Bogordaily.net – Hubert Henry Limahelu basis Boomerang, dikabarkan tengah dalam kondisi kritis, setelah tiba-tiba pingsan karena mengalami pecah pembuluh saraf otak.
Karena kejadian tersebut Henry harus dilarikan ke Rumah Sakit Husada Utama Surabaya, Selasa 13 April 2021.
Kabar tentang kondisi basis Boomerang dibagikan dalam akun Instagram Boomerang @boomerang_offcial.
“Dear Boomers (sebutan untuk penggemar Boomerang), kami dari keluarga besar Boomerang ingin mengabarkan dan meminta bantuan untuk @hubert_henrylimahelu yang saat ini sedang menjalani operasi dikatakan pecah pembuluh darah saraf otak,” tulis keterangan pada unggah akun Instagram @boomerang_offcial.
Tak hanya itu, ada pula unggahan lainnya yang menginformasikan kondisi terkini dari Henry yang mengatakan bahwa sang vokalis melakukan sedot cairan dibagian kepala.
“Dear Boomers , Update terkini kondisi Hubert Henry Limahelu, Kemarin Sore Telah Dilakukan operasi sedot cairan di bagiang kepala , dan telah kembali ke Ruang ICU , Namun Sampai Dengan Pagi Ini , Hubert Henry Masih Belum Sadarkan Diri,” tulis dalam foto unggahan.
Pihak Boomerang pun meminta maaf karena belum bisa mengunggah foto Henry karena pihaknya tidak boleh mengambil gambar.
“Mohon Maaf Kami Belum Bisa Posting Foto Hubert Henry Saat ini , Dikarenakan Kami Tidak Boleh Mengambil Gambar oleh Pihak Rumah Sakit,” tulis Boomerang.
Manajemen dan fans Boomerang membuka penggalangan dana guna membantu meringankan beban keluarga Henry dengan melakukan live Instagram pada Kamis 15 April 2021 Malam ungtuk menggalang dana.
“Dari manajemen dibantu fans dan dibantu teman-teman musisi menyebarkan bareng-bareng lah. Dana yang yang terkumpul lumayan meringankan lah. Karena ini kan mungkin prosesnya panjang, kami nggak tahu ke depannya bagaimana,” ungkap Puput mengenai penggalangan dana tersebut. ***
Bogordaily.net – CPNS tahun 2021 ada beberapa formasi khusus untuk lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, diaspora dan putra/putri Papua dan Papua Barat. Berikut beberapa persyaratan khusus CPNS.
Selain persyaratan umum untuk ikut cpns 2021 ada juga syarat yang harus dipenuhi oleh pelamar formasi khusus cumlaude dan penyandang disabilitas.
1. Cumlaude
– Untuk cumlaude dikhususkan untuk formasi jabatan dengan jenjang pendidikan minimal Strata 1 (S1).
– Pemilihan untuk formasi jabatan dan unit kerja penetapan ditentukan oleh instasi berdasarkan dari daftar rincian penetapan alokasi kebutuhan dari menteri dilakukan disitus resmi SSCASN BKN dan dicantumkan dalam pengumuman penerimaan CPNS pada masing-masing instansi.
– Calon pelamar merupakan lulusan dari perguruan tinggi dalam negeri dengan predikat kelulusan ‘dengan pujian’ atau cumlaude dan terakreditasi A/unggul. Program studi terakreditasi A/unggul pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah;
– Untuk calon pelamar lulusan perguruan tinggi luar negeri dapat mendaftar pada formasi khusus termasuk kategori lulus “dengan pujian”/cumlaude serta mendapat penyetaraan ijazah serta surat keterangan predikat kelullusan setara dengan cumlaude dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
2. Disabilitas
– Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar.
– Melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah atau Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya.
– Panitia penyelenggara instansi atau BKN menyediakan aksesibilitas di lingkungan tempat pelaksanaan seleksi sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas
– Panitia penyelenggara atau BKN menyediakan petugas/pendampingan saat pelaksanaan SKD dan SKB bagi pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang mendaftar pada formasi khusus disabilitas dan mengatur waktu pelaksanaan SKD dan SKB masing-masing selama 120 menit.
