Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6136

Andreas Iniesta Ungkapkan Keinginannya, Ingin Kembali Ke Barcelona

0

Bogordaily.net – Pemain gelandang legendaris Spanyol, Andreas Iniesta tidak akan menutup kemungkinan untuk kembali bersama Barcelona. Mengingat dirinya pernah mengatakan, Barcelona adalah rumah baginya.

Andreas Iniesta menjalani karier gemilang di Camp Nou selama hampir dua dekade. Bersama Barcelona, dia telah memenangkan banyak trofi termasuk sembilan LaLiga dan empat Liga Champions.

Dia memainkan peran kunci dalam periode tersukses dalam sejarak klub bersama pemain-pemain seperti Lionel Messi dan Xavi. Namun, Iniesta meninggalkan klub masa kecilnya tersebut pada 2018 sebelum pindah ke klub Jepang, Vissel Kobe.

Iniesta akan menginjak usia 38 tahun pada Mei, tetapi dia belum memiliki rencana untuk gantung sepatu dan siap menerima kesempatan untuk kembali ke klub Katalunya tersebut.

“Saya akan senang untuk kembali ke Barcelona,” katanya kepada Gerard Romeo di Twitch yang dikutip Goal pada Selasa.

“Saya ingin membantu institusi. Ada banyak variabel yang terlibat dan sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan.”

“Barca adalah rumah saya dan itu tempat terbaik bagi saya. Hari ini saya suka banyak berpikir tentang bermain. Itu yang paling membuat saya terpesona hari ini.”

Ditanya apakah Iniesta akan menjadi pelatih ketika pensiun, dia menambahkan: “Waktu terus berlalu, tetapi saya tidak tahu di mana saya melihat diri saya ketika saya pensiun.”

“Sering kali terlintas dalam pikiran saya bahwa saya ingin mendapatkan lisensi pelatih atau bersiap menjadi direktur olahraga. Saya ingin terus berada di sepak bola.”

Pemerintah Perpanjang PPKM Untuk Seluruh Wilayah di Indonesia

0

Bogordaily.net –  Pemerintah melakukan perpanjangan PPKM untuk seluruh wilayah baik Jawa-Bali maupun luar Jawa Bali. PPKM diperpanjang kembali mulai tanggal 15 Februari hingga 21 Februari 2022.

Perpanjangan PPKM tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2022 untuk pemberlakuan PPKM Jawa Bali yang berlaku tanggal 15-21 Februari 2022 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2022 untuk pemberlakuan PPKM Non Jawa Bali yang berlaku tanggal 15-28 Februari 2022.

Mengacu pada kedua Inmendagri tersebut, jumlah daerah PPKM level tiga meningkat di seluruh wilayah Jawa maupun luar Jawa Bali. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA di dalam keterangan persnya, Selasa, 15 Februari 2022, mengatakan untuk Jawa Bali jumlah daerah dengan status PPKM Level 3 mengalami kenaikan dari 41 daerah menjadi 66 daerah.

“Begitu juga dengan status daerah pada PPKM Level 2 dari 57 daerah menjadi 58 daerah. Sedangkan untuk daerah yang berada pada status PPKM Level 1 mengalami penurunan dari 30 daerah menjadi 4 daerah,” kata Safrizal.

Penambahan tersebut kata Safrizal, mengacu perubahan indikator asesmen PPKM yang mengacu  perkembangan kasus yang ada dan tingkat vaksinasi yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Indikator untuk melakukan evaluasi pada daerah di Jawa Bali diberikan kekhususan untuk dapat mencapai target vaksinasi dosis kedua dan lansia di atas 60 tahun, dengan diberikan waktu dua minggu tambahan terhitung dari 15 Februari 2022.

Begitu juga untuk pengaturan PPKM luar Jawa Bali, terjadi perubahan jumlah daerah pada PPKM level 3 mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari 3 daerah menjadi 113 daerah. Sedangkan untuk jumlah daerah pada PPKM Level 2 mengalami penurunan dari 219 daerah menjadi 210 daerah, dan daerah dengan status PPKM level 1 juga mengalami penurunan dari 164 daerah menjadi 63 daerah.

“Evaluasi tingkkatan PPKM pada pemerintah daerah menggunakan indikator yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan ditambah dengan capaian total vaksinasi dosis kedua dan vaksinasi lansia di atas 60 tahun dosis pertama,” ujarnya.

