Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 6896

Ajak Hidup Sehat, PKS Kota Bogor Gelar Senam Virtual III

0

Bogordaily.net – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor kembali menghelat Senam Virtual III di masa pandemi Covid-19 pada Minggu, 29 Agustus 2021.

Perhelatan ini merupakan Senam Virtual yang ketiga kali diadakan oleh Bidang Kepanduan PKS Kota Bogor.

Ketua Bidang Kepanduan DPD PKS Kota Bogor Mursalim mengungkapkan, kegiatan tersebut sebagai ikhtiar untuk mengajak warga Kota Bogor, dalam menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan imunitas.

“Komitmen kami belum berubah, melalui senam virtual III, PKS mengajak seluruh warga kota Bogor untuk tetap berolahraga, sebagai bagian dari ikhtiar untuk hidup sehat dan menaikan imunitas di tengah pandemi,” jelas Mursalim.

Gerakan Senam Nusantara dan Senam Maumere menjadi gerakan yang diaplikasikan dalam kegiatan senam kali ini.

“Senam Nusantara adalah gerakan senam yang disusun oleh Departemen Olahraga DPP PKS sejak tahun 2008. Senam Nusantara ini menggunakan lagu-lagu daerah secara medley yang dipadukan dengan gerakan pemanasan, peregangan, gerakan inti, hingga gerakan relaksasi. Ini adalah bukti bahwa PKS peduli terhadap olahraga, kesehatan, sekaligus budaya Nusantara,” terang Mursalim yang bertugas menjadi instruktur bersama Waldiansyah.

Secara terpisah, Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto mengapresiasi kegiatan senam virtual ini.

“Alhamdulillah, kegiatan bisa berlangsung dengan lancar. Senam menggunakan medley lagu daerah, sebuah semangat untuk mencintai dan melestarikan budaya Indonesia. Semangatnya sama dengan DPP PKS yang tadi malam mengadakan kegiatan pentas Malam Seni Budaya. Apresiasi khusus untuk Bidang Kepanduan PKS Kota Bogor,” ucap Atang.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Umum DPD PKS Kota Bogor Dedi Mulyono, yang terlihat ikut gerak bersama dengan peserta lainnya.

“Memang ada kendala dalam kegiatan virtual, yaitu tantangan untuk tetap semangat dan bisa berinteraksi komunikatif dengan instruktur dan peserta lainnya. Namun, saya melihat para peserta tetap terlihat antusias “ucap Dedi yang saat itu mengajak juga anak-anaknya untuk ikut gerakan senam.

Selain dari pengurus struktur PKS, tak sedikit ungkapan terima kasih disampaikan oleh warga atas diselenggarakannya kegiatan ini. Tubuh yang terasa segar selepas mengikuti senam ini sangat terasa berkesan bagi banyak peserta. Adv

Banding, Rizieq Shihab Tetap Divonis 4 Tahun Penjara

0

Bogordaily.net – Setelah melakukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, Rizieq Shihab tetap divonis 4 tahun. Vonis tersebut  menguatkan vonis Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur terhadap terdakwa Rizieq Shihab pada kasus tes usap (swab test) di RS Ummi Bogor.

Dalam kasus tersebut, PN Jakarta Timur menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap Rizieq.

“Putusannya (hari ini) adalah menguatkan, menerima permohonan banding dari para terdakwa dan penuntut umum. Yang kedua adalah menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang telah diputuskan lalu dan dimohonkan banding,” kata Humas PT DKI Binsar Pamopo Pakpahan kepada awak media, Senin 30 Agustus 2021. Dengan demikian, Rizieq tetap dihukum empat tahun penjara.

Selain itu, vonis dari PN Jakarta Timur terhadap Muhammad Hanif Alatas dan Direktur RS Ummi Andi Tatat dalam kasus yang sama juga dikuatkan PT DKI.

Artinya, keduanya tetap dihukum satu tahun penjara. “Ketiga perkara ini telah diperiksa oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan di-musyarawahkan pada hari Jumat, tanggal 27 Agustus 2021 yang lalu,” kata Binsar.

Rizieq divonis bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan penyiaran berita bohong dan timbulkan keonaran terkait kasus tes usap RS Ummi. Vonis dibacakan majelis hakim di ruang sidang PN Jakarta Timur, Kamis 24 Juni 2021.

