Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 6897

Waduh! Pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora Diterpa Rumor Hamil Duluan

0

Bogordaily.net – Belum genap sebulan, pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora mulai diterpa isu tak sedap. Kabarnya pasangan tersebut bakal memiliki momongan.

Beberapa orang terdekat mereka memilih untuk tak banyak berkomentar. Begitu juga dengan beberapa tamu yang hadir dalam rangkaian acara pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar.

Ustaz Maulana yang mengisi tausiyah dalam acara tasyakuran pernikahan pasangan itu, memberikan jawaban bijaksana soal kabar tersebut. Ustaz Maulana dalam acara tasyakuran memang membicarakan soal momongan.

Namun, soal benar atau tidak Lesti Kejora, Ustaz Maulana tidak memberikan penjelasan yang gamblang.

“Jadi kalau mau tahu hamil atau tidak, tadi saya sempat mau tanya, cuma nggak jadi takut tersinggung. Hamil itu rezeki dari Allah,” tegas Ustaz Maulana ditemui di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Ustaz Maulana meminta untuk lebih bersabar menanti jawaban langsung dari Lesti Kejora dan Rizky Billar. Mengenai rumor tersebut, Lesti Kejora dan Rizky Billar yang lebih berhak menjawab.

“Tunggu jawaban dari mereka,” tegas Ustaz Maulana.

Kabar Lesti Kejora hamil duluan karena kecurigaan saat melihat sesi lamaran Lesti Kejora. Sang biduan terlihat lebih berisi dan perutnya dinilai lebih buncit.

Belum lagi soal pakaian pengantinnya yang dibuat longgar. Ayah Lesti Kejora, Endang Mulyana, juga memilih menghindari pertanyaan soal rumor tersebut.

Endang Mulyana yang semula santai membicarakan kemeriahan rangkaian pernikahan sang anak langsung berubah sikap saat mendengar pertanyaan Lesti sudah hamil.

“Kenapa tanyanya ke situ? Sudah ya sudah,” ucap Endang Mulyana langsung menyudahi wawancara dan pergi.

Ayah Lesti Kejora sebelumnya menegaskan Rizky BIllar adalah sosok yang bertanggung jawab. Dia juga berharap Lesti Kejora dan Rizky Billar segera mendapat momongan.

“Kalau saya sih mau secepatnya,” jawab Endang Mulyana.

“Kalau soal anak, nggak bisa kita yang mau. Seberapa saja dikasihnya. Mau enam mau berapa,” tukas ayah Lesti Kejora.***

Temuan Terowongan Kuno di Saluran Air, Pemkot Bogor Gandeng Unpak dan IPB University

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkap temuan terowongan kuno di bawah saluran air atau drainase di sekitaran Jalan Nyi Raja Permas, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Menurutnya, berdasarkan hasil pengecekan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), diduga sebagai bangunan yang dibangun pada zaman kolonial Belanda.

Untuk menindaklanjuti temuan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) menggandeng Universitas Pakuan (Unpak) dan IPB University.

“Setelah kita cek di dinas terkait, memang terlihat ada peta saluran bawah tanah yang dibangun pada zaman Belanda,” kata Bima Arya usai melakukan pengecekan saluran bawah tanah yang berada di Jalan Nyi Raja Permas, Pasar Anyar, Kota Bogor, Sabtu 28 Agustus 2021.

Bima Arya menegaskan, hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan fungsi saluran, apakah saluran air atau memiliki fungsi-fungsi lain.

Untuk lebih memastikannya, Bima mengaku telah berkomunikasi dengan Universitas Pakuan (Unpak) dan IPB University, guna mendeteksi luas dan panjang saluran tersebut dengan menggunakan alat yang menunjang.

Selain ingin memastikan fungsi saluran, Bima Arya juga menginginkan agar dilakukan kajian agar dapat diketahui, apakah saluran bawah tanah tersebut memungkinkan untuk direvitalisasi dan digunakan kembali.

Dia menyebut, tahun 2016 Kota Bogor sudah memiliki masterplan drainase. Karenanya saluran bawah tanah yang ditemukan harus disesuaikan, mengingat lokasi penemuan termasuk dalam kawasan yang akan ditata pembangunan Alun-alun, Masjid Agung dan pengembangan Stasiun Bogor.