Safrizal menekankan agar kegiatan  yang dilakukan kegiatan masyarakat hendaknya dilaksanakan beriringan dengan pengetatan syarat vaksinasi. Pengetatan syarat vaksinasi ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya agar masyarakat kita mau untuk dilakukan vaksinasi.

“Di tengah peningkatan angka positif Covid-19 karena varian omicron, pemberian vaksin digencarkan untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan virus corona. Dengan melakukan vaksinasi segera dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan diharapkan penularan virus corona bisa segera dihentikan,” ujarnya.***

Kota Bogor Menjadi Salah Satu Kota yang Perduli Terhadap Perubahan Iklim

0

Bogordaily.net – Kota Bogor, Kota di Jawa Barat yang intensitas curah hujannya tinggi, masuk menjadi salah satu dari lima kota di Indonesai yang perduli terhadap perubahan iklim. Data tersebut, dikeluarkan oleh usat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain Kota Bogor, lima kota tersebut yakni Semarang, Surabaya, Kota Bogor, Kota Bandung dan Kota Tangerang.

Riset ini merupakan hasil yang belum lama dirilis Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Deni Wismanto mengatakan, di Kota Bogor ada beberapa program peduli terhadap perubahan iklim.

“Program-program ini merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara komprehensif dan melibatkan beberapa instansi,” kata Deni, Senin, 14 Februari 2022.

Deni menyebutkan, beberapa program tersebut antara lain, Program Bogor Lancar (rerouting dan shifting transportasi publik, angkot berbahan bakar gas), Program Bogor Merenah (pembangunan pedestrian dan jalur sepeda, program kampung bersih dan hijau/lomba kebersihan, program benah kampung, program kampung iklim), Program Bogor Tanpa Plastik (Botak), Program TPS3R dan bank sampah, Perogeam Sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Berbudaya Lingkungan.

Terpisah, Ketua Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB, Prof Suhono Harso Supangkat, menjelaskan, penilaian pada kategori peduli iklim ini, dilakukan secara khusus untuk mengetahui dukungan kota dalam menghadapi permasalahan perubahan iklim. Dimana perubahan iklim ini berdampak pada panasnya permukaan bumi yang berasal dari peningkatan kadar CO2 atau karbon dioksida.

Suhono menyebutkan, indikator yang menjadi tolok ukur riset antara lain dukungan penggunaan energi terbarukan, meminimalisir kendaraan, dan pengelolaan lingkungan. Selain itu kata dia, riset juga menilik soal substitusi energi, implementasi kendaraan hemat energi, penggunaan kendaraan umum, penambahan ruang terbuka hijau.

“Tolok ukur itu semua digunakan untuk melihat seberapa jauh suatu kota dapat mengelola berbagai sumber daya secara efektif dan efisien,  menyelesaikan berbagai masalah, serta memberikan layanan yang dapat meningkatkan kualitas hidup warganya,” ujarnya.

Dia menekankan, kota menjadi objek riset karena dewasa ini urbanisasi masyarakat sudah tak terbendung. Akibatnya, kepadatan di perkotaan tak bisa dielakkan.

“Kepadatan di kota itu membuat kondisi gas karbon tidak terkontrol, sehingga mempengaruhi iklim,” pungkasnya.***

Dukun Cabul Dibekuk Polisi Karena Mencabuli Pasiennya Dengan Modus Ritual Penglaris

0

Bogordaily.net – Pria berusia 65 tahun, warga Kecamatan Mlonggo, Jepara, tega mencabuli seorang ibu rumah tangga dengan modus ritual. Pria tersebut berhasil diamankan pihak Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tenggah, pada Selasa 15 Februari 2022.

Modus ritual tersebut untuk memperlancar kekayaan agar bisa melunasi semua utang-utangnya. Salah satu syaratnya yakni dengan mencabuli korbannya.

Menurut Kapolres Jepara AKBP Warsono didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Fachrur Rozi, di Jepara, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya beserta sejumlah barang bukti untuk praktik perdukunan, mulai dari gayung, satu buah kelapa hijau, botol air mineral, satu ikat pohon padi yang kering, dua bungkus kembang tiga warna, dan dua ikat akar-akaran.

Dalam menjalankan aksinya, kata dia, tersangka mengeklaim sebagai paranormal dengan guru salah satu tokoh agama di Kabupaten Jepara dengan harapan korbannya percaya, sehingga bersedia memenuhi keinginan tersangka dengan cara-cara ritual hingga perbuatan asusila.

