi semakin mudah terungkap.

Namun, masih ada pejabat yang nekat melakukan pelanggaran karena merasa aman akibat mendapat perlindungan dari oknum tertentu.

“Biasanya mereka itu ada bekingnya. Bekingnya biasanya seragamnya kalau enggak hijau, ya cokelat,” ujar Prabowo yang disambut riuh para anggota DPR.

Ucapan tersebut merujuk pada warna seragam Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Prabowo menegaskan dirinya tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap aparat yang terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk melindungi pelaku korupsi maupun kegiatan ilegal lainnya.

Sebagai mantan jenderal TNI, Prabowo mengaku prihatin apabila masih ada aparat yang justru mencoreng nama institusi dan mengkhianati kepercayaan rakyat.

Ia menegaskan TNI dan Polri harus tetap berdiri sebagai alat negara yang bekerja demi kepentingan masyarakat.

“Jangan cemarkan TNI-Polri. TNI-Polri milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat,” tegasnya.

Dalam pidato itu, Prabowo juga menyoroti meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap berbagai pelanggaran hukum yang melibatkan aparat.

Ia menilai publik kini semakin kritis dan berani menyampaikan bukti jika menemukan tindakan yang dianggap menyimpang.

Karena itu, Prabowo bahkan meminta masyarakat untuk merekam dan melaporkan langsung apabila menemukan perilaku aparat yang dinilai tidak sesuai aturan.

“Kalau ada kelakuan aparat enggak beres, saya minta rakyat video,” katanya.

Selain menyinggung isu korupsi dan penegakan hukum, Prabowo hadir dalam rapat paripurna untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027.

Momen tersebut menjadi perhatian karena untuk pertama kalinya seorang presiden menyampaikan langsung dokumen itu di hadapan parlemen.

Pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah pada 2027 berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.

Sementara itu, target defisit APBN dipatok sekitar 1,8 sampai 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ketua Komisi XI DPR menilai langkah Prabowo menyampaikan langsung KEM-PPKF di depan DPR dapat menjadi tradisi baru dalam hubungan antara pemerintah dan parlemen ke depan***

Viral, Pria di Binjai Tiba-Tiba Tabrak Pagar Toko Lalu Kabur

0

Bogordaily.net – Warga Binjai dibuat penasaran setelah sebuah video memperlihatkan aksi seorang pria yang tabrak pagar besi toko hingga rusak parah viral di media sosial.

Peristiwa itu sontak mengundang banyak komentar karena pelaku disebut langsung pergi meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan apa pun.

Video kejadian tersebut dibagikan oleh pemilik akun toko r.shopbinjai_. Dalam unggahannya disebutkan insiden berlangsung pada 19 Mei 2026 sekitar pukul 01.27 WIB saat kondisi jalan sedang cukup sepi.

Rekaman CCTV memperlihatkan sebuah kendaraan tiba-tiba melaju ke arah pagar toko. Tanpa alasan yang diketahui, kendaraan yang dikendarai pria tersebut menghantam pagar besi hingga mengalami kerusakan cukup serius.

Benturan keras membuat bagian pagar tampak jebol. Suara tabrakan juga terdengar cukup jelas dari rekaman video yang beredar di media sosial.

Yang membuat warga semakin heran, pria yang disebut sebagai “uwak” itu tidak terlihat turun untuk mengecek kondisi maupun meminta maaf kepada pemilik toko. Setelah menabrak pagar, ia justru langsung meninggalkan lokasi begitu saja.

Hingga kini identitas pria tersebut masih belum diketahui. Pemilik toko mengaku tidak mengenali pelaku maupun kendaraan yang digunakan saat kejadian berlangsung.

Melalui unggahan itu, pemilik toko berharap ada warga yang mungkin mengenali sosok pria tersebut atau mengetahui informasi mengenai kendaraan yang terekam CCTV agar segera memberikan kabar.

Video tersebut kini ramai dibagikan ulang oleh pengguna media sosial dan memicu berbagai reaksi dari netizen.

Banyak yang menyayangkan aksi pelaku karena dianggap tidak bertanggung jawab setelah menyebabkan kerusakan pada properti orang lain.***

Ketua TP PKK Ingatkan Warga Kota Bogor Waspadai Judi Online dan Pinjol Ilegal

Bogordaily.net – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, tak henti-hentinya mengingatkan warga khususnya kaum remaja agar menghindari membuka Judi Online dan Pinjaman Online.

