Home Blog Page 51

Guiness World Record Apakah Bisa Dibeli? Fakta Biaya Guinness Ramai usai Isu Marapthon

0

Bogordaily.net – Guiness World Record apakah bisa dibeli? Pertanyaan itu mendadak ramai. Gara-garanya satu nama: Marapthon.

Setelah penutupan Marapthon Season 3: The Last Tale, media sosial langsung gaduh. Ada yang menuduh rekor dunia bisa “dibeli”.

Ada pula yang penasaran: apakah Guinness World Records memang memberi hadiah uang kepada pemegang rekor?

Pertanyaan itu menarik. Sebab publik selama ini menganggap Guinness World Records seperti lomba biasa: bayar, menang, lalu pulang membawa sertifikat. Padahal mekanismenya jauh lebih rumit.

Pertama-tama, perlu diluruskan dulu. Nama resminya adalah Guinness World Records. Bukan “Guiness”. Lembaga asal Inggris itu selama puluhan tahun dikenal sebagai pencatat rekor dunia dengan sistem verifikasi yang ketat.

Di sinilah banyak orang salah paham.

Guiness World Record apakah bisa dibeli? Jawabannya: tidak bisa. Membayar biaya administrasi bukan berarti otomatis mendapatkan gelar rekor dunia.

Guinness punya syarat yang sangat rinci. Rekor harus terukur, bisa diverifikasi, memiliki aturan jelas, dapat diulang orang lain, dan benar-benar melampaui pencapaian sebelumnya.

Artinya, uang bukan penentu utama.

Memang ada biaya tertentu dalam proses pengajuan. Untuk kategori rekor yang sudah tersedia di database Guinness, pendaftaran bahkan bisa dilakukan secara gratis.

Tetapi bila seseorang ingin mengajukan kategori baru, ada biaya administrasi kecil yang sifatnya non-refundable.

Yang mahal justru layanan tambahannya.

Guinness menyediakan jalur cepat bernama Priority Application dan Priority Evidence Review. Tarifnya bisa ratusan hingga ribuan dolar. Namun layanan itu hanya mempercepat antrean pemeriksaan dokumen. Bukan membeli kemenangan.

Analogi sederhananya seperti jalur prioritas di bandara. Anda bisa lebih cepat masuk antrean. Tapi pesawat tetap tidak akan terbang kalau syarat keselamatan belum terpenuhi.

Guinness sendiri menegaskan layanan prioritas tidak menjamin rekor diterima. Jika bukti kurang lengkap, saksi tidak valid, atau aturan tidak dipenuhi, klaim tetap bisa ditolak.

Karena itu, isu soal Marapthon membeli rekor dunia menjadi problematik bila langsung disimpulkan tanpa bukti resmi. Sampai hari ini belum ada pernyataan final yang bisa membuktikan bahwa sebuah rekor “dibeli”.

Yang mungkin terjadi hanyalah penggunaan layanan bisnis atau prioritas dari Guinness. Itu lazim dilakukan perusahaan besar, brand internasional, bahkan penyelenggara acara hiburan.

Ada pula pertanyaan lain yang tidak kalah menarik: apakah pemegang Guinness World Records mendapat uang?

Jawabannya juga tidak.

Guinness World Records dalam FAQ resminya menyebut mereka tidak membayar pemecah rekor. Tidak ada hadiah tunai. Tidak ada bonus. Tidak ada sponsorship otomatis.

Jadi kalau seseorang berhasil memecahkan rekor dunia, keuntungan utamanya lebih kepada reputasi, publikasi, promosi, dan efek viral.

Itulah sebabnya banyak perusahaan rela mengeluarkan biaya besar demi mengejar rekor. Bukan karena hadiahnya, tetapi karena nilai pemberitaannya.

Bayangkan sebuah brand minuman berhasil memecahkan rekor “gelas kopi terbanyak dalam satu jam”. Yang mereka cari bukan sertifikat semata. Mereka mencari perhatian publik dunia.

Hal yang sama juga bisa terjadi pada event digital seperti Marapthon.

Jika benar ada pengajuan rekor terkait durasi live streaming atau bentuk pertunjukan tertentu, Guinness akan melihat detail teknisnya: berapa lama durasinya, siapa saksi independennya, bagaimana dokumentasinya, apa variabel yang diukur, dan apakah kategori itu memang diakui secara resmi.

Karena itu, publik perlu membedakan tiga hal penting.

