Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7076

Disuruh Bikin Rekening tapi Tak Boleh Pegang ATM, Honor Nakes Disunat?

0

Bogordaily.net – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), menemukan adanya dugaan pemotongan atau penyelewengan terhadap insentif (honor) tenaga kesehatan (nakes) penanganan COVID-19, di salah satu rumah sakit di Kota Serang, Banten.

Kordinator MAKI Boyamin Saiman di Serang, Kamis mengatakan, pihaknya sudah melakukan investigasi atas adanya pengaduan terhadap dugaan pemotongan insentif nakes tersebut. Hasil investigasi tersebut selama dua hari di salah satu rumah sakit di Kota Serang, ada indikasi kuat dugaan pemotongan ataupun penyelewengan honor nakes tersebut.

“Minggu kemarin saya dapat pengaduan ada dugaan pemotongan, penyunatan, pengurangan atau apapun itu namanya, atas honorarium tenaga kesehatan yang menangani COVID-19. Anggaran ini bersumber dari APBN melalui Kementerian Kesehatan dan disalurkan ke rumah sakit,” kata Boyamin Saiman kepada wartawan.

Ia mengatakan, bahwa aduan tersebut mengenai sistem pemberian honorarium nakes itu dimasukkan ke rekening masing-masing nakes.

“Para nakes ini awalnya disuruh buat rekening atas nama masing- masing nakes. Akan tetapi buku tabungan dan ATM-nya tidak dikasihkan ke para nakes,” kata Boyamin.

Belakangan diketahui, kata dia, pada bukan Juli ini buku tabungan dan ATM diberikan, sehingga setelah di cek di rekening masing-masing diketahui uang yang masuk dan keluar.

Menurutnya, honorarium nakes yang masuk tersebut diperkirakan untuk waktu enam bulan lalu, sekitar Desember 2020 sampai Mei 2021 atau antara Januari 2021 sampai Juni 2021. Rata-rata uang yang masuk sekitar antara Rp20 juta sampai 50 juta, tergantung posisi dan jabatan masing-masing nakes.

“Jadi ketika nakes itu mengecek ke bank saldo yang tertera itu masing-masing antara Rp8 juta sampai Rp25 juta. Sehingga mereka bisa mengambil uang antara Rp7 juta sampai Rp25 juta,” kata Boyamin.

Dengan demikian, kata Bonyamin, nakes yang honorariumnya Rp50 juta hanya bisa mengambil antara Rp20 juta sampai Rp25 juta dan yang honornya Rp20 juta sampai Rp30 juta, hanya bisa mengambil antara Rp8 juta sampai Rp10 juta.

Atas temuan dugaan pemotongan tersebut, pihaknya langsung melaporkan ke Polda Banten. Adapun dugaan pelanggarannya apa, nanti Polda Banten yang akan merumuskan untuk proses tindaklaniutnya.

“Apakah ini dugaan pelanggaran Undang Undang perbankan karena adanya pengurangan saldo yang tidak ter-record atau dugaan pelanggaran lain. Tapi nyatanya para nakes tersebut hanya bisa mencairkan sejumlah saldo terakhir,” kata Boyamin. (Antara)

Waduh, Dampak Pandemi Banyak Pengusaha Warteg Gulung Tikar

Bogordaily.net – Pandemi Covid-19 yang masih mewabah, melumpuhkan semua sektor kehidupan. Mulai dari kesehatan hingga ekonomi.

Bahkan tercatat sebanyak 25 ribu warteg di Jabodetabek bangkrut selama pandemi melanda Indonesia.

Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni mengatakan di Jabodetabek ada sekitar 50 ribu warteg.

Ini berartinya separuh dari usaha warung makan tersebut harus tutup atau gulung tikar.

“Di warteg ada lebih dari 25 ribu yang gulung tikar,” kata Mukroni seperti dikutip dari detik Kamis (29 Juli 2021).

Dia menjelaskan bahwa pada umumnya pengusaha warteg berasal dari Tegal, Brebes dan sekitarnya.

