Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6535

Ralf Rangnick Datang ke MU, Jurgen Klopp  Ketar-Ketir

0

Bogordaily.net – Rencana kedatangan Ralf Rangnick ke Manchester United ternyata membuat Jurgen Klopp pelatih Liverpool yang merupakan tim rival bebuyutan MU, mulai ketar-ketir. Menurutnya kedatangan Ralf Rangnick merupakan kabar buruk bagi tim lain.

Ralf Rangnick akan mengisi pos interim manager atau pelatih sementara setelah Manchester United memecat Ole Gunnar Solskjaer Minggu akhir pekan kemarin. Kabarnya, pria asal Jerman itu akan naik pangkat jadi Direktur Teknik musim depan.

Mengetahui hal ini, rekan senegara Rangnick, yang tak lain adalah ‘muridnya’, Jurgen Klopp, mengatakan bahwa manajer hebat akan datang ke Liga Inggris, dan itu bukan berita baik.

“Kabar buruk, seorang pelatih hebat datang ke Liga Inggris, begitulah adanya, ke Manchester United,” katanya.

“Ralf jelas merupakan manajer yang sangat berpengalaman. Dia membangun dua klub antah berantah menjadi ancaman dan kekuatan mengerikan di Jerman, yakni Hoffenheim dan Leipzig.”

“Manchester United akan terorganisir di lapangan, kita harus menyadari itu, dan ini jelas bukan kabar baik bagi tim-tim di Liga Inggris,” ujar Jurgen Klopp menambahkan.

Jika Anda merasa bahwa Jurgen Klopp sebagai penemu filosofi gegenpressing, maka Anda salah. Justru Klopp berguru pada Rangnick.

Gegenpressing adalah bentuk ekstrim dari forward pressing di mana tim berusaha untuk mendapatkan kembali kepemilikan segera setelah kehilangan bola. Ini adalah sistem yang digunakan Jurgen Klopp untuk memberikan pengaruh besar di Liverpool.

Rangnick juga dikenal karena mempopulerkan zonal marking. Timnya juga dikenal memainkan sepak bola menyerang tingkat tinggi dan dia akan cocok di Manchester United.***

Prakiraan Cuaca Kota Bogor 27 November 2021 : Hujan Lebat Siang Hari

0

Bogordaily.netBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), merilis data tentang prakiraan cuaca, suhu udara, kecepatan, arah angin dan tingkat kelembapan udara, di semua wilayah di Indonesia, termasuk Kota Bogor pada Sabtu 27 November 2021.

Berikut prakiraan cuaca Kota Bogor hari ini :

Pukul 07:00 WIB : Cuaca berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Barat Daya.

Pukul 10:00 WIB : Cuaca hujan ringan dengan suhu 28° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Selatan.

Pukul 13:00 WIB, Cuaca hujan lebat dengan suhu 29° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 20 km/jam, arah angin dari Selatan.

Pukul 16:00 WIB : Cuaca hujan sedang dengan suhu 27° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 20 km/jam, arah angin dari Selatan.

Pukul 19:00 WIB : Cuaca hujan ringan dengan suhu 25° Celcius, kelembapan udara 80 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Selatan.

Pukul 22:00 WIB, : Cuaca berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 90 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Selatan.

Memasuki musim hujan, BMKG mengingatkan potensi adanya hujan dengan intensitas ekstrem. Hal itu tentu berpengaruh terhadap keselamatan dan kesehatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat pada Oktober 2021 lalu sudah ada 100 kejadian bencana di Kota Bogor. Sebagiannya merupakan bencana hidrometeorologi alias bencana yang disebabkan oleh curah hujan, kelembapan, temperatur, dan angin.

Setidaknya dalam sebulan kemarin terdapat 31 titik tanah longsor dan tanah amblas, 5 titik banjir, 8 kejadian angin kencang, dan 24 kejadian pohon tumbang. Di samping itu ada 27 kejadian bangunan roboh, dan 2 kejadian kebakaran.