“Menyatakan Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penjara empat tahun,” ujar Hakim Ketua Khadwanto. Halaman Selanjutnya.***

 

Viral Beras Bantuan PPKM Rusak, Budi Waseso: Ada Pihak yang Sengaja Mencemarkan Nama Baik Bulog

0

Bogordaily.net – Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso berkomentar tentang viralnya beras bantuan PPKM rusak di Pandeglang. Menurut dia, ada pihak yang sengaja mencemarkan nama baik Bulog.

Melalui rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Senin 30 Agustus 2021, Budi Waseso menyebut, ada pihak yang sebelumnya menjadi pemasok dan penyalur untuk program bantuan beras keluarga sejahtera (Rastra) namun tidak mendapatkan bagian penyaluran bantuan beras PPKM sebanyak 288 ribu ton yang ditugaskan pada Bulog.

“Maka yang kemarin itu di antaranya adalah temuan dari kelompok-kelompok yang dulunya pensupply, jadi karena tidak dapat, mereka mencari kelemahannya,” kata Budi Waseso yang juga kerap disapa Buwas.

Kronologi kasus viral ini, menurut Buwas, llantaran sebelumnya beras tersebut sempat terkena air hujan saat penurunan dari truk ke kelurahan yang dilakukan oleh transporter.

Ia mengklaim, hanya tiga sak beras yang rusak dari total 464 paket yang diterima di kelurahan tersebut. Lantaran rusak, beras tersebut tidak disalurkan kepada warga dan hanya disimpan di kantor kelurahan.

Namun tiga sak beras yang rusak tersebut diviralkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan narasi bahwa Bulog menyalurkan beras berkualitas buruk untuk masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM.

“Itu sudah lewat dari tiga hari ada di situ beras itu, dan memang tidak disalurkan. Ditemukan jumlah tiga sak, itu yang diviralkan, padahal itu tidak disalurkan,” kata Buwas, dikutip dari Antara.

Ia lantas menyebut, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat diusut secara tuntas.

“Supaya ini fair, kita juga sudah laporkan ini kepada kepolisian, biarkan kepolisian yang mendalami ini, jadi bukan dari Bulog atau lain-lainnya. Biarkan itu secara benarnya seperti apa,” katanya.

Ia menjelaskan, temuan beras rusak di Pandeglang tersebut merupakan kesalahan dari pihak transporter.

Karena menurutnya sistem yang sudah dibangun untuk penyaluran Bantuan Beras PPKM dilakukan quality control yang ketat mulai dari pengeluaran beras dari gudang, hingga pemberian beras dari Bulog kepada pihak transporter dalam kondisi baik yang dibuktikan dalam berita acara yang ditandatangani oleh pihak penyalur.

Meskipun kesalahan beras rusak terdapat dari pihak transporter, Bulog tetap bertanggung jawab mengganti beras yang rusak di Pandeglang Banten tersebut dengan menggantinya dengan beras baru berkualitas baik.

 

Hari Tanpa Bayangan 6 September – 21 Oktober, Ini Jadwal Lengkapnya

0

Bogordaily.net – Indonesia akan mengalami peristiwa hari tanpa bayangan yang kedua kali pada tahun ini, yaitu mulai 6 September hingga 21 Oktober 2021. Hal itu disampaikan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Dijelaskan Peneliti Pusat Sains dan Antariksa LAPAN Andi Pangerang, dengan lokasi geografis seperti Indonesia, Matahari akan berada tepat di atas negara kita dua kali setahun.

Peristiwa pertama sudah terjadi sejak akhir Februari hingga awal April silam, sedangkan yang kedua akan terjadi tanggal 6 September-21 Oktober mendatang.

Menurut Andi, ketika posisi Matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tak berongga saat tengah hari. Fenomena ini disebut sebagai hari tanpa bayangan Matahari.

“Fenomena ini selalu terjadi dua kali setahun untuk kota-kota atau wilayah yang terletak di antara dua garis. Garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat Lintang Selatan),” ujar Andi melalui keterangan resmi Lapan, Sabtu (28/8/2021).

“Sementara itu, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan hanya akan mengalami hari tanpa bayangan Matahari sekali dalam setahun, yakni ketika Solstis Juni (20/21 Juni) untuk Garis Balik Utara maupun Solstis Desember (20/21 Desember) untuk Garis Balik Selatan”, tambah Andi.

