Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6831

Saatnya Diogo Dalot Gusur Aaron Wan-Bissaka di Kanan Pertahanan MU

0

Bogordaily.net – Sebuah informasi menarik datang bagi Manchester United. Diogo Dalot dilaporkan berpotensi untuk menjadi bek kanan Setan Merah dalam beberapa pekan ke depan.

Sejak tahun 2019, Manchester United jarang melakukan rotasi di pos bek kanan mereka. Ini dikarenakan Siap-Siap! Dioga Dalot Bakal Gusur Aaron Wan-Bissaka di Kanan Pertahanan MU tampil dengan sangat tangguh di posisi itu.

Namun pada tengah pekan kemarin, sang bek membuat blunder fatal. Ia membuat tekel sembrono sehingga ia mendapatkan kartu merah melawan Young Boys.

Manchester Evening News mengklaim bahwa insiden yang menimpa Wan-Bissaka itu akan jadi berkah bagi Diogo Dalot. Sang bek diyakini akan menjadi bek kanan MU dalam beberapa pekan ke depan.

Menurut laporan tersebut, tim pelatih Manchester United mempertimbangkan untuk memberikan kesempatan bagi Dalot.

Ia dipersiapkan agar bisa berada di kondisi terbaiknya melawan Villarreal di akhir bulan ini. Sehingga Solskjaer mulai berencana untuk memberikannya jam bermain.

Ia diproyeksikan menjadi starter mulai laga melawan West Ham, Aston Villa dan juga Everton jika tidak ada halangan yang beredar.

Menurut laporan tersebut, tim pelatih MU benar-benar serius ingin memberikan Dalot kesempatan.

Sang bek dinilai tampil apik di pra musim MU. Sementara di sesi latihan ia juga tampil dengan baik.

Jadi mereka ingin memberikan kesempatan bagi sang bek untuk membuktikan kemampuannya di tim utama MU.

Dalot sendiri diketahui sudah lama tidak menjadi starter secara beruntun di laga resmi MU.

Ia terakhir kali menjadi starter beruntun di laga MU pada Oktober 2019 silam.(dtk)

Masih Wamil, Baekhyun EXO Update Twitter Obati Rindu Kepada Fans

0

Bogordaily.net – Idol Korea Selatan (Korsel) yang satu ini akui bahwa dirinya sangat merindukan penggemarnya di tengah wajih militer (wamil).

Pada 15 September, Baekhyun EXO yang saat ini bertugas untuk layanan wajibnya memposting ke Twitter-nya dan menulis kepada penggemar.

“Halo? Apakah kamu merindukanku…. Aku juga merindukanmu….,” tulis Baekhyun.

Dia kemudian bercanda tentang aksen formalnya dan mengatakan bahwa menggunakannya membuatnya merasa seperti karakter utama.

“Saat kamu tidur malam ini, matikan lampu dan pikirkan aku. Aku akan muncul di hadapanmu… Aku ingin melakukan konser. Sekarang aku menonton video saat aku berpromosi, aku lebih merindukanmu,” lanjutnya.

Baekhyun kemudian meyakinkan penggemar bahwa dia baik-baik saja saat wamil.

“Aku hidup seperti ketika aku masih di sekolah menengah. Aku makan banyak dan menjaga kesehatanku. Jadi, jangan terlalu khawatir! Kamu mengerti, kan?,” ucapnya.

“Aku juga tidak bisa hidup karena aku juga merindukan kalian, tapi mari kita tingkatkan diri kita masing-masing dan bertemu lagi. Aku tidak membuat EXO-L menunggu tapi aku menunggu,” paparnya.

Terakhir, Baekhyun membagikan screenshot lirik lagu yang menonjolkan beberapa bagian.

