Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 6501

Rayakan Hari Jadi Ke-3, Cilebut Art Project Pererat Hubungan Antar Komunitas Seni

0

Bogordaily.net – Cilebut Art Project (CAP) mempertingati hari jadi ke-3 dengan mengusung tema Bahagia, Bersukaria dan Berbagi Rasa. Perayaan diisi sejumlah pementasan kesenian di Joglo Keadilan, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Sabtu 11 Desember 2021.

Selain untuk memperingati hari jadi, perayaan ini juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan antar komunitas seni.

Beragam pementasan seni yang ditampilkan secara apik. Mulai dari musik, teater, puisi serta stand up comedy. Dipuncak acara menampilkan spesial perfom dari Febry Rufi dan juga band Katapel ditutup Khaladien Bukan Band.

Ketua Cilebut Art Project Zody Prasetyo, menjelaskan bahwa komunitas CAP adalah sebuah wadah khususnya untuk para pemuda di wilayah Cilebut yang ingin menyalurkan bakat seni.

Pementasan teater di peringatan hari jadi Cilebut Art Project ke-3, malam, di Joglo Keadilan, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Sabtu 11 Desember 2021. (Foto: Irfan Ramadhan)

“jadi nama komunita seni kita berasal dari daerah asal kita. Namun tidak menutup kemungkinan bagi temen-teman di luar Cilebut, untuk ikut bergabung,” katanya kepada bogordaily.net di sela-sela pertunjukan, Sabtu 11 Desember 2021, malam.

Lebih lanjut Zody menceritakan perayaan hari jadi yang ke-3 ini banyak diapresiasi komunitas seni lainnya. Banyak tamu undangan yang datang berasal dari luar Bogor.

Suasana di di Joglo Keadilan, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Sabtu 11 Desember 2021.

“Alhamdullilah perayaan berjalan lancar dan meriah,”tambahnya.

Zody juga berharap kedepannya, Cilebut Art Project terus berkreasi dan semakin berkembang dalam kesenian. Ia juga ingin nantinya ada perayaan ditahun selanjutnya.

“Semoga CAP terus ada dan berkreasi, untuk lebih mencintai kesenian dan tentunya tetap kompak, solid,” pungkasnya.***

Pemkot Bogor Tekan 10 Persen Produksi Sampah Plastik

0

Bogordaily.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor bersama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, melaunching program ‘Pasar Bebas Plastik’ Kota Bogor yang digelar Pasar Kebon Kembang, Blok F lantai 1, Jalan Dewi Sartika, RT04/RW06, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin 13 Desember 2021. Program tersebut diharapkan dapat menekan sampah plastik hingga 10 persen.

Dalam kesempatan itu hadir Wali Kota Bogor Bima Arya, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir, Dirum Perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin, Direktur Operasional (Dirops) Perumda PPJ, Deni Ari Wibowo, Kepala DLH Kota Bogor, Deni Wismanto, Program Manager di Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik Adithiyasanti Sofia dan Forkopimda.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan, kebijakan Kota Bogor tanpa kantong plastik diperluas, bukan saja di toko modern atau minimarket tetapi juga di pasar-pasar tradisional.

“Kita mulai pertama tahapnya di pasar Kebon Kembang Blok F, kemudian pasar basah nya perlu proses, tapi ini sudah siap sudah sosialisasi toko-toko. Saya juga di contohkan belanja tidak ada masalah, perwali ini kan kita akan revisi, agar bukan toko modern tapi masuk ke pasar-pasar,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan.

Bima menyampaikan, persentase sampah plastik perhari itu berkurang nya 10 persen. Ini cukup segnifikan, kalau perhari 2,5 ton memalui program ini sampah plastik dapat ditekan hingga 10 persen.

“Penyumbang paling besar plastik itu ya dari pasar,” ujarnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor bersama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, melaunching program ‘Pasar Bebas Plastik’, Senin 13 Desember 2021.