Pengungkapan kasus dukun cabul tersebut berawal ketika salah satu korbannya berinisial UN (39) warga Kecamatan Kembang, pada bulan Juni 2021 mengalami sakit di bagian perut. Kemudian ada yang menginformasikan bahwa ada orang pintar yang bisa menyembuhkan dan sakitnya bisa sembuh.

Selanjutnya korban datang lagi menemui tersangka dengan maksud agar dilancarkan rezekinya karena terlilit utang, saat itu tersangka menyarankan ritual mandi kembang dengan kondisi telanjang. Pada saat menjalani ritual, korban diperlakukan tidak senonoh dan tersangka juga mengajak berhubungan intim layaknya suami istri. Jika korban menolak, maka korban diancam rezekinya tidak lancar dan hartanya hilang.

Berdasarkan pengakuan tersangka, tindakan asusilanya tidak hanya terhadap korban UN, mengingat sebelumnya ada dua korban lain yang juga berstatus pelapor.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan Pasal 289 KUHP dan/atau Pasal 285 KUHP tentang Pencabulan dan Pemerkosaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.***

Komnas HAM Lakukan Identifikasi Korban Penembakan Aksi Penolakan Tambang di Parigi

0

Bogordaily.net – Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM RI Sulawesi Tengah (Sulteng) Dedi Askary menyampaikan hasil temuan awal terkait tewasnya aktivis penolak tambang di Parigi Moutong. Korban teridentifikasi atas nama Erfaldi (21 tahun) dari Desa Tada, Kecamatan Tinombo selatan.

Menurut Dedi Askary, penyelidikan awal ini penting untuk mengetahui penyebab kematian Erfaldi yang merupakan anggota massa aksi penolak aktivitas pertambangan PT Trio Kencana di Kecamatan Kasimbar dan Tinombo Selatan.

“Benar meninggal disebabkan oleh peluru tajam, sebagaimana proyektil yang ditemukan dan diangkat dari bagian tubuh korban. Proyektil tersebut masuk mengenai korban dari arah belakang,” kata Dedi dalam keterangan yang dikutip Republika, Selasa, 15 Februari 2022.

Terkait hal tersebut, Komnas HAM Sulteng melakukan klarifikasi dan interview dengan beberapa pejabat utama di Polres Parigimoutong. Berdasarkan hasil komunikasi dengan Kabag Ops Polres Parigimoutong, AKP Junus Achpa, disebutkan korban bukan dari pihak kepolisian.

Pihak kepolisian berdalih mengedepankan sikap humanis dan langkah persuasif tanpa melibatkan penggunaan peluru tajam atau senjata.

“Sementara fakta lain sebagaimana hasil interview kami dari keluarga almarhum, menjelaskan sekaligus memperlihatkan proyektil yang diingat bahwa almarhum Erfaldi meninggal karena terkena peluru tajam dari aparat yang mengenai bagian belakang sebelah kiri tembus di bagian dada, ini terlihat dari kondisi luka sebagaimana yang dijelaskan oleh pihak puskesmas di Desa Katulistiwa saat lakukan visum dan mengangkat proyektil yang tersisa dan hinggap di bagian tubuh korban,” ujar Dedi.

Selain itu, Komnas HAM Sulteng berupaya segera mengungkap siapa pelaku penembakan guna menghindari terjadi kesimpangsiuran berkepanjangan. Komnas HAM mengimbau kepada pihak keluarga dan simpul-simpul massa agar mau menahan diri.

“Untuk mendapat kepastian dari pihak keluarga dan tokoh masyarakat yang ada, untuk semua mereka menahan diri dan lakukan cooling down,” ucap Dedi.

Komnas HAM juga sudah menegosiasikan dengan Kapolres Parigi Moutong untuk melepas 45 orang masyarakat yang ditahan, terkait kasus penolakan tambang parigi.

“Dan disetujui Kapolres paling lambat Minggu, 13 Februari 2022, malam setelah mereka jalani proses verbal di Polres,” ucap Dedi.

