Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 6907

Bandara, Lagu Bergenre Pop Bernuansa 80-an Dirilis Chiki Fawzi

0

Bogordaily.net – Penyanyi sekaligus penulis lagu multi talenta, Chiki Fawzi baru saja merilis lagu terbarunya yang diberi judul Bandara.

Bandara merupakan lagu bergenre pop yang juga memiliki sentuhan nuansa 80–an dan 90-an.

Lagu ini diciptakan Chiki saat sedang terdampar berjam-jam di sebuah bandara. Tepatnya ketika ia melakukan perjalanan di tahun 2019 lalu.

Chiki melihat bandara sebagai miniatur kehidupan, tempat persinggahan semata, namun bukan tempat untuk menetap. Yang mana di tempat itu akan ada yang pulang, dan ada pula yang pergi jauh.

Lagu ini menceritakan tentang kekhawatiran dan ketakutan manusia akan dunia dan rencana kehidupan yang tak menentu.

“Sangat relatable dengan kekhawatiran dan ketidakpastian yang kita rasakan dikarenakan pandemi ini,” katanya.

Selain hadir dalam format digital, lagu ini juga tersedia dalam format video musik.

Adapun dalam video klipnya, Chiki sengaja. menggabungkan kumpulan video-video kiriman teman-teman yang menggambarkan fragment of life.

“Proses pengumpulan video dilakukan pada awal pandemi setahun silam. Konsepnya sendiri menceritakan tentang hidup adalah kumpulan hari, yang tergambar dari potongan video kegiatan dan kehidupan orang-orang selama masa pandemi,” jelasnya.

Chiki Fawzi berharap kalau kehadiran video musiknya bisa menjadi teman yang pas untuk menemani kesyahduan.***

Simak, Para Pecinta Kopi Harus Tahu Ini

0

Bogordaily.net – Para pecinta kopi harus tahu ini, jangan membuang ampas kopi karena limbah kopi bisa digunakan untuk memperindah taman. Berbagai studi sudah menyimpulkan bahwa baik ampas bubuk kopi atau cairan kopi bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman.

Jadi ketika Anda rutin menyeduh kopi di pagi dan malam hari, jangan pernah membuang limbahnya. Pisahkan ampas dan cairan kopi di wadah tersendiri. Kemudian di keesokan harinya, gunakan sisa kopi tersebut untuk menyuburkan tanaman di kebun rumah Anda. Selain bisa tumbuh lebih subur, taman juga bisa bebas dari hama.

Manfaat ampas kopi
Dilansir dari The Spruce, ampas bubuk kopi mengandung nitrogen tinggi yang baik untuk pertumbuhan tanaman, baik tanaman sayur, buah maupun tanaman hias.

Ampas kopi ini bisa dicampurkan ke dalam kotak pembuatan kompos Anda dan berpadu dengan sampah dapur lain, atau bisa langsung ditaburkan ke tanah media tanaman. Ketika ditaburkan ke tanah, ampas kopi bisa meningkatkan kadar asam pada tanah. Salah satu efeknya, akan ada banyak cacing yang datang mendekat.

Dan cacing adalah binatang yang bisa membantu menyuburkan tanah. Selain menyuburkan tanaman, ampas kopi juga bisa digunakan untuk mengusir hama yang bisa merusak tanaman. Semut, siput dan bekicot, semuanya tak menyukai aroma dari ampas kopi.

Bahkan disebutkan pula, bahwa tikus juga akan menghindari taman dan tanaman yang ada karena tikus tak menyukai aroma dari kopi. Agar khasiat kopi bisa maksimal, Anda harus rutin menaburkan ampas kopi ke media tanah tanaman Anda. Karena setelah beberapa jam, aroma dari kopi akan habis menguar pergi.

Jika ada sisa seduhan kopi, Anda juga bisa menggunakannya untuk menyirami tanaman. Namun ingat, tak semua tanaman bisa Anda beri larutan kopi. Hanya tanaman-tanaman yang suka tumbuh di tanah dengan kadar asam tinggi yang akan menyukai kopi.

Seperti african violet, impatiens, norfolk island pines, phalaenopsis orchid, rhododendron, serta varietas pinus-pinusan. Pada tanaman-tanaman tersebut, Anda bisa langsung menyiramkan sisa kopi yang bercitarasa original alias tanpa gula, krimer atau susu. Gula dan susu bisa memanggil hama untuk datang mendekat dan merusak tanaman.

