Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menargetkan pembelajaran tatap muka (PTM) di bulan Juni atau Juli 2021.
Kata Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, menargetkan vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan terlebih dahulu dan dapat selesai sebelum membuka (PTM).
“Kita inginkan pembelajaran tatap muka bisa mulai berjalan pada bulan Juni atau Juli saat memasuki tahun ajaran baru,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Selasa 16 Maret 2021.
Sementara itu, kata Dedie, penentuan pembelajaran tatap muka diuji coba atau langsung baru bisa dilakukan setelah pendidik selesai divaksinasi.
Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sudah lebih dulu melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.
Dilaksanakan selama 1 bulan sejak tanggal 9 Maret sampai dengan 10 April 2021.
Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 di tengah pandemi Covid-19.***
Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor percepat pembangunan Pasar Hewan dan Terminal Jonggol, pada rapat pembahasan tindak lanjut pembangunan di Ruang Rapat Bupati Bogor, Selasa 16 Maret 2021.
Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin, bahwa Pemkab telah menetapkan lokasi Terminal Jonggol seluas enam hektar, dan Pasar Hewan Jonggol seluas dua hektar di wilayah Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor.
Burhanudin mengatakan, saat ini progres realisasi Pasar Hewan dan Terminal Jonggol sudah memasuki tahap penetapan lokasi, kemudian untuk pembebasan lahan dan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sudah selesai dilakukan.
“DED sudah selesai. Kita sedang tunggu Surat Keterangan (SK) Bupati agar bisa segera ditetapkan lokasinya,” ujar Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin.
Burhanudin menambahkan, agar seluruh Perangkat Daerah (PD) terkait segera melakukan penyusunan SK Bupati, terkait penetapan lokasi Pasar Hewan dan Terminal Jonggol untuk percepat pembangunan.
Karena mengingat masyarakat Kabupaten Bogor di wilayah timur, sangat membutuhkan Pasar Hewan dan Terminal Jonggol.
“Jumat ini SK Bupati , harus sudah selesai ditandatangani,” tegas Burhanudin.
Ia juga berharap dengan adanya Pasar Hewan dan Terminal Jonggol akan meningkatkan ekonomi warga sekitar.
Sebagai informasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin bersama Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan telah menjalani vaksinasi Covid-19, di Gedung Tegar Beriman, pada Rabu 10 Maret 2021.
Vaksinasi dilakukan untuk mendapatkan jaminan keamanan dari paparan Covid-19, juga untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.
“Saya berharap kegiatan vaksinasi ini dimanfaatkan dengan baik, karena di beberapa instansi sudah banyak yang terpapar, tolong ini diikuti dengan maksimal,” tegas Burhanudin.
Ia juga meminta, agar warga memperhatikan kondisi kesehatannya masing-masing, jika hasil cek kesehatan tidak memenuhi syarat, jangan memaksakan diri untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Adv
Bogordaily.net – Selain memiliki gameplay yang cukup seru dengan kualitas grafis yang menarik perhatian, Genshin Impact (GI) kini juga dikenal karena gacha-nya untuk mendapat karakter-karakter baru di setiap update terbarunya.
Karena memiliki fitur gacha yang memungkinkan pemain agar menghabiskan uangnya demi mendapat karakter tertentu, tak jarang ada pemain yang mencari tempat top-up primogems dengan harga yang murah.
Namun hampir seluruh penjual top-up primogems pihak ketiga yang ada saat ini adalah penjual yang ilegal. Maka dari itulah miHoYo selaku pengembang dari GI kini tengah memberantasnya.
Tampilan pesan kepada pemain GI yang melakukan top-up ilegal (photo/Sportskeeda)
Diketahui bahwa pemain yang mencoba melakukan top-up ilegal nantinya akan terdeteksi oleh sistem di Genshin Impact. Seluruh primogems yang dibeli akan ditarik kembali dan bahkan ada yang sampai dibuat menjadi minus (negatif).
miHoYo nantinya juga akan memberikan peringatan berbentuk notifikasi dimana pemain diharuskan untuk ‘melunasi’ primogems ilegal yang sudah mereka beli sebelum waktu yang ditentukan. Jika tidak, maka akun dari pemain tersebut akan di-banned secara permanen.