“Jika kamu bersamaku…” Baekhyun menulis dalam tweetnya, “Hari ini juga, kamu bekerja sangat keras! Ayo tidur nyenyak tanpa mimpi! Aku akan kembali lagi! Sampai jumpa!,” pungkasnya.***

Paripurna KUA/PPAS 2021, Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bogor Naik

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengikuti rapat paripurna penetapan Perubahan Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) Tahun 2021 di Gedung DPRD Kota Bogor, Kamis 16 September 2021.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, sebagaimana yang telah diketahui bersama bahwa hingga semester kedua tahun 2021 ini, pandemi Covid-19 masih mempengaruhi kegiatan pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun, kata dia, berkat kerja sama semua pihak dari DPRD, TNI, Polri hingga Kejaksaan, saat ini Kota Bogor mengalami kondisi yang lebih baik.

Ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, zona risiko rendah dan cakupan vaksinasi sudah mencapai 75 persen atau tertinggi di Jawa Barat.

Selain itu pula, sambung Bima Arya, hingga saat ini APBD 2021 telah mengalami dua kali refocusing sesuai amanat Peraturan Perundangan-undangan.

“Yang pertama, Refocusing APBD untuk Penanganan Covid-19 sebesar Rp 87 Miliar. Lalu yang kedua untuk Penanganan Covid-19 dan kebutuhan BTT untuk penanganan bencana lainnya sebesar Rp 30 Miliar,” ucapnya.

Bima Arya juga menjelaskan, dalam Perubahan KUA/PPAS, Pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp 2,5 Triliun atau naik Rp 303 Miliar dari APBD Murni Tahun 2021. Sedangkan Perubahan Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp 2,9 Triliun atau naik Rp 374 Miliar.

Dan Perubahan Pembiayaan ditetapkan sebesar Rp 359 Miliar atau naik Rp 71 Miliar dari APBD Murni Tahun 2021. Sehingga pada tahun ini, Pemkot Bogor mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 yang meliputi berbagai hal.

“Pertama, sektor Kesehatan untuk fasilitasi vaksinasi Covid19, stimulus Pemulihan Ekonomi, dan bantuan intervensi Jaring Pengaman Sosial,” jelasnya.

Belum berhenti sampai disitu, fokus lainnya pada anggaran Perubahan Tahun 2021 adalah menata Kawasan Batutulis, melalui penyusunan kajian pembebasan lahan sebesar Rp 100 juta.

Sebagai upaya mengangkat identitas Kota Bogor sebagai Kota Pusaka, dimana pada awal Desember tahun ini, Kota Bogor akan menjadi tuan rumah Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Sedangkan untuk pengelolaan Jaminan Kesehatan Masyarakat, dimana sebagian besar dialokasikan untuk bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin sebesar Rp 92 Miliar.

Bima Arya menjelaskan, perubahan KUA/PPAS merupakan dasar pencatatan Pendapatan Transfer Pusat dan Daerah. Sehingga pada tahun ini, tercatat Pemkot Bogor telah mendapatkan beberapa dana transfer dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi.

Pertama adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 189,6 Miliar untuk membiayai pembangunan diberbagai sektor.

Lalu Bantuan Keuangan (Bankeu) dan Hibah dari Provinsi Jabar sebesar Rp 204,8 Miliar. Di antaranya untuk Pembangunan Alun-alun Kota Bogor.

“Kami sepakat dengan masukan dari DPRD untuk menunda pembebasan lahan di Kampung Sawah sambil menunggu proses perencanaannya selesai. Kami juga telah menyampaikan penjelasan tertulis kepada DPRD terkait regulasi dan proses pembayaran kewajiban kepada pihak ketiga, namun jika dirasa perlu, kami siap menjelaskannya pada kesempatan lain,” terangnya.

Terakhir kata Bima Arya, selanjutnya Pemkot Bogor akan menyampaikan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2021 sesuai dengan tahapan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD yang telah membahas dan menyetujui penetapan Perubahan KUA/PPAS Kota Bogor Tahun Anggaran 2021,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto selaku pemimpin rapat paripurna membuka rapat paripurna yang digelar secara hybrid.

Dalam laporan Badan Anggaran (Banggar), Pendapatan Daerah yang semula disampaikan pada Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 2,4 Triliun berubah menjadi sebesar Rp 2,5 Triliun.

“Penambahan terjadi atas adanya penambahan Pajak Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan, Transfer Pemerintah Pusat serta Transfer Antar Pemerintah Daerah,” katanya.

