Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 5261

DPC PPP Kota Bogor Bentuk 16 Ranting Dari 16 Kelurahan, 50 Persen Kaum Milenial

0

Bogordaily.net – DPC PPP Kota Bogor menyelenggarakan Musyawarah Ranting (Musran) Bogor Barat di Aula Masjid Al Maidah, Jalan Raya Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Minggu 26 Juni 2022.

Kegiatan Musran tersebut dilakukan dalam menghadapi kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Februari 2024 mendatang.

Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Bogor Barat DPC PPP, M Iqbal mengatakan, bahwa dalam Musran ke-VIII ini, pihaknya telah membentuk 16 ranting dari 16 Kelurahan se-Kecamatan Bogor Barat, dengan komposisi pengurus 50 persen diisi kaum milenial.

Menurutnya, hal itu merupakan salah satu upaya PPP menambah jumlah perolehan kursi legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Barat dari satu menjadi dua.

Untuk meraih dua kursi, sambung lelaki yang juga Ketua Aangkatan Muda Ka’bah (AMK) Kota Bogor itu, PPP harus dapat meraup 18 ribu suara atau meningkat 7 ribu dari pemilu sebelumnya.

“Karena itu, kami merangkul kaum milenial dan memaksimalkan peranan organisasi sayap (orsap) seperti AMK, Gerakan Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) dan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) untuk lebih gencar terjun ke masyarakat,” kata Iqbal kepada wartawan.

Untuk itu dirinya berharap, kaum milenial yang berada di orsap mampu merangkul dan meraih simpati anak muda.

“Atas dasar itu, seluruh kader PPP dan orsap harus bergerak dengan memberikan manfaat kepada warga lainnya melalui kegiatan sosial,” katanya.

Selanjutnya Iqbal menegaskan, bahwa meraih 18 ribu suara di Bogor Barat merupakan hal yang realistis, mengingat di dapil tersebut terdapat 70 ribu pemilih.

“Walaupun kami membidik suara milenial. Tetapi PPP takkan melupakan basis pemilih kita seperti santri atau pondok pesantren,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PPP Kota Bogor, Baher Firdaus mengapresiasi langkah PPP di Bogor Barat yang langsung tancap gas membentuk 16 ranting tanpa kendala apapun.

Baher optimistis bila PPP mampu menambah perbendaharaan kursi legislatif dari Bogor Barat.

“Apabila melihat gerakan yang begitu masif di Bogor Barat, saya yakin PPP akan meraih dua kursi, dan mampu mengantungi 18 ribu suara sesuai target dari DPC,” ucapnya. Atas dasar itu, Baher meminta seluruh kader PPP bekerja keras dan menunjukan keberadaannya di tengah masyarakat dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif.*

(Ibnu Galansa Montazery)

Jemaah Haji Tawaf dengan Menaiki Skutik, Ini Penjelasan Hukumnya

0

Bogordaily.net – Belakangan ini viral di media sosial, cuplikan sebuah video jemaah haji nampak menaiki skuter matik (skutik). Para jemaah haji diketahui menaiki skutik tersebut guna melaksanakan tawaf.

Lantaran video yang diunggah oleh akun Instagram @beasiswasaudi pun menuai banyak respon dari warganet. Para warganet menanyakan hukum tawaf dengan menggunakan skutik.

Menukil laman Kemenag, Masjidil Haram memang sudah menyediakan motor skutik untuk memudahkan jemaah dalam melaksanakan sa’i dan tawaf. Diketahui Motor skutik ini semula ditujukan bagi jemaah yang sudah lanjut usia, keterbatasan fisik atau sakit.

Namun, saat ini skutik di Masjidil Haram dapat digunakan oleh umum. Tujuannya bagi mereka yang ingin lebih cepat melakukan prosesi tawaf dan sai di lantai 3 Masjidil Haram.

