Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6915

Terkadang, Anak Sering Lupa Akan Jasa Orangtua

0

Bogordaily.net – Ketika mendengar ungkapan pahlawan tanpa tanda jasa, kita pasti langsung saja teringat kepada guru.

Tapi, tahukah kamu ada pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya,  ialah orangtua.

Jasa orangtua kepada anak atau pengorbanannnya sering sekali terlupakan.

Bila saat ini, ada beberapa guru yang menjalankan profesinya dengan tanda jasa, maka pahlawan yang satu ini tidak akan pernah mengharapkan akan hal itu.

Bahkan, orangtua akan terus berusaha mengembangkan kemampuan kita sebagai anak didiknya.

Mereka tidak akan menuntut sepeser pun upah pada kita. Mereka selalu tulus dan ikhlas menjalankan amanahnya.

Orangtua merupakan pendidik utama. Jasa orangtua kepada anak termasuk dalam hal pendidikan.

Namun saat ini hanya sedikit orangtua yang mendidik anaknya ke arah yang tidak baik.

Karena pada hakikatnya, orangtua menginginkan kita, sebagai penerusnya, menjadi lebih baik dari dirinya.

Maka beruntunglah bagi kita yang masih memiliki keduanya. Hormatilah mereka, patuhi, dan taati perintahnya.

Ikuti apa yang memang baik untuk kita, dan cobalah meluruskan dengan lembuat atas perintah mereka yang kurang baik untuk masa depan kita.

Sebelum kehilangan mereka, cobalah menjadi yang terbaik untuk mereka. Buat mereka bangga.

Karena masih banyak orang yang kini hanya memiliki satu orangtua. Bahkan ada pula yang sudah tidak memiliki keduanya.

Mereka yang telah kehilangan orangtua tidak lagi dapat membalas jasa orangtua di dunia. Mereka hanya bisa berbakti lewat doa, tidak lebih.

Tidak ada kesempatan lagi untuk merawatnya, mendengarkan keluh kesahnya dan menyimak petuahnya.***

Bahagia! Ashanty Temani Aurel Hermansyah Cek Kehamilan

0

Bogordaily.net – Kebahagiaan tengah dirasakan oleh Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar. Saat ini Aurel tengah hamil anak pertamanya yang mana sudah berusia empat bulan.

Belum lama ini, Ashanty, Anang, beserta Azriel ikut menemani Aurel untuk mengecek kehamilannya ke dokter kandungan.

“Sudah ada, ya, detak jantungnya,” kata sang dokter.

“Iya, sudah ada, ya, dok,” jawab Ashanty.

“Alhamdulillah,” ucap Atta sambil bersorak.

Dalam foto yang diunggah Ashanty, ia menuliskan terkait doa dan harapannya untuk cucu pertamanya nanti.

“Bayi ini akan mendapatkan begitu banyak cinta dari kita, cucu pertama kita, dan kesayangan kita😍😍 Aku tidak sabar untuk bertemu denganmu karena aku sudah mencintaimu,” tulis Ashanty.

Ashanty juga tak lupa memberikan ucapan selamat kepada Aurel dan Atta. Sebab akhirnya mereka berdua bisa kembali dipercaya memiliki anak pasca keguguran beberapa bulan lalu.

“Selamat abang @attahalilintar dan kaka sayang @aurelie.hermansyah.. semoga lancar sampai persalinan.. doa kita selalu menyertai🙏🙏😍😍 Selamat juga buat umi @genifaruk dan pak @halilintarasmid, dan keluarga besar.. juga buat mimi @krisdayantilemos dan keluarga besar.. bentar lagi semua jadi oma opa, tante dan om😍😍😍 @ananghijau @azriel_hermansyah @queenarsy @arsya.hermansyah,” ungkapnya.***

Kota Bogor Turun Level 3, PTM Masih Dipersiapkan

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, melakukan beberapa langkah relaksasi menyikapi penurunan status perpanjangan PPKM dari level 4 menjadi level 3.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengatakan, meskipun PPKM sudah diturunkan menjadi level 3, tapi belum semua sektor mendapat relaksasi.

Salah satu sektor yang belum mendapatkan relaksasi adalah kegiatan belajar mengajar di sektor pendidikan.

“Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum direlaksasi. Kita harus lebih cermat mempersiapkan PTM agar tidak terjadi gelombang baru,” katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (24 Agustus 2021).