Tampilan pesan kepada pemain Genshin Impact yang melakukan top-up ilegal (photo/Sportskeeda)
Sumber: indozone.id
Bogordaily.net –Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan apresiasi program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bogor yang mendukung Pancakarsa, di Hotel Bigland, Babakan Madang pada Selasa 16 Maret 2021.
Iwan Setiawan menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas partisipasi serta kontribusi BAZNAS Kabupaten Bogor, dalam upaya percepatan penanganan Covid-19, yang mendukung cita-cita Pancakarsa pada Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
“Sebagai institusi resmi yang diberikan kewenangan untuk mengumpulkan dana zakat, BAZNAS diharapkan berperan aktif dalam membantu program pemerintah mengurangi angka kemiskinan,” ucapnya.
Kemudian mengenai kegiatan Rakor pengelola UPZ, Iwan mengatakan hal ini sangat penting untuk menguatkan konsolidasi dan kinerja para pengumpul zakat baik pada perangkat daerah, kecamatan, sampai ke tingkat kelurahan dan desa.
“Terlebih di saat kondisi pandemi yang belum berakhir, bencana alam, dan menurunnya kondisi sosial ekonomi masyarakat yang ditandai naiknya angka pengangguran, naiknya angka kemiskinan serta menurunnya laju pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Iwan menyatakan, untuk memberikan dampak baik tersebut, harus adanya sinegritas.
“Potensi zakat merupakan instrumen pemberdayaan ekonomi sehingga perlu sinergitas, untuk mencapai pengelolaannya yang baik agar dapat betul-betul memberikan dampak signifikan, dalam mengatasi kemiskinan serta peningkataan kualitas hidup mustahik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAZ Kabupaten Bogor, KH. Lesmana menjelaskan BAZNAZ Kabupaten Bogor senantiasa mendukung program Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Semoga dengan program unggulan BAZNAS yakni Bogor Taqwa, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Peduli dan Bogor Makmur, dapat mewujudkan kesalehan sosial dan terwujudnya visi Kabupaten Bogor yaitu termaju, nyaman dan berkeadaban,” ucap Lesmana.
Selain itu, Lesmana mengatakan berbagai program unggulan yang dimiliki Baznaz Kabupaten Bogor.
“Dalam masa pandemi Covid-19, Baznaz Kabupaten Bogor mempunyai berbagai program unggulan, seperti santunan 2.000 yatim, santunan guru agama dan lain sebagainya, sementara harus mengalami berbagai penyesuaian dikarenakan adanya aturan PPKM,” jelasnya.
Meski demikian, kondisi sekarang ini tidak akan menyurutkan semangat BAZNAS Kabupaten Bogor untuk tetap melayani para mustahik di Kabupaten Bogor.
Lalu dana zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul selama tahun 2020 telah disalurkan, untuk pencegahan dan penanggulangan yang terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor.
“Bantuan 2 ribu sajadah telah diberikan kepada 40 masjid besar kecamatan, lalu bantuan 30.356 paket sembako, bantuan kesehatan untuk yang dirawat, maupun yang berobat jalan sebanyak 2.539 orang, bantuan biaya pendidikan sebayak 922 orang, dan bantuan fisabilillah sebanyak 300 orang”, ungkapnya. Adv
Bogordaily.net – Seorang pria berinisial AM di kantor polisi menyesali perbuatannya setelah mengolok-ngolok Wali Kota Solo Gibran Rakabuming melalui media sosial.
Usut punya usut ternyata AM terjaring patroli virtual police yang memang menyasar konten-konten terindikasi melanggar UU ITE.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri.
Kombes Safri menyebut pelaku kedapatan terindikasi melanggar UU ITE akibat komentarnya di media sosial.
