Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7042

Satgas Covid-19 Dipermudah Izin Masuk Produk Alkes ke Indonesia

0

Bogordaily.net – Satgas Lawan Covid-19 DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendukung kemudahan birokrasi izin masuk untuk alat-alat kesehatan (alkes) yang masuk ke Indonesia.

Dalam urusan pandemi seperti ini, menurutnya birokrasi untuk alkes harus dapat dipangkas karena masyarakat dan tenaga kesehatan membutuhkannya secara cepat.

Hal tersebut disampaikannya kepada Direktur Jenderal Bea Cukai Askolani dan Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Priok Dwi Teguh dalam lawatannya ke Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa 3 Agustus 2021.

Dasco sendiri mengapresiasi Bea Cukai Tanjung Priok yang telah mengutamakan dan memudahkan izin produk-produk alkes masuk ke Indonesia.

“Kami berupaya melakukan integrasi dan sinkronisasi mengenai barang-barang yang masuk. Sehingga kami apresiasi kepada pihak bea cukai yang telah memberikan kemudahan-kemudahan peraturan untuk memasukkan barang kebutuhan untuk Covid seperti alat kesehatan, obat-obatan, dan tabung gas,” jelas Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan itu.

Politisi Partai Gerindra itu menerangkan, aturan yang dimiliki bea cukai saat ini telah mempermudah seluruh pihak yang ingin berpartisipasi melawan Covid.

Sehingga barang-barang yang diperuntukkan pada kesehatan bisa masuk dengan mudah dan dalam tempo cepat, sehingga bisa langsung dieksekusi ke sasaran daerah impor masing-masing.

“Sehingga kami harapkan hal ini terus berlangsung kepada bea cukai yang ada di garis depan. Kami berikan apresiasi juga kepada para petugas yang tidak kenal lelah, bahkan kami lihat loketnya buka 24 jam setiap hari non-stop. Kami harapkan pelayanan agar terus bertambah baik,” tandas Dasco.

Sementara Dirjen Bea Cukai Askolani mengklaim pelayanan online di Bea Cukai saat ini sudah dapat dinikmati selama 24 jam setiap hari. Hal ini dianggapnya dapat memfasilitasi percepatan pemasukan alkes.

“Di sini utamanya tabung dan obat-obatan, satu lagi yang masif adalah vaksin masuk dari Soetta,” imbuhnya.

Kalau dalam kondisi normal, ia mengungkapkan, alat-alat kesehatan ini prioritasnya sama dengan produk lain seperti buah, sayuran, peralatan, dan otomotif. Sehingga menurutnya hal ini tidak menjadi keutamaan seperti sekarang.

“Tetapi kami sekarang beraksi. Pertama kamu dapat info bahwa itu alkes, langsung kita tarik, yang dulunya mungkin urutan 20, bisa langsung kami taruh di urutan pertama untuk diselesaikan. Itu mungkin langkah aktif yang kami lakukan di seluruh pelabuhan dan bandara untuk semua alat kesehatan, obat-obatan, dan tentu vaksin,” tutup Askolani.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Anggota Tim Satgas Lawan Covid lainnya, yakniMelkiades Laka Lena, Wihadi Wiyanto, Habiburokhman, serta Charles Melkiansyah.***

Ustadz Zacky Mirza Bicara Dalil Terkait Pernyataan Uki Eks Noah

0

Bogordaily.net – Mantan gitaris band Noah, Mohammad Kautsar Hikmat atau Uki tengah menjadi sorotan terkait pernyataannya.

Dia meyebut merupakan pintu maksiat yang membuat hukumnya haram. Pernyataan itu pun menuai pro dan kontra dari sejumlah musisi.

Ustadz Zacky Mirza turut mengomentari pernyataan Uki tersebut. Menurutnya, musik tidaklah haram bagi sebagian muslim lainnya, begitu pula sebaliknya.

