Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 6649

Insinyur Birmingham Rancang APD Muslimah Pertama untuk Pekerja Kontruksi

0

Bogordaily.net – Insinyur Birmingham telah merancang jilbab APD pertama untuk membantu para wanita yang berhijab memulai karir teknik tanpa membahayakan keselamatan mereka.

Aminah Shafiq, penasihat kualitas air senior dari Birmingham memiliki masalah keamanan dengan jilbabnya selama kunjungan ke sebuah lokasi operasional, ia khawatir jilbabnya akan tersangkut atau helmnya tidak pas.

Mengangkat masalah dengan bos Severn Trent-nya, dia memutuskan untuk membuatnya.

“Sebagai bagian dari peran saya, saya sering diminta untuk pergi ke banyak lokasi operasional kami dan, sebagai seorang wanita Muslim, saya selalu merasa sulit ketika harus menutupi kepala saya dan tantangan yang bisa ditimbulkannya,” kata Aminah, dilansir Birmingham Mail, Minggu (24 Oktober 2021).

“Kadang-kadang ada kelebihan bahan dari jilbab saya yang saya khawatirkan bisa tersangkut, atau bisa berarti helm saya tidak selalu pas,” ungkapnya.

“Saya tidak ingin pilihan saya untuk menutupi kepala berarti saya tidak bisa merasa aman atau nyaman, jadi dengan dukungan penuh dari Severn Trent, saya ingin mengubahnya dan merancang jilbab khusus APD pertama kami.” tambahnya.

Aminah mengatakan dia mengambil inspirasi dari jilbab yang dirancang untuk atlet karena mereka memiliki ‘bahan yang lebih sedikit dan pas’ cocok untuk dipakai di bawah helm.

Severn Trent mengatakan telah menambahkan jilbab ke katalog APDnya, membuat produk tersedia untuk 7.000 lebih tenaga kerjanya.

Jilbab baru yang ringa, keren dan nyaman sepanjang hari dapat membuka jalan bagi lebih banyak wanita Muslim untuk memulai karir di bidang teknik.

“Kami sekarang memiliki APD jilbab pertama kami yang tersedia untuk rekan kerja setelah Aminah Shafiq, salah satu karyawan kami, merancang prototipe yang cocok untuk wanita Muslim yang menutupi rambut mereka yang praktis dan aman untuk dipakai di bawah helm,” kata juru bicara Severn Trent Water.

“Jadi, siapa pun yang harus melakukan kunjungan lapangan atau memiliki peran operasional sekarang memiliki opsi untuk menggunakan APD khusus jilbab di lokasi. Ini benar-benar mengasyikkan,” imbuhnya.

Menurutnya, ini inklusif dan khusus untuk wanita yang memilih untuk menutupi kepala mereka.

“Kami berharap ini akan membantu mendorong lebih banyak wanita Muslim untuk bergabung dengan industri teknik dan membuat rekan kerja merasa lebih nyaman dan aman di lokasi, sambil tetap menutupi rambut mereka dengan tepat,” harap dia.***

Nekat Melompat ke Sungai Cileungsi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas Mengapung

Bogordaily.net – Mayat seorang ibu yang nekat melompat dari jembatan ke Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, akhirnya ditemukan, Minggu 24 Oktober 2021, sekitar pukul 10.00 WIB, pagi menjelang siang.

Petugas gabungan yang terdiri dari Tim SAR, BPBD Koramil dan Polsek Cileungsi menemukan EH (49) yang diduga depresi itu dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa lagi di bantaran Sungai Cileungsi, Kawasan Perumahan Villa Nusa 2 Blok Viktor 11 RT 7 RW 23 Desa Bojong Kulur kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.

”EH ditemukan mengapung tersangkut ditumpukan sampah Bantaran Sungai Cileungsi,” kata Ketua RW 12 Cluster Vancouver Kota Wisata, Andri Wibowo, kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, jasad EH baru ditemukan setelah petugas gabungan melakukan pencaria selama satu hari satu malam.

“Jarak dari lokasi awal kejadian hingga titik penemuan korban sekira 7 kilo meter. korban diduga mengalami depresi. Dan jenazahnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” tutupnya.

Sementara itu mantan suami korban Yohanes, mengakui jasad yang ditemukan warga dan dievakuasi Tim SAR adalah mantan istrinya. Hal itu terlihat dari ciri-ciri saat meninggalkan rumah.