“Polres Surakarta yang telah menyiapkan tim khusus yang dinamakan virtual police untuk memberi edukasi dan pengawasan. Terkait AM, telah mengupload narasi yang bermuatan hoaks di salah satu akun IG berfollowers besar,” kata Kombes Safri saat dihubungi Indozone, Selasa (16/3/2021).
Dari virtual police tersebut, polisi mengundang Seorang pria AM ke kantor polisi. Tujuanya hanya untuk memintai klarifikasi terkait komentar atau postingan yang dilakukan oleh AM.
“Yang bersangkutan diundang tim Virtual Police Polresta Surakarta ke Polresta untuk mengklarifikasi komennya di medsos,” beber Safri.
Seperti diketahui, dalam akun Instagram @polrestasurakarta tempak sebuah video pria yang meminta maaf kepada Gibran Rakabuming.
Dia meminta maaf karena sebelumnya sempat mengolok-ngolok Gibran di media sosial.
Pria itu awalnya berkomentar di sebuah akun Instagram dengan jumlah follower besar.
Komentarnya menuding Gibran yang tidak tahu seputar sepak bola dan hanya tahu diberi jabatan saja.
Komentar pria tersebut menindaklanjuti Gibran yang ingin acara semi final dan final Piala Menpora berlangsung di Solo.
Usai terjaring razia polisi, pria tersebut menyampaikan permintaan maafnya.
Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menyiapkan Musrenbang Kolosal, melalui program Bogor Leaders Talks 2021.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa, ia sedang menyiapkan Musrenbang Kolosal dengan program Bogor Talks 2021, yang merupakan kompetisi penyampaian aspirasi secara virtual bagi kaum milenial.
“Program ini sekaligus menjadi Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) secara kolosal, atau besar-besaran,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin, pada Selasa 16 Maret 2021.
Lalu Ade Yasin menambahkan, Pemkab Bogor menggelar kegiatan ini supaya berbagai organisasi kepemudaan dapat menyerap ide-ide dari para pemuda, khususnya di usia rentan seperti 17 tahun sampai 30 tahun.
“Tuangkan ide kreatif dan gagasan konstruktif untuk membangun Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Sementara itu, Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar menyatakan, lomba orasi pemuda Kabupaten Bogor formatnya berbentuk video, yang mengusung tema “Pancakarsa dalam Ide dan Gagasan Kaum Muda”.
Sebagai informasi, Pancakarsa merupakan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Yasin-Iwan Setiawan, dari Karsa Bogor Cerdas, Karsa Bogor Sehat, Karsa Bogor Membangun, Karsa Bogor Maju dan Karsa Bogor Berkeadaban.
“Sudah seharusnya aspirasi yang disampaikan para peserta nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Pemkab Bogor, dalam melaksanakan pembangunan,” ujar Saepudin Muhtar.
Nantinya, para peserta Bogor Leader Talks 2021 yang lolos bisa langsung mengirimkan video orasinya ke email panitia, yang telah dipublikasikan melalui situs maupun akun media sosial, milik Pemkab Bogor. Adapun batas pengiriman yaitu sampai tanggal 24 Maret 2021.
Terdapat 4 orang yang nantinya akan menjadi juri di Bogor Leader Talks 2021, yaitu Rektor IPB University Prof Arif Satria, Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar, Direktur Eksekutif Nusantara Centre Prof Yudhie Haryono, serta Chief Executive Officer Aku Pintar Indonesia Lutvianto Pebri Handoko. Adv
Bogordaily.net – Viral pelaku aniaya terhadap anak balita 2,4 tahun di Tanggerang berinisial AS (27) ternyata sedikitnya 5 kali merekam aksinya.
Dari lima video dengan posisi penganiayaan yang berbeda lalu salah satu videonya menjadi viral.
Dalam video yang viral AS menganiaya balita tersebut dengan cara dipukuli pada bagian dadanya hingga sesak.
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan bahwa polisi menyita ponsel pelaku.
Dari hasil pemeriksaan dengan terdapat lima video rekaman penganiayaan balita itu.
Tujuan merekam aksinya adalah untuk memperingatkan korban jika melakukan kesalahan yang sama akan di pukul seperti itu lagi.