Lalu, untuk Belanja Daerah yang semula disampaikan pada Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 3 Triliun, berkurang menjadi sebesar Rp 2,9 Triliun.

“Berkurangnya belanja dikarenakan telah dilakukannya Rasionalisasi Belanja dan Penundaan Pengadaan Tanah di Kampung Sawah,” jelas Atang.

Lebih lanjut, untuk Pembiayaan Netto yang semula disampaikan pada Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 354 Miliar, berubah menjadi sebesar Rp 359 Miliar, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan.

“Sehingga dapat disepakati bahwa Total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan sebesar Rp 2,9 Triliun,” tandasnya***

Panglima TNI Lakukan Mutasi Besar-besaran

0

Bogordaily.net – Menjelang masa pensiun, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memutasi ratusan perwira tingginya. Alasan mutasi besar-besaran ini dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karir.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karir serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis,” tulis Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Kamis 16 September 2021.

Ada 150 perwira tinggi (pati) TNI yang dimutasi. Di antaranya dimutasi karena memasuki masa pensiun.

“Ditetapkan mutasi dan promosi jabatan sebanyak 150 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 89 Pati TNI AD, 27 Pati TNI AL, dan 34 Pati TNI AU,” kata Puspen TNI.

Mutasi 150 pati tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/816/IX/2021 tanggal, yang dikeluarkan pada 13 September 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Berikut ini daftar lengkapnya:

TNI AD
1. Letjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI

2. Mayjen TNI Madsuni, S.E. dari Aster Panglima TNI menjadi Dankodiklat TNI

3. Mayjen TNI Sapriadi, S.I.P., M.Si. dari Wadanjen Akademi TNI menjadi Aster Panglima TNI

4. Brigjen TNI Kukuh Surya, S.S., M.Tr.(Han)., CFrA. dari Waaspers Panglima TNI menjadi Wadanjen Akademi TNI

5. Brigjen TNI Rusmili, S.I.P., M.Si. dari Kasetum TNI menjadi Waaspers Panglima TNI

6. Kolonel Inf Edy Rochmatullah dari Paban I/Ren Spers TNI menjadi Kasetum TNI

7. Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H. dari Kapuskes TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

8. Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP., R.E.(K), M.A.R.S. dari Kapuskesad menjadi Kapuskes TNI

9. Mayjen TNI dr. Purwo Setyanto, Sp.B., M.A.R.S. dari Kapoksahli Ka RSPAD Gatot Soebroto menjadi Kapuskesad

10. Brigjen TNI dr. Agung Hermawanto, Sp.KJ., M.M.R.S. dari Wakapuskesad menjadi Kapoksahli Ka RSPAD Gatot Soebroto

11. Kolonel Ckm Dr. Sukirman, Sp.KK, M.Kes. dari Kasubditbinyankes Sdircab Puskesad menjadi Wakapuskesad.

12. Mayjen TNI Benny Antony Sitohang, S.E., M.Hum. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

13. Brigjen TNI Ricky Fredrik Winowatan, M.D.S. dari Dir Asia Pasifik pada Deputi Bid. Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI

14. Kolonel Czi Tato Frederik Pasaka, S.Sos. dari Kasubdit Asia I pada Direktorat Asia Pasifik Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Dir Asia Pasifik pada Deputi Bid. Intelijen Luar Negeri BIN

15. Brigjen TNI Ahmad Suprianto, S.Sos. dari Irben Itjen TNI menjadi Irlat Itjen TNI

16. Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI

17. Brigjen TNI Seff Nurdin dari Waaskomlek Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI

18. Kolonel Chb Nur Salam dari Waaskomlek Kaskogabwilhan I menjadi Waaskomlek Panglima TNI

19. Brigjen TNI Sasongko Hardono, S.Sos., M.M. dari Ses Itjenad menjadi Wakapusku TNI (Validasi Orgas)

20. Brigjen TNI Asep Syaripudin dari Irdam III/Slw menjadi Ses Itjenad

21. Brigjen TNI Yanuar Adil dari Danrem 041/Gamas (Bengkulu) Kodam II/Swj menjadi Irdam III/Slw.

22. Brigjen TNI Achmad Budi Handoyo dari Waaslat Kasad Bid. Kermamil menjadi Danrem 041/Gamas (Bengkulu) Kodam II/Swj

23. Brigjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M. dari Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen menjadi Waaslat Kasad Bid. Kermamil