Ia menyebut di era digital saat ini, perkembangan teknologi tidak hanya memberikan dampak positif, tetapi juga menghadirkan dampak negatif yang dimanfaatkan oknum tertentu.

Hal ini menimbulkan tantangan serius, khususnya bagi anak dan remaja yang rentan terjebak pinjaman online ilegal maupun praktik judi online.

Yantie Rachim, menyampaikan kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah membangun kesadaran bersama.

Ia berharap remaja Kota Bogor semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, mampu mengendalikan diri dari godaan negatif, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, serta berprestasi.

Yantie Rachim menilai, terjeratnya anak dan remaja dalam pinjol maupun judol bukan hanya karena kurangnya edukasi atau sosialisasi, tetapi juga minimnya perhatian orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai.

“Ini menjadi alarm bagi semua, khususnya di Kota Bogor, agar lebih waspada dan diimbangi dengan langkah-langkah preventif. PKK sebagai organisasi yang peduli terhadap lingkungan anak, remaja, dan keluarga berkewajiban aktif melakukan pencegahan,” ujarnya

Selain itu, melalui sosialisasi ini, Yantie Rachim juga berharap anak dan remaja dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan serta menyebarkan pesan-pesan positif kepada teman sebaya di lingkungannya.

“Semoga peserta yang hadir, khususnya anak dan remaja Kota Bogor, mampu menjadi pelopor sekaligus pelapor serta agen perubahan lintas generasi, tidak hanya untuk sebaya, tetapi juga adik-adiknya maupun yang lebih dewasa. Utamanya terkait bahaya judol dan pinjol ilegal,” tegasnya.

Selain itu, ia juga secara resmi membuka sosialisasi dan pembinaan Judi Online dan Pinjaman Online Teratasi (Jupiter) bagi anak dan remaja Kota Bogor.

Jupiter merupakan bagian dari program prioritas Kelompok Kerja (Pokja) I TP PKK Kota Bogor, yaitu, Keluarga Indonesia Sejahtera Harmonis (KISAH).***

Tas Mewah Sandra Dewi Ludes, Lelang Aset Kasus Timah Raup Ratusan Miliar

0

Bogordaily.net – Gelaran lelang aset sitaan yang diselenggarakan Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI sukses menyita perhatian publik. Acara yang menghadirkan berbagai barang mewah milik Sandra Dewi dan Harvey Moeis itu menghasilkan pemasukan dengan nilai sangat besar, mencapai lebih dari Rp922 miliar.

Angka tersebut menjadi pencapaian penting bagi BPA Kejaksaan Agung karena hasil penjualan jauh melampaui target awal. Dari ratusan barang yang dilepas ke publik, hampir seluruhnya berhasil menemukan pembeli.

“Target awal kami di angka 75 persen, namun capaiannya mencapai 88,64 persen. Dari 308 unit item barang yang dijual, laku 300 item,” jelasnya saat di BPA Fair Jakarta Selatan, Kamis 21 Mei 2026.

Barang yang paling banyak menarik perhatian berasal dari koleksi pribadi Sandra Dewi. Puluhan tas branded dan ratusan perhiasan yang sebelumnya disita negara menjadi rebutan peserta lelang.

Sebagian barang dijual secara terpisah, sementara lainnya dikemas dalam bentuk paket agar proses penjualan lebih efektif. Strategi tersebut ternyata berhasil membuat seluruh koleksi tas dan perhiasan habis terjual.

“Untuk tas ada 80-an sekian, untuk perhiasan mungkin 100-an sekian juga. Kami jual ada yang satuan, ada yang paket. Tergantung nilainya, kalau kecil kami jual satu paket… Tas dan perhiasan alhamdulillah laku semua, laku habis,” kata Kuntadi.

Tak hanya aksesori mewah, kendaraan milik Harvey Moeis juga menjadi pusat perhatian pengunjung BPA Fair.

Mobil-mobil sport yang dipamerkan di area acara belum masuk tahap pelelangan karena masih menunggu proses penaksiran harga.

Pihak BPA Kejaksaan Agung memastikan pelelangan kendaraan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Deretan mobil mewah itu diperkirakan bakal menjadi incaran kolektor maupun peserta lelang berikutnya.