– Untuk pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang mendaftar pada formasi umum atau formasi khusus lain, selain formasi khusus disabilitas, tata cara dan waktu pelaksanaan seleksi sama dengan pelaksanaan seleksi pendaftar pada formasi umum; dan
– Panita penyelenggara instansi wajib melakukan verifikasi persyaratan pendaftaran dengan mengundang calon pelamar untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis dan derajat kedisabilitasannya.
Pemerintah akan segera membuka pendataran CPNS 2021 dengan kuota sebanyak hampir 1,3 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Mei – Juni.
Untuk proses Seleksi akan dimulai pada Juli hingga Oktober 2021. Sementara pengumuman kelulusan pada November 2021, serta pemberkasan, dan penetapan NIP pada November-Januari 2021.
Formasi CPNS tahun ini total kebutuhan ASN ialah sebanyak 1.275.387 dengan rincian yakni :
– Guru PPPK sebanyak 1.002616, PPPK Non Guru 70.008 dan CPNS sebanyak 119.094.
– Total kebutuhan ASN di pemerintah pusat ialah sebanyak 83.669 PNS yang ditetapkan untuk 69.684 formasi, yaitu Kementerian/lembaga (K/L) 61.129 formasi Sekolah kedinasan 8.555 formasi.
– Untuk kebutuhan CPNS pemerintah daerah dengan total sebanyak 1.191.718 yang akan ditempatkan untuk 652.803 formasi yaitu, Pemerintah provinsi 139.443 formasi Pemerintah kabupaten/kota 513.360 formasi.
Bogordaily.net – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto memberikan himbauan untuk warga Bogor, supaya menerapkan prokes saat melaksanakan tarawih berjamaah.
Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini pemerintah memperbolehkan adanya salat tarawih berjamaah.
Namun, pelaksanaan salat tarawih berjamaah tahun ini harus tetap memtuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.
Pada kesempatan ini Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa untuk warga Kabupaten Bogor yang menjalankan.
“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada warga Kabupaten Bogor yang melaksanakannya. Semoga ibadah puasanya diterima Allah SWT,” kata Rudy Susmanto.
Bukan hanya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, Rudy meminta warga Kabupaten Bogor yang akan menjalankan salat terawih tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Kami berharap warga Kabupaten Bogor untuk mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai kasus Covid-19 yang mulai turun naik kembali,” ucap Rudy.
Selain Rudy, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjid Effendy dalam konferensi pers dalam Youtube Sekretariat Presiden pada Senin 5 April 2021 mengatakan boleh diadakan salat tarawih berjamaah.
“Khusus untuk kegiatan ibadah selama Ramadhan dan yakni tarawih pada dasarnya diperkenankan atau diperbolehkan,” ucap Muhadjir.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 451.13/227- sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor SE.04 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan ldul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021.
Dalam SE Nomor 451.13/227- Kesra berisi Panduan Kegiatan Masyarakat Selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021 di Kabupaten Bogor.
Pengurus masjid serta musala dapat menyelenggarakan salat fardhu lima waktu, salat tarawih dan witir serta tadarus Qur’an dengan pembatasan orang sebanyak 505 dari kapasitas ruangan masjid atau musola dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Bagi jamaah yang hadir diharuskan untuk menjaga jarak 1 meter antar jamaah serta membawa sajadah/mukena masing-masing.
Untuk acara Pengajian,Ceramah,Taushiyah,Kultum Ramadhan dan Kuliah Shubuh dengan durasi paling lama 15 menit.
Pengurus dan pengelola Masjid dan Mushola diharuskan untuk melakukan disinfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk Masjid dan Mushola, menggunakan masker dan menjaga jarak aman. ***
Bogordaily.net – Militer Myanmar kembali menunjukan kekejamannya. Militer serbu masjid hingga mengakibatkan satu orang tewas, dua orang luka dan lima orang lainnya ditangkap.
Dilansir dari Myanmar Now pada Kamis, 15 April 2021, Pagi waktu setempat militer militer serbu Masjid Sule, akibat serbuan ini satu orang meninggal, dua orang terluka, salah satunya adalah pria cacat.
Tak hanya itu pihak militer menangkap lima warga sipil termasik anak–anak berusia 11 dan 16 tahun, saat sedang tidur di masjid.
Sebelumnya di kota Mandalay pada, Selasa 13 April 2021 militer Myanmar menghancurkan sebuah kotak sumbangan di masjid setempat dan menjarah uang di dalamnya.
“Kami masih belum tahu berapa banyak uang yang mereka ambil. Mereka masih memblokir area sehingga kami tidak bisa keluar, ” kata warga setempat dilansir dari Myanmar Now.