Bima juga mengingatkan kepada produsen agar mendukung kebijakan Nasional terkait penggunaan kantung plastik. Nantinya akan di komunikasi kan kalau ngirim ke Kota Bogor tidak usah pakai kantung plastik.

“Ini perlu koordinasi dengan kebijakan pusat supaya sinergis,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Program Manager di Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik Adithiyasanti Sofia menambahkan, kegiatan plastik ini awalnya plastik berbayar di tahun 2016. Saat ini ada 60 Kota dan Kabupaten yang sudah punya program pengurangan sampah kantong plastik.

“Bogor ini yang punya peraturan nomer tiga di Indonesia. Untuk pasar sendiri ada beberapa Kota, ada di Jakarta, Bandung, Bogor, Banjarmasin, Bali dan Surabaya. Jadi ada beberapa Kota yang sedang kita uji coba pasar bebas plastik,” jelasnya.

Kemudian kebijakan perwalinya akan direvisi. Pihak nya akan bantu untuk pendampingan dan sosialisasi program di Bogor karena sudah berjalan satu tahun.

“Jadi Bogor itu Kota pertama di Jawa yang punya peraturan ini, memang pada kenyataan tantangannya adalah konsistensi nya, jadi sebenernya program ini untuk meningkatkan lagi peraturan sebelumnya di ritel modern atau di pasar tradisional. Jadi supaya ditingkatkan lagi biar engga kendor lagi,” bebernya.

Adithiyasanti Sofia menuturkan, sekitar sebulan sampai 13 persen sampah plastik di keseluruhan sampah di Kota Bogor, jadi harapannya walaupun kecil tapi ini beban Pemerintah untuk mengelola sampahnya sendiri.

Terpisah, Manager K3 Perumda Pasar Pakuan Jaya Ir. Dedi Soeharto mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan diet kantung plastik di pasar rakyat yang didukung penuh oleh GIDKP dan DLH Kota Bogor.

“Karena merupakan budaya yang baik bagi kita semua dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan tempat kita dan anak cucu kita tinggal,” katanya.

Meski demikian, mengganti kantung belanjaan yang selama ini memberikan kontribusi yang besar bagi penumpukan sampah plastik di lingkungan adalah langkah yang baik dan perlu dilakukan.

“Semoga para pedagang dan pembeli memiliki kesadaran dan kemauan bersama untuk mensukseskan kegiatan ini,” tandasnya.*

Artis Berinisial BJ yang Ditangkap Polisi Karena Narkoba Ternyata Bobby Joseph

0

Bogordaily.net – Artis berinisial BJ yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba ternyata Bobby Joseph. Polisi pun menjelaskan kronologi penangkapan Bobby Joseph.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan Bobby Joseph ditangkap pada 9 Desember 2021.

“Kejadian berawal pada Kamis malam, 9 Desember 2021 berdasarkan aduan dari masyarakat adanya transaksi narkoba. Lalu Polres Tangsel menindaklanjuti kasus tersebut, namun transaksi ini dipindahkan tempatnya di Kalideres, Jakbar di Jalan Kintamani,” jelas Kombes Pol E Zulpan di Polres Tangerang Selatan, Senin 13 Desember 2021.

“Lalu dilakukan penangkapan, yang ditangkap pada saat itu adalah saudara Bobby Joseph,” lanjutnya.

Bobby Joseph ditangkap dini hari pada pukul 1.30 WIB. Dari tangan Bobby Joseph ditemukan beberapa barang bukti yang disembunyikan di dalam kemasan rokok.

“Ditangkap Jumat dini hari pukul 01.30 malam, adapun barang bukti yang disembunyikan dalam rokok kemudian dibungkus plastik, yaitu sabu seberat 0,49 gram, kemudian saat di tes dia positif sabu,” tegasnya.

