Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6656

Dikenal Sebagai Destinasi Wisata Religi, KemenKopUKM Dorong Usaha Mikro Kota Pasuruan

0

Bogordaily.net – Digitalisasi bagi pelaku usaha mikro diyakini mampu meningkatkan perekonomian Kota  Pasuruan yang selama ini dikenal sebagai kota wisata religi.

Selain itu, dengan terhubung kedalam rantai pasok, pelaku usaha mikro dapat meningkatkan kapasitas, serta mengembangkan usahanya dengan maksimal.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) yang diwakili oleh Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Sutarmo menjelaskan bahwa Kota Pasuruan dikenal sebagai wisata religi.

Khususnya di komplek masjid Agung Al-Anwar yang berdekatan dengan makam Mbah Hamid (KH Abdul Hamid).

Tiap hari ribuan pengunjung dari berbagai kota datang berziarah, dan merupakan potensi ekonomi yang baik bagi pelaku UMKM di Kota Pasuruan.

“Pelaku usaha mikro seperti penjual makanan atau oleh-oleh, sudah saatnya memanfaatkan teknologi, khususnya terhubung kedalam ekosistem digital agar bisa lebih berkembang,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro KemenKopUKM, Sutarmo dalam Temu Bisnis Usaha Mikro Pedagang Pasar di kota Pasuruan, Jum’at (22 Oktober 2021).

Religi

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Reza melalui daring, serta Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Pasuruan Edy Ana Setyowidodo, dan perwakilan Tokopedia.

Lanjut Sutarmo, wisata religi sangat potensial dikembangkan dan menjadi daya tarik Kota Pasuruan.

Oleh karena itu perlu ditunjang dengan pelaku usaha mikro yang sudah melek digital.

Misalnya orang luar minta dikirim makanan khas Pasuruan seperti jipang maupun krupuk.

Apalagi, tambah Sutarno, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan berencana mengintegrasikan kawasan makam Mbah Hamid (KH. Abdul Hamid), Masjid Jami’ Al-Anwar, Alun-Alun, Mall Poncol, dan sekitarnya.

Menjadi kawasan wisata sekaligus perdagangan dan jasa, sehingga lebih dikenal, baik tingkat regional dan nasional oleh para wisatawan yang ingin berziarah.

Oleh karenanya sosialisasi terkait digitalisasi dengan seluruh stakeholders perlu terus dilakukan, hal ini bertujuan agar hasil yang di targetkan bisa maksimal.

“Aktivitas dan kolaborasi berbagai pihak mutlak dilakukan. Usaha mikro memegang peran penting dalam memulihkan ekonomi nasional, khususnya di era digital. Pengembangan pelaku usaha mikro melalui digitalisasi usaha, dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan penjualan produk di tengah pandemi Covid-19, seperti sekarang ini,” kata Sutarmo.

KemenKopUKM akan terus mendorong UMKM agar dapat naik kelas, yaitu dengan cara, pemberian literasi digital, mendorong dan membantu solusi untuk menyiapkan kapasitas produksi.

Mendorong peningkatan mutu dan kualitas produk, dan membuka akses pasar bagi para pelaku UMKM.

Kementerian Koperasi dan UKM telah bekerjasama dengan berbagai marketplace salah satunya Tokopedia.

Hal ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan bahkan mengembangkan usaha.

Sutarmo berharap, melalui agenda Temu Bisnis Pedagang Pasar di Kota Pasuruan, dapat meningkatkan kapasitas.

Dan juga penjualan baik secara online maupun offline sehingga usaha mikro dapat masuk dalam rantai pasok.

Pada kesempatan yang sama Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Reza berharap, pedagang pasar bisa memanfaatkan ajang temu bisnis pelaku usaha mikro ini sebagai tempat pembelajaran.

“Saya berharap para pedagang pasar di kota Pasuruan bisa memanfaatkan ajang temu bisnis ini sebagai ajang untuk meningkatkan aktifitas yang selama ini dilakukan, sekaligus membuka akses  jaringan agar usaha yang ditekuni selama ini bisa  lebih luas dan berkembang dari hulu sampai hilir” ucap Faisol Reza.

