Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menyiapkan Musrenbang Kolosal, melalui program Bogor Leaders Talks 2021.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa, ia sedang menyiapkan Musrenbang Kolosal dengan program Bogor Talks 2021, yang merupakan kompetisi penyampaian aspirasi secara virtual bagi kaum milenial.
“Program ini sekaligus menjadi Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) secara kolosal, atau besar-besaran,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin, pada Selasa 16 Maret 2021.
Lalu Ade Yasin menambahkan, Pemkab Bogor menggelar kegiatan ini supaya berbagai organisasi kepemudaan dapat menyerap ide-ide dari para pemuda, khususnya di usia rentan seperti 17 tahun sampai 30 tahun.
“Tuangkan ide kreatif dan gagasan konstruktif untuk membangun Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Sementara itu, Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar menyatakan, lomba orasi pemuda Kabupaten Bogor formatnya berbentuk video, yang mengusung tema “Pancakarsa dalam Ide dan Gagasan Kaum Muda”.
Sebagai informasi, Pancakarsa merupakan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Yasin-Iwan Setiawan, dari Karsa Bogor Cerdas, Karsa Bogor Sehat, Karsa Bogor Membangun, Karsa Bogor Maju dan Karsa Bogor Berkeadaban.
“Sudah seharusnya aspirasi yang disampaikan para peserta nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Pemkab Bogor, dalam melaksanakan pembangunan,” ujar Saepudin Muhtar.
Nantinya, para peserta Bogor Leader Talks 2021 yang lolos bisa langsung mengirimkan video orasinya ke email panitia, yang telah dipublikasikan melalui situs maupun akun media sosial, milik Pemkab Bogor. Adapun batas pengiriman yaitu sampai tanggal 24 Maret 2021.
Terdapat 4 orang yang nantinya akan menjadi juri di Bogor Leader Talks 2021, yaitu Rektor IPB University Prof Arif Satria, Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar, Direktur Eksekutif Nusantara Centre Prof Yudhie Haryono, serta Chief Executive Officer Aku Pintar Indonesia Lutvianto Pebri Handoko. Adv
Bogordaily.net – Viral pelaku aniaya terhadap anak balita 2,4 tahun di Tanggerang berinisial AS (27) ternyata sedikitnya 5 kali merekam aksinya.
Dari lima video dengan posisi penganiayaan yang berbeda lalu salah satu videonya menjadi viral.
Dalam video yang viral AS menganiaya balita tersebut dengan cara dipukuli pada bagian dadanya hingga sesak.
Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan bahwa polisi menyita ponsel pelaku.
Dari hasil pemeriksaan dengan terdapat lima video rekaman penganiayaan balita itu.
Tujuan merekam aksinya adalah untuk memperingatkan korban jika melakukan kesalahan yang sama akan di pukul seperti itu lagi.
“Tujuan tersangka memvideokan dan merekam untuk memperingatkan korban, kalau korban lempar handphone dan nangis lagi akan dipukul seperti itu lagi dengan menunjukkan video itu,” tutur Kapolres Kota Tangerang AKBP Wahyu S Bintoro.
Pada video kedua pelaku melakukan pemukulan sebanyak 7 kali pada bagian perut korban dengan menggunakan tangan kiri hingga korban buang air besar.
Kejadian tersebut baru diketahui setelah saksi yang merupakan bibi korban melihat handphone pelaku, kejadian penganiayaan terjadi pada 28 Februari 2021 saat itu korban dititipkan ke rumahnya.
Hampir dua bulan sejak kejadian penganiayaan, saksi baru mengetahui kejadian tersebut lalu memberitahukan kepada ibu korban yang merupakan kakaknya. ***
Bogordaily.net – Petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Provinsi Aceh menahan 4 pemuda karena membuat konten TikTok yang diiringi lagu dangdut di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Keempat pemuda itu awalnya diamankan pihak satpam di lingkungan masjid dan akhirnya diserahkan ke pihak Satpol PP pada Jumat (12/3/2021).
Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP/WH Aceh, Marzuki pada Selasa (16/3/2021) mengatakan, empat lelaki yang berasal dari berbagai daerah di Aceh itu sudah sering terpantau melalui CCTV membuat video TikTok di halaman masjid kebanggaan rakyat Aceh itu.
Para pemuda itu pun sebelumnya sempat ditegur untuk tidak melakukan lagi aksi mereka tersebut. Namun mereka masih saja mengulanginya.