“Mobil sport untuk next pelelangan yang tadi sudah kami pamerkan di depan itu, insya Allah bulan depan baru dilakukan lelang,” ungkapnya.

Dari seluruh proses pelelangan, negara memperoleh pemasukan fantastis hingga ratusan miliar rupiah.

Nilainya bahkan mengalami peningkatan dibanding batas harga awal yang telah ditentukan sebelumnya.

Kuntadi mengungkap, hasil lelang yang memuat barang sitaan Sandra Dewi dan Harvey Moeis itu “untung” sekitar Rp922 miliar.

“Uang masuk sebesar Rp922.267.070.000, sehingga BPA Fair ini menghasilkan keuntungan. Mungkin bukan keuntungan, tapi selisih harga, kenaikan harga dari limit,” ucapnya.

Kasus yang menyeret Harvey Moeis sendiri bermula dari perkara korupsi tata niaga timah dengan nilai kerugian fantastis mencapai Rp300 triliun.

Setelah proses hukum berjalan, sejumlah aset bernilai tinggi milik Harvey dan keluarganya ikut diamankan negara.

Barang-barang yang disita terdiri dari properti, kendaraan mewah, tas branded, logam mulia, hingga simpanan uang dalam jumlah besar. Seluruh aset tersebut kemudian menjadi bagian dari proses pemulihan kerugian negara melalui pelelangan resmi.

Semua bermula ketika Harvey Moeis dipidana atas kasus korupsi tata niaga komoditas timah senilai Rp300 triliun.

Aset-aset miliknya dan istri pun disita, yaitu berupa town house, sejumlah bidang tanah atau bangunan, sejumlah mobil mewah, 88 tas mewah, perhiasan dan logam mulia, uang asing senilai USD 400 ribu (sekitar Rp6,4 miliar) di bank, serta rekening deposito Rp33 miliar.***

Wamen UMKM Luncurkan ACCES 2026, Perluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCES) 2026 sebagai upaya memperkuat dukungan bagi pengusaha menengah dalam memperoleh akses pembiayaan dan investasi.

Program ini menghadirkan skema yang terintegrasi, mulai dari profiling usaha, edukasi, pendampingan, hingga business matching pembiayaan secara terstruktur guna mendorong usaha menengah naik kelas dan semakin kompetitif.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza saat acara Kick Off ACCES 2026 di Jakarta, Kamis 21 Mei 2026, mengatakan usaha menengah memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional.

“Usaha menengah merupakan jembatan antara usaha mikro dan kecil dengan korporasi besar. Kelompok usaha ini menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, sekaligus inovasi. Namun, hingga saat ini mereka masih menghadapi tantangan besar dalam akses pembiayaan,” kata Wamen Helvi.

Menurut Wamen Helvi, Presiden terus menekankan pentingnya UMKM sebagai fondasi kekuatan ekonomi nasional.

UMKM dinilai bukan hanya menjadi penopang perekonomian, tetapi juga motor penggerak lahirnya pengusaha-pengusaha besar baru di Indonesia.

“Presiden berkali-kali menanamkan kepada kami bahwa UMKM adalah penyangga ekonomi negara. Beliau menginginkan agar perekonomian Indonesia semakin dikuasai oleh UMKM dengan tujuan melahirkan para pengusaha besar baru. Kami berharap lahirnya pengusaha-pengusaha besar itu berasal dari usaha menengah,” ujar Wamen Helvi.

Ia menegaskan, peluncuran ACCES 2026 menjadi langkah penting dalam memperluas akses pembiayaan dan investasi bagi pengusaha menengah di Indonesia.

Melalui program ini, pengusaha menengah diharapkan tidak hanya memperoleh akses pendanaan yang optimal, tetapi juga mendapatkan pendampingan yang mampu meningkatkan kesiapan usaha agar semakin bankable dan investment ready.

Selain melalui ACCES, Kementerian UMKM juga terus menghadirkan berbagai program terobosan untuk memperkuat ekosistem UMKM nasional, salah satunya melalui pengembangan klaster usaha.

Strategi tersebut dinilai mampu meningkatkan skala dan kapasitas UMKM, khususnya pada segmen usaha mikro.

