Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 6666

Mantap, Omzet Rata-Rata Ekspor Tanaman Hias Se-Kabupaten Bogor Capai 300 Juta Per Hari

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan omzet rata-rata per hari dari pelaku usaha ekspor tanaman hias se-Kabupaten Bogor adalah sebanyak 200 juta sampai dengan 300 juta, ini jumlah yang cukup besar dan tentunya juga menyumbang devisa untuk negara.

Hal tersebut diungkapkannya pada Workshop Akselerasi Ekspor Tanaman Hias, di The Espemia Convention Hall & Villas, Ciawi, Kamis 21 Oktober 2021.

Ade Yasin mengatakan, keberhasilan ekspor adalah prestasi yang membanggakan dan hendaknya menjadi contoh dan motivasi, bagi para petani atau pelaku usaha tanaman hias lainnya untuk meningkatkan produksi tanaman hias.

“Saya sangat mengapresiasi, bahwa di tengah kondisi pandemi Covid 19, para petani dan pelaku usaha ekspor tanaman hias, mampu bekerja keras dan meraih peluang dalam berusaha tani. Pemerintah Kabupaten Bogor menaruh perhatian kepada petani dan pelaku usaha tanaman hias melalui pemberian bantuan berupa green house, pipanisasi, sarana pasca panen dan alat kultur jaringan,” kata Ade Yasin.

Ade menerangkan, jika melihat kerja keras para petani dan pelaku usaha ekspor tanaman hias Kabupaten Bogor, ia optimis ekspor tanaman hias Kabupaten Bogor, akan semakin berkembang.

Usaha keras yang dilakukan oleh petani bupati kira patut kita hargai, dan tentunya kita juga ingin, selain memenuhi kebutuhan tanaman tetapi pada intinya meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan petani.

Rata-rata

“Saya kira banyak ekspor tetapi kalau kita tidak sejahtera atau harga yang ditekankan terlalu rendah, saya kira juga itu tidak ada manfaatnya untuk petani jadi hanya dapat capeknya aja,” ujar Ade.

Jadi, lanjut Ade, pemerintah pusat harus mengawal harga yang menguntungkan petani. Jangan sampai sudah kerja keras, pesanan banyak, begitu sudah siap dikirim harganya turun, ini yang dikhawatirkan.

Akhirnya modal mereka tidak balik tetapi mereka harus tetap mengirim tanaman tersebut. Ia mengajak untuk bersemangat, bekerja keras dan terus berinovasi untuk memacu dan mempertahankan produksi.

Sementara itu, Direktur Buah dan Florikultur, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian, Liferdi Lukman menjelaskan, bicara tanam hias selama pandemi ini memang ada pergeseran yang semula tanaman hias didominasi tanaman bunga potong tetapi selama pandemi ini terlaih berubah ke tanaman hias daun.

“Tanam hias daun muncul mengambil peran begitu besar dan kita bersyukur Indonesia negara terbesar pengekspor tanaman hias kedua setelah Brazil. Tanaman hias yang dieskpor asli dari Indonesia sangat original,” papar Liferdi.

Ia mengatakan, pandemi ini tidak dijadikan sia-sia bagi petani tanaman hias daun, sehingga bisa hadir di pasar internasional.

Kementerian pertanian berupaya untuk menggencarkan apa yang kita miliki. Bulan November nanti ada acara di sepuluh negara jadi kita akan gencar mempromosikan.

“Masing-masing pejabat eselon diberi tanggung jawab mempromosikan komoditas kita, berbagai upaya terus kita lakukan untuk menggarap potensi tanaman hias, salah satunya di Kabupaten Bogor,” katanya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Siti Nurianty memaparkan, terdapat 33 perusahaan ekspor tanaman hias yang melibatkan lebih dari 251 orang petani mitra.

“Kami ingin menjadikan Kecamatan Tamansari sebagai kampung florikultura dengan dilengkapi instalasi karantina mandiri, sehingga dapat mempermudah eskpor tanaman hias,” paparnya.

Ia menuturkan, terima kasih kepada Bank BNI tentang bantuan pembiayaan dan dukungan ekspor untuk tanaman hias.

