Bogordaily.net– Polres Bogor menerjunkan 2.200 personil dalam Operasi Ketupat Lodaya, untuk pengamanan dan memperlancar arus mudik lebaran tahun 2022.
Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlanta) Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata, Operasi Ketupat Lodaya akan berlangsung dari mulai tanggal 28 April sampai tanggal 9 Mei 2022.
“Sebanyak 2/3 (dua pertiga) kekuatan kami dari Polres Bogor 1.200 personil dengan total personil gabungan 2.200, sesuai dengan SOP yang ada, personil gabungan akan disiagakan di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Dicky pada Jumat 29 April 2022.
Ia mengatakan, Posko Pengamanan (Pos Pam) telah disediakan oleh petugas di wilayah yang rawan kemacetan.
“Dua posko terpadu di Cileungsi dan Gadog, lalu ada 19 Pos Pam tersebar di wilayah yang rawan kemacetan, kecelakaan, dan tempat yang menjadi destinasi wisata. Untuk posko utamanya sendiri telah didirikan di Mako Polres Bogor,” tambahnya.
Selain itu, Dicky juga menghimbau kepada para masyarakat khususnya yang akan melakukan perjalanan mudik atau pulang kampung, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dan patuhi rambu lalu-lintas.
Dan juga, kata Dicky, bagi masyarakat yang belum vaksin booster sebagai syarat utama untuk mudik, tersedia juga gerai vaksinasi dosis pertama hingga booster di Pos Pam.
“Untuk di Jalur Puncak terdapat empat pos pengamanan, yaitu di Simpang Gadog, Cimory, Cisarua, dan Masjid Atta’Awun. Pos-pos ini juga tersedia gerai vaksin, sesuai dengan arahan pemerintah untuk melengkapi syarat perjalanan secara lengkap, yaitu untuk vaksin dosis pertama hingga booster,” pungkasnya.
Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengapresiasi kegiatan donor darah yang dilakukan One Kes dan Forum Masyarakat Komando Bersatu (FMKB) Kota Bogor. Menurut Dedie, aksi ini memang sangat dibutuhkan pemerintah di dalam memenuhi kebutuhan kantong darah di PMI.
“Di bulan Ramadhan ini kegiatan donor darah berkurang. Jadi dengan adanya inisiatif dari teman-teman komando dan one kes Kota Bogor, saya sangat mengapresiasi dan diharapkan jumlah stok atau persediaan kantong darah yang relatif kecil di bulan Ramadhan bisa terisi,” kata Dedie A Rachim kepada Bogordaily.net.
Dedie berharap apa yang dilakukan oleh One Kes dan FMKB ini dapat dilakukan juga oleh organisasi masyarakat (ormas) dan LSM yang lainnya, supaya stok kantong darah di Kota Bogor mencukupi untuk melewati masa-masa libur lebaran nanti.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendonor darah kepada PMI dalam rangka mengantisipasi kurangnya kantong darah di PMI dan mudah-mudahan selama libur lebaran kantong darah bisa mencukupi dengan adanya kegiatan ini,” ujar Dedie yang juga Pembina Pembina PMI Kota Bogor ini.
Di tempat yang sama, Ketua PMI Kota Bogor Edgar Suratman menyampaikan memang stok darah di bulan Ramadhan ini menurun, karena di bulan puasa ini masyarakat kurang semangat untuk mendonorkan darah.
“Pada saat normal itu stok kantong darah ada sekitar tiga ribuan, tetapi kalau di bulan puasa ini kurang dari segitu mungkin ada dua ribuan, walaupun upaya dengan pemberian gratis minyak goreng,” kata Edgar.
Namun demikian, dirinya sangat mengapresiasi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh One Kes dan juga FMKB. Sebab, lanjut Edgar, kegiatan ini merupakan suatu wujud kepedulian di dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
“Perlu diapresiasi, semoga ini bisa berlanjut terus secara berkala, rutin, berkesinambungan dan diikuti oleh Ormas maupun komunitas yang lain, sehingga ketersediaan stok darah terpelihara, terjaga dan bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal,” pungkasnya.
Bogordaily.net – One Kes dan Forum Masyarakat Komando Bersatu (FMKB) Kota Bogor gelar donor darah di Aula Asrama Korp Pasukan Khas (Paskhas) TNI Sukasari, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Ketua DPC FMKB Kota Bogor, Arief Widodo mengatakan, aksi donor darah ini bagian dari program FMKB dan One Kes di bidang kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan stok darah.