Dedie menyatakan bahwa Pemkot Bogor akan memprioritaskan percepatan penyelesaian vaksinasi kepada warga Kota Bogor, termasuk pelajar dan mahasiswa.

Dedie juga menyatakan bersyukur atas capaian tersebut dalam menyikapi penurunan status PPKM dari level 4 menjadi level 3

“Ini menunjukkan langkah-langkah yang dilakukan Forkopimda Kota Bogor berhasil menurunkan tingkat resiko,” katanya.

Dedie juga berharap semua pihak di Kota Bogor dapat mendukung dan bekerja sama untuk mempertahankan PPKM Level 3.

Dan kalau bisa memperbaikinya lagi menjadi level 1 atau zona hijau.***

Kota Bogor Telah Melewati Fase Puncak Gelombang Kedua Covid-19

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Kota Bogor dinilai telah melewati fase puncak gelombang kedua Covid-19. Penilaian tersebut berdasarkan data penanganan kasus Covid-19 yang menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini harus dipertahankan. Salah satunya, kata dia dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Dilihat dari trennya jelas kita sudah melewati puncak yang kedua, grafiknya sudah menurun,” ujar Bima di Balai Kota Bogor, Selasa 24 Agustus 2021.

Dia berharap agar tidak ada varian baru Covid-19 yang bisa memicu kembali kenaikan kasus.

Menurutnya, gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19 bukan tidak mungkin terjadi, jika mengabaikan protokol kesehatan ditambah munculnya varian baru.

“Tinggal sekarang apakah ada varian baru ataukah protokol kesehatan tetap dipatuhi,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo menuturkan, ada tiga faktor yang dilakukan untuk mencegah kerumunan ataupun memastikan protokol kesehatan tetap dipatuhi.

Pertama, kata dia dengan memperpanjang aturan ganjil genap pelat nomor kendaraan, kedua patroli di level mikro dan ketiga tetap melakukan Crowd Free Road.

“Kita laksanakan pembatasan mobilitas supaya gak lost kontrol euforia,” ucapnya.

 

PPKM Level 4 Diperpanjang, Tukang Tahu Gejrot Menjerit

Bogordaily.net – Kebijakan PPKM Level 4 yang diperpanjang oleh pemerintah hingga 30 Agustus 2021, bedampak besar kepada semua sektor usaha terutama para pedagang kaki lima khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Para pedagang mengeluhkan karena dagangan mereka sepi pembeli, karena adanya aturan pembatasan sosial dan pengurangan mobilitas, bahkan tak sedikit pedagang yang nyaris gulung tikar.

Salah satunya adalah pedagang tahu gejrot Zainal yang biasa mangkal di Jalan Tegar Beriman Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Ia mengaku hanya meraup keuntungan sebesar Rp 25 ribu dalam satu hari.

“Jualan tidak menentu untungnya, tapi menurut saya ini yang paling parah karena dampak perpanjangan PPKM. Tapi mau bagaimanapun hasilnya tetap harus disyukuri,” kata warga Kampung Kedung Badak itu kepada Bogordaily.net, Selasa 24 Agustus 2021.

Ia mengatakan, pada dasarnya para pedagang mendukung pemerintah untuk mencegah dan mengurangi permasalahan Covid-19 yang terjadi di Indonesia, terutama di Kabupaten Bogor, tetapi para pedagang berharap pemerintah bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.

“Saya mendukung kebijakan yang dibuat pemerintah, itu sudah pasti untuk kebaikan warganya, namun pemerintah juga harus memberikan solusi atas kebijakannya,” pungkasnya.***

 

Direktur CIA Diam-diam Temui Pemimpin Taliban, Bahas Apa?

0

Bogordaily.net – Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) William Burns diam-diam bertemu pemimpin Taliban di Kabul, Afghanistan, pada Senin (23/8/2021), demikian laporan mengejutkan surat kabar The Washington Post yang dirilis, Selasa 24 Agustus 2021.

Presiden AS Joe Biden, tak tanggung-tanggung mengirim langsung bos intelijen dalam pertemuan diplomatik melibatkan pejabat tertinggi Negeri Paman Sam sejak Taliban merebut pemerintahan Afghanistan.