24. Brigjen TNI G. Taufan Gestoro dari Waasintel Kasad Bid. Inteltek dan Hublu menjadi Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen

25. Kolonel Czi Budi Hariswanto, S.Sos. dari Kasrem 043/Gatam (Lampung) Kodam II/Swj menjadi Waasintel Kasad Bid. Inteltek dan Hublu

26. Brigjen TNI Jhonny Djamaris, S.I.P., M.I.P. dari Kapusjianstra TNI menjadi Kapusjianstralitbang TNI (Validasi Orgas)

27. Brigjen TNI Dadang Rukhiyana, S.E., M.Si. dari Aspotwil Kaskogabwilhan III menjadi Inspektur Kogabwilhan III

28. Brigjen TNI Stepanus Mahury dari Inspektur Kogabwilhan III menjadi Aspotwil Kaskogabwilhan III

29. Brigjen TNI Eep Subana, S.E., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Kam Teror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

30. Kolonel Inf Triadi Murwanto, S.E., M.M. dari Penasihat Militer PTRI PBB di New York, Amerika Serikat menjadi Pa Sahli Tk. II Kam Teror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI.***

 

Sumber: detikcom

 

 

MenKopUKM Dorong Kepatuhan Wajib Pajak UMKM

0

Bogordaily.net – Pertumbuhan wajib pajak UMKM mengalami peningkatan sejak diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

PP tersebut  memberikan skema kemudahan dan insentif bagi UMKM dengan pengurangan tarif PPh final menjadi 0,5%.

Oleh sebab itu, wajib pajak UMKM yang pada 2016 mencapai 1,45 juta, pada 2019 tumbuh menjadi 2,31 juta wajib pajak atau naik 59%.

“Melalui skema pajak dalam PP Nomor 23 Tahun 2018, UMKM mendapatkan beberapa manfaat penting, yaitu penghitungan pajak dengan cara yang mudah dan sederhana, beban pajak yang lebih ringan, tarif rendah yang memotivasi kemudahan berwirausaha, peningkatan kepatuhan sehingga UMKM lebih bankable dan akses UMKM naik kelas lebih terbuka,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat memberikan sambutan pada Webinar “Aspek Perpajakan, Akuntansi, dan Digital Marketing untuk UMKM,” Kamis 16 September 2021.

Webinar diselenggarakan oleh Halo Pajak bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia. Turut hadir, Direktur Utama Halo Pajak Wiston Manihuruk dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Abdul Rahman Kadir.

MenKopUKM mengatakan, pelaku UMKM merupakan potensi wajib pajak yang sangat besar. Jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit atau 99,9% dari populasi pelaku usaha dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,7%.

“Akan tetapi, meski jumlah wajib pajaknya sudah meningkat, kontribusi pajak UMKM tercatat masih sangat rendah,” kata Menteri Teten.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, pada tahun 2019, kontribusi PPh final UMKM berjumlah Rp7,5 triliun, atau hanya sekitar 1,1% dari total penerimaan PPh secara keseluruhan di tahun yang sama sebesar Rp711,2 triliun.

Menteri Teten mendorong kepatuhan wajib pajak UMKM dengan adanya skema penyederhanaan penghitungan, pelaporan, dan pengenaan satu jenis pajak untuk UMKM.

Selain memberikan pengurangan PPh final menjadi 0,5%, PP Nomor 23 Tahun 2018 juga  memberikan alokasi waktu yang dapat digunakan UMKM belajar pembukuan dan pelaporan keuangan yaitu 7 tahun untuk WP perorangan, 4 tahun untuk WP badan usaha berbentuk koperasi, CV, atau firma, dan 3 tahun untuk WP badan berupa PT.

MenKopUKM mengatakan, melalui PP Nomor 7 Tahun 2021, pemerintah juga  turut mendukung pengembangan aspek akuntansi UMKM, yaitu dengan mengamanatkan penyediaan sistem aplikasi pembukuan/pencatatan keuangan sederhana bagi UMKM secara gratis oleh pemerintah.