“Kalau di bidang kesehatan baru kali ini ya. Tetapi kami bersama One Kes itu sudah sering melakukan kegiatan sosial, seperti halnya berbagi takjil kepada masyarakat dan juga pengendara,” kata Arief Widodo kepada Bogordaily.net.
Lanjut Arief dalam aksi ini dirinya turun langsung mengikuti donor darah. Tujuannya, untuk memberi contoh kepada anggotanya agar tidak takut untuk mendonorkan darahnya demi menolong sesama.
“Memang untuk mendonorkan darah itu tergantung kondisi badan kita. Kita tidak memaksakan, apalagi bagi teman-teman yang sibuk bekerja. Tetapi dengan ikut langsung setidaknya teman-teman FMKB mau, dan alhasil mereka yang hadir di sini mau mendonorkan darahnya demi kemanusiaan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan donor darah ini bisa juga dilakukan oleh DPC-DPC lain secara kontinyu. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memang kita mitranya TNI-Polri, jadi kita ingin merubah paradigma masyarakat tentang organisasi masyarakat (ormas), sehingga tidak melihat arogansinya tetapi nilai positifnya,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris One Kes Pupun Hendrayani mengatakan, aksi donor ini memang sudah direncanakan sesuai jadwal dari pada One itu sendiri. Kemudian, aksi ini juga sesuai anjuran dari Walikota walaupun dalam keadaan puasa.
“Nah, dalam kegiatan ini kami mengajak komando (FMKB) dan juga lainnya untuk bersama-sama melakukan ini secara rutin 3 bulan sekali,” katanya.
Kemudian, Ia juga menyampaikan terlaksananya donor darah ini lantaran tempatnya luas, dan dekat dengan masyarakat, sehingga tidak menutup kemungkinan pesertanya lebih banyak.
Bogordaily.net – Bisnis skincare dan make up menjadi salah satu tren yang cukup bersaing beberapa tahun belakangan ini.
Tentu saja hal ini diiringi dengan permintaan pasar yang terus
melonjak naik, karena meningkatnya minat dan tingkat konsumtif masyarakat pada dunia kesehatan dan kecantikan.
Untuk orang yang berpengalaman dalam dunia bisnis, bahkan sebagian orang yang baru terjun ke dunia bisnis pun melihat hal ini menjadi sebuah peluang menggiurkan.
Offic Maklon Athena Royal Kosmetika
Lalu bagaimana cara memulai untuk membuat brand kosmetik sendiri?
Langkah utama yang perlu dilakukan adalah dengan menentukan pasar dan konsep produk.
Setelah memikirkan konsep produk dengan matang, langkah cepatnya adalah dengan mencari perusahaan maklon yang legal dan berpengalaman. Perusahaan yang menawarkan jasa maklon dapat menjadi solusi mudah untuk pembuatan kosmetik.
Athena Royal Kosmetika dengan slogannya “We Make It Easy, Make Your Own Beauty Products” , menawarkan beragam kemudahan dan keuntungan untukpembuatan produk kosmetik legal dan aman.
Athena Royal Kosmetika merupakan
perusahaan toll manufacturing yang telah memproduksi beragam jenis kosmetikdengan BPOM dan Halal
Untuk membuat produk kosmetik bersama Athena Royal Kosmetika cukup mudah, hanya perlu memberikan dan menceritakan konsep produk pada tim professional Athena Royal Kosmetika.
Selama proses pengembangan produk, klien akan mendapatkan fasilitas konsultasi pengembangan secara gratis.
Kemudian tim professional Athena Royal Kosmetika akan melakukan proses produksi, yang telah berstandar CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik). Mulai dari proses Formulasi bersama tim RnD yang kompeten dibidangnya, proses administrasi dan perizinan seperti BPOM dan Halal, hingga packing dan pengiriman.
Sehingga klien akan menerima produk kosmetik jadi siap jual, “Selain konsultasi pengembangan secara gratis, kami juga memberikan video proses
produksi untuk klien, bahkan ada reward tahunan kepada klien setia kami.” Ujar Isni Fujiani salah satu tim Marketing dari Athena Royal Kosmetika.
“Tidak perlu 5000 atau bahkan puluhan ribu pcs produk untuk memulai, dengan MOQ yang rendah kini semua orang bisa untuk membuat brand dengan kosmetik sendiri.
Jadi sangat cocok untuk pelaku UMKM atau start up yang baru mulai merintis.”tuturnya. ***
Bogordaily.net – General Lecture 2022, memperluas wawasan mahasiswa terkait kelautan. Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan FPIK IPB University menggelar General Lecture 2022 pada 20 April 2022 lalu berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Terengganu (UMT).
