Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 5579

Heboh! Tersebar Rekaman Ustadz Yusuf Mansur Saat Ditagih Utang

0

Bogordaily.net – Heboh beredar video di media sosial yang merekam percakapan diduga antara seorang ibu-ibu dan Ustadz Yusuf Mansur.

Dikutip dari Lambe Turah, terdengar wanita itu mewakili pamannya untuk menagih utang dari Yusuf Mansur, Sabtu 7 Mei 2022.

“Jangan begitu,” suara Yusuf Mansur.

“Iya dong. Habis sudah lama. Sudah tua, kasihan paman aku. Aku punya paman itu kasihan,” kata Ibu-ibu tersebut.

“Kalau saya bayar, saya rugi,” kata Yusuf Mansur.

“Rugi gimana, lu yang usaha kok rugi. Ayolah kita ketemu, kalau enggak dibatalin aja jual belinya, masih kurang itu. Pusing juga aku denger-denger berita tentang antum yang jelek-jelek itu,” jawab wanita tersebut.

“Jangan macem-macem, Anda,” kata Yusuf Mansur.

“Ya enggaklah. Ngapain saya macem-macem. Bapak yang macem-macem. Sampai manapun. Udahlah Pak, bayar aja. Uang segitu kan kecil buat Pak Yusuf Mansur. Udahlah bayar, bayar. Pay, pay, oke?” kata Ibu-ibu tersebut.

“Saya bayar, saya bayar,” kata Yusuf Mansur.

“Sudahlah kalau enggak, kita ke Singapura bertengkar aja dah. Oke,” jawab ibu-ibu lagi.

“Terserah, pokoknya saya bayar,” kata Yusuf Mansur.

“Bayar ya bayar ya, satu minggu, one week, one week,” kata Ibu-ibu tersebut.

“Kok bisa satu minggu, goblok bener,” teriak Yusuf Mansur.

One week, one week, jangan janji-janji mulu. Lu ustadz loh, jangan janji-janji mulu,” jawab ibu-ibu lagi.

“Heh heh justru karena saya ustadz makanya saya belain dia dari tempat itu,” jawab Yusuf Mansur.

“Yang penting dibayar urusan selesai Pak Ustadz, kasihan paman aku,” sahut si ibu-ibu ini.

“Geblek bener sih lu. Pokoknya saya bayar tapi enggak bisa satu minggu,” balas Yusuf Mansur dengan nada tinggi.

“Ustadz enggak usah marah-marah, yang penting dibayar urusan selesai,” sahut si perempuan. Lalu percakapan pun terputus.

Nitizen geram jika benar adanya Yusuf Mansur tidak menepati janji dan membayar hutang.

“Kalau hutang harus dibayar,” ucap salah satu netizen.

“Anda ustadz jangan janji janji mulu. Yang penting di bayar pa Ustadz,” ujar salah satu netizen.***

AHY Temui Airlangga, Pintu Koalisi Golkar-Demokrat Makin Terbuka?

Bogordaily.net– Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah dinasnya, Komplek Widya Chandra 3, Jakarta Selatan. Kunjungan yang didampingi sang istri Annisa Pohan, Sabtu, 7 Mei 2022 tersebut dalam rangka silaturahmi. Pertemuan itu pun bisa membuat koalisi Golkar-Demokrat terbuka.

AHY mengatakan, silaturahmi yang dilakukan antarpemimpin itu bersifat humanis dan kekeluargaan. Menurutnya, pertemuan tersebut baik demi bangsa dan negara.

“Jadi, tidak harus setiap pertemuan pemimpin politik nasional dilakukan hanya untuk tujuan politik,” kata AHY dilansir dari Suara.com.

Airlangga Hartarto disebut AHY, mengakui kalau komunikasinya dengannya setiap saat memang berjalan dengan baik, tidak ada hambatan.

Sementara itu Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Airlangga kerap berbalas pesan melalui WhatsApp dengan AHY.

“Silaturahmi seperti ini tidak hanya akan dilakukan ketika lebaran saja, melainkan juga di waktu-waktu mendatang,” ujar Herzaky.

Terkait kemungkinan koalisi antara Partai Demokrat dan Partai Golkar, AHY dan Airlangga mengungkapkan kalau peluang akan selalu ada.

Terlebih, Airlangga menegaskan kalau kebersamaan Golkar dan Demokrat sudah ada pengalaman serta jejak rekamnya. Sehingga koalisi Golkar-Demokrat bisa saja terbuka.