“KemenkopUKM saat ini telah mengembangkan Lamikro, Laporan Akutansi Usaha Mikro, sebuah aplikasi laporan keuangan sederhana untuk usaha mikro,” kata Teten.

Melalui Lamikro, pelaku usaha dapat menghitung arus kas, belanja, pendapatan, dan laba secara mudah karena dapat diakses melalui ponsel berbasis Android atau/juga website www.lamikro.com secara gratis. Aplikasi lamikro sudah memenuhi standar akutansi Entitas Mikro Kecil dan Menengah yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia sehingga pembukuan pelaku usaha dapat diakui oleh bank.

Menyinggung digitalisasi UMKM, Menteri Teten mengatakan pemerintah telah menargetkan 30 juta UMKM masuk dalam ekosistem digital hingga tahun 2024. Berbagai langkah  dilakukan untuk mencapai target tersebut di antaranya adalah program kerja sama literasi digital dengan Mikromaju dan Google Bisnisku, pelatihan digitalisasi, platform pelatihan online Edukukm.id, Lamikro, onboarding social media dan ecommerce lokal, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, PaDi UMKM, Bela Pengadaan LKPP, hingga kemitraan ekspor.

Wakil Bupati Bogor Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Satlantas Polres Bogor

0

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan bersama dengan Kapolres Bogor AKBP Harun melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Satlantas Polres Bogor, di Polres Bogor Cibinong, Kamis (16/9).

Pembangunan Gedung Satlantas Polres Bogor dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan yang nyaman dan lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Bogor khususnya di pelayanan bidang lalulintas.

Turut hadir juga di kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung Satlantas Polres Bogor, yaitu Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, dan Subden Pom Iii/1-3 Cibinong.

Kapolres Bogor, AKBP Harun mengatakan, pembangunan Gedung Satlantas Polres Bogor ditandai dengan peletakan batu pertama, merupakan bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bogor dengan anggaran sebesar 13 milyar di tanah seluas 1.000 meter.

“Alhamdulilah hari ini kita bisa melaksanakan peletakan batu pertama, kita berterima kasih kepada Pemkab Bogor, Wakil Bupati Bogor dengan adanya perhatian dari kepala daerah, pembangunan ini bisa terwujud. Anggaran bisa tersediakan kurang lebih 13 milyar. Terima kasih juga kepada ketua DPRD Kabupaten Bogor yang telah ketuk palu sehingga hibah ini bisa dikucurkan untuk pembangunan ini,” terang Kapolres Bogor.

Lebih lanjut ia menuturkan, seperti yang diketahui bahwa pelayanan masyarakat terutama dalam hal lalu lintas itu sangat riskan baik pelayanan SIM, BPKB dan lainnya.

Jika pelayanannya kurang bagus dirinya meyakini akan berpengaruh pada pelaksanaan pelayanan seperti antrian dan ketidaknyamanan masyarakat, karena sebagus apapun pelayanannya jika tempatnya kurang bagus akan berpengaruh juga, dari situlah ia berinisiatif menyampaikan hal itu kepada Pemkab Bogor dan didukung penuh oleh Pemkab Bogor.

“Saya sangat berterima kasih semoga dengan adanya pembangunan fasilitas kantor Satlantas Polres Bogor ini mampu meningkatkan pelayanan kepolisian terutama di bidang lalu lintas, SIM, BPKB. Kurang lebih gedungnya akan dibangun 2 lantai disini. Nanti yang dulunya pelayanannya terpecah dan terpisah nanti akan tersentral di satu gedung. Semoga pembangunan ini bisa lancar dan tepat waktu, kami hitung target kami 4 bulan selesai di akhir Desember 2021 mengingat di September ini sudah mulai musim penghujan,” bebernya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan berharap, pembangunan Gedung Satlantas Polres Bogor bisa tepat waktu mengingat sudah masuk musim hujan.

