Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 6762

Mediasi Belum Berjalan, Sengketa Tanah Warga vs Sentul City Malah Jadi Anarkis

Bogordaily.net – Insiden tindak anarkis pengrusakan Kantor Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang diduga dilakukan oknum warga pada Sabtu 2 Oktober 2021, berawal dari sengketa lahan antara warga dengan PT Sentul City Tbk.

Padahal Pemkab Bogor dan Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor sendiri akan melakukan mediasi antara warga yang bersengketa dengan PT Sentul City Tbk.

Camat Babakan Madang Cecep Imam Nagarasit mengaku sangat prihatin dan menyayangkan tindak anarkis tersebut. Padahal sebelumnya akan dilaksanakan mediasi dan musyawarah untuk mencapai kata mufakat.

“Kami menyayangkan dan prihatin atas peristiwa pengrusakan Kantor Desa Bojong Koneng atau sikap anarkis warga, padahal kami akan memfasilitasi mereka untuk memediasi dan musyawarah dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan dan Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor serta pihak PT. Sentul City Tbk untuk selanjutnya ada kata mufakat sebagai jalan tengah atas sengketa lahan tersebut,” ungkap Cecep kepada wartawan, Senin 4 Oktober 2021.

Guna mencegah tindakan serupa terulang di desa lain, mantan Sekcam Parung ini dibantu kepolisian dan TNI akan melakukan tindakan antisipatif.

“Karena lahan PT Sentul City Tbk ini sangat luas dan bersinggungan dengan delapan desa dan juga kecamatan lain, kami dibantu pihak Kepolisian dan TNI pun akan melakukan beberapa tindakan antisipatif, seperti sosialisasi ke pemerintah desa dan juga warganya serta menghimbau jikalau ada sengketa lahan itu diutamakan penyelesaiannya dengan cara musyawarah dengan pihak yang bersengketa serta jangan mudah terprovokasi hingga mereka tidak tersangkut kasus hukum,” sambungnya.

Ia menuturkan sengketa lahan di wilayahnya muncul, karena adanya urbanisasi, perkembangan wilayah dari perdesaan menjadi perkotaan, melonjaknya harga tanah dan lain sebagainya.

“Harga tanah yang dari harga Rp10 ribu menjadi Rp5 juta per meter, berkembangnya wilayah dari perdesaan menjadi perkotaan dan lain sebagainya ini tentu menjadi salah satu penyebab terjadinya sengketa lahan. Oleh karena itu kami mengimbau, agar masyarakat berhati-hati dalam bertransaksi jual beli tanah, berkonsultasi dengan Kantor ATR/BPN dan DPKPP Kabupaten Bogor,” pintanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PT Sentul City Tbk memiliki lahan yang sangat luas yaitu sekitar 3.000 hektare. Selain di Desa Babakan Madang, Bojong Koneng, Sumur Batu, Citaringgul, Cijayanti, Karang Tengah, Cipambuan, Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang mereka juga memiliki lahan di Desa Sentul, Kecamatan Citeureup.(ikc/sh)

Heboh! Bocah pingsan Setelah Divaksin, Ternyata Grogi dan Kurang Tidur

0

Bogordaily.net – Sebuah Video di Malaysia bikin heboh. Seorang bocah berusia 12 tahun pingsan setelah disuntik vaksin Covid-19.

Video ini pun bikin gaduh di kalangan masyarakat karena disebut sebagai efek samping vaksin.

Faktanya, ternyata bocah itu pingsan bukan karena efek samping dari vaksin Covid-19.

Bocah ini pingsan karena grogi, kurang tidur dan juga tidak cukup sarapan. Seperti dilansir World of Buzz, Senin (4 Oktober 2021)

Hal ini diutarakan oleh Wakil Direktur Departemen Kesehatan Negara Bagian Melaka, Dr Rusdi Bin Abd Rahman.

Bocah laki-laki itu mendatangi lokasi vaksinasi bersama keluarganya, Kamis (30 September 2021).

Selama proses vaksinasi, bocah itu menunjukkan tanda-tanda grogi, tapi tidak ada efek samping selama masa observasi usai divaksin.

Namun, saat berjalan menuju tempat parkir, bocah ini tiba-tiba lemas dan pingsan.

Dia pun dibawa kembali ke ruangan kesehatan untuk diperiksa petugas medis.

Berdasarkan pemeriksaan kala itu, kondisi vital bocah itu stabil. Mulai dari tekanan darah, denyut nadi dan juga oksigen dalam darah.

