Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6209

Petisi Penolakan Pembangunan IKN Baru Mulai Bergaung, Ini Bukan Waktu yang Tepat

0

Bogordaily.net – Petisi penolakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru, telah diunggah dilaman change.org. Petisi tersebut dibuat dengan tujuan agar tahun 2022-2024 bukan menjadi waktu yang pas untuk pemindahan ibu kota Negara.

Guru besar hukum pidana Universitas Indonesia (UI) Indriyanto Seno Adji menilai wajar ada perbedaan pendapat di antara masyarakat mengenai pemindahan ibu kota.

“Sebagai pengakuan prinsip rule of law, negara menghargai sikap pro kontra terhadap rencana pemindahan IKN dan ada mekanisme hukum atas keberatan,” ujar Indriyanto, dalam keterangannya, Selasa, 8 Februari 2022

Indriyanto meminta pihak kontra mempelajari terlebih dahulu soal pemindahan ibu kota negara. Khususnya, terkait manfaat pemindahan ibu kota negara.

“Jadi tidak terkesan sebagai subjektif non-konstruktif argumen keberatannya tersebut,” ungkap dia.

Menurut Indriyanto, secara universal Undang-Undang (UU) IKN dapat dikategorikan memenuhi salah satu prinsip utama UU yang baik. UU IKN memiliki kegunaan tidak hanya dari sudut pandang biaya hingga manfaat, melainkan juga pemenuhan hak dan rasa keadilan dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Untuk itu, ke depannya diharapkan masyarakat dapat memahami dan memastikan kegunaan yang dapat dicapai oleh negara,” ungkapnya.

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menyatakan petisi penolakan IKN cenderung terlambat. Penolakan itu seharusnya muncul sebelum pengesahan UU IKN

“Jadi itu sudah terlambat, kalau enggak setuju ada judicial review MK (mahkamah konstitusi). Jadi enggak perlu bikin petisi,” ujar Trubus.

Ia menilai petisi itu cenderung memprovokasi dan memberikan pendidikan yang tak baik. Trubus menekankan Indonesia merupakan negara hukum, dan segala sesuatunya harus berdasarkan aturan yang berlaku.

Trubus meminta pemerintah memberikan sosialisasi terhadap publik yang masih kontra dengan kebijakan pemindahan IKN. “Komunikasi publiknya juga perlu dibenahi terkait pemindahan itu,” ucap dia.

Sejumlah tokoh yang meneken petisi penolakan antara lain mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqodas, Sri Edi Swasono, Azyumardi Azra, Din Syamsuddin, Muhamad Said Didu, Faisal Basri, hingga Ahmad Yani.

Polisi Beberkan Kronologi Terbakarnya Mobil Camry Dalam Kecelakaan Tunggal

0

Bogordaily.net – Polisi membeberkan kronologi terbakarnya mobil Toyota Camry pasca terjadi kecelakaan tunggal hingga merengut nyawa anak Gubernur Kalimantan Utara, AKP Novandi Arya Kharisma.

Insiden kecelakaan tragis mobil Toyota Camry terjadi di Jalan Raya Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin,7 Februari 2022 pukul 00.30 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan percikan api diduga muncul usai mobil Toyota Camry menabrak separator busway di dekat lokasi kejadian.

“Di depan separator itu ada jalan turunan, jalan layang Senen. Jadi mungkin melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kemudian menabrak separator, itu mungkin menimbulkan percikan api hingga terjadinya kebakaran,” kata Sambodo kepada wartawan, Selasa, 8 Februari 2022

Berdasarkan keterangan saksi, warga di sekitar lokasi sempat ingin menolong.***

Pakar Biosekuriti Katakan Covid-19 Bukan Penyakit Endemi

0

Bogordaily.net – Pakar biosekuriti memperingatkan Covid 19 tak akan pernah menjadi penyakit endemi. Namun Covid 19 akan selalu berperilaku seperti virus epidemi.