Di luar ketiga wilayah itu, Andi menjelaskan, Matahari tidak akan berada di Zenit ketika tengah hari sepanjang tahun, melainkan agak condong ke Selatan untuk belahan Bumi Utara maupun agak condong ke Utara untuk belahan Bumi Selatan.

Membuktikan Hari Tanpa Bayangan
Cara paling sederhana bagi masyarakat membuktikan hari tanpa bayangan adalah dengan menggunakan benda tegak seperti tongkat atau spidol atau benda lain yang bisa diberdirikan.

Letakkan di permukaan yang rata dan kemudian amati sesuai dengan jam yang telah ditentukan, di Jakarta, momen tanpa bayangan dapat diamati pada tanggal 9 Oktober, pukul 11.39 WIB.

Berikut ini jadwal lengkap hari tanpa bayangan di wilayah Indonesia yang dirilis LAPAN.

Sumatera
Sabang
Tanggal: 6 September 2021
Waktu: 12.36.45 WIB

Banda Aceh
Tanggal: 7 September 2021
Waktu: 12.36.20 WIB

Medan
Tanggal: 13 September 2021
Waktu: 12.21.15 WIB

Gunungsitoli
Tanggal: 19 September 2021
Waktu: 12.23.37 WIB

Tanjungpinang
Tanggal: 20 September 2021
Waktu: 11.55.36 WIB

Pekanbaru
Tanggal: 21 September 2021
Waktu: 12.07.18 WIB

Padang
Tanggal: 26 September 2021
Waktu: 12.10.15 WIB

Jambi
Tanggal: 27 September 2021
Waktu: 11.56.31 WIB

Pangkalpinang
Tanggal: 28 September 2021
Waktu: 11.46.12 WIB

Palembang

Tanggal: 30 September 2021

Waktu: 11.51.00 WIB

Bengkulu
Tanggal: 2 Oktober 2021
Waktu: 12.00.16 WIB

Bandar Lampung
Tanggal: 7 Oktober 2021
Waktu: 11.46.48 WIB

Jawa dan Madura
Serang

Tanggal: 8 Oktober 2021
Waktu: 11.42.55 WIB

Jakarta
Tanggal: 9 Oktober 2021
Waktu: 11.39.54 WIB

Bogor
Tanggal: 10 Oktober 2021
Waktu: 11.39.51 WIB

Bandung
Tanggal: 11 Oktober 2021
Waktu: 11.36.19 WIB

Semarang
Tanggal: 11 Oktober 2021
Waktu: 11.25.04 WIB

Surabaya
Tanggal: 11 Oktober 2021
Waktu: 11.15.44 WIB

Sumenep
Tanggal: 11 Oktober 2021
Waktu: 11.11.18 WIB

Kepulauan Kangean
Tanggal: 11 Oktober 2021
Waktu: 11.04.45 WIB

Surakarta
Tanggal: 12 Oktober 2021
Waktu: 11.23.10 WIB

Pangandaran
Tanggal: 13 Oktober 2021
Waktu: 11.31.39 WIB

Yogyakarta
Tanggal: 13 Oktober 2021
Waktu: 11.08.35 WIB

Banyuwangi
Tanggal: 14 Oktober 2021
Waktu: 11.08.35 WIB

Kalimantan
Nunukan
Tanggal: 12 September 2021
Waktu: 12.07.06 WITA

Tarakan
Tanggal: 14 September 2021
Waktu: 12.05.14 WITA

Tanjungselor
Tanggal: 15 September 2021
Waktu: 12.05.46 WITA

Pontianak
Tanggal: 23 September 2021
Waktu: 11.35.05 WIB

Samarinda
Tanggal: 24 September 2021
Waktu: 12.03.27 WITA

Balikpapan
Tanggal: 26 September 2021
Waktu: 12.03.27 WITA

Palangkaraya
Tanggal: 28 September 2021
Waktu: 11.14.59 WIB

Banjarmasin
Tanggal: 1 Oktober 2021
Waktu: 12.11.19 WITA

Bali dan Nusa Tenggara
Buleleng
Tanggal: 14 Oktober 2021
Waktu: 12.05.40 WITA

Denpasar
Tanggal: 15 Oktober 2021
Waktu: 12.04.55 WITA

Mataram
Tanggal: 15 Oktober 2021
Waktu: 12.01.19 WITA

Sumbawa Besar
Tanggal: 15 Oktober 2021
Waktu: 11.56.06 WITA

Labuan Bajo
Tanggal: 15 Oktober 2021
