Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 7268

Pedagang Tahu Mogok Berjualan Membuat Konsumen Kecewa

0

Bogordaily.net – Para Konsumen tahu harus kecewa, pasalnya para pedagang tahu di sejumlah pasar termasuk di Pasar Ciampea Baru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mogok berjualan tahu sudah sejak dua hari kemarin. Minggu (30 Mei 2021).

Hal itu membuat para konsumen tahu harus kecewa dikarenakan sudah biasa memasak tahu tempe. Dengan keadaan sekarang tahu tidak ada untuk beberapa hari jadi berhenti untuk mengkonsumsi tahu.

“Iya, ini tadinya mau beli tahu teryata tahunya gak ada pada mogok berjualan udah sejak hari Sabtu kemarin,”kata Lili (37) Warga Ciampea.

Dia berharap harga kedelai segera stabil kembali agar para penjual tahu tidak mogok berjualan. Karena yang kena imbas masyarakat.

Biasanya anak saya tiap hari itu makan harus ada tahu tempe sekarang kosong. Tempe ada, cuma harga naik juga. Karena katanya kacang kedelainnya mahal gak ada impor jadi mahal,” katanya.

Sebagai Ibu Rumah Tangga biasa memasak tahu tempe tapi sudah berapa hari ini cari tahu di pasar kosong.

“Seperti pedagang warung makan, tukang gorengan dan saya sebagai konsumsi tahu tiap hari kerepotan jaga gak ada tahu tempe,”ujarnya.

Menurut pedagang tahu di Pasar Baru Ciampea, Mery (40) mengatakan ia mogok berjualan tahu bersama pedagang tahu yang lain sudah sejak hari Sabtu kemarin sampai Senin besok.

“Tukang tahu demo pengen turun kedelainya. Kacang kedelai mahal sudah hampir sebulan dan membuat pedagang tahu demo selama 3 hari dari hari Sabtu,”kata Mery.

Mery mengatakan saat ini harga kacang kedelai cukup tinggi, biasanya hanya Rp 8 ribu, kini harga kedelai mencapai Rp 12 ribu.

Diketahui harga sejak naiknya harga kedelai, harga tempe yang sebelumnya hanya Rp 300 per potong kini mencapai Rp 5000 per potongnya.

Sedangkan tahu biasanya harga Rp 3000 isi 5 tahu kuning semenjak harga kacang kedelai naik ukuran lebih diperkecil sehingga hal itu lah yang membuat para pedagang tahu demo dan disusul nanti penjual tempe akan juga mogok berjualan.

“Rencananya pedagang tempe juga akan demo pada tanggal 15, 16, dan 17,” katanya.

Dia berharap pemerintah segera mengambil kebijakan terkait mahalnya harga baku tahu tempe agar masyarakat dan pedagang tahu tempe tidak terkena imbasnya.***

Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia Kota Bogor Resmi Dilantik

0

Bogordaily – Pelantikan Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Bogor dilaksanakan di Hotel Asana Pangrango Kota Bogor, Sabtu (29 Mei 2021).

Pelantikan di pimpin oleh Ketua FPTI Kota Bogor Samson Purba dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Herry Karnadi serta Ketua FPTI Jawa Barat Sumaryono.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus FPTI Kota Bogor periode 2021-2025.

“Semoga pengurus FPTI yang baru bisa mengemban amanah dengan baik dan bisa meraih ptestasi olahraga Kota Bogor khususnya di cabang panjat tebing,” ucap Dedie.

Menurut Dedie tantangan terberat Kota Bogor di bidang olahraga adalah fasilitas olahraga. Bahkan saat ini Pemerintah Kota Bogor sedang berjuang untuk menjadi tuan rumah Porda Jawa Barat tahun 2026.

Dedie mengatakan bahwa Kota Bogor juga sudah diminta persiapan oleh kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menjadi bagian tuan rumah olimpiade 2032 yang akan di selenggarakan di Jakarta.