Setelah 30 menit dipantau tim medis, bocah itu diizinkan pulang dan dilaporkan sehat serta aktif oleh keluarganya.

Belakangan terungkap kalau malam sebelum divaksin bocah ini begadang dan saat sarapan hanya makan satu sendok nasi lemak.

“Remaja ini tidak memiliki masalah kesehatan, tidak pernah dirawat di rumah sakit, atau memiliki riwayat alergi sebelumnya. Kejadian ini dipastikan karena grogi, kurang tidur dan tidak sarapan sebelum vaksinasi.” ujar dokter Rusdi.

Oleh karena itu, Dokter Rusdi berpesan kepada orangtua atau wali yang membawa anak-anak untuk divaksin.

Agar memastikan mereka tidur dengan cukup dan makan lebih dulu sebelum divaksin.

Dia juga meminta masyarakat tidak terperdaya dengan berita bohong di media sosial.***

Bahagia dan Haru, Marinir AS Pulang Disambut Keluarga

0

Bogordaily.net – Setelah menjalani tugas menjaga bandara Kabul, Afghanistan. Para prajurit Marinir AS kembali ke keluarga, Minggu (3 Oktober 2021).

Kedatangan mereka disambut haru karena ada 13 prajurit yang tewas oleh serangan bom bunuh diri oleh ISIS-K di bandara Kabul.

Para anggota keluarga sudah bersiap menanti kedatangan para marinir tersebut di Camp Pendleton. Pangkalan Marinir terbesar di Pantai Barat, sekitar 65 km utara San Diego.

“Kami datang jauh-jauh dari Mississippi untuk menemuinya,” kata Allen Frazier, seorang pensiunan Marinir, mengenai putranya, Kopral Jeffrey Frazier, dikutip dari Reuters, Senin (4 Oktober 2021).

Marinir

Jeffrey Frazier menolak berkomentar mengenai misi Afghanistan yang terakhir tersebut.

Peristiwa bom bunuh diri itu terjadi kurang dari 10 hari setelah Taliban merebut Kabul dan menguasai Afghanistan.

Pasukan Marinir termasuk dalam satuan yang berusaha melindungi bandara, memeriksa orang-orang dan menggeledah senjata.

Marinir

Scott Wiles, anggota pasukan pengawal bersepeda motor mengatakan penting mendukung para veteran yang kembali, terutama karena bunuh diri yang begitu umum di antara mereka.

Karena itu, Patriot Guard Riders bermaksud mengangkat semangat mereka dengan pengawalan yang semarak.

“Inilah saat kelam bagi mereka. Mereka kehilangan beberapa rekan satu tim, orang-orang yang pernah berlatih bersama, tidur bersama dan ditugaskan bersama mereka,” kata Wiles.

“Dan jika kami bisa menjadi pelipur lara dan mereka tidak jatuh ke lubang gelap, itulah alasan kami kenapa ada di sini.” pungkasnya.***

Sisilia, Perempuan Muda Asal Kupang Jadi CEO Termuda BRI

0

Bogordaily.net – Sisilia, perempuan muda berusia 22 tahun asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, merasakan hebatnya menjabat sebagai orang nomor satu di bank milik negara dengan jaringan terluas se-Indoensia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Menteri BUMN, Erick Thohir resmi menunjuk Sisilia menjadi Direktur Utama BRI selama sehari melalui Program Gilrs Take Over. Penunjukan tersebut bukan tanpa alasan.

Di kampung halamannya, Sisilia memang memiliki latar belakang membanggakan.

Seperti yang dilansir suara.com, salah satu finalis Girls Take Over tersebut pernah menjadi educator dan Plt Kepala Sekolah Pendidikan Usia Dini, yang membawahi empat kelas besar di sebuah Lembaga Pendidikan swasta di kota Kupang. Sejak tahun 2015, Sisilia pun tergabung dalam komunitas di bidang pendidikan dan lingkungan.

Adapun Program Girls Take over merupakan kampanye global, yang diinisiasi oleh Plan International dan diselenggarakan serentak di 75 negara setiap tahun. Kampanye tersebut untuk memperingati Hari Anak Perempuan Internasional (International Day of the Girls) yang jatuh pada 11 Oktober.

Tahun ini, temanya adalah kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan di dunia kerja.

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) berkolaborasi dengan Kementerian BUMN dan Srikandi BUMN sejak 17 Agustus hingga Oktober 2021, memperingati hari Anak Perempuan Internasional tersebut.