“Tujuan tersangka memvideokan dan merekam untuk memperingatkan korban, kalau korban lempar handphone dan nangis lagi akan dipukul seperti itu lagi dengan menunjukkan video itu,” tutur Kapolres Kota Tangerang AKBP Wahyu S Bintoro.
Pada video kedua pelaku melakukan pemukulan sebanyak 7 kali pada bagian perut korban dengan menggunakan tangan kiri hingga korban buang air besar.
Kejadian tersebut baru diketahui setelah saksi yang merupakan bibi korban melihat handphone pelaku, kejadian penganiayaan terjadi pada 28 Februari 2021 saat itu korban dititipkan ke rumahnya.
Hampir dua bulan sejak kejadian penganiayaan, saksi baru mengetahui kejadian tersebut lalu memberitahukan kepada ibu korban yang merupakan kakaknya. ***
Bogordaily.net – Petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Provinsi Aceh menahan 4 pemuda karena membuat konten TikTok yang diiringi lagu dangdut di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Keempat pemuda itu awalnya diamankan pihak satpam di lingkungan masjid dan akhirnya diserahkan ke pihak Satpol PP pada Jumat (12/3/2021).
Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP/WH Aceh, Marzuki pada Selasa (16/3/2021) mengatakan, empat lelaki yang berasal dari berbagai daerah di Aceh itu sudah sering terpantau melalui CCTV membuat video TikTok di halaman masjid kebanggaan rakyat Aceh itu.
Para pemuda itu pun sebelumnya sempat ditegur untuk tidak melakukan lagi aksi mereka tersebut. Namun mereka masih saja mengulanginya.
Saat pemeriksaan, keempat lelaki itu mengaku membuat video TikTok karena sedang naik daun saat ini, sehingga sambil duduk santai di halaman masjid mereka bermain TikTok yang diiringi musik dangdut.
Ia menyampaikan, terhadap empat pria itu sudah dibuatkan surat pernyataan tidak mengulangi lagi kesalahan yang telah dilakukan ini. Kemudian, mereka juga diganjar sanksi wajib lapor selama dua bulan atau sampai dianggap oleh penyidik selesai, dan benar-benar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
“Pokoknya dalam dua bulan ini mereka kita lakukan wajib lapor. Mereka tidak dilakukan penahanan, karena tidak ada pasal hukumnya,” katanya.
Tampak dalam rombongan KPAD, Wakil Ketua KPAD Waspada yang juga Komisioner Bidang Sosial dan Anak Dalam Situasi Darurat, Komisioner Bidang Agama dan Budaya Asep Saipudin, Komisioner Bidang Hak Sipil Wita Hastuti, serta Komisioner Bidang Pengasuhan Alternatif Hendra Bachtiar.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan KPAD diterima baik oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Ucu Sunarya, Kasie PAUD Siswanto dan pejabat Dinas Pendidikan lainnya.
Waspada mengatakan bahwa, agenda kunjungan tersebut merupakan silaturahim sekaligus koordinasi.
“KPAD ini kan lembaga baru di Kabupaten Bogor, jadi kami harus koordinasi dengan instansi atau lembaga terkait anak,” kata Waspada pada Selasa, 16 Maret 2021.
Selain silaturahmi dan koordinasi menurut Waspada, KPAD ingin mengkonfirmasi dan memastikan uji coba PTM.
“Kita memastikan bahwa pelaksanaan Uji Coba PTM sudah betul – betul memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak dan sudah menghitung resiko yang mungkin terjadi, karena Covid – 19 ini penyebarannya masih cukup tinggi,” jelasnya.
Waspada juga menguraikan hasil dari pertemuan tersebut yaitu, uji coba PTM tersebut sudah melalui proses yang cukup panjang.
“Dimulai dari pengajuan dari pihak institusi pendidikan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), kemudian dilakukan verifikasi. Ada 11 indikator yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan PTM, termasuk diantaranya pola belajar dan jam belajar, juga kesepakatan orang tua, jika orang tua keberatan, maka tidak dipaksa dan tetap bisa belajar daring,” papar Waspada.