Sebelumnya, Propam Polda Sulteng dan Polres Parigi Moutong memeriksa 14 polisi terkait kasus tewasnya seorang warga Desa Tada yang tertembak saat pembubaran pemblokiran jalan di Desa Sinei, Sabtu, 12 Februari 2022. Selain memeriksa 14 anggota kepolisian, Propam Polda Sulteng juga mengamankan 13 pucuk senjata api untuk keperluan penyelidikan.***

Luar Biasa, Situs Penilaian di Inggris Memberikan Indonesia Peringkat Pertama Akan Keindahan Alamnya

0

Bogordaily.net – Situs perbandingan harga yang berbasis di Inggris, melakukan studi terbaru dengan memberi peringkat negara-negara paling cantik alami di planet bumi. Hasilnya, Indonesia berhasil menempati peringkat teratas.

Dilansir dari Time Out, Selasa, 15 Februari 2022, para peneliti hanya berkeliling menghitung jumlah gunung berapi, barisan pegunungan, terumbu karang, dan keindahan alam lainnya di setiap negara. Kajian ini juga menghitung kawasan lindung di setiap tempat.

Semua negara kemudian diberi peringkat dengan menghitung berapa banyak hal indah yang dikandung per 100.000 kilometer perseginya.

Indonesia dengan 17.000 pulau, 147 gunung berapi, dan terumbu karang serta hutan hujan yang tak terhitung jumlahnya, berhasil berada di urutan teratas mengungguli total 50 negara, termasuk Prancis, Swedia, Swiss, Rusia, Islandia, Haiti, Bolivia, Yunani, Grenada, Costa Rica, Jepang, Italia, dan Norwegia.

Berikut daftar sepuluh besar negara yang dinobatkan sebagai tempat paling indah di dunia (dengan skala penilaian 0-10):

Indonesia, 7.77
Selandia Baru, 7.27
Kolombia, 7.16
Tanzania, 6.98
Meksiko, 6.96
Kenya, 6,7
India, 6,54
Prancis, 6.51
Papua Nugini, 6.39
Komoro, 6.22

Dengan predikat sebagai negara terindah di di dunia versi media Inggris ini, masyarakat indonesia diharapkan tidak perlu jauh-jauh berlibur ke luar negeri. Sebab, berlibur di dalam negeri secara tidak langsung dapat berkontribusi terhadap kebangkitan pariwisata dan ekonomi Indonesia.***

Wakil Wali Kota Ajak Pimpinan OPD Kota Bogor Ikut Terlibat Marbot Mart

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bekerjasama dengan Polresta Bogor Kota berupaya untuk mensejahterakan marbot atau pengurus masjid yang ada di Kota Bogor, dengan meberikan marbot mart.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyambut program yang digagas Polresta Bogor Kota dalam memberdayakan marbot di Kota Bogor, yakni dengan memberikan marbot mart.

“Kita sambut baik langkah kepedulian beliau (Kapolresta Bogor Kota) dalam mengupayakan peningkatan kesejahteraan marbot serta dalam rangka memakmurkan masjid,” ungkap Dedie, Minggu, 13 Februari 2022.

Karenanya, program marbot menjadi angin segar untuk mendapatkan tambahan pendapatan, di tengah pandemi Covid-19.

“Saat ini trigger-nya sudah menyentuh belasan titik dan sudah diikuti oleh Sekda di 2 titik,” kata Dedie.

Untuk itu, sambung Dedie mengajak siapapun yang peduli dalam program terrsebut, termasuk pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar turut berkontribusi.

Apalagi, dengan jumlah marbot di Kota Bogor yang jumlahnya cukup banyak, Dedie meminta semua komponen terlibat.

“(Secara Keseluruhan) jumlah Masjid dan Mushola di Kota Bogor hampir mencapai 1.500 buah. (Tapi) yang sudah terdaftar di DMI (Dewan Masjid Indonesia) ada 800an masjid,” ucapnya.

Meski demikian, secara umum Pemkot Bogor sebenarnya sudah memberikan perhatian melalui program insentif.

“(Untuk program Pemkot) insentif guru ngaji yang rutin disampaikan menyentuh juga sebagian marbot,” tukasnya.

Hingga kini program Marbot Mart sudah menyentuh angka ke-16 untuk dikelola Marbot Masjid.

Fasilitas Marbot Mart semakin lengkap, selain sudah disediakan kopi, beras, mie, telor, dan lainnya, marbot mart juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wastafel, kompor, rice cooker dan tempat sampah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, semua keuntungan Marbot Mart sepenuhnya akan dikelola DKM Masjid dan Marbot.