Waktu: 11.46.14 WITA

Waingapu
Tanggal: 18 Oktober 2021
Waktu: 11.44.06 WITA

Kupang
Tanggal: 19 Oktober 2021
Waktu: 11.30.32 WITA

Rote Ndao
Tanggal: 21 Oktober 2021
Waktu: 11.31.58 WITA

Sulawesi
Miangas
Tanggal: 8 September 2021
Waktu: 11.31.23 WITA

Melonguane
Tanggal: 12 September 2021
Waktu: 11.29.35 WITA

Tahuna
Tanggal: 13 September 2021
Waktu: 11.33.58 WITA

Manado
Tanggal: 19 September 2021
Waktu: 11.34.25 WITA

Toli-toli
Tanggal: 20 September 2021
Waktu: 11.50.12 WITA

Gorontalo
Tanggal: 21 September 2021
Waktu: 11.40.50 WITA

Palu
Tanggal: 25 September 2021
Waktu: 11.52.12 WITA

Luwuk
Tanggal: 25 September 2021
Waktu: 11.40.05 WITA

Masamba
Tanggal: 29 September 2021
Waktu: 11.49.02 WITA

Majene
Tanggal: 2 Oktober 2021
Waktu: 11.31.23 WITA

Kendari
Tanggal: 3 Oktober 2021
Waktu: 11.38.58 WITA

Wakatobi
Tanggal: 6 Oktober 2021
Waktu: 11.33.49 WITA

Makassar
Tanggal: 6 Oktober 2021
Waktu: 11.50.24 WITA

Selayar
Tanggal: 8 Oktober 2021
Waktu: 11.45.44 WITA

Maluku dan Papua
Sofifi
Tanggal: 21 September 2021
Waktu: 12.22.51 WIT

Sorong
Tanggal: 25 September 2021
Waktu: 12.06.39 WIT

Manokwari
Tanggal: 25 September 2021
Waktu: 11.55.26 WIT

Biak
Tanggal: 26 September 2021
Waktu: 11.46.57 WIT

Jayapura
Tanggal: 29 September 2021
Waktu: 11.27.28 WIT

Ambon
Tanggal: 2 Oktober 2021
Waktu: 12.16.37 WIT

Tual

Tanggal: 7 Oktober 2021
Waktu: 11.56.41 WIT

Merauke
Tanggal: 14 Oktober 2021
Waktu: 11.24.27 WIT.

 

Kemenkop UKM Perkuat Koperasi Sebagai Alternatif Pembiayaan Mikro

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKop UKM) berkomitmen untuk terus memperkuat koperasi sebagai alternatif pembiayaan bagi usaha mikro.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memberantas praktik rentenir maupun pinjaman atas nama koperasi ilegal.

“Kami sedang melirik koperasi bisa menjadi mitra usaha mikro dalam mendapatkan pembiayaan,” ujar Menkop UKM Teten Masduki, Senin 30 Agustus 2021.

Teten menambahkan, koperasi bisa menjadi alternatif pembiayaan bagi usaha mikro mengingat jumlah koperasi di Indonesia cukup besar.

Lebih lanjut Menkop UKM memaparkan, berdasarkan data survei Bank BRI dan PNM baru-baru ini, terdapat 30 juta usaha mikro yang belum terhubung ke lembaga keuangan formal.

Meskipun pemerintah telah menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan dengan plafon hingga Rp 100 juta, kenyataan di lapangan bank penyalur kredit seringkali tetap meminta agunan.

“Karena itu rentenir hadir. Cara kerja mereka yang progresif dengan bunga yang mencekik meskipun cepat, namun tetap saja ini merugikan. Di sini kami melihat koperasi sebagai alternatif pembiayaan murah dan mudah,” ucapnya.

Teten mengakui, saat pandemi Covid-19 pertama kali melanda Indonesia di tahun 2019 terdapat kekhawatiran bahwa, koperasi akan berjatuhan serta pendapatan masyarakat dan omzet turun karena anggotanya banyak menarik tabungan.