Ia juga sampaikan terima kasih tim jajaran BNI baik BNI pusat maupun Bogor yang telah memberikan dukungan penuh, demi terlaksananya acara ini.

Pelaku Usaha Tanaman Hias Daun Kecamatan Ciseeng, Cici Melita Rahmawati, menuturkan, kami baru berjalan tujuh bulan, dengan memberdayakan masyarakat di wilayahnya.

Ada sekitar 200 petani binaan untuk memproduksi tanaman berstandar ekspor, yang akan diekspor ke seluruh dunia, untuk menguasai pasar global.

“Rata-rata pendapatan petani binaan kami bisa mencapai 10 sampai 15 juta untuk satu petani dari memproduksi 200 sampai 500 tanaman per bulan. Sejauh ini yang kami produksi massal ada 70 jenis tanaman yang asli indonesia,” ujar Cici.

Cici menyampaikan, mereka juga pernah mengingkuti kegiatan expo berskala internasional. Mempersiapkan sistem dengan membuat aplikasi inventory, sehingga petani-petani dapat menginput ketersediaan produksi mereka, yang juga bisa diakses oleh seluruh eksportir.

“Saya yakin dengan kita berkolaborasi, semua saling mengambil peran, semua saling mensupport, kita dapat bangkit dan kita dapat mencapai target menguasai pasar global tanaman hias. Apalagi dari kalangan milenial dengan segala kemudahan akses informasi, teknologi dan sebagainya. Saya yakin para petani milenial dapat mengambil peran yang penting untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.***

Habis Gowes, Makan Ramen di Oishii Yakiniku Bogor Yuk!

0

Bogordaily.net – Akhir pekan banyak orang yang menghabiskan waktu untuk berolahraga, salah satunya bersepeda. Habis gowes, biasanya perut akan terasa lapar dan butuh asupan.

Pas banget jika kamu gowes di Jalan Kantor pos no 1, Baranangsiang, Kota Bogor, Oishii Yakiniku punya promo “Gowmen” Habis Gowes Makan Ramen!

Marketing Oishii Yakiniku Bogor, Sannie Dewi mengatakan, Gowmen hadir untuk para pesepeda di Kota Bogor.

“Promo ini kami hadirkan untuk mengajak para pesepeda menikmati ramen dan kedepannya Oishii juga akan berkolaborasi dengan para pesepeda,” ucapnya kepada Bogordaily.net Kamis 21 Oktober 2021.

Denga harga Rp 35 ribu aja, pesepeda bisa menikmati ramen ala Oishii Yakiniku yang pastinya otentik dan enak.

“Khusus untuk Gowmen, promo ini berlaku setiap hari Sabtu dan Minggu,” paparnya.

Habis gowes
Variant Ramen di Oishii Yakiniku Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Oishii juga memiliki banyak variant untuk menu ramennya loh! Ada Ramen chicken curry, Chicken tan tan, Seafood ramen, Karage ramen dan Gyoza ramen.

Selain itu, kamu juga bisa menikmati menu Bento set, atau bahkan sushi yang dijamin fresh.

Habis gowes
Sushi Salmon Cheese Roll. (Istimewa/Bogordaily.net)

Yuk habis gowes jangan lupa datang ke Oishii Yakiniku Bogor ya! Jangan lupa untuk follow Instagram untuk promo lainnya @oishiiyakiniku.bogor.***

Wabup Bogor Hadiri The 3rd West Java Investment Summit 2021

0

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan didampingi Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, dan Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, menghadiri forum The 3rd West Java Investment Summit 2021 secara virtual, di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis 21 Oktober 2021.

Forum tersebut mengusung tema “Menavigasi Dunia Pasca-Covid: Pertumbuhan Investasi untuk Jawa Barat yang Tangguh”.

Pada forum tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan, Jawa Barat adalah daerah tujuan investasi terbaik di Indonesia. Dari segi kualitas infrastruktur, punya bandara terbaik, selanjutnya punya Pelabuhan Patimban di Subang, yang besar dan paling canggih.

