Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6832

Sidang Pertama, Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka Kompak Tak Hadir

0

Bogordaily.net – Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka sedang dalam proses cerai. Sidang tersebut bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Namun keduanya kompak tidak hadir. Jonathan Frizzy beralasan sakit, ia tiba-tiba saja harus melakukan tindakan medis di rumah sakit. Sedangkan Dhena Devanka tidak datang karena kehadirannya masih belum dibutuhkan.

Meskipun Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka memilih jalan untuk berpisah, tapi keduanya masih berada dalam satu rumah yang sama. Alasannya tentu karena anak-anak mereka.

“Mereka masih tinggal satu atap walau proses cerai berlangsung,” kata Sinarta Bangun, kuasa hukum Jonathan Frizzy saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Jalan Harsono RM, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis 16 September 2021.

“Kalau saya lihat sih semua karena anak,” lanjut Sinarta Bangun.

Melihat hal itu, Sinarta Bangun menyebut ada peluang bagi Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka untuk rujuk. Keduanya bisa kembali lagi menjadi sepasang suami istri dengan keluarga yang utuh. Apalagi pria yang akrab disapa Ijonk itu diketahui sudah 9 tahun menjalani bahtra rumah tangga bersama Dhena Devanka.

“Kalau melihat anak, saya rasa Ijonk mau rujuk ya. Ya doakan saja semoga mereka bisa baik-baik lagi,” ujar Sinarta Bangun.

Hal serupa juga diucapkan oleh pengacara Dhena Devanka, Risyad Rusdi. Ia menyebut kliennya juga membuka peluang untuk rujuk dengan Jonathan Frizzy.

“Semua peluang terbuka di dalam persidangan, termasuk rujuk,” ungkap Risyad Rusdi.

Seperti diketahui, Jonathan Frizzy resmi menikahi Dhena Devanka pada 27 Mei 2012. Acara berlangsung di Glow Fellowship Centre, Jakarta Pusat.

Dalam pernikahan tersebut, Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka dikaruniai tiga orang anak. Mereka bernama Zoe Joanna Frizzy Simanjuntak, Zack Jaden Frizzy Simanjuntak, dan Zayn Jowden Frizzy Simanjuntak.

Namun setelah 9 tahun menikah Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka memilih untuk berpisah. Dhena Devanka mengajukan gugatan cerai terhadap Jonathan Frizzy ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, pada tanggal Agustus 2021 secara ecourt. Gugatan itu diterima dengan nomor perkara 2995/Pdt.g/2021/PA.JS.(dtk)

Peneliti Demam Berdarah UGM Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021 versi TIME

0

Bogordaily.net – TIME baru saja merilis daftar 100 Most Influential People of 2021. Bersanding dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle juga penyanyi-penulis lagu Billie Eilish, ada wakil Indonesia di dalam daftar tersebut.

Adi Utarini, dosen dan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia pada 2021 versi majalah TIME. Melinda French Gates adalah figur yang merekomendasikan Prof Uut, sapaan akrabnya, sebagai sosok yang berpengaruh di 2021.

“Beberapa tahun yang lalu, dalam perjalanan ke Indonesia, saya mengunjungi sebuah keluarga di dekat lab Adi Utarini di Yogyakarta. Saya ingin mendengar bagaimana dia berhasil meyakinkan mereka untuk membiarkan dia melepaskan kawanan nyamuk di sekitar lingkungan mereka,” tulis Melinda dikutip dari TIME.

Meneliti nyamuk demam berdarah
Peneliti dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof dr Adi Utarini, MSc, MPH, PhD, ini punya peran penting dalam upaya untuk mengatasi penyakit demam berdarah.

Utarini bekerja sama dengan tim peneliti internasional dari World Mosquito Program (WMP) untuk mengekang ancaman ini dengan menginokulasi nyamuk dengan Wolbachia, bakteri yang tidak berbahaya bagi manusia tetapi mencegah nyamuk menularkan demam berdarah melalui gigitannya.

Sebuah studi terobosan yang ia pimpin adalah yang pertama membuktikan teknik ini berhasil menurunkan tingkat penyakit di lingkungan masyarakat.