Acara ini digelar secara daring dengan mengangkat topik “Aplikasi Data Satelit untuk Produktivitas Primer” disampaikan oleh serta “Penelitian dan Pengembangan Keanekaragaman Hayati Laut”.
Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Departemen ITK dan UMT, acara ini juga dihadiri oleh para dosen dan peneliti dari berbagai instansi seperti BRIN, KKP, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta dosen dan mahasiswa di luar IPB University.
Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi, dengan sesi pertama diisi oleh Dr. Suffan Idris mengenai aplikasi data satelit untuk produktivitas primer di laut yang dipandu oleh Riza Pasaribu, S.Pi., M.Si. selaku moderator.
Menurutnya, laut sangat berperan sangat penting tidak hanya bagi umat manusia, namun juga untuk sistem iklim. Oleh sebab itu, pemantauan kualitas perairan dan ekosistem laut perlu ditingkatkan dengan memanfaatkan salah satu teknologi yang ada, yaitu pengindraan jauh. Dr. Suffan Idris memaparkan aplikasi pengindraan jauh, khususnya pengindraan jauh warna laut (ocean color remote sensing) untuk mengestimasi produktivitas primer (PP) di laut.
“Bicara soal ocean color bukan hanya tentang warna dari laut, tapi juga terkait dengan proses dan energi yang terlibat didalamnya,” ujar pakar pengindraan jauh dan bio-optik kelautan dari UMT tersebut.
Lebih lanjutnya, ia juga memaparkan sejumlah model untuk mengestimasi produktivitas primer di laut seperti PP berbasis sensor, PP berbasis model, dan model bio-optik dari PP. Dibantu dengan keberadaan data citra satelit, sangat mungkin untuk mengestimasi kadar PP di perairan manapun di dunia.
“Banyak keuntungan yang tidak didapat dari pengukuran secara konvensional. Kita dapat mengestimasi nilai beberapa parameter secara sinoptik dan berulang dari skala pesisir/lokal/regional hingga skala besar/global,” tambahnya.
Sesi kedua General Lecture ini diisi oleh pakar mangrove UMT, Assoc. Prof. Dr. Behara Satyanarayana yang kerap disapa Dr. Satyam dari Mangrove Research Unit dan dipandu oleh Dr. Beginer Subhan selaku moderator.
Dikatakannya, Asia memiliki tutupan mangrove tertinggi dibandingkan dengan benua lain di dunia berdasarkan data Global Mangrove Alliance. Sayangnya, tutupan mangrove yang tinggi ini juga dibarengi dengan pengurangan luasan mangrove yang paling tinggi dibandingkan benua lainnya. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan, karena selain tekanan dari manusia, faktor yang berpengaruh secara masif terhadap kondisi tersebut adalah perubahan iklim dan kenaikan muka laut.
“Indonesia mempunyai tutupan mangrove terbesar di dunia. Sungguh beruntung, sehingga sangat perlu menjaga dan memperkaya mangrove untuk diwariskan ke generasi selanjutnya,” ujar Dr. Satyam.
Mangrove memperoleh momentum yang substansial dan saat ini menjadi bagian dari inisiatif konservasi internasional, terkait dengan karbon biru dan mitigasi perubahan iklim.
Ia mencoba membagi pengalaman riset terkait progres pengelolaan dan konservasi mangrove sehingga dapat dilakukan secara efektif. Tidak jauh berbeda dengan Dr. Suffan, Dr. Satyam pun memanfaatkan data pengindraan jauh dan foto udara untuk membantu pengelolaan dan konservasi mangrove.
Selain itu, ia juga memperkenalkan aplikasi mobile terkait identifikasi mangrove dan database mangrove.
“Adanya aplikasi ini sangat baik untuk masa depan, proses berbagi data menjadi lebih mudah dilakukan oleh siapapun dan dimanapun,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Dr. Syamsul Bahri Agus menyatakan bahwa General Lecture 2022 ini merupakan lecturer exchange program dimana nantinya dosen dari universitas mitra IPB University akan berbagi pengalaman atau pengetahuan terkait riset yang telah dilakukan di universitas bersangkutan.
“Kuliah umum ini merupakan win-win solutions untuk IPB University dan UMT. Semoga dapat memperkuat kemitraan dan menjadi gerbang untuk kolaborasi yang lebih luas lagi dengan seluruh peneliti di dunia,” ucap Dr. Syamsul.***
Bogordaily.net -Sempat pakum selama dua tahun, departemen ITK kembali gelar field trip terpadu 2022.