Sebelum pandemi, rumah-rumah mereka di kampung halaman kosong, ditinggalkan untuk mencari nafkah di Jakarta dan sekitarnya.

Rumah-rumah yang kosong itu kata dia sekarang sudah hampir penuh karena para pengusaha warteg yang bangkrut pulang ke kampung halamannya.

“Nah sekarang ini dalam kondisi pandemi ini penuh, hampir separuhnya lebih mereka rumah-rumah terisi. Artinya kan kita menghitung ‘wah berarti yang pulang kampung itu sekitar 50 persenan,” tuturnya.

Pihaknya memperkirakan total warteg yang ada sebelum pandemi Covid-19 mencapai 50 ribu warteg.

“Kalau bahasa saya kan orang-orang warteg ini punya warteg itu ada yang satu, ada dua, ada tiga kan. Jadi jumlah warteg itu sampai 50.000,” ujar Mukroni.***

Sabah Ahmedi, Imam Temuda di Inggris yang Dakwah Lewat Medsos

Bogordaily.net – Menjadi seorang ulama atau imam bagi umat Muslim tidak harus selalu mereka yang memiliki jenggot putih dan sifat yang kaku.

Seorang yang memiliki ilmu agama tinggi juga bisa bercanda dan membuat hal lucu.

Hal ini diungkapkan oleh Sabah Ahmedi, seorang imam termuda di Inggris.

Diusianya yang baru menginjak 27 tahun, ia ingin berbagi pemikirannya tentang Islam kepada orang banyak melalui media sosial.

“Hai nama saya Sabah Ahmedi. Saya suka minum kopi hitam, saya suka melakukan cross-fit dan saya salah satu imam termuda di Inggris. Jadi, alasan mengapa saya berbagi di media sosial untuk membantu orang belajar tentang Islam,” kata Ahmed dalam akun Instagramnya, dilansir dari BBC, Senin (26 Juli 2021).

Ahmed menuturkan, ketika masih muda ia kerap berganta-ganti cita-cita. Bahkan ia sempat memimpikan dirinya menjadi seorang polisi atau seorang guru.

Tetapi ketika usianya memasuki 16 tahun, ia memantapkan hatinya untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama Muslim.

“Pada suatu pagi saya berkata, ‘Bu, saya ingin memberikan hidup saya untuk melayani agama,’ dan sejak hari itu, saya tidak pernah berganti (mimpi),” kata Ahmed.

“Banyak orang berpikir untuk menjadi seorang imam Anda harus memiliki janggut putih yang panjang, Anda harus mengenakan jubah putih panjang, Anda harus benar-benar serius, Anda harus setengah baya. Tapi tidak, dan saya berharap melalui pekerjaan saya di media sosial, saya akan mengubah stereotip yang dimiliki orang-orang,” katanya.***

Denny Darko Terawang, Billy Syahputra Ingin Balikan, Tapi…

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini, Denny Darko menerawang perasaan Billy Syahputra untuk Amanda Manopo.

Disebutkan Denny Darko jika perasaan Billy Syahputra kembali muncul setelah menemani Amanda Manopo di pemakaman.

Sebagaimana diketahui jika Billy Syahputra memang menghadiri pemakaman ibu Amanda Manopo.

Melihat sikap Billy Syahputra, Denny Darko mengatakan jika ada kemungkinan Billy Syahputra dan Amanda Manopo CLBK.

Hal ini karena Billy Syahputra diterawang ada keinginan untuk balikan dengan Amanda Manopo.

Namun, Billy Syahputra disebutkan tak melakukan usaha apapun untuk mendekati Amanda Manopo lagi.

Hal ini karena Billy Syahputra sudah tahu jika Amanda Manopo tak akan menerimanya lagi.

“Billy di sini tahu bahwa Amanda ini walaupun lebih muda tapi lebih tegas dibandingkan Billy,” kata Denny Darko dikutip Bogordaily.net dari kanal YouTube Denny Darko pada Jumat, 30 Juli 2021.

Denny Darko menambahkan jika pertemuan pertama Billy Syahputra dan Amanda Manopo setelah putus adalah di pemakaman.