Apalagi di era digitalisasi konsumen lebih nyaman dalam berbelanja melalui platform digital.

Menurutnya, walaupun di pasar tradisional, literasi digital para pedagang harus ditingkatkan.

“Ini menjadi penting, dikarenakan perubahan perilaku konsumen, saat ini ini merasa lebih nyaman untuk berbelanja secara digital dalam mengakses barang yang ingin dimiliki,” tutup Faisol Reza.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan mengatakan, pelaku usaha mikro wisata religi di sekitar Masjid  Agung Al-Anwar sangat potensial untuk dikembangkan dan diarahkan ke digitalisasi.

“Banyak pendatang yang berziarah. Disitulah kegiatan ekonomi kami berjalan. Mbah Hamid adalah seorang wali, meskipun beliau sudah wafat,  namun bisa menghidupi jutaan umat, warung-warung di sekitar masjid buka 24 jam membuat ekonomi mikro terus bergerak,” kata Ismail.

Ia menegaskan seiring perkembangan jaman khususnya di era pandemi ini, digitalisasi menjadi langkah kunci.

“Usaha konvensional atau tradisional boleh terus jalan, tapi digitalisasi harus dimulai,” tegas Ismail.

Dengan demikian, usaha mikro yang terdampak akibat pandemi bisa tetap eksis dan berkembang.

Dan yang tak kalah penting, melalui digitalisasi, para pelaku usaha mikro bisa tetap menjaga prokes.

“Saat ini di kota Pasuruan terdapat 5.088 pelaku usaha mikro, serta lima pasar yang dikelola Pemkot. Jika ditambah dengan usaha mikro di luar pasar seperti yang terdapat di sejumlah destinasi wisata religi, jumlahnya bisa mencapai 12.580 usaha mikro,” pungkas Ismail.***

(Gibran)

 

Pemkab Bogor Tebar Penghargaan untuk Para Santri Pemenang Lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub

0

Bogordaily.net – Bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2021, Bupati Bogor Ade Yasin memberikan penghargaan secara langsung kepada para santri Pemenang Lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) Kategori Marhalah Ula Putra dan Putri, dan 10 terbaik Lomba Video Kreatif Nadzom Alfiyah, di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Jumat 22 Oktober 2021.

Berikut data penerima penghargaan, Pemenang Lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) Kategori Marhalah Ula Putra:

1. Peringkat Pertama, ROBI ADAWI RAHMAN dari Kecamatan Ciampea.

2. Peringkat Kedua, RIKI HILMAWAN dari Kecamatan Rumpin.

3. Peringkat Ketiga, WILDAN FAUZAN dari Kecamatan Sukamakmur.

4. Harapan I, SIBAWEH dari Kecamatan Dramaga.

5. Harapan II, MUHAMMAD SYAINURI dari Kecamatan Gunung Sindur.

6. Harapan III, MARWAN MAULANA dari Kecamatan Cibinong.

Musabaqoh
Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2021, di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Jumat 22 Oktober 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Pemenang Lomba Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK) Kategori Marhalah Ula Putri.

1. Pemenang Pertama, AINUN NUR SALIMAH dari Kecamatan Sukaraja.

2. Pemenang Kedua, FIRDA PASHA dari Kecamatan Cisarua.

3. Pemenang Ketiga, NINA INAROTUL MILAH dari Kecamatan Parung Panjang.

4. Harapan I, TIARA RAHMA ZAHRA dari Kecamatan Cibungbulang.

5. Harapan II, SITI NURAENI dari Kecamatan Cibinong.

6. Harapan III, ZAHRA NABILA dari Kecamatan Gunung Sindur.

Adapun 10 terbaik Lomba Video Kreatif Nadzom Alfiyah:

1. PP. BANI HARU

2. PP. DARUSSALAM CIOMAS

3. NUR DHINIYAH ARROSYIDI

4. PP. UMMUL QURO AL ISLAMI

5. PP. SIROJUL ATHFAL

6. ROBINUDIN AR-ROSYID

7. RIZKI FATHILLAH

8. STRUGGLE GENERATION

9. PONPES AL-UM

10. PONPES AL-HUDA.***

Rayakan Moment Specialmu bersama The Sahira Hotel

0

Bogordaily.net – Bagi yang akan melaksanakan pernikahan, intimate wedding, ulang tahun, acara internal perusahaan atau bahkan moment acara keluarga, The Sahira Hotel hadir untuk kamu.