Untuk itu ia meminta agar pihak ketiga bisa antisipasi karena bangunan itu untuk pelayanan publik, dan pelayanan publik ini harus tetap berjalan tidak ada alasan pelayanan terhenti atau tertunda karena bangunan belum selesai dibangun.

“Kami minta tepat waktu pembangunan bangunan ini, hibah ini bukti kepedulian Pemerintah Daerah didukung DPRD bagaimana membantu instansi atau mitra kerja Pemkab Bogor dalam hal ini Kepolisian Polres Bogor. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengucapkan terima kasih atas bantuan Polres Bogor terhadap kegiatan pengamanan ketertiban, selama ini cukup kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Juga terakhir kami sangat terbantu teman-teman Forkopimda khususnya TNI Polri, Kejari, dan Pengadilan yang telah mendukung program nasional vaksinasi massal,” tutur Wabup.

Wabup Bogor mengaku sangat terbantu karena Pemkab Bogor memiliki keterbatasan SDM juga Tenaga Kesehatan, dengan adanya dorongan atau program dukungan luar biasa dari Forkopimda melalui kegiatan akselerasi percepatan vaksinasi secara massif, setiap hari dilakukan di Kabupaten Bogor.

“Saya juga Alhamdulilah dapat laporan dari TNI dan Polri tentang pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan hampir setiap hari di Kabupaten Bogor, bahkan hari ini di Polres Bogor ada vaksinasi,” tukasnya.***

Seorang Wartawan Dicekik dan Dipiting, saat Meliput Menteri Perhubungan RI

0

Bogordaily.net – Seorang wartawan di Batam dicekik dan dipiting, saat kunjungan kerja Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis 16 September 2021.

Pencekikan itu dilakukan oleh oknum pengaman yang menghalang-halangi kerja media. Adapun peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 wib, saat Menhub Budi Karya melanjutkan kunjungannya guna memantau kawasan Rumah Susun (Rusun) Tanjunguncang, yang diperuntukan bagi kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), dari Malaysia melalui Batam.

Wartawan tersebut bernama Ajang Nurdin Kontributor Liputan6.com sekaligus anggota AJI Batam ini, mengaku terkejut dengan aksi yang dilakukan oknum pengamanan Menhub Budi Karya tersebut.

“Awalnya salah satu unsur pengamanan mencekik saya sembari mendorong, saat saya berada di sekitar Menhub. Kemudian ada unsur pengamanan lain yang memegang saya dari belakang dan memiting saya,” jelasnya saat ditemui di kawasan Batam Center, Kamis 16 September 2021, sore.

Ajang sendiri mengaku, berusaha mendekati Menhub Budi Karya, dalam kunjungan kerjanya ke Rusun tersebut dikarenakan keinginan untuk melakukan wawancara.

“Awalnya saya hanya ingin wawancara door stop dengan Menhub. Tapi begitu saya mendekat, saya langsung diperlakukan seperti itu oleh oknum penjagaan Menhub,” paparnya.

Pihak pengamanan Menhub Budi Karya sendiri, juga sempat melakukan penahanan sementara kepada awak media tersebut, dengan cara mengerumuninya.

“Padahal saya sudah memakai seluruh perlengkapan, yang menunjukkan identitas sebagai awak media. Tapi saat kejadian saya masih ditanyai oleh para petugas pengamanan, saat dikerumuni sambil dipiting bagian tangan saya,” ungkapnya.***

 

Sumber: suara.com

 

Wapres Dorong Kolaborasi dan Partisipasi Aktif Masyarakat untuk Berantas Narkoba

0

Bogordaily.net – Pemberantasan narkotika, psikotropik , dan obat-obatan terlarang (narkoba) menjadi perhatian seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, karena dapat merusak generasi bangsa.

Ironisnya, ancaman narkoba cenderung meningkat di tengah pandemi Covid-19, di mana peredarannya kini bergeser ke media daring seiring pola perilaku masyarakat yang lebih banyak mengakses internet.

Untuk itu, dalam upaya memberantas narkoba, diperlukan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa.

“Keterlibatan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin saat membuka webinar nasional “Ancaman Narkoba di Tengah Pandemi”, Kamis (16/09/2021).