“Untuk itu kita tidak bisa berpangku tangan, kita harus bekerja sekeras kerasnya bagaimana mewujudkan menjadi tuan rumah Porda 2026 dan menjadi bagian di olimpiade 2032 nanti,” ujarnya.

Ketua Umum FPTI Kota Bogor terpilih, Samson Purba menuturkan bahwa jabatan sebagai ketua umum FPTI Kota Bogor ini merupakan jabatan yang Berat, mulia dan menggembirakan.

Samson berjanji akan membantu Kota Bogor dalam mewujudkan target 90 emas di Porda Jawa Barat 2022 nanti.

“Untuk target-target yang kita canangkan tim pelatih kita sudah mempersiapkan strateginya,” ucap Samson yang juga Kadis KUMKM Kota Bogor.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan bahwa kepengurusan FPTI Kota Bogor 2021-2025 ini sangat menjanjikan.

“Mudah-mudahan kedepan FPTI memberikan harapan yang lebih kepada Kota Bogor,” kata Herry.

Herry berharap FPTI bisa memberikan prestasi untuk Kota Bogor. Terutama dalam mewujudkan target meraih 90 emas pada Porda Jabar tahun 2022 mendatang.

“Mudah-mudahanan apa yang dilakukan hari ini pencapaian emas di Porda 2022 nanti bisa tercapai dan membuat harum nama Kota Bogor,” lanjutnya.***

Pembukaan Rakerda PKS Kota Bogor, Gaungkan Prinsip Kebersamaan

0

Bogordaily.net – Bersamaan dengan Halal Bi Halal dan Puncak Acara Hari Ulang Tahun (HUT) PKS Ke-19, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Minggu, 30 Mei 2021.

Pembukaan Rakerda diadakan secara langsung dan online mulai pukul 08.00-09.30 WIB, dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, pembacaan doa oleh Ustad Yasir A Liputo.

Lalu sambutan Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto, hingga sambutan dan pembukaan Rakerda oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan.

Dalam sesi sambutan, Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto menyatakan bahwa, dengan dilaksanakannya Rakerda, pelayanan dan pembelaan kepada masyarakat senantiasa akan terus diberikan, tentunya menghadirkan kebaikan dan kebermanfaatan bersama.

Rakerda PKS
Sambutan Ketua DPD PKS Kota Bogor Atang Trisnanto, pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Minggu, 30 Mei 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Rakerda ini diharapkan menghasilkan program dan rekomendasi yang akan diberikan kepada masyarakat Kota Bogor. Dengan mengutamakan prinsip bersama, semua akan nikmat sampai akhir meski banyak target yang mesti dipenuhi,” ucap Atang Trisnanto dalam sambutan pembukaan Rakerda, Minggu 30 Mei 2021.

Atang Trisnanto juga membagi pengalaman mudiknya dimana dirinya melewati perjalanan lima jam, dengan jarak yang tidak begitu jauh yaitu satu kilometer.

“Sebuah pengalaman mudik ingin bertemu keluarga di kampung halaman, dimana pada saat itu macet yang luar biasa membuat perjalanan satu kilo meter bisa menempuh lima jam. Namun, dengan perasaan menikmati setiap detik perjalanan, semuanya tidak terasa berat,” papar Atang Tristanto.

Atang Tristanto menambahkan, seperti itulah jikalau senantiasa menikmati setiap proses yang akan dijalani.

Lanjutnya, sama halnya seperti target yang akan didapatkan dan dipenuhi dalam Rakerda PKS Kota Bogor, meski berat dan panjang.

Tetapi, dengan prinsip membangun bersama, semua akan terasa lebih optimal dalam memberikan pelayanan terhadap warga Bogor.

Rakerda
Sambutan dan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan.pada Minggu, 30 Mei 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan mengungkapkan, sudah sewajibnya merangkul masyarakat agar bisa merasakan indahnya terlayani dengan kehadiran PKS.

“Meski demikian, bekerjalah bukan karena hanya ingin memperoleh simpati masyarakat. Pastikan bekerja untuk mencapai Ridho Allah. Dengan begitu, semua akan berjalan dengan baik. Lebih dekat dengan waga Bogor juga bagian dari pelayanan,” ucap Iwan Suryawan dalam sambutannya.

