Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 6269

Hari Jadi ke-13, Hotel Santika Bogor Bagi-bagi Hadiah!

0

Bogordaily.net – Hotel Santika Bogor berlokasi strategis di tengah Kota Bogor, dengan akses mudah dari Tol Jagorawi, dan memiliki pintu konekting yang terhubung langsung menuju Botani Square Mall. Hotel ini menjadi pilihan tepat untuk anda dan keluarga menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Dalam rangka menjelang hari jadi yang ke 13 pada tanggal 5 Februari 2022 mendatang, Hotel Santika Bogor bagi-bagi berbagai hadiah menarik melalui Giveaway di akun instagram official-nya di @hotelsantikabogor.

Hal ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada tamu-tamu yang telah setia memilih Hotel Santika Bogor sebagai pilihan utamanya untuk ber-staycation di Kota Bogor. Caranya sangat mudah cukup follow @hotelsantikabogor dan @santikahotels serta repost foto menarik pilihan kamu di instagram feed akun pribadi kamu.

Periode dari giveaway ini berlangsung dari tanggal 1 – 28 Februari 2022, lalu pemenang akan diumumkan pada tanggal 1 Maret 2022 di akun instagram @hotelsantikabogor.

Hadiah yang akan dibagikan tidak sembarangan mulai dari 2 Voucher menginap, 1 Voucher FnB di Edelweiss Restaurant, hingga Exclusive Merchandise berupa 1 Mi Smart Band 6.

Wah siapa nih yang tertarik? Yuk ikutan Givewaynya sekarang juga! Kunjungi instagram official Hotel Santika Bogor di @hotelsantikabogor atau di link https://www.instagram.com/hotelsantikabogor/ untuk informasi lebih lanjut.***

BPOM Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinopharm sebagai Booster

0

Bogordaily.net – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) sebagai vaksin dosis lanjutan atau booster bagi Vaksin Sinopharm.

“Sesuai persyaratan penggunaan darurat, BPOM telah melakukan evaluasi terhadap aspek khasiat dan keamanan mengacu pada standar evaluasi vaksin COVID-19 untuk vaksin Sinopharm sebagai dosis booster homolog untuk dewasa 18 tahun ke atas,” ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 2 Februari 2022.

Keputusan ini menjadikan Vaksin Sinopharm menjadi vaksin ke-6 yang digunakan sebagai dosis booster di tanah air. Adapun lima vaksin COVID-19 yang sebelumnya telah mendapat izin penggunaan darurat untuk digunakan sebagai vaksin booster adalah vaksin CoronaVac produksi PT Bio Farma, vaksin Pfizer, vaksin AstraZeneca, vaksin Moderna, dan vaksin Zifivax.

Vaksin Sinopharm ini telah didaftarkan PT Kimia Farma untuk penggunaan booster homolog pada usia dewasa 18 tahun atau lebih yang telah mendapatkan dosis primer lengkap sekurang-kurangnya enam bulan.

Berdasarkan aspek keamanan, penggunaan Vaksin Sinopharm sebagai booster umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Frekuensi, jenis, dan keparahan reaksi sampingan atau kejadian yang tidak diharapkan (KTD) setelah pemberian booster lebih rendah dibandingkan saat pemberian dosis primer.

Adapun KTD yang sering terjadi merupakan reaksi lokal seperti nyeri di tempat suntikan, pembengkakan, dan kemerahan serta reaksi sistemik seperti sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot, dengan tingkat keparahan grade 1-2.

Dari aspek Imunogenisitas, peningkatan respons imun humoral untuk parameter pengukuran antibodi netralisasi dan anti IgG masing-masing sebesar 8,4 kali dan 8 kali lipat dibandingkan sebelum pemberian booster. Respons imun setelah pemberian booster ini lebih tinggi dibandingkan respons imun yang dihasilkan pada saat vaksinasi primer.