Saat pemeriksaan, keempat lelaki itu mengaku membuat video TikTok karena sedang naik daun saat ini, sehingga sambil duduk santai di halaman masjid mereka bermain TikTok yang diiringi musik dangdut.
Ia menyampaikan, terhadap empat pria itu sudah dibuatkan surat pernyataan tidak mengulangi lagi kesalahan yang telah dilakukan ini. Kemudian, mereka juga diganjar sanksi wajib lapor selama dua bulan atau sampai dianggap oleh penyidik selesai, dan benar-benar tidak mengulangi lagi perbuatannya.
“Pokoknya dalam dua bulan ini mereka kita lakukan wajib lapor. Mereka tidak dilakukan penahanan, karena tidak ada pasal hukumnya,” katanya.
Tampak dalam rombongan KPAD, Wakil Ketua KPAD Waspada yang juga Komisioner Bidang Sosial dan Anak Dalam Situasi Darurat, Komisioner Bidang Agama dan Budaya Asep Saipudin, Komisioner Bidang Hak Sipil Wita Hastuti, serta Komisioner Bidang Pengasuhan Alternatif Hendra Bachtiar.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan KPAD diterima baik oleh Kepala Bidang (Kabid) SMP Ucu Sunarya, Kasie PAUD Siswanto dan pejabat Dinas Pendidikan lainnya.
Waspada mengatakan bahwa, agenda kunjungan tersebut merupakan silaturahim sekaligus koordinasi.
“KPAD ini kan lembaga baru di Kabupaten Bogor, jadi kami harus koordinasi dengan instansi atau lembaga terkait anak,” kata Waspada pada Selasa, 16 Maret 2021.
Selain silaturahmi dan koordinasi menurut Waspada, KPAD ingin mengkonfirmasi dan memastikan uji coba PTM.
“Kita memastikan bahwa pelaksanaan Uji Coba PTM sudah betul – betul memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak dan sudah menghitung resiko yang mungkin terjadi, karena Covid – 19 ini penyebarannya masih cukup tinggi,” jelasnya.
Waspada juga menguraikan hasil dari pertemuan tersebut yaitu, uji coba PTM tersebut sudah melalui proses yang cukup panjang.
“Dimulai dari pengajuan dari pihak institusi pendidikan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), kemudian dilakukan verifikasi. Ada 11 indikator yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan PTM, termasuk diantaranya pola belajar dan jam belajar, juga kesepakatan orang tua, jika orang tua keberatan, maka tidak dipaksa dan tetap bisa belajar daring,” papar Waspada.
Suasana saat membahas uji coba PTM, dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada Selasa, 16 Maret 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
Setelah diverifikasi dari 200 institusi pendidikan yang mengajukan PTM, sebanyak 170 institusi pendidikan dari tingkat SD, hingga SLTA yang memenuhi syarat dan diijinkan ikut uji coba PTM.
“Jika dalam pelaksanaan uji coba selama satu bulan ada siswa atau guru yang terpapar, maka akan dihentikan. Ini informasi dari hasil diskusi kami dengan Dinas Pendidikan hari ini,” ungkap Waspada.
Ia berharap uji coba PTM ini akan berjalan dengan baik.
“Saat melihat prosesnya yang cukup ketat, semoga uji coba ini berjalan dengan baik tanpa ekses sekecil apapun,” harapnya.
Lebih lanjutnya, Waspada nenuturkan dalam waktu dekat KPAD akan melakukan pemantauan secara random, diantara 170 sekolah yang melakukan uji coba PTM.
Kemudian, dari pertemuan tersebut didapatkan informasi bahwa uji coba tahap pertama berhasil, maka akan dibuka kesempatan uji coba kedua dengan mekanisme dan proses yang sama dengan uji coba tahap pertama.
“Sekolah yang ingin ikut uji coba harus mendaftarkan melalui Dapodik, nantinya tim Dinas Pendidikan akan memproses dan memverifikasi, semoga semua berjalan dengan baik dan lancar,” jelas. Waspada.
Selain terkait uji coba, pertemuan KPAD dengan Dinas Pendidikan hari ini juga membahas soal sekolah inklusi, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), jumlah anak putus sekolah, jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) dan juga terkait Program Sekolah Ramah Anak yang mungkin bisa dikerjasamakan antara KPAD, dengan Dinas Pendidikan. Adv
Bogordaily.net– Sidang perdana kasus kerumunan dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) yang sejatinya berlangsung hari ini secara virtual ditunda karena ada gangguan teknis. Habib Rizieq sendiri sempat memprotes proses sidang virtual dan menginginkan agar bisa hadir secara langsung dalam persidangan itu.