“Golkar dulu mendukung penggagas dan kader utama Partai Demokrat, Bapak SBY, selaku Presiden RI ke-6,” kata Airlangga.

Dalam pertemuan kali ini, AHY juga mendoakan agar Airlangga selalu sehat walafiat dan sukses dalam mengemban amanah yang amat berat selaku Menteri Koordinator Perekonomian. Ia berharap, situasi negeri itu bisa semakin membaik, dan ekonomi rakyat juga bisa pulih kembali.

“AHY mengapresiasi pula kebijakan pemerintah yang membolehkan mudik bareng tahun ini yang disambut antusias masyarakat Indonesia. Airlangga sendiri menegaskan, kebijakan mudik bareng bisa membantu pemulihan ekonomi,” kata Herzaky.***

Kim Seon Ho Trending di Twitter, Pesannya Bikin Haru

Bogordaily.net – Setelah postingan terakhir sejak Oktober 2021, Kim Seon Ho kini terlihat memperbaharui postingan di akun Instagram pribadinya. Bahkan Kim Seon Ho trending di Twitter dengan tagar GlobeKimSeonHo, #HappySeonhoDay.

Diketahui pada 7 Mei 2022, Kim Seon Ho mengunggah foto langit biru dengan penampakan bulan separuh di tengahnya. Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-36. Ia pun mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pada penggemarnya di Instagram miliknya.

Ini adalah kali pertama ia mengupdate Instagram sejak Oktober lalu.

Nama Kim Seon Ho trending topic di Twitter. Tagar #GlobeKimSeonHo, #HappySeonhoDay, dan Romantic Seonho Day menempati daftar trending di platform tersebut hingga Minggu pagi.

Sebelumnya, media juga ramai mengabadikan potret pemain Hometown Cha Cha Cha ini, saat sedang berkunjung ke Thailand. Kedatangaan Kim Soen Ho di Thailandpun, disambut hangat oleh para penggemar serata para awak media.

Sementara itu, dilaporkan bahwa Kim Seon Ho tidak akan mengambil proyek baru tahun ini kecuali jadwal yang berkaitan dengan promosi filmnya, ‘Sad Tropics’.

Sebagian besar netizenpun menyambutnya dengan positif dan kembali mendukungnya untuk aktif lagi di media sosial serta muncul di layar televisi.***

 

Hari Terakhir Libur Lebaran, Minggu Pagi Jalur Puncak Lancar

Bogordaily.net– Hari terakhir libur lebaran tahun 2022, Minggu, 8 Mei 2022 pagi, Polres Bogor tidak menerapkan sistem one way di jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Sebab, jalur menuju Puncak atau Jakarta tidak mengalami kemacetan yang signifikan alias jalur Puncak lancar.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net di lokasi, pukul 09.20 WIB situasi arus lalu lintas sudah mulai normal di dua arah, baik arah Puncak maupun arah ke Jakarta.

Sebelum jalur Puncak lancar, sempat mengalami kepadatan imbas arus kendaraan dari arah Puncak Pass atau Cianjur. Hari sebelumnya, kebijakan one way diberlakukan pukul 12.30 WIB. Artinya, sistem satu arah ke bawah atau Jakarta ini diberlakukan selama enam jam lamanya.

Diketahui kebijakan one way tersebut dihentikan atau diakhiri atas diskresi kepolisian. Jalur Puncak Bogor dua arah baru bisa dilintasi setelah antrean kendaraan berkurang sejak Sabtu petang.

“Alhamdulillah pagi hari ini berdasarkan hasil pemantauan kami situasi arus lalu lintas yang menuju puncak lancar bisa dilewati dua arah dan tidak ada hambatan,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin saat berada di Pos PAM Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Minggu 8 Meu 2022.

Tak hanya itu, kata Iman, pihaknya juga sudah mengecek jalur Puncak Pass dan jalur Gadog tidak terjadi kemacetan. Meski demikian sempat ada pelambatan di Pasar Cisarua.

“Nanti kami akan melihat situasi di sepanjang jalur, apabila terjadi kemacetan kita akan melakukan rekayasa lalu lintas,” katanya.

Di samping itu, Iman juga menyampaikan kemarin ditemukan dua mobil ambulance yang mencoba menerobos atau melawan arus saat dilakukan nya one way.

“Terhadap kedua mobil ambulance tersebut sudah kami lakukan penindakan hukum atau sanksi oleh Satlantas Polres Bogor,” terangnya.

Dari pengecekan kelengkapan administrasi kendaraannya, kata Iman juga ditemukan kewajiban yang tidak dilakukan pemilik kendaraan terhadap negara (pajak kendaraan-red).