Pihak Militer Myanmar pun dengan kejam meminta keluarga membayar 85 dollar AS atau sebesar Rp 1,2 juta jika ingin mengambil jenazah kerabat yang dibunuh oleh pasukan keamanan.
Sebuah unggahan di Facebook Serikat Mahasiswa Universitas Bago mengatakan pemerintah militer Myanmar makin kejam dengan menuntut keluarga membayar 120.000 kyat Myanmar atau 85 dollar AS jika ingin mengambil jenazah kerabat yang meninggal minggu lalu.
Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) sejak kudeta militer terhadap Pemimpin terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021 total korban tewas telah lebih dari 706 orang termasuk 46 anak-anak.
Jumat 9 April 2021 menjadi hari paling berdarah setidaknya 82 orang tewas dalam satu hari di kota Bago sekitar 70 km (45 mil) timur laut Yangon.
Pada Selasa 16 Maret 2021 sebanyak 74 demonstran tewas dalam sehari akibat tembakan membabi buta pihak militer Myanmar.
Belum lagi pada Senin, 29 Maret 2021 sebanyak 14 warga sipil tewas, 8 orang di antaranya berada di distrik Dagon Selatan di Yangon.
Pasukan militer Myanmar pun membunuh sedikitnya 114 orang dalam sehari pada Sabtu, 27 Maret 2021. Salah satunya adalah seorang gadis berusia 13 tahun di Kota Mandalay.
Negara – negara di dunia pun ikut mengecam kekerasan yang dilakukan oleh militer Myanmar kepada masyarakat sipil negara tersebut. ***
Bogordaily.net – Puasa Ramadan telah berjalan di hari ketiga, untuk memudahkan informasi seputar waktu imsak dan buka puasa untuk DKI Jakarta dan sekitarnya selama Ramadan berikut jadwalnya.
Untuk jadwal waktu imsak dan buka puasa dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama.
Jadwal imsak dan buka puasa hari ini dan besok 15-16 April yaitu Imsak: 04:28 Subuh: 04:38 Maghrib: 17:55 Isya: 19:04.
Hari ke-5 Ramadhan /17 April Imsak: 04:28 Subuh: 04:38 Maghrib: 17:54 Isya: 19:04
Bogordaily.net – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor memanfaatkan HUT ke-44 sebagai moment silaturahmi antara direksi saat ini dengan para mantan direksi dan purnakarya.
Hut ke 44 ini menjadi ajang silaturahmi berbagi ilmu dan pengalaman, tetap outputnya adalah peningkatan pelayanan air bersih kepada seluruh pelanggan.
Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim yang hadir dalam pertemuan tersebut berpesan kepada Direksi Perumda Tirta Pakuan, untuk terus berinovasi dan meningkatkan cakupan layanan.
Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim menyerahkan potongan tumpeng kepada Direktur Utama Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan. (Istimewa/Bogordaily.net)
Lalu, adapun sejumlah mantan Direksi Tirta Pakuan juga hadir dalam moment silaturahmi ini antara lain Daslim Saibi, Helmi Soetikno, Hendro Sasongko, Deni Surya Senjaya, dan Syaban Maulana, dan beberapa purnakarya yang pernah menjadi pejabat struktural.
Sementara jajaran direksi yang saat ini pun hadir yaitu Direktur Utama Rino Indira Gusniawan, Direktur Umum Rivelino Rizky, dan Direktur Teknik Ardani Yusuf.
Dalam suasana haru, Rino menyampaikan salam perpisahan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Deni Surya Senjaya dan Syaban Maulana, yang menjabat direksi periode sebelumnya.
Pemberian cinderamata dari Direktur Utama Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan kepada punakarya. (Istimewa/Bogordaily.net)
Rino menyebut peran para direksi sebelumnya serta purnakarya sangat vital bagi pertumbuhan perusahaan.
“Saya sangat mengapresiasi program-program pelayanan yang telah dijalankan direksi dan jajaran sebelumnya,” ucap Rino dalam keterangan tertulisnya.
Rino menyampaikan, Tirta Pakuan mulai bertransformasi ke arah digital, sehingga bisa tumbuh menjadi perusahaan yang sehat, modern dan bisa berkontribusi besar bagi warga kota Bogor.