Terletak di Kota Bogor, The Sahira Hotel juga salah satu hotel syariah di Kota Bogor dan tempat terbaik untuk kamu yang ingin merayakan moment special.

Moment
Ballroom The Sahira Hotel Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Ada Ballroom elegan yang bisa menampung hingga 1000 peserta dengan luas 630 m2 dan tinggi yang mencapai ketinggian 8 meter, memungkinkan dapat didekorasi mewah sesuai dengan kebutuhan.

Untuk acara yang lebih pribadi, The Sahira Hotel memiliki 11 meeting room yang bisa digunakan dan menyajikan suasana yang sempurna untuk acaramu.

Moment
Meeting room The Sahira Hotel Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Jangan khawatir untuk jamuan, ada Rahisa Restaurant yang pastinya menyuguhkan kamu dengan makanan enak dan pastinya special dibuat untuk acara pribadi kamu.

Booking tanggalnya sekarang atau datang langsung ke The Sahira Hotel di Jalan Ahmad Yani No. 17-23 kota Bogor.

Untuk informasi lebih lanjut #tanyakita di nomor 0251-755-2181 atau Wa 0819-508-0500.***

Pemkot Bogor Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Tingkat Kota 2021

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar upacara peringatan Hari Santri Tingkat Kota Bogor 2021 secara hybrid yang dipusatkan di Plaza Balai Kota Bogor, Jumat 22 Oktober 2021 pagi.

Upacara peringatan dengan tema ‘Santri Siaga Jiwa Raga’ ini dipimpin Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, tidak ada yang lebih layak diucapkan selain rasa syukur karena atas kehendak takdir Allah semuanya diberikan kesempatan untuk bersama-sama memperingati Hari Santri dalam keadaan sehat di tengah masa Pandemi Covid-19.

“Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran santri, Indonesia tidak bisa dipisahkan dari kiprah, sepak terjang serta pemikiran para santri dan tokoh agama,” ujar Bima Arya.

Berdasarkan sejarah, resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 telah membakar semangat, memotivasi para santri seantero Jawa untuk berjuang menyatukan bangsa, berjuang menggapai cita-cita bersama, tidak saja untuk umat Islam tapi untuk bangsa Indonesia.

Upacara peringatan
Para Santri sedang mengikuti upacara di Plaza Balai Kota Bogor, Jumat 22 Oktober 2021 pagi. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Hari ini ada 13.400 santri yang mondok di 112 pesantren yang tersebar di seluruh Kota Bogor,” sebutnya.

Bima Arya menegaskan, ada tiga tugas utama dan tantangan para santri hari ini. Pertama berjuang, berikhtiar memberdayakan umat, menguatkan peran para santri di seluruh bidang, pendidikannya harus tinggi, kompetensinya harus kuat, karakternya harus kokoh.

Sebab, tidak mungkin bisa berperan, bisa mengisi pembangunan tanpa memiliki kompetensi dan karakter.

“Jihad bukan sekedar retorika, perjuangan bukan sekedar kata-kata tetapi butuh keahlian, kematangan dan kekokohan karakter,” jelasnya.

Pemkot Bogor bersama pesantren dan semua tokoh agama berikhtiar dengan segala suka dukanya, dengan segala dinamikanya untuk memberdayakan umat, mengendapkan peran para santri berada di garis terdepan dan jangan sampai hanya menjadi generasi rebahan.***

Dinas Perhubungan Kota Bogor Perbaiki Konek Ulang di 6 Titik

0

Bogordaily.net – Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melaksanakan perbaikan dan perawatan APJ yang tidak berfungsi pada hari Jumat 22 Oktober 2021.