Namanya juga pernah dibanggakan Jokowi dalam akun Instagram bersama ‘srikandi’ lain, Tri Mumpuni. Ketika itu Adi Utarini masuk daftar 10 orang yang membantu pengembangan ilmu pengetahuan di dunia tahun ini berdasarkan Nature (jurnal ilmiah).***

 

Sumber: detikcom

Gokil! Resor di Bali Ini Masuk Peringkat Ke-5 Terbaik di Dunia

0

Bogordaily.net – Keindahan Pulau Dewata Bali sudah diakui dunia, jadi tak sedikit resor yang populer di mata turis. Bahkan salah satunya kembali masuk 5 besar resor terbaik di dunia tahun 2021.

Hal itu pun tertulis dalam survei terbaru majalah global Travel + Leisure tahun ini. Dikutip dari situs resminya, Kamis 16 September 2021, nama Capella Ubud kembali masuk daftar bergengsi itu.

Menurut survei terbaru itu, Capella Ubud di Bali berhasil masuk di peringkat 5 resor terbaik dunia tahun ini. Diketahui, rekor yang didapat adalah 99,34 dari poin sempurna 100.

Diketahui, Capella Ubud memang menjadi langganan dari daftar bergengsi tersebut. Pesona resor dengan latar hutan hujan tropis dan Sungai Wos itu memang selalu berhasil memukau siapa pun tamu yang datang.

Sedangkan peringkat satu resor terbaik dunia tahun ini ditempati oleh Mahali Mzuri asal Kenya, disusul oleh Nayata Tented Camp asal Kosta Rika dan The Opposite House Beijing di peringkat tiga.

Berikut 10 besar resor terbaik dunia tahun ini:
1. Mahalia Mzuri, Kenya
2. Nayata Tented Camp, Kosta Rika
3. The Opposite House, China
4. Capella Bangkok, Thailand
5. Capella Ubud, Indonesia
6. Grace Hotel, Yunani
7. Kamalame Cay, Bahama
8. The Oberoi Udaivilas, India
9. The Temple House, China
10. The Oberoi New Delhi, India

Selain 10 besar di atas, nama Alila Manggis di Bali juga berhasil masuk peringkat 20 besar resor terbaik di dunia tahun 2021. Oleh sebab itu dapat disimpulkan, bahwa Bali punya dua resor terbaik di skala global tahun ini.

Hanya untuk diketahui, Pemerintah masih menutup perbatasan Indonesia untuk urusan wisata. Namun, WNA dan WNI tetap dapat masuk ke Indonesia apabila dapat memenuhi syarat ketat yang diterapkan Pemerintah di masa perpanjangan PPKM termutakhir ini.(dtk)

Didukung Maju di Pilpres, Ganjar Bilang Lagi Fokus Ngurus Covid-19

0

Bogordaily.net – Dukungan terus mengalir kepada Gubernur Jawa Tengah untuk maju di Pilpres 2024. Kali ini dukungan datang dari Relawan Jokowi Mania (JoMan). Apa tanggapan Ganjar terkait dukungan tersebut.

Seperti biasa, Ganjar selalu menjawab singkat ketika ditanya soal isu Pemilihan Presiden 2024. Dia menjawab saat ini sedang fokus mengurus kasus COVID-19 di wilayahnya.

“Saya ngurus COVID,” kata Ganjar saat ditanya tanggapannya di kantornya, Kamis 16 September 2021.

Jawaban singkat kembali dilontarkan ketika ditanya apakah pernah berkomunikasi dengan JoMan soal dukungan tersebut.

“Tidak, tidak pernah,” ujar Ganjar sembari berjalan masuk ruang kerjanya.

Diberitakan sebelumnya, JoMan mendeklarasikan diri mendukung Ganjar maju Pilpres 2024. JoMan menilai Ganjar memiliki potensi besar menjadi Jokowi berikutnya.

“Akar rumput memang menghendaki Ganjar jadi The Next Jokowi. GP (Ganjar Pranowo) punya potensi besar untuk jadi presiden,” kata Ketua Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis 16 September 2021.

Pria yang akrab dipanggil Noel ini menyatakan pihaknya akan mendukung Ganjar maju sebagai capres di Pilpres 2024. Menurutnya, selain berprestasi dan berpengalaman, Ganjar Pranowo dinilai mirip dengan Jokowi yang dekat dengan akar rumput.

“Surveinya juga sangat bagus. Kita bisa lihat berbagai survei yang menjagokan dia, Ganjar selalu masuk dua besar,” ucapnya.(dtk)

Bruuuuuk! Atap Ruang Kelas SDN Otista Kota Bogor Ambrol

0

Bogordaily.net – Atap satu ruang kelas di gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Otista di Jalan Otto Iskandardinata No.78, RT01/RW12, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami ambruk.