Diterawang ada kemungkinan Billy Syahputra dan Amanda Manopo bisa kembali bersama.

Denny Darko menerawang seberapa besar kemungkinan Billy Syahputra dan Amanda Manopo bisa CLBK.

Kartu tarot yang keluar yaitu five of swords, yang mana menurut Denny Darko ada di tengah-tengah.

Denny Darko melanjutkan jika Billy Syahputra dan Amanda Manopo ingin kembali bersama harus melihat fakta.

Perbedaan keyakinan antara Billy Syahputra dan Amanda Manopo disebutkan menjadi masalah utama.

Apalagi sebelum meninggal ibu Amanda Manopo ingin putrinya mempunyai pasangan seiman.

“Kesempatan itu malah akan semakin kecil. Kalau boleh saya bilang 50:50 atau agak turun dari itu,” pungkas Denny Darko.***

Simak di Sini! Cara Cek Bansos Tunai Kemensos

0

Bogordaily.net – Cara cek bansos tunai Kemensos masih jadi pertanyaan sejumlah masyarakat. Dengan mengecek langsung, penerima manfaat bantuan dapat melihat langsung status penyaluran bansos mereka.

Diketahui Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan sejumlah bantuan sosial di masa perpanjangan PPKM saat ini. Salah satunya adalah Bantuan Sosial Tunai (BST).

Cara Cek Bansos Tunai Kemensos
Ada sejumlah cara yang harus diikuti guna bisa mengecek langsung bansos tunai yang akan diterima masyarakat, yaitu:

1. Kunjungi website https://cekbansos.kemensos.go.id

2. Isi data provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat Anda tinggal

3. Ketik nama Anda sesuai KTP

4. Masukkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode

5. Jika tidak jelas huruf kode, klik kotak kode tersebut untuk mendapatkan kode baru

6. Lalu klik tombol cari

7. Data terkait status penyaluran bantuan sosial akan tersedia

Daftar Bansos yang Diberikan Pemerintah
Cara cek bansos tunai Kemensos kini sudah diketahui. Namun ternyata bansos tak hanya dikeluarkan secara tunai. Adapun berikut daftar bansos yang diberikan pemerintah di masa PPKM saat ini:

1. Program Kartu Sembako

Program ini menyasar 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat. Dengan adanya peningkatan Perlindungan Sosial akibat PPKM, Pemerintah akan menambah manfaat sebesar Rp 200.000 selama dua bulan.

2. Kartu Sembako Baru

Kartu Sembako Baru akan diberikan kepada 5,9 juta KPM baru usulan daerah. Rencananya, masing-masing KPM akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan selama enam bulan.

3. Bantuan Sosial Tunai

Pemerintah memperpanjang penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) selama dua bulan (Mei-Juni), yang akan disalurkan bulan Juli dengan besaran 600 ribu (dengan rincian Rp 300 ribu/bulan). Adapun sasaran dari program ini mencapai 10 juta KPM.

4. Subsidi Kuota Internet

Subsidi Kuota Internet diberikan oleh pemerintah dalam mendukung jalannya pembelajaran jarak jauh baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Diketahui, subsidi internet ini akan dilanjutkan hingga Desember 2021 dengan total sasaran mencapai 38,1 juta pelajar dan tenaga pendidik.

5. Diskon Listrik

Pemerintah juga akan memperpanjang diskon listrik selama tiga bulan (Oktober-Desember) untuk 32,6 juta pelanggan.

6. Bantuan Rekening Minimum Biaya Beban/Abonemen

Sama seperti perpanjangan diskon listrik untuk rumah, bantuan rekening abonemen ini juga akan dilanjutkan hingga periode Oktober-Desember untuk 1,4 juta pelanggan.

7. Kartu Prakerja dan Bantuan Subsidi Upah

Program yang telah berjalan selama beberapa saat ini turut mendapatkan penambahan anggaran akibat dampak PPKM Level 4 yang berlangsung saat ini. Adapun tambahan anggaran untuk Kartu Prakerja mencapai Rp 1,2 Triliun, sedangkan program Bantuan Subsidi Upah mencapai Rp 8,8 Triliun.

