Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 6970

Gegar Otak, Curtis Jones Absen di Laga Pembuka Liverpool

0

Bogordaily.net – Liverpool telah mengonfirmasi bahwa gelandang Curtis Jones tidak akan bermain melawan Norwich City pada akhir pekan.

The Reds sedang mempersiapkan pertandingan pembukaan Liga Inggris mereka musim ini.

Melawan The Canaries yang baru dipromosikan di Carrow Road pada hari Sabtu.

Pelatih Jurgen Klopp mengonfirmasi bahwa Jones mengalami gegar otak, yang akan membuatnya absen dalam seleksi untuk pertandingan mendatang.

Ia mengalami cedera tersebut pada paruh pertama pertandingan pramusim mereka melawan CA Osasuna.

“Dia mengalami sedikit gegar otak jadi kami hanya harus mengikuti protokol,” kata Klopp kepada Liverpoolfc.com.

“Dia baik-baik saja, dia merasa baik-baik saja lagi, tapi itu protokolnya,” kata Klopp.***

Diduga Teroris, Densus 88 Tangkap 3 Orang di Banten

0

Bogordaily.net – Tim Densus 88 menangkap tiga orang yang diduga teroris di Banten, dan diperiksa oleh polisi di Mapolda Banten.

“Iya betul ada kegiatan demikian, memang sudah dilakukan koordinasi sebelumnya. Sudah dilakukan Polda Banten sama tim Densus, tiga orang informasinya demikian,” kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga, Jumat 13 Agustus 2021.

Polisi belum bisa merilis identitas dan lokasi penangkapan, karena masih dalam pengembangan tim Densus 88.

“Paling itu yang bisa diinformasikan, rilis resmi belum nanti oleh divisi humas, inisial dan identitas yang rilis divisi humas,” ujar Shinto, dikutip dari Detik.

Informasi lebih detail kata Shinto akan disampaikan dalam waktu dekat langsung oleh Mabes Polri. Tapi, Polda Banten membenarkan ada penangkapan di beberapa daerah di Banten.***

Lebih Baik Setelah 28 Hari Suntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19

0

Bogordaily.net – Rentang waktu pemberian vaksin Covid-19 pertama dan kedua kini tidak lagi 14 hari. Vaksin dosis kedua boleh diberikan 28 hari setelah dosis pertama.

Kementerian Kesehatan bahkan mengeluarkan surat edaran pada 15 Maret 2021, berupa alternatif memperpanjang rentang waktu antara pemberian dosis pertama dengan dosis kedua vaksin Covid-19 Sinovac menjadi 28 hari.

Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Moh. Adib Khumaidi menyetujuinya. Menurutnya, pada penyuntikan dosis pertama belum terjadi pembentukan antibodi.

Melainkan baru pengenalan terhadap protein virus corona. Itu terjadi antara suntikan pertama hingga hari ke-18.

“Semua pembentukan antibodi baru terjadi setelah suntikan kedua,” ujarnya.

Pertimbangan ini diharapkan masyarakat bisa memahami. Anda juga tak perlu khawatir meski rentang waktu vaksinasi lebih lama dari sebelum-sebelumnya.

Adib berujar, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan bisa langsung menyesuaikan surat edaran tersebut.

Rentang waktu yang lumayan lama ini pun bisa dimanfaatkan untuk menjangkau lebih luas warga yang mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 menjadi lebih banyak.

Dijelaskan Ketua Komisi Nasional KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), Prof Hindra Irawan Satari, perubahan rentang waktu pemberian dosis vaksin ini banyak tahap yang dilewati. Karena vaksin Covid-19 tergolong baru.

“Seperti penelitian dari uji laboratorium, uji praklinis, hingga uji klinis. Dari hasil studi vaksin diberikan dalam dua dosis dengan rentang waktu 14 hari.”

“Kemudian dicoba dengan rentang waktu regular 28 hari, ternyata lebih baik. Maka direkomendasikan jadi 28 hari rentangnya,” ujar Hinki, nama panggilan akrab Hindra Irawan.***

Lagi, Jerinx Tiba di Polda Metro Penuhi Panggilan Polisi

0

Bogordaily.net – Memenuhi panggilan polisi, pria bernama I Gede Ari Astina atau Jerinx SID akhirnya tiba di Polda Metro Jaya, didampingi istrinya Nora Alexandra, pukul 19.00 WIB.

Dikutip dari Detik, Jerinx terlihat memakai sweater warna merah, masker hitam dan topi putih. Sementara Nora terlihat memakai kaus hitam dilapis blazer warna merah. Keduanya tampak didampingi pengacaranya.