Berikut adalah 6 titik wilayah di Kota Bogor yang diperbaiki di antaranya :

1. Perbaikan APJ (ganti lampu) di Jalan Warung Nangka Kecamatan Bogor Selatan.

2. Perbaikan APJ (ganti lampu) di RT 03/RW 06 Kelurahan Kedung Halang.

3. Perbaikan APJ (ganti lampu) di RT. 05 RW. 05 kel. Ciparigi
4. Perbaikan Jaringan (konek ulang) di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Pabaton.

5. Perbaikan Jaringan (konek ulang) di Komplek bbpb Kelurahan Pasir Mulya.

6. Perbaikan APJ (ganti lampu) di Gang Ketapang RT 03/RW 07 Kelurahan Pasir Jaya.

Untuk menyampaikan keluhan pengaduan warga setempat mengenai kelistrikan di APJ dapat melalui Whatsapp (no call) dengan 0858-8585-8587.***

Kabar Bahagia untuk Army, BTS Akan Konser di Jakarta International Stadium pada 2022

0

Bogordaily.net – Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro Widi Amanasto menerima kunjungan DPRD DKI di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat, 22 Oktober 2021.

Ia mengatakan, stadion yang digagas pada era Gubernur Anies Baswedan itu akan dilengkapi dengan sistem audio berteknologi tinggi yang mendukung untuk menggelar konser-konser besar.

“Sound system-nya juga menggunakan echo jadi kalau pun nanti ada BTS, rencana BTS akan manggung juga mungkin di tahun depan, itu nanti menggunakan sound yang bagus,” tutur Widi.

Widi mengklaim sound system di JIS lebih bagus ketimbang di Stadion Utama Gelora Bung Karno atau GBK. Ia mengatakan suara musik di Jakarta International Stadium itu akan terdengar lebih bagus.

“Atap kami tutup, jadi suaranya sangat bagus. Beda dengan yang di GBK, karena kami pakai sound system canggih, sudah diperhitungkan,” ujar dia.

Widi mengatakan, Jakpro sudah menjalin komunikasi awal dengan pihak manajemen BTS dan mendapat tanggapan yang cukup baik.

“Sudah ada komunikasi, baru komunikasi awal lah ya, dan mereka ada waktu kosong sebenarnya di bulan tertentu di tahun depan,” kata dia.

Selain digunakan sebagai pertandingan sepak bola, JIS juga dirancang untuk menggelar acara-acara besar lain seperti konser musik.

Pembangunan JIS saat ini masih terus berjalan. Kini kemajuan pembangunan stadion yang disebut setara dengan stadion di Eropa itu sudah mencapai 76,52 persen.

Peluncuran tidak resmi (soft launching) stadion ini akan dilakukan pada 10 Desember 2021. Sedangkan peresmian Stadion JIS akan berlangsung pada Maret 2022.***

Momentum di Hari Santri, Bupati Bogor Ajak Santri Menangkal Ideologi Menyimpang

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin melalui momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2021 mengajak para santri berperan aktif menangkal penyebaran ideologi menyimpang, dan senantiasa menjaga kondusifitas dan toleransi umat beragama untuk menciptakan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri menjadi dasar diperingatinya hari santri setiap tanggal 22 Oktober. Peringatan Hari Santri Nasional dilakukan sebagai bentuk penghargaan, dedikasi, dan perjuangan para santri dalam menghantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.

Sebagaimana yang diketahui bersama bahwa tema Peringatan Hari Santri tahun ini adalah “Santri Siaga Jiwa Raga”. Artinya santri dituntut untuk siap siaga jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Untuk itu saya mengajak para santri untuk berperan aktif dalam upaya menangkal penyebaran ideologi menyimpang yang dapat merusak pertahanan dasar negara. Tidak pernah lelah untuk berikhtiar dan berkarya, berpegang teguh dengan aqidah, nilai-nilai ajaran Islam Rahmatan Lil’alamin, serta mengajak para santri dan seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor untuk senantiasa menjaga kondusifitas dan toleransi umat beragama, untuk menciptakan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor, sehingga dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” ungkap Bupati Bogor.