“Jadi otomatis drainasenya harus rapi. Saya ingin sedimentasinya digali dan dikeruk secara bertahap sampai sejauh mana dan apakah bisa difungsikan kembali sebagai saluran air, kita akan lihat fungsinya untuk apa,” ujar Bima Arya didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi dan Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi.

Saluran bawah tanah yang memiliki kedalaman 2 – 3 meter dari permukaan tanah ini, ujar Bima Arya, tidak menutup kemungkinan terkoneksi dengan saluran lainnya, seperti yang di Istana Bogor dan yang lainnya.

Bangunan dari saluran yang langsung dicek ini kata dia, secara kasat mata struktur bangunan ini memiliki kemiripan dengan yang ada di Sukabumi, Klaten dan di Bekasi.

Sementara, berdasarkan informasi salah satu petugas Dinas PUPR yang mengeruk sedimentasi, pada titik yang lokasinya dekat dengan dipo Stasiun Bogor ini, saluran yang ditemukan memiliki seperti ruang yang mirip bak kontrol dengan lebar 2 meter, panjang 10 meter dan tinggi sekitar 1 meter.***

Selama Pandemi, 44 Guru di Klaten Meninggal Terpapar Covid-19

0

Bogordaily.net – Pandemi virus Covid-19 telah merenggut nyawa 44 orang guru di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jumlah itu disebut masih merupakan data sementara.

“Data sementara yang meninggal dan sudah ada laporan ada 44 guru. Pendataan masih berjalan,” kata Ketua PGRI Klaten, Sunardi dikutip detikcom, Senin 30 Agustus 2021.

Sunardi mengatakan santunan kepada keluarga guru yang wafat positif Corona diberikan sebagai bentuk kepedulian. Besaran santunan antara Rp 1-2 juta per orang.

“Santunan antara Rp 1-2 juta berbeda-beda, ada yang pengurus dan ada yang anggota biasa. Jumlah 44 orang itu yang meninggal selama pandemi,” ucap Sunardi.

Seksi Bidang Kesra PGRI Klaten, Harniyanto, menambahkan puluhan guru itu berasal dari sekolah-sekolah negeri di Klaten.

“Yang sakit tidak kita data, tapi yang meninggal ini semua sempat dirawat di RS. Semua yang menerima santunan guru negeri anggota PGRI,” sambung Harniyanto.

Dana santunan yang diberikan kepada keluarga atau ahli waris guru itu berasal dari PGRI. Santunan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan untuk para guru.

“Dari lima kawedanan yang ada, paling banyak di Kawedanan Kota,” ujar Harniyanto.

Ahli waris dari seorang guru di Klaten, Anisa, mengatakan ibunya yang merupakan guru di Kecamatan Jogonalan meninggal dunia positif Corona pada September 2020. Mendiang ibunya seharusnya akan pensiun pada tahun ini.

“Sempat dirawat lima hari di RSI akhirnya meninggal positif Covid,” ungkap Anisa kepada detikcom dengan terisak.

Ahli waris lain, Maya, mengatakan kakaknya yang seorang guru meninggal dunia karena Corona setelah sempat dirawat selama sepekan.

“Tidak ada komorbid tapi mendadak sesak napas. Dirawat sepekan sebelum meninggal,” kata Maya.***

Cie Cie, Lee Min Ho dan Yeonwoo Eks MOMOLAND Jadian

0

Bogordaily.net – Kabar bahagia datang dari Lee Min Ho, diam-diam pemeran film Bounty Hunters itu tengah dekat dengan Yeonwoo eks MOMOLAND.

Berdasarkan pemberitaan Dispatch, Lee Min Ho dan Yeonwoo sudah berpacaran selama 5 bulan. Keduanya kepergok merayakan ulang tahun Yeonwoo bersama pada 1 Agustus 2021 tengah malam.

Lee Min Ho dikabarkan mengundang Yeonwoo ke kediamannya pada 31 Juli 2021. Ia menjemput sang mantan idola, dan mengajaknya menonton film di Coex.