“Masuknya musim punghujan di bulan Oktober mengakibatkan hujan yang diikuti angin kencang kerap terjadi di siang hingga malam hari,” demikian kata keterangan tertulis BPBD “31 kejadian tanah longsor termasuk kejadaian tanah amblas serta 24 kejadian pohon tumbang dampak dari cuaca hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor pada bulan ini [Oktober].”

Akibat kejadian itu, 1 orang tewas dan 650 jiwa dari 179 kepala keluarga terdampak. Selain itu 103 rumah rusak ringan, 8 rumah rusak sedang, dan 35 rumah rusak berat. Sebanyak 8 mobil pun rusak akibat pohon tumbang pada bulan Oktober.

Karenanya, memperhatikan prakiraan cuaca kota Bogor hari ini bisa menjadi langkah antisipasi yang baik. [Ibnu]

Wujudkan Kulit Indah dan Tampak Sehat Terawat bersama Latika Skincare

0

Bogordaily.net – Latika Skincare adalah pilihan terbaik untuk kulitmu. Dengan produk-produk yang telah diformulasikan khusus agar sesuai dan cocok dengan segala tipe kulit. Ditambah lagi mampu mengatasi segala permasalahan kulitmu.

Ada enam produk perawatan kulit yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu, yaitu Facial Wash Brightening Niacinamide 2.0%, Cream Siang with Niacinamide, Serum Glutathione, Sleeping Mask, Serum Acne Express, serta Essence Lightening & Brightening.

Yuk, rawat kulitmu dari sekarang bersama Latika Skincare! Untuk informasi hubungi +62813-3224-1615 atau Shopee latikabeautycareofficial.***

Parah, 3 Siswa SD Tak Naik Kelas Karena Beda Agama

0

Bogordaily.net – Tiga siswa kakak beradik yang duduk di bangku sekolah dasar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, diduga mengalami diskriminasi di sekolah karena kepercayaan yang mereka anut. Mereka dikabarkan tidak naik kelas karena beda agama.

Mereka tidak naik kelas selama tiga tahun berturut-turut pada tahun ajaran 2018/2019, 2019/2020 dan 2020/2021 karena nilai agama di rapor yang kosong.

Sekolah diduga menolak memberikan pelajaran agama pada ketiga anak tersebut karena mereka memiliki agama yang berbeda, yakni Kristen Saksi Yehuwa.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Agustina Erni menilai segala bentuk pelanggaran hak anak termasuk hak atas pendidikan tidak dapat dibenarkan dan dibiarkan, terlebih karena perbedaan agama yang dianut.

“Berdasarkan telaah yang dilakukan KPPPA, sekolah tersebut diduga telah melakukan pelanggaran atas sejumlah peraturan perundang-undangan mulai dari menghalangi anak untuk mendapatkan pendidikan agama, tidak memberikan toleransi pada pelaksanaan keyakinan agama bagi siswa dan mempersulit anak untuk mendapatkan pendidikan dasar yang sebenarnya dijamin oleh Undang-Undang,” tutur Erni, Jumat 26 November 2021.

Menurut Erni, pelanggaran atas hak anak seperti itu bisa mengancam tumbuh kembang anak.

Selain itu, kebebasan beragama dan memeluk agama bagi setiap orang termasuk anak telah dijamin oleh konstitusi dan Undang-Undang.

“Ketiga anak tersebut tinggal kelas bukan karena mereka tidak pandai akademik, namun karena perlakuan diskriminasi atas keyakinan yang mereka anut,” kata dia.

Saat ini anak telah mendapatkan pendampingan dari Dinas PPPA Kota Tarakan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kemendikbudristek dan mereka telah menurunkan tim untuk menangani kasus ini.***

Evakuasi Penerbang Paralayang Puncak Selalu Damkar, Tim Rescue Dipertanyakan

0

Bogordaily.net – Pasca kejadian tersangkutnya Ayu siswa penerbang Paralayang di area titik landing Gunung Mas Puncak Kabupaten Bogor, hal tersebut membuat masyarakat mempertanyakan tim rescue dari pihak pengelola Paralayang tersebut.