Lanjutnya, kita akan punya kereta berkecepatan tinggi pertama di Indonesia. Selanjutnya, kami sedang membangun lebih banyak jalan kota, dan banyak lagi kualitas infrastruktur lainnya.

“Jawa barat punya sumber daya manusia yang paling produktif di Indonesia. Jawa Barat, manusianya paling produktif. Kemudian layanan investasi berkualitas, kita memenangkan penghargaan dari banyak institusi, termasuk dari KPK yakni salah satu kualitas dan integritas terbaik dalam layanan investasi,” jelas Kang Emil.

Ia rasa Jawa Barat akan lebih sempurna untuk tujuan investasi, di wilayah utara ada Industri, pariwisata dan agrikultur ada di wilayah selatan, karena memiliki pemandangan yang bagus.

Ia sudah menandatangani proyek dengan pendiri panel surya di Abu Dhabi, nantinya di Asia yang terbesar akan ada di Jawa Barat.

Produksi baterai untuk kendaraan listrik juga akan ada di Jawa Barat. Jadi saya pikir itu akan menjadi masa depan yang baik, untuk investasi.

“Jadi, ini adalah alasan kenapa Jawa Barat selalu menjadi nomor satu di bidang investasi. Untuk menciptakan ekosistem investasi yang baik, kita sedang meningkatkan pengembangan kapasitas. Saya harap ini akan menjadi kekuatan perekonomian Jawa Barat,” tandas Kang Emil.***

Beredar Telur Tak Layak Konsumsi, Disperdagin Sidak Pasar Leuwiliang

0

Bogordaily.net – Terkait adanya dugaan telur tidak layak konsumsi yang diperjualbelikan bebas di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) dan Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor, Kamis siang 21 Oktober 2021 menyidak pedagang telur rebus matang yang dijual di Pasar Tradisional Leuwiliang.

Menanggapi hal itu Pengadministrasi umum Disperdagin Kabupaten Bogor, Sobar mengatakan, pihaknya akan membawa telur tersebut untuk di cek ke laboratorium untuk di tindaklanjuti.

“Kami dari disperdagin akan membawa sampel untuk ditindaklanjuti sehingga harus di cek kebenarannya melalui laboratorium, secepatnya kita akan cek,” ungkap Sobar kepada wartawan, Kamis 21 Oktober 2021.

Sobar menjelaskan, setelah mengetahui adanya hal tersebut, pihaknya langsung datang ke lokasi guna mencari kebenaran terkait informasi dugaan adanya peredaran telur diduga tidak layak konsumsi tersebut.

Ia pun menjelaskan bahwa setelah mendapat kabar tersebut pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk mencari tau kebenaran terkait telur infertil.

“Ya, pada intinya kita berharap tidak ada spekulasi di sini, apapun nanti yang muncul setelah di cross check kebenarannya itu kan butuh pembuktian uji lab terlebih dahulu,” bebernya.

Menurutnya, ini baru dugaan tidak layak konsumsi dan dirinya tidak tau yang layak dikonsumsi itu seperti apa, karena hal itu dikatakan bukan diranahnya.

“Hanya ada baru ada di pasar Leuwliang saja, kita tau bahwa pasar Leuwliang baru terindikasi ya, Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang perlindungan konsumen, Disdagin hanya sebatas membantu jadi itu kewenangan dari provinsi,” jelasnya.

Ia pun menegaskan, dengan dugaan hal tersebut akan ditindaklanjuti sehingga bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk di cross check lebih lanjut.

“Mangkanya kita akan cek ke lab terlebih dahulu agar hasilnya valid gitu, tadi pun para pedagang sepakat kalo tidak layak ya tidak akan di perjual belikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala tata usaha UPT peternakan dan perikanan wilayah V, Arif mengatakan, setelah konfirmasi terkait tentang dugaan adanya telur tidak layak konsumsi diperjualbelikan di pasar Leuwiliang, maka hari ini kami mengecek ke lapangan.