Namun ia bersyukur, ternyata koperasi tetap mampu bertahan hingga saat ini.

“Dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) salah satunya kami menyuntikkan modal ke koperasi-koperasi, terutama Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Alhamdulillah sampai hari ini tak terjadi kekhawatiran itu. Program PEN tepat sasaran,” jelasnya.

Teten menambahkan, koperasi tidak hanya dapat berperan sebagai alternatif penyaluran pembiayaan mikro, tetapi juga dapat mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan skala ekonominya.

“Koperasi bukan hanya sekadar pinjaman tapi sekaligus menjadi konsolidator dan agregator usaha mikro agar skala ekonominya naik,” pungkasn KemenKop.***

Raphael Varane Cemerlang di Laga Debut

0

Bogordaily.net – Raphael Varane tampil cemerlang di laga debutnya saat Manchester United menghadapi Welverhempton. Pada pertandingan tersebut setan merah menang 1 – 0. Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer pun puas dengan penampilan Varane.

Bek tengah Prancis itu didatangkan MU dari Real Madrid setelah ditebus dengan kesepakatan yang mencapai 41 juta pound sterling. Namun, Varane baru tampil di laga ketiga MU di Premier League setelah cuma menjadi pemain cadangan dalam hasil seri 1-1 dengan Southampton.

Solskjaer memainkan Varane sebagai starter saat Setan Merah bertandang ke Stadion Molineux, Minggu 29 Agustus 2021. Pemenang Piala Dunia 2018 itu berduet dengan kapten Harry Maguire untuk mengawal jantung pertahanan MU.

Dirangkum Squawka, Raphael Varane melakukan 74 sentuhan pada bola, tiga sapuan, tiga memenangi bola, satu tekel, dan sekali menciptakan peluang selama 90 menit bermain. Lebih oke lagi, Varane berperan penting pada terjadinya gol kemenangan MU usai operannya diselesaikan Mason Greenwood di menit ke-80.

“Tadi itu sebuah penampilan top,” cetus Solskjaer usai pertandingan dikutip Metro.

“Ini adalah sambutan di Premier League. Tempo, hiruk pikuk, tekel-tekel, keharusan bertahan, serangan-serangan balik.”

“Dia itu bagus di udara, dia sangat tenang dengan bola, dia sangat berpengalaman, dan tidak ada yang memengaruhi dia,” puji si manajer.

“Dia tadi bagus di ruang ganti sebelum pertandingan dan di half-time. Saya senang dengan dia, saya pikir dia telah menunjukkan kelasnya. Dia memiliki segala hal sebagai seorang bek tengah jadi saya senang dengan penampilan dia,” Solskjaer menambahkan tentang performa debut Varane.***

PMI Kabupaten Bogor Lakukan Orientasi Penguatan Respon dan Percepatan Penanganan Covid-19

0

Bogordaily.net – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Orientasi Penguatan Respon dan Percepatan Penanganan Covid-19 di dua Kelurahan dan Desa yaitu Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong dan Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Senin 30 Agustus 2021.

Kegiatan ini melalui kader penggerak Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat Palang Merah Indonesia (SIBAT) yang didukung oleh PMI Pusat dan Korea International Coorporation Agency (KOICA).

Hal itu dilakukan dalam rangka membentuk relawan palang merah di tiap desa untuk mempercepat penanggulangan kemanusiaan di Kabupaten Bogor.

Selain itu, Orientasi Penguatan Respon dan Percepatan Penanganan Covid-19 dilakukan untuk meningkatkan Pengetahuan dan keterampilan Kader dan Masyarakat, agar selalu tanggap dan siaga terhadap kondisi Pandemi lingkungan baik pada tingkat keluarga, RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten.

Ketua PMI Kabupaten Bogor, Zainal Syafrudin menuturkan, Kegiatan itu dilakukan dalam rangka penanggulangan bencana untuk kondisi sekarang adalah pandemi Covid-19.

Tentunya didalam pelaksanaan program ini untuk yang sekarang kita bekerjasama dengan Korea International Coorporation Agency (KOICA), untuk bersama-sama melakukan kegiatan nanti mereka para relawan ini akan aktif di desa-desa khususnya didalam rangka advokasi tentang Promosi Kesehatan (Promkes).