Karena, dari beberapa insiden kecelakaan yang dialami penerbang Paralayang seperti yang sudah-sudah, semuanya untuk penyelamatan bukan dari pihak pengelola Paralayang, melainkan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor.

“Iyah kalau melihat beberapa kejadian, evakuasi korban pasti nunggu dari Pemkab Bogor terutama Damkar,” ujar Ketua Forum Pokdarwis Kabupaten Bogor, M. Teguh Mulyana.

Teguh juga menambahkan bahwa, seharusnya pihak pengelola Paralayang Bukit Gantole Puncak sudah mempersiapkan petugas penyelamatan, saat ada penerbang paralayang mengalami kendala atau kecelakaan.

“Jangan harus nunggu dari pemerintah, kalau harus nunggu dari Damkar pasti memakan waktu lama,” tambahnya.

Sementara itu, dari pengelola wisata di area landing Gunung Mas, Mesagus Yuan memberikan komentar yang sama terkait insiden tersebut.

Menurutnya, sering kali terjadi kecelakaan yang menimpa penerbang, tapi proses evakuasi sangat lama karena harus menunggu petugas dari Damkar.

“Kejadian kemarin yang menimpa Ayu saja bukti bahwa penanganan sangat lambat, coba bayangkan dari mulai tersangkut pada pukul sepuluh pagi, petugas evakuasi dari Damkar baru datang jam dua belas siang, penerbang tergantung sekitar 4,5 jam,” pungkasnya. (Irfan Ramadhan)

Pertama di Indonesia, Disdukcapil Kota Bogor Launching Layanan Drive Thru

0

Bogordaily.net – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor melaunching SOP dan layanan Drive Thru Disdukcapil di Jalan Ahmad Adnawijaya, Kota Bogor, Jumat 26 November 2021.

Launching SOP dan layanan Drive Thru diresmikan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya yang sangat mengapresiasi inovasi layanan Drive Thru Disdukcapil satu-satunya di Indonesia ini.

“Saya apresiasi yang dilakukan Disdukcapil dan terima kasih atas kerja kerasnya mudah-mudahan yang dilakukan betul-betul dirasakan sama warga,” kata Bima Arya.

Pada kesempatan itu ia menceritakan di Juli 2018 mendapat kiriman foto dari warga yang mengantri layanan Disdukcapil dari subuh dan mencapai 1 Km.

Dari kejadian itu, Disdukcapil melakukan reformasi birokrasi dengan mulai membenahi sistem, berkoordinasi dengan wilayah, membenahi peralatan dan meningkatkan SDM.

“Saya lihat hari ini semuanya sudah jauh lebih membaik, ukurannya sederhana, dulu mayoritas DM IG atau WhatsApp dari warga urusan KTP, kalau sekarang hampir sudah tidak ada yang mengeluh soal pengurusan KTP,” sebutnya.

Bima Arya menuturkan, tugas nomor satu Disdukcapil memang di pencatatan dan pelayanan yang saat ini sudah lebih mudah dan pencatatan sudah lebih baik.

Namun tetap Dukcapil juga dibutuhkan dalam hal pembenahan data-data kependudukan sebagai dasar membuat kebijakan, seperti data kemiskinan, kesehatan, UMKM dan lainnya.

“Contohnya di target vaksinasi di Kota Bogor 819 ribu orang, saat ini sudah mencapai 80 persen tapi setelah itu stuck dan disalib daerah lain dugaan saya mungkin ada persoalan di updating data,” tegasnya.

Untuk itu ia berharap Disdukcapil bisa terus berinovasi bukan saja mempercepat pelayanan, tapi juga mempermudah dan membahagiakan warga.

Saat ini pelayanan Drive Thru lebih cepat hanya dalam hitungan menit sehingga tidak memakan waktu, mempermudah dan aman secara prokes karena tidak perlu turun.

“Ini Drive Thru yang pertama di Indonesia. Kita akan bagi ke temen wali kota yang lain mungkin ada yang tertarik untuk mengembangkan hal yang sama, kan bagus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, hadirnya layanan Drive Thru ini dalam rangka melaksanakan arahan Wali Kota Bogor yang ke depan apapun kebijakannya akan diikuti.