8. Bantuan Beras

Pemerintah akan menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat dengan sasaran 28,8 juta KPM. Diketahui, besaran beras yang akan disalurkan yakni 10 kg per KPM.

9. Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Untuk mendukung para pelaku usaha mikro, pemerintah pun menyalurkan BPUM yang ditujukan kepada 3 juta penerima baru. Masing-masing pelaku usaha akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta.

10. Bantuan untuk Warung atau Pedagang Kaki Lima

Sasaran dari bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi juga tak melupakan masyarakat kecil seperti warung atau pedagang kaki lima. Sebab, melalui Program Perlindungan Sosial yang ditingkatkan, 1 juta pedagang kaki lima di Indonesia akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta.

Terkini! Kementerian PANRB Tetapkan Nilai Ambang Batas SKD Seleksi CPNS 2021

0

Bogordaily.net – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo,m menerbitkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 1023 Tahun 2021, tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2021.

Standar penilaian dalam bentuk nilai ambang batas atau passing grade dalam seleksi pegawai negeri sipil (PNS) diperlukan, untuk menjamin terpenuhinya kompetensi dasar setiap PNS.

Nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) merupakan nilai minimal, yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi calon PNS.

Plt Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur, Kementerian PANRB, Katmoko Ari Sambodo menyampaikan, para pelamar yang mendaftar pada penetapan kebutuhan umum harus memenuhi passing grade 65 untuk tes wawasan kebangsaan (TWK), 80 untuk tes intelegensia umum (TIU), dan 166 untuk tes karakteristik pribadi (TKP). Passing grade TKP tahun ini meningkat dari passing grade tahun sebelumnya, yaitu 126.

Dijelaskan, perubahan nilai ambang batas juga dipengaruhi karena di tahun ini terdapat penambahan butir soal pada TKP yang semula 35 menjadi 45 soal, sementara jumlah soal TWK sama dengan tahun sebelumnya yaitu 30 soal dan TIU 35 soal.

“Jadi secara nilai mutlaknya, passing gradenya kita naikkan. Namun jika kita lihat dari penambahan jumlah sepuluh butir soal, maka secara proporsi ada kenaikan tapi hanya sedikit dibandingkan tahun 2019,” terang Ari, dikutip dari Sekretariat Kabinet RI, Jumat 30 Juli 2021.

Namun, Ari menerangkan bahwa ketentuan nilai ambang batas ini dikecualikan, bagi peserta yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus.

Adapun bagi putra/putri lulusan terbaik berpredikat (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif SKD paling rendah adalah 311 dan nilai TIU paling rendah 85.

Bagi penyandang disabilitas harus mencapai nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dengan TIU paling rendah 60.

Sementara, bagi putra/putri Papua dan Papua Barat harus mencapai nilai kumulatif paling rendah 286 dan TIU paling rendah 60.

Pengecualian lainnya juga diberikan untuk jabatan-jabatan tertentu pada penetapan kebutuhan umum.

Pada jabatan Dokter, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, Dokter Gigi Spesialis, dan Dokter Pendidik Klinis, ditetapkan nilai kumulatif SKD paling rendah 311 dan nilai TIU paling rendah 80.

Jabatan lain yang diberi pengecualian adalah ABK, Rescuer, dan Pengamat Gunung Api. Pada jabatan tersebut nilai kumulatif SKD paling rendah 286 dan nilai TIU 70.

Terkait pembobotan nilai, disampaikan bahwa untuk materi soal TIU dan TWK, bobot jawaban benar bernilai 5 dan salah/tidak menjawab bernilai 0.

Sementara untuk materi soal TKP, bobot penilaian ada lima tingkatan. Untuk jawaban paling sesuai bernilai 5 dan paling rendah 1, serta tidak menjawab bernilai 0.

Ari mengatakan, pelaksanaan SKD CPNS 2021 dilaksanakan dalam durasi 100 menit.