Selain Sisilia, ada lima perempuan muda lainnya dari berbagai provinsi yang terpilih sebagai finalis untuk mengambil alih (takeover) Menteri Badan Usaha Milik Negara dan lima Dirut BUMN selama sehari melalui Program Girls Take Over.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengungkapka, program berskala internasional tersebut sejalan dengan upaya perseroan dalam mendukung kesetaraan gender. Menurutnya, Sisilia adalah cerminan perempuan muda Indonesia yang multi talenta, yang dapat menciptakan nilai untuk kemajuan masyarakat seperti halnya visi BRI.

Di BRI, lanjut Sunarso, penerapan kesetaraan gender dijamin dengan baik. Manajemen BRI berkomitmen untuk selalu menjaga, agar dalam lingkungan kerja tidak terdapat diskriminasi dalam hal gender, suku, agama, serta ras.

“Kesempatan kerja dan pengembangan karir di BRI dilakukan dengan memperhatikan kompetensi setiap individu melalui metode yang terukur. Komitmen ini dapat dilihat dari perbandingan pekerja wanita dan pria di BRI,” ujarnya menegaskan.

Dukungan BRI terhadap kesetaraan gender terlihat pada komposisi pekerja BRI. Berdasarkan data pada akhir 2020, rerata komposisi untuk pekerja perempuan adalah mencapai 42,36% dan pria 57,64%.

Melalui dukungan terhadap kesetaraan gender, BRI ingin sejalan dengan program Kementerian BUMN yang menargetkan keterwakilan perempuan di Dewan Komisaris, Dewan Direksi, dan satu level di bawah direksi BUMN sebesar 15% pada 2021 dan 25% pada 2023.***

Tertekan dengan Sikap Ronaldo, Ole Terancam Dipecat, Conte Siap Gantikannya

0

Bogordaily.net – Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer kian tertekan pasca Setan Merah hanya bermain seri dengan Everton di kandang sendiri. Terlebih sikap Cristiano Ronaldo kepadanya yang terkesan tak terima pasca dicadangkan, membuat beban pelatih asal Norwegia itu kian berat.

Legenda Manchester United, Gary Neville, menganggap keluhan yang dilontarkan Cristiano Ronaldo pasca pertandingan lawan Everton itu khawatir membuat Solskjaer frustasi dan gagal mengangkat performa MU yang kedepan bakal banyak menghadapi tim kuat.

Hal itu bisa berdampak pada masa depan Ole di Old Trafford, terlebih sejak menukangi MU Desember 2018, pria yang dijuluki Baby Face ini belum satu pun mempersembahkan gelar juara.

Pada laga MU vs Everton Solskjaer tidak menurunkan Cristiano Ronaldo dari awal pertandingan. Ronaldo baru main di menit 57 menggantikan Edinson Cavani.

Solskjaer sendiri punya alasan mengapa dirinya tidak memainkan Ronaldo dari babak pertama. Menurutnya rotasi pemain merupakan hal wajar, agar pemain tetap dalam kondisi bugar di sepanjang musim.

Nyatanya Ronaldo tidak suka dengan rotasi tersebut, terlebih dirinya baru kembali membela Manchester United. Akibatnya usai laga CR7 ini tertangkap kamera tengah menggerutu. Gery Neville menilai gerutu menerima empat Ballon d’Or bisa menjadi tekanan bagi Solskjaer.

“Cristiano Ronaldo berjalan ke luar lapangan dan bergumam pada dirinya sendiri. Cristiano Ronaldo cukup pintar untuk mengetahui tindakan seperti itu dapat memberikan tekanan nyata kepada sang pelatih,” kata Gary Neville, mengutip dari Marca, Selasa 5 Oktober 2021.

“Saya pikir, hal inilah yang harus Ole kelola dalam beberapa bulan ke depan. Satu hal yang pasti, Cristiano Ronaldo telah memberikan tekanan kepada Ole,” lanjut Gary Neville.

Sementara sepanjang Oktober ini, klub asal Kota Manchester itu akan mendapatkan lawan kuat. Sebut saja Leicester City, Atalanta, Liverpool dan Tottenham Hotspur. Jika hasilnya buruk, maka Solskjaer berpotensi bakal dipecat.