Kepala SDN Otista, Siti Meisyaf’ah mengungkapkan, peristiwa ambruknya atap gedung gelas terjadi pada pukul 11:48 WIB. Saar ambruk terdengar suara bergemurung.

“Kami mendengan suara gemuruh. Setelah memerikasa ternyata atap ruang kelas roboh,” ujar Siti Meisyaf’ah, kepada bogordaily.net, Kamis 16 September 2021.

Dirinya menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor.

“Ruangan yang ambruk 1 kelas, akan tetapi di lihat dari fisiknya atap ruangan kelas sebelahnya sudah mulai rusak (lapuk) dan harus cepat diperbaiki,” katanya.

Meisyaf’ah mengatakan, kelas tersebut sudah lama tidak dipakai dan tidak layak di gunakan. Maka dari itu, di tempelkan tulisan ‘kelas ini tidak layak’.

Kemudian Kepala Dinas Pendidikan, Hanafi menyampaikan, tahun 2022 sudah di anggarkan untuk perbaikan Sekolah Dasar Negeri Otista. Tetapi sifatnya hanya perbaikan atap saja.

“Atap sekolah ini harus cepat di bantu dan diperbaiki secepatnya,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Theo Patrocinio memaparkan, saat ini untuk antisipasi kedepan, pihaknya akan melakukan tindakan mengurangi beban yang ada di sebelah atap ruangan kelas.

“Nanti atap yang disebelah ruang kelas belum ambruk akan di turunkan terlebih dahulu untuk mengurangi beban agar tidak ketarik (ambruk),” ungkapnya**

Kementerian ATR/BPN Tanggapi Kasus Sengketa Lahan Rocky Gerung Versus Sentul City di Bojong Koneng

0

Bogordaily.net – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Juru Bicara Kementerian ATR/BPN, Teuku Taufiqulhadi menanggapi kasus sengketa lahan antara pengamat politik Rocky Gerung dan PT Sentul City dalam acara Kabar Petang Pilihan TV One, Minggu (12/09/2021).

Ia menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN akan mengkaji terlebih dahulu terkait permasalahan sengketa tersebut.

“Untuk kedua kasus ini nantinya Kementerian ATR/BPN baik Pusat maupun Kantor Pertanahan akan melihat terlebih dahulu koordinatnya di mana, apakah titik koordinatnya tumpang tindih di lahan yang diklaim oleh kedua belah pihak atau tidak. Serta nantinya harus mengecek seluruh dokumen Hak Guna Bangunan (HGB) baik data fisik maupun data yuridis serta dokumen yang juga dimiliki oleh seluruh masyarakat yang berada di wilayah sengketa yang salah satunya yaitu Rocky Gerung,” ujarnya.

Lebih lanjut Teuku Taufiqulhadi mengungkapkan jika ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam aturan main soal kepemilikan tanah.

Pertama, mengantongi bukti kepemilikan berupa surat atau sertipikat tanah. Kedua, penguasaan secara fisik.

Jika dalam kasus ini PT Sentul City mengklaim sebagai pemegang sertipikat HGB, maka perusahaan harus meminta ke pengadilan, untuk mengosongkan tanah sengketa terlebih dahulu.

“Nantinya pengadilan yang akan mengeksekusi dan eksekusi tidak bisa dilakukan secara sepihak maupun dilakukan paksa dengan mengarahkan Satpol PP ataupun preman,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk menghindari kasus sengketa lahan ketika akan membeli tanah.

Saat ingin membeli tanah harus lebih teliti, apakah tanah tersebut bersengketa atau tidak sehingga tanah tersebut harus benar-benar clean and clear sehingga ke depannya, tidak akan terjadi permasalahan sengketa yang tidak diinginkan.

“Di beberapa wilayah memang banyak permasalahan sengketa yang melibatkan mafia tanah dan tiba-tiba tanah sudah berpindah tangan ke pihak lain, maka di sini masyarakat harus lebih selektif lagi dalam membeli tanah,” tegasnya.

Untuk diketahui, adu klaim kepemilikan terjadi antara salah satu warga yaitu Rocky Gerung dengan PT Sentul City Tbk. atas lahan yang berlokasi di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

PT Sentul City Tbk., mengeklaim sebagai pemegang hak yang sah atas bidang tanah bersertipikat tersebut yang saat ini ditempati oleh Rocky Gerung.