Berikut ini ketentuan biaya penggunaan motor skutik di Masjidil Haram:

Masjidil Haram menyediakan layanan tawaf dan sa’i dengan mengendarai scooter matic. Layanan ini tersedia di lantai atas Masjidil Haram.

Jemaah haji maupuan umrah yang memanfaatkan layanan ini tidak lagi menjalankan tawaf dan sa’i dengan jalan kaki atau lari-lari kecil saat melintasi bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

Mereka akan mengelilingi Kabah sebanyak tujuh kali dan sa’i dari bukit Safa dan Marwah dengan mengendarai kendaraan scooter matic.

Layanan ini tidak gratis, pengelola Masjidil Haram menetapkan tarif 50 Riyal untuk scooter matic yang berisi satu penumpang dan 100 Riyal untuk scooter matic berisi dua penumpang.

Untuk satu kali penyewaan bisa dipakai buat melaksanakan Tawaf dan Sa’i tanpa harus membayar lagi.

Area motor skutik berwarna hijau ini memiliki tempat khusus. Jadi, tidak akan lalu lalang bersamaan dengan jemaah yang sedang melakukan sa’i di lantai bawah.

Pengopersian skutik dengan empat roda kecil ini juga cukup mudah. Kecepatan maksimal 20 km per jam. Pada Stir, ada bagian seperti rem sepeda motor.

Lantas, Bolehkah Jemaah haji melakukan kegiatan tawaf dan sa’i menggunakan skutik?

Mengutip beberapa sumber, KH Ahmad Wazir, Konsultan Ibadah, Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) menjelaskan, untuk hal ini tidak ada perbedaan pendapat di kalangan ahli fikih, bahwa jika Tawaf dan Sa’i dilakukan bagi yang udzur, semisal lansia, sakit dll,maka hukumnya boleh (la haraj).

Tetapi bagi yang tidak menyandang udzur, untuk ini terdapat 3 perbedaaan pendapat ulama:

1. Pendapat pertama mengatakan, belum mencukupi sahnya tawaf, mereka mengemukakan alasan karena tawaf itu sama dengan shalat, jika kamu sakit maka diperbolehkan shalat dengan cara duduk atau berbaring, namun jika tidak mempunyai uzur atau badan kamu sehat maka dianjurkan untuk berdiri.

Demikian halnya tawaf, tawaf dengan scooter bagi yang tidak udzur, hukumnya tidak sah.

2. Pendapat kedua mengemukakan, Pendapat Malikiyyah dan Ahnaf yang mengatakan: boleh, tetapi wajib bayar dam, alasannya karena tawaf dengan kondisi berjalan itu hukumnya wajib, wajib jika ditinggalkan harus bayar dam.

3. Pendapat ketiga mengatakan boleh dan tidak usah membayar dam, pendapat inilah yang dipilih oleh imam Ibnu Al Mundzir.

Dan kelihatannya inilah pendapat yang terkuat, karena Rasulullah SAW juga pernah melakukan tawaf di atas unta.***

Kasrem 082/CPYJ Sosialisasikan Bidang Perlawanan Wilayah

0

Bogordaily.net – Kepala Staf Korem, Letkol Arm Beni Sutrisno memimpin sosialisasi perlawanan wilayah atau Wanwil yang digelar oleh pihak Korem 082/CPYJ.

Bebrapa Perwira dan Bintara, nampak hadir mengikuti sosialisasi itu. Bahkan, sosialisasi itu juga dihadiri oleh Pabandya Wanwil Sterdam V/Brawijaya, Letkol Inf Budi Santoso.

“Sesuai UU RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI disebutkan kalau pemberdayaan wilayah pertahanan merupakan salah satu tugas yang tertuang pada Operasi Militer Selain Perang,” ujar Kasrem melalui sosialisasi yang digelar di Griya Paramitra Cikaran, Jumat, 24 Juni 2022.

Pelaksanaan OMSP, kata Kasrem, diimplementasikan melalui upaya pembinaan teritorial atau Binter. Binter, merupakan fungsi utama TNI-AD seperti yang dituangkan pada doktrin Kartika Eka Paksi.