“Persetujuan EUA Vaksin Sinopharm ini menambah alternatif vaksin booster homologus untuk platform inactivated virus. Karena itu, kami kembali menyampaikan apresiasi kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin COVID-19 termasuk ahli di bidang farmakologi, metodologi penelitian dan statistik, epidemiologi, kebijakan publik, imunologi, kemudian ITAGI serta asosiasi klinisi atas kerja samanya yang memungkinkan vaksin ini segera rilis ke masyarakat,” pungkas Penny.***

Pemkot Bogor Kembangkan Aplikasi Telemedicine, Peserta BPJS Bisa Berobat Gratis

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tengah mengembangkan aplikasi telemedicine.

Hal ini disampaikan usai ekspose aplikasi telemedicine kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya di Teras Balai Kota, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Rabu 2 Februari 2022.

Aplikasi yang sudah diujicobakan satu bulan di Puskesmas Tanah Sareal ini akan segera dikembangkan ke 25 puskesmas se-Kota Bogor dalam waktu dekat.

“Aplikasi telemedicine yang masih dalam proses perkembangan ini sekarang sedang diujicobakan di puskesmas Tanah Sareal,” ujar Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno.

Retno sapaannya mengatakan, selanjutnya sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor dalam satu sampai dua pekan ke depan aplikasi telemedicine ini akan dikembangkan ke 25 puskesmas se-Kota Bogor.

Sebab, dengan aplikasi ini dapat membantu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk melakukan konsultasi dengan dokter melalui video call dan obat akan diantar ke pasien.

“Jadi pasien cukup mendownload aplikasi ini, mendaftar, memilih konsultasi. Tidak perlu datang ke lokasi, cukup melalui video call dan obat akan diantar,” imbuhnya.

Aplikasi Telemedicine

Dia menegaskan aplikasi ini tidak hanya khusus pasien Covid-19 saja, namun juga untuk semua pasien umum yang ingin konsultasi ke dokter.

Dalam proses perkembangannya telemedicine akan menambah fasilitas dokter kesehatan jiwa, psikolog dan dokter paru juga serta bisa melakukan rujukan dari puskesmas ke rumah sakit.

“Kalau nanti sudah siap di 25 puskesmas akan dilaunching. Saat ini baru pilot project di puskesmas Tanah Sareal dan aplikasi ini juga masih proses pengembangan,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Tanah Sareal, Masayu Rubianti mengatakan, uji coba aplikasi telemedicine di puskesmas Tanah Sareal sudah berjalan sebulan. Diakuinya belum banyak masyarakat yang mengetahui dan mengunduh aplikasi ini sekalipun sudah dipasang leaflet dan banner di puskesmas.

“Kami juga baru tahap sosialisasi dan langsung kami ujicobakan untuk kasus Covid-19,” katanya.

Ia menjelaskan, alur dari penggunaan aplikasi telemedicine ini pasien terlebih dahulu mendownload aplikasinya (baru tersedia di android), kemudian mendaftar dengan memasukkan nama, NIK dan nomor BPJS. Aplikasi itu akan langsung terkoneksi dengan Puskesmas Tanah Sareal.

“Pasien bisa memilih apakah mau melakukan konsultasi via video call atau hanya konsultasi melalui WhatsApp. Setelah konsultasi, dokter akan memberikan resep obat. Resep obat masuk ke bagian farmasi yang kemudian obat tersebut dikirim melalui bantuan indo paket, gojek, grab, atau bisa juga keluarga pasien datang langsung ke puskesmas,” jelasnya.

Masayu menambahkan, aplikasi telemedicine ini tidak hanya untuk pasien Covid-19 saja namun bisa juga untuk masyarakat umum yang ingin konsultasi dan berobat. Dan bagi peserta BPJS Kesehatan, pelayanan di aplikasi telemedicine tidak dipungut biaya alias gratis.

Wali Kota pun ingin di aplikasi ini bisa ditambahkan dengan fasilitas konsultasi kesehatan jiwa di puskesmas.