Iwan Suryawan juga menerangkan bahwa, telah adanya target capaian anggota baru PKS pada tahun 2024 yakni sebanyak 430 ribu anggota, di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Dengan target 430 ribu anggota PKS di Jawa Barat, khusus di Kota Bogor harus ada minimal 20 ribu anggota PKS. Hal itu juga didukung dengan melakukannya penetrasi,” jelas Iwan Suryawan.

Dengan adanya penetrasi, secara langsung dapat menambah keterdekatan karena PKS tidak bisa jalan sendiri, harus adanya dukungan bersama dari semua elemen masyarakat dan tentunya melalui kader PKS.***

Kemenag Salurkan 3,8 Juta Bantuan Paket Data PJJ

0

Bogordaily.net – Kementerian Agama mulai menyalurkan bantuan paket data tahap pertama untuk menunjang pelaksanaan pendidikan jarak jauh atau PJJ.

Dirjen Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani mengatakan bahwa bantuan paket data diberikan untuk memastikan proses PJJ di era Pandemi Covid-19 tetap berjalan.

“Alhamdulillah, untuk tahap pertama, kami sudah mulai salurkan 3,8 juta bantuan paket data untuk stakeholders pendidikan Islam,” tegas Ali Ramdhani di Jakarta, Sabtu (29 Mei 2021).

Menurut pria yang akrab disapa Dhani, pihaknya telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penyaluran Paket Kuota Data Internet Tahun 2021.

Dhani menjelaskan, ada empat tujuan yang ingin dicapai dari program ini.

Pertama, memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama Pandemi Covid-19.

Kedua, melindungi warga pada satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19.

Ketiga, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan.

Keempat, membantu operasional kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Dirjen Pendidikan Islam berharap, bantuan kuota dapat mengoptimalkan pelaksanaan PJJ di lingkungan pendidikan Islam. Sehingga, hak masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan Islam dapat tetap terpenuhi.

“Saya berharap persoalan paket data yang membebani mahasiswa dan siswa serta dosen dan juga guru dalam menyelenggarakan PJJ dapat teratasi,” tandasnya.

Berikut daftar penyaluran paket data PJJ Pendidikan Islam tahap I:

1. Bantuan kuota internet untuk 368.829 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

2. Bantuan kuota internet untuk 12.934 dosen, terdiri atas 12.519 dosen PTKI, dan 415 dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) pada perguruan tinggi umum.

Baik mahasiswa maupun dosen mendapat kuota sebesar 15 GB/bulan.

3. 582.464 guru madrasah

4. 23.817 guru PAI di sekolah

Setiap guru mendapat bantuan kuota sebesar 12 GB/bulan

5. 466.906 siswa MA

6. 936.392 siswa MTs

Setiap siswa mendapat bantuan kuota sebesar 10 GB/bulan,

7. 1.063.730 siswa MI sebesar 10 GB/bulan, dan

8. 374.079 siswa RA sebesar 7 GB/bulan.

Total ada 3.829.151 bantuan paket data yang disalurkan pada Tahap I. Seiring proses validasi, diperkirakan penyaluran tahap II pada bulan Juni, jumlah penerimanya akan bertambah.***

 

 

Beredar Foto Viral Diduga Meteor Jatuh

0

Bogordaily.net – Beredarnya foto viral diduga meteor jatuh di puncak Gunung Merapi, menyedot perhatian warganet di dunia maya. Jum’at (28 Mei 2021).

Foto tersebut pertama kali diunggah oleh @gunarto_Song melalui akun sosial media instagramnya.

“Meteor Jatuh di puncak Gunung Merapi?, Kali Adem, Cangkringan, Yogyakarta 27 Mei 20201 jam 23.07 WIB,” cuitnya seperti dikutip umma.

Postingan tersebut sudah mendapat lebih dari 10 ribu like dan ratusan komentar.