Bobby Joseph sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan. Bobby Joseph terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman empat sampai dua puluh tahun.***

Sumber: Detik.com

 

Korporasi Petani dan Nelayan Melalui Koperasi Modern

0

Bogordaily.net – Dalam mewujudkan transformasi ekonomi, Presiden Jokowi memberikan arahan untuk membentuk kebijakan korporasi petani dan nelayan melalui Koperasi. Di mana petani dan nelayan didorong untuk berkelompok, berkorporasi agar memiliki skala ekonomi yang lebih efisien dalam mengakses pembiayaan, informasi, teknologi, serta pemasarannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Devi Rimayanti pada acara webinar Koperasi Virtual Expo 2021 secara daring, Minggu. (12/12/2021).

“Tujuan dibentuknya korporasi petani dan nelayan adalah agar dapat meningkatkan skala ekonomi, meningkatkan pendapatan, serta meningkatkan produktivitas petani dan nelayan”, Ujar Devi.

Dalam mewujudkan korporasi petani dan nelayan ini, akan dilakukan pengembangan korporasi petani dan nelayan menjadi proyek percontohan bagi petani dan nelayan agar bisa ditiru di daerah lain, mendorong kredit KUR untuk membangun skala ekonomi yang lebih luas, hingga membangun ekosistem petani dan nelayan untuk disambungkan kepada perusahaan teknologi terkait seperti Tani Hub atau Sayur Box.

“Pemerintah juga akan melakukan tindak lanjut berupa penyiapan regulasi untuk mendorong terciptanya ekosistem bisnis pengembangan Koperasi petani dan nelayan”, tambah Devi.

Selain itu, korporasi petani dan nelayan ini juga didukung dengan penerapan corporate farming, yakni konsolidasi lahan kecil menjadi lahan ekonomi yang lebih efisien, kemudian diberikannya kemudahan akses pembiayaan, konsolidasi kelembagaan, pelibatan offtaker, adopsi inovasi teknologi dan digitalisasi, sinergi, hingga dukungan logistik.

“Sehingga untuk menciptakan korporasi ini kita tidak hanya berbicara terkait pertanian dan nelayan, tetapi menjadi sebuah transformasi agribisnis yang utuh dan berkelanjutan”, kata Devi.

Indonesia sendiri memiliki 127.124 unit Koperasi, baik primer nasional, primer provinsi, dan primer Kabupaten/Kota. Di mana Koperasi terbagi kedalam lima jenis yaitu koperasi konsumen, koperasi produsen, koperasi simpan pinjam, koperasi pemasaran, serta koperasi jasa.

Sedangkan melalui PP No. 7 Tahun 2021 terdapat kebijakan pengembangan koperasi sektor tertentu yang tertuang pada pasal 25, yakni Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah melakukan pemberdayaan bagi koperasi yang melakukan kegiatan usaha tertentu pada sektor kelautan dan perikanan, angkutan perairan Pelabuhan bongkar muat, kehutanan, dan pertanian.

“Pada sektor kelautan dan perikanan, pemerintah bekerjasama dengan koperasi perikanan untuk menyelenggarakan tempat pelelangan ikan, sedangkan pada sektor pertanian Pemerintah memberikan kesempatan berusaha bagi koperasi melalui pengembangan bisnis koperasi petani model koperasi”, jelas Devi.

Kementerian Koperasi dan UKM juga mengembangkan program Koperasi modern, yakni koperasi diharapkan dapat menjalankan kegiatan dan usahanya dengan tata Kelola koperasi yang baik, memiliki daya saing, dan aktif dalam perubahan. Koperasi modern sendiri dapat dilihat dari 3 pilar, yakni pilar kelembagaan, pilar usaha, dan pilar keuangan.

“Deputi Perkoperasian sendiri memiliki indikator utama untuk memenuhi jumlah koperasi modern sebanyak 500 Koperasi pada tahun 2024. Di mana target secara rinci antara lain 100 koperasi di tahun 2021, 150 Koperasi di tahun 2022, 150 Koperasi di tahun 2023, dan 100 Koperasi di tahun 2024”, tutur Devi.