Pertama, pengajuan rekor bisa gratis atau berbiaya administrasi kecil. Kedua, layanan prioritas memang mahal tetapi tidak menjamin lolos. Ketiga, status rekor hanya diberikan jika seluruh bukti dan aturan dinyatakan valid oleh Guinness.

Jadi, Guiness World Record apakah bisa dibeli? Tidak sesederhana itu. Yang bisa dibayar hanyalah layanan administrasi dan percepatan proses. Sedangkan gelar rekornya tetap harus dibuktikan dengan pencapaian nyata.***

Siapa Ratu Sofya? Profil Aktris Muda yang Disomasi HAS Pictures Gegara Tolak Promosi Film

0

Bogordaily.net – Siapa Ratu Sofya kini makin sering dicari publik. Wajahnya kerap muncul di layar kaca, terutama setelah sukses membintangi sinetron remaja yang digandrungi anak muda.

Gadis kelahiran Lhokseumawe itu perlahan menjelma menjadi salah satu aktris muda dengan karier yang melesat cepat di industri hiburan Tanah Air.

Namun, di tengah popularitasnya yang terus menanjak, nama Ratu Sofya kini juga tengah menjadi sorotan publik setelah terseret persoalan dengan rumah produksi HAS Pictures.

Rumah produksi HAS Pictures secara resmi melayangkan somasi kepada aktris utama Ratu Sofya di Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Langkah hukum ini diambil setelah perempuan berusia 22 tahun tersebut diduga menolak terlibat dalam rangkaian kegiatan promosi film terbaru berjudul Dosa Penebusan atau Pengampunan.

Sikap mendadak sang aktris dinilai tidak profesional dan menimbulkan kerugian materi bagi pihak perusahaan.

Melalui perwakilannya, HAS Pictures kemudian memberikan klarifikasi terbuka mengenai akar permasalahan yang memicu perselisihan dengan sang pemeran utama.

Di tengah polemik itu, publik kembali ramai mencari tahu siapa Ratu Sofya sebenarnya.

Nama lengkapnya adalah Safira Ratu Sofya. Ia lahir di Lhokseumawe pada 15 April 2004 dan merupakan anak kedua dari empat bersaudara. Ratu Sofya tumbuh di keluarga dengan ayah bernama Sofyan Hasan dan ibu Intan Mashtura.

Perjalanan kariernya dimulai sejak usia muda. Dunia akting pertama kali ia jajal lewat film Satria Heroes: Revenge of Darkness pada 2017.

Saat itu namanya belum banyak dikenal publik. Namun, langkah kecil itu menjadi awal perjalanan panjangnya di industri hiburan Indonesia.

Ia kemudian tampil dalam sejumlah film dan sinetron seperti Bisikan Iblis, Puppy Love: Cinta Anita, hingga Sabar Ini Ujian. Popularitasnya mulai melejit ketika membintangi sinetron Dari Jendela SMP.

Lewat sinetron tersebut, wajah Ratu Sofya semakin dikenal luas. Aktingnya yang natural membuat ia memiliki banyak penggemar, terutama dari kalangan remaja. Bahkan, ia sempat masuk nominasi Pendatang Baru Paling Ngetop di ajang SCTV Awards 2020.

Setelah sukses besar lewat Dari Jendela SMP, kariernya terus menanjak lewat sinetron Mantan IPA & IPS season 2. Nama Ratu Sofya pun semakin kuat di industri hiburan Tanah Air.

Kini, di tengah sorotan terkait somasi dari HAS Pictures, pertanyaan tentang siapa Ratu Sofya kembali ramai diperbincangkan publik. Sosoknya dinilai sebagai salah satu aktris muda berbakat yang memiliki perjalanan karier cukup cepat di usia muda.

Berikut filmografi Ratu Sofya:

Film

* *Satria Heroes: Revenge of Darkness* (2017)
* *Bisikan Iblis* (2018)
* *Puppy Love: Cinta Anita* (2018)
* *Sabar Ini Ujian* (2020)
* *DJS the Movie: Biarkan Aku Menari* (2022)

Sinetron

* *Jodoh Wasiat Bapak* (2018)
* *Topeng Kaca* (2019)
* *Dari Jendela SMP* (2020–2022)
* *Mantan IPA & IPS* season 2 (2022).***

BPOM Ungkap Darurat Tramadol di Bogor, KPAI Soroti Ancaman bagi Anak Sekolah

0

Bogordaily.net – Tramadol di Bogor kini bukan lagi sekadar isu pinggiran. Ia sudah berubah menjadi alarm keras bagi orang tua, sekolah, bahkan aparat penegak hukum.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sampai menetapkan Bogor dan Depok dalam status darurat penyalahgunaan obat-obatan terlarang, terutama tramadol dan psikotropika sejenis.