Mengenai hubungan Yeonwoo dan Lee Min Ho, orang-orang terdekat sang aktor disebut sudah tahu. Mereka menyebut sang aktor bukan tipe orang yang akan menyembunyikan hubungan asmaranya.

“Lee Min Ho selalu jujur soal perasaannya. Ia tidak suka menyembunyikan hubungan, sehingga ia sering pergi berkencan di lokasi publik,” ungkapnya.

Dispatch juga merilis foto-foto kebersamaan Lee Min Ho dan Yeonwoo. Keduanya tertangkap kamera tengah berada di parkiran dan hendak masuk ke mobil yang sama.

Yeonwoo dan Lee Min Ho sama-sama mengenakan busana santai dan menutupi wajah mereka dengan masker. Yeonwoo mengenakan atasan berwana ungu muda sementara Lee Min Ho tampil dengan kaus hitam dan celana pendek.

“Lee MIn Ho dan Yeonwoo sama-sama suka bermain video game dan menonton film. Kesamaan yang mereka miliki membuat satu sama lain semakin dekat,” pungkasnya.

Namun, pihak Lee Min Ho membantah kebenaran dari kabar ini. Dalam pernyataan yang dirilis MYM Entertainment, pihaknya menyebut Lee Min Ho dan Yeonwoo tak hanya berduaan saat tertangkap kamera.

“Kabar hubungan asmara Lee Min Ho dan Yeonwoo tidak benar. Mereka hanya kenalan,” tegas manajemen.

“Saat itu mereka tidak hanya berduaan, mereka pergi dengan beberapa teman lain. Foto-foto yang beredar bukan diambil saat mereka pergi kencan,” pungkasnya.***

Disanksi Berat, Gaji Wakil Ketua KPK Lili P Siregar Dipotong Selama Setahun

0

Bogordaily.net – Dewan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjatuhkan sanksi berat kepada Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar, dalam kasus jual beli perkara yang melibatkan eks Penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

Hal tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Etik Tumpak H Panggabean di dalam sidang etik di Gedung KPK Lama, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 30 Agustus 2021.

“Menghukum terperiksa (Lili Pintauli Siregar) dengan saksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan,” kata Tumpak dalam sidang putusan kode etik.

Menurut Tumpak, Lili bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa meyalahgunakan pengaruh selaku pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani oleh KPK.

Adapun hal memberatkan terhadap sanski berat yang dijatuhkan kepada Lili, Terperiksa tidak menunjukan penyesalan atas perbuatannya. Kemudian, terperiksa Lili juga selaku pimpinan KPK seharusnya menjadi contoh dan teladan dalam pelaksaan IS KPK.

“Namun terperiksa melakukan sebaliknya,” ucap Tumpak.

Sementara itu, hal meringankan terperiksa Lili mengakui segala perbuatannya dan belum pernah dijatuhi sanksi etik.

Hal ini memperhatikan ketentuan tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Pasal 4 ayat (2) huruf b dan Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas Nomor 02 tahun 2020 tentang penegakan kode etik dan pedoman perilaku KPK dan peraturan lain yang berkaitan dengan perkara ini.

Dalam dugaan pelanggaran etik, Lili dilaporkan Penyidik Senior KPK Novel Baswedan, Rizka Anungnata dan Mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko.

Lili dilaporkan ke Dewas KPK dengan dugaan terlibat dalam dugaan jual beli perkara Wali Kota Tanjungbalai yang melibatkan penyidik dari unsur Polri AKP Stepanus Robin Pattuju.

“Kejadian seperti ini membuat KPK sangat terpuruk dan sangat tidak lagi dipercayai publik,” ungkap Novel melalui keterangan, Rabu 9 Juni 2021.

Novel menyebut, ada dua dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Komisioner Lili. Pertama, dugaan Lili Pintauli Siregar menghubungi dan menginformasikan perkembangan penanganan kasus Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Atas dugaan perbuatan itu, Lili diduga melanggar prinsip Integritas yaitu Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penegakan Kode Etik, dan Pedoman Perilaku KPK.