“Dinas perdagangan setelah itu kita akan mengecek layak atau tidak untuk dikonsumsi, mudah-mudahan ada kesimpulan sehingga bisa memberikan solusi yang terbaik buat masyarakat secara umum agar layak tidaknya untuk dikonsumsi, kalo tidak layak sudah ada surat pernyataan untuk tidak di peredaran luaskan, kalo mereka sepakat akan menjual belikan telur yang layak,” pungkasnya.***

(Ruslan)

Bantuan Nakes TNI Akan Diterjunkan ke Pelosok Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Bantuan Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Markas Besar TNI tiba di Kabupaten Bogor, sebanyak 110 orang yang berasal dari Puskes TNI diterima Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Hadijana, beserta Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kamis 21 Oktober 2021.

Para Nakes langsung diterjunkan ke pelosok-pelosok wilayah Kabupaten Bogor untuk melaksanakan percepatan vaksinasi.

Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, hari ini kita menerima sebanyak 110 tenaga kesehatan dari Puskes TNI.

Memang ada petunjuk langsung dari Panglima TNI dan Kapolri, untuk mengingatkan serbuan vaksinasi di Kabupaten Bogor. Kedatangan mereka untuk menggantikan Nakes dari wisma atlet yang sudah berakhir masa tugasnya.

Nakes Tni
Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Kami berterima kasih, ada pengganti Nakes untuk bertugas di Kabupaten Bogor melaksanakan percepatan vaksinasi. Ini adalah kekuatan dari Mabes TNI, kami pun menerima bantuan sejumlah 88 resimen mahasiswa dari Bandung. Mereka nantinya akan masuk ke pelosok-pelosok, ke desa-desa, jadi bukan lagi bertugas di sentra-sentra vaksinasi,” terang Danrem.

Danrem menambahkan, perlu diketahui bahwa Kabupaten Bogor itu sangat luas sekali, ada titik-titik desa harus menempuh perjalanan 7 jam perjalanan, ada yang 4-5 jam.

Agar lebih optimal melaksanakan vaksinasi, kita tempatkan mereka terutama 110 Nakes dari Angkatan Laut dan resimen mahasiswa ini masuk ke pelosok-pelosok di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Kita harus masuk ke desa-desa, ke kampung-kampung. Kabupaten Bogor bukan hanya penduduknya yang banyak, tapi daerahnya juga luas. Kita harus mendatangi mereka, dan layani mereka dengan sebaik-baiknya. Semua harus diberikan pelayanan yang sama, kita berikan vaksinasi yang sama,” tandas Danrem.

Danrem Brigjen TNI Achmad Fauzi berharap, jika bekerja maksimal untuk NKRI. Ia berharap mencapai target 70 ribu per hari dengan masa kerja dua minggu.

Tapi ia akan selalu evaluasi perkembangan di lapangan, karena pasti banyak dinamika. ini adalah tugas bersama.***

Niat Jemput Anak, Seorang Ibu Asal Cigudeg Tewas Tertabrak Truk

0

Bogordaily.net – Nahas, seorang ibu rumah tangga yang hendak menjemput anaknya di sekolah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Kamis pagi 21 Oktober 2021.

Mengendarai roda dua bernomor polisi F 3017 FAY, sang ibu kecelakaan di Jalan Raya Cigudeg, Kampung Cicopong, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Pengendara motor bernama Yuliawati itu merupakan warga Kampung Pasirangin RT 01/RW 03 Desa Wargajaya, Kecamatan Cigudeg.

Korban meninggal di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan kendaraan mobil truk pengangkut hebel.

“Kejadian kecelakaan lalu lintas sekitar Pukul 10.30 WIB informasi korban terserempet terus terlindas kendaraan truk, sehingga korban meninggal di tempat kejadian,” kata salah satu warga Desa Wargajaya Supandi (50) kepada wartawan.

Sambung Supandi dirinya kaget terdengar suara keras, ternyata saat dilihat keluar ada seorang wanita tergeletak di jalan raya.

“Pas saya keluar rumah sudah tergeletak korbannya, tadi keluarga nya udah datang sehingga korban dibawa langsung ke RSUD Leuwiliang,” katanya.

Menurut warga lain yang di sekitar kejadian, Ani Kurniasih menyatakan bahwa di jalan tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Belum lama ini, ada anak sekolah yang tertabrak.