Seorang profesor biosekuriti global di University of New South Wales di Sydney, Raina MacIntyre, mengatakan, meskipun penyakit endemi dapat terjadi dalam jumlah yang sangat besar, jumlah kasus tidak berubah dengan cepat seperti yang terlihat pada virus corona.

“Jika jumlah kasus berubah dengan penyakit endemi, itu perlahan, biasanya selama bertahun-tahun,” ujarnya seperti dilansir dari laman CNBC, Selasa 9 Februari 2022.

Penyakit epidemi, di sisi lain, meningkat pesat selama beberapa hari hingga pekan terakhir. Para ilmuwan menggunakan persamaan matematika, yang disebut R sia-sia (atau R0), untuk menilai seberapa cepat suatu penyakit menyebar.

R0 menunjukkan berapa banyak orang yang akan tertular penyakit dari orang yang terinfeksi, dengan para ahli di Imperial College London memperkirakan omicron bisa lebih tinggi dari 3. Jika R0 penyakit lebih besar dari 1, pertumbuhannya eksponensial, artinya virus menjadi lebih umum dan kondisi untuk epidemi hadir.

“Tujuan kesehatan masyarakat adalah untuk menjaga R efektif, yaitu R0 yang dimodifikasi oleh intervensi seperti vaksin, masker atau mitigasi lainnya, di bawah 1,” ujarnya.

Tapi jika R0 lebih tinggi dari 1, mereka biasanya melihat gelombang epidemi berulang untuk infeksi epidemi yang ditularkan melalui pernapasan. MacIntyre mencatat ini adalah pola yang terlihat pada cacar selama berabad-abad dan masih terlihat pada campak dan influenza. Itu juga pola yang terungkap dengan Covid, di mana kita telah melihat empat gelombang besar dalam dua tahun terakhir.

“Covid tidak akan secara ajaib berubah menjadi infeksi endemik seperti malaria di mana tingkatnya tetap konstan untuk waktu yang lama,” tegasnya.

Itu akan terus menyebabkan gelombang epidemi, didorong oleh berkurangnya kekebalan vaksin, varian baru yang lolos dari perlindungan vaksin, kantong yang tidak divaksinasi, kelahiran dan migrasi.

“Inilah mengapa kami membutuhkan vaksin-plus dan strategi ventilasi yang berkelanjutan, untuk menjaga R di bawah 1 sehingga kami dapat hidup dengan virus tanpa gangguan besar pada masyarakat,” ujar MacIntyre.

Ia menambahkan, peringatan bahwa akan ada lebih banyak varian yang akan datang. Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan varian Covid berikutnya akan lebih menular daripada omicron.

Global Biosecurity, akun Twitter yang mewakili kolektif departemen penelitian UNSW yang mencakup epidemi, pandemi, dan epidemiologi, Covid akan terus menampilkan pola penyakit epidemi yang bertambah dan berkurang.

“Covid tidak akan pernah menjadi endemi,” tulis organisasi itu.

“Ini adalah penyakit epidemi dan akan selalu begitu. Ini berarti ia akan menemukan orang yang tidak divaksinasi atau kurang divaksinasi dan menyebar dengan cepat dalam kelompok tersebut,” tambah UNSW.

Cetak Rekor 17 Ribu Kasus Covid, Malaysia Tetap Buka Perbatasan 1 Maret

0

Bogordaily.net–Lebih dari 17 ribu kasus Covid-19 dilaporkan Malaysia pada, Rabu, 9 Februari 2022. Rekor tertinggi sejak September 2021. Meski melonjak, Malaysia tetap akan membuka perbatasan pada 1 Maret mendatang.

Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan total 17.134 kasus Covid-19. Negeri Jiran terakhir mencatat kasus harian sampai belasan ribu pada 17 September 2021 lalu, dengan 17.577 kasus.

Dilansir dari CNN Indonesia, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengatakan, 99,5 persen kasus Covid-19 baru itu tak bergejala atau bergejala sedang. Sebanyak 58 pasien mengalami infeksi paru-paru, 24 pasien memerlukan oksigen, dan empat pasien menggunakan alat bantu ventilator.