“Ini merupakan program Polresta Bogor Kota bersama Pemkot Bogor, tujuannya supaya marbot di setiap masjid bisa berdaya, setelah menyelesaikan tugasnya membersihkan Masjid, mempunyai penghasilan tambahan,” ujar Syarifah.

Sekda mengatakan, selama ini penghasilan marbot hanya berasal dari pembagian keropak Masjid yang dikelola DKM.

Menurutnya Marbot Mart kali ini sudah jauh lebih lengkap dan nyaman. Ia pun hanya menitipkan agar Marbot Mart bisa dipelihara seperti halnya Marbot memelihara kebersihan Masjid. Mengingat hadirnya retail tersebut sebagai lahan mendapatkan penghasilan tambahan.

“Kami titip agar ini berkelanjutan, marbot bisa lebih kreatif untuk menghidupkan marbot mart. Keberlangsungannya dijaga sampai seterusnya untuk ekonomi marbot juga,” imbuhnya.

Ia menuturkan, pihaknya ingin Marbot Mart ini berkelanjutan dan bisa menjangkau lebih banyak Masjid. Tak ayal ia mengharapkan ada tangan-tangan donatur yang sama-sama ingin menyediakan marbot mart mengingat di Kota Bogor ada lebih 800 lebih Masjid dan ini baru 16 market.

“Insya Allah ada manfaatnya dan Masjid pun jadi ramai karena jamaah bisa ngopi sembari diskusi,” terangnya.

Wakil Kapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, Marbot Mart ini akan berkelanjutan yang mana setiap minggu akan ada marbot mart yang diberikan dengan persyaratan tertentu.

“Persyaratannya yakni Marbot sudah mengabdi di Masjid selama lima tahun dan masjid berada di lingkungan yang ramai,” tukasnya.***

Tolong! Pemotor Berjatuhan dan Luka-Luka Tersangkut Kabel di Bogor

0

Bogordaily.net–Sebuah kabel yang melintang di Jalan Pajajaran, Kota Bogor membuat para pengendara motor terjatuh dan mengalami luka-luka. Kabar ini pun viral setelah foto-foto korban diunggah ke media sosial.

“Tolong bantu di up ya, minta pertanggung jawabannya buat yang punya kabel temen gua kena kabel putus ngelintang,” tulis akun Instagram @_dikiw seperti dilansir Bogordaily.net.

Pada foto yang dibagikan akun tersebut, terlihat pengendara motor mengalami luka-luka. Terlihat seorang pria memakai jaket putih mengalami luka di mulut dan lehernya.

Foto lainnya menunjukkan seorang pria lain mengenakan helm ojek online juga mengalami luka di tangan kirinya dan pipi kirinya.

Foto-foto tersebut kemudian diunggah kembali oleh akun Instagram @bogordailynews Selasa, 15 Februari 2022. Warganet pun memberikan beragam komentarnya.

“Kabel2 di Indonesia terbilang sembraut, giliran korsleting tau sndiri, hmmmm,” tulis salah satu warganet.

“Kalau belum ada korban belum ada tindakan biasanya begitu,” timpal warganet lain.

“Hayo kabel milik siapa itu ngaku aja kasian banyak menelan korban dosa loh,” kata warganet mempertanyakan.

“Waduh bahaya amat itu kabel sampai memakan korban begitu yg punya kabel tersebut harus bertanggung jawab tuh,” komentar lainnya.***

Jaksa Agung: Korupsi Pegadaan Satelit Pada Kementerian Pertahaan Diduga Ada TNI dan Sipil yang Ikut Terlibat

0

Bogordaily.net – Jaksa Agung RI Burhanuddin, memaparkan kembali dugaan tindak pidana korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan Gelar Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan Tahun 2012-2021.

Dari hasil gelar perkara, dihasilkan bahwa berdasarkan hasil materi paparan Tim Penyidik, disimpulkan terdapat 2 unsur tindak pidana korupsi.

Diduga ada keterlibatan dari unsur TNI dan unsur sipil sehingga para peserta dalam gelar perkara sepakat untuk mengusulkan penanganan perkara ini ditangani secara koneksitas.

“Selanjutnya saya selaku Jaksa Agung Republik Indonesia, sesuai dengan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, bahwa Jaksa Agung mengkoordinasikan dan mengendalikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama oleh orang yang tunduk pada Peradilan Umum dan Peradilan Militer,” katanya dalam keterangan resminya dikutip Selasa, 15 Februari 2022.