Yang paling mengkhawatirkan: sasaran utamanya anak-anak muda.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia melihat situasi ini sebagai ancaman nyata terhadap masa depan pelajar. Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mengatakan penyebaran tramadol kini sudah masuk ke lingkungan remaja usia sekolah.

“Ini bukan lagi sekadar kenakalan remaja. Ini sudah menjadi kejahatan sistematis yang menyasar kepolosan anak-anak,” kata Jasra.

Fenomena tramadol di Bogor disebut semakin berbahaya karena modus peredarannya ikut berubah. Tidak lagi hanya transaksi sembunyi-sembunyi di jalanan. Kini sindikat memanfaatkan platform digital, aplikasi pesan instan, hingga apartemen sewa harian yang berpindah-pindah agar sulit terlacak aparat.

Yang lebih membuat miris, anak-anak bukan hanya dijadikan konsumen. Mereka juga dipakai sebagai kurir.

Diiming-imingi uang cepat. Diberi rasa “keren” dalam pergaulan. Lalu perlahan masuk ke lingkaran gelap yang sulit keluar.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan menunjukkan sepanjang Januari hingga Oktober 2025 terdapat 38.934 kasus narkoba yang terungkap di Indonesia. Angka itu memperlihatkan bisnis haram ini belum surut. Justru makin kreatif mencari pasar baru: pelajar.

KPAI juga menemukan adanya pergeseran penggunaan zat adiktif lewat vape dan pods. Cairan-cairan tertentu dicampur senyawa berbahaya.

Bahkan ada indikasi penyusupan zat farmasi ilegal ke makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak.

Di titik inilah keluarga menjadi benteng terakhir.

Psikolog Mulyanto mengatakan remaja berada dalam fase mencari pengakuan sosial. Mereka sangat mudah terdorong mengikuti lingkungan pertemanan.

Karena itu, menurutnya, anak harus dilatih berani berkata “tidak”.

“Yang harus ditolak itu narkobanya, bukan pertemanannya,” ujar Mulyanto.

Kalimat itu sederhana. Tapi sulit dilakukan bila rumah kehilangan kehangatan.

Mulyanto menilai anak yang tumbuh dalam keluarga penuh tekanan, bentakan, dan minim komunikasi emosional akan lebih mudah mencari pelarian di luar rumah. Sebaliknya, anak dengan identitas diri kuat biasanya lebih mampu menjaga prinsip meski berada dalam tekanan kelompok.

Kasus tramadol di Bogor akhirnya menjadi cermin besar tentang rapuhnya pengawasan sosial di sekitar anak-anak. Sekolah, keluarga, lingkungan, hingga pemerintah dituntut bergerak bersama sebelum generasi muda kehilangan arah.

KPAI mendesak pemerintah segera memperketat aturan pengendalian zat adiktif, termasuk vape dan produk sejenis. Mereka juga meminta akses rehabilitasi bagi anak diperluas agar korban penyalahgunaan narkotika tidak justru mendapat stigma negatif.

Sebab dalam banyak kasus, anak-anak sesungguhnya bukan pelaku utama. Mereka hanya korban dari jaringan yang lebih besar.

Dan ketika tramadol mulai akrab di telinga pelajar, maka persoalannya bukan lagi soal obat. Ini soal masa depan.

Kini, pertanyaannya tinggal satu: seberapa cepat semua pihak bergerak sebelum darurat tramadol di Bogor benar-benar kehilangan kendali?.***

Weekend ke Bogor? 11 Tempat Liburan Hits Ini Sedang Naik Daun

0

Bogordaily.net – Tempat liburan hits di Bogor selalu punya cara baru untuk memikat orang Jakarta dan sekitarnya. Bukan hanya karena udara dingin dan hujan yang romantis itu.

Tapi karena Bogor seperti tidak pernah kehabisan ide. Minggu lalu muncul taman baru. Bulan depan muncul wahana baru lagi. Orang Bogor sendiri kadang terlambat tahu bahwa di kampung sebelahnya sudah ada destinasi viral.

Kini, kalau akhir pekan datang, jalan menuju Puncak bukan lagi sekadar jalur pelarian dari penat ibu kota.

Ia berubah menjadi arus manusia yang sedang mencari jeda. Mencari udara segar. Mencari tempat untuk mengunggah foto keluarga. Atau sekadar mencari kopi panas dengan latar pegunungan.