Tak hanya itu, Malaysia mengalami lonjakan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir imbas varian Omicron. Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, bahkan mengatakan negara itu kini tengah menghadapi gelombang Omicron.

Meski demikian, Dewan Pemulihan Nasional Malaysia (NRC) setuju untuk membuka kembali perbatasan bagi semua negara pada 1 Maret mendatang. Langkah ini diambil demi memulihkan ekonomi negara.

“Menteri Kesehatan mengatakan, varian Omicron muncul di seluruh dunia dan di masyarakat. Jadi, kita tak bisa memilih,” kata Kepala NRC, Muhyiddin Yassin, seperti dikutip CNN Indonesia dari Channel News Asia.

Lebih lanjut ia mengatakan, karantina tak diperlukan lagi saat pembukaan kembali itu diterapkan. Meski demikian, tes Covid-19 sebelum keberangkatan dan saat kedatangan masih tetap dibutuhkan.***

KPK Akan Memimpin Pelaksanaan G20, Pemberantasan Korupsi Jadi Agenda Utama Disana

0

Bogordaily.net – Perhelatan G20 akan segera berlangsung, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kini mulai mempersiapkan untuk tampil dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. KPK akan memimpin pelaksanaan forum G20 Anti-Coruption Working Group (ACWG).

KPK akan memimpin pelaksanaan G20 dan sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk perispan Forum G20. Salah satu nya dengan mempersiapkan kebutuhan teknis maupun subtansial.

“Oleh karenanya KPK harus segera bergegas dan mempersiapkan kebutuhan teknis maupun substansialnya secara matang,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana melalui keterangan tertulis, Rabu, 9 Februari 2022.

Wawan mengatakan KPK bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mempersiapkan diri untuk berbicara tentang pemberantasan korupsi di forum internasional itu. Salah satu persiapannya yakni melakukan pelatihan Conference Officer G20 Anti-Corruption Working Group 2022.

Pelatihan itu dilakukan untuk mengasah kompetensi pegawai dalam perhelatan G20 nanti. KPK ingin pelaksanaan acara internasional itu berjalan dengan baik demi memperbaiki upaya pemberantasan korupsi pada skala nasional maupun global.

“Forum G20 ACWG sangat penting dan memiliki skala yang besar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Wawan.

Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari mulai dari 7 Februari 2022 sampai dengan 9 Februari 2022. Sebanyak 35 pegawai KPK mengikuti pelatihan itu secara hybrid.***

Pemerintah Akan Menambah Jenis Vaksin Booster Baru Guna Meredam Kasus Positif Covid-19

0

Bogordaily.net – Melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia, membuat Pemerintah harus menambah jenis vaksin Covid-19 sebagai dosis ke tiga atau booster. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin Sinopharm.

Dengan dikeluarkannya vaksin Sinopharm, diharapkan dapat meningkatkan laju pada vaksinasi. Sehingga dapat membantu meredakan kasus positi Covid-19.

“Penambahan jenis vaksin ini diharapkan dapat meningkatkan laju vaksinasi booster yang perlu dilakukan,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Rabu, 9 Februari 2022.

Wiku mengatakan vaksin booster berfungsi memperkuat pembentukan kekebalan komunitas. Dengan booster, manfaat vaksin dosis pertama dan kedua diyakini semakin moncer.

“Masyarakat yang belum mendapat vaksin booster dapat sesegera mungkin memeriksa status kelayakan pada PeduliLindungi,” papar dia.

Wiku mengatakan vaksin booster berfungsi memperkuat pembentukan kekebalan komunitas. Dengan booster, manfaat vaksin dosis pertama dan kedua diyakini semakin moncer.

“Masyarakat yang belum mendapat vaksin booster dapat sesegera mungkin memeriksa status kelayakan pada PeduliLindungi,” papar dia.

Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemda Provinsi Jabar Tangani COVID-19

0

Bogordaily.net – Hasil survei Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) menunjukkan, masyarakat Jawa Barat puas dengan kinerja Pemda Provinsi Jawa Barat dalam penanganan pandemi COVID-19.