Orientasi
Suasana kegiatan Orientasi Penguatan Respon dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Markas PMI Kabupaten Bogor, Senin 30 Agustus 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Karena pandemi ini menurut Presiden RI tidak bisa diprediksi untuk itu kita harus terus melakukan kegiatan-kegiatan Promkes yang benar itu yang utama.

“Para relawan ini diberikan penyegaran ilmu-ilmu tentang program kemanusiaan supaya mereka juga bisa memberikan informasi kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diberikan penyuluhan instrukturnya dari Dinkes dan PMI Pusat,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk peserta pada kegiatan tahap sekarang hanya beberapa desa tetapi di Kecamatan Bojonggede dan Cibinong.

Tetapi untuk kedepan mulai Oktober seluruh kecamatan akan mengadakan pelatihan semacam ini termasuk juga nanti Desa-desanya.

“Karena kita sedang mengupayakan membentuk relawan palang merah disetiap desa 20 orang perbanyak relawan supaya memudahkan didalam rangka penanggulangan-penanggulangan kemanusiaan di setiap desa lebih cepat,”tegasya.

Kepala Markas PMI Kabupaten Bogor, Saefudin mengatakan, kegiatan Orientasi Penguatan Respon dan Percepatan Penanganan Covid-19 yang diikuti oleh 20 orang Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

Diikuti dari masing-masing Kelurahan/Desa yang dilaksanakan selama empat hari pada tanggal 30 Agustus 2021 sampai dengan 02 September 2021, dilanjutkan dengan Orientasi KLB pada tanggal 3 September 2021 yang bertempat di Markas PMI Kabupaten Bogor.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan Pengetahuan dan keterampilan Kader dan Masyarakat agar selalu tanggap dan siaga terhadap kondisi Pandemi lingkungan baik pada tingkat keluarga, RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten. Dalam memberikan data dan fakta yang lebih spesifik dan valid baik pada warga yang Positif Covid-19 maupun Pelayanan Promosi Kesehatan kepada Masyarakat yang awam. Tentunya untuk senantiasa menjaga diri dimasa pandemi agar terhindar dari bahaya Virus dan saling menjaga dan gotong royong dalam membantu sesama kepada yang membutuhkan,” tuturnya.***

Asik! Bantuan Subsidi Gaji Tahun 2021 Telah Disalurkan ke 2,1 Juta Penerima

0

Bogordaily.net – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa, Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh atau BSU Tahun 2021 telah tersalurkan kepada 2,1 juta penerima.

“Ini yang sudah bisa ditransfer adalah mereka yang banknya bank himbara. Berikutnya akan dibukakan untuk teman-teman pekerja yang belum memiliki rekening himbara,” ujarnya, dikutip dari Kemnaker, Minggu 29 Agustus 2021.

Ida menambahkan, untuk memudahkan penyaluran BSU tersebut, seluruh penyaluran bantuan akan dilakukan melalui bank himbara atau himpunan bank milik negara.

Pekerja/buruh yang telah memenuhi persyaratan dan belum memiliki rekening bank himbara akan dibukakan rekening baru secara kolektif.

Selain itu, data calon penerima BSU tahun ini juga dipadankan dengan data penerima bantaun sosial (bansos) lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, dan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Hal ini untuk menghindari duplikasi data penerima bantuan pemerintah.

“Jadi memang bantuan pemerintah biar bisa lebih luas menyasar kelompok masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” tandasnya.***

Tagih Hak Negara, Pemerintah Ambil Alih Aset Obligor BLBI

0

Bogordaily.net – Pemerintah secara simbolis melakukan pengambilalihan dan penguasaan aset-aset sebagai penggantian dari Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Jumat 27 Agustus 2021.

Penguasaan fisik melalui pemasangan plang pengamanan terhadap 49 bidang tanah seluas 5.291.200 meter persegi yang berlokasi di Medan, Pekanbaru, Tangerang, dan Bogor.

“Hari ini kita mencoba mendapatkan salah satu aset dari obligor yang selama ini tidak dikuasai oleh negara. Jadi ini adalah aset yang seharusnya kemudian diambil alih, diselesaikan, dan nanti dipulihkan kembali sebagai salah satu bentuk kompensasi dari BLBI yang sudah dibayarkan 22 tahun yang lalu. Tadi saya senang melihat bahwa beberapa di kota-kota lain juga aset-aset ini kemudian dilakukan pengambilalihan, penyelesaian, dan pemulihan untuk menjadi kekayaan negara,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, pada Seremoni Penguasaan Aset Eks BLBI oleh Satgas BLBI di Tangerang.