Ia berangkat dari Bali ke Jakarta menggunakan jalur darat karena belum melakukan vaksin, Kamis 12 Agustus 2021.

“Sekarang sudah berangkat dari Bali dengan menggunakan kendaraan darat karena sampai saat ini belum vaksin sementara syarat naik pesawat adalah orang yang sudah divaksin. Mudah-mudahan hari ini bisa hadir untuk kita lakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” terang Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 12 Agustus 2021.

Semula, Jerinx dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka kasus pengancaman pada Senin 9 Agustus 2021 pukul 10.00 WIB.

Namun, dirinya tidak datang dengan alasan terkendala vaksin, mengingat punya riwayat kesehatan.

Setiba di Polda Metro Jaya, ada rencananya Jerinx akan dipertemukan dengan Adam Deni, pelapornya untuk mediasi, yang diagendakan pada Sabtu 14 Agustus 2021.

Hal ini diungkapkan oleh Adam Deni. Adam Deni menyebutkan mediasi itu menindaklanjuti surat edaran (SE) Kapolri, terkait penyelesaian kasus pencemaran nama baik melalui ITE dengan mengedepankan upaya mediasi.***

Romelu Lukaku Resmi Kembali ke Chelsea

0

Bogordaily.net – Akhirnya Romelu Lukaku resmi kembali ke Chelsea, setelah sebelumnya berpetualang dari MU ke Inter Milan.

Dini hari tadi, Chelsea meresmikan transfer Romelu Lukaku. Sang striker ditebus dari Inter Milan dengan bayaran sebesar 115 juta Euro.

Kendati demikian fans Chelsea nampaknya harus menunggu sedikit lama untuk melihat Romelu Lukaku beraksi. Striker Timnas Belgia itu belum bisa bermain di akhir pekan nanti.

Para fans Chelsea antusias ingin melihat sang striker bermain. Karena di akhir pekan ini Chelsea dijadwalkan menghadapi Crystal Palace.

Namun The Athletic mengklaim bahwa fans Chelsea harus menunggu sedikit lebih lama. Karena Lukaku bakal absen di laga tersebut.

Menurut laporan tersebut, jadwal kedatangan Lukaku menjadi penyebab sang striker belum bisa bermain.

Ia baru tiba di London pada hari Kamis kemarin. Sementara detail transfernya baru selesai pada dini hari tadi.

Sementara waktu satu hari untuk persiapan melawan Palace dirasa tidak cukup bagi sang striker.

Laporan itu juga mengklaim bahwa Lukaku sendiri kondisinya belum cukup fit.

Ia belum lama berlatih di skuat Inter Milan. Karena ia mendapatkan jatah libur usai bermain di Euro 2020.

Ia juga belum sekalipun tampil di pra musim Inter sehingga ia dinilai butuh waktu untuk mengembalikan kondisi terbaiknya.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Lukaku kemungkinan baru debut pada pekan depan.

Sang striker akan tampil menghadapi Arsenal di pertandingan pekan kedua EPL.***

 

 

Fajari Minta Lurah Diberikan Kekuatan Penuh!

0

Bogordaily.net – Fajari Aria Sugiarto, Anggota DPRD Kota Bogor dari Partai Amanat Nasional yang saat ini duduk di Komisi I tersebut memberikan apresiasi yang tinggi untuk semua aparatur wilayah di Kota Bogor, terutama para Lurah. Dirinya pun meminta agar para Lurah se-Kota Bogor diberikan kekuatan penuh.

Dalam sambungan telpon, pria berkacamata tersebut menjelaskan bahwa perjuangan selama menghadapi Pandemi Covid-19 ini sangatlah berat.

Fajari Aria Sugiarto (kanan) saat berbincang dengan Camat Bogor Selatan Hidayatullah, kemarin, Kamis, 12 Agustus 2021.
(Foto: Dok. Pribadi/Bogordaily.net)

“Ya, saya coba meminta Pemkot Bogor agar memberikan kekuatan penuh untuk para Lurah. Secara, mereka sudah bekerja siang malam dalam perjuangan melawan Pandemi Covid-19 ini,” kata Fajari.

Menurutnya, aparat wilayah seperti Lurah perlu diperhatikan. Mereka perlu mendapatkan kekuatan penuh, misalnya dari penambahan anggaran wilayah dalam mengahadapi situasi Pandemi Covid-19, penambahan logistik, fasilitas atau barangkali SDM agar mempermudah kinerja wilayah dalam melakukan treatment awal warga terpapar, mendata warga yang belum divaksin sampai urusan-urusan mendasar lainnya.

“Mereka garda terdepan. Bisa jadi bekerja 24 jam mengawal wilayah. Saya berikan jempol untuk para Lurah di Kota Bogor, termasuk para Camatnya,” jelas Fajari.