Menurutnya, penting menangkal penyebaran ideologi menyimpang seperti isu radikalisme untuk itu ia meminta pondok pesantren lebih fokus kepada pendidikan dan pembinaan para santri.

“Saat ini dengan mudahnya isu radikalisme disebar melalui media sosial, dimana berita yang disampaikan tidak utuh hanya setengah-setengah, membuat masyarakat tidak paham dan berpotensi salah menerima dan memahami pesan yang disampaikan,” ujar Ade Yasin.

Lanjut Ade Yasin menambahkan, peringatan HSN dibarengi juga dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah melalui Bogor Bersholawat. Katanya, pada momentum Maulid Nabi Muhammad ini ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor bersama-sama meneladani kecintaan Rasulullah kepada umatnya.

“Dalam rangka memperingati Maulid nabi Muhammad SAW, kita akan fokus dan ikut serta agar pendidikan pondok pesantren dan madrasah ini maju. Kami pun mengundang KH. Mustofa Aqil Siradj untuk memberikan tausiah, Alhamdulillah mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat,” beber Ade Yasin.

Kemudian, Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukri Aji menambahkan, bahwa Hari Santri Nasional sebuah kewajiban untuk diperingati dan bagi para santri pondok pesantren di Kabupaten Bogor dan seluruh Indonesia agar menjadi hamba yang sholeh dan sholehah, juga calon kyai, calon intelektual, calon pejabat, calon gubernur, dan juga presiden. Menjadi santri yang saling bertoleransi antar umat dan toleransi aqidah.

“Nuansa ini cukup luar biasa untuk bahan muhasabah bahwa Indonesia merdeka dibuat oleh santri dan para kyai. Di era milenial yang seperti ini, di era digital ibu Bupati Bogor telah merespon dengan Bogor Berkeadaban yang ada di Pancakarsa. Itu sangat luar biasa dengan menyiapkan 1.000 hafidz Al Quran, dan pondok-pondok pesantren untuk menyongsong santri-santrinya yang tidak hanya menguasai ilmu agama tapi mereka juga menguasai ilmu teknologi,” pungkasnyanya.(buc/sh)

Tekan Impor, MenKopUKM Teten Masduki Luncurkan Cangkul Merah Putih Berlabel SNI

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi kinerja Koperasi Produsen Angudi Logam Abadi, yang akhirnya sukses menghasilkan produk cangkul buatan dalam negeri dengan brand Cangkul Merah Putih. Cangkul tersebut telah mendapat sertifikasi layak mutu dari SNI.

“Saya bersyukur, Cangkul Merah Putih sekarang punya label SNI. Akhirnya kita mampu swasembada cangkul sendiri yang saat ini bahan bakunya di-support oleh BUMN, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan dukungan pembiayaan dari PT BRI (Persero) Tbk,” ucap Teten dalam launching produk SNI Cangkul Nasional Merah Putih sekaligus Pelepasan Ekspor Batu Fosil ke Hamburg, Jerman di Pendopo Bupati Tulungagung, Jawa Timur, Jumat 22 Oktober 2021.

Di kesempatan yang sama, MenKopUKM mengunjungi pabrik sekaligus tempat produksi cangkul Merah Putih di kawasan Tulungagung, Jawa Timur.

MenKopUKM didampingi Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Deputi Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi, Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Hanung Harimba Rachman, dan Ketua Koperasi Angudi Logam Abadi Suharyono.

Teten mengatakan, di awal dirinya menjabat sebagai menteri, ramai impor cangkul menyeruak. Dirinya pun lantas diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari solusinya. Ketika itu bahan baku menjadi isu utamanya.

