Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7066

Indonesia Terima 3,5 Juta Vaksin Moderna dari Amerika Serikat

0

Bogordaily.net – 3,5 juta vaksin Covid-19 Moderna tiba di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu 1 Agustus 2021.

Bantuan vaksin tersebut dikirimkan langsung ke Indonesia dengan skema “Covax dose sharing” dari Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kedatangan vaksin tersebut membuat jumlah vaksin yang diterima Indonesia sebesar 178.357.880 dosis.

“Dengan ketibaan vaksin Moderna 3,5 juta dosis pada hari ini, maka dalam catatan Kementerian Luar Negeri, Indonesia telah menerima 178.357.880 dosis,” kata Retno dalam keterangan virtual saat kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap 32 di Bandara Soekarno-Hatta.

Retno mengatakan, total jumlah vaksin yang telah diterima Indonesia tersebut terdiri dari 144.700.280 vaksin curah (bulk) dan 33.657.600 dosis vaksin jadi.

Dari COVAX Facility, kata dia, saat ini Indonesia telah menerima sebesar 19.704.960 dosis vaksin jadi secara gratis.

Termasuk di dalamnya adalah vaksin 3,5 juta dosis Moderna dari Amerika Serikat tersebut.

“Saya mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan kepada pemerintah Amerika Serikat atas dukungan tambahan vaksin,” pungkasnya.

Retno menambahkan, pemerintah Indonesia akan bekerja keras mengamankan pengadaan vaksin bagi rakyat Indonesia.***

Masya Allah! Lahirkan Sembilan Anak, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

0

Bogordaily.net – Seorang wanita bernama Halima Cisse memecahkan rekor dunia setelah sukses melahirkan sembilan bayi kembar.

Kelahiran tersebut mengejutkan bahkan untuk dirinya sendiri yang awalnya hanya mengira mengandung tujuh anak. Sudah sekitar tiga bulan sejak Halima dan suami dikaruniai kesembilan buah hati mereka.

Ia pun mengaku kelelahan hingga tidak bisa banyak menghabiskan waktu dengan mereka.

Halima Cisse melahirkan sembilan anaknya secara caesar pada 5 Mei lalu di Maroko. Wanita asal Mali itu memecahkan rekor Nadya Suleman atau Octomum yang melahirkan delapan anak di 2009.

Halima pun mengungkap dirinya sempat kewalahan ketika tahu akan punya sembilan bayi sekaligus.

“Aku sangat terkejut ketika mengetahui akan punya sembilan bayi karena aku pikir hanya ada tujuh. Selagi bayinya keluar, ada banyak pertanyaan yang ada di pikiranku. Aku sangat sadar dengan apa yang terjadi dan bayi yang keluar seperti tidak berhenti-berhenti. Saudariku memegangi tanganku tapi yang bisa aku pikirkan adalah bagaimana aku mengurus mereka semua dan siapa yang akan membantuku,” katanya dilansir Dailymail.

Setelah dilahirkan, kesembilan bayi Halima langsung dirawat di inkubator karena kondisi mereka lemah dan beratnya hanya sekitar 500 gr sampai 1 kg. Ia sendiri dikatakan masih berusaha untuk pulih dari proses melahirkan yang luar biasa. Karena itu, hingga saat ini Halima belum menghabiskan banyak waktu dengan anak-anaknya.

Dikatakan jika setiap harinya wanita 26 tahun tersebut hanya melihat bayi-bayi itu sebanyak dua kali. Ia pun menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk bonding dengan mereka karena tidak punya energi. Kesembilan anak Halima juga masih harus dirawat dengan intensif.

“Terlalu melelahkan dan aku masih sangat lemah. Kehamilanku sangat sulit dan aku butuh banyak istirahat. Melahirkan satu anak saja sudah sulit tapi sembilan, sulit dibayangkan. Banyak yang harus dilakukan untuk merawat mereka semua. Aku bersyukur tim medis yang bekerja keras dan pemerintah Mali mendanai ini,” kata Halima.