“Untuk pelanggaran yang dikenakan adalah tentang menerobos arus lalu lintas,” imbuhnya.(Ibnu Galansa Montazerry)

Ketahuan Berzina, Sepasang Remaja Diarak Warga

0

Bogordaily.net – Beredar video sepasang remaja diduga berzina di bulan Ramadan diarak warga viral di media sosial. Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok @ndorobei.official beberapa waktu lalu.

“Viral sebuah video di t*ktok yang diunggah oleh sutriah023 sepasang muda mudi melakukan z*na di arak beramai ramai,” tulis dalam unggahannya, dikutip dari lambeturah, Minggu 8 Mei 2022.

Video viral itu diperlihatkan saat sepasang pria wanita remaja sedang diarak oleh warga. Tampak juga di kalung mereka ada potongan kardus yang bertuliskan “Saya berzina di Bulan Ramadhan”.

Dalam arak-arakan tersebut terlihat kondisi sepasang remaja ini dengan dua tampilan. Tampilan pertama si pria tidak memakai baju diarak sambil mendorong motor dengan pelat nomor polisi A. Sementara pasangannya bejalan di sampingnya sambil memainkan handphonenya.

Di unggahan tersebut tidak dijelaskan sosok remaja ini dan di mana lokasi kejadiannya. Bahkan juga belum diketahui kebenaran video tersebut apakah sebatas konten hiburan atau memang kenyataan.***

Libur Lebaran, Pengunjung Ragunan Membludak Capai 37 Ribu Orang

0

Bogordaily.net – Momen libur Lebaran dimanfaatkan untuk berlibur dan mengunjungi tempat wisata. Seperti halnya Taman Margasatwa Ragunan kerap dipilih untuk dikunjungi bersama keluarga.

Pada H+5 Lebaran, tercatat sebanyak puluhan ribu masyarakat memadati kawasan Taman Margasatwa Ragunan untuk melihat berbagai satwa-satwa langka.

“Sampai pukul 13.00 WIB. Pengunjung kita sudah 37 ribu orang. Dan ini pecah rekor kalau di banding lima hari sebelumnya. Sekarang ini yang tertinggi,” kata Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan, Bambang Wahyudi, dikutip dari PMJ, Minggu 8 Mei 2022.

Bambang menyatakan jumlah pengunjung ini kemungkinan bisa terus bertambah pada Minggu, 8 Mei 2022 mengingat itu merupakan hari terakhir libur nasional Lebaran.

“Kemungkinan masih akan terus bertambah. Karena memang dua hari ini weekend terakhir liburan, kemudian di salah satu antara Sabtu atau Minggu bisa jadi puncak tertinggi,” terangnya.

Bambang kemudian kembali mengingatkan kepada masyarakat yang hendak berkunjung ke Ragunan, untuk memastikan diri telah mendaftar secara online. Para pengunjung yang belum mendaftar juga tidak diperkenankan untuk memasuki kawasan Ragunan.

Sementara, untuk wisatawan yang merupakan warga negara asing (WNA) bisa datang langsung dengan membawa syarat berupa KITAS.

“Pendaftarannya ada link bisa dilihat di instagram Ragunan dan langsung di isi datanya. Jadi kami tidak ada toleransi, yang tidak mendaftar secara online tidak boleh masuk,” beber Bambang menutup pembicaraan.***

Menpan RB Dukung Usulan ASN WFH Usai Lebaran

0

Bogordaily.net – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo menyetujui usulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) work from home (WFH) selama satu pekan ke depan dalam rangka arus balik mudik Lebaran 2022.

“Saya setuju dengan pendapat Kapolri agar instansi pemerintah menerapkan WFH,” kata Tjahjo dalam keterangannya, dikutip dari PMJ, Minggu 8 Mei 2022.

Terkait usulan tersebut, Tjahjo meminta seluruh instansi pemerintahan agar dapat segera mengatur jadwal WFH mulai Senin, 9 Mei 2022 untuk tiap Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kepada seluruh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) diharapkan mengatur pembagian jadwal agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” jelasnya.

Tjahjo memastikan, kebijakan WFH ini tidak akan berpengaruh pada pelayanan dan urusan administrasi. Lantaran saat ini semuanya sudah diatur dengan adanya penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memungkinan ASN bekerja secara fleksibel.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan saran kepada instansi pemerintah dan swasta untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah momen Lebaran berakhir. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemacetan saat arus balik.