Lebih jauh, dalam acara yang diselenggarakan Silaturahmi Haji dan Umrah Indonesia (SAHI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut, Wapres menekankan bahwa kunci agar pemberantasan dapat berhasil adalah adanya kerja sama yang baik, antara masyarakat dan lembaga terkait.

“Kerja kolaboratif antara institusi penegak hukum, pendidikan, keagamaan, dan lain-lain akan memegang peranan penting dan strategis,” imbuhnya.

Wapres pun mengapresiasi berbagai pihak yang telah bersama-sama berperan aktif memeranginya.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya juga memberikan apresiasi kepada SAHI, BNN, serta seluruh komponen bangsa lainnya yang telah berperan aktif melakukan berbagai upaya nyata dan serius untuk memerangi sindikat narkoba,” ungkapnya.

Pemerintah, lanjut Wapres, perlu memanfaatkan potensi organisasi-organisasi masyarakat (ormas) seperti SAHI sebagai upaya menyelamatkan generasi penerus bangsa dari narkoba, karena jangkauan gerakan ormas sangat luas mencakup daerah.

“Kini SAHI telah memiliki badan khusus, yaitu Gerakan Masyarakat Anti Narkoba (GAMAN) yang bersifat vertikal dari pusat hingga daerah. Potensi besar SAHI ini harus didayagunakan untuk sebesar-besar kemaslahatan umat dan bangsa,” pesan Wapres.

Selanjutnya, Wapres berharap melalui webinar ini dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah dan ormas.

“Saya berharap webinar ini dapat menguatkan dan mengembangkan koordinasi, sinergitas, dan kerja sama antara institusi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan,” harapnya.

Di samping itu, Wapres meminta agar para peserta yang hadir dalam webinar ini dapat merumuskan langkah-langkah strategis dalam pemberantasan narkoba, pada masa pandemi serta memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), sehingga Indonesia bisa terbebas dari barang haram tersebut.

“Semoga Allah Swt. meridai segala ikhtiar kita untuk membangun kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan, menuju terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera, serta bersih dari narkoba,” tutup Wapres.***

Punya Utang Rp 22,6 Miliar, Keluarga Bakrie Besok Dipanggil Satgas BLBI

0

Bogordaily.net – Giliran keluarga Bakrie yang ditagih utang oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, sekaligus Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI).

Dalam surat kabar nasional yang ditandatangani Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban, nama Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie muncul. Mereka dipanggil bersama Andrus Roestam Moenaf, Pinkan Warrouw, dan Anton Setianto mewakili PT Usaha Mediatronika Nusantara.

Nirwan hingga Indra Bakrie ditagih utang Rp 22.677.129.206 atau Rp 22,6 miliar.

Menarik untuk mengetahui latar belakang bisnis keluarga Bakrie yang memiliki perusahaan yang bergerak di berbagai bidang.

Lantas berapa banyak harta kekayaan keluarga Bakrie?

Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie merupakan saudara kandung dari Aburizal Bakrie. Keduanya, merupakan pimpinan dari Bakrie Group. Nirwan Bakrie memegang kendali perusahaan setelah kakaknya, Aburizal Bakrie mundur dari pengelolaan perusahaan keluarga.

Usaha keluarga Bakrie sempat merajai Tanah Air. Tetapi setelah terjadi krisis ekonomi di 2008, hampir seluruh kinerja korporasi di seluruh dunia melambat. Termasuk perusahaan-perusahaan milik keluarga Bakrie.

Alhasil, pada 2008 gelar sebagai orang terkaya Indonesia tidak lagi disandang Aburizal Bakrie. Forbes mencatat kekayaan pria yang memiliki kerajaan bisnis Grup Bakrie ini, berkurang banyak dibanding 2007. Peringkat Aburizal Bakrie merosot dari nomor satu menjadi sembilan.

Kekayaan Bakrie menjadi hanya sebesar US$ 850 juta, turun drastis hingga 84% dari 2007 sebesar US$ 5,4 miliar dan jauh merosot dibanding 2006 yang sebesar US$ 1,2 miliar. Lalu pada 2009 kekayaan Bakrie meningkat kembali nilai kekayaan US$ 2,5 miliar.