Protes Habib Rizieq itu disampaikan saat sidang hendak dimulai. Dia meminta dirinya dihadirkan langsung dalam persidangan.
“Kita tidak berdebat lagi agar saya dihadirkan di persidangan,” kata Habib Rizieq secara virtual dalam persidangan di PN Jaktim, Selasa (16/3/2021).
Ada lima alasan yang disampaikan Rizieq dalam pembukaan persidangan itu. Alasan itu menguatkan dirinya agar bisa dihadirkan langsung dalam proses persidangan.
Alasan pertama yakni Rizieq yang persidangan takut disabotase. Apalagi saat sidang berlangsung gangguan teknis seperti suara yang tidak muncul atau mengalami gangguan terjadi.
“Pertama, online ini suara tidak jelas dan sering putus, gambar pun sering berhenti bahkan hanya bergantung pada sinyal. Teknologi ini bisa disabotase,” beber Rizieq.
Alasan selanjutnya yaitu memperketat protokol kesehatan agar dirinya bisa hadir sidang secara langsung. Dia juga membandingkan persidangan dirinya dengan sidang sengkarut kasus Djoko Tjandra.
Alasan berikutnya yakni sidang yang tidak abal-abal. Artinya, dia ingin sidang berjalan dengan lancar karena kasus ini disorot secara nasional.
“Terakhir, bahwa sidang saya ini tidak menjadi sidang abal-abal karena ini menjadi sorotan nasional dan internasional. Kemudian ada diskriminasi, ada pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukan ini akan mempermalukan cerminan hukum Indonesia di dunia internasional,” kata Rizieq.
Dalam kesempatan berbeda, kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar di Bareskrim Polri menyampaikan hal yang sama dengan kliennya. Aziz meminta persidangan berjalan tanpa virtual.
“Kita tetep permintaan kita HRS dan kawan-kawan dihadirkan dimuka persidangan,” pungkas Aziz.
Bogordaily.net-Penampungan 70 anjing yang dikatakan warga ilegal menjadi polemik berkepanjangan untuk menentukan nasibnya.
Penampungan anjing yang diketahui milik Hesti Sutrisno berusia 41 tahun terus dipergunjingkan lantaran belum ada kata sepakat maupun ketentuan pemerintah.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar yang mengklaim mewakili warga dan fatwa MUI setempat bersikeras ingin Hesti menggeser lokasi penampungan anjingnya.
Alasannya, warga merasa geram dan resah dengan gonggongan anjing Hesti. Terlebih dianggap bertentangan dengan budaya warga yang agamis.
Sementara Hesti berkeyakinan, 70 anjingnya dirawat sedemikian terjaga lantaran memperkerjakan 7 orang karyawan yang merupakan warga sekitar.
Apalagi, pembuangan kotoran anjing pun telah dibuat khusus dan sebagian anjing yang ia rawat miilk warga.
“Saya kan ngurus-nya ini di tengah sawah begini, jadi menurut saya tidak mengganggu. Selain itu, anjing-anjing ini kebanyakan milik warga setempat lho setengahnya,” kata Hesti dikutip Bogordaily.net dari CNN, Selasa, 16 Maret 2021.
Menanggapi gonjang-ganjing soal penampungan 70 anjing ini, Kepala desa Gunung Mulya Abdul Kohar yang sempat menyatakan bahwa memang belum pernah mengeluarkan izin lingkungan masih menunggu kabar pihak Kecamatan Tenjolaya.
Abdul Kohar mengaku polemik ini masih ditembuskan ke Dinas Peternakan Kabupaten Bogor untuk mencari solusi.
“Saya masih tunggu kabar dari kecamatan, bagaimana dari Dinas Peternakan,” ujar Abdul Kohar.
Sebelumnya, Warga Tenjolaya sudah siap-siap mendemo tempat penampungan anjing yang dianggap ilegal di wilayahnya. Sedikitnya terdapat 70 anjing yang ditampung dipenampungan tersebut.
Menurut salah satu ketua RW di wilayah Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Andri mengungkapkan warganya terganggu dengan gonggongan puluhan anjing itu.
“Hampir setiap saat warga selalu protes kapada saya agar kegiatan penampungan anjing segera ditutup sehingga tidak terjadi kegaduhan di antar warga,” katanya kepada wartawan, Jumat, 12 Maret 2021.