Fajari Aria Sugiarto bersama Komisi I DPRD Kota Bogor saat bertemu Camat Bogor Timur Rena Da Frina dan para Lurah di Kecamatan Bogor Timur.
(Foto: Dok. Pribadi/Bogordaily.net)

Sebagai mitra kerja dari Komisi I DPRD Kota Bogor, aparatur wilayah diminta untuk terus sigap. Ada diantara mereka (para Lurah-red) yang diberikan target vaksinasi untuk warganya, menyisir rumah demi rumah, mencarikan ambulance bagi warga, mencarikan RS untuk penanganan warga, mencarikan dokter untuk warganya sampai bila ada yang wafat, Lurah mengawal sampai proses pemakaman.

“Bersinergi, berdoa dan terus menjaga semangat. Kita bisa bersama-sama melalui masa-masa berat ini. Komitmen tertinggi untuk terus memberikan pelayanan bagi warga di wilayah. Top untuk Lurah se-Kota Bogor,” tutup Fajari dengan semangat.**** Adv.

 

 

 

Manchester United Layak Jadi Juara Liga Inggris. Ini Alasannya

0

Bogordaily.net – Manchester United diyakini bakal jadi kandidat kuat juara Liga Inggris musim 2021/2022. Setan Merah dinilai sudah memilik tim yang tangguh.

Manchester United sudah memboyong dua pemain baru, yakni Jadon Sancho dan Raphael Varane. Bagi eks pemainnya, Dimitar Berbatov, dua pemain itu punya kuncian penting buat tim.

“Raphael Varane membawa mentalitas juara. Dia pernah menjuarai Piala Dunia dan memenangi banyak trofi dengan Real Madrid, semoga menularkannya ke MU,” ujar Berbatov seperti dilansir dari Mirror.

“Saya senang dengan kedatangan Varane, dia adalah pemain yang hebat dan tak sabar untuk melihatnya dengan Harry Maguire,” sambungnya.

Sancho pun punya koneksi yang bagus dengan pemain MU yang juga bermain di Timnas Inggris seperti Marcus Rashford sampai Luke Shaw. Tentu, kerja sama mereka di lini serang bakal membahayakan kotak penalti lawan.

“Hal itu diharapkan mampu membuat Sancho cepat beradaptasi dengan tim,” jelas Berbatov.

“Saya yakin Sancho akan mampu membuat pemain di lini depan lebih baik. Dia punya kualitas yang hebat,” lanjutnya.

Dimitar Berbatov menambahkan, Manchester United pun terus matang. Gaya permainan terus padu dan para pemain sudah saling mengerti satu sama lain.

“Manchester United punya modal bagus untuk Liga Inggris nanti. Mereka kuat dan solid, layak jadi kandidat juara selanjutnya,” tutup Berbatov.***

 

Masa Depan Mbappe di PSG Masih Teka-Teki

0

Bogordaily.net – Teka-teki masa depan Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain masih belum terjawab. Penyerang Timnas Prancis itu kabarnya akan memberikan kepastian bertahan atau tidak pada pekan depan.

Mbappe kontraknya di PSG berakhir pada musim panas 2022, tetapi hingga kini pemain 22 tahun itu belum juga memperpanjang kontrak di PSG

Kondisi tersebut menimbulkan spekulasi bila Mbappe mau angkat kaki dari PSG. Eks pemain AS Monaco itu pun santer dikaitkan dengan kepindahan ke klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Isu kepergian Kylian Mbappe semakin kencang berembus setelah kedatangan Lionel Messi di PSG, Rabu 11 Agustus 2021. Peraih enam Ballon d’Or tersebut dibeli secara cuma-cuma dan meneken kontrak berdurasi dua tahun di Parc des Princes.

Kehadiran Messi diklaim mengancam posisi Mbappe di Paris Saint-Germain, baik dari segi kualitas mau pun popularitas. Juara Piala Dunia 2018 itu dilaporkan tidak mau berada di dalam bayang-bayang La Pulga.

Melansir laporan La Gazzetta dello Sport, Mbappe akan membicarakan soal masa depannya di PSG bersama presiden klub, Nasser Al-Khelaifi. Pertemuan itu rencananya digelar Senin 16 Agustus 2021.

Pihak PSG masih berupaya membujuk Mbappe untuk mau menandatangani kontrak barunya di Paris. Hal itu disampaikan Al-Khelaifi, yang menyebut Mbappe sebagai sosok penting dalam proyek.***

Buntut Donasi Rp 2 Triliun yang Tak Kunjung Cair, IPW Desak Kapolri Copot Kapolda Sumsel

0

Bogordaily.net – Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk bertindak tegas menjatuhkan sanksi kepada Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Eko Indra. Apalagi, Kapolda Sumsel telah mengakui kesalahannya menerima sumbangan anak Akidi Tio, Heryanty senilai Rp 2 Triliun karena tidak kunjung cair.