Kelahiran sembilan anak yang memecahkan rekor itu memang penuh perjuangan. Dilaporkan jika Halima hampir meninggal karena kehilangan banyak darah. Halima pun merasa beruntung masih bisa hidup dan mendapat semua dukungan untuk merawat bayi-bayinya.

Tak hanya Halima, sang suami Arby tentu juga kesulitan meski senang dikaruniai banyak anak. Ia mengaku menafkahi dan menjaga mereka semua akan menjadi sebuah tantangan. “Masalah terbesarku bukan ukuran rumah, banyaknya ruangan atau uang yang kami punya tapi memastikan istri dan anak-anakku baik-baik,” kata pelaut yang kini punya 10 anak itu.***

Endah Purwanti Ingin Pemkot Mulai Perhatikan Anak Yatim Baru Akibat Covid-19

0

Bogordaily.net – Banyaknya kepala keluarga yang meninggal akibat terpapar Covid-19, semakin banyak juga anak-anak yatim di Kota Bogor.

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor, Endah Purwanti ingin Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor lebih memperhatikan kedua hal itu.

“Saya berharap Pemkot Bogot tidak hanya fokus menyediakan logistik-logistik untuk yang sedang isoman, tapi juga boleh harus diidentifikasi terkait dengan anak yatim dan keluarga yang kepala keluarganya meninggal karena Covid-19,” ucapnya kepada Bogordaily.net pada Senin 2 Agustus 2021.

Karena itu, lanjutnya, banyak juga anak-anak yatim baru di Kota Bogor yang perlu diperhatikan.

“Semoga bisa mulai diperhatikan mulai tahun ini, betulan kita juga sudah Perda 2021 sudah ada tentang santunan kematian yang bisa didorong lewat Belanja Tidak Terduga (BTT),” jelas Endah.

Dengan begitu, sehingga ada bekal hidup sehari-hari untuk anak yatim dan keluarga tersebut untuk ke depannya.

“Dan bisa berkolaborasi dengan BAZ Badan Amil Zakat Kota Bogor untuk anak-anak yang ayahnya meninggal karena pandemi Covid-19,” ucapnya.

Kemudian, bisa disambungkan ke keluarga miskin dengan bantuan itu sifatnya BSM untuk pendidikan ataupun sifatnya dimasukkan kedalam data di kota Bogor.

“Sehingga nanti akan mendapatkan bantuan baik itu
Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan Bantuan Sosial Tunai (BST),” pungkasnya. Adv

Achraf Hakimi Dicemooh Suporter Israel. Kenapa Ya?

0

Bogordaily.net – Gara-gara mendukung Palestina, Achraf Hakimi mendapat sikap tak terpuji dari suporter Israel. Pria yang kini memperkuat Paris Saint-Germain dicemooh saat timnya melawan Lille pada Piala Super Prancis yang digelar di Bloomfield Stadium, Tel Aviv, Israel Senin 2 Juli 2021 dini hari WIB.

Bek sayap asal Maroko yang merupakan pemain anyar hasil rekrutan dari Inter Milan, tampil penuh. Meski laga berlangsung di tempat netral, Hakimi sepanjang pertandingan harus ekstra fokus karena mendapatkan intimidasi dari penonton di tribune.

Setiap dia menyentuh bola, penonton langsung menyoraki Hakimi. Hal ini tak lepas dari pernyataan sikap Hakimi di media sosial yang mengecam Israel atas serangannya ke warga Palestina.

“Ya, kami berbicara tentang itu (siulan), bahwa dia harus tetap fokus pada permainan dan itulah yang dia lakukan. Dia tetap fokus, penampilannya bagus,” kata pelatih PSG, Mauricio Pochettino, yang dikutip dari France 24.

Hakimi mendapat banyak dukungan dari beberapa pesepakbola. Gelandang AC Milan asal Aljazair, Ismael Bennacer, mengunggah foto Hakimi di Instagram dengan memberikan emoticon kepalan tangan, quiet, hati.