Namun, khusus bagi pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang melamar pada kebutuhan khusus penyandang disabilitas, diberikan durasi waktu tes selama 130 menit.

“Namun perlu kami sampaikan bahwa, penambahan waktu tes 130 menit tidak berlaku, bagi pelamar yang mengidap buta warna maupun low vision,” tandas Ari.

Materi Soal SKD CPNS

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan SKD akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT). SKD CPNS 2021 terdiri dari TWK, TIU, TKP.

TWK bertujuan menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan bahasa indonesia.

Sementara TIU dimaksudkan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan kemampuan verbal, numerik, dan figural.

Soal yang diujikan terkait kemampuan verbal antara lain analogi, silogisme, dan analitis. Untuk kemampuan numerik akan diuji terkait berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita.

Sementara untuk kemampuan figural peserta akan berhadapan dengan soal terkait analogi, ketidaksamaan dan serial.

Untuk TKP ditujukan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, dan anti radikalisme.***

Masya Allah! Bos PAN Digugat Anak Buahnya Rp 100 Miliar

Bogordaily.net – Apa sebenarnya yang dilakukan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan hingga harus digugat kadernya sendiri, Elida Netti, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Bahkan nilai gugatannya yang diajukan tidak tanggung-tanggung yakni Rp 100 miliar.

Sebagaimana dikutip detikcom dari situs PN Jaksel, Jumat 30 Juli 2021, gugatan Elida terdaftar di PN Jaksel dengan nomor 616/Pdt.Sus-Parpol/2021/PN.JKT.SEL. Elida menggugat dua pihak, yaitu:

1. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Perempuan Amanat Nasional (DPP PUAN)

2. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN)

Lalu apa yang digugat? Berikut ini tuntutan Elida:

1. Menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan status dan jabatan penggugat sebagai Ketua Pengurus Harian Dewan
Pimpinan Wilayah Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Provinsi Riau, berdasarkan Surat            Keputusan Nomor: PUAN/Kpts/KU-SI/005/III/2017 untuk periode 2017-2022 yang                      ditetapkan di Jakarta, pada tanggal 29 Maret 2017, adalah sah dan memiliki kekuatan hukum        mengikat sampai periode jabatan berakhir.

3. Menyatakan para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum.

4. Menghukum para tergugat untuk membayar ganti kerugian kepada penggugat secara                       tanggung renteng sebesar Rp 100.000.000.000 (seratus miliar rupiah).

5. Menghukum para tergugat membayar uang paksa (dwangsom) sebesar sebesar Rp 10 juta per      hari keterlambatan menunaikan putusan.

6. Menghukum para tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.

Pada 2019, Elida sempat maju menjadi caleg DPR dari Dapil I Riau. Dia diangkat menjadi Ketua PUAN Riau pada 23 Februari 2018.

Lebih Sensitif dan Melow, Dikehamilan Kalina Oktarani yang Kedua

Bogordaily.net – Kalina Oktarani tengah mengandung buah cinta hasil pernikahannya dengan Vicky Prasetyo.

Kini usia kandungan Kalina sudah memasuki trimester pertama atau tepatnya dua bulan.

Kalina mengungkapkan kalau ia merasakan perubahan setelah hamil, terlebih lagi kondisi psikologisnya.

Salah satunya ia menjadi lebih sensitif perasaannya dibandingkan biasanya.

“Pasti jadi lebih sensitif cuma aku tahu akhirnya ini karena hormon jadi enggak mau diikuti,” jelasnya.

Kalina menambahkan kalau ia terkadang perasaannya menjadi lebih emosional dibandingkan saat tidak hamil.

“Kadang-kadang lebih melow, cuma alhamdulillah suami ngerti, ya. Terus aku pengin apa, suami beliin,” tuturnya.

Kalina menyebut kalau kehamilannya kali ini memang terasa berbeda. Sebab ia baru hamil kembali setelah melahirkan anak pertama, Azka Corbuzier.