Daftar tempat wisata di Bogor pun makin panjang. Ada yang dibangun megah dengan konsep internasional. Ada pula yang lahir dari kreativitas warga desa yang menyulap kampung menjadi lokasi wisata unik.

Salah satu yang paling ramai dibicarakan adalah Enchanting Valley di kawasan Cisarua. Tempat ini seperti paket lengkap.

Ada drama musikal, spot foto estetik, wahana permainan, hingga area hijau luas yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Lokasinya berada di Jalan Raya Puncak KM 77. Harga tiketnya mulai Rp135 ribu saat hari kerja.

Bagi keluarga muda yang membawa anak kecil, The Nice Playland Gunung Geulis menjadi pilihan favorit. Mini zoo, kolam bermain, hingga rainbow slide membuat tempat ini selalu penuh saat akhir pekan. Tiket masuknya relatif terjangkau, sekitar Rp35 ribu.

Yang suka suasana oriental biasanya memilih Hidden Dragon Hill di Cigudeg. Bukit ini dikenal dengan ikon naga merahnya. Udara sejuk dan durian segar menjadi kombinasi yang membuat banyak pengunjung rela datang jauh-jauh. Tempat ini bahkan sering penuh saat musim durian.

Ada pula Minimania Puncak Bogor yang menawarkan sensasi “keliling dunia” dalam sehari. Miniatur landmark internasional membuat pengunjung serasa sedang berpindah negara hanya dalam hitungan langkah. Anak-anak biasanya paling senang mencoba skyride yang melintas di atas taman.

Bekas tambang ilegal pun bisa berubah wajah. Itulah yang terjadi pada Goa Lalay di Klapanunggal. Tempat yang dulu rusak kini justru menjadi lokasi foto favorit anak muda. Nama “lalay” sendiri diambil dari bahasa Sunda yang berarti kelelawar.

Sementara itu, nuansa Eropa bisa ditemukan di The Ranch Puncak. Anak-anak bisa menunggang kuda poni dan memberi makan hewan ternak sambil menikmati udara dingin khas Puncak.

Konsep wisata luar negeri juga terasa kuat di Nicole’s River Park. Ada replika bangunan ikonik dunia. Ada area ala Jepang lengkap dengan penyewaan kimono. Tempat seperti ini memang dibuat untuk generasi media sosial: banyak sudut foto, banyak latar unik.

Bagi pecinta tanaman dan suasana kebun teh, Melrimba Garden tetap menjadi magnet lama yang terus hidup. Kini daya tariknya bertambah dengan wahana balon udara. Dari atas, hamparan hijau Puncak terlihat seperti karpet raksasa.

Yang ingin suasana lebih tenang bisa menuju Kampung Tokyo di Desa Malasari, Nanggung. Kampung ini ditata menyerupai desa tradisional Jepang. Jalannya bersih. Rumah-rumahnya rapi. Kabut pagi membuat suasananya terasa seperti di film Jepang.

Satu lagi yang sedang viral adalah HeHa Waterfall Bogor. Air terjun buatan terbesar di Indonesia itu kini menjadi magnet baru wisata Puncak. Pengunjung datang bukan hanya untuk melihat air terjun, tetapi juga menikmati restoran dan area foto modern.

Sedangkan wisatawan yang suka aktivitas air biasanya memilih Kopi Tubing Park & Resort di Pamijahan. River tubing menjadi wahana utama. Tapi banyak juga yang datang hanya untuk menikmati suasana sawah dan menginap di resort tepi sungai.

Tempat liburan hits di Bogor memang berubah cepat. Yang viral bulan lalu bisa tergeser bulan depan. Tapi satu hal tidak berubah: Bogor tetap menjadi kota pelarian paling dekat bagi warga Jabodetabek yang ingin bernapas lebih lega.

Karena itu, jika ingin berlibur ke sana akhir pekan ini, ada satu saran penting: berangkatlah lebih pagi. Jalur Puncak tidak pernah benar-benar tidur. Dan di musim liburan seperti sekarang, kemacetan kadang dimulai bahkan sebelum matahari terbit.

Namun begitulah Bogor. Orang mengeluh macetnya. Tapi selalu kembali lagi ke sana.

Sebab di antara dingin udara dan kabut pegunungan itu, selalu ada alasan baru untuk datang. Dan itulah kekuatan tempat liburan hits di Bogor hari ini.***

LRT Bogor Kembali Dikaji KAI, Rutenya Bakal Sampai Baranangsiang

0

Bogordaily.net – LRT Bogor kembali masuk meja kajian. Bukan sekadar wacana lama yang dihangatkan menjelang akhir pekan.