Pemerintah terus berupaya mendapatkan kembali hak tagih pemerintah atas BLBI dengan menggunakan semua kewenangan negara.

Obligor maupun debitur sebagai pemilik bank atau peminjam di bank yang telah dibantu pemerintah harus mengembalikan dana yang telah diterima.

“Kami nanti akan menggunakan semua kewenangan negara untuk melihat apakah debitur dan obligor itu punya aset atas nama yang bersangkutan, entah itu dalam bentuk dana di bank, entah itu dalam bentuk perusahaan, atau dalam bentuk tanah, atau bentuk yang lainnya. Ini nanti yang akan terus diusahakan secara perdata untuk diperoleh sebagai pembayaran dari kewajiban mereka,” jelas Menkeu.

Total kewajiban BLBI yang masih dikelola adalah Rp110,45 triliun. Untuk itu, satgas BLBI telah memanggil 48 obligor dan debitur yang memiliki kewajiban yang signifikan di atas Rp50 miliar.

Apabila sampai dengan pemanggilan tahap ketiga tidak hadir, maka pihak yang dipanggil akan diumumkan ke publik.

“Kita akan terus berusaha mendapatkan hak kembali dari negara untuk bisa dipulihkan. Dan tentu saya berharap kepada para obligor dan debitur, tolong penuhi semua panggilan dan mari kita segera selesaikan obligasi atau kewajiban Anda semuanya yang sudah 22 tahun merupakan satu kewajiban yang belum diselesaikan. Saya akan terus meminta kepada tim untuk menghubungi semua obligor ini, termasuk kepada para keturunannya,” pungkasnya.***

Ngidam Ketemu Idol, Felicya Angelista Video Call dengan Song Jong Ki

0

Bogordaily.net – Tengah hamil, Felicya Angelista mengidam sesuatu. Tidak seperti ibu hamil lainnya yang meminta makanan, dirinya malah ingin bertemu idolanya Song Jong Ki.

Hal itu ia ungkapkan kepada sang suami Hito Caesar. Kaget dengan permintaannya, dirinya bingung dan tak mengindahkan permintaanya tersebut.

Dibalik semua itu, ternyata Hito telah meminta bantuan kepada temannya di Korea Selatan untuk menjadwalkan Felicya video call dengan Jong Ki.

Dari video yang diunggah, terlihat Felicya yang tengah duduk memakai baju hitam pink, dan teman Hito memakai baju biru tengah menyalakan kamera.

Saat itu Song Jong Ki telah masuk ke ruangan, menggunakan baju kemeja putih panjang, dan celana biru muda.

Felicya terlihat senang sampai menganga saat melihat Jong Ki di depan matanya. Tidak lupa dirinya mengucapkan say hi dan melambaikan tangan, dan dibalas juga oleh Jong Ki.

Dari gesture bibir Felicya mengucapkan aku cinta kamu dalam bahasa korea yakni ‘Sarangheo’ sambil membuat love sign.

Melihat tingkahnya mantan suami Song Hye Kyo ini langsung tersenyum sambil menundukan kepalanya.

Felicya
Moment Felicya Angelista Video Call dengan Song Jong Ki. (Istimewa/Bogordaily.net)

Tidak menyangka harapannya akan terjadi, Felicya mengucapkan terima kasih kepada suaminya, dan teman Hito.

“NGIDAM KU KE @hitocaesar MINTA VIDEOCALL SAMA IDOLA KU KESAMPEAN 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭 MAKASIH TUHAN YESUS HUAAAAA CUMA BISA NGANGAAAAAA DAN SPEECHLESS HAHAHAH! MAKASIH BANYAK JUGA RAYMOND TEMEN NYA HITOOOO FOR MAKE THIS HAPPEN! (Yang pake kemeja biru di awal tuh guys) NONTON FULLNYA DI YOUTUBE KU SEKARANG!,” tulisnya di akun @felicyaangelista_.

Video yang diunggahnya kini viral, dan telah dilihat sebanyak 1,3 juta dan dikomentari sebanyak 5 ribu lebih.***