Sementara itu terkait masalah ini, akun Twitter @BPPTKG mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memastikan benda apa yang ada pada kilatan cahaya tersebut.

“Kami tidak memiliki tugas untuk mengamati benda langit sehingga kami tidak bisa memastikan benda apa yang terlihat dalam gambar tersebut,” terang BPPTKG, dalam cuitannya.

BPPTKG mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Lebih baik mengikuti informasi dari sumber terpercaya.

“Tidak terdapat sinyal yang signifikan dari data kegempaan dan tidak dilaporkan terdengar suara atau terlihat kilatan cahaya dari pos-pos pemantauan Gunung Merapi,” tuturnya.***

Ketua DPRD DKI Akan Membentuk Pansus Terkait 239 ASN

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai, perlu pengusutan lebih lanjut atas kasus sebanyak 239 Aparatur Sipil Negara (ASN) Administrator yang menolak mengikuti lelang jabatan esselon II di Pemprov DKI.

Prasetyo mengatakan bahwa dalam waktu dekat, DPRD akan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mencari tahu persoalan apa yang sebenarnya sedang terjadi.

“Kami akan bentuk pansus untuk9 menyelesaikan persoalan ASN yang enggan ikut peremajaan jabatan ini,” kata Pras, Kamis (27 Mei 2021)

Pansus itu nantinya akan memanggil 239 ASN yang tidak mau mendaftar dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama. Tim tersebut akan mendalami motif dan latar belakang sikap para ASN tersebut.

“ASN itu abdi negara, mereka wajib bekerja profesional dan karirnya berjenjang secara rigid sesuai undang-undang, apalagi gaji ASN di Jakarta paling tinggi senasional. Jadi, aneh apabila mereka menolak berkarir,” jelas Pras.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pun nantinya akan meminta Pansus memanggil para pakar dan juga ahli dari instansi terkait.

Diantaranya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kemenpan RB, KSAN, BKN, Korpri, termasuk Akademisi.

“Kita akan minta pendapat mereka tentang bagaimana seharusnya sistem pengelolaan birokrasi pemerintah dan sumber daya manusianya (SDM). Jadi, kami bisa mendapatkan gambaran utuh, tidak setengah-setengah,” ujarnya.

Menurutnya, Persoalan tersebut tidak bisa diacuhkan lantaran memengaruhi pelayanan terhadap masyarakat dan kinerja pemerintahan.

“Ini masalah serius, belum ada kasus (ASN menolak ikut peremajaan jabatan) di Jakarta bahkan di Indonesia yang begini. ASN itu wajib mengemban tugas ketika ditugaskan di mana saja. Birokrasi kita juga, kan, menerapkan sistem meritrokasi,” tambahnya.

Pras juga mengungkapkan bahwa masih banyak posisi strategis yang belum diisi pejabat definitif lantaran sebelumnya banyak kepala dinas (Kadis) yang mengundurkan diri.

“Ini anomali! Saya menduga, semuanya satu rangkaian. Jadi, DPRD sebagai pengawas eksekutif harus ‘turun tangan’ karena nanti di hilirnya, masyarakat yang akan dirugikan,” tegasnya.***

Menteri Agama Revatilasi KUA Untuk Tingkatkan Layanan Keagamaan

0

Bogordaily.net – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas bertekad lakukan revitalisasi layanan Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai 5.945 unit lebih.

Dengan revitalisasi ini, maka ke depan KUA akan memiliki layanan keagamaan yang lebih mudah diakses, kredibel, dan transparan.

Pada 2021 ini, total ada 100 KUA yang menjadi target revitalisasi. Untuk proyek percontohan (role model), ada enam KUA yang sudah direvitalisasi.

Yakni, KUA Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara (Jawa Tengah), KUA Kecamatan Ciawi Gebang, Kabupaten Kuningan (Jawa Barat), KUA Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul (Daerah Istimewa Yogyakarta), KUA Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur), KUA Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lampung) dan KUA Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar (Sulawesi Selatan).