Sedangkan, Rocky membantah menyerobot tanah Sentul City karena telah membeli tanah dan bangunan di lokasi itu secara sah dan dicatat lembaga negara sejak 12 tahun lalu, atau di tahun 2009.***

Miris! Pasutri Tinggal Bersama Tujuh Anaknya di Warung Angkringan

0

Bogordaily.net – Karena alasan tidak punya rumah, pasangan suami istri (pasutri) Cahyo Yulianto (51) dan Wiwin Hariyati (48) mengajak ketujuh anaknya untuk tinggal di warung angkringan yang ada di Sukoharjo, Jawa Tengah. Kejadian ini ramai menjadi perbincangan dan viral di media sosial.

Keduanya mengungkap keputusan membawa anak-anaknya tinggal di warung angkringan karena tak mampu lagi membayar uang kontrakan.

“Sebelumnya yang tidur di sini (warung) hanya saya dan istri saya, sementara anak-anak tidur di rumah kontrakan yang ada di Colomadu, Karanganyar,” tutur Cahyo saat ditemui di warungnya, yang berada di pinggir Jalan Solo-Semarang, Sukoharjo, Kamis 16 September 2021.

Tujuh anak yang dia bawa tinggal di warung angkringan itu di antaranya berumur 18, 15, 13, dan 12 tahun. Karena tak sanggup membayar uang sewa, Cahyo akhirnya diminta meninggalkan kontrakan tersebut oleh pemiliknya. Sehingga dia terpaksa membawa anak-anaknya tinggal di pinggir jalan raya yang dilintasi kendaraan berat dengan kecepatan tinggi itu.

“Baru empat hari ini anak-anak saya ajak ke sini, karena tidak ada tempat lain. Dulu punya rumah, tapi sudah dijual dan adanya cuma warung ini,” tuturnya.

Sebenarnya pasangan Cahyo dan Wiwin punya 13 anak. Dua di antaranya sudah menikah dan tinggal bersama keluarga kecilnya. Kemudian dua anak lainnya ikut sang nenek yang tinggal tidak jauh dari warung angkrinang miliknya. Lalu dua anak lainnya sudah bekerja dan tidak tinggal bersamanya lagi.

Sehingga saat ini ada tujuh anaknya yang ikut tinggal di warung kaki lima yang berdiri di atas trotoar depan SMPN 3 Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), itu.

Dengan kondisi yang seadanya, anak-anak yang masih berusia belasan tahun itu tinggal dan tidur di warung angkrinang tersebut.

“Kalau malam anak-anak ada yang tidur di kursi, di kolong meja. Kalau saya sama suami tidur di kursi panjang,” ucap Wiwin.

“Anak-anak tidak ada yang mengeluh, saya bersyukur,” imbuhnya.(dtk)

Asyikk! Pemilik Warteg Bakal Dapat Kucuran Dana Rp 1,2 Juta

0

Bogordaily.net – Kabar gembira bagi pedagang kaki lima dan pemilik warteg, pasalnya tidak lama lagi pemerintah akan menggulirkan program bantuan tunai baru kepada pelaku usaha kecil tersebut. Bantuan itu disebut akan diluncurkan pada akhir September 2021.

Informasi itu, dibahas dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara) bersama asosiasi pedagang lainnya yang berlangsung Rabu 15 September 2021 di Istana Negara.

“Ya dibahas (bantuan PKL-warung Rp 1,2 juta), Presiden menjanjikan akhir bulan nanti di launching dan dikawal dari asosiasi pedagang kaki lima dan warung,” kata Ketua Kowantara Mukroni, Kamis 16 September 2021.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah melakukan uji coba peluncuran di Polrestabes Medan. Airlangga dalam kesempatan itu juga mengatakan peluncuran akan dilakukan oleh Jokowi.

“Hari ini saya sudah laporkan ke Bapak Presiden bahwa saya dan Menkeu hadir untuk uji coba. Kalau sistemnya lancar nanti Bapak Presiden akan melaunching,” kata Airlangga dalam memberikan bantuan tunai PKL-Warung di Polrestabes Medan yang dilihat virtual, Kamis 9 September 2021.

Mengenai anggaran bantuan PKL-warung yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp 1,2 triliun dan diharap bisa diterima oleh 1 juta orang. Bantuan itu kan disalurkan melalui TNI dan Polri masing-masing 500.000 orang.