Sementara itu dari informasi yang diterima korban saat ini setelah dibawa ke RSUD Leuwliang. Dan akan dimakamkan tidak jauh dari kediaman di Kampung Pasir Angin.

Miris pemakaman ibu satu anak itu harus dilaksanakan tanpa dihadiri sang suami, karena sedang berada di Luar Kota urusan pekerjaan.***

(Ruslan)

Viral! Oknum Polisi Ajak Jalan-Jalan Pacarnya Pakai Mobil Dinas

0

Bogordaily.net – Beredar unggahan yang memperlihatkan oknum Polantas mengajak pacarnya untuk keliling menggunakan mobil dinas.

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Twitter @txtdrberseragam. Dalam unggahan tersebut, tampak identitas oknum Polantas yang menggunakan mobil dinas untuk jalan-jalan bersama pacar.

Hal tersebut menuai reaksi dan komentar dari warganet.

Pasalnya, oknum Polantas dan pacarnya saat ditegur justru tampak tak peduli.

Dalam unggahan tersebut, akun itu menyebutkan dirinya mendapatkan informasi dari temannya di Instagram.

Dia mendapatkan kabar bahwa oknum Polantas menggunakan mobil dinas untuk jalan-jalan.

“Kemarin dapat kabar dari temen di ig ada polisi berulah lagi dengan gaya-gayaan pakai mobil dinas,” tulis akun tersebut, dikutip Suara.com.

Mobil dinas itu justru dipakai untuk jalan-jalan ke kebun binatang bersama pacarnya.

Padahal diketahui, mobil dinas untuk patroli tak boleh digunakan untuk keperluan pribadi.

Saat ditegur, pacar oknum Polantas tersebut justru seakan tak peduli.

Hal tersebut membuat si pemilik akun Twitter @pasifisstate merasa geram.

“Ini yang jengkelin bangs*t banget sih, dibayar pakai duit rakyat dipakai sombong-sombongan di jalan,” ungkapnya.

Berdasarkan unggahan tersebut, oknum Polantas yang menggunakan mobil dinas untu bepergian bareng pacar telah dilaporkan ke Propam.

Menurut informasi, kejadian tersebut terjadi pada September 2021 lalu.

Komentar Warganet

Unggahan tersebut membuat warganet geram. Mereka ikut memberikan komentar.

“Beli mobil sendiri kalau mau ngajak orang pacaran mah, ya kali ngajak jalan pakai mobil tapi mobil patroli. Mending pakai beat,” ujar warganet.

“Mbaknya nggak malu apa ya pacaran naik mobil patroli, pas udah turun dari mobil kan pasti dilihatin orang-orang,” komentar warganet.

“Jiah, kasihan banget mbak kok mau sih pacaran sama orang nggak modal,” timpal warganet.

“Uang pajakku malah buat pacaran,” imbuh warganet lain.

Aturan Mobil Dinas

Aturan kepemilikan kendaraan dinas Polri telah diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No 5 Tahun 2012 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Dalam Perkab Pasal 16 disebutkan bahwa registrasi dan identifikasi kenderaan bermotor dinas Polri diselenggarakan oleh pejabat yang bertanggung jawab di bidang pengelolaan kendaraan bermotor dinas Polri yang ditetapkan dengan keputusan Polri.

Selanjutnya, kepentingan pendataan pada sistem informasi dan komunikasi lalu lintas dan angkutan jalan, setiap tahun data kendaraan bermotor dinas Polri dilaporkan kepada Kakorlantas Polri.

Data setiap jenis kendaraan bermotor terdiri atas nomor registrasi kendaraan dinas, nama dan alamat kesatuan, merek, tipe, jenis, model, tahun pembuatan, isi silinder, nomor angka, nomor mesi, warna dan bahan bakar.(sc/sh)

Seksi Alat Perlengkapan Jalan Dishub Kota Bogor Perbaiki Jaringan APJ

0

Bogordaily.net – Melalui Seksi Alat Perlengkapan Jalan (APJ), yang dipimpin oleh bapak Burhan Balman, petugas Dishub Kota Bogor melaksanakan perbaikan dan perawatan APJ yang tidak berfungsi pada hari Kamis 21 Oktober 2021.