Insan KPK dilarang mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka, terdakwa, terpidana, atau pihak lain yang ada hubungan dengan perkara tindak pidana korupsi yang diketahui perkaranya sedang ditangani oleh Komisi kecuali dalam rangka pelaksanaan tugas dan sepengetahuan Pimpinan atau atasan langsung,” katanya.

Kedua, diduga Lili menggunakan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan Wali Kota Tanjungbalai Syahrial terkait urusan penyelesaian kepegawaian adik iparnya Ruri Prihatini Lubis di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kualo Tanjungbalai.

Atas dugaan perbuatan tersebut, Lili diduga melanggar prinsip Integritas yaitu pada Pasal 4 ayat (2) huruf b, Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

“Insan KPK dilarang menyalahgunakan jabatan dan/atau kewenangan yang dimiliki termasuk menyalahgunakan pengaruh sebagai Insan Komisi baik dalam pelaksanaan tugas, maupun kepentingan pribadi.”

 

Lapor Kadinkes! Ditemukan Salah Cetak Nama di Sertifikat Vaksin

0

Bogordaily.net – Meski sudah divaksin, Nova Arianti (12) tidak bisa memiliki sertifikat vaksin dikarenakan terjadi salah penulisan nama yang tercetak di sertifikat vaksin.

Seharusnya tercetak atas nama Nova Arianti, sedangkan yang tercetak atas nama Andriani Putri Unanda yang merupakan nama Ibu dari Nova Arianti.

Insiden salah cetak nama sertifikat vaksin tersebut terjadi di sentra vaksinasi SMP 15 Bogor, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Sabtu, 28 Agustus 2021.

Nova Arianti (12) saat vaksinasi dengan insiden salah cetak nama pada sertifikat vaksin di SMP 15, Ciparigi, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor. Sabtu, 28 Agustus 2021.

Melalui pesan singkat ke meja redaksi Bogordaily.net, Ari Puniari yang tercatat sebagai warga Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara itu menjelaskan hal tersebut.

Ari pun menjelaskan, petugas vaksinasi tidak memberikan solusi sedikit pun untuk perbaikan pada insiden salah cetak nama pada sertifikat vaksin anaknya itu.

“Sampai saat ini kita tidak tau harus bagaimana merevisi data salah input dalam sertifikat vaksin anak saya,” ungkap Ari.

Dirinya pun mengemukakan, diduga karena kelalaian petugas yang mengakibatkan salah cetak nama dalam sertifikat vaksin anak nya tersebut.

Diduga terjadi kekeliruan penulisan nama pada sertifikat vaksin yang dilakukan oleh petugas sentra vaksinasi SMP 15, Kel. Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

“Form pengisian data vaksin atas nama anak, yang divaksin anak saya Nova Arianti, masa iya yang tercetak dalam sertifikat vaksin atas nama Ibu nya Andriani Putri Unanda,” kata Ari.

Akibat kelalaian petugas saat pendaftaran karena tidak melihat form data vaksin akhir nya salah data dan salah cetak. Petugas tidak bisa membantu untuk merevisi atau melakukan perbaikan data. Mereka terkesan lepas tangan.

Dirinya juga berharap untuk dapat dibantu oleh Dinkes Kota Bogor dalam memperbaiki atau merevisi nama yang salah cetak dalam sertifikat vaksin anak nya itu, agar tidak ada korban salah input data kembali dan harus ada solusi cepat untuk revisi data pada saat di lokasi sentra vaksinasi.

“Harapan saya kedepan, warga yang terjadi seperti ini, ada solusi dari penanggung jawab panitia penyelenggara vaksin untuk membantu warga cara merevisi data yang salah cetak ini. Mohon menjadi perhatian Dinkes Kota Bogor. Terimakasih,” pungkasnya.***

Dandim 0606 Kota Bogor Beri 100 Paket Sembako Kepada Penyandang Disabilitas

0

Bogordaily.net – Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan memberikan bantuan sosial untuk penyandang disabilitas, yang terdampak pandemi berupa sembako dan beras sebanyak 100 orang.

Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis di Kodim 0606 Kota Bogor Jalan Jend. Sudirman No 33, RT 02/RW 04, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin 30 Agustus 2021.