“Jadi untuk sekarang yang baru bisa memanfaatkan aplikasi ini masyarakat yang faskes satunya di puskesmas Tanah Sareal. Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan aplikasi ini sudah bisa diterapkan di seluruh puskesmas di Kota Bogor,” ungkapnya. (Ibnu Galansa Montazerry)

Gokil! Konten Masak Besar di India sampai Pakai Tangga

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini viral di media sosial yang memperlihatkan masak besar di India. Uniknya lagi, mereka menggunakan tangga untuk mengambil masakan tersebut.

Dalam video tersebut terlihat tangga dimasukkan ke dalam kuali besar untuk mempermudah mereka yang masak, bahkan salah satu di antara mereka ada yang masuk ke dalam kuali untuk mengambil makanan yang sudah masak untuk dinaikkan ke atas.

Dilihat dari video yang dibagikan akun Instagram @delhifoodcrush, masak besar itu dilakukan di makan sufi, Moinuddin Chishti, yang terletak di Ajmer, Rajasthan, India

Baru-baru ini viral di media sosial yang memperlihatkan masak besar di India. Uniknya lagi, mereka menggunakan tangga untuk mengambil masakan tersebut.

Dalam video tersebut terlihat tangga dimasukkan ke dalam kuali besar untuk mempermudah mereka yang masak, bahkan salah satu di antara mereka ada yang masuk ke dalam kuali untuk mengambil makanan yang sudah masak untuk dinaikkan ke atas.***

Megahnya Masjid Selimiye Jadi Simbol Puncak Kejayaan Ottoman

0

Bogordaily.net – Jika berencana ke Turki, jangan cuma ke Cappadocia, Grand Bazaar, Masjid Biru dan Hagia Sophia. Sempatkan mampir ke Edirne yang jaraknya sekitar 4 jam dari Istanbul. Ibu kota pertama Kekhalifahan Turki Utsmani atau Ottoman ini punya banyak spot wisata menarik.

Salah satunya Masjid Selimiye, yang mewakili puncak kejayaan Dinasti Ottoman. Sesuai namanya, masjid didedikasikan untuk Sultan Selim II yang memimipin kala itu

Sultan menunjuk Sinan, arsitek muslim paling berpengaruh di abad ke-16 untuk membuat komplek masjid megah di Edirne.

Pembangunan berlangsung selama 6 tahun (1568-1574). Namun, setahun sebelum masjid rampung Sultan Selim II wafat.

Masjid Selimiye dihiasi satu kubah besar berdiameter 31,5 meter yang ditopang delapan pilar kokoh. Kubah dan dinding masjid dipenuhi kaligrafi dan pola geometris dengan dominasi warna pink dan biru.

ottoman

Corak bunga Tulip terbalik juga banyak terlihat di bagian dalam, sebagai simbol kebun Tulip tempat masjid berdiri. Desain inovatif dengan 999 jendela membuat bagian dalam masjid berlimpah cahaya alami.

Makin elegan, karena dekorasi interiornya menggunakan keramik Iznik kualitas terbaik di zaman itu.

Bagian luar masjid enggak kalah megah, 18 kubah berbagai ukuran bertengger di segala penjuru masjid. Sementara empat menara menjulang setinggi 70,89 meter mendominasi cakrawala kota Edirne. Masing-masing menara memiliki tiga serambi berlapis marmer.

ottoman

Masjid Selimiye terletak di dalam Kulliye, sebuah kompleks besar yang dikelilingi beberapa bangunan, pondok Sultan, dua madrasah, sebuah sekolah dasar, rumah jam, perpustakaan dan pasar tertutup di samping masjid megah ini. Pasar dibangun sebagai sumber pendapatan kompleks masjid.