Laporan Washington Post, mengutip sumber pejabat AS yang meminta namanya tidak disebutkan, mengungkap, Burns bertemu pemimpin Taliban Abdul Ghani Baradar di Ibu Kota Kabul. Sejauh ini belum ada komentar atau pernyataan dari CIA dan Gedung Putih soal laporan Washington Post maupun pertemuan tersebut.

Pertemuan ini digelar saat AS berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi semua warganya dari Afghanistan. AS menargetkan penarikan semua pasukan dari Afghanistan pada 31 Agustus 2021 dan pada saat itu diharapkan semua warga sipil juga sudah pergi.

Taliban menolak memberikan perpanjangan waktu bagi pasukan AS dan Inggris di Kabul.

Sementara itu pendiri dan pemimpin politik Taliban Abdul Ghani Baradar baru pulang ke Afghanistan pada 17 Agustus setelah menghabiskan waktu di luar negeri. Dia pulang dari Qatar menyusul kemenangan kelompok yang dipimpinnya setelah 20 tahun berperang.

Setibanya di Kandahar, dia menegaskan tidak akan balas dendam dengan para lawan politik maupun pasukan asing serta menghormati hak-hak perempuan. Baradar sempat ditahan di penjara Pakistan pada 2010 hingga 2018 lalu dibebaskan atas permintaan AS.

Dia kemudian memimpin delegasi Taliban dalam pembicaraan dengan AS di Doha, Qatar, membuahkan kesepakatan damai dengan AS pada Februari.

Yuk Simak, Tips Agar Tidak Bau Apek Ketika Pakai Hijab

0

Bogordaily.net – Bagi yang memakai hijab, seringkali mengalami aroma tidak sedap atau bau apek. Mungkin ini karena salah dalam merawat rambut atau hijab.

Tapi tenang saja, ternyata ada cara menghindari bau apek saat memakai hijab. Bagaimana caranya? Yuk simak tips berikut, dirangkum dari unggahan akun Instagram @cerita.cantik.

1. Memakai hijab berbahan ringan dan nyaman

Masalah utamanya mungkin saja karena bahan hijab yang kamu gunakan tidak dapat membuat kulit kepala bernapas.

Bisa jadi karena bahan hijabmu terlalu tebal. Maka itu, gunakan hijab berbahan ringan dan nyaman.

2. Jangan gunakan hijab saat rambut masih basah

Jangan terburu-buru menggunakan hijab jika rambut masih basah ya. Ini bisa membuat kulit kepala lembap dan menimbulkan bau apek. Kamu bisa menggunakan bantuan hair dryer untuk mengeringkan rambut.

3. Teratur keramas

Tidak teratur keramas bisa menimbulkan bau apek saat memakai hijab. Solusinya adalah berkeramas secara teratur dengan menggunakan sampo yang sesuai jenis rambut.

Pilihlah sampo yang cocok untuk rambut dan mempunyai wangi yang tahan lama.

4. Istirahatkan rambut

Saat kita berhijab, rambut biasanya akan dikuncir. Menguncir rambut ketika memakai hijab juga tidak boleh terlalu kencang.

Disarankan menggerai rambut saat berada di dalam rumah supaya tetap tumbuh dengan baik.

5. Rajin hair treatment

Rambut yang dirawat secara benar dan teratur akan membuatnya jadi sehat dan wangi.

Menggunakan masker rambut sebagai salah satu perawatannya dapat membuat rambutmu lebih sehat.***

Kota Bogor Level 3, Pemkot Siapkan Pembelajaran Tatap Muka

0

Bogordaily.net – Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di zona PPKM Level 3 sudah diperbolehkan. Kota Bogor tengah mempersiapkan TPM.

“Sudah boleh (PTM), dari Inmendagri, dari Kemendikbud, juga sudah memungkinkan,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Selasa 24 Agustus 2021 di Balaikota Bogor.

Terkait keputusan mengenai uji coba sekolah tatap muka, kata Bima Arya, pihaknya meminta Kadisdik dan Kadinkes untuk menyiapkan dua pilihan.

“Apakah kita menunggu untuk pelajar 100 persen vaksin, atau opsi kedua, sekolah yang sudah tervaksinasi 100 persen bisa menyelenggarakan tatap muka, jadi itu sedang dilakukan kajian, maka artinya penurunan status yang diiringi dengan memungkinannya tatap muka dengan kapasitas terbatas 50 persen,” kata Bima.