“Pagi ini kita kembali menyalurkan bantuan sembako dan beras kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19, termasuk sodara kita yang disabilitas di Kota Bogor,” kata Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan.

Kolonel Inf Roby Bulan menambahkan, penyerahan bantuan sembako dan beras sebelumnya sudah disalurkan saat kegiatan vaksinasi di Kebun Raya Bogor pada Sabtu, 28 Agustus 2021 sejumlah 25 orang penyandang disabilitas.

0606
Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby Bulan memberikan bantuan sosial untuk penyandang disabilitas, yang terdampak pandemi, Senin 30 Agustus 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Dan kita salurkan kembali sisanya sebanyak 75 orang akan diberikan sembako dan beras sekarang belum bisa hadir saat acara vaksinasi,” ujarnya.

Terlebih lagi Kolonel Inf Roby Bulan mengajak kepada masyarakat untuk sukseskan vaksinasi di Kota Bogor.

“Untuk Masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi, untuk ikut vaksin di sentra vaksin yang berada di wilayah Kelurahan, maupun sentra vaksin yang sudah disiapkan oleh Pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, salah satu penyandang disabilitas, ldrin natanael lumban tobing (42) mengungkapkan, banyak terima kasih kepada Kodim 0606 Kota Bogor telah memberikan bantuan sembako dan beras.

“Bantuan ini sangat membantu kami, khususnya penyandang disabilitas Kota Bogor dalam situasi pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.***

 

Dirut PDAM Ajak Pegawai Keliling dan Berikan Makanan ke Warga

0

Bogordaily.net – Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan bersama sejumlah pegawai melakukan bersepeda keliling santai di sekitar Kota Bogor.

Hal itu dilakukan sekaligus meninjau pelaksanaan pembangunan Reservoir Jabaru 2 × 1500 m3. Dimana start bersepeda dari kantor pusat di Jalan Siliwangi 121 Sukasari menuju Pasirkuda Bogor Barat.

Kemudian rombongan bergerak ke RW7, Kelurahan Panaragan, Bogor Tengah untuk membagikan paket sembako dan berdialog dengan warga.

Rino juga membeli puluhan paket nasi bungkus di salah satu warung makan milik warga Panaragan.

Kemudian dibagikan kepada petugas kebersihan, tukang becak dan warga di kawasan Jalan Ardio, Kelurahan Cibogor, Bogor Tengah.

“Tirta Pakuan melaksanakan program pembagian sembako dan pembelian nasi bungkus ini untuk membantu meringankan warga di masa pandemi Covid-19,” katanya.

Rino juga menjelaskan, Tirta Pakuan akan konsisten berbagi dengan warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sesama.

“Tetap jaga kesehatan, jangan lupa cuci tangan dengan air mengalir,” ungkapnya.Adv

Agensi Bantah Hubungan Spesial Lee Min Ho dan Yeonwoo!

0

Bogordaily.net – Ramainya rumor dari Dispatch terkait Lee Min Ho dan Yeonwoo berpacaran, pihak agensi langsung buka suara dan membantahnya.

MYM Entertainment agensi aktor Lee Min Ho membantah rumor tersebut.

“Mereka hanya seorang kenalan,” katanya dikutip dari kfmkorea.

Pada tanggal 30, agensi Lee Min Ho, MYM Entertainment, mengatakan rumor tersebut tidak benar.

“Rumor bahwa Lee Min Ho dan Yeonwoo berkencan tidak benar,” ungkapnya.

Seorang pejabat mengatakan, bahwa keterangan sebelumnya salah dan membuat klarifikasi.

“Setelah mengkonfirmasi dengan diri sendiri, itu tidak benar. Pada hari foto itu diambil, keduanya tidak bertemu, tetapi dengan kenalan lain,” paparnya.

Sebelumnya, Dispatch melaporkan bahwa aktor Lee Min-ho dan aktris Yeonwoo dari MOMOLAND telah berkencan selama 5 bulan, dan keduanya bertemu pada hari ulang tahun Yeon-woo.***

Selama Pandemi, Bima Minta UMKM Harus Punya Semangat Juang

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Bima Arya meminta pelaku UMKM tetap memiliki semangat juang selama pandemi Covid-19

Hal itu diungkapkann saat Paguyuban Pebisnis Kreatif Mandiri UMKM Kota Bogor menggelar Gebyar UMKM, sebagai puncak acara Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus.