Amine Harit, yang merupakan rekan senegara Hakimi dan bermain untuk Schalke 04, juga memberikan dukungan. Sambil memperlihatkan mengunggah siaran pertandingan, Amine Harit memberikan emoticon tutup telinga.

Selanjutnya ada Jacques Faty. Mantan pesepakbola asal Senegal itu lewat akun Twitter pribadi berharap Hakimi mencetak gol.

Pada laga ini PSG harus gigit jari. Klub asal Prancis itu kalah 0-1 akibat gol Xeka di menit ke-45.

“Ini adalah pertandingan resmi pertamanya (Hakimi), masih banyak yang harus dia buktikan. Dia dan tim masih perlu meningkat. Tapi saya pikir dia sangat bagus, baik dalam perilakunya maupun dalam penampilannya,” Pochettino menegaskan.***

PKS Bogor Utara Fasilitasi Warga dengan Kajian Online TRP

0

Bogordaily.net – Memasuki bulan Muharram yang jatuh pada 10 Agustus 2021, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bogor Utara kembali menyelenggarakan Ta’lim Rutin Partai (TRP), untuk masyarakat umum khususnya yang berdomisili di Bogor Utara pada hari Minggu 1 Agustus 2021.

Kajian yang menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidangnya dan mayoritas berasal dari Bogor Utara ini sudah memasuki sesi ke-7.

Kegiatan TRP tersebut sudah berlangsung selama enam bulan dan mengusung berbagai tema, mulai dari keislaman hingga ilmu terapan.

Menurut Ketua DPC PKS Bogor Utara Bangun Raharjo, tujuan diselenggarakan acara ini adalah agar PKS bisa terus memberikan manfaat dari sisi intelektualitas kepada masyarakat yang saat ini sangat berkeinginan, untuk menghadiri majelis ta’lim namun terkendala wabah.

“Sebagai organ partai di tingkat kecamatan, selama ini kami lebih banyak fokus di kegiatan-kegiatan sosial politik seperti advokasi warga, bantuan masyarakat yang terdampak pandemi, fasilitasi rumah sakit, mengurus pemakaman pasien Covid-19, serta yang insidental seperti distribusi daging kurban. Kami mencoba memperluas cakupan layanan dengan menyelenggarakan kajian tematik yang bermanfaat bagi masyarakat secara langsung,” tuturnya.

Bangun menuturkan, sebelumnya kajian ini dilakukan melalui Instagram resmi DPC secara langsung. Namun agar bisa lebih interaktif, platform yang digunakan pun diubah ke Zoom dan Youtube Channel.

“Awal kami mengadakan kegiatan ini, kami mengundang kader PKS yang sedang mengambil program S3 di Rusia untuk berbagi tips bagaimana mendapatkan beasiswa pendidikan di luar negeri. Kami juga pernah mengangkat tema bagaimana mendapatkan pekerjaan di perusahaan multinasional, dengan narasumber yang punya pengalaman panjang di bidang ini,”paparnya.

Ke depannya, tutur Bangun, TRP akan memperluas narasumber di luar kader partai dengan tema-tema yang lebih variatif lagi.

“Kami akan melakukan survei kecil-kecilan kepada peserta khususnya warga Bogor Utara tentang tema apa lagi yang mereka butuhkan. Sejauh ini kami sudah membahas tentang sejarah keislaman, perang pemikiran, motivasi hidup, karir, pendidikan dan lain-lain. Nanti mungkin kami akan membahas tentang hal-hal yang lebih teknis seperti pemasaran online, jualan di e-commerce, jurnalisme warga atau citizen journalism, membuat proposal beasiswa, proposal pengajuan dana untuk UKM, atau apa saja yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Bangun.

Ia pun menegaskan bahwa fungsi partai politik dalam level mikro adalah memastikan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat di sekitar lingkungan.