Ketika menyirami tanaman dengan kopi, Anda harus terus mengamati pertumbuhan tanaman dari hari ke hari. Jika batang atau dedaunan menjadi menguning, itu tandanya media tanah yang ada sudah mengandung terlalu banyak asam. Jadi Anda harus berhenti memberi makan tanaman dengan kopi. Selain digunakan untuk menyirami tanaman, cairan kopi juga bisa digunakan untuk membasahi adonan kompos Anda yang sudah mengering karena kurang kelembaban.

 

Pemerintah Harus Segerakan PTM Bagi Daerah PPKM Level 1-3

0

Bogordaily.net – Saat ini pemerintah telah menetapkan daerah Jawa-Bali masuk dalam daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3.

Kebijakan tersebut menurut Anggota DPR RI Komisi X Ali Zamroni harus berdampak pada pemulihan di sektor pendidikan.

Berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri terkait panduan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19, syarat dilakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) diutamakan pada daerah yang sudah berada pada level 1-3.

Ali menegaskan bahwa dampak pembelajaran online yang semakin panjang akan memberi dampak buruk bagi dunia pendidikan.

“Tidak ada alasan untuk menunda PTM bagi daerah di level 1-3. Ini sudah menjadi ketegasan agar sektor pendidikan kita tidak menurun. Saya khawatir learning loss atau ketertinggalan semakin banyak dialami para siswa,” kata Ali dikutip dari Parlementaria, Kamis 26 Agustus 2021.

Untuk mempercepat PTM di daerah PPKM level 1-3, menurut Ali ada syarat wajib yang harus dilakukan. Syarat wajib ini adalah guru dan tenaga pendidikan yang sudah melaksanakan vaksinasi secara lengkap.

Ia menilai tidak ada alasan lagi bagi daerah PPKM Level 1-3 yang masih melaksanakan pembelajaran online. Pemerintah juga harus segera melangsungkan giat vaksinasi bagi para guru dan tenaga pendidik yang belum divaksin.

Selanjutnya Anggota Fraksi Gerindra ini menegaskan bahwa untuk daerah yang mengalamai susah sinyal atau blankspot juga harus segera mengadakan PTM, dengan catatan menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk daerah blankspot harus segera melaksanakan PTM tanpa ada alasan apapun apalagi bagi daerah-daerah PPKM level 1-3. PTM ini dilaksanakan karena kita harus mengejar situasi ketertinggalan pendidikan pada kurikulum akademik. Dan ini tidak bisa dibiarkan lebih lama,” tegasnya.

Ali juga mendukung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI agar sekolah-sekolah menggunakan kurikulum darurat di masa PTM ini.

“Kurikulum darurat ini dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan para siswa dengan penyederhanaan capaian pembelajaran, dan yang terpenting untuk mengejar ketertinggalan ini adalah kebebasan dalam pelaksanaan kurikulum bagi para guru,” kata Ali.

Terakhir, Ali meminta pemerintah dalam hal ini Kemendikbud Ristek RI untuk segera mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh pemerintah daerah, provinsi, dan kabupaten kota agar segera mensosialisasikan realisasi PTM.

“Pemerintah daerah harus segera melakukan sosialisasi agar PTM ini dapat berjalan dengan baik dan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat,” tutup legislator dapil Banten I tersebut.***

Pabrik Styrofoam di Gunungputri Terbakar

Bogordaily.net – Sebuah pabrik Styrofoam di Jalan Raya Cicadas, Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor terbakar, Kamis 26 Agustus 2021.

Pelaksana pada Seksi Operasional Pemadaman Damkar Kabupaten Bogor Burhansyah menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.

“Objek terbakar pabrik styrofoam,” kata Burhansyah saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Dalam peristiwa ini, sebagian bangunan pabrik ambruk diwarnai kepulan asap hitam pekat.

Belasan unit truk Damkar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dibantu Damkar Kota Bogor dan juga damkar perusahaan swasta.

“Unit (damkar) yang menangani 11 unit, dibantu 2 unit dari Kajama,” katanya.

Unit rescue damkar dan ambulans turut disiagakan di lokasi dalam penanganan kebakaran ini.

Beruntung tak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

Penyebab serta kerugian dalam peristiwa kebakaran pabrik ini sementara belum diketahui.