Suasana saat membahas uji coba PTM, dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada Selasa, 16 Maret 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
Setelah diverifikasi dari 200 institusi pendidikan yang mengajukan PTM, sebanyak 170 institusi pendidikan dari tingkat SD, hingga SLTA yang memenuhi syarat dan diijinkan ikut uji coba PTM.
“Jika dalam pelaksanaan uji coba selama satu bulan ada siswa atau guru yang terpapar, maka akan dihentikan. Ini informasi dari hasil diskusi kami dengan Dinas Pendidikan hari ini,” ungkap Waspada.
Ia berharap uji coba PTM ini akan berjalan dengan baik.
“Saat melihat prosesnya yang cukup ketat, semoga uji coba ini berjalan dengan baik tanpa ekses sekecil apapun,” harapnya.
Lebih lanjutnya, Waspada nenuturkan dalam waktu dekat KPAD akan melakukan pemantauan secara random, diantara 170 sekolah yang melakukan uji coba PTM.
Kemudian, dari pertemuan tersebut didapatkan informasi bahwa uji coba tahap pertama berhasil, maka akan dibuka kesempatan uji coba kedua dengan mekanisme dan proses yang sama dengan uji coba tahap pertama.
“Sekolah yang ingin ikut uji coba harus mendaftarkan melalui Dapodik, nantinya tim Dinas Pendidikan akan memproses dan memverifikasi, semoga semua berjalan dengan baik dan lancar,” jelas. Waspada.
Selain terkait uji coba, pertemuan KPAD dengan Dinas Pendidikan hari ini juga membahas soal sekolah inklusi, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), jumlah anak putus sekolah, jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) dan juga terkait Program Sekolah Ramah Anak yang mungkin bisa dikerjasamakan antara KPAD, dengan Dinas Pendidikan. Adv
Bogordaily.net– Sidang perdana kasus kerumunan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) yang sejatinya berlangsung hari ini secara virtual ditunda karena ada gangguan teknis. Habib Rizieq sendiri sempat memprotes proses sidang virtual dan menginginkan agar bisa hadir secara langsung dalam persidangan itu.
Protes Habib Rizieq itu disampaikan saat sidang hendak dimulai. Dia meminta dirinya dihadirkan langsung dalam persidangan.
“Kita tidak berdebat lagi agar saya dihadirkan di persidangan,” kata Habib Rizieq secara virtual dalam persidangan di PN Jaktim, Selasa (16/3/2021).
Ada lima alasan yang disampaikan Rizieq dalam pembukaan persidangan itu. Alasan itu menguatkan dirinya agar bisa dihadirkan langsung dalam proses persidangan.
Alasan pertama yakni Rizieq yang persidangan takut disabotase. Apalagi saat sidang berlangsung gangguan teknis seperti suara yang tidak muncul atau mengalami gangguan terjadi.
“Pertama, online ini suara tidak jelas dan sering putus, gambar pun sering berhenti bahkan hanya bergantung pada sinyal. Teknologi ini bisa disabotase,” beber Rizieq.
Alasan selanjutnya yaitu memperketat protokol kesehatan agar dirinya bisa hadir sidang secara langsung. Dia juga membandingkan persidangan dirinya dengan sidang sengkarut kasus Djoko Tjandra.
Alasan berikutnya yakni sidang yang tidak abal-abal. Artinya, dia ingin sidang berjalan dengan lancar karena kasus ini disorot secara nasional.
“Terakhir, bahwa sidang saya ini tidak menjadi sidang abal-abal karena ini menjadi sorotan nasional dan internasional. Kemudian ada diskriminasi, ada pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukan ini akan mempermalukan cerminan hukum Indonesia di dunia internasional,” kata Rizieq.
Dalam kesempatan berbeda, kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar di Bareskrim Polri menyampaikan hal yang sama dengan kliennya. Aziz meminta persidangan berjalan tanpa virtual.
“Kita tetep permintaan kita HRS dan kawan-kawan dihadirkan dimuka persidangan,” pungkas Aziz.