“Kami besar tidak mungkin bisa sendiri, namun berkat nasehat, doa, petunjuk dan bantuan banyak pihak. Salah satu para purnakarya yang telah meletakkan dasar-dasarnya,” kata Rino. Adv
Bogordaily.net – Gerakan Pramuka sejatinya merupakan sebuah organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan.
Pramuka merupakan kata singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti “jiwa muda yang suka berkarya”.
Namun sebelum istilah itu dipergunakan, kata Pramuka diambil oleh Sultan Hamengkubuwono IX dari kata Poromuko yang berarti, pasukan terdepan dalam perang.
Bila merujuk pada pemaknaan kata, maka arahan Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor, menjadi sesuai dengan makna kata pramuka.
Seperti diketahui, pada saat membuka rapat kerja Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor baru-baru ini, Dedie A Rachim selaku ketua mengingatkan, pentingnya para anggota pramuka di Kota Bogor untuk berperan aktif dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19.
Suasana Rapat Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor Tahun 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
Menurut Wakil Wali Kota Bogor ini, dari sekian banyak hal yang perlu menjadi perhatian penting dalam gerakan kepramukaan di Kota Bogor, salah satunya adalah berperan dalam menangani pandemi.
Tentunya ini merupakan sikap yang jelas menggambarkan sifat gerakan pramuka sebagai pasukan terdepan dalam perang.
“Satu tahun pandemi telah berlangsung. Boleh dibilang agak terlambat pembentukan ini, namun tidak ada kata terlambat untuk terus memberikan sumbangsih dalam menuntaskan Covid-19 di Kota Bogor,” kata Dedie pada saat acara pengukuhan tersebut.
Tentu dalam hal ini, perang melawan penularan covid-19 di tengah masyarakat.
Untuk itu awal Maret lalu, 60 anggota Pramuka Kwarcab Kota Bogor telah dikukuhkan bergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor.
Mereka dibentuk sebagai amunisi tambahan dalam perang melawan Covid-19.
“Di Indonesia, ada 33 ribu orang yang meninggal karena covid. Di Kota Bogor, 11 ribu orang selama setahun yang sudah terpapar. Perang kita sama, hanya pelurunya saja tidak kelihatan. Tugas adik – adik, jangan sampai prokes dibiarkan dan diabaikan,” pesannya kepada anggota tim yang dikukuhkan.
Disebutkan oleh Dedie, Kwarcab Kota Bogor membantu Pemerintah Kota Bogor dengan membentuk Tim Walet.
Tim ini melengkapi dan mendukung keberadaan Tim Elang dan Merpati yang telah dibentuk sebelumnya oleh Pemerintah Kota Bogor.
“Tim Walet selama ini sudah memberikan dukungan. Diantaranya aktif berkontribusi pada saat pemberlakuan kebijakan ganjil genap,” ucapnya.
Berikutnya membantu pelaksanaan proses – proses pemberian vaksin kepada seluruh fokus sasaran yang sudah ditetapkan.
Diharapkan kegiatan Kwarcab Kota Bogor di tahun 2021 masih terkait pada upaya – upaya untuk memutus rantai penyebaran covid-19.
Foto bersama setelah Rapat Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor Tahun 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
“Artinya apapun kegiatan itu yang pertama berkorelasi dengan langkah – langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Bogor. Kemudian tentu pelaksanaan protokol kesehatan menjadi penting,” kata Dedie ketika membuka Raker Kwarcab Kota Bogor beberapa waktu lalu.
Dia juga meminta seluruh anggota pramuka untuk bisa menjadi teladan dan memberikan contoh dalam pelaksanaan protokol kesehatan yang benar dan baik.
Di luar soal pandemi, pada raker itu pengurus diingatkan untuk terus menggerakan program dan kegiatan yang ada di kepramukaan, terutama sama – sama berjuang mencari alternatif sumber anggaran untuk kegiatan.
Diharapkan ke depan gerakan pramuka tidak hanya mengandalkan anggaran hibah dari Pemerintah Kota Bogor saja, namun juga dari berbagai sumber lain, seperti CSR maupun bantuan dari lembaga atau instansi lainnya.
“Sehingga kegiatan – kegiatan kepramukaan akan lebih bervariasi. Bukan hanya kegiatan yang berasal dari hibah pemerintah saja,” lanjutnya.
Untuk menggerakan kegiatan dalam program di tahun 2021, Kwarcab Kota Bogor menerima hibah dalam jumlah yang lebih kecil dibanding tahun 2020.