Berdasarkan survei yang melibatkan 1.200 orang sebagai sampel tersebut, sebesar 84,5 persen responden mengaku puas dengan penanganan pandemi COVID-19 di Jawa Barat.

Direktur Operasional dan Data Strategis IPRC Idil Akbar mengatakan, merujuk data tersebut, penanganan pandemi COVID-19 menjadi salah satu program atau kebijakan Pemda Provinsi Jabar di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang berhasil.

“Masyarakat Jawa Barat atau warga Jawa Barat merasa puas dengan apa yang dilakukan oleh Pak Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat dan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal penanganan COVID-19,” kata Idil dalam Rilis Temuan Survei 16-25 Desember 2021 bertajuk Evaluasi Kinerja Program dan Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Masa Pandemi COVID-19, pada Selasa 8 Februari 2022.

Selain itu, kata Idil, masyarakat pun menilai koordinasi atau kerja sama Pemda Provinsi Jawa Barat dengan Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat baik.

Mengacu data survei IPRC, sekitar 62,7 persen responden menjawab kerja sama tersebut berjalan baik.

“Menunjukkan memang pada dasarnya masyarakat atau warga Jawa Barat menilai koordinasi itu dengan cukup baik dan berjalan sebagaimana mestinya,” ucap Idil.

Kemudian, sekitar 86,4 persen responden yakin Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mampu memimpin penanganan pandemi COVID-19.

Menurut Idil, tingkat keyakinan yang tinggi tersebut akan berdampak positif terhadap penanganan COVID-19 di Jabar.

“Keyakinan ini tentu saja akan memberikan dampak positif atas penanganan COVID-19 di Jawa Barat yang memang sejauh ini dari berbagai informasi di pemberitaan sudah dinilai cukup baik,” ucapnya.

Pemda Provinsi Jabar sendiri menerapkan lima prinsip dalam menangani pandemi COVID-19. Kelima prinsip tersebut yakni proaktif, transparan, ilmiah, inovatif, dan kolaboratif.

“Kelima prinsip ini kami terapkan untuk meminimalisasi dampak yang timbul bagi masyarakat, baik kesehatan, ekonomi maupun sosial,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membagikan tips penanganan COVID-19 kepada Gubernur Gorontalo di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin 24 Januari 2022 lalu.***

Viral Video Tali Pocong Hilang Dicuri Malam Jumat Legi, Ini Cerita di Baliknya

0

Bogordaily.netSebuah video merekam kondisi makam yang porak poranda di area pemakaman umum Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Pada video bertuliskan “Meninggal malam Jumat Legi tali pocong jenazah warga Sidoarjo raib dicuri orang” itu pun viral.

Salah satu akun Tiktok @bangsaonline menggungah kondisi makam. Pada video itu tampak makam bekas dibongkar. Bahkan, jenazah almarhum yang wafat terlihat jelas.

Peristiwa pencurian tali pocong terjadi Selasa, 8 Februari 2022 dini hari.

Alam (28), warga Desa Tulangan menceritakan, hilangnya tali pocong almarhum Siti Kalsum warga Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu warga yang bernama Masama sekitar pukul 05.30 WIB. Ia melihat ada satu makam dengan kondisi terbongkar.

“Pertama kali saya dengar kabar itu dari tetangga saya, katanya ada makam yang dibongkar dan dicuri tali pocongnya,” kata Alam seperti dikutip Bangsaonline.com, Rabu, 9 Februari 2022.

Pencurian tali pocong itu itu pun kemudian dilaporkan kepada juru kunci makam. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar ada yang membongkar makam dan mengambil tali pocong jenazah yang meninggal pada Kamis sore, 3 Februari 2022 atau malam Jumat Legi.

“Ada yang ngambil tali pocong almarhumah mungkin dibuat ngilmu, karena meninggalnya malam Jumat Legi,” paparnya.