Masjid Selimiye merupakan karya terbaik Sinan, Sang Arsitek. Dunia mengakuinya sebagai salah satu maha karya jenius dan puncak arsitektur Islam di zaman Kekaisaran Ottoman yang enggak ada bandingannya.

ottoman

400 tahun lebih sejak kepergian Sang Arsitek, karyanya masih menjadi simbol kegemilangan Islam hingga kini. Juni 2011 masjid beserta seluruh bagian kompleksnya masuk dalam daftar warisan dunia UNESCO.***

Gerak Cepat! Ade Yasin Ambil 10 Langkah Pencegahan Antisipasi Lonjakan Covid-19

0

Bogordaily.net – Dalam rangka antisipasi lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bogor, dengan gerak cepat beberapa langkah diambil oleh Bupati Bogor Ade Yasin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk hadapi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor yang dibahas pada Rakor Penanganan Covid-19 Tingkat Kabupaten Bogor di Aula Pendopo Bupati Bogor, Rabu 2 Februari 2022.

Ada 10 langkah yang diambil Bupati Bogor yakni: mengoptimalkan telemedicine, membuat kajian terkait Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan penetapan zona merah, penutupan fasilitas umum seperti area Stadion Pakansari, taman-taman dan area yang berpotensi menyebabkan kerumunan. Kemudian, penindakan terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan, mengaktifkan Kembali Satgas Kecamatan dan Desa, mengoptimalkan aplikasi peduli lindungi, menunda pelatihan-pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek), memaksimalkan vaksinasi, memaksimalkan tracing dan menerapkan Work from Home (WFH) 50% dan menutup jika banyak kasus terkonfirmasi.

Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan bahwa kaitan dengan pendidikan, sebagai upaya meghadapi lonjakan kasus covid-19 langkah yang harus diambil adalah dengan menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa wilayah Cibinong Raya, Bojonggede, Cileungsi dan daerah-daerah yang tinggi keterpaparannya.

antisipasi lonjakan covid-19

Dalam menetapkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan acuan yang jelas, salah satunya sudah masuk dalam zona merah dan kasus ketertularannya tinggi yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.

“Satgas harus menetapkan zona merah untuk Cibinong Raya dan Gunung Putri, termasuk Cileungsi. Ketika membuat surat untuk menunda PTM dengan mengalihkan ke PJJ itu harus berdasarkan data, indikatornya harus ada kenaikan kasus, lalu ditetapkan zona merah, jika sudah ditetapkan zona merah harus ditetapkan PJJ,” beber Bupati Bogor.

Lanjut Ade Yasin menuturkan, langkah selanjutnya yaitu kembali dilakukan penutupan daerah-daerah rawan kerumunan seperti Pakansari. Disana terdapat tempat arena bermain anak, itu harus ditutup dan ditertibkan, sebab kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor ini bukan main-main sudah mencapai 561 hampir 600 per hari.

“Ini bukan angka yang sedikit, perlu penanganan serius untuk menekan peningkatan kasus ini, maka Pakansari ini sebaiknya kita tutup saja,” tegasnya.

Ade Yasin menjelaskan bahwa, antisipasi lonjakan covid-19 ini dirinya akan mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 Kecamatan, Desa, RT dan RW. Perlu disosialisasikan kembali kepada Camat dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

“Kami juga akan aktifkan kembali aplikasi peduli lindungi di tempat-tempat pariwisata, karena masih banyak hotel yang belum mengaktifkan aplikasi peduli lindungi, saya kira ini harus kita perketat lagi, sebelum pusat menetapkan hal-hal yang lebih ketat.

“Karena jika pusat menetapkan level 3 kita tidak bisa apa-apa lagi, untuk itu sebelum ditetapkan jadi level 3, kita dulu yang menjalakan aksi untuk antisipasi,” paparnya.

antisipasi lonjakan covid-19

Lalu katanya, ia juga meminta untuk perangkat daerah untuk menunda pelatihan atau Bimtek di dalam ruangan, jangan sampai dipaksakan yang akhirnya menularkan, karena di dalam ruangan cukup lama dan menginap akhirnya menjadi pusat penularan.

“Memaksimalkan vaksinasi sesuai dengan ketersediaan vaksin, vaksin yang ada segera suntikkan jangan sampai kadaluarsa. Termasuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun terutama sekolah yang berada di wilayah zona merah kalau zona merah habis berangkatlah ke zona aman,” katanya.