Sejauh ini sudah ada 40 kota/kabupaten yang datang ke Disdukcapil Kota Bogor untuk belajar dan menjadi rujukan di Jawa Barat karena ini baru pertama di Indonesia.

“Pelayanan tidak lebih dari 10 menit dan bebas calo. Kami juga ada Drive thru malam untuk karyawan yang pulang kerja dan ada piket Sabtu Minggu sehingga tetap bisa mengakses layanan di weekend,” katanya.***

KemenKopUKM Dorong Pembentukan Ekosistem Kondusif Koperasi dan UKM

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) terus mendorong pelaku UKM agar masuk pasar ekspor.

Salah satunya dengan cara membentuk ekosistem kondusif bagi pelaku koperasi dan UKM, melalui kebijakan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Berdasarkan data BPS pada tahun 2021, Ekspor nasional meningkat, pada triwulan III 2021 pertumbuhan mencapai 22,71% (q to q), dengan negara tujuan utama China, Amerika, dan Jepang.

Deputi Bidang UKM kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman menyampaikan, kenaikan kinerja ekspor ini salah satunya disebabkan oleh peningkatan ekspor non migas sebesar 6,75%.

Dengan produk-produk utama seperti lemak dan minyak hewani/nabati, besi dan baja, alas kaki, ampas dan sisa industri makanan serta berbagai produk kimia.

“UMKM merupakan salah satu sektor yang turut serta berkontribusi mendorong peningkatan kinerja ekspor Indonesia. Untuk mendukung dan memfasilitasi UMKM, Pemerintah telah memberikan afirmasi kebijakan melalui UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM,” ungkap Hanung Harimba Rachman Saat memberikan keterangan pers secara daring, Jumat 26 November 2021.

Hanung menjelaskan, Peraturan tersebut juga memberikan Insentif Kepabeanan bagi UMK berorientasi ekspor, memberikan kemudahan impor bahan baku dan bahan penolong industri.

Pelaku UKM juga didorong untuk memanfaatkan peluang kemitraan dengan usaha besar sehingga tercipta rantai pasok yang kuat.

“Akses pembiayaan juga dimudahkan, koperasi dan UKM yang berorientasi ekspor dapat mengajukan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) yang disalurkan oleh LPEI/Eximbank dengan plafon pinjaman sebesar Rp50 miliar dengan suku bunga ringan. Selain itu, tahun ini kami juga memberikan standarisasi internasional kepada 185 UKM, yang terdiri dari sertifikasi ISO, HACCP, SNI, FSSC/BRC, Organic, dan SVLK,” katanya.

Hanung menambahkan, Dalam kegiatan perluasan promosi dan akses pasar UKM, KemenKopUKM melalui Deputi Bidang UKM, pada Tahun 2021 berpastisipasi dalam pameran internasional yaitu, Specialty Coffee Expo (SCE) tahun 2021 yang dilaksanakan di New Orleans.

Dalam ajang tersebut tercatat potensial order yang diperoleh UKM senilai Rp105,4 miliar dengan volume lebih dari 922 ton, Dubai Expo 2020 yang menampilkan lebih dari 300 produk UMKM siap ekspor dari seluruh dunia.

Tercatat potensial order selama event berlangsung senilai Rp21,6 miliar, dan Ultimate Women’s Expo yang dilaksanakan di Atlanta, Expo terbesar di Amerika Serikat.

Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM berkolaborasi dengan GIZ mengembangkan platform SMEsta (Small Medium Enterprise station) yang terhubung dengan ASEAN Access, sebagai e-katalog produk UMKM serta menjadi layanan informasi untuk UKM Indonesia di pasar ASEAN.

Kementerian Koperasi dan UKM juga melakukan inisiasi untuk pembentukan SATGAS Percepatan Ekspor bagi UKM, dengan berkolaborasi dengan Kementerian/Lembaga, untuk memberikan solusi permasalahan ekspor dan upaya percepatan ekspor produk UKM Indonesia ke pasar global.