Persiapan itu kata Bima harus disiapkan dalam waktu dekat ini

“Harus kami siapkan dari sekarang. tinggal skemanya bagaimana, 1-2 hari ini kami akan coba rapatkan dan kaji format mana yang lebih baik,” ujarnya.

Terkait vaksinasi pelajar kata Bima saat ini baru 16 persen vaksinasi terhadap pelajar di Kota Bogor.

 

Ternyata, Ashanty Ngga Mau Dipanggil Nenek oleh Cucunya

0

Bogordaily.net – Aurel Hermansyah sedang hamil anak pertama dari pernikahannya dengan Atta Halilintar. Ashanty dan Anang Hermansyah antusias menyambut anak mereka.

Bahkan, Ashanty dan Anang Hermansyah sampai membahas apa nama panggilan mereka jika anak dari Aurel sudah lahir ke dunia.

“Aku maunya dipanggil kakek. Aku paling suka dipanggil kakek,” kata Anang yang dilansir dari Suara.

Namun, Ashanty malah mengatakan kalau ia tidak ingin dipanggil nenek oleh cucunya nanti.

“Aku nenek dong? Enggak mau ah,” ucap Ashanty.

Ashanty menjelaskan kalau dirinya tidak suka  jika dipanggil dengan sebutan nenek. Ia ingin cucunya nanti memanggilnya dengan panggilan lain.

“Enggak mau ah dipanggil nenek, gimana gitu. Maunya grandma,” terang Ashanty.

“Tapi kakek bagus,” timpal Anang Hermansyah.

“Ya aku nenek? Enggak mau,” jawab Ashanty.

“Ya sudah Buna, berarti aku dipanggil Kuna, hahaha,” papar Anang Hermansyah sambil tertawa.***

Gegara Laporkan Haters, Ayu Ting Ting Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

0

Bogordaily.net – Polda Metro Jaya akan memanggil pedangdut Ayu Ting Ting. Pemanggilan tersebut terkait laporan pelantun goyang mujaer itu haters yang melakukan perundungan.

Laporan itu memang dilayangkan Ayu Ting Ting dan kuasa hukumnya, Minola Sebayang, pada 20 Agustus 2021. Ayu Ting Ting nantinya akan dimintai keterangan sebagai pelapor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, pemanggilan Ayu Ting Ting dijadwalkan pada 26 Agustus 2021.

“Tanggal 26, AR diundang klarifikasi,” ujar Yusri Yunus saat dihubungi, Selasa 24 Agustus 2021.

Dijelaskan Yusri, nantinya Ayu Ting Ting akan ditanya lebih lanjut terkait laporannya. Ayu Ting Ting juga diminta untuk membawa bukti-bukti atas laporannya itu.

“(Agenda klarifikasi itu) Untuk diinterview dengan membawa bukti-bukti,” jawab Yusri.

Diketahui, hal yang dilaporkan Ayu Ting Ting adalah akun Instagram @gundik_empang yang diduga milik Kartika Damayanti alias KD.

Kartika Damayanti diduga melalukan perundungan terhadap Ayu Ting Ting dan anaknya, Bilqis, di Instagram.

Sebagai tambahan informasi, beberapa waktu lalu Abdul Rojak dan istrinya sudah datang ke kediaman pelaku di kawasan Bojonegoro, Jawa Tengah.

Kedatangan mereka didampingi pihak kepolisian dari Polres Metro Bojonegoro, Jawa Tengah.

“Polda Metro Jaya meminta petugas kepolisian wilayah Bojonegoro untuk mendampingi, mengecek klarifikasi alamat Bu Tika, haters yang diduga pelaku (penghinaan) ke Ayu Ting Ting,” ujar Kapolres Metro Bojonegoro, AKBP EG Pandia, saat itu.

“(Umi Kalsum dan Ayah Rojak) Didampingi oleh anggota Polsek, cek kebenaran alamatnya,” lanjut Pandia.

Kehadiran Abdul Rojak dan istrinya saat itu hanya hendak mengklarifikasi masalah yang ada. Disebut ayah Ayu Ting Ting itu belum membuat laporan terkait kasus ini ke pihak kepolisian.

“Intinya nggak ada buat laporan, hanya klarifikasi alamatnya doang,” tambah Pandia saat itu.***