“Selanjutnya kami serahkan pihak kepolisian untuk dibawa ke RS Polri Kramat Jati, guna dilakukan autopsi,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang ibu berinisial EH (49) diduga depresi, nekat melompat ke aliran Sungai Cileungsi di sekitar Perumahan Kota Wisata, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 23 Oktober 2021.

Awalnya, petugas keamanan setempat melihat EH keluar dari klaster seorang diri menuju Jembatan Canadian sekira pukul 04.45 WIB. Ketika ditanya, wanita itu mengaku keluar mencari angin. Karena merasa curiga, petugas mencoba membuntutinya. Namun, tiba-tiba ibu tersebut melompat dari atas Jembatan Canadian dan akhirnya menghilang.***

Wagub DKI Ingatkan Masyarakat untuk Bergotong Royong dan Saling Berbagi

0

Bogordaily.net – Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria meninjau Bakti Sosial (Baksos) dan Donor Darah yang dilaksanakan di Kantor Lurah Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan, Sabtu (23 Oktober 2021).

Baksos dan donor darah ini diinisiasi oleh Pengurus Daerah IARMI Shooting and Hunting Club (PD ISHC) Provinsi DKI Jakarta dan merupakan hasil kolaborasi ISHC, Pemprov DKI serta Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi. Saya menyambut baik prakarsa ISHC DKI Jakarta di masa pandemi, yang memiliki rasa kepedulian dan solidaritas tinggi kepada sesama juga melaksanakan amanat program kerja PD ISHC DKI Jakarta, di mana hari ini menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Donor Darah kepada masyarakat tidak mampu,” ujar Riza dalam sambutannya di Aula Seskoal, Jakarta Selatan.

Di masa pandemi ini, kata Riza, pihaknya berharap agar masyarakat dapat saling membantu, bergotong-royong dan saling melengkapi.

“Mari kita tingkatkan peran serta kontribusi kita kepada masyarakat,” pesan Riza.

Kemudian, Politikus Partai Gerindra ini juga mengingatkan betapa pentingnya rasa saling berbagi kepada sesama, terlebih dimasa sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini.

Sebab, lanjut Riza, banyak sekali masyarakat, khususnya masyarakat di Ibu Kota yang membutuhkan darah.

Wagub

Untuk itu, ia mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya.

“Jadi sebelum kita membutuhkan, mari kita berbagi, membantu sesama,” ungkap Mantan Anggota DPR RI itu.

Selain bantuan donor darah, Riza turut mengajak masyarakat untuk saling membantu meringankan beban masyarakat seperti membagikan paket sembako kepada mereka yang terdampak Covid-19.

“Saatnya kita berbagi, memberikan bantuan paket sembako, atau apapun yang bisa kita berikan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Sekedar informasi, acara baksos dan donor darah ini turut pula dihadiri Komandan Sekolah Staf Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Tunggul Surapati beserta jajaran, Ketua Umum IARMI Shooting and Hunting Club, Toni Hendarto, Ketua IARMI Shooting and Hunting Club Provinsi DKI Jakarta, Irwan Kurniawan.

Serta segenap Pengurus Daerah IARMI Shooting and Hunting Club Provinsi DKI Jakarta, Wakil Walikota Admistrasi Jakarta Selatan, Isnawa Aji beserta jajarannya, Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Efendi, serta Direktur Utama Food Station, Pamrihadi Wiraryo.***

Hati-Hati! Berani Merokok Sambil Berkendara, Bisa Kena Denda 750 Ribu

0

Bogordaily.net – Pengendara motor yang berkendara sambil merokok sudah menjadi hal yang lumrah atau biasa di jalanan Indonesia.

Beragam alasan dilontarkan oleh para pengendara. Selain iseng atau juga menghindari kantuk, alasan lainnya dianggap bisa mengurangi stres akibat kemacetan di jalan.

Namun perlu diketahui, merokok pada saat mengendarai kendaraan bermotor merupakan kegiatan yang melanggar aturan.

Tidak hanya bagi pengendara sepeda motor tapi larangan ini juga berlaku pada pengemudi mobil.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

Aturan ini dibuat karena melakukan aktivitas lain bisa mengganggu konsentrasi saat mengendarai kendaraan bermotor sehingga bisa mencelakai tiap pengguna jalan dan diri sendiri.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Barat AKBP Maria Horet Hera mengatakan bahwa tindakan merokok sambil berkendara memang tidak dibenarkan atau dilarang.