Tahun 2021 menjadi tahun permodelan Koperasi modern, yakni dengan dilakukannya profiling pada 100 koperasi modern serta menyiapkan regulasi dan kebijakan pengembangannya. Pada tahun 2022 akan dilakukan replikasi koperasi modern di berbagai sektor usaha, yang didukung oleh Bimbingan Teknis, evaluasi dan monitoring, serta penyempurnaan desain koperasi modern.

Selanjutnya di tahun 2023 dilakukan masivikasi koperasi modern sesuai dengan kriteria yang diharapkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, dan pada tahun 2024 merupakan tahun pemantapan, yakni dilakukan publikasi koperasi modern secara massal yang mana diharapkan koperasi sudah bisa sejajar dengan PT.

“Indikator dari keberhasilan koperasi modern sendiri adalah adanya peningkatan anggota, peningkatan aset, peningkatan modal, serta koperasi yang transparan dan akuntabel”, pungkas Devi.***

MU Kena Badai Covid-19, Pertandingan Melawan Brentfor Dibatalkan

0

Bogordaily.net – Sejumlah klub Liga Inggris mulai kena badai Covid-19, setelah sebelumnya Tottenham Hotspur, kini giliran Manchester United yang mengalaminya.

Setan Merah dilanda corona setelah klub tersebut menang atas Norwich City. Ada beberapa pemain dan staf klub positif Covid-19.

MU meraih kemenangan keduanya di Liga Inggris bersama Ralf Rangnick saat melawat ke markas Norwich di Carrow Road, Minggu 12 Desember 2021 dini hari WIB.

Satu-satunya gol kemenangan MU dibuat Cristiano Ronaldo lewat titik putih pada menit ke-78. Skor 1-0 tersebut sudah cukup mengantarkan MU mendekati posisi empat besar dengan 27 poin di posisi kelima, selisih satu poin dari West Ham.

Sayangnya, hasil itu harus dibayar mahal ketika sehari setelahnya, MU dikabarkan mendapat serangan virus corona. Dikutip BBC Sport, beberapa pemain dan staf dinyatakan positif Covid-19 saat melakukan tes sebelum latihan di Carrington sehari setelah laga kontra Norwich.

Para pemain yang terpapar virus asal Wuhan tersebut lantas dipulangkan untuk menjalani karantina sesuai protokol kesehatan di Inggris.

Nantinya para pemain dan staf pelatih menyesuaikan jadwal pemain untuk menjalani latihan virtual. Selain itu juga ada kemungkinan latihan masih bisa dihelat tanpa full-body contact.

Dengan demikian, duel Brentford vs MU di Brentford Community stadium, Rabu 15 Desember 2021 dini hari WIB kemungkinan besar akan ditunda dan dijadwal ulang.

Selain MU, rupanya ada juga Aston Villa yang diserang virus corona. Tapi, berbeda dengan Brentford vs MU, duel Norwich vs Villa tengah pekan ini tetap dihelat sesuai jadwal.

Di Inggris, termasuk Eropa, memang lagi meningkat angka penularan kasusnya setelah adanya varian baru Omricon. Bahkan Tottenham Hotspur membatalkan laganya dalam beberapa pekan terakhir.

Sumber: Detik.com

 

Rizal Ramli Dukung Ketua KPK Firli Bahuri Terkait Presidential Threshold Nol Persen

0

Bogordaily.net – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkapkan alasan mendasar mengapa Presidential Threshold harus (PT) nol persen, yakni biaya politik mahal dan akhirnya membuat banyak kepala daerah maupun anggota legislatif melakukan tindak pidana korupsi.

Ekonom senior Rizal Ramli mengamini alasan Firli. Mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurahman Wahid ini bahkan mengungkap bahwa seseorang bisa menjadi Calon Presiden harus mengeluarkan uang minimal Rp 1 triliun.

Jumlah ini, kata Rizal, berbeda jika seorang ingin menjadi kepala daerah. Harganya berbeda-beda, mulai dari jadi Bupati, Walikota hingga Gubernur.

Belum lagi, sambung Rizal, untuk bisa diusung oleh partai politik, juga harus mengeluarkan uang yang tak sedikit.