“Ada beberapa hukum yang selisih pendapat. Satu ulama dengan ulama yang lain. Mazhab satu dengan yang lain, beda. Termasuk di antaranya adalah musik,” kata ustadz Zacky Mirza mengutip dari Suara, Selasa (3 Agustus 2021).

“Ada sebagian ulama yang menyebut musik ini haram. Sebagian besar mengatakan musik ini justru tergantung (kita) bisa membawa iman kita menjadi lebih baik atau jangan-jangan malah turun,” sambungnya.

Ustadz Zacky Mirza sendiri berpendapat semua tergantung bagaimana niat dan jenis musiknya.

Sholawat yang disenandungkan misalnya, jika mendengar syair itu bisa menambah kecintaan kepada islam, maka tidaklah haram musiknya.

“Contoh musik shalawat, itu kan buat kita inget Allah. Tergantung orangnya sih, kalau segala syair dalam lagu, bahkan lagu cinta sekalipun, kalau kita bawa syair itu kepada Allah jadi indah,” jelasnya.

“Tapi ketika lagu itu merangsang syahwat, itu menjadi haram,” imbuhnya lagi.

Seperti diketahui, Uki eks NOAH kini hijrah dan menjauhi musik. Belum lama ini ia membuat pernyataan musik adalah pintu maksiat.

Apabila seseorang tidak lagi berurusan dengan musik, otomatis ia juga akan menutup pintu-pintu berbau haram atau hal yang dilarang.

“Jadi dari segi musiknya, karena ketika musik itu gak kalian lakukan, otomatis kalian menutup pintu khamar (minuman keras), rokok juga, terus bercampur dengan wanita. Ya, jadi dengan menutupnya pintu musik dan industri musik, kalian itu menutup banyak hal yang sifatnya mudharat (merugikan),” tutur Uki.

Ia juga mengaku bahwa apa yang dilakukannya dahulu dalam bermusik tidak membuatnya bangga. Sebab kariernya di NOAH dirasa tidak akan bisa meningkatkan derajatnya di hadapan Allah SWT.***

Vaksinasi di Kecamatan Tanahsareal Selalu Membludak

0

Bogordaily.net – Ratusan warga di empat kelurahan Kecamatan Tanahsareal mengikuti vaksinasi di SMP Negeri 16 Kota Bogor di Jl. Kayumanis No.63, RT.01/RW.08, Kayu Manis. Kegiatan berlangsung sejak 2 Agustus hingga 4 Agustus 2021.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanahsareal Ade Iman menjelaskan vaksninasi diikuli bergam kalangan mulai dari usia 12 tahun hinggga dewasa. Bagi yang berusia 17 tahun ke atas cukup membawa foto copy KTP, sedangkan usia 12-16 tahun cukup membawa foto copy kartu keluarga.

Ia menuturkan, persiapan kegiatan vaksin sudah dilakukan sejak 28 juli 2021. Warga yang hendak mengikuti vaksinasi mendaftatkan diri ke RT/RW. Tercatat dari target 700 orang di hari pertama yang akan di vaksin, peserta membludak hingga 800 orang.

Petugas kesehatan yang melakukan penyuntikan, kata Ade, berasal dari Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Puskesmas wilayah Desa masing-masing. Ade Iman merasa bersukur karena warga yang di vaksin melebihi target.***

“Alhmdlillah, antusiasme warga tingi mengikuti kegiatan vaksin ini,” kata Ade.

Meeting Kantor saat PPKM, Datang ke Savero Style Bogor

Bogordaily.net – Mau meeting kantor atau perjalanan bisnis bikin bingung karena diperpanjangnya PPKM Level 4 di Bogor? Tenang, Savero Style punya solusinya.

Savero Style Hotel Bogor bisa membantu kebingungan kamu yang sedang kerja atau melangsungkan rapat di Bogor.

Marcomm & PR Savero Style Hotel Bogor, Sofie mengatakan, ada promo yang menarik yang bisa pengunjung dapatkan jika meeting disini.