“Tindakan itu tidak dibenarkan. Merokok sambil mengemudi sangat membahayakan pengguna jalan yang lain,” ujar Maria, mengutip kompas, Senin (25 Oktober 2021).

Menurutnya, aturan merokok saat berkendara sudah diatur dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 22 Tahun 2009.

Dalam UU tersebut, pelarangan melakukan aktivitas lain selain berkendara sebenarnya ditujukan untuk semua pengemudi, mulai dari mobil hingga truk.

Pasal 16 ayat 1 UU LLAJ menjelaskan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Aturan lain mengenai pelarangan merokok sambil berkendara juga disampaikan oleh Kementerian Perhubungan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat, sudah dituliskan bahwa mengemudikan sepeda motor dilarang sambil merokok.

Sebab, kegiatan merokok sambil mengendarai motor tidak hanya dapat mencelakakan diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lainnya.

Pada Pasal 6 huruf c, disebutkan secara spesifik larangan merokok bagi pengendara motor.

Pasal tersebut berbunyi sebagai berikut: “Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor”.

“Larangan merokok sambil mengendarai kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4 dinilai berbahaya karena mengganggu konsentrasi pengendara,” kata Maria lagi.

Bagi pengendara yang melangggar bisa dikenai sanksi dan denda yang berlaku.

Sementara, pengendara yang melihat pengendara lain merokok bisa melaporkannya kepada petugas yang berwenang.

Sanksi bagi pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar larangan merokok, maupun berkendara tidak dengan konsentrasi penuh, diatur dalam UU LLAJ pasal 283, yang berbunyi sebagai berikut:

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah),” bunyi pasal tersebut.

Sementara itu, dalam pasal 259 disebutkan bahwa penyidikan tindak pidana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dilakukan oleh:

<• Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan

<• Penyidik Pegawai Negeri Sipil tertentu yang diberi wewenang khusus menurut Undang Undang ini.***

 

Muscam KNPI Kecamatan Pamijahan Sempat Diwarnai Kericuhan

Bogordaily.net – Pelaksanaan pemilihan calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Pamijahan yang diikuti 72 Organisasi Kepemudaan (OKP) di Aula Kantor Kecamatan Pamijahan, Minggu 24 Oktober 2021, warnai kericuhan. Diduga ada selisih faham pendukung calon dengan panitia.

Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Imam Sunandar mengatakan, pada proses Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Pamijahan ada dua orang yang mendaftar dan ditetapkan sebagai calon. Kemudian satu orang terpilih sebagai Ketua KNPI Kecamatan Pamijahan periode 2021-2023 yaitu Heri Gunawan.

“OKP yang terverifikasi itu ada 72 OKP, pada proses musyawarah tadi memang ada dinamika dalam proses musyawarah, itu hal biasa. Berbeda pandangan, berbeda argumentasi yang membuat ada sedikit ricuh tetapi itu berlangsung hanya 3 sampai 5 menit setelah itu di selesaikan,” ungkapnya kepada wartawan usai pelaksanaan Muscam tersebut.

Perdebatan itu kata Imam Sunandar, terjadi menjelang magrib. Ada beberapa OKP yang mengusulkan untuk dipending dan ada beberapa OKP juga yang mengusulkan untuk dilanjutkan.

“Perdebatan itu sangat alot dan akhirnya sampai terjadi sedikit agak kisruh lah tetapi sudah selesai. Untuk adu pukul tidak ada cuma saling dorong-dorong saja,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan pemilihan sempat ditunda dalam waktu 2 x 15 menit agar kondusifitas bisa kembali normal kemudian dilanjutkan kembali.

“Kami juga memang untuk mengantisipasi kejadian- kejadian hal yang tidak diinginkan kita juga berkomunikasi dengan pemerintah setempat dari Kepolisian dan Koramil untuk mencoba bagaimana muscam di kecamatan-kecamatan ini supaya berjalan lancar dan kondusif,” jelasnya.

Sementata itu, Ketua KNPI Pamijahan terpilih, Heri Gunawan menyampaikan harapannya, kedapan dalam membangun Pamijahan dirinya meminta semua ikut andil dengan memperkuat solidaritas pemuda dengan pemerintah.