“Beberapa contoh pelepasan ekspor UKM di tahun ini antara lain PT Galasari Gunung Sejahtera asal Gresik mengekspor buah mangga dengan brand Mangga Sultan ke Singapura sebanyak 1 ton, PT Daya Gagas Indonesia yang merupakan perusahaan startup fishOn telah mengekspor produk tuna sashimi dan katsuobushi skipjack sebanyak 15 ton ke Malaysia dan Jepang, dan CV. Coconut Internasional Indonesia mengekspor tiga kontainer briket tempurung kelapa ke Arab Saudi dan Jordania dengan nilai US$ 35.000 per kontainer. Ekspor briket merupakan salah satu potensi ekspor UMKM karena pasarnya ada di seluruh dunia,” tambahnnya.

Sebagai informasi, Pemerintah, BUMN, Asosiasi dan seluruh stakeholder terus membentuk ekosistem yang kondusif bagi Koperasi dan UKM, sehingga Koperasi dan UKM semakin eksis, maju dan berdaya saing.***

Tolak TPST Zonasi di Rumpin, HMR Desak DLHK Perbaiki Kinerja

0

Bogordaily.net – Setelah terjadinya sosialisasi TPST di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin yang di Lakukan oleh Dinas DLHK Kabupaten Bogor untuk perencanaan zonasi tempat sampah yang dihimpun dari beberapa kecamatan, dengan tonase 200 perhari menjadi sebuah polemik di dalam elemen masyarakat Rumpin.

“Kami akan sangat menolak ketika terjadinya TPST di Kecamatan Rumpin. Maka dari itu kami berharap tidak ada yang terbuai dengan kata-kata manis soal tidak akan adanya penumpukan sampah karena bagi kami itu semua hanya madu yang didalamnya mengandung racun,” kata Ketua HMR Ibnu Sakti Mubarok.

Selain dari pada itu, HMR melihat tidak adanya keseriusan dalam upaya yang dilakukan oleh DLHK bahkan sejauh inipun sarana TPPS yang di Nambo Kecamatan Kelapa Nunggal pun belum di operasikan, padahal ketika itu berjalan harusnya bisa efektif untuk menampung masalah sampah yang terjadi di Kabupaten Bogor.

“Ini kok malah mau di Rumpin sudah mah kita masyarakat Rumpin terseok-seok karna debu ini, mau ditambah dengan sampah yang bau. Bagi kami realisasikan terlebih dahulu di Nambo karena 200 ton perhari itu cukup luar biasa banyak,” ujarnya.

“Kami pesimis DLHK bisa menangani soal sampah sekalipun tempatnya di ke Rumpin kan, kalo memang ternyata mampu kenapa tidak DLHK mengupayakan Sistem modern itu di TPS yang sudah-sudah agar masyarakatnya terbantu dan sampahnya tidak menggunung,” tutup Sakti. (Ruslan)

Bima Arya Ingatkan Membangun Hakikatnya Mempersiapkan Generasi

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan Sport Center Yayasan Al-Manar Darma Kayumanis didampingi Ketua Yayasan, KH. Mohammad Damanhuri di SMK Permata 1 dan 2 Kota Bogor, Jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Jumat 26 Novrmbet 2021.

Bima Arya mengingatkan membangun pada hakikatnya adalah mempersiapkan generasi masa depan.

Dia menyampaikan, Pemkot Bogor cukup banyak memberikan hibah yang dialokasikan untuk kegiatan pendidikan dan yang lainnya dengan jumlah yang bervariasi.

“Saya mengapresiasi atas pembangunan sarana Sport Center ini. Bersyukur bantuan yang diberikan menjadi stimulus untuk kemudian memobilisasi dana anggaran atau bangunan. Ini yang luar biasa,” kata Bima Arya.

Di sisi lain kata dia, seringkali semua lupa bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah bukan hanya untuk mempercantik atau menata kota dan bukan sebatas infrastruktur. Namun, membangun pada hakikatnya adalah mempersiapkan generasi.