“Tentu kita masih dalam situasi pandemi, kucuran anggaran juga masih belum bisa maksimal karena kita melihat dari sisi kemampuan anggaran daerah Kota Bogor pun saat ini masih sangat terbatas,” jelas Dedie ketika membuka rakor akhir Februari lalu.
Dia berharap anggaran yang tersedia itu dapat dikelola lebih akuntabel, lebih efisien, lebih transparan, dan lebih baik hasil serta capaiannya.
Berkurangnya anggaran juga diharapkan tidak sampai menggerus semangat seluruh jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Kota Bogor dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan dan sosial.
“Kita masih terus berusaha semaksimal mungkin dalam menyesuaikan kegiatan mana saja yang memang akan menjadi prioritas di tahun 2021 ini dan kegiatan apa yang kira-kira bisa kita tunda dahulu karena memang belum prioritas,” paparnya.
Foto bersama Rapat Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bogor Tahun 2021 di depan Gedung Balai Kota Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)
Untuk mendukung jalannya berbagai kegiatan, menurut Dedie para anggota pramuka memiliki peluang memanfaatkan aset milik pemerintah kota dalam melaksanakan kegiatan – kegiatan kepramukaan.
Setidaknya hal ini tentu dapat membantu meringankan biaya yang diperlukan, selain itu para anggota diminta untuk membuat berbagai terobosan dalam aktivitas kepramukaan.
Terobosan dimaksud antara lain dalam hal pengelolaan media dan promosi, sektor itu dinilai penting dilakukan, karena bisa menjadi salah satu cara untuk dapat menggalang partisipasi publik.
Dukungan masyarakat terhadap gerakan pramuka merupakan dukungan yang seyogianya diberikan, hal itu diperlukan karena gerakan pramuka tak lain, adalah gerakan edukasi.
Ada untuk membentuk generasi muda yang menjiwai dan memahami nilai-nilai kemanusiaan dan mampu bersikap membela kepentingan kemanusiaan, tentunya untuk meraih tujuan itu, perlu adanya dukungan semua pihak. Adv
Bogordaily.net – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, Sekda Beberkan Rencana Pembentukan DOB Bogor Timur, kepada jajaran Komisi I DPRD Provinsi Jabar.
Pembentukan DOB Bogor Timur itu disampaikan pada kegiatan Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat ke Pemerintah Kabupaten Bogor, di Gedung Serbaguna I, Kamis (15/4).
Burhanudin mengatakan, Kabupaten Bogor selain memiliki wilayah yang luas, dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia yang mencapai 5,4 juta, setara 11,24 persen pendududuk Jawa Barat.
Besarnya jumlah penduduk, membuat beban Pemkab Bogor cukup berat, terutama dalam hal memberikan pelayanan prima secara efektif serta melakukan pemerataan pembangunan.
“Pemekaran Wilayah Kabupaten Bogor merupakan upaya untuk menciptakan pemerintah yang efektif dan efisien berdasarkan kondisi riil daerah. Maka pemekaran Wilayah Bogor Timur saat ini menjadi satu kebutuhan demi tercapainya pelayanan pemerintah yang efektif dan merata dan percepatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Wilayah Bogor Timur,” kata Sekda.
Ia menuturkan bahwa, rencana pembentukan Kabupaten Bogor Timur ini sudah di usulkan sejak 8 Juni tahun 2015, melalui presidium Bogor Timur.
presidium Bogor Timur menyampaikan aspirasi masyarakat Bogor Timur, melalui surat dengan nomor 041/dpp-ppbt/XI/15 perihal pengantar usulan masyarakat untuk pembentukan daerah otonomi baru Kabupaten Bogor Timur ditujukan kepada Bupati Bogor.
Sekda menjelaskan bahwa, Pemkab Bogor telah mengakomodir usulan itu dengan merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bogor tahun 2013-2018.
Kemudian dilakukan kajian potensi Bogor Timur pada tahun 2017 oleh Bappedalitbang bekerjasama dengan pihak ke tiga yang mengacu pada UU 32 tahun 2014 tentang Pemerintahann Daerah dan PP Nomot 78 tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Daerah.