Tambahnya, termasuk memaksimalkan vaksinasi di Puskesmas, Dinas Kesehatan segera inventarisir mana Puskemas yang masih punya vaksin untuk segera dihabiskan. Selanjutnya, sosialisasikan telemedicine atau konsultasi kesehatan gratis, viralkan lewat media social, Pemkab Bogor memiliki banyak medsos, baik medsos Pemkab Bogor, medsos dinas, WA grup, sosialisasikan melalui flyer terkait informasi telemedicine konsultasi gratis tentang Covid.

“Berdasarkan surat Kemendagri bahwa 50% ASN WFO dan 50% WFH, dan aktif menerapkan tracing untuk mencegah terjadinya klaster penularan di perkantoran atau dinas. Artinya tidak hanya rumah sakit yang harus dipersiapkan tetapi juga tenaga-tenaga kesehatan.

“Karena Varian Omricon penularannya sangat cepat, jadi kerumunan-kerumunan itu juga mengakibatkan terjadinya penularan,” tandasnya.

Sebagai informasi, turut hadir di kegiatan tersebut yakni, Kapolres Bogor, Ketua PN Cibinong, Sekretaris Daerah, Kepala Disdukcapil, Kepala Bappedalitbang, Kepala Bakesbangpol, Kepala Disbudpar, Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Pol PP serta jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.***

Temui KSP Timur Pratama Indonesia, Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah Segera Lakukan Verifikasi Data

0

Bogordaily.net – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Koperasi Bermasalah terus bergerak dengan melakukan entry meeting bersama KSP Timur Pratama Indonesia di Tangerang, Rabu 2 Febuari 2022.

Satgas bergerak cepat dengan meminta KSP Timur Pratama Indonesia menyerahkan laporan dan data-data yang diperlukan untuk proses verifikasi, yakni data terkait anggota, simpanan, pinjaman, hingga data aset.

Ketua Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah Agus Santoso menyampaikan, bahwa pengurus KSP Timur Pratama Indonesia sudah memiliki itikad baik dengan menyerahkan surender letter kepada Satgas, untuk memperbolehkan melihat data informasi dan keterangan yang akurat.

“Mulai besok tim sudah secara efektif akan masuk untuk melakukan proses verifikasi data-data yang diberikan oleh Koperasi,” ujar Agus.

Selanjutnya, Agus juga meminta kesediaan dari pengurus KSP Timur Pratama Indonesia yang merupakan pengurus baru hasil bentukan Rapat Anggota Luar Biasa, untuk menyelesaikan proses PKPU/homologasi yang telah ditetapkan oleh pengadilan.

“Bagi kepengurusan yang baru tentu hal ini tidak mudah, namun Satgas akan berkoordinasi dengan para anggota Satgas lain seperti pihak Kepolisian, Kejaksaan Agung, dan juga BPN karena tahapan pembayaran PKPU didasarkan pada Asset Based Resolution, yakni baik dari penagihan piutang maupun penjualan aset milik koperasi lainnya,” tegas Agus.

Selain itu, Agus juga menghimbau kepada para Anggota yg meminjam di KSP Timur Pratama Indonesia untuk segera mengembalikan atau mencicil angsuran yang jatuh tempo, sehingga Koperasi dapat terus berjalan dan dapat menyelesaikan pembayaran kepada anggota yang berstatus sebagai penyimpan.

“Kerjasama antara anggota dan pengurus menjadi penting, di mana anggota harus memiliki kepercayaan kepada pengurus serta pengurus juga harus terbuka kepada anggota, sehingga tidak ada hambatan dalam berkomunikasi,” jelas Agus.

Ketua KSP Timur Pratama Indonesia Johanes mengungkapkan, rasa syukurnya atas keberadaan Satgas yang bisa menjadi rekan untuk bekerjasama dan berdiskusi dalam upaya menyelesaikan masalah.