Serangkaian kegiatan mulai dari lomba foto produk, lomba kisah inspiratif dan talk show sudah digelar sebelumnya.

Di puncak peringatan ini Wali Kota Bogor, Bima Arya turut menyampaikan beberapa pesan secara virtual.

“Saya ucapkan selamat untuk semua pejuang UMKM yang sekarang ini banyak memiliki semangat juang yang tinggi di tengah berbagai macam keterbatasan dan cobaan,” ujar Bima Arya, Minggu 29 Agustus 2021.

Bima Arya mengatakan, berdasarkan data Kota Bogor selama Pandemi Covid-19, 60 persen warga Kota Bogor berkurang pendapatannya.

35 persen sempat kehilangan pekerjaannya, namun ada juga sekitar 5 persen warga yang pendapatannya naik ketika masa Pandemi.

“5 persen ini mereka yang bisa melihat peluang, ada yang usaha di bidang urban farming, produk UMKM, di bidang alat-alat kesehatan dan lainnya karena yang terpenting bagaimana kita bisa saling berbagi dan sama-sama menyemangati untuk melihat peluang,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kata dia, terus berusaha dan berikhtiar membuka lebih banyak kesempatan melalui dinas, seperti pelatihan, bantuan pemasaran dan baru-baru ini Pemkot Bogor meluncurkan program Bogor Hitz.

Bogor Hitz ini merupakan aplikasi bagi warga yang menekuni usaha kecil, terlebih dahulu di akurasi, diseleksi baru setelah masuk Bogor Hitz dilatih, dibantu, dikembangkan untuk dibukakan pasarnya.

“Hal paling penting dari UMKM itu daya juang untuk terus belajar, mengasah diri, tidak bergantung pada bantuan-bantuan yang lain, karena kalau bergantung pada bantuan tidak akan bisa berkembang,” tegasnya.

Wali Kota melanjutkan, ia banyak melihat UMKM yang semangat, berusaha mencari di internet, mencari kesempatan untuk memperbaiki produk, belajar dari yang lain hingga sukses.

Dan banyak bertemu dengan rekan UMKM yang bermodal di bawah Rp 10 juta tapi tumbuh besar, seperti Es Teh Indonesia yang sekarang sudah punya 300 outlet dan sedang membidik kemungkinan ekspor.

“Di Bogor banyak sekali produk UMKM yang sudah membanggakan, yang berasal dari produk-produk khas Bogor. Banyak yang bisa dikembangkan tidak saja kuliner, hari ini ada peluang besar di bidang kerajinan tangan, dekorasi rumah tangga ini permintaannya tinggi. Saling mendorong, memotivasi agar bisa naik kelas, yang kelasnya tinggi bisa membantu yang di bawah dan yang dibawah terus belajar dari yang sudah sukses,” imbuhnya.

Ketua Paguyuban Pebisnis Kreatif Mandiri UMKM Kota Bogor, Kushermayanti mengatakan, berdasarkan informasi dari Kementerian Koperasi dan UMKM.

UMKM telah berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) 61,07 persen atau Rp 8.573,9 Triliun lebih tinggi dari usaha besar Rp 5.464,7 Triliun atau bisa dibilang UMKM menjadi pilar perekonomian Indonesia.

“Namun Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 1,5 tahun, sektor UMKM menjadi sektor yang paling rentan terdampak, banyak UMKM yang terpuruk karena sulitnya perputaran uang akibat pembatasan-pembatasan aktivitas,” ujarnya.

Ia menuturkan, dengan semangat Hari UMKM Nasional 2021, UMKM harus tetap bangkit dan berdaya dengan mengubah mindset, yakni inovatif, kreatif dan sinergi untuk menyambut masa depan yang lebih baik.

“Paguyuban Pebisnis Kreatif Mandiri UMKM Kota Bogor sudah menggelar lomba foto produk, lomba kisah inspiratif, dan talk show bangun kepedulian untuk kebersamaan,” katanya.***