“Kami ada PPKM Meeting Package, yang diperuntukan bagi kantor yang akan melaksanakan rapat, terlebih saat PPKM tidak boleh berkerumun terlalu banyak,” ucap Sofie.

Memiliki ruang 7 meeting room, hotel ini bisa menyesuaikan dengan banyaknya peserta, dan pastinya tetap mengikuti protokol kesahatan (prokes) serta jaga jarak setiap kursinya.

“Meeting room kami ada Azalea 1, Azalea 2, lantana, Vinca, Freesia, Dahlia, dan Fuchsia. Kalo ball room kita bisa satukan Azalea 1 dan 2,” jelasnya.

Untuk harga pastinya terjangkau, dengan Rp 100 ribu per orang, pengunjung bisa melakukan rapat dengan fokus dan nyaman di Savero Style Bogor.

“Mulai dari Rp 100 ribu per orang, pengunjung bisa menggunakan ruang meeting serta segala fasilitas di dalamnya, free internet, juga disediakan akun zoom untuk melakukan rapat virtual,” paparnya.

Jangan khawatir juga, karena Savero Style sudah bersertifikat Clean, Health, Safety & Environment (CHSE).

Yuk jangan bingung lagi mau rapat kantor dimana? Langsung reservasi ke nomor 0815-654-3663 atau Whatsapp ke 0812-8178-2209. Adv

Sempat Vakum, Moka Pasanggiri Kembali Dihelat

0

Bogordaily.net – Panitia Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) 2021 didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor audiensi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Senin 2 Agustus 2021.

Pada pertemuan ini mereka menyampaikan persiapan terselenggaranya ajang tahunan Moka Kota Bogor.

“Saya bisa dapat gambaran tren pendaftaran Moka tidak? Karena dari data kita bisa melihat Moka ini semakin diminati atau sebaliknya. Kalau terus turun bahaya. Jadi dilihat tren 10 tahun terakhir, ukur kuantitas baru kualitas,” ujar Bima Arya.

Bima Arya menekankan, perlu dibuat pola rekrutmen Moka dengan lebih progresif, inovatif serta jemput bola alias tidak hanya menunggu.

Jemput bola itu bisa melalui zoom dengan anak-anak OSIS, roadshow manfaat Moka dan ia akan turun langsung.

“Secara formal ke sekolah-sekolah, secara informal seperti cara mencari model atau artis di jalan. Dua Minggu itu muter dan saya ingin Kamis sudah bisa ada video pendaftaran Moka lalu disebar, ambil beberapa senior yang sukses biar menarik, ini efektif,” terangnya.

Terkait penyelenggaraannya kata wali kota, disesuaikan saja secara hybrid. Jika Agustus memang tidak akan ke kejar. Kontennya juga harus disesuaikan dengan masa Covid-19 ini.

“Nanti coba dibuat satu bobot penilaian yang lebih terkait dalam perihal kesehatan atau pengetahuan kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disparbud Kota Bogor, Atep Budiman mengatakan, Moka Pasanggiri sempat vakum di awal Pandemi 2020 di kota maupun di provinsi dan tahun ini akan kembali digelar.

“Di tengah kondisi Pandemi Covid-19, memiliki data tentunya bisa membantu strategi apa yang tepat dalam mempromosikan Pasanggiri ini, agar semakin banyak generasi muda yang antusias dan animo masyarakatnya besar,” katanya.

Tercatat, saat ini ada 68 nama peserta yang masih berminat mengikuti Moka, sebelumnya di 2020 ada 144 pendaftar, namun saat di konfirmasi ulang beberapa pendaftar mengundurkan diri.

Tak ayal wali kota meminta agar pihaknya fokus menjaring pendaftaran baru di Agustus, September sebelum memasuki tahap seleksi, karantina, penampilan, dan lainnya.