Pada 2010, kelompok usaha Bakrie Group mulai terlibat banyak masalah, mulai dari utang yang mulai menggunung sampai dengan repo saham alias gadai saham anak-anak usahanya.

Meski begitu, Bakrie Group sempat menjadi salah satu perusahaan besar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam catatan yang dikutip Kamis 16 September 2021 pada 2010 silam, Bakrie Group mendominasi di perdagangan BEI.

Dalam perdagangan 1 Oktober 2010, aktivitas transaksi 7 saham Bakrie Group sangat tinggi. Volume transaksi 7 saham Bakrie yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) seluruhnya masuk dalam jajaran 20 top volume.

Belum bisa dipastikan berapa kekayaan keseluruhan Keluarga Bakrie. Namun hingga kini masih banyak perusahaan dari Bakrie Group yang bergerak, mulai dari dunia Batu Bara, Properti, Infrastruktur hingga Telekomunikasi dan Media.

Bahkan beberapa perusahaan Bakrie Group telah dikendalikan oleh generasi ketiga keluarga Bakrie. Salah satunya PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BUMI awal bulan ini Perusahaan mengangkat beberapa sosok baru di jajaran manajemen. Terdapat dua nama yang menarik perhatian yakni Adhika Andrayudha Bakrie dan Adhika Nuraga Bakrie.

Kedua sosok tersebut merupakan anak dari Nirwan Dermawan Bakrie alias cucu dari Achmad Bakrie sang pendiri Grup Bakrie. Adhika Andrayudha Bakrie sendiri kini duduk sebagai Komisaris BUMI.

Sebagai informasi, setelah anak dari Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto, kini Satgas BLBI) memanggil anggota keluarga Bakrie. Pemanggilan dijadwalkan pada Jumat 17 September 2021.

Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie bersama Andrus Roestam Moenaf, Pinkan Warrouw, dan Anton Setianto mewakili PT Usaha Mediatronika Nusantara dengan utang Rp 22.677.129.206.(dtk)

Ngeri! Ternyata Narkotika Sintetis Bisa Buat Pengunanya Gila

0

Bogordaily.net – Ternyata, narkotika sintetis begitu bahaya, pasalnya bisa mengakibatkan pemakainya mengalami halusinasi tinggi bahkan lebih parah hingga gangguan jiwa. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Bogor dr. Aprilia Lewanna, MARS saat menjadi narasumber dalam acara sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh BNNK Bogor pada Kamis 16 September 2021 yang berlokasi di Hotel Valley Kota Bogor, Kamis 16 September 2021.

dr Aprilia menjelaskan, narkotika sintetis ini seperti derivate methamphetamine, derivate chatinone (sabu, methylone, tembakau, gorila dan lainnya)

Efek yang ditimbulkan lebih buruk dibandingkan narkotika alami (ganja, heroin, cocain) karena bahan yang dicampurkan kepada narkotika jenis sintetis berupa cairan obat nyamuk.

Ia mengungkapkan, ada pasien usianya baru 15 tahun sudah terkena gangguan jiwa, akibat penyalahgunaan narkotika  jenis sintetis, sudah direhab namun masih belum pulih kejiwaannya.

“Saya pernah menangani pasien yang direhabilitasi berusia 15 tahun yang sudah terkena gangguan jiwa akibat penyalahgunaan narkotika jenis sintetis, karena gangguan kejiwaannya sudah berat pasien ini mendapat rujukan untuk dirawat lebih lanjut ke Rumah Sakit Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Kota Bogor,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, alasan kenapa banyak penyalahgunaan narkotika jenis sintetis ini marak terjadi dari mulai tahun 2017 sampai sekarang, karena masyarakat sudah jarang mendapatkan narkotika jenis ganja lagi dari para bandar narkoba yang sudah tertangkap oleh petugas.

“Biasanya orang-orang yang menyalahgunakan sinte ini, sudah susah dapet narkoba jenis ganja, jadi larinya ke sinte dengan harga 50 ribu sudah dapat 2 linting,” pungkasnya. (MIR)