“Akhirnya kami menempuh jalan untuk memperkuat koperasinya terlebih dahulu, kemudian bermitra bersama BUMN untuk ketersediaan bahan baku,” jelas MenKopUKM.

Merah putih
Koperasi Produsen Angudi Logam Abadi hasilkan produk cangkul buatan dalam negeri dengan brand Cangkul Merah Putih. (Istimewa/Bogordaily.net)

Cangkul Merah Putih, sambungnya, merupakan program lokalisasi kolaborasi KemenKopUKM bersama Kementerian Perindustrian, LPDB-KUMKM, dan BUMN untuk menekan impor cangkul.

Saat ini, kualitas cangkul Merah Putih telah terstandarisasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri nasional dan daerah.

Ia mengatakan, Cangkul Merah Putih fokus mengisi market dalam negeri, terutama terhadap kebutuhan alat-alat pertanian yang sebagian besarnya masih impor. Namun, ia tidak menutup kemungkinan cangkul ini bisa juga merambah pasar internasional.

Teten menegaskan, langkah selanjutnya yang kini perlu dilakukan adalah mengembangkan koperasi logam penghasil cangkul ini, agar bisa memproduksi alat pertanian lainnya. Dalam memperkuat koperasi industri logam ini, KemenKopUKM menekankan beberapa faktor.

Pertama, memastikan ekosistem cangkul ini cukup baik melalui supply logam dari Krakatau Steel dengan harga yang kompetitif.

Kedua, akses pasar produk ini dengan cara diserap pemerintah, kementerian, dan lembaga sehingga koperasi bisa meningkatkan produknya dari sisi kualitas dan kuantitas.

“Akses pasar telah dibuka sebanyak 40 persen belanja pemerintah lewat LKPP, salah satunya alat-alat pertanian. Belanja UMKM pun sudah diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Program alokasi pengadaan barang dan jasa pemerintah dari UMKM saat ini mencapai Rp188,96 triliun atau sekitar 42,19 persen dari total target Rp447,2 triliun,” ucap Teten.

Ketiga, KemenKopUKM terus memperkuat akses pembiayaan lewat LPDB-KUMKM. Termasuk KUR dengan bunga yang sangat rendah dari perbankan dan disubsidi oleh pemerintah.

Selain di Tulungagung, koperasi sektor logam dengan produk cangkul juga fokus dikembangkan di Sukabumi, Klaten, dan Tegal.

“Saya optimis industri logam, terutama cangkul ini terus berkembang. Karena selama dua tahun ini, isu impor cangkul sudah tak ada lagi. Bahkan dari segi kualitas, saya sudah coba adu sendiri dengan produk impor, cangkul Merah Putih punya kita ini kuat,” yakin MenKopUKM

Merah putih

Di kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Angudi Logam Abadi Suharyono mengatakan, saat ini koperasinya mampu memproduksi 4.000 cangkul per bulan. Ia bersyukur, produk Cangkul Merah Putih kini mendapat sertifikat SNI.

“Ikhtiar ini agar kita mudah jika ingin menembus pasar ekspor dan berjejaring dalam rantai nilai global (global value chain),” imbuhnya.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo juga menyatakan dukungannya. Ia bilang, momentum ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka peningkatan daya saing UMKM di tingkat nasional dan global. Terutama di Tulungagung, kata dia, banyak produk-produk UMKM yang bisa dijadikan unggulan ekspor.

“UMKM di Tulungagung jadi penguat ekonomi di daerah dan mampu membuka lapangan kerja yang lebih baik,” tandasnya.***

Layanan Radiologi di RSOP Ciamis Ditunjang dengan Peralatan Modern

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Khusus Bedah RSOP Ciamis memperingati Hari Jadi Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) yang ke-65 tahun pada Jumat 22 Oktober 2021.

“Selamat Hari Jadi Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) yang ke-65 tahun. Meski dihantui bahaya radiasi, karyamu tak kenal Henti. 65 Tahun PARI Peduli Bersinergi,” dari keterangan tertulisnya.