Revitalisasi akan dilanjutkan pada 2022 yang menyasar 1.000 KUA hingga diharapkan tuntas seluruhnya pada 2024 mendatang.

“KUA harus menjadi pusat layanan keagamaan yang prima, kredibel, dan moderat dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama. Setiap pelayanan KUA harus berpegang pada prinsip moderat, inklusif, mudah, handal, kredibel, dan transparan,” ungkap Menag Yaqut saat melakukan Pencanangan Revitalisasi KUA di KUA Banjarnegara, Sabtu (29 Mei 2021) malam.

Pencanangan 6 KUA Model Revitalisasi dipusatkan di KUA Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Pencanangan disiarkan secara hibrid di lima KUA model lainnya.

Acara di Banjarnegara dilangsungkan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dihadiri Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad.

Hadir pula Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono serta perwakilan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Menag mengatakan, revitalisasi KUA saat ini sangat penting dilakukan karena layanan paling terdepan Kementerian Agama ini bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Atas dasar ini, akhirnya Menag menetapkan Revitalisasi KUA yang menjadi salah satu kebijakan prioritas Kementerian Agama.

Peningkatan layanan antara lain akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital, sehingga layanan di KUA makin mudah diakses masyarakat.

Menag mengungkapkan, revitalisasi KUA juga merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan pelayanan publik yang nyata, sehingga kehadiran negara dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

Sehingga KUA yang direvitalisasi akan memberikan pelayanan prima di semua bidang layanan keagamaan publik.

“Saya menginginkan KUA tidak lagi dikenal sebagai kantor yang hanya melayani urusan pernikahan, tapi juga pelayanan semua aspek kehidupan keagamaan masyarakat. Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 34 Tahun 2016 disebutkan ada 9 tugas dan fungsi dari KUA, dan bila kita baca lebih jernih 6 dari 9 tugas dan fungsi KUA adalah pelayanan,” terang Menag Yaqut.

Menag Yaqut memaparkan secara spesifik bahwa ada empat tujuan strategis Revitalisasi KUA. Adapun empat tujuan itu, yakni :

Peningkatan kualitas kehidupan umat beragama. Penguatan peran KUA dalam mengelola kehidupan keberagamaan. Penguatan program dan juga layanan keagamaan. Serta peningkatan kapasitas kelembagaan KUA sebagai pusat layanan keagamaan.

“Revitalisasi KUA bukan hanya perbaikan infrastruktur, sarana dan prasarana, tapi juga semua aspek terkait pelayanan, mulai dari jenis pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, standar pelayanan, dan juga sumber daya manusia. Saya tidak ingin KUA hanya sekadar megah dan bagus gedungnya. Budaya melayani harus tercermin di setiap insan yang ada di KUA,” pungkas Menag.***

Wakil Gubernur DKI Menanggapi Rencana DPRD DKI Membentuk Pansus

0

Bogordaily.net  – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menanggapi terkait rencana DPRD DKI untuk membentuk panitia khusus (Pansus) dalam menangani masalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mau mengikuti lelang jabatan esselon dua.

Sebanyak 239 ASN yang enggan mengikuti lelang jabatan tersebut, sehingga DPRD DKI perlu mengusut kasus ini.

Wakil Gubernur yang kerap disapa, Ariza itu menyebutkan bahwa pembentukan Pansus itu merupakan kewenangan DPRD.

“Ya, Pansus memang menjadi kewenangan, Angket, Pansus lain-lain menjadi kewenangan DPRD. Namun, saya kira teman-teman DPRD pasti akan bijaksana sebelum mengusulkan apalagi menetapkan suatu Pansus,” kata Ariza di Balai Kota Jakarta, Kamis (27 Mei 2021) malam.

Menurut Ariza, DPRD DKI tentu terlebih dahulu melakukan kajian sebagai dasar pembentukan pansus tersebut. Oleh karena itu, Pemprov DKI masih menunggu hasil kajian tersebut.