Kondisi tersebut tentunya bisa jadi peluang bagi juru taktik asal Italia Antonio Conte untuk menggantikan posisinya. Terlebih menurut jurnalis Italia Gianluca Di Marzio, Conte tertarik dengan proyek ambisius yang sedang dijalankan Manchester United.(Saleh Hermawan)

Hebat! Lulus Akmil Letnan Dua, Dulu Dihina Kurus dan Kucel

0

Bogordaily.net – Jika seseorang ingin menjadi tentara maka yang pertama kali yang dinilai oleh banyak orang adalah fisiknya.

Banyak juga orang mengidentikkan tentara harus bertubuh tinggi besar dan Gagah.

Sehingga, bagi siapa saja yang bertubuh kerempeng sering dipandang sebelah mata.

Orang-orang yang tubuhnya terlihat lemah karena kurus sering kali diolok-olok tidak bakalan bisa jadi tentara, meskipun tekadnya sekuat baja.

Nilai

Dengarlah kisah pemuda bernama Dedi berikut ini. Dia sempat dicibir karena tubuhnya kurus dan bercita-cita menjadi tentara.

Kisah Dedi ini diunggah oleh akun Instagram indomilitary.indonesia.

”Jadikan kritikan orang lain sebagai motivasi untukmu⁣⁣,” tulis caption video yang diunggah akun tersebut.

Awal video itu memperlihatkan foto Dedi dengan tubuhnya yang masih kurus.

Sangat berbeda dari kebanyakan para calon siswa Akmil. Namun bukan berarti ia tidak boleh bermimpi.

Nilai

Sebelum berhasil menjadi prajurit TNI, ia mengaku sempat dihina karena memiliki postur tubuh kurus dan wajah kucel.

Namun hinaan yang diterimanya tersebut malah menjadi semangatnya terpacu.

Dengan penuh usaha, dan keinginan yang begitu besar Dedi nyatanya mampu menjadi bagian dari TNI.

Ia berhasil masuk Akmil dan kemudian menjadi seorang perwira TNI dengan pangkat Letnan Dua (Letda).***

Atlet Jabar Leoda Lundy Winona Raih Emas Anggar Floret Individual Putri

0

Bogordaily.net – Dihari pertama perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, kontingen Jawa Barat berhasil meraih medali emas cabang olahraga anggar kategori floret individual putri. Atlet anggar Jawa Barat Leoda Lundy Winona berhasil mengalahkan atlet anggar dari Riau Nurul Aini dengan skor 15 -10 pada babak final Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Pertandingan yang digelar di Gedung Serbaguna Gereja St Yoseph Merauke, Senin 4 Oktober 2021, berjalan sengit. Melalui serangan cepatnya Leoda, berhasil mencetak skor terlebih dahulu melalui, sebelum kembali disamakan Nurul Aini.

Saat kedudukan 4 – 2 untuk Jawa Barat, pertandingan sempat terhenti karena Nurul Aini harus mendapatkan perawatan akibat cedera pada kaki.

Setelah mendapatkan perawatan, Nurul Aini kembali bertanding meski kondisi pada kakinya tidak fit. Jabar berhasil menjaga keunggulan atas Riau.

Perjuangan Nurul Aini harus terhenti ketika serangan terakhir Jawa Barat membuahkan skor. Tangis haru terlihat dari wajah Leoda ketika mengetahui dirinya berhasil memenangkan pertandingan dan berhak atas medali emas floret individual putri.

Sebelumnya pada partai semifinal Leoda Lundy Winona berhasil mengalahkan atlet Kalimantan Barat Mery Ananda dengan skor 15 – 8.

Ketua Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Jawa Barat masa bakti 2019-2023 Asyanti Rozana Thalib, merasa bersukur atas raihan emas yang dikoleksi atlet anggar Jabar.

“Alhamdllah Mendali emas dan perungu pd hr pertama untuk cabor anggar,” ujar Asyanti Rozana Thalib, dalam pesan yang diterima bogordaily.net.

Ia menjelaskan, cabang olahraga anggar pada PON XX Papua memperebutkan 12 emas di antaranya untuk kategori putra adalah degen individual, floret individual, sabel individual, degen beregu, floret beregu, dan sabel beregu.

Sedangkan untuk kategori putri adalah degen individual, floret individual, sabel individual, degen beregu, floret beregu, dan sabel beregu. Pertandingan anggar diselenggarakan pada 4 – 9 Oktober 2021.***

 

136 Kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan di Kota Bogor Digembleng

0

Bogordaily.net – Sebanyak 136 peserta pelatihan yang akan menjadi kader Penyuluh Wawasan Kebangsaan digembleng, mengikuti pelatihan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor di Hotel Green Forest, Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin 4 Oktober 2021.

Dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menjadi salah satu narasumber. Dia mengatakan, wawasan kebangsaan bukan hanya terkait ideologi radikalisme, terorisme, anarkisme dan sebagainya.

Namun bagaimana cara agar masyarakat tahu tentang kesehatan dirinya hingga mengubah pola konsumsi hidupnya, sehingga diharapkan kuat dan bisa menghadapi semua tantangan.

“Yang namanya pertahanan nasional itu dimulai dari kesehatan warganya. Memberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan bisa dimulai dari hal-hal yang kecil, salah satunya tentang konsumsi bahan makanan yang bergizi, tidak harus mewah tapi yang utama itu bergizi,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Sebelum menyampaikan arahan, Dedie mengawali dengan menjelaskan hasil penelitian yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes RI terkait kesehatan warga Kota Bogor secara kohort, yang dilakukan secara berturut-turut selama 5 tahun bagi balita dan orang dewasa.

Hasilnya kata dia ada yang menarik, dari 2.000 warga Kota Bogor terdapat 800 warga yang meninggal akibat hipertensi, jantung, diabetes dan stroke. Ternyata penyebabnya adalah kurang mengkonsumsi buah dan sayur termasuk protein.

Hal yang sama berlaku bagi para balita yang mengalami stunting ditambah sirkulasi udara di rumah yang bisa mempengaruhi kecerdasan.

“Hasil ini mungkin terkesan bercanda, tetapi berdasarkan penelitian ini adalah fakta,” tegasnya.

Karena itu, menurut Dedie, perlu diambil langkah-langkah konkret dan teknis untuk membiasakan anak-anak dan warga pada umumnya untuk rutin mengkonsumsi sayur, buah dan protein.

Sebab, jika tidak maka jumlah angka yang meninggal akan bertambah. Penyebab lainnya adalah kecenderungan obesitas.

“Bagaimana mau berjuang mempertahankan NKRI jika ketika diserang saja kesulitan untuk berlari karena obesitas. Kadang warga kita, makan mie dicampur sangu (nasi) sama dengan karbohidrat sama dengan gula. Ini yang bahaya,” bebernya.

Apa yang disebutkan sambung Dedie, menjadi tantangan zaman yang harus disikapi dengan menunjukkan kekompakan dalam menghadapi segala situasi dan kondisi.

Dimana antara satu daerah dengan daerah lain situasi hampir sama. Utamanya terkait isu kesejahteraan, permasalahan sosial, ekonomi dan yang lainnya.

Selain hal tersebut Dedie juga menegaskan, permasalahan ideologi bisa terbentuk karena antar sesama masyarakat tidak saling mengenal dan itu adalah tantangan ril yang ada di lapangan.

Persoalan lain juga ada seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, khususnya di pelosok-pelosok sehingga mengakibatkan rasionalitasnya tidak berjalan, ditambah lagi gelombang gadget yang dahsyat.

“Karenanya persoalan sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat yang bisa dijadikan dasar bagi kader-kader penyuluh dalam memberikan pemahaman wawasan kebangsaan,” paparnya.

Menurutnya salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan banyak belajar, berinteraksi, berkenalan dan berkegiatan positif. Hal ini dapat mengurangi tingkat tumbuhnya radikalisme dan ideologi ekstrim.

“Kontrol sosial yang dilakukan jangan hanya sebatas lisan, tetapi harus diimbangi dengan pemantauan dalam ikhtiarnya menyadarkan warga, khususnya para orang tua agar anak-anaknya tidak terjerumus kedalam persoalan narkotika, ideologi,” sebutnya.

Kepala Bakesbangpol Kota Bogor, Dadang Sugiarta menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk mencegah anarkis, radikalisme, terorisme dan sebagainya.

Dadang menuturkan, nama para peserta yang hadir sebanyak 136 orang kader yang merupakan usulan dari seluruh kelurahan di Kota Bogor.

“Setiap kelurahan mengusulkan 4 kader. Untuk pelatihan tahap pertama setiap kelurahan diwakili dua kader, dua kader berikutnya akan menyusul,” jelasnya.

Dalam tugasnya, para kader penyuluh wawasan kebangsaan kata Dadang, persis seperti para kader posyandu di kelurahan, namun beda hanya bidangnya saja.