Berikut adalah 6 titik wilayah di Kota Bogor yang diperbaiki di antaranya :

1. Perbaikan Jaringan APJ (konek ulang) di RT 04/RW.06 Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

2. Perbaikan jaringan APJ (konek ulang) di Jalan Palayu 6 RT 03/RW 07 rumah No 56 dan 68 Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.

3. Perbaikan jaringan APJ (konek ulang) di Jalan Siliwangi panel SPBU Kecamatan Bogor Timur.

4. Perbaikan lampu APJ (ganti Fitting) di RT 04/RW 04 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan.

5. Perbaikan panel APJ (MCB turun) di RT 05/RW 03 Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat.

6. Perbaikan lampu APJ (ganti lampu) di Jalan Mayjen Ishak Djursa Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat.

Untuk menyampaikan keluhan pengaduan warga setempat mengenai kelistrikan di APJ dapat melalui Whatsapp (no call) dengan 0858-8585-8587.***

Seleksi Calon Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi Kota Bogor

0

Dalam rangka pengisian Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi Kota Bogor Periode 2021-2026, Pemerintah Kota Bogor membuka pendaftaran Calon Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi Kota Bogor Periode Tahun 2021-2026 dengan persyaratan yang dapat dilihat di website Pemerintah Kota Bogor dengan alamat https://pansel.kotabogor.go.id/

Demikian pengumuman ini untuk diketahui dan menjadi pedoman.

Ketua,

Dody Ahdiat,S.Sos

Pembina Utama Muda
NIP. 19661014 198603 1 008

Dongkrak Kinerja Ekspor, MenKopUKM Lepas Pengiriman Mangga Gresik ke Singapura

0

Bogordaily.net – Hasil produk pertanian buah mangga asal Indonesia memiliki keunggulan dibanding mangga asal negara lain.

Tak heran permintaan salah satu buah tropis ini cukup tinggi diminati di pasar internasional.

Gresik, Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang memiliki hasil produk buah mangga berorientasi ekspor.

Hal itu dibuktikan dengan pelepasan ekspor mangga dengan brand Mangga Sultan dari petani asal Gresik ke Singapura sebanyak satu ton.

Mangga

Prosesi pelepasan ekspor secara simbolis dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Padmoyo Tri Wikanto di Gresik, Jatim, Kamis (21 Oktober 2021).

Ekspor ini merupakan sinergi antara Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag (Diskoperindag) Gresik, Direktorat Bea Cukai Jatim, Atase Perdagangan KBRI Singapura, dan  PT Galasari Gunung Sejahtera (GGS).

Diketahui, ekspor mangga ini merupakan ekspor yang kedua setelah ekspor pertama yang dilakukan pada awal tahun 2021.

Mangga jenis arumanis menjadi buah favorit di Singapura bersaing dengan mangga asal Thailand.

Saat ini, beberapa varietas mangga Indonesia yang berpeluang untuk pemasaran ekspor adalah gedong, arumanis, manalagi, dan golek.

Pasar utama ekspor mangga adalah Timur Tengah, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan China.

Mangga

Bukan hanya mangga, buah tropis lain seperti pisang dan melon juga permintaannya cukup tinggi dari pasar luar negeri.

“Ekspor ini menjadi tanda bahwa UMKM kita berdaya saing tinggi, mampu menembus pasar internasional di tengah pandemi Covid-19 ini. Saya sangat mengapresiasi peran aktif berbagai pihak dan inisiasi perluasan pasar ekspor produk UMKM,” kata MenKopUKM Teten Masduki dalam sambutannya.

GGS merupakan perusahaan perkebunan hortikultura, yang bekerja sama dengan petani plasma dengan luasan laham mencapai 3.000 hektare (ha).

Melakukan inovasi teknologi, dan pengelolaan ramah lingkungan sehingga mampu mempertahankan pasar ekspornya.

Produksi mangga di Provinsi Jawa Timur mencapai 1.292.960 ton atau sebesar 49,8 persen dari total produksi mangga Indonesia yang mencapai 2.898.588 ton.