Sebanyak 185 mahasiswa S1 program studi Ilmu dan Teknologi Kelautan melaksanakan kegiatan Field Trip Terpadu 2022 setelah dua tahun lamanya sempat vakum. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 25-29 Maret 2022 bertempat di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu Selatan didampingi oleh dosen, teknisi, dan pendamping sebanyak 22 orang dan asisten praktikum sebanyak 19 orang.
Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini, yaitu “Ecosystem identification and coastal dynamics of Tidung Kecil Island”.
Pulau Tidung Kecil merupakan pulau tidak berpenghuni yang dimanfaatkan sebagai kawasan konservasi alam. Pulau ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Kelurahan Pulau Tidung yang terletak berdekatan dengan Pulau Tidung Besar. Kedua pulau ini dihubungkan oleh sebuah ikon pariwisata yang cukup terkenal, yaitu Jembatan Cinta dengan panjang kurang lebih 800 meter.
Kegiatan Field Trip Terpadu 2022 dirancang untuk mengimplementasikan pemahaman teoritis yang telah didapat dari sejumlah mata kuliah yang berpartisipasi, seperti Praktikum Kelautan 2, Ekologi Laut Tropis, Analisis dan Akuisisi Data Oseanografi, Oseanografi Lingkungan, Oseanografi Bio-Geologi, Informasi Geospasial Perikanan dan Kelautan, serta Pemetaan Sumberdaya Hayati Laut.
Pelaksanaan kegiatan Field Trip Terpadu 2022 ini juga bertujuan untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman terkait pengambilan informasi di laut melalui kegiatan eksplorasi sederhana dinamika pantai, pengamatan karakteristik biologi, fisika, dan kimia perairan, serta pengamatan ekosistem pesisir di Pulau Tidung Kecil.
Selain pengambilan data, Field Trip Terpadu 2022 juga diisi dengan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) berupa Coastal Clean Up yang dilaksanakan oleh segenap dosen dan tendik Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan di pesisir Pulau Tidung Besar.
Ibu Sri Pujiyati dan Ibu Endang S. Srimariana selaku koordinator kegiatan Coastal Clean Up juga melakukan wawancara terhadap penduduk lokal, pemulung/pengempul sampah, serta pegawai kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan terkait keberadaan sampah di Pulau Tidung.
“Diharapkan melalui kegiatan PPM ini, kepedulian masyarakat terhadap fenomena sampah plastik semakin meningkat. Sayang sekali jika lingkungan pesisir kita, khususnya di Pulau Tidung yang selama ini sudah terkenal sebagai salah satu destinasi wisata dan kawasan konservasi tercemar oleh sampah,” ujar Bu Puji.
Field Trip Terpadu 2022 disambut dengan baik oleh masyarakat maupun instansi terkait di kawasan Pulau Tidung Kecil. Bapak Erick dari Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) dan Ibu Zaenab dari pihak Kelurahan Pulau Tidung memperkenalkan Pulau Tidung sebagai kawasan destinasi wisata yang cukup ramai dikunjungi masyarakat sekaligus wilayah konservasi alam, sekaligus memotivasi agar mahasiswa senantiasa tekun dalam memperdalam disiplin ilmu kelautan dan perikanan.
Bukan apa-apa, sehingga kedepannya mahasiswa dapat berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.
Ketua Program Studi Sarjana Ilmu dan Teknologi Kelautan, Ibu Adriani, turut mendampingi mahasiswa sejak hari pertama hingga hari terakhir pelaksanaan Field Trip Terpadu 2022. Ia turut berbahagia sebab kegiatan ini merupakan yang perdana bagi mahasiswa ITK angkatan 56 dan 57 dalam merangkai acara di lapang.
“Adanya kepanitiaan dari mahasiswa diharapkan dapat mentransfer knowledge dan prosedur yang biasa dilakukan dan diinformasikan. Mahasiswa juga dapat belajar untuk mengorganisir kegiatan, terutama saat di lapang. Pembelajaran kegiatan di lapang menjadi lebih adaptif, dapat belajar bersama, dan lebih tangkas untuk dibiasakan sebagai calon sarjana kelautan di IPB,” ucap Ibu Adriani.
Sementara itu, PLT Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Dr. Syamsul Bahri Agus, mengacungi jempol atas keberhasilan terlaksananya Field Trip Terpadu 2022 kali ini meski dengan persiapan yang lebih rumit akibat adanya pandemi.
Menurutnya, kegiatan ini tentunya menjadi pengalaman berharga yang membekas di benak mahasiswa setelah tidak bersentuhan langsung dengan laut selama dua tahun.