KSP Timur Pratama

“Sebagai pengurus kami bersyukur dengan kedatangan Satgas untuk menjalin komunikasi, sehingga kami tidak merasa sendirian,” kata Johanes.

Lebih lanjut Johanes mengungkapkan, meskipun sebagai pengurus baru yang baru dibentuk pada Bulan Mei tahun 2021 lalu, ia tetap berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Segala situasi akan terus kami diskusikan dengan Satgas, begitupun dokumen juga akan kami siapkan untuk mendukung proses verifikasi. Sebagai pengurus baru kami juga akan terus bekerja keras menyelesaikan proses homologasi yang telah ditetapkan,” pungkas Johanes.***

Penataan Kawasan Suryakencana, Sekda Tinjau Lokasi Relokasi PKL

0

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah memimpin diskusi yang membahas penataan kawasan Suryakencana di Ruang Serbaguna Pasar Bogor, Rabu 2 Februari 2022.

Diskusi yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dalam rangka menindaklanjuti rapat sebelumnya yang digelar pada 21 Januari 2022.

“Pada intinya kegiatan hari ini saya ingin mendapat laporan sesuai hasil rapat sebelumnya terkait penataan Suryakencana, sudah sejauh mana tindak lanjut yang telah dilakukan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah.

Salah satu hal yang dibahas dalam diskusi penataan kawasan Suryakencana adalah, terkait relokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan tempat yang akan dijadikan untuk relokasi.

Sejumlah laporan dan masukkan disampaikan pihak lain yang hadir dalam rakor tersebut, di antaranya aparatur wilayah setempat, para perangkat daerah terkait hingga Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor yang hadir bersama Direktur Operasional serta jajaran Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

Penataan kawasan suryakencana

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kota Bogor, Irwan Riyanto menegaskan, kekuatan kebijakan pimpinan beserta jajaran di lapangan menjadi salah satu langkah yang dapat menentukan penataan Suryakencana.

Untuk itu menurutnya banyak yang harus segera dipersiapkan segala sesuatu dan banyak yang harus dilibatkan.

“Lakukan sesuai aturan yang ada untuk penguatan dalam melakukan penertiban. Kuncinya adalah terus lakukan sesuai timeline,” tegasnya.

Kekompakan semua unsur yang terlibat juga ditegaskan Kepala Dishub Kota Bogor, Eko Prabowo dalam mendukung penataan kawasan Suryakencana.

Syarifah didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Irwan Riyanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dody Ahdiat, Kepala Dishub Eko Prabowo, Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir dan perangkat daerah terkait.

Usai diskusi Syarifah bersama Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Muzakkir dan jajaran serta perwakilan perangkat daerah meninjau lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat relokasi PKL. (Ibnu Galansa Montazery)

Sadio Mane dkk Melaju ke Final Piala Afrika 2021

0

Bogordaily.netSemifinal Piala Afrika 2021 mempertemukan Senegal vs Burkina Faso. Pertandingan yang berlangsung di Stadium Ahmadou Ahidjo, Kamis 3 Februari 2022 dini hari WIB itu dimenangkan Senegal 3-1 pada. Alhamsil Sadio Mane dkk. pun melaju ke final.

Dikutip Detik.com, pertandingan sempat berjalan alot pada sepuluh menit awal. Ancaman pertama baru ada di menit ke-17 saat bola tembakan Bertrand Traore dari serangan balik nyaris merobek gawang Senegal.

Semenit berselang, giliran Senegal yang mengancam. Sadio Mane melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi laju bola masih lemah hingga bisa diatasi kiper Herve Koffi.

Senegal kembali mengancam di menit ke-29. Bola sundulan Cheikhou Kouyate masih belum bisa merobek gawang Burkina Faso setelah lajunya terlalu lemah.

Hassane Bande gagal membawa Burkina Faso memimpin di menit ke-38. Dari jarak yang sangat dekat, bola tembakannya dengan mudah diantisipasi Edouard Mendy. Babak pertama pun tuntas 0-0.