“Ketua KPK benar sekali. Akibat ambang batas, sewa partai: Rp 30-60 miliar untuk Bupati, Rp100-300 miliar Gubernur, minimal Rp 1 triliun untuk Capres. Nol-kan (PT) !” tulis Rizal Ramil di akun Twitternya, Minggu malam 12 Desember 2021.

Keluhan-keluhan kepala daerah maupun anggota legislatif itu disampaikan saat Firli melakukan kunjungan ke berbagai daerah dalam rangkaian kegiatan rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda dan APH maupun kegiatan sosialisasi pendidikan antikorupsi yang memang digalakan oleh KPK lewat program Trisula pemberantasan korupsi.

“Semua para kepala daerah mengeluhkan besarnya biaya Pilkada, anggota legislatif juga mengatakan mahal. Sehingga banyak yang melakukan korupsi,” kata Firli menjelaskan maksudnya agar PT 0 persen, Minggu sore 12 Desember 2021.

Firli miris, ketika di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tempatnya dilahirkan saat ini tidak ada Bupati definitif, lantaran Bupati Kuryana Azis meninggal dunia, namun tak bisa digantikan oleh Wakil Bupatinya Johan Anuar yang divonis delapan tahun penjara akibat melakukan tindak pidana korupsi.

“Sekarang ribut karena tidak ada kesepakatan sembilan parpol untuk mengajukan calon Bupati sehingga sampai sekarang tidak ada Bupati definitif. Kenapa ini terjadi, karena politik transaksional,” ungkap Firli.

Begitu juga, sambung Firli, di Kabupaten Muara Enim, dimana Bupati Muara Enim Ahmad Yani lebih dulu dicopot dari jabatannya setelah divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Palembang atas kasus suap proyek pembangunan jalan yang merugikan negara Rp130 miliar.

Juarsah, Wakil Bupati Muara Enim kemudian dilantik sebagai Bupati Muara Enim menggantikan Yani. Namun, ia ikut ditahan KPK terkait kasus suap fee proyek yang sama di masa dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati.

“Bahkan saat ini anggota DPRD Kabupaten Muara Enim 10 orang berperkara korupsi ditangani KPK,” imbuh Firli miris.

Disisi lain, harapannya agar Preshold 0 persen lantaran komandan pemberantasan korupsi itu hanya ingin Indonesia mampu mewujudkan seluruh tujuan nasionalnya. Oleh karena itu, Firli menegaskan, tidak ada hal lain selain membersihkan negara dari praktik-praktik korupsi.

“Sekarang saya mengajak untuk menyatakan bahwa korupsi adalah musuh bersama (common enemy) sama dengan Covid-19. Untuk itu mari kita bersama-sama berantas korupsi dengan orkestrasi dipimpin Presiden RI,” tandas Firli.

Sumber: RMOL.ID

BMKG: Siang Hari Kota Bogor Diguyur Hujan Hingga Malam

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), merilis data tentang prakiraan kondisi cuaca, suhu udara, kecepatan dan arah angin hingga tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor, Senin 12 Desember 2021.

Pada pukul 07:00 WIB, kondisi cuaca Kota Bogor mengalami cerah berawan dengan suhu 25° Celcius, kelembapan udara 80 persen, kecepatan angin 0 km/jam, arah angin dari Selatan.

Pada pukul 10:00 WIB, kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu 29° Celcius, kelembapan udara 70 persen, kecepatan angin 0 km/jam, arah angin dari Selatan.

Selanjutnya pukul 13:00 WIB, kondisi cuaca mengalami hujan sedang dengan suhu 29° Celcius, kelembapan udara 65 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Barat.

Kemudian pada pukul 16:00 WIB, kondisi cuaca hujan sedang dengan suhu 27° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Barat Daya.

Lalu pukul 19:00 WIB, kondisi cuaca hujan ringan dengan suhu 25° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 0 km/jam, arah angin dari Selatan.