“Kegiatannya hampir sama seperti tahun sebelumnya, cuma kan ada pembatasan orang. Jadi, nanti akan dibuat secara online dan offline tentunya dengan protokol kesehatan ketat,” kata Atep.

 

Kemenparekraf Siapkan Aplikasi Percepatan Distribusi Bantuan Pemerintah

Bogordaily.net – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar distribusi bantuan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dimudahkan khususnya dari segi pendataan dan mekanismenya.

Salah satu langkah yang diambil Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mewujudkan hal itu adalah dengan menyiapkan aplikasi pendataan.

“Aplikasi ini bertujuan untuk memberi kemudahan pendataan dan penyaluran bantuan-bantuan pemerintah ini,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, seperti dilansir dari Okezone. Selasa (3 Agustus 2021).

Ia menyebutkan selain memudahkan pendataan calon penerima bantuan, aplikasi pendataan itu juga dipersiapkan agar penyaluran bantuan-bantuan seperti Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM), bantuan sosial, dan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata dengan pagu anggaran Rp2,4 triliun bisa tepat sasaran dan akuntabel.

Terkait program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif disiapkan sejumlah pagu anggaran Rp2,4 triliun dan disalurkan dalam berbagai program.

Adapun program-program yang dapat dijalankan pada tahap awal realisasi PEN adalah sertifikasi CHSE bagi usaha pariwisata, dukungan bagi subsektor film, dukungan akomodasi hotel untuk tenaga kesehatan, serta bantuan pemerintah untuk usaha pariwisata (BPUP) yang sedang dalam tahap finalisasi.

“Ini akan kita dorong sebagai langkah Kemenparekraf bagi masyarakat di tengah masa PPKM Level 4 ini. Program-program ini juga akan terus kita manfaatkan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

Bantuan dengan pagu anggaran Rp2,4 triliun itu juga sudah tidak mengusung konsep dana hibah. Bantuan-bantuan tersebut diarahkan ke usaha-usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja.

Tak hanya di Jawa dan Bali, bantuan yang disiapkan itu juga meliputi wilayah destinasi super prioritas. Penerima bantuan juga meliputi daerah- daerah yang realisasi pajak hotel dan restorannya minimal 15 persen dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2020, serta kawasan yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara.

Kemenparekraf juga sedang menjalankan dukungan akomodasi hotel bagi tenaga kesehatan sebesar Rp300 miliar.

“Jumlah ini sudah kami ajukan dan kami menunggu realisasi dari teman-teman di KPC-PEN, tapi komitmennya diharapkan ini bisa didahulukan bagi saudara-saudara kita di garda depan yaitu tenaga kesehatan,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga juga menyebutkan, Kemenparekraf ikut mengawal program restrukturisasi kewajiban perbankan, dan penjaminan kredit usaha rakyat.

Mengenai promosi sektor parekraf Tanah Air, Sandiaga mengungkapkan promosi terus dilakukan di masa PPKM Level 4 dengan memanfaatkan platform digital agar Indonesia tetap menjadi pilihan utama bagi wisatawan nusantara dan mancanegara pascapandemi Covid-19.

“Ada beberapa kegiatan yang menggunakan platform media sosial yang ternyata menurunkan biaya tapi meningkatkan efektivitas promosi pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air,” tutup Sandi.***

Miris, Cerita Dibalik Kemenangan Tim Hoki Perempuan India

0

Bogordaily.net – Tim hoki perempuan India berhasil melaju ke babak semifinal setelah kalahkan tim hoki perempuan Australia 1-0.

Namun di balik kemenangan tersebut, ternyata terdapat realitas menyayat hati di negara Taj Mahal itu. Kekerasan terhadap perempuan yang terus meningkat di sana.

Melansir dari National Crime Record Bureau, data pada tahun 2018 tercatat sebanyak 223.621 perempuan di Negara Bagian India yang menjadi korban kekerasan atau hilang.

Dari data publik yang sama ditemukan bahwa trend kekerasan terhadap perempuan di India terus mengalami peningkatan.