“Selesai pemadaman pukul 10.55 WIB. Sumber api belum diketahui,” ungkapnya.

 

Kementrian PUPR Dorong Program Sejuta Rumah untuk Rakyat

Bogordaily.net – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan akan terus mendorong Program Sejuta Rumah agar masyarakat memiliki hunian layak.

“Program Sejuta Rumah ini akan terus didorong agar masyarakat Indonesia memiliki hunian yang layak,” ujar Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Haryo Bekti Martoyoedo dalam seminar daring di Jakarta, Selasa (24 Agustus 2021).

Menurut Haryo, Kementerian PUPR saat ini tengah menjalankan Program Sejuta Rumah yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam pemenuhan major project yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024, melalui pembangunan infrastruktur dan perumahan bagi masyarakat.

Dalam program tersebut pemerintah menargetkan pembangunan satu juta unit rumah bagi masyarakat, yang terbagi ke dalam dua sektor yakni rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 70 persen dan 30 persen rumah peruntukkan bagi non-MBR.

Berbagai program seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, penyaluran bantuan prasarana, sarana, dan utilitas rumah bersubsidi, KPR bersubsidi serta dukungan pemerintah daerah dan swasta juga terus dilaksanakan.

Sebelumnya Kementerian PUPR mengemukakan Program Sejuta Rumah menjelang HUT ke-76 RI sudah mencapai angka 515.107 unit rumah di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengemukakan bahwa angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan pembangunan perumahan yang terus dilaksanakan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah serta para pengembang perumahan dan masyarakat.

Menurut Khalawi, berdasarkan arahan Menteri PUPR pelaksanaan Program Sejuta Rumah akan terus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia karena kebutuhan rumah di Indonesia masih cukup tinggi.

Oleh karena itu, pihaknya berharap dukungan dan kerja sama dari berbagai pemangku kepentingan bidang perumahan untuk bersama-sama menyukseskan Program Strategis Nasional tersebut.

Sebagai informasi, Program Sejuta Rumah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015 di Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah.

Melalui program tersebut pemerintah ingin berupaya untuk mendorong kembali semangat kebersamaan dari setiap pemangku kepentingan bidang perumahan baik pemerintah pusat dan daerah.

Pengembang perumahan dari berbagai asosiasi, perbankan, sektor swasta, perbankan, lembaga pendidikan, serta masyarakat luas untuk ikut aktif dalam pembangunan perumahan di Tanah Air.***

Polisi Buru Sindikat Sabu 40 Kg Senilai Rp 80 M

0

Bogordaily.net – Polisi mengungkap sindikat narkoba jenis sabu seberat 40 kilogram (kg) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dua orang sudah diamankan dan jaringan mereka masih diburu.

“Tim di lapangan masih bekerja untuk mengungkap pihak lain yang ada kaitannya dengan peredaran,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan di Mapolda Sulsel, Kamis 26 Agustus 2021.

Pada penggeledahan yang dilakukan polisi di sebuah hotel semalam, selain sabu, ditemukan sekitar 4.000 ekstasi. Kedua tersangka yang berinisial SY dan BG berasal dari dua daerah, yaitu Makassar dan Kalimantan.

Di lokasi, polisi juga menyita alat telekomunikasi dan kendaraan milik tersangka.

“Kedua orang ini masih dilakukan pemeriksaan insentif. Status mereka akan ditentukan dalam 3×24 jam ke depan,” ungkapnya.

Polisi masih terus mengembangkan kasus ini, termasuk menyelidiki jaringan terkait. Barang bukti yang disita dipastikan narkoba jenis sabu dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah. Keduanya akan dikenai Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Kalau jumlahnya 40 kilogram maka diperkirakan nilai sabunya mencapai Rp 80 miliar,” sebut dia.

Sebelumnya, para pelaku yang berjumlah dua orang tersebut digerebek polisi di sebuah hotel di kawasan Jalan Veteran, Makassar, hari ini.

Informasi yang dihimpun, polisi sudah 2 bulan menyelidiki jaringan pelaku sebelum penggerebekan ini.

Unpak Jadi fasilitator, Bantu Pemerintah Percepat Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Dalam membantu percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor, Kampus Universitas Pakuan membantu menjadi fasilitator dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.