Kemudian pukul 22:00 WIB, kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 95 persen, kecepatan angin 0 km/jam, arah angin dari Selatan.*

Update Lokasi SIM Keliling di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Polres Bogor Kota memperbaharui lokasi SIM keliling di Kota Bogor, fasilitas ini agar mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjang SIM A dan SIM C.

Dilansir dari akun Twitter @PolresBogorKota, berikut jadwal SIM Keliling Polres Bogor hari ini, Senin 13 Desember 2021. Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, berada di Lippo Plaza Kebun Raya.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Polres Kota Bogor melayani pelayanan SIM keliling Bogor yang bisa merapat ke lokasi yang sudah di tentukan di antarnya layanan SIM keliling khusus untuk perpanjang, melayani SIM online.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Layanan SIM Keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C yang dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru.

Layanan SIM keliling Kota Bogor berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku,
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli,
3. Bukti Cek Kesehatan.

Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). *

Menteri Teten Tekankan Pentingnya Bangun Ekosistem Untuk Perluas Pasar Produk UMKM

0

Bogordaily – Masalah supply chain masih menjadi tantangan utama bagi pengembangan pasar produk UMKM. Padahal, Indonesia memiliki banyak produk dengan aneka jenis dan ragam. Tapi, kapasitas produksi para pelakunya masih kecil-kecil.

Hal itu diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, pada kegiatan Bazar Indonesia Hitz dan Sunday Lunch Fashion Show, di Kota Bogor, Minggu 12 Desember 2021.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, melihat beragam pruk dari UKM pada kegiatan Bazar Indonesia Hitz dan Sunday Lunch Fashion Show, di Kota Bogor, Minggu 12 Desember 2021. (Foto: Istimewa)

Acara tersebut menampilkan kolaborasi UMKM Pembatik Bogor dan tiga desainer dari Kota Bogor, diselenggarakan PT Bawa Indonesia Global (BIG). MenKopUKM mencontohkan, permintaan gula semut dari Eropa dan AS begitu besar.

Namun, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, para pelaku UMKM, yang rata-rata masih level mikro dan kecil, perlu terus mendapat agregasi.

“Saya selalu mengajak para kepala daerah untuk memilih dan menentukan satu atau beberapa produk unggulan khas daerahnya untuk kita kembangkan kualitas produk dan pemasarannya,” jelas Teten.

Oleh karena itu, Teten pun menyambut baik platform digital BogorHitz Commerce sebagai wadah produk-produk UMKM unggulan Kota Bogor dan Bogor Raya dapat bersaing, tidak hanya di level nasional, namun siap berlaga di seluruh dunia.

MenKopUKM menekankan pentingnya transformasi digital UMKM Indonesia. Pasalnya, diproyeksikan kekuatan ekonomi digital Indonesia akan bertumbuh delapan kali lipat di 2030 atau mencapai Rp4.531 triliun.

Dengan potensi tersebut, pihaknya terus mempercepat UMKM onboarding ke dalam ekosistem digital.

Saat ini, telah mencapai 24,9 persen atau sebesar 16,4 juta UMKM yang sudah onboarding.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa produk UMKM harus mendapat sentuhan khusus, agar lebih diminati pasar global.

“Harus ada nuansa moderennya, namun juga menonjolkan sisi etnik atau nuansa lokalnya,” kata Bima.

Tahun depan, aku Bima, Pemkot Bogor akan membangun pedestrian di seputaran Jalan Pajajaran yang banyak dikelilingi kuliner khas Bogor, kafe, restoran, hingga hotel.

“Saya menyebut langkah ini sebagai nasionalisme kosmopolitan,” ujar Bima.

Sementara Komisaris PT Bawa Indonesia Global (BIG) Eka Sari Lorena Soerbakti mengatakan, pihaknya akan mendorong produk UMKM yang telah dikurasi BIG agar lebih dikenal, sehingga pemasarannya bisa meluas.

“Kita membangun platform digital namun sifatnya lebih local commerce,” kata Eka.