Menurutnya, kebijakan WFH dapat diterapkan selama satu minggu setelah puncak arus balik Lebaran yang jatuh pada tanggal 8 Mei 2022.

“Kami juga mengimbau untuk mengurai arus balik, khususnya bagi instansi- instasi baik itu swasta atau pemerintah yang masih memungkin untuk satu minggu ini, bisa melaksanakan aktivitas dengan menggunakan media yang ada ,seperti online maupun work from home,” kata Listyo di Garuda Wisnu Kencana, Desa Unggasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis 5 Mei 2022.***

Pembiayaan Ultra Mikro Selamatkan Petani dari Jeratan Rentenir

0

Bogordaily.net – Pembiayaan ultra mikro (UMi) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjadi titik terang bagi Leni Marlia (32) untuk melanjutkan hidup yang lebih baik. Pasalnya, dari sanalah ia bisa keluar dari jeratan rentenir.

Ia bercerita, sepajang 2020-2021 merupakan masa tersulit yang dihadapinya sebagai seorang pedagang sekaligus petani asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat tersebut.

Pada saat itu, Leni mendapat cobaan suaminya meninggal dunia. Usahanya berjualan pakaian pun dan panennya juga meredup di tengah kondisi pandemi.

Selama ini, ungkapnya, untuk modal berjualan pakaian dan bertani sering kali memanfaatkan kredit dari rentenir. Maka, ketika ekonominya jatuh, pelunasan utang Leni kepada rentenir tersendat.

Leni yang tinggal di Kampung Bayur, Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, itu pun merasa tercekik dengan bunga pinjaman yang semakin membengkak.

“Sudah bertahun-tahun kalau pinjam uang buat modal usaha tani, saya pinjam ke rentenir. Jumlahnya Rp1 juta jadi Rp1,3 juta. Ketika lagi sulit bunganya membengkak,” ungkap Leni. Namun, secercah harapan datang setelah ia bercerita kepada salah satu sahabatnya. Ia mendapat saran untuk mengajukan kredit permodalan ke BRI.

Akses permodalan didapatkannya melalui kredit UMi dari BRI melalui AgenBRILink Pak Acim. Ternyata, kata Leni, prosesnya mudah dengan bunga pinjaman yang jauh lebih murah. Leni juga mengaku senang katena pelayanan BRI selalu ramah.

“Setiap ada masalah ketika cerita ke BRI selalu ada solusinya. Pengajuan juga hanya beberapa menit, mudah sekali. BRI orangnya ramah-ramah,” ujarnya.

Adapun kali pertama ia mengajukan kredit, BRI memberi kucuran dana Rp3 juta. Sementara untuk yang kedua, ia kembali mengajukan permodalan UMi sebesar Rp6 juta.

“Itu dananya saya pakai modal bertani dan selebihnya untuk jualan,” imbuhnya.

Dengan akses permodalan itu pun, sedikit-demi sedikit ekonomi Leni mulai terangkat. Selain bertani dan berdagang pakaian, Leni juga mengajar sekolah PAUD.

Ia berterima kasih kepada BRI dan berharap bank terbesar di Tanah Air ini bisa selalu mempertahankan layanan prima bagi semua nasabah dari segala golongan ekonomi. Terlebih bagi golongan ekonomi bawah yang rentan terhadap jerat rentenir, Leni berharap BRI bisa menjadi solusi terdepan.

“Saya sangat puas atas pelayanan bagus dari BRI. Saya berharap BRI dapat terus memberikan layanan terbaik untuk semua kalangan. Rakyat kecil mohon dibantu lepas dari rentenir,” ujar Leni.

Seperti diketahui, BRI memang berupaya terus memperluas jangkauannya dalam mengucurkan kredit segmen mikro. Hal ini tercermin dari jumlah nasabah pinjaman segmen mikro BRI yang melonjak 13,5% yoy dari 11,7 juta pada 2020 menjadi 13,3 juta pada 2021.

Strategi BRI dalam menjaring segmen mikro semakin kuat berkat peran perseroan sebagai pemimpin Holding UMi. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian kini pun terkonsolidasi bersama BRI mengembangkan potensi di segmen ultra mikro dan mikro.

Jumlah nasabah kredit mikro di BRI Group pada tahun lalu telah menyentuh 31,1 juta. Lebih rinci, BRI mendapat tambahan 6,6 juta nasabah dari Pegadaian dan 11,2 juta nasabah dari PNM.