Alam menambahkan, makam almarhumah Siti Kalsum sebenarnya sudah dijaga setiap malam sejak dikuburkan. Namun, sekitar pukul 02.00 WIB, penjaga pulang meninggalkan makam dan sekitar pukul 05.30 WIB, makam diketahui telah dibongkar.

“Pagi ketahuan sudah rusak dan tali pocong hilang dua,” terangnya.

Setelah kejadian pencurian tali pocong itu, keluarga menerima dengan ikhlas. Tali pocong bagian atas dan bawah yang hilang akhirnya diganti baru. Selanjutnya makam almarhumah Siti Kalsum sudah dirapikan kembali.

Hingga kini belum diketahui pasti tujuan pelaku mencuri tali pocong. Namun, kuat dugaan tali pocong yang dicuri digunakan untuk ilmu mistis.

Sementara itu hingga Rabu, Februari 2022 malam, video sudah diputar 1,3 juta kali dan mendapat lebih dari 2 ribu komentar warganet. Sebagian besar warganet menyangkan aksi pencurian tali pocong itu.

“Kalau di desaku yang meninggal Jumat Legi makamnya dijaga tujuh hari tujuh malam sama pihak keluarga dan sukarelawan,” ucap seorang warganet.

“Masih ada ya orang senekat itu di zaman sekarang,” ujar warganet lain.

“Waduh, bahaya ini aliran ilmu hitam tingkat tinggi,” timpal yang lainnya.***

Bupati Bogor Barupaya Keras Mendorong Desa Membangun

Bogordaily.net—Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini tengah berupaya keras untuk mendorong desa membangun. Pasalnya mayoritas wilayah Kabupaten Bogor terdiri dari pedesaan, sehingga keberhasilan membangun tentunya akan dinilai baik jika desa telah berkembang.

Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa yang handal mutlak diperlukan.

Hal tersebut dikatakan Ade Yasin pada wisuda Sekolah Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor angkatan pertama, di Graha Widya Wisuda IPB University, Dramaga, Rabu 9 Februari 2022.

Sekolah Pemerintahan Desa merupakan salah satu implementasi dari Karsa Bogor Cerdas dan Bogor Maju. Program ini dibiayai APBD Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan tata kelola pemerintahan desa.

Sekolah Pemerintahan Desa di Kabupaten Bogor merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang pelaksanaannya bekerjasama dengan IPB University.

Ade menjelaskan, melalui program Sekolah Pemerintahan Desa ini, tentunya pengetahuan dan keterampilan tentang tata kelola pemerintahan desa, dinamika dan perencanaan pembangunan berbasis data sensus, partisipatif dan spasial, semakin meningkat.

“Saya minta agar hasil data presisi betul-betul diterapkan secara efektif dalam perencanaan pembangunan desa masing-masing, agar pembangunan desa berjalan lancar, tepat tujuan dan sasaran,” kata Ade.

Ade menambahkan, kemudian program padat karya Satu Milyar Satu Desa (Samisade) diadakan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan mempercepat SDG’s desa. Dari total 416 desa, tahun 2018 ada 45 desa yang tertinggal. Berkat kerja bersama semua pemangku kepentingan, kita berhasil mengentaskan 45 desa tertinggal menjadi berkembang, sehingga saat ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Bogor.

“Pemerintahan desa kini diberikan kepercayaan penuh untuk mengelola berbagai anggaran dan program dari berbagai sumber, termasuk program Samisade dari Pemkab Bogor. Dengan kewenangan yang demikian besar, maka kualitas sumber daya aparatur desa yang handal mutlak diperlukan,” tandas Ade.

Ade melanjutkan, Sekolah Pemerintahan Desa ini akan membawa perubahan besar menuju tata kelola pemerintahan desa yang jauh lebih maju dan lebih baik, demi tercapainya masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera, serta terwujudnya visi Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban.