“Ini yang sering semua pihak lupa. Percuma bangun banyak infrastruktur jika tidak diimbangi dalam mempersiapkan manusianya untuk merawat, menjaga dan mengembangkannya. Sejarah dunia mencatat, banyak kota dan negara di dunia yang memiliki peradaban tinggi, dibangun ratusan tahun dengan teknologi yang canggih, hancur dalam sekejap karena manusianya tidak dipersiapkan, karena konflik berbagai macam kepentingan. Jadi penting untuk membangun manusianya,” tegas Bima Arya.

Bima Arya berpandangan, pendidikan sejatinya tidak hanya membangun dan mempersiapkan generasi muda yang hanya cerdas secara keilmuan dan sehat raganya, tetapi juga untuk membangun jiwanya, bukan hanya duniawinya tetapi juga ukhrawinya.

Fasilitas Sport Center yang dibangun, diyakininya mampu membuat para siswa akan lebih sehat raganya sehingga mendukung dalam menumbuhkan semangat untuk belajar.

Pada saatnya nanti menjadi generasi muda yang akan menggantikan peran para generasi yang ada saat ini untuk mengelola kota, memimpin negara dan memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara.

“Dengan olahraga secara rutin di fasilitas sport center akan menciptakan ikatan sosial dan komunikasi agar pelajar tidak diperbudak oleh gadget. Mungkin fasilitas sport center ini tidak terlalu besar, tapi para siswa akan menemukan dunia, menemukan asyiknya silaturahmi, bergaul, berbagi hingga bercerita dan membangun stamina sehingga ke depan akan menjadi generasi yang kuat,” harapnya.

Selain sport center, Bima Arya juga meresmikan 6 ruang kelas baru di lantai tiga di gedung dua SMK Permata yang akan digunakan sebagai ruang teori dan praktik bagi para siswa.

Panitia pembangunan, Dzul Qarnanen Darma menyebutkan, pembangunan Sport Center ini dimulai akhir Juni dan rampung pertengahan Oktober 2021.

Total anggaran yang digunakan sebesar Rp 350 juta, dimana Rp 40 juta berasal dari bantuan hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.***

BJB Kota Bogor Serahkan CSR Rp106 Juta untuk Sentra Kuliner Malabar

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapat bantuan CSR sebesar Rp106 juta lebih dari Bank Jawa Barat dan Banten (BJB).

Bantuan tersebut diperuntukkan untuk pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) 100 meter di lokasi sentra kuliner Malabar di Kecamatan Bogor Tengah.

Penyerahan bantuan secara langsung dilakukan Kepala Cabang BJB Kota Bogor, M. Aditya Wiradarma kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Kamis 25 November 2021.

Pada kesempatan itu, Bima Arya juga menyaksikan penandatanganan berita acara penyerahan antara Kepala Cabang BJB Kota Bogor, M. Aditya Wiradarma kepada Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid.

Kepala Cabang BJB Kota Bogor, M. Aditya Wiradarma menyatakan, bantuan yang diberikan sebagai bentuk dukungan untuk membantu perkembangan perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, khususnya di Malabar.

Rp106 juta

“Ini insiasi dari Pak Camat untuk mengembangkan perekonomian di daerah Bogor Tengah, utamanya Malabar. Kalau itu baik untuk masyarakat, kami sebagai perusahaan yang menginginkan perekonomian berkembang di tengah pandemi ini Insya Allah kita dukung,” kata Aditya.

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan CSR BJB untuk mendukung pembangunan sentra kuliner Malabar, guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pada tahap pertama, di sentra kuliner Malabar telah dibangun 36 unit dan tahap kedua yang sedang berproses dibangun sebanyak 32 unit.

Total akan ada 113 unit yang dibangun bekerjasama dengan pihak Mayora. Untuk sistem pembayaran di sentra kuliner Malabar menggandeng pihak BJB.

“Alhamdulillah dengan bantuan CSR ini bisa mempercepat proses pembangunan yang ada di sana dan mudah-mudahan ke depan, tepatnya bulan Desember 2021 pembangunan tahap dua bisa selesai,” harapnya.***