Misalnya pada tahun 2016 jumlahnya sebanyak 174.021 kasus. Sementara tahun 2017 sebanyak 188.382 kasus.

Selain itu, Negara Bagian Maharashtra menjadi penyumbang angka terbanyak dengan 33964 kasus pada tahun 2018.

Kemudian disusul West Bengal dengan 31299 kasus, lalu Madhya Pradesh 29761 di tahun yang sama.

Sedangkan kasus kriminal yang tercatat di National Crime Record Bureau India pada tahun 2019, sebanyak 30,9 % kasus berasal dari kekerasan rumah tangga.

Diperkirakan angka dari kasus yang dilaporkan masih dibawah kenyataan di lapangan. Pasalnya, tidak semua perempuan di sana memiliki akses ke kepolisian.

Semakin meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan erat kaitannya dengan budaya yang melingkupinya.

Telah umum diketahui, untuk kawasan Asia Selatan termasuk India merupakan kawasan yang masih sangat kuat budaya patriarkinya.

Budaya lain yang menyuburkan tindak kekerasan terhadap perempuan adalah budaya dowry atau maskawin.

Tidak seperti di Indonesia yang maskawinnya dibebankan ke pihak laki-laki, di India yang berkewajiban memberikan mas kawin adalah pihak perempuan.

Meskipun melalui kebijakan Pemerintah India pada tahun 1961 budaya dowry telah dianggap ilegal, namun dalam prakteknya masih subur.

Kebijakan lain yang diambil oleh Pemerintah India untuk menyelamatkan penduduk perempuannya adalah dengan menerapkan larangan melakukan Ultrasonografi (USG).

Kebijakan ini dibuat untuk mengurangi orang tua atau ibu hamil yang menggugurkan calon anak perempuannya.

Di India, pasangan suami-istri yang memiliki anak perempuan dianggap ketiban sial atau tidak beruntung.

Realita itu seperti berbanding terbalik dengan prestasi membanggakan dari cabang olahraga (cabor) hoki perempuan di perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.***

Kemenkes Minta Pengertian Masyarakat, Vaksin Dosis Tiga Khusus Nakes

Bogordaily.net – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Siti Nadia Tarmidzi menegaskan vaksinasi dosis ketiga (booster) saat ini hanya diberikan kepada tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung kesehatan.

“Kami memohon agar publik dapat menahan diri untuk tidak memaksakan kepada vaksinator untuk mendapatkan vaksin ketiga. Masih banyak saudara-saudara kita yang belum mendapatkan vaksin. Mohon untuk tidak memaksakan kehendak,” kata Nadia dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Senin (2 Agustus 2021).

Nadia menjelaskan, vaksinasi booster tidak untuk khalayak umum, mengingat terbatasnya pasokan vaksin dan masih terdapat lebih dari 160 juta penduduk sasaran vaksinasi yang belum mendapatkan suntikan.

Nadia mengatakan, pihaknya memberikan rekomendasi jenis vaksin untuk vaksinasi dosis ketiga dapat menggunakan platform yang sama atau berbeda.

“Dikarenakan kita tahu bahwa efikasi dari Moderna ini paling tinggi dari seluruh vaksin yang kita miliki saat ini,” ucapnya.

Nadia mengatakan, pemberian dosis ketiga vaksin tetap memperhatikan kondisi kesehatan daripada sasaran.

Menurut Nadia, apabila sasaran vaksin memiliki alergi karena memang tidak boleh mendapatkan vaksin dengan platform mRNA, maka bisa menggunakan jenis vaksin yang sama dengan dosis pertama dan kedua.

Nadia berharap vaksinasi booster bisa dilaksanakan sesegera mungkin supaya cepat terselesaikan.