 

Ruslan

Dari Transaksi Sampai Atur Rencana Keuangan, Semua Bisa Pakai BRImo

0

Bogordaily.net –  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya menghadirkan layanan digital yang secara holistik dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan nasabah. BRI pun memiliki financial super apps BRImo yang menjadi andalan nasabah memenuhi berbagai layanan perbankan melalui genggaman tangan saja.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa inovasi terus dilakukan oleh BRI sebagai upaya untuk menjadikan bisnis perusahaan agar lebih customer centric.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kepuasan nasabah terhadap berbagai layanan yang BRI hadirkan, termasuk saat menggunakan BRImo.

“Digitalisasi ini merupakan sebuah perubahan behavior customer yang harus di-support khususnya oleh BRI. BRI memberikan kemudahan bagi masyarakat dan ini kami wujudkan melalui BRImo dan fitur-fitur unggulan yang ada di dalamnya,” jelasnya.

Sebagai financial super apps, nasabah dapat membuka rekening dan mendaftar menjadi pengguna BRImo tanpa harus pergi ke Kantor Cabang.

Keunggulan ini diharapkan dapat menjembatani nasabah yang ingin mengakses layanan perbankan sekaligus mengurangi kontak fisik di masa pandemi ini.

Usai melakukan proses pendaftaran secara digital, nasabah dapat menikmati berbagai fitur unggulan lain di BRImo. Ada fast menu, yakni layanan transaksi cepat sesuai fitur yang diinginkan nasabah.

Transaksi lainnya pun dilengkapi dengan metode Quick Response Indonesia Standard (QRIS) untuk memudahkan nasabah. Fitur QRIS di BRImo tersebut hadir dalam dua cara.

Cara pertama pengguna menunjukkan QRIS pada merchant dan merchant yang akan melakukan pemindaian atau biasa disebut metode Customer Presented Mode (CPM), dalam aplikasi BRImo metode ini juga didukung dengan adanya fitur QR Pedagang sehingga mitra merchant dapat melakukan pemindaian QRIS langsung tanpa perlu tambahan device.

Cara kedua dilakukan sebaliknya yaitu pengguna melakukan pemindaian QRIS yang ada pada merchant atau disebut metode Merchant Presented Mode (MPM).

“Dengan adanya transaksi menggunakan scan QRIS, BRImo memberikan banyak manfaat bagi pengguna, baik customer maupun mitra merchant, diantaranya transaksi menjadi lebih cepat, tidak perlu menggunakan uang tunai, serta aman karena semua QRIS memiliki izin dan diawasi oleh Bank Indonesia,” tambah Handayani.

Tidak sampai di situ, BRImo juga baru dilengkapi dengan fitur pembayaran baru, yaitu BRImo E-Payment yang memungkinkan nasabah untuk checkout atau bertransaksi di e-commerce tanpa harus berpindah aplikasi.

Semua aktivitas transaksi yang dilakukan oleh nasabah dapat terekam lewat fitur mutasi. Fitur tersebut membuat nasabah bisa melihat aktivitas mutasi rekening selama setahun terakhir.

Di samping itu, BRI memberi ruang bagi nasabah untuk lebih bijak mengelola keuangan lewat fitur unggulan berupa Personal Financial Management. Inovasi itu, kata Handayani, menjadi Langkah nyata BRI memberikan edukasi keuangan bagi nasabah.

Handayani juga menyadari bahwa nasabah semakin membutuhkan kemudahan dalam mengkonversi mata uang tanpa harus pergi ke money changer. Maka dari itu, lahir lah fitur konversi valuta asing (valas) yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja hanya melalui BRImo.

Fitur-fitur unggulan tersebut rupanya sukses merebut hati nasabah untuk menggunakan BRImo. Hal ini tercermin dari jumlah pengguna BRImo yang sudah menyentuh 14,15 juta per akhir 2021 dengan laju transaksi yang tumbuh 66,24% year on year (YoY) menjadi 1,27 miliar transaksi.

Pertumbuhan transaksi yang tumbuh pesat tersebut berbanding lurus dengan nilai transaksi di BRImo, internet banking yang tumbuh 119,26% YoY menjadi Rp3,17 triliun.***