Diakui Teten, persaingan ekspor mangga sangat kompetitif sehingga perlu pengetahuan dan perbaikan menyeluruh.

Termasuk di antaranya penanganan pascapanen, sehingga produk pertanian kita dapat bersaing dengan negara lain.

Selain itu Teten juga meminta agar ekspor produk pertanian juga tak bisa dilakukan sendiri-sendiri.

Untuk itu para petani berlahan sempit dikonsolidasikan dalam sebuah koperasi agar tercipta corporate farming.

“Perlu dilakukan rekayasa sosial, petani lahan sempit masuk ke skala ekonomi. Perlu ditetapkan juga daerah potensi produk unggulan sebagai kawasan berikat. UMKM juga perlu diberi insentif seperti usaha besar,” tegasnya.

Menurut dia, pemerintah terus mendukung iklim usaha membaik lewat UU Cipta Kerja yang diturunkan dalam PP No. 7 tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Kemudahan berusaha dengan penyederhanaan administrasi izin ekspor, sertifikasi halal gratis, akses pembiayaan, fasilitasi promosi, pendampingan dan pelatihan usaha, hingga insentif fiskal.

Pihaknya menyadari, saat ini kontribusi ekspor UMKM baru sekitar 14 persen masih relatif kecil dibandingkan Singapura sebesar 41 persen dan China sebesar 60 persen.

Sementara Kontribusi ekspor UMKM pada 2021 ditargetkan naik menjadi 15,2 persen dan pada 2024 menjadi 17 persen.

“Di luar negeri ekspor UMKM sangat tinggi, karena UMKM nya memang dilibatkan dan masuk ke dalam rantai pasok industri nasional. Kita harus belajar bagaimana bisa meningkatkan kontribusi ekspor Indonesia,” ucap Teten.

MenKopUKM menegaskan, melalui sinergi dan kolaborasi akan mendorong peningkatan ekspor nasional, seperti LPEI dan Bank Himbara yang mendukung kemudahan pembiayaan ekspor.

Juga BPOM, BSN, Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN.

Kementerian Pertanian yang memberikan kemudahan perizinan, logistik, informasi ekspor serta riset peningkatan kualitas produk, sehingga UMKM lebih berdaya saing.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya terus menggencarkan untuk UMKM naik kelas menuju modernisasi koperasi.

Transformasi usaha nonformal ke formal juga dilakukan dan memanfaatkan teknologi untuk UMKM masuk dalam rantai global.

“Tantangan tak hanya mengubah cara bisnis digitalisasi, tetapi juga mindset perubahan sistem, tata kelola, harus reformasi total terhadap sistem yang sudah berjalan ini,” katanya.

Fandi mendorong agar pelaku UMKM jangan takut untuk melakukan ekspor terutama fokus produk-produk unggulan daerah.

Ia merinci, total ada 19 produk unggulan yang telah diekspor dari Kabupaten Gresik.

Mulai dari hasil laut seperti teripang kering ke Taiwan, ikan kerapu ke Hong Kong, hingga gula jahe.

“Ekspor mangga ke-2 ke Singapura ini diharapkan terus berlanjut dan semakin besar kapasitas ekspornya. Bulan depan, kami sedang menyiapkan produk kunyit kering untuk dikirim ke India sebagai bahan membuat kari. Hasil kunyit kering di wilayah selatan Gresik ini cukup banyak tersedia,” jelasnya.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Padmoyo Tri Wikanto menambahkan, pihaknya memfasilitasi insentif fiskal usaha kepada UMKM.

Seperti membebaskan bea masuk serta PPN impor dan PPH impor agar para UMKM ini mampu meningkatkan kualitas produksinya dan mampu bersaing dengan produk global.

“Produk unggulan ekspor mangga ini memiliki konsep insentif kawasan berikat agrikultural. Tak hanya memberikan insentif, kami juga melakukan pendampingan untuk kebutuhan pupuk, pengolahan tanah, dan orientasi ekspor awal untuk bermitra dengan pemerintah kabupaten,” jelasnya.***

(Gibran)