“Saya akan mengakomodir semua OKP dan pemuda, untuk komposisi pengurus 80 persen dari OKP dan 20 persen dari perwakilan desa yang perorangan, mereka lah yang akan menjadi telinga KNPI di bawah, penampung aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (Ruslan)

Resmi! 13 Ruas Jalan Gage Diberlakukan Hari Ini

0

Bogordaily.net – DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan ganjil-genap (gage) dua sesi yang diberlakukan pada 13 ruas jalan mulai hari ini, Senin (25 Oktober 2021).

Sebelumnya sistem ganjil genap hanya berlaku di tiga ruas jalan, yaitu berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan HR Rasuna Said.

“Dari tiga kawasan, menjadi 13 kawasan,” jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo kepada awak media, dikutip dari republika, Senin (25 Oktober 2021).

Sambodo berpesan, bagi pengendara roda empat yang mau melintas di Jakarta perlu mengingat hal ini.

Karena hari ini tanggal 25, maka yang bisa melintas di 13 ruas jalan itu adalah mobil dengan pelat ganjil.

Maka untuk mobil dengan pelat genap bisa mencari alternatif jalan yang lain.

“Kalau nekat, akan ditilang baik secara manual atau lewat kamera ETLE,” tegas Sambodo.

Kebijakan ganjil-genap dua sesi dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB pagi.

Kemudian dilanjut pada pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kebijakan ini berlaku sejak hari Senin-Jumat.

Kebijakan tidak berlaku pada hari Sabtu dan Minggu, serta libur nasional. Berikut 13 lokasi ganjil genap (gage) di Jakarta:

Jalan Sudirman, Fatmawati, MT Thamrin, Ahmad Yani, Rasuna Said, Panglima Polim dan MT Haryono,

Juga berlaku di jalan Sisingamangaraja, Gatot Subroto, S Parman, Tomang Raya, Gunung Sahari dan DI Panjaitan.***

 

Kota Bogor Menyongsong Kongres JKPI

0

Bogor – Dengan usia yang sudah melampaui 5 abad, wajar jika Kota Bogor memiliki banyak peninggalan budaya. Itulah peninggalan-peninggalan berbagai zaman yang telah dilalui dalam perjalanannya menuju Kota Bogor sekarang. Bogor telah melalaui jaman pra sejarah, kerajaan Pakuan Pajajaran hingga masa penjajahan kolonial sampai dengan sekarang. Memiliki banyak peninggalan sejarah dalam bentuk fisik maupun non fisik, membuat Kota Bogor memang layak menjadi sebuah Kota Pusaka.

Ada berbagai situs dan cagar budaya yang ada di Kota Bogor. Selain situs Batutulis, juga ada Batu Dakon di Kelurahan Empang dan Pasir Jaya serta Punden Berundak di Kelurahan Pasir Mulya. Selain Istana Bogor, juga ada gedung-gedung tua peninggalan zaman kolonial yang masih berdiri. Diantaranya Gereja Zeboath dan Katedral, Gedung Bakorwil, Sekolah Penyuluh Pertanian Cibalagung, Stasiun Kereta Api Bogor serta berbagai gedung pusat penelitian dan lain sebagainya. Sementara itu berbagai kekayaan budaya non fisik, seperti berbagai bentuk kesenian dan tradisi masyarakat juga masih terpelihara.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor,  Atep Budiman ada beberapa segmen sejarah yang menjadi dasar pertimbangan menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Pusaka. “Pertama, punya cagar budaya di masa zaman kerajaaan, seperti Pakuan Pajajaran. Kedua, segmen kolonial dengan bukti Istana Bogor dan banyaknya bangunan peninggalan zaman kolonial,” jelasnya.

Ketiga, tambahnya, cagar budaya yang mengacu pada segmen zaman NKRI. “Nah, ketiga segmen itu yang dicoba telusuri lebih lanjut soal peninggalan-peninggalan cagar budaya itu dan ternyata memang bisa ditemukan di Kota Bogor,” sambung Atep.

Namun demikian sebuah kota menjadi Kota Pusaka juga mengacu pada kota-kota yang menempatkan kegiatan pelestarian pusaka sebagai sebuah strategi utama menuju kota berkelanjutan. Jadi bukan hanya sebatas memiliki situs dan bangunan bersejarah saja, melainkan ada langkah nyata dalam memelihara pusaka warisan.  Dalam hal ini sejak satu dekade terakhir, Pemerintah Kota Bogor telah aktif mendata dan berupaya melestarikan berbagai situs dan bangunan bersejarah.