Belum lama, Pemkot Bogor berkolaborasi dengan BIG sudah menghadirkan platform pasar digital https://www.bogorhitz.com/ yang menjual produk-produk khas Bogor.
Mulai dari kerajinan, batik, makanan/minuman olahan, pakaian, dekorasi rumah hingga hobi dan koleksi lainnya.***

Hanya saja, Eka akan fokus kepada satu atau beberapa produk asli dan khas daerah untuk bisa diangkat dan dikembangkan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, berbincang dengan pelaku usaha UKM pada kegiatan Bazar Indonesia Hitz dan Sunday Lunch Fashion Show, di Kota Bogor, Minggu 12 Desember 2021. (Foto: Istimewa)

“Tak hanya siapkan e-commerce, kita juga bikin e-logistic dengan nama Bawain. Karena, banyak produk bagus tapi biaya logistik mahal,” ungkap Eka.

Untuk itu, Eka melakukan kolaborasi dengan PT Pos dan JNE. Dia juga terus menjalin komunikasi dengan banyak pihak untuk memperluas pasar. Misalnya, mengirim Batik khas Bogor ke Amerika Serikat.

“Kolaborasi merupakan hal yang penting, ditambah dengan kreatifitas luar biasa bagi produk UMKM,” imbuh Eka.

Selain itu, lanjut Eka, pihaknya juga mendukung finansial bagi UMKM yang unggul untuk masuk pasar global. “Kita ciptakan ekosistem bagi produk UMKM,” pungkas Eka. ***

Peduli Korban Semeru, Tansa Guyub Galang Dana di Yasmin

0

Bogordaily.net – Sejumlah Organisasi sosial dan Kepemudaan, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, melakukan kegiatan sosial dengan bertemakan “Tansa Guyub”, untuk membantu korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, yang menelan puluhan korban jiwa.

Aksi solidaritas dilakukan, menggalang dana di Simpang, Yasmin Kota Bogor kepada para pengendara yang melintas, Minggu 12 Desember 2021.

Kegiatan tersebut melibatkan beberapa organisasi masyarakat, antara lain, Pemuda Pancasila (PP), Karang Taruna, Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Generasi Pemuda Ka’bah (GPK), Satria Gerindra, GM Kiara dan Gerakan Muslim Penyelamat Akidah (Gempa).

Ketua Karang Taruna Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Agus Eriska Iskandar menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk spontanitas solidaritas untuk meringankan beban para korban Erupsi Semeru.

“Kita ingin memberikan sedikit bantuan dengan gerakan bersama-sama. Duka mereka adalah duka kita,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua PP Kecamatan Tanah Sareal, Yadi mengaku senang dengan kegiatan solidaritas yang melibatkan beberapa organisasi ini. Menurutnya, setiap organisasi masyarakat harus guyub untuk kebaikan.

Tansa guyub
Penggalangan dana di Simpang, Yasmin Kota Bogor kepada para pengendara yang melintas, Minggu 12 Desember 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Kita membuktikan bahwa keberadaan kami ada di tengah-tengah masyarakat. Khususnya untuk membantu meringankan beban masyarakat Lumajang, yang saat ini tengah tertimpa musibah,” ujarnya

Terpisah, Ketua Gempa Kecamatan Tanah Sareal, Rudi Mahardika Putra merasa tersentuh untuk ikut melakukan gerakan solidaritas ini.

Pihaknya juga mengajak para anggota untuk ikut serta membantu rekan-rekan di lapangan.

“Alhamdulillah, animo masyarakat cukup baik. Keberadaan kami di lampu merah sangat dihargai. Hal ini dibuktikan dengan terkumpulnya sejumlah rupiah untuk bantuan mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Sebagai informasi, donasi yang sudah terkumpul sebanyak Rp1,2 juta dan kegiatan solidaritas “Tansa Guyub” ini akan dilanjutkan dengan mendatangi sejumlah perusahaan swasta yang ada di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. (Ibnu Galansa Montazerry)