“Hari ini, Unpak menjadi fasilitator pengadaan tempat serta fasilitas yang lainnya dalam rangka pelaksanaan vaksinasi bagi warga Kelurahan Tegallega. Ini dilatar belakangi atas permintahan dari pihak Kelurahan serta petunjuk Kadispora Kota Bogor,” tutur Prof. Dr.H. Bibin Rubini, M.Pd selaku Rektor Unpak kepada media pada Rabu (25 Agustua 21).

Selain itu menurut Bibin, dalam hal ini Unpak sebagai lembaga pendidikan yang berada di sekitar masyarakat dan wilayah Kelurahan Tegallega, sudah sepantasnya merespon hal ini dengan positif, dengan memberikan satu fasilitas sebagai upaya mensukseskan percepatan vaksinasi di Kota Bogor.

“Tentunya saya dengan senang hati, bisa memberikan fasilitas untuk vaksinasi bagi semua warga di Kelurahan Tegallega. Kemudian dalam pelaksanaan vaksin di Unpak kali ini, yang digunakan adalah jenis Astra Zeneca untuk masyarakat dengan usia 18 keatas termasuk lansia, seperti yang saya lihat tadi begitu antusias mengikutinya” ucapnya.

Menurutnya, satu hal yang sangat menggembirakan adalah begitu besar dan tinggi animo masyarakat dalam mengikuti pelaksanaan vaksinasi.

Dirinya berharap semoga antusias masyarakat dalam membantu vaksinasi sebagai program pemerintah akan terus berlanjut.

“Sebagai pemberitahuan bagi masyarakat, bahwa agenda pelaksaan vaksin dikampus Unpak untuk besok adalah bagi usia 12 tahun sampai usia 17 tahun dengan menggunakan vaksin jenis Pfizer. Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi di Kampus Unpak itu sendiri, di jadwalkan sampai hari Jum’at (27 Agustus 21) dan saya berharap pelaksanaan vaksinasi ini bisa berjalan dengan lancar serta bisa menghimpun lebih banyak lagi yang divaksin,” tutup Bibin.***

Bupati Minta Kafilah STQ Harumkan Nama Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin berpesan kepada Kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kabupaten Bogor untuk berusaha maksimal agar mendapatkan hasil maksimal, mengharumkan nama Kabupaten Bogor. Hal tersebut dikatakannya saat melepaskan Kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kabupaten Bogor, menuju STQ ke-17 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2021, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Rabu 25 Agustus 2021.

“Pesan saya kepada seluruh kafilah STQ Kabupaten Bogor, berusahalah dengan maksimal agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk Kabupaten Bogor. Harumkan nama Kabupaten Bogor, jika kita mendahulukan kepentingan yang besar, sebelum kepentingan kita sendiri, InsyaAllah nama kita bisa ikut menjadi besar,” ucap Ade Yasin.

“Saya titip kepada seluruh pembina, titip anak-anak ini yang mungkin selama pelaksanaan acara. Berikan motivasi agar maksimal, tapi jangan hanya kasih semangat dan motivasi saja, kasih jajan juga. Kami juga menyediakan beasiswa Pancakarsa untuk para hafiz Al-Quran, jadi boleh kuliah dimana saja sesuai pilihan,” sambung Ade Yasin.

Kemudian, lanjut Ade, selama mengikuti STQ, kafilah tetap menjaga Protokol Kesehatan. Ketua harus memastikan peserta, pembina, atau siapa pun yang terlibat, harus divaksin. Hal ini untuk menjaga bahwa pergi ke STQ XVII itu orang-orang sehat.

“Insyaallah saya yakin adik-adik mampu. Kita doakan kafilah STQ Kabupaten Bogor mampu bersaing dengan kafilah STQ dari kota dan kabupaten lain di Jawa Barat. Yang terpenting berusaha maksimal dan berdoa,” tandasnya.

Selanjutnya, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bogor, Abdul Aziz menjelaskan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah Ukhuwah Islamiyah sesama kafilah STQ se-Jawa Barat dalam rangka mensyiarkan gemar membaca dan mengaji Al-Qur’an. peningkatan pemahaman dan syiar Islam khususnya terhadap nilai-nilai Islam di Kabupaten Bogor, serta mendukung terwujudnya Bogor Berkeadaban.