“Pandemi bukan untuk membatasi. Memang rumit dan butuh lebih banyak usaha, tetapi bukan tidak mungkin untuk terlaksana. Salut dengan seluruh pihak yang telah mewujudkan terlaksananya Field Trip Terpadu ini,” tutup Dr. Syamsul. (ARS).
Bogordaily.net – Membahas Artificial Intelligence (AI) Bersama Guru Besar IPB di Estuary Speaks.
Pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan di setiap sektor, tidak terkecuali dalam bidang kelautan dan perikanan. Salah satu perkembangan teknologi yang tengah marak dibicarakan adalah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Prof. Dr. Ir. Indra Jaya, M.Sc., Guru Besar Bidang Akustik Bawah Air dan Instrumentasi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University menyatakan bahwa AI telah berkembang di berbagai industri dan menjadi salah satu cara untuk mempermudah segala hal yang rumit.
Uniknya, AI merupakan bentuk elaborasi pemrograman yang menstimulasi kecerdasan manusia ke dalam sebuah mesin sehingga dapat menunjang pekerjaan manusia.
“AI sebenarnya mirip dengan kecerdasan biasa yang dimiliki manusia sejak manusia ada berupa kemampuan belajar, berpikir, dan mengambil keputusan. Seiring waktu, kehidupan manusia makin kompleks, manusia ingin proses yang tadinya berlangsung lama dapat dikerjakan dengan otomatis/dibantu dengan alat bantu seperti mesin agar lebih cepat dan konsisten,” ujar Prof.
Indra dalam talkshow Estuary Speaks Series 12, Jumat (8/4/2022).
Acara yang disiarkan secara live melalui platform YouTube Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University ini mengungkap sistem kerja AI sebagai sebuah metode yang hampir menyamai kemampuan manusia.
“AI hanya punya kemampuan untuk mengambil keputusan secara spesifik/tugas tertentu. AI dijalankan oleh mesin yang telah diberi program. Namun makin lama perbedaannya semakin kecil karena pembelajaran yang terus dilakukan pada AI, makin banyak masukan/data maka AI semakin pintar.
Lama kelamaan AI akan bisa mengerjakan hal-hal yang berhubungan satu sama lain dan mampu melaksanakan pekerjaan yang lebih general, mendekati kemampuan kecerdasan manusia yang sesungguhnya,” tambah Prof Indra.
Talkshow yang dipandu oleh Sekar Nursyahidah selaku moderator meninjau kontribusi AI di bidang perikanan dan kelautan.
Menurutnya, AI dapat berkontribusi dalam banyak aspek di bidang kelautan dan perikanan, sebagai contoh identifikasi biota. Hal ini menjadi potensial di Indonesia dengan biodiversitas keanekaragaman hayati laut yang tinggi, sehingga akan memudahkan untuk mengenali objek/biota di laut.
Selain itu, AI juga dapat digunakan untuk mengklasifikasikan sekelompok data, membuat prediksi dari analisis deret waktu, mempelajari tingkah laku/behaviour dari data yang ada, sehingga bisa memprediksi lebih akurat dari manusia.
Di bidang perikanan sendiri, penggunaan AI telah diterapkan dalam proses identifikasi spesies, identifikasi karakteristik spesies (tingkah laku, gender, morfometrik, dsb), sortir benih ikan, budidaya, dan uji kesegaran ikan.
Aplikasi AI untuk bidang kelautan sendiri adalah membuat prediksi cuaca dan dinamika laut, identifikasi habitat/substrat bawah air, serta membuat peringatan dini.
“Kemampuan manusia untuk mengidentifikasi dengan benar ikan random di alam katakanlah sebesar 80% sedangkan dengan AI ini sudah mampu mengidentifikasi dengan akurasi >90%. Jika AI terus diberikan pembelajaran data-data perikanan, maka akurasinya akan lebih tinggi lagi,” jelas pakar akustik kelautan IPB University ini.
Dr. Syamsul Bahri Agus selaku Plt.
Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan mendukung penggunaan AI secara masif di lingkungan Fakultas Perikanan dan Kelautan untuk pengembangan bidang perikanan dan kelautan secara berkelanjutan.
“Tentu ke depannya kita sulit untuk menghindar dari AI sebab keinginan manusia yang kompleks dan ingin segala sesuatu yang cepat, sehingga kita mau tidak mau harus mempelajari AI. Sebab, jika ingin mendapatkan hasil yang sama secara cepat dan konsisten dengan tingkat error yang rendah, jawabannya ada pada AI” ujar Dr. Syamsul.