“Berbagai pertimbangan terkait keadaan Geo, Demo dan Komsos di Indonesia, maka Binter mutlak diperlukan dan harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh,” pinta Kasrem.***

Waaster Kasdam Brawijaya Apresiasi Pengerjaan Program Jambanisasi dan Rutilahu

0

Bogordaily.net – Wakil Asisten Teritorial Kasdam V/Brawijaya, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin mengungkapkan, jika pengerjaan program rutilahu dan jambanisasi yang menyasar beberapa Kabupaten di Jawa Timur, berjalan sesuai prosedur tetap atau protap yang telah diberlakukan.

Hal itu, dikatakan oleh Kasdam Brawijaya Letkol La Ode di sela peninjauan program jambanisasi di wilayah teritorial Kodim 0824/Jember pada Jumat, 24 Juni 2022, kemarin.

“Di Jember, saya melihat program jambanisasi sudah 100 persen berjalan dengan baik. Harapannya, program ini bisa memberikan manfaat pada masyarakat Jember,” ujar Letkol La Ode ketika di konfirmasi melalui via selulernya pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Selain program jambanisasi, almamater Akademi Militer tahun 2001 itu mengungkapkan jika pihak Kodam saat ini tengah gencar mengebut adanya program rutilahu.

Salah satunya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Di daerah itu, dirinya juga melakukan pengecekan pengerjaan rutilahu yang saat ini menyasar beberapa rumah warga. “Sudah mulai berjalan,” bebernya.

Sekedar informasi, setidaknya terdapat 210 unit rumah warga di wilayah tapal kuda yang saat ini dijadikan sasaran program jambanisasi.

Bukan hanya jambanisasi saja, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pihak Kodam juga menggencarkan adanya program renovasi rumah tidak layak huni atau rutilahu.

Program itu, digelar secara serentak di 15 Kabupaten yang ada di Jawa Timur. Setidaknya, terdapat 1.952 rumah warga yang ditetapkan menjadi sasaran pelaksanaan program rutilahu oleh pihak Kodam. Program itu, dipastikan terselesaikan pada pertengahan bulan Juli mendatang.***

Kasdam Dampingi Ketua Satgas Rakor Penanganan PMK di Jawa Timur

0

Bogordaily.net – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto mewakili Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., mendampingi Ketua Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M, saat melakukan Rapat Koordinasi di Jawa Timur, Sabtu, 25 Juni 2022.

Dalam kunjungannya tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ingin memastikan kesiapsiagaan pemerintah daerah baik ditingkat Provinsi, maupun Kabupaten/Kota dan seluruh jajaran TNI – Polri dalam melakukan penanganan PMK.

“PMK saat ini sedang menjadi fokus perhatian nasional. Sebab, saat ini sudah ada 19 dari 34 Provinsi terkena wabah PMK. Sehingga diputuskan untuk dilaksanakan penanganan secara sinergi, serius dan dilakukan secara khusus,” tegas Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. saat berkunjung ke Pusat Veteriner Farma bertempat di Jalan A. Yani Surabaya.

Lebih lanjut, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. menjelaskan PMK bagi hewan ternak tidak hanya berdampak pada hewan ternak melainkan manusia, jika wabah tersebut tidak ditangani secara serius.

“Dampak ekonomi dan politiknya juga sangat besar. Sehingga diperlukan adanya Satgas yang melibatkan semua unsur,” terangnya.

Disela-sela itu, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. berbagi pengalaman saat menjadi Dansatgas Penanggulangan Covid-19.

Meski penanggulangan covid-19 sudah tertangani dengan baik di Jawa Timur, namun saat ini wabah mulai merambah hewan ternak.

“Ironisnya, dulu berhasil disini, dan sekarang di Jawa Timur terbanyak. Hewan ternaknya terbanyak, dan yang terjangkit juga terbanyak,” tegasnya.