“Apabila Kapolri tidak menetapkan sanksi kepada Kapolda Sumsel maka bisa dikatakan Kapolri telah melakukan praktek impunitas,” kata Plt Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso kepada Bogordaily.net, Jumat 13 Agustus 2021.

Dengan demikian, menurut Sugeng, Kapolri telah melakukan pembiaran terhadap Kapolda Sumsel yang sudah secara jelas dan tegas telah mengakui kesalahannya “tertipu” dalam sumbangan 2 triliun karena dirinya tidak hati-hati.

“IPW menilai “pengakuan dosa” dari Kapolda Sumsel bukanlah alasan pemaaf bagi bebasnya tanggung jawab sebagai insan bhayangkara yang tidak menjunjung tinggi kode etik profesi Polri (KEPP) seperti tercantum pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri,” ujarnya.

Ia menegaskan, di dalam pasal 34 ayat 1 undang-undang kepolisian itu tegas dikatakan, sikap dan prilaku pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia terikat pada kode etik profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sehingga untuk menegakkan undang-undang kepolisian, kesalahan dan ketidak hati-hatian yang dilakukan oleh Kapolda Sumsel, tidak boleh dibiarkan oleh Kapolri.

“Hal ini merujuk kepada Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) sebagai turunannya, dimana pada pasal 3 huruf d menegaskan prinsip-prinsip KEPP kesamaan hak, yaitu setiap anggota Polri yang diperiksa atau dijadikan saksi dalam penegakan KEPP diberikan perlakuan yang sama tanpa membedakan pangkat, jabatan, status sosial, ekonomi, ras, golongan, dan agama,” ungkapnya.

Menurut pria yang berprofesi sebagai pengacara itu, kalau Kapolri tidak menuntaskan kasus yang menimpa Kapolda Sumsel, dengan cara terus mempertahankan jabatan kapolda dipegang oleh Irjen Eko Indra Heri, IPW khawatir peristiwa ini akan menimbulkan kecemburuan di lapisan bawah Polri.

“Sebab, Kapolri melakukan diskriminasi dengan melindungi anak buahnya yang telah melanggar KEPP dan UU Polri,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, hal ini sangatlah bertolak belakang dengan Kapolri sebelumnya, Idham Azis yang dengan cepat mencopot Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahradi. Keduanya, dicopot karena dinilai tidak melaksanakan tugas menegakkan aturan protokol kesehatan di wilayah hukumnya dalam mengatasi kerumunan Rizieq Shihab.

“Kalau Kapolri Jenderal Listyo Sigit tidak mencopot Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri, akan menimbulkan keresahan di level bawah. Akibatnya, ada kesan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas bukan saja menjadi jargon yang ada di masyarakat, namun juga ada di kalangan internal kepolisian sendiri,” pungkasnya.***

Mudah Dihafal, Namun Buat Malaikat Bingung Mencatat Pahalanya

0

Bogordaily.net – Dalam hadis riwayat Ibnu Majah diceritakan bahwa ada seseorang yang membaca kalimat dan membuat malaikat bingung.

“Ya Rabbi, bagiMu segala puji sebagaimana seyogyanya; bagi kemuliaan wajahMu dan keagungan kekuasaanMu.”

Dua malaikat yang hendak mencatat ganjaran kalimat tersebut pun kebingungan.

Tidak tahu bagaimana mencatat ganjaran ucapan tersebut. Mereka pun naik ke langit, melaporkan kepada Allah SWT.

“Wahai Tuhan kami, sesungguhnya hambaMu telah berdzikir dengan kalimat yang kami tidak mengetahui bagaimana harus menulisnya,” kata dua malaikat tersebut.

Allah SWT kemudian bertanya kepada mereka, padahal Dia telah mengetahui apa yang terjadi. “Wahai malaikat, apa yang diucapkan hambaKu itu?”

“Wahai Tuhanku, ia mengucapkan ‘Ya Rabbi lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa ‘adhiimi sulthaanik’.”

Lantas Allah SWT pun memberikan keputusan-Nya: “Tulislah sebagaimana yang diucapkan oleh hambaKu itu hingga kelak ia berjumpa denganKu dan Aku sendiri yang akan memberikan ganjaran kepadanya.”

Masya Allah, kalimat tersebut pendek, mudah dihafal, namun luar biasa pahalanya hingga malaikat pun tak sanggup mencatatnya.***