Bogordaily.net – Tetap Hemat dan nyaman, ini tips mudik dan lebaran ala BRI. Idul Fitri 1443 H kali ini berbeda dengan lebaran dua tahun sebelumnya, pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali membuat mudik tahun 2022 kali ini ditunggu-tunggu dan disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh masyarakat.
Dengan menerapkan protokol kesehatan, tahun ini masyarakat dapat mudik dan berkumpul dengan keluarga saat lebaran. Tentunya banyak hal yang perlu dipersiapkan menjelang mudik lebaran, berikut adalah 5 Tips Mudik & Lebaran Tetap Hemat dan Nyaman;
Warga mengikuti mudik aman bersama BUMN
Pastikan Asupan Nutrisi Tercukupi
Bagi pemudik yang harus melewati ratusan kilometer untuk mencapai kampung halaman, pastinya kesehatan ialah faktor utama yang perlu dijaga.
Salah satu cara yang dapat dilakukan ialah memastikan asupan nutrisi dan makanan yang cukup dan berimbang. BRI sebagai bank dengan jangkauan terluas di seluruh Indonesia hadir di lebih dari 2.000 Resto & Café yang dapat menjaga asupan nutrisimu. Tentunya EDC dan QRIS BRI hadir memberikan kenyamanan para pemudik untuk bertransaksi dengan hemat melalui diskon sampai dengan 50% atau Rp200.000 di merchant unggulan BRI.
Cek Kondisi Kendaraan
Transportasi darat masih menjadi salah satu pilihan favorit bagi masyarakat Indonesia. Pemudik yang menggunakan moda transportasi roda dua dan roda empat tentunya harus memastikan kondisi kendaraan prima sebelum digunakan untuk mudik. BRI bekerjasama dengan seluruh SPBU Pertamina dengan menawarkan kemudahan pembayaran menggunakan Direct Debit BRI di Aplikasi MyPertamina secara contactless.
Pastikan Saldo BRIZZI Cukup
Bagi pemudik yang menggunakan jalan Tol menuju kampung halaman, tentunya BRIZZI sebagai uang elektronik merupakan suatu keharusan untuk dapat mengakses seluruh ruas Tol di Indonesia. BRI memberikan kemudahahan dalam proses Top Up BRIZZI yang dapat dilakukan melalui BRImo, tentunya ini akan memudahkan pemudik untuk dapat melakaukan dimanapun dan kapanpun. BRI juga senantiasa berkomitmen membuat pemudik semakin nyaman dengan memberikan layanan penjualan kartu BRIZZI di 21 titik rest area.
Isirahat Yang Cukup
Kelelahan disaat bermudik serta saat tiba di kampung halaman merupakan hal yang sering dialami pemudik. Oleh karena itu, kualitas istirahat yang baik merupakan faktor yang penting. BRI memperhatikan kebutuhan pemudik dengan menyediakan promo di lebih dari 50 Hotel yang membuat mudik semakin hemat dan nyaman. Adapun promo yang ditawarkan BRI untuk pengguna Kartu Debit BRI sangat beragam sampai dengan 20%.
Pastikan Data Internet Anda Cukup
Di Era Digital saat ini, koneksi internet sudah menjadi kebutuhan utama. Terutama saat mudik, koneksi internet penting baik untuk hiburan serta dapat digunakan untuk akses digital maps yang tentunya akan menunjukan jalan terefektif untuk mencapai tujuan.
BRI berkomitmen untuk membantu para pemudik dengan menyediakan promo di berbagai platform digital pembelian pulsa seperti DANA. Dengan menggunakan Kartu Debit BRI di DANA dan Traveloka maka nasabah berkesempatan mendapatkan diskon s/d Rp75.000,-
Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani juga terus menghimbau masyarakat untuk dapat bertransaksi secara cashless dan melakukan berbagai macam transaksi perbankan secara digital. Untuk nasabah BRI, selain layanan internet banking BRI, layanan digital banking BRI yang digemari masyarakat adalah dengan Super Apps BRImo.
Saat ini, transaksi layanan digital BRI memberikan kemudahan nasabah untuk mengakses layanan keuangan yang dibutuhkan nasabah kapanpun dan dimanapun dengan lebih praktis, ungkapnya.
Disamping itu, masyarakat pun memiliki alternatif lain untuk mendapatkan layanan keuangan BRI lainnya, yakni melalui 14.463 mesin ATM, 128.026 mesin EDC, dan 539 ribu AgenBRILink yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melalui AgenBRILink, nasabah dapat melakukan transaksi finansial seperti transfer, setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, dan berbagai transaksi lainnya. Melalui kemudahan akses layanan perbankan, AgenBRILink dapat menjangkau masyarakat lebih dekat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Handayani mengungkapkan, BRI juga tak henti-hentinya untuk mengedukasi para nasabahnya agar senantiasa waspada dan berhati-hati untuk bertranskasi, mengingat semakin beragamnya modus kejahatan perbankan.