“Kesimpulan hasil kajiannya bahwa Bogor Timur layak untuk dimekarkan. Pada 25 Oktober 2017 Pemkab Bogor bersama Presidium Bogor Timur berkonsultasi kepada Kemendagri dan sesuai arahan Kemendagri tahun 2018 Pemda bekerjasama dengan tenaga ahli melakukan kajian komperehensif mengenai penegasan batas wilayah antara Kabupaten Bogor dengan calon daerah persiapan Kabupaten Bogor Timur,” Sekda menegaskan.
Menurutnya, Pada 22 juli 2019 telah dilakukan persetujan bersama antara DPRD Kabupaten Bogor dengan Bupati Bogor mengenai pembentukan daerah persiapan Kabupaten Bogor Timur dan pada 26 Juli 2019.
Pemkab Bogor telah menyampaikan usulan pembentukan calon daerah Kabupaten Bogor Timur ke Provinsi Jabar, dengan cakupan wilayah calon daerah persiapan Kabupaten Bogor Timur terdiri dari 7 kecamatan 75 desa terdiri dari Kecamatan Gunung Putri 10 desa, Cileungsi 12 desa, Klapanunggal 9 desa, Jonggol 14 desa, Cariu 10 desa , Sukamakmur 10 desa, dan Tanjungsari 10 desa, dengan jumlah penduduk sebanyak 1,5 juta jiwa.
“Untuk peta wilayah dan batas wilayah yakni, sebelah Utara berbatasan dengan Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta, sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Cianjur. Sedangkan sebelah Barat berbatasan dengan Kota Depok dan Kabupaten Induk atau Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Sekda menambahkan, rencana lokasi calon ibukota Kabupaten Bogor Timur, saat ini tersedia lahan seluas 15 hektar berada di Desa Singasari Kecamatan Jonggol. Pemkab Bogor juga sudah menyiapkan dana hibah sebesar 20 miliar per tahun untuk jangka waktu 3 tahun berturut-turut, terhitung sejak peresmian.
Dana itu akan dialokasikan untuk sewa kantor, operasional peralatan dan perlengkapan kantor, serta pembelian kendaraan roda 4.
Pada prinsipnya kami dengan DPRD sudah setuju ketika keluar PP tentang daerah persiapan maka akan dialokasikan 20 miliar untuk Bogor Timur dan 23 miliar untuk Bogor Barat karena luas wilayahnya lebih besar yang mencakup 14 Kecamatan.
“Berkaitan dengan pegawai, ada sekitar 3.360 orang yang akan dilimpahkan terdiri dari ASN yang saat ini bertugas di daerah induk dan ASN yang saat ini bertugas pada wilayah calon daerah persiapan, sedangkan untuk Bogor Barat ada sekitar 4.359 orang ASN yang akan dilimpahkan. Itu estimasi sementara, prinsipnya dari jumlah aparat sebetulnya sudah cukup ini diluar tenaga honor dan kontrak,” tukasnya.
Sementara, Sekretaris Komisi 1 DPRD Prov. Jabar, Sadar Muslihat menanggapi bahwa, secara umum, secara politis hampir semua fraksi di DPRD Provinsi mendukung upaya tentang pembentukan daerah otonomi baru.
Oleh karena itu kedatangannya tidak pada layak atau tidak Bogor Timur di mekarkan tapi dilakukan untuk melengkapi bahan, yang selanjutnya akan dilakukan persetujuan bersama dengan Gubernur tentang persiapan daerah otonomi baru.
“Apalagi dengan Undang – Undang 23 ini, sifatnya daerah persiapan artinya masih lebih banyak langkah yang harus di lakukan untuk menjadi daerah otonom baru ke depan. Bogor Timur ini adalah pengajuan DOB kedua setelah gelombang pertama persiapan DOB Bogor Barat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa, pihaknya tidak ragu dengan DPRD Kabupaten Bogor dan Pemkab Bogor dalam mempersiapkan DOB Bogor Timur.
Ia juga berterimakasih atas penerimaan kunjungan kerja tersebut. “Semoga semuanya lancar, segera kami bisa melanjutkan untuk segera di buat MOU, kesepakatan antara Gubernur dan DPRD tentang pengajuan calon daerah persiapan otonomi baru khususnya Bogor Timur.
Mudah – mudahan semuanya berjalan dengan baik dan apa yang menjadi keinginan kita dan harapan masyarakat bisa terwujud dengan pembentukan calon daerah otonomi baru ini,” Sadar mengakhiri. (Diskominfo Kabupaten Bogor).***
Bogordaily.net – Lebih dari 12.000 warga Nusa Tenggara Timur (NTT) jadi pengungsi disejumlah titik pengungsian, akibat bencan Siklon Tropis Seroja.