Apa saja kriteria penerimananya, baca di halaman selanjutnya:

Berikut ini Kriteria untuk Dapat Bantuan PKL-Warung Rp 1,2 juta:

– PKL dan warung yang tidak termasuk dalam Daftar Penerima/Calon Penerima BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro)
– Lokasi usaha berada pada Kabupaten/Kota yang menerapkan PPKM Level 4 berdasarkan Inmendagri No 27 dan 28 Tahun 2021.
– Memenuhi persyaratan yang ditentukan: WNI, memiliki e-KTP dan bukan merupakan ASN, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD

Untuk alur pelaksanaannya, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan petugas atau TNI-Polri akan menghimpun data dari Dinas yang menangani urusan Koperasi dan UKM pada Kabupaten/Kota.

“Petugas Pendata melakukan validasi data NIK berdasarkan SIMA-BPUM untuk mengetahui calon penerima BT-PKLW tidak terdata sebagai calon atau penerima BPUM,” tambahnya.

Jika sudah terkonfirmasi bukan penerima BPUM lainnya dan telah mengisi formulir, pemilik PKL-warung akan menerima informasi jadwal dan tempat dia menerima bantuan.

“Paling lama 2 hari kerja,” tuturnya.

Setelah sudah menerima informasi jadwal dan tempat menerima bantuan, petugas akan memverifikasi lagi data calon penerima bantuan PKL-warung Rp 1,2 juta.

“Kesesuaian NIK calon penerima BT-PKLW dengan data BPUM dan kesesuaian calon penerima dengan rekapitulasi daftar penerima. Setelah dilakukan verifikasi Petugas Penyalur memberikan dana secara tunai,” pungkasnya.(dtk)

 

Diizinkan Kembali Buka, Bioskop Akan Diawasi Ketat

0

Bogordaily.net – Sejumlah bioskop di Tanah Air mulai beroperasi kembali siang ini. Pemkot Jakarta Barat melakukan pengawasan ketat terkait pembukaan bioskop ini.

“Mungkin untuk pengawasan ada tim gabungan, ini berdasarkan hasil rapat kemarin ada tim gabungan yang dikoordinir sama Satpol PP. Mereka nanti kan akan ke mal-mal ya,” ujar Kepala Seksi Pengawasan Sudin Pariwisata Ekonomi Kreatif Jakarta Barat Budi Suryawan saat dikonfirmasi, Kamis 16 September 2021.

Nantinya, petugas akan memeriksa protokol kesehatan di setiap bioskop secara ketat. Salah satu yang diperiksa terkait dengan kapasitas pengunjung di setiap teater, yaitu hanya 50 persen.

“Kita awasi tuh. Misalkan nampungnya 200 kalau 50 persen ya 100 pengunjung. Nah kita lihat kesiapan seperti apa,” kata Budi.

Perlu diketahui, di Jakarta Barat terdapat 16 bioskop yang beroperasi di sejumlah mal.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan bioskop boleh kembali beroperasi di masa perpanjangan PPKM ini. Tentunya dengan sederet syarat hingga protokol kesehatan yang ketat.

Bagaimana Aturannya?

Aturan yang perlu diketahui dan dipatuhi supaya bisa nonton di bioskop ialah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Menko Luhut meminta pengunjung bioskop wajib untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi di ponsel masing-masing untuk skrining masuk bioskop. Selain itu, hanya pengunjung yang ada dikategori hijau yang diizinkan masuk bioskop.

“Namun dengan kewajiban menggunakan Diizinkan Kembali Buka, Bioskop Akan Diawasi Ketat serta prokes yang ketat, hanya kategori hijau yang dapat masuk area bioskop,” ujarnya.

Tidak hanya menggunakan aplikasi PeduliLindungi saja, pengunjung juga harus memenuhi syarat-syarat seperti yang ada dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 42 Tahun 2021 berikut ini:

-Sudah mendapatkan 2 kali dosis vaksin
-Siapkan aplikasi PeduliLindungi dan melakukan scan QR code untuk skrining
-Pengunjung di bawah usia 12 tahun dilarang masuk bioskop
-Menerapkan protokol kesehatan di seluruh area bioskop seperti menggunakan masker dan menjaga jarak
-Mengikuti aturan makan dan minum sesuai kebijakan pemerintah kota setempat
(dtk)

BNNK Bogor Ajak Awak Media Tanggap P4GN

0

Bogordaily.net – BNN Kabupaten Bogor menggelar kegiatan workshop penguat kapasitas awak media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba di wilayah Bogor, pada sosialisasi Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel Bogor Valley Jalan Soleh Iskandar, Blok Mesjid, No.5 RT04/RW11, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis 16 September 2021.