Kali ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mulai membuka lagi peta besar transportasi Jabodetabek: menyambungkan lintasan LRT sampai Baranangsiang, Kota Bogor.

Bogor memang sudah terlalu sesak untuk ditunda-tunda.

Setiap pagi, jutaan langkah bergegas menuju Jakarta. Setengah dari denyut penumpang KRL Jabodetabek berasal dari jalur Bogor. Angkanya bukan kecil: sekitar 500 ribu orang per hari. Mereka berdesakan di gerbong yang sama, di jam yang sama, dengan harapan tiba tepat waktu di kantor.

Karena itu, pembahasan LRT Bogor bukan lagi sekadar proyek transportasi. Ia mulai terdengar seperti kebutuhan mendesak.

Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi KAI, I Gede Darmayusa, mengatakan bahwa rencana LRT menuju Bogor sebenarnya sudah lama masuk master plan. Bahkan, titik akhirnya disebut-sebut sampai kawasan Baranangsiang.

“Secara master plan, dulu memang sudah ada rencana sampai Bogor, kalau tidak salah sampai Baranangsiang,” ujar Gede saat peresmian Stasiun LRT Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia di Jakarta Pusat, Jumat 22 Mei 2026.

Namun proyek besar selalu bertemu hitung-hitungan besar.

KAI bersama DJKA kini sedang menghitung ulang kelayakan bisnis, potensi transit oriented development (TOD), hingga seberapa besar lonjakan penumpang yang bisa didapat jika lintasan LRT benar-benar diperpanjang ke Bogor.

Biayanya tentu tidak kecil.

Apalagi, jalur Bogor saat ini masih menjadi “urat nadi” utama KRL Jabodetabek. Dari total 1,1 juta penumpang harian KAI Commuter, hampir separuhnya datang dari Bogor Line.

Gede mengakui, kebutuhan mengurangi kepadatan penumpang Bogor Line memang sangat valid. Tetapi pertanyaan berikutnya masih panjang: jalurnya lewat mana, bagaimana trase dibangun, dan apakah daya angkutnya benar-benar efektif.

Sebab di sisi lain, KAI juga sedang menyiapkan strategi berbeda.

Bukan hanya memikirkan LRT Bogor, tetapi juga memperkuat jalur KRL yang sudah ada. Salah satunya dengan penambahan emplasemen jalur 6, 7, dan 8 di Bogor yang kini tengah dibangun. Proyek itu disebut dapat meningkatkan kapasitas perjalanan harian secara signifikan.

KAI juga sedang mengkaji pengembangan KRL hingga Sukabumi.

Bahkan nantinya, rangkaian KRL dirancang bisa mencapai 12 gerbong. Jauh lebih panjang dibanding rangkaian LRT yang rata-rata hanya terdiri dari empat gerbong.

Di sinilah dilema transportasi Bogor muncul.

LRT menawarkan konektivitas baru dan modernisasi kota. Tetapi KRL masih dianggap jauh lebih kuat untuk mengangkut ledakan penumpang harian dari Bogor menuju Jakarta.

Karena itu, KAI tampaknya memilih dua jalur sekaligus: memperkuat KRL yang sudah penuh sesak sambil tetap membuka peluang ekstensi LRT Bogor ke masa depan.

Bogor mungkin memang tidak bisa lagi hanya mengandalkan rel lama.***

Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Bogor Digerebek, Empat Tersangka Terancam 5 Tahun Penjara

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil membongkar aktivitas tambang emas ilegal di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, dalam pengungkapan kasus tersebut polisi mengamankan empat orang tersangka.

“Tindak pidana minerba, kita menertibkan tambang emas ilegal. Terdapat dua kasus, yang pertama di Kecamatan Cigudeg dan satu lagi di Kecamatan Tanjungsari dengan jumlah tersangka empat orang,” kata AKBP Wikha kepada wartawan, Jumat 22 Mei 2026.

Menurut Wikha, dari lokasi tambang ilegal itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa alat gelundungan yang digunakan untuk memisahkan material tanah dengan logam hingga bahan kimia seperti kapur, karbon, hingga zat pengganti sianida.

“Alat gelundungan untuk memisahkan material tanah dengan logam, karung berisi batuan yang diduga batuan itu mengandung emas, dan bahan kimia murni seperti pengganti sianida api dan kapur dan juga karbon,” jelasnya.