Gol baru tercipta di menit ke-70. Senegal memimpin 1-0 lewat gol Abdou Diallo, yang melanjutkan bola salto tembakan Kalidou Koulibaly.

Senegal memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-76. Sadio Mane melakukan penetrasi ke kotak penalti, yang kemudian mengirimkan umpan untuk ditutaskan menjadi gol oleh Idrissa Gueye.

Burkina Faso memperkecil skor menjadi 1-2 di menit ke-82. Umpan silang dari Issa Kabore dituntaskan dengan dengkul Blati Taure, yang membuat Meny mati langkah.

Burkina Faso lengah di menit ke-87 lantaran asyik menyerang untuk menyamakan skor. Sebuah serangan balik Senegal berbuah gol lewat kaki Sadio Mane di menit ke-87. Senegal menutup laga dengan kemenangan 3-1. Tim besutan Aliou Cisse itu melangkah ke final Piala Afrika 2021 dan berhadapan antara pemenang di laga Kamerun vs Mesir.***

Susunan Pemain:

Senegal: E Mendy; B Sarr, Koulibaly, A Diallo, Ciss; N Mendy, Kouyate, Gueye; Dieng, Diedhiou, Mane.

Burkina Faso: Koffi; Kabore, Tapsoba, Dayo, Yago; Toure, Sangare, Guira; Bandé, Traoré, Bayala.

 

Wow, Denmark Jadi Negara Pertama Bebaskan Masker

0

Bogordaily.netDi tengah pandemi Covid-19 yang menyerang dunia, Denmark melonggarkan warganya memakai masker. Negara Skandinavia itu tidak lagi menganggap wabah corona sebagai penyakit kritis secara sosial.

Denmark pun menjadi salah satu negara Uni Eropa pertama yang membatalkan sebagian besar pembatasan COVID-19. Pembatasan yang paling mencolok yang terlihat menghilang adalah masker wajah, yang tidak lagi wajib di transportasi umum, toko-toko dan untuk pengunjung restoran.

Pihak berwenang hanya merekomendasikan penggunaan masker di rumah sakit, fasilitas perawatan dan kesehatan, dan panti jompo. Pembatasan lain yang tidak lagi diperlukan adalah tiket digital yang digunakan untuk memasuki klub malam, kafe, bus, dan untuk duduk di dalam ruangan di restoran.

Kasus varian Omicron memang melonjak di Denmark, tetapi itu tidak membebani sistem kesehatan dan negara itu punya tingkat vaksinasi yang tinggi.

Dalam beberapa pekan terakhir Denmark mengalami rata-rata lebih dari 50.000 kasus infeksi harian sementara jumlah orang di unit perawatan intensif rumah sakit telah menurun.

Kepala Otoritas Kesehatan Denmark Soren Brostrom kepada televisi Denmark TV2 mengatakan, perhatiannya ada pada jumlah orang di ICU, bukan pada jumlah infeksi.

Menurutnya jumlah itu telah “turun dan turun dan sangat rendah.” Saat ini 32 pasien virus Corona berada di ICU. Beberapa minggu yang lalu, angkanya masih di kisaran 80.

“Saya tidak berani mengatakan bahwa ini adalah perpisahan terakhir untuk pembatasan. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada musim gugur. Apakah nanti akan ada varian baru?” kata Perdana Menteri Mette Frederiksen kepada radio Denmark seperti dikutip Detik.com.

Pemerintah Denmark tetap memperingatkan peningkatan infeksi bisa terjadi dalam beberapa minggu mendatang dan mengatakan, vaksinasi keempat mungkin diperlukan. Otoritas kesehatan juga mendesak warga Denmark untuk dites secara teratur.

Sementara itu pada 2020, Denmark menjadi salah satu negara Eropa pertama yang menutup sekolah karena pandemi dan memulangkan semua pegawai negeri di sektor-sektor yang tidak kritis.***