Atep mengatakan, berbagai upaya lain telah dilakukan Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga dan melestarikan peninggalan masa silam itu. Langkah itu dilakukan sesuai amanat Perda Cagar Budaya No. 17  yang terbit Tahun 2019. “Perda itu telah menjadi payung bagi Kota Bogor untuk melestarikan, menjaga, dan melindungi berbagai cagar budaya,” tambahnya. Pada langkah-langkah itu antara lain pada beberapa situs atau bangunan telah ditetapkan sertifikatnya, dalam perjalanan untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

Kenyataan itulah yang membuat Kota Bogor sejak tahun 2012 berhak menyandang sebutan sebagai Kota Pusaka dan menjadi bagian dari Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Dideklarasikan tahun 2008 di Surakarta oleh 12 kota di Indonesia, pembentukan JKPI diprakarsai tahun 2005 oleh 4 kota di Indonesia dan Wali Kota Surakarta waktu itu, Ir. Joko Widodo bertindak sebagai koordinatornya. Dalam catatan Wikipedia, saat ini JKPI memiliki 33 kota yang menjadi anggotanya. Didirikan dengan tujuan menjaga kelestarian Benda cagar Budaya peninggalan sejarah yang ada di berbagai kota di Indonesia.

Kini di penghujung tahun 2021, Kota Bogor akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Kongres akan diikuti oleh berbagai kota di Indonesia sebagai kota-kota pusaka. Dalam kaitan itu, saat ini Pemerintah terus berusaha menyelesaikan penataan kawasan Situs Batu Tulis. “Sudah lama kami berencana membangun Kawasan Cagar Budaya  Batu Tulis ini menjadi Pusat Budaya batu Tulis. Tahun ini kawasan ini dilakukan pembenahan agar menjadi lebih representatif, karena Kota Bogor akan menjadi tuan rumah Kongres JKPI Tahun 2021,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sopiah.

Pembenahan dilakukan termasuk relokasi SDN Batu Tulis, penataan kawasan parkir. Area sekitar, seperti situs arca Puragalih, Makam Embah Dalem Batutulis, dan situs Ranggapati juga akan masuk dalam pembenahan. Dengan langkah-langkah itu diharapkan Situs Prasasti Batu Tulis, akan menjadi lebih representatif untuk menjadi sebuah situs bersejarah yang layak dikunjungi dan dipelajari oleh siapapun. Selain pembenahan di situs-situs bersejarah, tentunya sukses Kongres JKPI juga perlu dukungan luas warga Kota Bogor dengan berbagai hal yang dapat diberikan. Semoga Kongres JKPI kelak berjalan sukses. (*)

2.000 Imigran Berjalan Kaki di Kota Selatan Meksiko Menuju AS

0

Bogordaily.net – Dua ribu imigran yang sebagian besar dari negara-negara Amerika Tengah berjalan kaki di kota selatan Meksiko.

Mereka terjebak selama berbulan-bulan dan berjalan ke arah perbatasan Amerika Serikat (AS).

Melansir repjabar, mereka mendorong barisan polisi negara bagian yang mencoba menghentikan mereka.

Sempat terjadi aksi saling dorong dan seorang anak kecil terluka kepalanya. Tapi imigran melanjutkan perjalanan mereka.

Mereka berhasil berjalan beberapa kilometer ke arah desa Alvaro Obregon sebelum bermalam di sebuah lapangan baseball.

Salah seorang imigran dari Honduras, Jose Antonio mengatakan ia berada di Tapachula selama dua bulan untuk menunggu jawaban atas pengajuan visanya.

“Mereka memberitahu saya harus menunggu karena pengajuan penuh, tidak ada pekerjaan di sana (Tapachula) jadi karena kebutuhan saya bergabung dengan kelompok ini,” kata laki-laki yang tidak ingin menyebutkan nama belakangnya, Minggu (24 Oktober 2021).

Ia berharap dapat tiba di kota sebelah utara Monterrey untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kami terus berjalan dari hari ke hari, sejauh yang kami bisa,” kata pekerja konstruksi itu.

Pada awal tahun ini polisi, agen imigrasi dan Garda Nasional sudah berusaha menahan gelombang imigran.

Puluhan ribu imigran dari Honduras, El Salvador dan Haiti sudah menunggu di Tapachula untuk memproses dokumen suaka dan juga pengungsi yang memungkinkan mereka tiba di AS.

Tidak seperti gelombang imigran sebelumnya, gerakan imigran di Tapachula kali ini tidak diikuti imigran dari Haiti.