Meski demikian, pihaknya berkeyakinan jika wabah PMK tersebut dapat teratasi dengan baik.

“Ini tantangan kita bersama terutama Pusvetma untuk menyelesaikan penanganan wabah PMK,” tandasnya.***

Karang Taruna Klungkung Termotivasi untuk Donor Darah

0

Bogordaily.net – Adanya donor darah yang dilakukan oleh pihak Karang Taruna di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali mendapat apresiasi dari Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat.

Betapa tidak, donor darah yang dilakukan oleh pihak Karang Taruna itu dinilai mampu membantu sesama.

“Sebelumnya kita menginstruksikan para Babinsa untuk gencar melakukan adanya sosialisasi pentingnya donor darah,” ujar Dandim, Minggu, 26 Juni 2022.

Adanya sosialisasi itupun, kata Dandim, mendapat sambutan hangat dari para pemuda yang ada di setiap wilayah teritorial para Babinsa.

“Donor darah ini juga melibatkan pihak PMI. Mudah-mudahan dengan adanya tranfusi darah ini, bisa memenuhi stok darah yang ada di PMI,” jelasnya.***

Ribuan Bibit Udang Ditebar, Jaga Ekosistem Alam di Klungkung

0

Bogordaily.net – Beberapa elemen masyarakat, beserta Dinas Perikanan Provinsi Bali dan pihak Kodim menebar ribuan bibit udang di Tukad Unda Klungkung pada Minggu, 26 Juni 2022.

Penebaran bibit udang itu, merupakan salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam seperti yang digaungkan oleh pihak Kodim.

Ida Bagus Suana, Ketua Tim tebar bibit udang mengatakan, tebar bibit itu menerapkan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali. Semboyan itu, berarti menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.

“Terutama untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan Bahagia,” ungkapnya.

Senada, Dandim Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat menambahkan, adanya penebaran bibit itu diharapkan bisa menjadi motivasi masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

“Masyarakat bisa memulainya dari hal kecil, yaitu tidak membuang sampah sembarangan,” tegas Dandim.***

Sempat Gegerkan Warga, Buaya Viral Cipaku Ditemukan Mati 

0

Bogordaily.net – Viralnya seekor buaya yang muncul di aliran sungai Cisadane tepatnya di bawah jembatan penghubung antara Cipaku dengan Pamoyanan, Kota Bogor membuat geger warga sekitar ditemukan sudah mati.

Saat dikonfirmasi ke Kabid Penyelamatan dan Pemadaman Dinas Damkar Kota Bogor M Ade Nugraha mengatakan, keadaan buaya sudah mati dan di temukan sekitar 7 Kilometer dari titik awal penampakan.

“Buaya di temukan sudah mati oleh warga yang sedang beraktivitas di aliran sungai,” kata Kabid Penyelamatan dan Pemadaman Dinas Damkar Kota Bogor M Ade Nugraha, Minggu 26 Juni 2022.

Kemudian kata Ade, buaya yang sudah mati itu menimbulkan aroma yang tak sedap.

“Menurut informasi yang saya terima, buaya tersebut di buang kembali sama warga,” ujarnya.

“Saya juga sudah menduga kalau buaya itu akan mati, karena diketahui buaya itu dilakban mulutnya, hidungnya juga tertutup lakban. Jadi jangankan makan, dia bernapas juga susah. Kalau hanya mulut yang dilakban dan masih bisa bernapas, itu buaya masih bisa bertahan selama sekitar sebulan, ini kan semuanya dilakban,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Rangga mekar dan Cipaku di gegerkan oleh penampakan seekor buaya di bawah Jembatan, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor M. Ade Nugraha menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan dari warga adanya keberadaan buaya di sungai Cisadane.

“Hari ini kami turunkan tim dari Damkar Kota Bogor di bantu juga oleh BPBD Kota Bogor dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sekitar 30 personil,” kata M. Ade Nugraha kepada Bogordaily.net, Kamis 23 Juni 2022.