Kemudian, dari aktivitas ilegal tersebut para pelaku diperkirakan meraup keuntungan hingga Rp796,8 juta.

“Total keuntungan para pelaku diperkirakan sekitar Rp796 juta lebih yang untuk minerba,” ujar Wikha.

Sementara itu, keempat tersangka telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Bogor.

Para pelaku dijerat Pasal 158 dan atau Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

“Dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan dijatuhi denda maksimal yaitu denda kategori 8 sekitar 10 miliar,” ungkapnya.***

Albin

Rp6,9 Miliar Masuk Kantong Pelaku, Mafia Pertalite dan LPG 3 Kg di Bogor Dibekuk

0

Bogordaily.net – Polisi berhasil membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga Gas LPG bersubsidi di Kabupaten Bogor periode April hingga Mei 2026.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan bahwa, tindak pidana penyalahgunaan BBM subsidi itu terjadi di Kecamatan Pamijahan, Ciampea dan Gunung Putri, dengan total jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak sembilan orang.

Menurut Wikha, motif para tersangka adalah memperoleh keuntungan ekonomi dengan memanfaatkan selisih harga antara BBM atau LPG bersubsidi dengan non subsidi

Beberapa, barang bukti yang diamankan untuk yang BBM bersubsidi terdapat empat unit kendaraan roda empat yaitu satu unit Avanza satu unit Fortuner dan 2 unit carry untuk mengangkut BBM bersubsidi yang kemudian nanti akan dijual ke lokasi-lokasi yang tidak bersubsidi.

“Kami juga mengamankan 1 unit mobil tangki untuk transportasi dari pengepul solar menuju ke lokasi yang diindikasikan sebagai lokasi penjualan,” kata AKBP Wikha, Jum’at 22 Mei 2026.

Kemudian, selain itu ditemukan 49 barcode pengisian BBM bersubsidi dan puluhan jerigen ada yang kosong dan ada yang sudah berisi baik solar maupun pertalite

“Jadi modus operandi yang digunakan ada para pelaku adalah memberi BBM ini secara berulang,” jelasnya.

Modus para tersangka yakni, datang ke salah satu SPBU, mereka berkolaborasi dengan tiga orang oknum pihak SPBU dan membeli Pertalite.

Kemudian membeli solar secara berulang di SPBU menggunakan puluhan barcode dan juga mereka mondar-mandir bolak-balik dengan berganti-ganti plat nomor yang diperjualbelikan kembali dengan harga non subsidi.

“Koordinator pelaku memberikan uang bulanan 250.000 ribu kepada oknum pengawas SPBU dan rp10.000 masing-masing kepada oknum operator setiap kali melaksanakan aksinya,” ujar Wikha.

Kata Wikha, terdapat juga modus penyalahgunaan BBM solar subsidi menggunakan truk tangki yang bertuliskan PT PNG yang diduga kuat untuk mengumpulkan solar.

“Pelaku mengepul dari beberapa pihak yang kemudian akan dijual tidak sesuai ketentuan,” tambahnya.

Sementara itu, untuk praktik tindak pidana penyalahgunaan Gas LPG subsidi, terjadi di kecamatan Rumpin dan Tanjungsari dengan dua orang tersangka yang berhasil diamankan Polisi.

Serta barang bukti yang diamankan terdapat 589 tabung gas subsidi ukuran 3 kg, dan 195 tabung gas ukuran 12 kg.

Serta 3 unit kendaraan yang berupa dua mobil box dan satu pick up untuk mengantar dan mendistribusikan gas-gas tersebut.

Polisi juga turut mengamankan 20 alat suntik modifikasi dan 1 unit timbangan digital

Adapun untuk modus para pelaku yakni, memindahkan gas subsidi yang 3 kilo ini jadi 4 tabung yang 3 kilo ini dipindahkan tabung yang 12 kilo kemudian dijual kembali dengan harga non subsidi

“Pemindahan dilakukan dengan alat suntik khusus kemudian setelah ditimbang tabung tersebut yang masuk ke 12 kg ini dijual dengan harga non subsidi,” jelas Wikha.

Sehingga, kata Wikha, aksi tersebut memberikan keuntungan kepada para pelaku sekitar 161.000 ribu per tabungnya.

Jika ditotalkan, para pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi dan juga LPG bersubsidi meraup keuntungan sekitar Rp. 6,9 miliar.

Sedangkan, untuk potensi kerugian negara akibat penyelewengan subsidi tersebut mencapai sekitar 12,5 miliar.