Ribuan imigran dari negara itu tiba di perbatasan AS di Del Rio, Texas bulan September lalu.

Pada bulan Agustus pasukan Garda Nasional yang dilengkapi peralatan anti huru-hara menahan ratusan warga Haiti, Kuba dan Amerika Tengah yang hendak berjalan di jalan tol dari Tapachula.

Meksiko mewajibkan imigran mengajukan visa kemanusiaan atas suaka agar tetap bisa tinggal di negara bagian Chiapas yang berbatasan dengan Guatemala, agar kasus mereka diproses.

Bulan Januari lalu gelombang imigran dari Honduras bergerak ke arah Meksiko tapi ditahan sebelum menyeberang Guatemala.

Gelombang imigran kali ini mengingatkan gelombang imigran yang menyeberangi Meksiko tahun 2018 dan 2019.***

Wakil Bupati Bogor: Bantu Kami, Agar Kebijakan Diturunkannya PPKM Bisa Diterapkan di Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menilai bahwa yang dilakukan pemerintah pusat dengan mengeluarkan dari Jabodetabek bukan suatu solusi yang baik.

Menurut Iwan, seharusnya berbagai pihak membantu Kabupaten Bogor agar kebijakan diturunkannya PPKM juga bisa diterapkan di wilayah Kabupaten Bogor.

“Harusnya bantu kami, seperti dari segi pasokan vaksin, tenaga kesehatan dan lainnya. Kalau daerah yang sudah level dua, harusnya diarahkan untuk membantu kami agar vaksinasi bisa digenjot,” kata Iwan beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari repjabar.

Iwan menyebutkan bahwa kondisi geografis dan sosial masyarakat di Kabupaten Bogor, tidak bisa disamakan dengan daerah perkotaan.

Dengan luas wilayah terdiri dari 40 kecamatan, butuh tenaga dan waktu ekstra untuk menyamai daerah lain dalam capaian vaksinasi.

Iwan pun mengakui jika tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor masih sangat kurang.

Oleh karena itu dia sangat berharap bantuan dari daerah lain untuk melakukan percepatan vaksinasi di daerahnya.

“Kami juga mau level dua agar pemulihan ekonomi juga lebih cepat. Jangan juga melihat dari persentase. Jika bicara jumlah penduduk yang sudah divaksinasi, Kabupaten Bogor sudah di atas dua juta jiwa,” ujar Iwan.***

Ridwan Kamil Memaklumi Persentase Vaksinasi di Kabupaten Bogor Rendah

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaklumi bila progres vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor persentasenya masih rendah.

Ini dikarenakan banyaknya penduduk Kabupaten Bogor, bahkan dikeluarkan dari kebijakan aglomerasi Jabodetabek.

“Rendahnya persentase kita maklumi, karena penduduknya banyak. Sebanyak provinsi Sumatra Barat atau Bali. Kalau di sana belasan kepala daerah, kalau di sini kabupaten Bogor hanya bu Ade (bupati Bogor),” kata Ridwan Kamil di Megamendung, seperti mengutip repjabar, Kabupaten Bogor, Sabtu (23 Oktober 2021).

Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil menyebutkan bahwa saat ini Provinsi Jawa Barat turut berjuang membantu percepatan proses vaksinasi di Kabupaten Bogor.

Pencapaian vaksinasi kabupaten Bogor baru mencapai 32 persen, dari sasaran 4,2 juta orang.

Dibandingkan wilayah aglomerasi lainnya seperti Kota Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi yang sudah berada di atas angka 50 persen.

Hal itu berimbas pada dikeluarkannya Kabupaten Bogor dari aglomerasi Jabodetabek dan saat ini masih memperpanjang PPKM level 3.

“Jadi kita dukung, tenaga kesehatannya dibantu, vaksinnya dibantu. Insya Allah Desember 2021 selesai,” ujar Kang Emil.

Sebanyak enam kali, Kabupaten Bogor masih belum turun dari Level 3 PPKM, lantaran presentase vaksinasi belum mencapai 50 persen.

Namun, Kang Emil memaparkan, dilihat dari jumlah orang yang sudah divaksinasi mencapai 35,3 persen, atau 2.991.135 dosis dari target 8.451.580 dosis.

“Makanya hitungnya harus adil, capaian Kabupaten Bogor lebih dari dua juta orang. Sudah di atas daerah lain di Jabodetabek,” tambah Kang Emil.***