Dalam Islam, tambahnya, jika ada warga yang kelaparan maka yang bertanggungjawab adalah pimpinan di daerah tersebut, yang dalam konteks ini bisa berarti RT hingga kelurahan, termasuk partai politik.

“Tugas kami adalah memfasilitasi kebutuhan mereka akan ilmu dan literasi. Sebagai partai yang menduduki kursi mayoritas di DPRD Kota Bogor, tentu kami bertanggungjawab untuk terus membantu masyarakat terpenuhi basic needs mereka akan pengetahuan,” tutupnya. Adv

Tajir Melintir! Bos TikTok Beli Bungalow Rp 1,24 Triliun

Bogordaily.net – Bos TikTok Chew Shou Zi salah satu orang kaya di dunia, dengan kekayaanya itu pria berusia 38 tahun ini membeli Good Class Bungalow (GCB) di Queen Astrid Park. Pembelian ini membuat dirinya tergabung dengan beberapa bos perusahaan teknologi yang sudah membeli properti di GCB sebelumnya.

Dikutip dari asiaone suami dari Vivian Kao membeli properti seluas 31.800 kaki. Dia harus mengeluarkan kocek US$ 86 juta atau setara dengan Rp 1,24 triliun (asumsi kurs Rp 14.500 per dolar AS).

Nantinya dia akan membangun kembali properti tersebut. Untuk membeli properti di GCB syaratnya adalah minimal pembelian 1.400 meter per segi dengan maksimum dua lantai.

Lalu ada aturan bangunan dilarang lebih dari 35% luas tanah. Terakhir orang asing dilarang memiliki GCB.

Pada Juli lalu, salah satu pendiri Grab, Anthony Tan membeli GCB di Bin Tong Park seharga US$ 40 juta. Pembelian menggunakan atas nama istri Tan, Chloe Tong.

Chew mengambil alih TikTok pada April lalu. Chew juga menjabat sebagai bos di bagian keuangan ByteDance China.

Dia berhasil mendapatkan gelar sarjana di University College London. Kemudian melanjutkan MBA di Harvard Business School. Di sanalah dia bertemu dengan wanita yang kini menjadi istrinya, Vivian Kao dan sekarang keduanya telah memiliki dua anak.

Dia juga pernah bekerja sebagai pegawai bank di Goldmans Sachs, kemudian bekerja di perusahaan ekuitas swasta DST Investment Management. Pada 2015 dia menjadi CFO produsen hp asal China, Xiaomi.***

Pemerintah Harus Revisi Pertumbuhan Ekonomi 2021

0

Bogordaily.net – Postur APBN terus mengalami penyesuaian pada setiap mata anggarannya. Untuk itu, Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz mengimbau pemerintah merevisi angka pertumbuhan ekonomi 2021 yang dipatok sebesar 5 persen.

Bank Indonesia (BI) sendiri sudah merevisi proyeksi pertumbuhan sebanyak tiga kali.

“Pemerintah masih bertahan dengan proyeksi sesuai APBN yaitu 5 persen. Seharusnya target ini direvisi karena postur APBN pasti akan mengalami penyesuaian di beberapa pos mata anggaran. Ini penting dilakukan agar APBN tetap terjaga dari sisi transparansi dan akuntabilitasnya supaya kredible,” kata Hafisz dikutip dari Parlementaria, Sabtu 31 Juli 2021.

Dikemukakan Hafisz, BI telah melakukan tiga kali revisi atas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dengan menurunkan angka pertumbuhan.

Pertama, pada 25 Februari, angkanya 4,3 persen-5,3 persen. Direvisi menjadi 4,8 persen. Kedua, pada 23 April angkanya 4,1 persen-5,1 persen.

Direvisi menjafi 4,6 persen. Dan ketiga, 23 Juli angkanya 3,5 persen-4,3 persen. Direvisi menjadi 3,9 persen. Semua revisinya mengambil titik tengah.

“Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) juga telah melakukan koreksi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 3,9 persen tahun 2021. Ini didapat dari Laporan World Economic Outlook edisi Juni 2021. Hal ini hampir mirip dengan koreksi BI yang terakhir, yaitu koreksi tanggal 23 juli 2021″ ungkap Hafisz.

Bahkan, mengutip pandangan Bhima Yudhistira Direktur Center of Economic and Law Studies, dengan tekanan mobilitas dan pembatasan sosial, maka proyeksi ekonomi RI bisa saja tidak akan tumbuh di angka 3,9 persen, melainkan hanya tumbuh di kisaran -0,5 persen hingga 2 persen saja. Ini tentu sangat mengkhawatirkan.

Sudah seharusnya pemerintah menjadikan penanganan pandemi sebagai titik ukur apakah bisa keluar dari krisis ini.

“Meminjam istilah Cicero filsuf Italia, ‘Salus populi suprema lex esto’, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi bagi suatu negara,” tutur legislator dapil Sumatera Selatan I itu.

Apalagi, Indonesia baru saja dinyatakan turun kelas oleh Bank Dunia dari kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income) menjadi negara berpendapatan menengah bawah (lower-middle income). Ini akan menambah daftar PR pemerintah untuk dapat naik kelas kembali.

“Diperlukan waktu dan kinerja yang lebih berat lagi untuk mencapai Gross National Income (GNI) per kapita sebesar 4.090 dolar AS, untuk dapat naik kelas kembali menjadi Negara Berpendapatan Menengah Atas (upper-middle income),” tutup politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.***

Koordinator BEM Se-Bogor di Turunkan Secara Paksa

0

Bogordaily.net – Koordinator BEM Se-Bogor, M Aditiya Abdurrahman resmi diturunkan secara tidak hormat pada Selasa 27 Juli 2021. Hal ini di sampaikan Mandataris Media BEM Se-Bogor, Thifal Pratama Sanjaya melalui sidang istimewa dengan dihadiri 19 Kampus yang terdaftar dalam BEM Se-Bogor.

“Pada Minggu 25 Juli 2021, kami menyepakati point-point yang menjadi inti dari pada sidang istimewa tersebut, yang kemudian disepakati untuk dijadikan surat keputusan bersama (SK BEM Se-Bogor), ujar Mandataris Media BEM Se-Bogor, Thifal Pratama Sanjaya, Sabtu 31 Juli 2021.

Kemudian Thifal memaparkan, adapun point-point yang tercantum di dalam SK tersebut antara lain ialah, penurunan secara tidak terhormat koordinator BEM Se-Bogor periode 2020-2021.

“Lalu musyawarah point-point tuntutan aliansi BEM Se-Bogor kepada M Aditiya Abdurahman selaku koordinator BEM Se-Bogor periode 2020-2021,” terangnya.

Thifal menjelaskan, seluruh anggota BEM Se-Bogor sepakat untuk mencabut dan menuntut hak kesekretariatannya secara penuh.

“Terlebih dengan dugaan adanya ketidaksesuian antara klarifikasi yang telah dibuat dengan kondisi yang ada,” jelasnya.

Selanjutnya, selain tuntutan yang telah disebutkan, BEM Se-Bogor menuntut kepada Aditiya Abdurahman untuk melakukan klarifikasi, terkait penyimpangan selama menjabat dengan sejujur-jujurnya maksimal 14 hari dari hasil sidang istimewa ini ditetapkan.

“Juga memutihkan dengan maksud tidak dianggap pernah menjabat sebagai koordinator BEM Se-Bogor selama periodenya, dalam hal sewenang-wenang yang tidak disepakati oleh anggota aliansi,” ungkapnya.

Menurut Thifal, dalam hasil sidang istimewa ini juga disepakati untuk membahas mengenai musyawarah besar di dalam konsolidasi, yang akan dilaksanakan 8 Agustus 2021 atau 14×24 jam terhitung dari pasca sidang istimewa dilaksanakan.