Untuk proses pencarian, kata Ade, pihaknya akan menyusuri aliran sungai Cisadane sepanjang 200 meter dan lebar 50 meter dari titik awalnya buaya terlihat.

“Namun, sampai saat ini proses pencarian buaya masih belum menemukan hasil. Semoga hari ini buaya dapat di temukan dan di tangkap,” ucapnya.

Kendati demikian, menurut Ade, buaya yang terlihat kemarin di duga lepas, karena mulut buaya yang terlihat dipakaikan lakban di mulut.

“Dilihat dari video yang kami terima saat buaya muncul, mungkin di duga buaya peliharaan yang lepas,” terangnya.

Maka dari itu, Ade Nugraha menghimbau kepada warga di sekitaran aliran sungai Cisadane agar mengurangi aktivitas seperti mencuci dan memancing.

“Dikhawatirkan jika buaya belum di tangkap akan melukai warga,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Camat Bogor Selatan Hidayatullah mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya buaya di sungai Cisadane dari warga pada pukul 12:00 WIB kemarin.

“Upaya kami menghimbau kepada warga yang berada di bantaran aliran Sungai Cisadane agar tidak beraktivitas terlebih dahulu sampai benar-benar aman,” tutupnya*

(Ibnu Galansa)

Fasilitas-Fasilitas Unggulan di Bogor Senior Hospital

0

Bogordaily.net – Lengkapnya fasilitas di Bogor Senior Hospital menjadikan rumah sakit ini menjadi terdepan dan terpercaya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi lansia.

Tak hanya itu, fasilitas juga dapat menjadi tolak ukur bagi institusi kesehatan tingkat Nasional maupun Internasional.

Dalam memberikan pelayanan terbaik, Bogor Senior Hospital dilengkapi oleh Unit Farmasi yang beroperasi selama 24 jam untuk melayani di Rawat Jalan dan Rawat Inap, sehingga memudahkan pasien dalam mendapatkan obat-obatan dan alat kesehatan yang dibutuhkan. ]

Dengan pemberian informasi mengenai obat yang jelas dan lengkap disertai pelayanan yang cepat, tepat, dan akurat, Unit Farmasi selalu siap melayani Anda.

Selain fasilitas rehabilitasi yang umum, Bogor Senior Hospital juga dilengkapi peralatan modern, termasuk alat Biofeedback untuk memonitor, mengukur kekuatan otot tubuh secara computeri dan kemudian melatih sehingga terjadi kualitas hidup yang lebih baik pada lansia.

Paket Hidroterapi 
Hidroterapi di Bogor Senior Hospital. (Istimewa/Bogordaily.net)

Hydro Pool Therapy, pelatihan dan perbaikan fungsi organ tubuh di dalam kolam air, dipandu oleh terapis yang ramah lansia.

Perawatan dan pelayanan yang professional, dilandasi kehangatan dan sikap ramah kepada lansia, menjadi dasar penting di Bogor Senior Hospital.

Ditambah dengan panorama indah dari Gunung Salak, sungguh menenteramkan hati lansia yang dirawat di Bogor Senior Hospital*

(Albin)

Tingkatkan Wawasan Ilmu, BEM IUQI Bogor Gelar Seminar Advokasi

0

Bogordaily.net – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor mengadakan seminar Advokasi dengan mengusung tema “Urgensi Advokasi dan Retorika serta Implementasi di Lingkungan Mahasiswa” di Aula lantai 4 Gedung Rektorat IUQI Bogor, Sabtu 25 juni 2022.

Salah satu tujuanya ialah untuk meningkatkan wawasan keilmuan tentang advokasi dan etika beretorika di lingkungan civitas akademika, dengan mendatangkan Haris Azhar S.H, M.A,. akademisi HAM dan juga Nazamudin M.A, sebagai pembicara di acara seminar advokasi.