“Pas hamil Azka aku enggak mual, kalau sekarang banyak lemas dan mual-mual. Ya, kata banyak orang emang beda-beda, ya, gimana hormon, bukan faktor usia atau apa. Mualnya aja beda-beda ada yang tiga bulan, enam bulan,” jelasnya.***

Kades Cemplang Bagikan BST Rp 600 Ribu di Rumahnya

0

Bogordaily.net – Desa Cemplang Kecamatan Cibungbulang menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) Jumat pagi 30 Juli 2021.

Agar tidak terjadi kerumunan, warga setempat harus datang sesuai dengan yang telah dijadwalkan oleh RT dan RW setempat, ke aula di Rumah Kepala Desa untuk mengambil BST.

“Kita bagi per RT yang dimulai dari jam 8. Masing-masing RT itu jamnya berbeda agar tidak terjadi kerumunan, dan kami pun menerapkan Prokes secara ketat,”kata Kepala Desa Cemplang Odah.

Untuk jumlah nominal uang yang di terima Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kata Odah sebesar Rp 600 ribu selama 2 bulan.

“Ini pembagian tahap 5 dan 6 totalnya dua tahap itu Rp 600 ribu, di Desa Cemplang ada 176 KPM,”katanya.

Ia juga berharap agar bantuan yang diterima untuk dimanfaatkan secara baik-baik oleh KPM ditengah kondisi seperti ini.

“Dan juga saya menekankan kepada para ketua RT atau kader agar jangan melakukan pemotongan, atau pungutan jika itu terjadi ada sanksi tegas,”pungkasnya.***

Pelamar CPNS di Kota Bogor Membeludak Capai 5.984 Orang

BOGORDAILY- Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah berakhir. Ada 5.984 pendaftar yang memasukkan lamarannya, dan akan diseleksi hanya 591 orang yang akan diterima sebagian besar tenaga kesehatan dan pendidikan.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, jumlah pendaftar CPNS yang terdiri dari ASN dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mencapai 5.984 orang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor Taufik mengatakan, proses pendaftaran CPNS dan calon PPPK tahun 2021 sudah berakhir.

Penutupan pendaftaran, kata Taufik, lebih lama karena ada penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon ASN yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Nomor N6201/B-KS.04/01/SD/K/2021. Surat BKN ini tentang memberikan kesempatan yang lebih luas pada masyarakat untuk mengikuti seleksi ASN.

“Dengan adanya penyesuaian tersebut, pengumuman hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 2-3 Agustus, dengan kesempatan masa sanggah diberikan selama tiga hari yakni 4-6 Agustus,” kata Taufik, Jumat (30/7/2021).

Selanjutnya, kata Taufik, tahapan jawab sanggah diumumkan pada 4-13 Agustus dilanjutkan dengan pengumuman pascasanggah yang akan dilakukan pada 15 Agustus 2021.

Sedangkan untuk PPPK guru akan disampaikan langsung oleh Kemdikbudristek pada Agustus sampai Desember.

“Pemkot Bogor juga mengeluarkan pengumuman melalui surat wali kota dengan Nomor 800/3602-BKPSDM/2021 tentang perpanjangan masa pendaftaran dan penyesuaian jadwal,” kata Taufik.

Menurutnya, Pemkot Bogor mendapat kuota 591 formasi dari 600 formasi yang diusulkan ke pemerintah. Rinciannya adalah 257 formasi untuk CPNS dan 334 untuk PPPK.

Untuk CPNS kebutuhan untuk tenaga kesehatan sebanyak 211 orang dan tenaga teknis sebanyak 46 orang. Mulai dari dokter, perawat hingga bidan, yang akan ditempatkan di berbagai puskesmas dan RSUD di Kota Bogor.

Sedangkan untuk PPPK, seluruhnya untuk formasi tenaga pendidik berjumlah 334 formasi. Mulai dari guru kelas, guru agama Islam, guru pendidikan jasmani (penjas), guru konseling hingga guru TIK, yang akan ditempatkan di berbagai sekolah tingkat SD dan SMP.

“Setiap informasi yang terkait dengan CPNS di lingkungan Pemkot Bogor dapat mengakses situs https:cpns.kotabogor.go.id,” katanya. (bs)