Oleh sebab itu, BRI menghimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP (One Time Password) transaksi, dsb. kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI.
Selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H, BRI juga tetap berkomitmen menjaga service level yang sama untuk layanan pelanggan melalui Contact BRI. Layanan pelanggan BRI tetap dapat diakses melalui Call Center 14017 / 1500017 dan akun-akun media sosial kami, di mana agen-agen kami siap melayani nasabah 24 jam sehari, tutupnya.***
Bogordaily.net – Surat terbuka dilayang kepada Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani oleh komunitas pekerja Migran Indonesia.
Surat ini memprotes kebijakan e-KTLN Sehingga mereka tidak bisa mudik.
Berikut isi lengkap surat terbuka tersebut.
Kepada
Yth. Bapak Benny Rhamdani
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)
di Jakarta
Dalam dua tahun terakhir ini, PMI di Singapura tidak bisa cuti pulang kampung (home leave) karena
pandemi Covid-19. Biasanya PMI yang bekerja di sektor domestik (PRT migran) mendapat hak cuti
sekali setiap 2 tahun untuk berkumpul dengan keluarga di tanah air dan umumnya saat sebelum dan
setelah lebaran.
Dengan mulai meredanya wabah Covid-19, kami menyambut gembira lebaran kali ini
karena cuti sudah diperbolehkan.
Kegembiraan kami ini berbalik menjadi keresahan saat persyaratan e-KTKLN kembali menjadi viral.
Sebagaimana bapak ketahui, dalam beberapa tahun terakhir kami sering dipersulit atau mendapat
masalah di bandara saat akan kembali ke Singapura setelah cuti. Kami kerap diminta
memperlihatkan e-KTKLN dan jika tidak bisa memperlihatkannya tidak diperbolehkan terbang.
Akibatnya kami harus menunda perjalanan untuk mengurus administrasi yang dibutuhkan, membeli
lagi tiket, atau membayar oknum di bandara agar diloloskan. Itu semua membutuhkan waktu dan
biaya yang tidak sedikit.
Dalam webinar Suara Kita dengan tema “Syarat cuti ke Indonesia dan kembali bekerja ke Singapura”
pada 17 April 2022, bapak Devriel Sogia – Deputi Penempatan Non Pemerintah untuk Asia dan
Afrika, menyatakan bahwa PRT migran di Singapura cukup menunjukkan kartu izin kerja atau work
permit kepada petugas Imigrasi sebagai bukti kami bekerja di luar negeri.
Beliau juga menyatakan
koordinasi UP2T BP2MI dan Kantor Imigrasi di bandara akan dilakukan untuk menindaklanjuti hal ini.
Kami sangat menyambut baik pernyataan beliau dan sangat mendukung pelaksanaan kebijaksanaan
ini berdasarkan alasan dibawah ini:
1. Sesuai dengan peraturan di Singapura, kami mendapatkan dokumen izin kerja (work permit) yang
dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja Singapura. Merujuk kepada Konvensi Internasional 1990
tentang Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya, maka kami
adalah prosedural dan berdokumen. Konvensi ini sendiri telah diratifikasi oleh Indonesia ke dalam
UU No 6 tahun 2012.
2. Bahwa tindakan pejabat yang dengan sengaja menahan pemberangkatan PMI yang telah
memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen bertentangan dengan pasal 84 ayat 2 UU no 18
tahun 2017.
3. Kami sadar masih perlunya harmonisasi antara peraturan di Indonesia dan Singapura karena
tidak adanya MOU antara ke dua negara. Namun kami beranggapan momen cuti pulang
kampung ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan langkah pendataan yang malah membuat
kami menjadi korban gagal berangkat atau pemerasan. Kami siap diajak berdiskusi untuk mencari
jalan keluar dari permasalahan ini.
Di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang belum pulih sepenuhnya dari pandemi dan sulitnya
lapangan kerja di Indonesia, pemerintah perlu mengapresiasi sumbangsih remitansi PMI yang
bekerja keras mengais rejeki di negeri orang. Remitansi ini sangat penting di dalam menopang
ekonomi keluarga di tanah air.