Ketua Pelaksana, Rekha Erlangga mengatakan, dengan adanya kegiatan seminar ini agar mahasiswa IUQI mengerti akan pentingnya advokasi.

“Mahasiswa IUQI harus memahami budaya advokasi dilingkungan kampus dan bisa mempunyai wawasan akan retorika serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan masyarakat dan menambah wawasan secara umum,” kata Ketua Pelaksana, Rekha Erlangga.

Senada dengan Rekha, Presiden Mahasiswa Muhammad Baharudin mengucapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan seminar advokasi dan bisa menumbuhkan rasa akan pentingnya bagi mahasiswa memahami nilai-nilai advokasi dan mempunyai kedalam retorika dalam berfikir.

“Saya juga meminta kepada seluruh civitas akademika IUQI, agar dapat mengembangkan potensi yang ada dan dapat membawa nama institusi di mata masyarakat serta dapat menambah wawasan tentang advokasi,” ucapnya.

Sementara itu, Aktifis HAM Haris Azhar mengatakan, bahwa semua hal yang besar itu berawal dari memikirkan hal-hal yang kecil dan menjadikan itu sebagai kebiasaan. Karena hal kecil itu selalu dibiasakan, maka akan terbiasa dan menjadi hal yang penting atau besar.

Menurutnya, masalah advokasi juga ada banyak contohnya, jika diibaratkan ia bagaikan cermin.

Advokasi itu merubah, sangat praktikal dan ia bisa sebagai alat untuk membela secara praktis untuk adanya perubahan. Advokasi itu membela, dan keberpihakan.

“Melihat akan apa perbandingannya yang seharusnya, dan yang memungkinkan dari yang seharusnya. Peran kita sebagai mahasiswa dalam membangun advokasi dan retorika itu harus lebih radikal paham pemikiran,” ujarnya.

Jika melihat kondisi dan posisi mahasiswa kini, kata Haris Azhar, harusnya mahasiswa punya fakta dalam pengetahuan dan menguasai ilmunya, bagaimana mengelola waktu, membangun inisiatif.

Advokasi yang sukses dimulai dari ketidak kesempurnaan. Advokasi memiliki tujuan untuk perubahan, karena jika advokasi hanya untuk membela yang lemah, itu tidak cukup. Dimana akhirnya menciptakan pertanyaan dengan cara menjawab, dan cara menjawabnya dengan di kritik.

“Dalam prakteknya itu akan memilih cara dengan memilih jalan secara hukum, secara administrasi dan humanis,” imbuhnya.

Bicara akan retorika, Haris menjelaskan, bahwa konsep hidup di jaman Yunani sebagai kebutuhan diruang publik, lalu muncul orang yang mampu untuk menyampaikan.

“Retorika yang baik itu diimbangi dengan substansi,” jelasnya.

Sementara itu, Pembicara di acara seminar advokasi, Nazamudin menyampaikan, mahasiswa yang paham akan advokasi dan mampu memunculkan retorika terutama dilingkungan civitas ialah mahasiswa yang mampu menjadikan dirinya sebagai agent of change.

“Karena itu related dengan tujuan Advokasi, bukan hanya bicara tentang teori, tapi ini tentang pergerakan,” katanya.

Dirinya juga menambahkan, retorika adalah idealisme, bukan tentang benar dan salah. Dan Ilmu tidak didapat dari kelas, karena kebenaran tidak didapat dikelas.

“Merubah apa yang ada, menjadi apa yang seharusnya terjadi?” Esensi Advokasi itu menumbuhkan empati atau kepedulian,” tegasnya.

Diketahui, Acara seminar ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi, serta ditutup dengan sesi penyerahan plakat secara simbolis oleh ketua pelaksana dan presiden mahasiswa kepada Haris Azhar S.H, M.A dan Nazamudin M.A selaku pemateri dalam kegiatan Seminar Advokasi tersebut.*