Ia pun menegaskan, pihaknya memerintahkan Jaksa Agung Muda Pidana Militer untuk segera melakukan koordinasi dengan POM TNI dan Babinkum TNI, untuk membentuk Tim Penyidik Koneksitas perkara tersebut.

“Diharapkan Tim Penyidik Koneksitas segera dapat menetapkan Tersangka dalam perkara dimaksud,” ujarnya.

Sementara itu, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI turut mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera menetapkan tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada Slot Orbit 123 derajat BT tersebut.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman menyampaikan, penanganan perkara korupsi itu akan memenangkan Indonesia dalam gugatan melawan putusan arbitrase internasional.

“MAKI mendesak Kejagung mempercepat penanganan perkara dugaan korupsi sewa satelit Kemenhan dalam rangka membantu pihak Kemenhan memenangkan gugatan perlawanan atas putusan Badan Arbitrase Singapura (International Chambers of Commerce/ICC) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang saat ini sudah dimulai awal persidangannya,” ujarnya.***

 

Heboh TGB Ditegur Pak Jumatri, Ternyata Murid dan Sering Ikut Pengajian

0

Bogordaily.net–Video seorang anggota Brimob bernama Jumatri yang menegur Tuan Guru Bajang (TGB) di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat viral.

Awalnya, TGB yang merupakan Gubernur Nusa Tenggara Barat 2 periode itu mengabadikan momen foto bersama beberapa rombongan didampingi Operations Head ITDC Pari Wijaya dan Komisaris ITDC Irzani.

Setelah berfoto, tiba-tiba datang petugas keamanan dari Brimob Polres Lombok Tengah. Dengan berjalan tegap, ia meminta TGB bersama rombongan untuk meninggalkan lokasi.

“Silahkan kalau sudah selesai foto, untuk langsung kembali, ini bukan tempat umum,” kata Pak Jumatri sambil berjalan menenteng senjata miliknya seperti dilansir Lombokinsider.com.

Kemudian Pari Wijaya menghampiri Brimob tersebut dan menyampaikan kalau ada tamu sambil menunjukkan ID Card berwarna merah (ID Card khusus pegawai).

“Izin pak saya pegawai ITDC, saya izin bawa tamu,” kata Pari tanpa menyebut kalau tamu beliau itu TGB.

“Iya betul pak, saya tahu, saya juga menjalankan tugas,” jawab Pak Jumatri.

TGB belum juga membuka masker, tetapi sesekali tersenyum ke Jumatri lantas menanyakan alamatnya. “Bapak dari mana Pak?” tanya TGB.

“Saya dari Lombok Tengah Pak, tepatnya di Jabar,” jawab pak Jumatri.

 

TGB kembali bertanya. “Jabar dimana maksudnya pak,” tanya TGB kembali.

“Janapria Barat pak,” jawab pak Jumatri disambut gelak tawa TGB beserta rombongan.

“Dulu ada Tuan Guru Athar, tapi sudah wafat,” ungkap TGB kepada Pak Jumatri.

Pak Jumatri tiba-tiba diam dan terlihat termenung.

“Kenal Pak, sebentar dulu, ini Pak Gubernur ya?” tanya Jumatri kepada TGB yang saat itu memakai masker dan topi.

Tak lama, Jumatri terkejut kaget. Ia kemudian mencium tangan TGB.

Rupanya, ia merupakan murid TGD dan sering ikut pengajian mantan Gubernur NTB dua periode tersebut.

“Ya Alloh, ampuuun tuan guru, tiang tidak tanda, tiang sering ikut pengajian tuan guru, maafkan tiang tuan guru,” kata Jumatri.

Ia mengaku sudah lama tidak bertemu dengan TGB. Pertemuan tidak sengaja di Sirkuit Mandalika ini pun bisa mengobati. “Sudah lama saya tidak bertemu TGB, kerinduan saya sangat terobati,” katanya.

“Tidak apa-apa, itu namanya profesional, saya salut atas ketegasan bapak,” kata TGB sambil mengelus-elus pundak Jumatri.

“Maaf Tuan Guru, benar-benar saya tidak tanda,” kata Jumatri lagi-lagi meminta maaf.

“Ngga, ngga apa-apa, bapak telah menjalankan tugas dengan amanah,” sambung TGB kemudian mengajak Jumatri berfoto.

Sambil memeluk Jumatri, TGB lalu meninggalkan lokasi sambil sesekali TGB menanyakan keamanan Sirkuit Mandalika.***