Data BNPB per Rabu 14 April 2021, pukul 20.00 WIB, mencatat warga NTT jadi pengungsi sebanyak 12.334. Dari jumlah tersebut, jumlah warga yang mengungsi terbesar di Kabupaten Rote Ndao sejumlah 5.556 warga.
Sedangkan di Kabupaten Flores Timur 2.118 warga, Kupang 1.698, Lembata 1.146, Timur Tengah Selatan 690, Belu 644, Sumba Timur 510, Kota Kupang 265, Sabu Raijua 59 dan Ende 20.
Beberapa wilayah kabupaten yang terdampak tetapi tidak teridentifikasi adanya pengungsian berada di Malaka, Ngada, Sumba Barat, Sumba Tengah, Alor, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur dan Nagekeo.
Sementara itu, total dampak di Provinsi NTT mencatat korban meninggal dunia 181 orang dan hilang 47, sedangkan warga terdampak mencapai 122.232 KK (428.986 orang). Saat peristiwa terjadi, total korban luka mencapai 258 orang.
Di samping korban jiwa, bencana yang dipicu siklon tropis Seroja mengkibatkan lebih dari 66.000 rumah rusak dengan tingkat ringan hingga berat. BNPB mencatat total rumah rusak berat 17.124 unit, rusak sedang 13.652 dan rusak ringan 35.733.
Merespons kondisi yang masih darurat, pemerintah daerah dan berbagai pihak masih melakukan upaya penanganan darurat, seperti pelayanan medis warga, penyelenggaraan dapur umum, pendistribusian logistik, pembersihan lingkungan maupun pembukaan daerah terisolir.
Berdasarkan laporan dari pos komando (posko) utama, jaringan komunikasi sudah kembali normal. PLN mengoptimalkan perbaikan jaringan listrik di seluruh wilayah NTT.
Dalam proses perbaikan, pihaknya melakukan pemadaman secara bergiliran untuk memperbaiki jaringan yang saling terhubung di beberapa wilayah.
Jaringan listrik di Sebagian Kabupaten Flores Timur telah kembali normal, sedangkan jaringa listrik dan telepon di Kabupaten Ngada masih belum optimal.
Selama proses penanganan darurat di wilayah NTT, BNPB terus melakukan koordinasi dan pemantauan. Selain itu, BNPB masih melakukan pendampingan posko di beberapa wilayah terdampak.***
Bogordaily.net – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman katakan pagelaran pertunjukan sudah dapat dilaksanakan secara hybrid maupun offline.
Tentunya harus menyesuaikan kebijakan dari Satgas Covid-19 Kota Bogor.
“Cuma tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman, saat di hubungi bogordaily.net, Rabu 14 April 2021.
Kemudian Atep menjelaskan, untuk beberapa event pagelaran pertunjukan bagi seniman di 2020, pihaknya akan yang memfasilitasi juga.
“Pokoknya untuk beberapa event pagelaran, pihak disparbud akan memfasilitasinya,”
Sebelumnya, Atep angkat suara terkait seniman Suwolo yang sangat piawai dalam menghasilkan karya seni terutama dari bahan plastik-plastik sampah, bungkus obat nyamuk, plastik detergen dan pernah melukis dengan media arang.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Atep menyampaikan untuk seniman pelukis dari bahan sampah dan arang tentunya bagus, bisa menambah katalog pelaku seni lukis Kota Bogor.
“Untuk supporting kami secara umum bagi seniman tentunya secara formal, maupun informal kami dukung semaksimal kemampuan kami,” katanya.
Cuma karena situasi serta kondisi dan keterbatasan, Atep menjelaskan pihaknya perlu dukungan dan peran aktif dari pelaku seniman dan pihak terkait lainnya.
“Apalagi dimasa sulit pandemi seperti sekarang, harus ada kebersamaan dan gotong royong semua pihak,” jelasnya.
Lalu Atep berharap, dukungan dalam bentuk apapun untuk kemanfaatan bersama tentunya sangat ditunggu.
Sehingga kedepannya para pelaku seni maupun pihak lainnya yang terkait dengan penyelenggaraan pertunjukan bisa kembali aktif dan membantu bangkitnya event maupun pariwisata di Kota Bogor. Adv