Oleh karena itu, kami dari Suara Kita mengajukan permohonan
kepada bapak sebagai Kepala BP2MI sebagai berikut:
1. Memberikan penegasan perlunya penyederhanaan persyaratan verifikasi PMI Singapura di
bandara. Bahwa kami cukup menunjukkan kartu izin kerja (work permit) jika diverifikasi di bandara
baik oleh petugas BP2MI, maupun Imigrasi dan maskapai penerbangan. Kartu izin kerja ini adalah
bukti resmi kami sebagai PMI berdokumen.
2. Melakukan koordinasi dengan UPT BP2MI dan Kantor Imigrasi Bandara serta lembaga lainnya
untuk memastikan kesamaan kebijakan saat melakukan pemeriksaan atau verifikasi kepada PMI
yang bekerja di Singapura.
3. Menyediakan layanan aduan hotline 24 jam yang bisa kami pergunakan jika dipersulit atau
mendapat masalah di bandara.
Dengan permohonan diatas kami ajukan dengan harapan ada perubahan dan perbaikan kebijakan
terhadap PMI yang bekerja di Singapura saat mereka cuti pulang kampung. Demikian surat dari kami,
Suara Kita, jika ada yang kurang berkenan kami mohon maaf.
Singapura, 27 April 2022
Salam Solidaritas
Suara Kita
( Wadah 13 komunitas Indonesia sektor rumah tangga di Singapura )
1. GSC (Gerak Sedekah Cilacap)
2. HPLRTIS (Himpunan Penata Laksana Rumah Tangga Indonesia Singapura)
3. HPTKI (Himpunan Purna TKI)
4. HOME HELPDESK
5. HOME KARTINI
6. ICWP (Info Cepat Wilayah Ponorogo)
7. IFN (Indonesian Family Network)
8. MSB (Membangun Semangat Berkarya/Berkreasi)
9. MSCP (Mutiara Sedekah Cilacap)
10. NASYID NUR JANNAH
11. PIS (Pekerja Indonesia Singapura)
12. SAGARA
13. VEI (Virtual English Indonesia)
Tembusan:
1. Bapak Moeldoko, Kepala Kantor Staf Presiden Republik Indonesia
2. Ibu Ida Fauziah, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia
3. Ibu Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia
4. Bapak Suryopratomo, Duta Besar Indonesia untuk Singapura
5. LSM peduli pekerja migran di Indonesia
6. Media
Bogordaily.net – ASTON Bogor Hotel & Resort kembali memanjakan para tamu setianya. Hotel yang sudah bersertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) ini, menghadirkan Bale Sawarga sebagai fasilitas tambahan yang dapat dinikmati oleh para pengunjung yang tengah menikmati waktu liburan ataupun kegiatan bisnis.
Nama Bale Sawarga sendiri diambil dari Bahasa Sunda Bale dan Sawarga, yang jika diartikan menjadi tempat atau area untuk berkumpul seluruh warga.
Bersebelahan langsung dengan Bale Sawarga, terdapat sebuah deck (dermaga) yang mengarah ke Sungai Cipinang Gading, yang melintasi area hotel sehingga para tamu dapat menikmati suasana alam khas di ASTON Bogor.
“Sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu, kami berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para tamu. Dengan memanfaatkan area terbuka hijau yang tersebar di seluruh area, fasilitas Bale Sawarga dengan luas 225 meter persegi ini dimaksudkan untuk dapat mengakomodir kebutuhan tamu akan area terbuka yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, misalnya Intimate Wedding,” ucap Director of Sales & Marketing ASTON Bogor Hotel & Resort, Fitria Rustam.
Paket Intimate Wedding Bale Sawarga dibandrol dengan harga Rp328.000,- net per orang untuk minimum 30 orang sudah termasuk penggunaan area selama empat jam, standard sound system.
Kemudian ada pilihan menu makanan mulai dari Western, Oriental hingga Asian dan termasuk satu Food Stall sesuai dengan rekomendasi dari Chef, dan juga free flow minuman.
Peresmian Bale Sawarga Sebagai Fasilitas Terbaru di ASTON Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)
Selain dari telah dilaksanakannya program vaksin untuk para karyawannya, ASTON Bogor Hotel &
Resort tetap selalu mengutamakan penerapan protokol kesehatan, mulai dari mewajibkan semua orang untuk selalu menggunakan masker, mempraktikkan social distancing.
Lalu, pemeriksaan suhu untuk semua yang memasuki hotel, serta menyediakan sarana mencuci tangan yang dilengkapi dengan sabun pembersih kuman di beberapa area hotel.
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa melalui nomor telepon + 62-251-8200-300 dan WA + 62838-94748957 atau kunjungi bogor.astonhotelsinternational.com.***
Peresmian Bale Sawarga Sebagai Fasilitas Terbaru di ASTON Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)