“Untuk itulah Kementerian UMKM menghadirkan sejumlah program terobosan, salah satunya melalui pengembangan klaster UMKM. Banyak pengusaha mikro yang memiliki potensi besar. Ketika dihimpun dalam sebuah ekosistem yang saling menguatkan, mereka akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan naik kelas,” kata Wamen Helvi.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, pihaknya berkomitmen memperkuat ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus menjembatani pengusaha menengah dengan lembaga keuangan dan investor strategis.

Deputi Bidang Usaha Menengah KementerianUMKM, Bagus Rachman, menambahkan bahwa program ACCES 2026 berhasil menggandeng 29 lembaga keuangan, baik perbankan maupun nonperbankan, dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk dipertemukan langsung dengan para pengusaha menengah peserta ACCES 2026.

“Pelaksanaan program ini juga didukung kolaborasi multipihak, mulai dari kementerian/lembaga terkait, akademisi, asosiasi UMKM, hingga dinas yang membidangi urusan UMKM di daerah,” ujar Bagus.

Ia juga menjelaskan pada tahun 2025 program ACCES berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp53,3 miliar kepada 56 pengusaha menengah di berbagai daerah.

Pada 2026, Kementerian UMKM menargetkan penyaluran pembiayaan usaha menengah melalui program ACCES mencapai Rp70 miliar.

Adapun bagi pengusaha menengah dapat mendaftarkan diri melalui laman www.accescapital.id dan berkesempatan memperoleh pendanaan hingga Rp20 miliar per pengusaha.***

Bupati Bogor Lantik 32 Pejabat Lingkup Pemkab Bogor Perkuat Birokrasi dan Pelayanan Publik

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 30 pejabat Pemkab Administrator, Pengawas, dan Fungsional, serta dua Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama, di aula soekarno hatta pendopo bupati, Kamis 21 Mei 2026.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor menyampaikan, pelantikan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Atas izin Allah SWT, hari ini saya melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 30 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional, serta dua Pejabat Pengawas Sekolah Ahli Utama. Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Rudy Susmanto menegaskan, seluruh pejabat yang telah dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja perangkat daerah dan pelayanan publik.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen untuk bekerja dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kinerja birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Bogor.***

Yantie Rachim Dorong Kepedulian Nyata bagi Anak Putus Sekolah di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim menegaskan pentingnya menghadirkan kepedulian dan solusi nyata bagi anak-anak yang mengalami putus sekolah sebagai bagian dari upaya membangun generasi masa depan Kota Bogor yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Diberitakan sebelumnya bahwa, Yantie Rachim bertemu dengan seorang anak yang putus sekolah karena keterbatasan biaya saat dirinya melakukan kunjungan ke Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bunga Harapan 2 di wilayah Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur.

Saat kunjungan tersebut, Yantie Rachim langsung mengambil langkah nyata dengan menjembatani anak tersebut dan menghubungkannya ke program PKBM di wilayah Kelurahan Baranangsiang agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.

Selaku Ketua Tim Pembina Posyandu, Yantie Rachim menegaskan bahwa Posyandu 6 SPM tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga ruang untuk melihat langsung kondisi sosial, tumbuh kembang, hingga pendidikan karakter anak-anak di lingkungan masyarakat.

Ia meyakini bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, serta memiliki masa depan yang lebih baik.

“Posyandu 6 SPM menjadi ruang untuk melihat secara langsung kondisi sosial, tumbuh kembang, serta pendidikan karakter anak-anak. Setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, berakhlak baik, dan memperoleh pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih cerah,” ujar Yantie Rachim di Kantor Kecamatan Bogor Timur, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Rabu 20 Mei 2026.

Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam Gebyar PKBM HJB ke-544 yang menghadirkan akses pendidikan gratis bagi ratusan warga belajar di Kota Bogor.

Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 544 peserta didik mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C secara gratis hingga memperoleh ijazah, khusus bagi warga yang masih berada dalam usia sekolah.

Yantie Rachim berharap langkah kecil yang dilakukan melalui perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak putus sekolah dapat menghadirkan perubahan besar bagi masa depan generasi muda Kota Bogor.

“Semoga langkah dan ketulusan ini menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa kepedulian kecil yang dilakukan dengan hati dapat menghadirkan perubahan besar bagi masa depan anak-anak Kota Bogor,” pungkasnya.***