“Pasti nanti akan ada kajian-kajian yang lebih mendalam. Kita tunggu dulu kajian-kajiannya, apa dasarnya, apa kepentingannya dan baik buruknya dibentuknya pansus dan apa tujuannya. Nanti kita tunggu dari teman-teman DPRD,” ujarnya.

Pansus itu nantinya akan memanggil 239 ASN yang tidak mau mendaftar dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama. Tim tersebut akan mendalami motif serta latar belakang sikap para ASN tersebut.***

 

Terpilih secara Aklamasi Barry Harri Murti pimpin Forum Pembauran dan Kebangsaan

0

Bogordaily.net – Barry Harri Murti terpilih secara aklamasi pimpin Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) Kota Bogor periode 2021 – 2026.

Acara yang diselenggarakan di Aula Kantor Kelurahan Tanah Sareal Kota Bogor, Sabtu 29 Mei 2021.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan dan Politik Kota Bogor, Dadang Sugiarta.

Barry Harri Murti merasa ini merupakan kehormatan bagi dirinya yang dipercaya untuk menjadi Ketua FPK periode 2021 – 2026.

Barry akan pimpin FPK didampingi Wakil Ketua, Rahmat Rahadian dengan Sekretaris Delsimon dan Bendahara Daud Nedo Darenoh.

“Kami akan bekerja keras dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor juga instansi lainnya sesuai dengan tugas dan fungsi FPK,” ucap Barry.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan, Kebangsaan dan Politik Kota Bogor, Dadang Sugiarta mengucapkan terima kasih kepada semua tokoh suku-suku yang telah hadir dari Sabang sampai Merauke pada pembentukan Forum Pembauran dan Kebangsaan

“Keberadaan FPK ini sangat membantu untuk menyatukan semua etnis dan suku di Kota Bogor sehingga rasa persatuan dan kesatuan bangsa semakin meningkat lagi,” kata Dadang.

Dadang merasa yakin jika kota Bogor bisa mengalahkan Bali. Namun bedanya Bali punya pantai sementara Kota Bogor punya Kebun Raya dengan didukung banyak kegiatan kerukunan antar Suku, Agama dan juga Etnis.

“Kita akan buat rencana aksinya untuk lima tahun kedepan selain itu dengan forum ini juga diharapkan terdapat multifungsi, salah satunya dalam meningkat kunjungan wisatawan ke kota bogor dengan event–event wisata berbasis kesukuan, etnis di Kota Bogor.” jelasnya.

“Melalui FPK ini maka akan terciptanya indahnya negara kesatuan republik indonesia yg kita cintai dari Kota Bogor untuk jabar juara dan untuk NKRI.” lanjutnya.

Dadang mengharapkan keberadaan FPK Kota Bogor akan menjadi contoh bagi daerah lain di indonesia dan Kota Bogor harus menjadi pelopor dalam wujud Bhinneka Tunggal Ika serta Indahnya perbedaan yang harus harmonis dan di Kota Bogor potensi indahnya sudah tersedia.***

Pelaku Pemerkosaan Bocah SMP, Berhasil Diringkus

Bogordaily.net – Pelaku pemerkosaan terhadap seorang remaja putri yang berusia 13 tahun warga Kampung Babakan Rendah RT 16/RW 16, berhasil diringkus aparat.

Kejadian nahas ini terjadi di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, berhasil diringkus petugas kepolisian Sektor Cibungbulang, Jumat 28 Mei 2021.

“Pelaku FM (36) sudah diserahkan ke Polres Unit PPA tadi malam,” kata Kapolsek Cibungbulang, Ak Agus Permana saat dikonfirmasi.

Dari informasi yang diperoleh, pelaku sendiri FM ditangkap di kediaman rekannya di wilayah Cigudeg.

Ak Agus mengatakan, setelah dilaporkan oleh keluarga korban yang merupakan ibu dari korban, kepada petugas FM mengaku, aksi bejatnya dilakukan berulang kali saat kondisi rumah korban sedang sepi.

“Korban yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu harus kehilangan masa depannya, dan kini telah hamil 6 bulan,” pungkasnya.***