“Kalau kader posyandu dibidang kesehatan, sementara kader penyuluh kebangsaan peningkatan wawasan kebangsaan. Mereka adalah tokoh masyarakat yang dipilih lurah di wilayahnya masing-masing dan resmi,” jelasnya.

Adapun para narasumber yang akan hadir di antaranya dari perwakilan Kemendagri, Kemenko Polhukam, BNN dan Forkopimda Kota Bogor.*

Geopark Ciletuh, Sajikan Keindahan Alam yang Menakjubkan

0

Bogordaily.net – Nama Geopark Ciletuh mungkin sudah tidak asing lagi bagi para wisatawan. Keindahan wisata alamnya yang disajikan tak jarang membuat pengunjung takjub dibuatnya.

Geopark yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi itu, sangat mudah dijangkau dari Jakarta dan Jabodetabek, cukup membutuhkan waktu tiga jam perjalanan, jika tidak macet, Anda sudah bisa menikmati debur ombak pasir putih dan keindahan alam serta gemericik air terjun.

Terdapat 7 curug dengan masing-masing keunikannya. Curug Cimarinjung misalnya, diantara rimbunan pohon ditambah alirannya yang deras membuat pengunjung terasa sejuk terkena cipratan air terjun dari dekat.

Curug lainnya yang dapat ditempuh dengan mudah ialah sodong dengan aliran kembar yang tinggi, sampai-sampai Pengunjung sudah bisa mengintip keindahan curug ini dari parkiran. Masih di area yang sama, dengan treking kurang lebih 15 menit memasuki hutan, pengunjung dapat menemukan Curug Cikanteh dengan lebih dari 2 aliran air terjun.

Berkendara kurang lebih 30 menit, terdapat Curug Awang dan Puncak Manik. Dari parkiran, pengunjung dapat turun mendekat pada aliran Curug Awang yang disebut mirip Niagara Falls (apabila musim hujan dan debit air deras).

Ingin suasana lain, pengunjung juga bisa bermain air di Pantai Palangpang/Ciletuh. Di ujung pantai, terlihat jelas megahnya aliran Curug Cimarunjung. Atau pengunjung bisa menyewa perahu untuk singgah di Pulau Kunti dengan pasir putih dan goa kelelawar pinggir laut.

Luasnya Laut selatan juga dapat dinikmati dari beberapa puncak/bukit yang telah disediakan pemerintah setempat. Diantaranya Puncak Darma yang terkenal dengan keindahan sunsetnya.

Ingin melihat area geopark lebih luas, pengunjung juga bisa melipir ke Puncak Aher yang terletak dekat bukit paralayang. Jika ada kesempatan dan keberanian, wisata Geopark Ciletuh juga dapat dinikmati dari atas langit melalui tandem paralayang.

Sisihkan uang Rp 500 ribu dan pengunjung akan diajak terbang di bumi pasundan lebih dari 5 menit (tergantung angin dan cuaca), memandang sekaligus hamparan laut selatan, persawahan, bukit, sungai, hingga beberapa curug dari ketinggian.

Bagi pengunjung yang ingin bermalam, terdapat berbagai pilihan tempat menginap. Diantaranya dekat curug, pesisir pantai, maupun di area atas (Bukit Panenjoan).(dtk/sh)

 

 

Sambut Hut TNI ke-76, Hotel Grand Savero Bogor Berbagi Bingkisan

0

Bogordaily.net – Dalam rangka HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke 76 ini, manajemen Hotel Grand Savero Bogor melakukan kegiatan berbagi bingkisan kepada Korem 061/SK, Kodim 0606, Denpom III/1, Koramil Bogor Tengah dan Yonif 315.

“Kegiatan berbagi bingkisan ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian serta rasa terimakasih kami kepada para TNI yang selalu menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI,” ucap Yen Hendryana selaku Human Resources Manager, Hotel Grand Savero Bogor.

Para TNI mengucapkan rasa terimakasih dan syukur kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian dan kepedulian sebagai bentuk sinergitas TNI/Polri dan Masyarakat.

Bingkisan
Manajemen Hotel Grand Savero Bogor berbagi foto bersama di Korem 061/SK. (Istimewa/Bogordaily.net)

Mereka pun juga berharap di HUT TNI ke 76 ini sesuai tema “TNI Bersatu Berjuang Kita Pasti Menang” akan menjadi motivasi bagi para TNI dalam melaksanakan kegiatan mendukung pemerintah untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Adv