Hal ini dilakukan agar segera ada yang mengisi kekosongan dari BEM Se-Bogor.

“Sementara ini, kekosongan pada bagian koordinator, diserahkan kepada mandataris koordinator itu masing-masing berlandaskan dengan gerakan inisiatif dari para koordinator yang diamankan,” pungkasnya.***

Yuk Perpanjang Sim Hari Ini, Cek Lokasinya Disini!

0

Bogordaily.net – Polres Bogor Kota memperbaharui lokasi SIM keliling Kota Bogor, fasilitas ini agar mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjang SIM A dan SIM C.

Dilansir dari akun Twitter @PolresBogorKota, berikut jadwal SIM Keliling Polres Bogor hari ini, Senin 2 Agustus 2021. Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, berada di Lippo Plaza Kebun Raya.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Polres Kota Bogor melayani pelayanan SIM keliling Bogor yang bisa merapat ke lokasi yang sudah di tentukan diantaranya, layanan SIM keliling khusus untuk perpanjang dan melayani SIM online.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Layanan SIM Keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C, yang dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru.

Layanan SIM keliling Kota Bogor berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80 ribu untuk perpanjangan SIM A dan Rp. 75 ribu untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku,
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli,
3. Bukti Cek Kesehatan.

Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatanmemakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M).***

BIN Kembali Gelar Vaksinasi di Pesantren dan Sekolah

0

Bogordaily.net – Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melanjutkan kegiatan vaksinasi di lingkungan pesantren dan sekolah serta door to door kepada masyarakat di wilayah Tangerang, Bekasi, dan Trenggalek.

Pada tahap ini BIN menargetkan pelaksanaan 7.000 vaksinasi dan penyaluran 7.000 bansos sembako dan vitamin di tiga titik.

Ketiganya yaknu Ponpes Ummul Qura (Pondok Cabe, Tangsel), Yayasan Hasah Kebajikan, door to door vaksinasi dan bansos di Gg Lengkeng Rt 04 Rw 04 dan Gg Lengkeng Rt 03 Rw 04.

Kepala BIN, Prof. Budi Gunawan menyampaikan, penularan Covid-19 di kalangan pelajar cenderung naik.

“Anak-anak kasus positif yang tertular meningkat, sehingga BIN fokus pada pelajar SMP-SMA dan para santri, karena mereka adalah generasi yang harus diselamatkan sebagai penerus bangsa,” jelas Budi, Minggu 1 Agustus 2021.

Menurut data satgas penanganan Covid-19 pada 16 Juli 2021 lalu mencatat, ada 12,8 persen atau sekitar 351.336 kasus positif Covid-19 terjadi pada usia anak usia 0–18 tahun. Lebih mengkhawatirkan lagi adalah, korban anak meninggal karena Covid-19 mencapai 777 orang.

Anak menjadi salah satu enularan di klaster keluarga, yang berkontribusi 85 persen dari total kasus positif di Indonesia.

Oleh karenanya, Budi Gunawan mengajak masyarakat tidak khawatir melakukan vaksinasi karena vaksin yang digunakan saat ini aman, halal dan dijamin oleh pemerintah. Terlebih mayoritas masyarakat sudah banyak yang sadar akan pentingnya vaksin.

“Dengan diselenggarakannya vaksinasi tersebut diharapkan terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity sehingga terlindung dari virus corona,” jelasnya.

Ia berharap vaksinasi massal dan door to door ini memantik semangat warga, yang tadinya kurang paham, takut, salah informasi, cemas atas vaksinasi, bisa berubah pikiran dan tergerak untuk ikut vaksinasi.

“Dengan vaksinasi memang bukan berarti tidak terkena Covid-19. Namun, ketika terkena, gejalanya lebih ringan dibanding jika tidak divaksinasi. Jadi, tubuh lebih kebal,” ujarnya.***