“STQ tingkat Provinsi Jabar yang akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 25 Agustus – 30 Agustus 2021. Kafilah yang dilepas sebanyak 35 orang, terdiri dari qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah, mufassir dan mufassirah, pembina, pendamping, dan official. Selama pelaksanaan kafilah akan mondok di Kota Bandung,” ujar Aziz.***

Kalau Ketawa Ibu Pina Mirip Jokowi

0

Bogordaily.net – Setelah videonya beredar ibu Pina disebut memiliki wajah mirip Presiden Jokowi. Pina terlihat sangat mirip terutama jika lagi tertawa.

Dalam video singkat yang diteruskan berkali-kali di aplikasi percakapan WhatsApp, seorang perekam menyebut wajahnya mirip Presiden Jokowi.

“Saudara ki kah,” kata pria dalam video.

“Masa?” jawan Ibu Pina dengan ekpspresi tidak percaya.

“Muka ta mirip Presiden di. Saudara ki ? mirip ki kulihat. Cuma kita versi perempuan. Pak Presiden versi laki-lakinya,” kata pria tersebut.

Selanjutnya Ibu Pina diberi tantangan untuk menyanyi. Jika berani akan diberikan uang.

Terlihat dalam video satu lembar uang kertas Rp 50 Ribu.

Belakang diketahui, pria yang merekam Ibu Pina adalah Ustadz Delon.

Sementara Ibu Pina tinggal di Jalan Rappokalling Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Sebelumnya, media sosial juga gempar dengan seorang warga Banyuwangi bernama Imron Gondrong–nama yang dipakai sebagai akun Facebook.

Imron disebut mempunyai wajah mirip sekali dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mulai dari mata, hidung, garis pipi, bahkan senyumnya juga sangat mirip. Bedanya hanya pada rambutnya saja.

Presiden Jokowi potongan rambutnya pendek dan klimis, sementara Imron rambutnya panjang alias gondrong.

Sepintas, orang bakal mengira bahwa foto tersebut adalah potret Jokowi sebelum terjun di dunia politik.

Ini karena dalam foto tersebut hanya mengenakan kaos dalam warna putih dengan rambut gondrong.

Sampai sekarang, foto Imron ini telah dibagikan lebih dari 12 ribu kali serta menuai ribuan komentar dari netizen. Foto Imron ini sekilas memang ‘bagai pinang dibelah dua’, mirip sekali.

Imron Gondrong diketahui memperbarui foto profil pada akun Facebooknya pada 22 Januari 2019 lalu.

 

Polisi Buru Pembuat Mural Pria Mirip Jokowi di Bandung, Ini Alasannya

0

Bogordaily.net – Kembali polisi memburu pembuat mural, kali ini jajaran kepolisian dari Polrestabes Bandung memburu pembuat mural pria mirip Jokowi dengan mata tertutup masker di Bandung.

“Kita tanya dulu, kalau ketangkep orangnya, kita interview, apa maksud dan tujuannya. Apakah itu kritik sosial atau bagaimana. Nanti kita imbau dan peringatkan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo kepada wartawan, Kamis 26 Agustus 2021.

Rudi mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan melibatkan Polsek Bandung Wetan. Polisi ingin mencari tahu maksud dari mural tersebut.

Rudi menambahkan pidana belum akan ditetapkan. Polisi masih akan menunggu keterangan pembuat mural dan mengumpulkan alat-alat bukti.

“Enggak kalau kritik. Tapi kalau menghina kepala negara atau Presiden ada pasalnya,” tutur dia.

“Kita lihat nanti. Kalau ternyata tidak ada dasar hukumnya, kita tidak akan proses,” kata Rudi menambahkan.

Kemunculan mural pria mirip Jokowi dengan mata tertutup masker menghiasi dinding jembatan Kota Bandung, tepatnya di Jalan Prabu Dimuntur. Letaknya berada di sisi luar jembatan Pasupati dan dapat dilihat dengan mudah oleh warga yang melintas.

Dari pantauan di lokasi, Rabu 25 Agustus 2021 sesosok pria yang tergambar dalam mural tersebut berambut poni dan menggunakan baju kemeja berwarna putih. Terlihat sosok pria tersebut tengah berpose sambil memegang kening sebelah kanan.

Diperkirakan ukuran mural tersebut memiliki tinggi dua meter dengan lebar 2,5 meter. Mural tersebut berjejer dengan coretan grafiti lainnya.***