Atas perbuatanya, para pelaku terkait kasus migas hidrat pasal 55 undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang undang-undang migas, sebagaimana telah diubah dalam undang-undang kita kerja dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun.***

Albin

Jelang SPMB 2026, SMAN 2 Cibinong Bogor Matangkan Persiapan Sebagai Sekolah Maung

0

Bogordaily.net – SMAN 2 Cibinong sebagai Sekolah Maung di Kabupaten Bogor kini bukan lagi sekadar label. Ia berubah menjadi penanda arah baru pendidikan di Bumi Tegar Beriman.

Ada kebanggaan. Ada tantangan. Dan ada ekspektasi besar yang kini menempel di pundak sekolah negeri favorit itu.

Di tengah persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, suasana di lingkungan sekolah tampak lebih sibuk dari biasanya.

Kepala SMAN 2 Cibinong, Elis Nurhayati, mengaku tengah fokus mematangkan tahapan sosialisasi bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Hari ini sedang persiapan rapat sosialisasi bersama Disdik Jabar,” ujar Elis, Jumat 22 Mei 2026.

Penunjukan SMAN 2 Cibinong sebagai Sekolah Maung di Kabupaten Bogor menjadi kabar besar di dunia pendidikan Kabupaten Bogor.

Program Sekolah Maung — singkatan dari Manusia Unggul — digagas untuk melahirkan siswa yang tidak hanya pintar di atas kertas, tetapi juga kuat karakter dan disiplin.

Bagi Elis, status baru itu bukan sekadar penghargaan administratif. Ada tanggung jawab besar di baliknya.

“Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan besar bagi SMAN 2 Cibinong karena dipercaya menjadi bagian dari program Sekolah Maung di Kabupaten Bogor,” katanya.

Ia menyebut konsep Sekolah Maung tidak hanya menilai kemampuan akademik. Prestasi non-akademik, pembentukan karakter, kedisiplinan, hingga daya saing siswa menjadi perhatian utama.

Karena itu, calon murid baru yang ingin masuk harus mulai bersiap dari sekarang. Persaingan diprediksi lebih ketat dibanding tahun sebelumnya.

Namun SMAN 2 Cibinong tampaknya cukup percaya diri. Sekolah yang dikenal dengan sebutan Smavo itu merasa sudah memiliki modal kuat untuk menjadi sekolah percontohan.

Elis menjelaskan, penguatan karakter siswa, digitalisasi sekolah, kualitas guru, hingga sarana pendukung menjadi keunggulan yang selama ini terus dibangun.

“Dari sisi kesiapan, SMAN 2 Cibinong sebenarnya sudah memiliki modal yang kuat, baik dari prestasi, penguatan karakter, digitalisasi sekolah, maupun SDM guru dan sarana pendukung yang terus berkembang,” jelasnya.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, SMAN 2 Cibinong dikenal aktif mencetak prestasi akademik maupun non-akademik.

Kini, status SMAN 2 Cibinong sebagai Sekolah Maung di Kabupaten Bogor semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Jawa Barat.

“Tinggal bagaimana seluruh warga sekolah menjaga komitmen untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas agar benar-benar mampu menjadi sekolah percontohan manusia unggul di Jawa Barat,” tambah Elis.

Sebagai informasi, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menunjuk dua sekolah di Kabupaten Bogor sebagai Sekolah Maung tahun ajaran 2026/2027, yakni SMAN 2 Cibinong dan SMKN 1 Cibinong.

Berikut timeline penting SPMB Sekolah Maung SMAN 2 Cibinong 2026:

* Pembagian akun: 18–22 Mei 2026
* Pendaftaran: 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026
* Verifikasi: 25 Mei–2 Juni 2026
* Uji kompetensi dan penanganan masalah: 3 Juni 2026
* Rapat pleno guru dan kepala sekolah: 4 Juni 2026
* Koordinasi kepala sekolah dan cabang dinas: 5 Juni 2026
* Pengumuman: 8 Juni 2026
* Daftar ulang: 9–10 Juni 2026

Calon siswa dan orang tua diminta tidak terlambat mengikuti tahapan tersebut. Sebab tahun ini, perhatian publik terhadap Sekolah Maung dipastikan jauh lebih besar dibanding sebelumnya.***

Bazar Pasar Murah Jelang Idul Adha 2026 Digelar di Margajaya Bogor Barat, Warga Serbu Sembako Murah

0

Bogordaily.net – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, memadati bazar pasar murah yang digelar di Lapangan Tegal Lonceng, Jumat 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah kelurahan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.

Berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran. Mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga kebutuhan dapur lainnya langsung diserbu warga sejak pagi hari.

Kasie Ekbang Kelurahan Margajaya, Eti Sumiati mengatakan, bazar pasar murah ini digelar untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha.

Menurutnya, antusiasme warga sangat tinggi karena harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idul Adha. Alhamdulillah warga sangat antusias,” ujar Eti Sumiati.

Ia menjelaskan, bazar tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi di tingkat wilayah, khususnya menghadapi momentum hari besar keagamaan.

Selain itu, kegiatan bazar pasar murah di Lapangan Tegal Lonceng tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku UMKM hingga distributor bahan pangan.

Warga yang datang mengaku terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Terlebih harga sejumlah bahan pokok mulai mengalami kenaikan menjelang Idul Adha.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri tengah menggencarkan program pasar murah di sejumlah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Adha 2026.

Kegiatan bazar pasar murah di Kelurahan Margajaya diharapkan dapat terus digelar secara berkala agar daya beli masyarakat tetap terjaga, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah di wilayah Bogor Barat.***

Gibran

Pemkot dan DPRD Kota Bogor Turun ke Lapangan, Pastikan Akses Pendidikan Warga Berjalan Lancar

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui program beasiswa kuliah gratis hingga penebusan ijazah siswa yang tertahan di sekolah.

Program tersebut disampaikan langsung Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat turun langsung ke lapangan bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhammad Nur dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi, Jumat 22 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Jenal Mutaqin mengatakan Pemerintah Kota Bogor terus menghadirkan program-program pendidikan yang menyentuh langsung masyarakat sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB).

“Saya turun ke lapangan bersama Kadisdik, didampingi juga dari DPRD, Ketua Komisi IV, Pak Fajar. Alhamdulillah dari kemarin kita dalam rangka HJB, coba terus memberikan kado-kado positif, kado-kado yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Jenal.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemkot Bogor juga telah menggelar program Gebyar PKBM dengan menampung ratusan anak putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan secara gratis hingga memperoleh ijazah.

“Kemarin kita Gebyar PKBM, 544 murid putus sekolah kita tampung, kita terima, dan kita salurkan, dan gratis sampai dapat ijazah,” katanya.

Tak hanya itu, Pemkot Bogor juga menjalankan program jemput bola bagi mahasiswa penerima bantuan pendidikan. Salah satunya dilakukan di wilayah Bogor Utara kepada seorang mahasiswa penerima beasiswa kuliah gratis hingga lulus.

“Hari ini, kita jemput bola. Bagi anak-anak yang sudah mendapatkan program bantuan, terutama ada salah satu di Bogor Utara, bantuan beasiswa mahasiswa gratis sampai lulus, Saudara Ananda Haikal, yang tadi kita kunjungi rumahnya,” jelasnya.

Selain program beasiswa, Pemkot Bogor juga menyerahkan ijazah yang sebelumnya tertahan akibat kendala administrasi atau tunggakan sekolah.

“Barusan kita bantu juga serahkan ijazah yang sempat tertahan di sekolah, yang alhamdulillah sudah kita berikan kepada anaknya dan orang tuanya, biar ke depannya jenjangnya bisa lebih dilanjutkan lagi,” ungkap Jenal.

Menurutnya, total anggaran penebusan ijazah pada tahun 2026 mencapai Rp5 miliar secara akumulatif. Sementara program beasiswa kuliah saat ini menyasar sekitar 80 mahasiswa yang pembiayaannya ditanggung penuh hingga lulus.

“Ijazah kalau tahun ini saja Rp5 miliar totalnya secara akumulasi. Kemudian yang kuliah total 80 mahasiswa, dan itu tidak hanya satu tahun dibantu, tapi terus sampai semester akhir hingga yang bersangkutan lulus dan mendapatkan ijazah. Itu gratis, dibayarkan oleh pemerintah dari APBD Kota Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur, menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas pendidikan yang dijalankan Pemkot Bogor.

“Ini langkah nyata, Pemerintah Kota Bogor serius menuntaskan masalah pendidikan, yaitu pelunasan ijazah dan juga beasiswa untuk mahasiswa. Kami di DPRD siap mendukung penuh karena ini program prioritas,” ujar Fajar.

Ia berharap program-program pendidikan yang berpihak kepada masyarakat tersebut dapat terus ditingkatkan dan dioptimalkan ke depannya.

“Kami berharap program-program terkait pendidikan ini dapat terus ditingkatkan dan dioptimalkan,” pungkasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)