Dihadapan awak media, BNNK Bogor mengajak calon penggiat P4GN di kalangan insan pers untuk berperan dalam mengambil bagian dan peduli dalam pemberantasan Narkoba.

Insan pers nantinya akan diberikan beberapa pengetahuan, pemahaman dan pengembangan kemampuan tentang bahaya penyalahgunaan, peredaran gelap narkoba serta upaya dalam menanggulanginya.

Kegiatan workshop penguat kapasitas insan pers untuk mendukung Kota tanggap ancaman narkoba di wilayah Bogor, para insan pers diberikan materi oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Materi yang diberikan, seperti metode Implementasi P4GN dalam mewujudkan Kota tanggap ancaman narkoba dan konten Literasi.

Narasumber Subkoordinator Seksi P2M BNNK Bogor, Eko Sumaryono. S.I.Kom menyampaikan, strategi untuk mendukung Kontan ada beberapa faktor.

Penguatan kelembagaan, baikdi internal maupun eksternal bersama pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kontan (pembentukan tim Kontan).

“Pengembangan kapasitas lembaga melalui Kontan oleh BNN, BNPD dan BNNK (pembentukan penggiat, relawan, agen pemulihan),” katanya.

Kemudian pelibatan seluruh pemangku kepentingan dan komponen masyarakat untuk mendukung Kontan.

“Pelaksana kerja sama dengan pemangku kepentingan di tingkat pusat, Provinsi dan Kontan,” terangnya.

Selanjutnya, Eko menerangkan, pengembangan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang tepat. Lalu pengembangan kegiatan terkait Kontan yang berazaskan kearifan lokal, tematik dan mengacu pada potensi daerah masing-masing.

“Terwujudnya Kontan dan apresiasi melalui penghargaan,” ucapnya.

Sementara itu, Narasumber konten Literasi, Dr.Nina menjelaskan, konten Literasi seperti contoh jenis narkoba baru produksi lokal.

Di Kalimantan Selatan ada obat Zenith Karnofen, obat ini produksi rumahan. Obat tersebut awalnya adalah obat tulang atau rheumatik yang dijual di pasaran tanpa resep dokter.

“Obat ini biasa dipakai petani, nelayan dan masyarakat. Konsumen umumnya berpenghasilan rendah,” katanya.

Ia juga menyampaikan, mengonsumsi dalam skala besar yang memiliki efek memabukkan. Atas inisiatif BNNP Kalimantan Selatan kini sudah ditetapkan salah satu jenis narkoba.

Tak hanya itu, peran media massa dalam literasi prevensi penyalahgunaan narkoba, kata Dokter Nina, media telah banyak digunakan untuk kampanye pencegahan penggunaan obat-obat terlarang.

Fungsi media massa adalah menyampaikan informasi (to inform), mendidik (to educare), menghibur (to entertain), mempengaruhi (to influence).

Lanjutnya memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan keempat teori tentang media effect seperti teori belajar sosial dan lainnya relevan digunakan untuk media kampanye prevensi penyalahgunaan narkoba.

“Teori tentang media effect seperti teori belajar sosial dan lainnya relevan digunakan untuk media kampanye prevensi penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Terlebih lagi literasi tentang cara menghindari penyalahgunaan narkoba, sambungnya, harus memahami bagaimana penyalahgunaan memulai, misalnya, mencoba, ditawari oleh teman dan lain-lain.

“Hindari godaan dan tekanan teman sebaya,” katanya.

Kemudian memahami perilaku berisiko, contohnya merokok, minum-minuman keras dan pergaulan bebas. Lalu mengenali ciri-ciri lingkungan rawan pengaruh penyalahgunaan narkoba.

“Pertahankan kehidupan yang seimbang. Jika punya masalah sebaiknya melakukan konseling, itu perlu kesiapan masyarakat untuk melakukan konseling,” ungkapnya.

Materi dasar tersebut sangat penting untuk menambah wawasan para penggiat P4GN agar lebih mudah memahami saat berkomunikasi.***

(Ibnu Galansa)