RSOP Ciamis juga mempunyai layanan Radiologi loh! Pastinya ditunjang dengan peralatan modern yang dipadukan dengan tenaga radiografer handal.

RSOP Ciamis menerima 4 layanan radiologi, yakni:

1. CT Scan, yang memberikan informasi gambar organ, tulang, dan jaringan lunak di dalam tubuh yang lebih rinci dan akurat.

2. Alat Bantu Operasi C-ARM, yang membantu dalam penanganan operasi kasus-kasus bedah.

3. BMD atau alat untuk periksa Kepadatan Tulang.

4. Diagnostic General Radiographi (X-Ray) dilengkapi Computed Radiography.

Untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, layanan ini beroperasi 24 jam.

Jika harus melakukan radiologi, tinggal datang ke Rumah Sakit Khusus Bedah RSOP Ciamis di Jalan Raya Ciamis-Banjar No. 341 Cijeungjing, Ciamis.***

Pengerjaan Jalan Cigudeg Kiarapandak-Cisangku Sukajaya Lambat, Sekda Kab Bogor Sentil Kontraktor

Bogordaily.net – Proyek pembangunan Jalan Cigudeg Kiarapandak-Cisangku Sukajaya senilai Rp 28 miliar dinilai lambat. Jalan jalan tersebut mengalami rusak parah sejak Januari 2020, akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor.

Mamantau kondisi terakhir jalan Cigudeg Kiarapandak-Cisangku Sukajaya, Sekda Kabupaten Bogor Burhanuddin bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyuwijaya melakukan sidak ke lokasi pada Jum’at 22 Oktober 2021.

Sekda Kabupaten Bogor Burhanuddin menyayangkan lambatnya pembangunan jalan yang dananya bersumber dari dana pemulihan ekonomi (PEN). Dana tersebut merupakan hasil peminjaman Pemprov Jawa Barat ke pemerintah pusat.

Burhanuddin menyebut proyek pembangunan Jalan Cigudeg-Kiarasari-Cisangku ini demi memulihkan insfrastruktur jalan maupun jembatan yang rusak akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor pada Rabu 1 Januari 2020 lalu.

“Oleh karena itu kepada penyedia jasa PT Duta Tunas Kontruksi Pratama, kami minta proyek ini bisa tepat waktu dan selesai sebelum Senin, 27 Desember 2021 mendatang,” ujar Burhanudin.

Sekda menambahkan jikalau saat ini progres pekerjaan masih dibawah 30 persen, maka harus ada langkah percepatan pembangunan.

“PT Duta Tunas Kontruksi Pratama harus menambah alat berat, jumlah pekerja dan waktu kerja. Saya tegaskan bahwa proyek yang didanai PEN ini tidak ada addendum atau masa tambahan waktu kerja, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan,” tambahnya.

Kendati demikian Burhan menuturkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang harus memonitor proyek ini setiap pekan, laporannya pun juga akan selalu saya evaluasi.

Sementara Itu Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Jabar Asep Wahyuwijaya sangat berharap sekali kepada Pemkab Bogor untuk memaksimalkan anggaran yang tersedia, kepada penyedia jasa, ia pun memastikan anggaran tersebut tidak dipangkas atau dicoret oleh Pemprov Jawa Barat hingga ia meminta PT Duta Tunas Kontruksi Pratama melaksanakan tugasnya secara tepat waktu.

“Proyek pembangunan Jalan Cigudeg -Kiarabeha – Cisangku ini hasil perjuangan dari Aspirasi Dewan Jabar Fraksi Demokrat untuk penanganan pasca bencana di Sukajaya. Saya minta proyek ini jangan gagal lagi seperti proyek pembangunan Gedung MDGs RSUD Ciawi karena ini bukan murni anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tapi hasil pinjaman Pemprov Jawa Barat ke pemerintah pusat,” tandasnya.

AW sapaan akrab Asep Wahyuwijaya secara tegas mengatakan setiap rupiah sangat berharga karena di Pemprov Jawa Barat kita rebutan anggaran.***