Melalui keberadaan Holding UMi, BRI diharapkan dapat melakukan akselerasi dalam mendongkrak kinerja perekonomian rakyat melalui UMKM yang jumlah dan potensinya sangat besar.

Holding UMi diyakini akan mengakselerasi pertumbuhan UMKM serta sangat potensial untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih produktif, serta meningkatkan pendapatan masyarakat disegmen UMi.***

Antisipasi Kasus Hepatitis Akut, Kemenkes Perkuat Fasilitas Kesehatan

0

Bogordaily.net – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat mengambil langkah-langkah strategis mencegah penyebaran kasus hepatitis akut. Salah satunya dengan memperkuat fasilitas kesehatan (faskes).

“Penguatan faskes dengan adanya rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus hepatitis akut yang berat seperti Rumah Sakit Sulianti Saroso,” ujar Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi seperti dilihat dari siaran kanal YouTube Kemenkes, Sabtu 7 Mei 2022.

“Termasuk pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis pasti terkait penyebab ini,” sambungnya.

Kementerian Kesehatan telah menunjuk Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sebagai laboratorium rujukan untuk pemeriksaan spesimen hepatitis ini.

Selain itu, Kemenkes juga telah mengirimkan surat kewaspadaan kepada Dinkes provinsi dan kabupaten/kota yakni Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/2515/2022 tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya.

Hal ini sebagai upaya peningkatan kewaspadaan, pencegahan, dan pengendalian infeksi pada anak. Harapannya setiap kasus yang memiliki gejala serupa segera dilaporkan.

Sedangkan Lead Scientist kasus hepatitis akut Hanifa Oswari meminta masyarakat lebih waspada. Namun kondisi ini jangan sapai membuat kepanikan.

“Kalau sakit, terutama ada gejala saluran cerna, seperti mual, muntah, diare, sakit perut dengan demam ringan, hati-hati ini bisa mengarah ke alergi berat,” ungkap Hanifa.

Lanjutnya, segera meminta pertolongan medis untuk mengetahui apakah perlu pemeriksaan lebih lanjut atau tidak. Sehingga kita bisa menemukan kasus ini sedini mungkin, anak-anak bisa ditangani dengan baik.

“Kemenkes dan jajaran serta para ahli sudah dikerahkan untuk bisa memecahkan masalah ini bersama-sama,” jelas Hanifa.***

Waduh! Indonesia Tak Dapat Kibarkan Merah Putih di Event Internasional

0

Bogordaily.net – Menjelang SEA Games 2021, Indonesia kembali terancam tidak dapat mengibarkan bendera Merah Putih di event internasional lagi. Hal itu dijelaskan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.

Ia menjelaskan pihaknya sudah menerima surat tembusan dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) bahwa IADO mendapat Corrective Action Report (CAR) atau Laporan Tindakan Korektif lantaran aturan yang berlaku saat ini masih belum sejalan dengan WADA Code 2021.

Diberitakan sebelumnya WADA telah membebaskan Indonesia dari sanksi pada Februari lalu. Tapi IADO tetap dalam pengawasan ketat WADA untuk tetap bisa menjalankan tugasnya secara profesional dan compliance dengan WADA Code.

Masih dari keterangan Okto, Indonesia terancam tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih.

Menurutnya, bila masalah ini tidak bisa diselesaikan sebelum 23 Juni 2022, maka Indonesia terancam sanksi dan tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih kembali.

“Saat ini, Merah Putih terancam tak bisa berkibar lagi. Jika masalah ini tidak bisa diselesaikan sebelum 23 Juni, Indonesia terancam sanksi dan tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih lagi,” ungkap Okto, dikutip dari PMJ, Minggu 8 Mei 2022.

Lebih jauh Okto menuturkan sebagai mantan ketua gugus tugas pembebasan sanksi WADA telah memberikan peringatan keras kepada IADO selalu berkomunikasi dengan Kemenpora dan lembaga lainya.

Ia kembali mengatakan, dengan melakukan komunikasi akan membantu mengatasi masalah.

“Saya sebagai Ketua NOC Indonesia dan juga mantan Ketua Gugus Tugas Pembebasan Sanksi WADA mengimbau keras kepada IADO untuk bisa lebih intensif berkomunikasi, baik dengan Kemenpora dan lainnya agar situasi kritikal ini dapat teratasi,” ucapnya.

Adapun WADA berencana akan datang ke Tanah Air untuk membahas permasalahan tersebut. Okto pun berharap IADO bisa segera diselesaikan, agar Indonesia tidak kembali mendapatkan sanksi.***