“Kalau dia adalah tenaga kesehatan tapi tidak tercatat atau dia tercatat misalnya di pemberi pelayanan publik, maka dia bisa melakukan perubahan data ke Badan PPSDM Kesehatan melalui email [email protected] untuk melakukan perbaikan data,” pungkasnya.***

Menkeu Ajak Masyarakat Awasi Dana Perlindungan Sosial Covid-19

Bogordaily.net – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak seluruh masyarakat mengawasi dana perlindungan sosial Covid-19 agar tidak dikorupsi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

APBN 2021 telah menyiapkan Rp 187,84 triliun untuk anggaran perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

“Anggaran yang besar tersebut ditujukan untuk menjaga daya tahan lebih dari 40 persen masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi,” ujarnya melalui akun Instagram Sri Mulyani seperti dikutip dari Republika, Selasa (3 Agustus 2021).

Sri Mulyani menekankan, apabila ditemukan dugaan korupsi atau penyalahgunaan, masyarakat bisa melaporkannya ke lapor.go.id atau jaga.id.

“Karena dana perlindungan sosial yang berasal dari APBN adalah uang kita,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, dana perlindungan sosial menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mengawasinya.

“Jangan sampai uang dari APBN tersebut dikorupsi. Demi melindungi masyarakat dengan mengeluarkan stimulus, pemerintah harus berutang. Defisit APBN pun mau tidak mau harus diperlebar,” ucapnya.

Wamenkeu memaparkan belanja pemerintah dari APBN sekitar Rp 2.700 triliun. Sedangkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia Rp 15 ribu.

“Itu berarti, kontribusi pemerintah terhadap PDB hanya seperenam. Mayoritas dari konsumsi antara Rp 8.500 triliun sampai Rp 9.000 triliun,” ucapnya.

Menurutnya apabila Covid-19 membuat belanja masyarakat turun, tentu membuat ekonomi nasional merosot. Inilah fungsi stimulus APBN untuk menahan.

“Kita kalau mendengar ada uang APBN yang dikorupsi, sebel banget di Kementerian Keuangan. Nyarinya susah, kumpulkan pajak, kumpulkan bea keluar, kumpulkan penerimaan negara bukan pajak, lalu ada yang main-main pakai duitnya,” katanya.***

Stok Vaksin di Jabar Menipis, Tunggu Gerak Cepat Pemerintah Pusat

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, stok vaksin Covid-19 di Jawa Barat sudah mulai menipis, dan menunggu gerak cepat pemerintah pusat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah mengajukan penambahan vaksin ke pemerintah pusat.

Ridwan Kamil menjelaskan, pemerintah pusat sudah menjanjikan puluhan juta dosis vaksin akan datang pada Agustus ini.

“Stok vaksin kita memang sudah mau habis, sudah kita mintakan dengan cepat daerah-daerah dan bolanya ada di pemerintah pusat,” ujar Emil, dikutip dari Tribun, Selasa 3 Agustus 2021.

Saat ini, ucapnya, ada daerah yang tetap melakukan vaksinasi, tetapi ada juga yang sudah berhenti karena stok vaksin sudah habis.

Menurut mantan Wali Kota Bandung ini, Presiden Joko Widodo memprioritaskan wilayah Bandung Raya untuk percepatan cakupan gerak vaksinasi karena merupakan satu di antara episentrum di Jawa Barat.

“Bandung Raya, sesuai arahan presiden itu diprioritaskan. Jawa barat itu episentrumnya ada dua zona, zona Bodebek dan Bandung Raya. Vaksinasi di zona yang naik turun kasusnya tinggi itu diperbanyak,” ucap Emil.

Sambil menunggu tambahan stok vaksin dari pemerintah pusat, Pemprov Jabar meminta daerah, yang masih memiliki sisa stok vaksin untuk melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19.

“Untuk Bandung Barat, target hariannya harus ditambah dari 7.000-8.000, menjadi 24.000 sasaran. Supaya di bulan Desember bisa selesai sebelum target. Karena ada peran dari pihak ketiga yang melakukan vaksinasi,” ucap Emil.***