Di sisi lain, tokoh pemuda setempat dari LSM Gempar , Sambas Alamsyah atau biasa disebut Baron mengungkapkan warga sudah geram dengan beroperasinya penampungan 70 anjing tersebut.
Warga kesal, lantaran pemerintah setempat tidak juga bertindak tegas terhadap pengelola penampungan anjing tersebut.
Padahal, kata Baron, jelas-jelas penampungan anjing itu tidak memiliki izin.
Apalagi dikatakannya, MUI setempat telah menyatakan sikap bahwa penampungan anjing ilegal itu lebih banyak ‘mudarat’ dari pada manfaatnya.
“Saya harap kegiatan penampungan anjing disegerakan di tutup oleh pihak yang berwenang terkait sudah jelas meresahkan warga Tenjolaya,” ujarnya.
Baron mengungkapkan warga yang sudah geram bisa saja tidak terbendung kemarahannya jika pemerintah tetap abai.
“Sebelum terjadi hal-hal yang tidak di inginkan mau tidak mau harus ditutup dan pindah dari wilayah Tenjolaya,” katanya.
Baron menyampaikan sebelumnya, pada Jumat, 12 Maret 2021, telah diadakan musyawarah antara warga dengan pengelola penampungan anjing di GOR Kecamatan Tenjolaya.
Pertemuan itu dihadiri juga Kapolsek dan Danramil Ciampea.
“Namun pertemuan musyawarah sekarang tidak membuahkan hasil sehingga warga Tenjolaya geram karena tidak adanya ketegasan dari pihak pemerintah,” kata dia.
Sementara itu, menanggapi gejolak warga, Kepala desa Gunung Mulya Abdul Kohar menyatakan bahwa pihak pemerintah desa belum memberikan izin lingkungan pun.
“Belum ada secuir pun izin terhadap pengelola penampungan anjing,” kata Abdul Kohar.
ia berharap kegiatan tersebut perlu ditutup sementara oleh pemerintah daerah.
“Karena sudah menimbulkan keresahan dan menggangu ketertiban warga Gunung Mulya khususnya dan Warga Tenjolaya umumnya,” ungkapnya.***
Bogordaily.net– Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengatakan begitu beruntungnya Barcelona memiliki Lionel Messi. Hal itu disampaikan Koeman usai Messi mencetak dua gol dan satu assist di laga kontra Huesca.
Lionel Messi tampil impresif saat membawa Barcelona menang melawan Heusca dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Camp Nou, Selasa (16/3/2021) dini hari WIB. Dua gol Messi terjadi di menit ke-13 dan 90.
Hasil ini semakin menunjukkan bahwa Barcelona masih bergantung kepada Messi. Di musim ini, La Pulga sudah mengemas 27 gol dan 12 assist dari 36 laga di semua kompetisi.
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman mengakui bahwa Barcelona sangat beruntung memiliki Messi. Pemain asal Argentina itu memberikan kontribusi begitu besar di beberapa musim terakhir ini.
“Saya pikir Messi telah menunjukkan bahwa dia yang terbaik. Gol pertama sangat fantastis. Dia pantas menjadi pemain penting untuk tim ini,” ujar Koeman dikutip dari Marca.
“Tidak ada lagi yang bisa dikatakan (tentang dia). Levelnya tetap sama selama bertahun-tahun untuk begitu banyak pertandingan. Dia orang paling penting dalam sejarah klub.
“Untungnya dia masih bersama kita,” jelas pria asal Belanda ini.
Bogordaily.net –Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Rino Indira bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, menjalani screening awal untuk mendonorkan darah plasma konvalesen di Perumda PDAM Tirta Pakuan, pada Sabtu 13 Maret 2021.
Dirut PDAM Tirta Pakuan Rino Indira mengatakan, saat turut menjalani screening ia sudah dinyatakan negatif, dan bergegas pergi ke PMI.
“Ternyata belum ada alatnya, hari ini bisa berkumpul dan mendonorkan walaupun screening ketat sampai jam 12 siang,” kata Rino pada Sabtu 13 Maret 2021.
Rino mengatakan bahwa, ia tertarik dengan donor plasma sejak awal, hanya saja belum bisa.
Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Rino Indira saat menjalani screening awal untuk mendonorkan darah plasma konvalesen di Perumda PDAM Tirta Pakuan, pada Sabtu 13 Maret 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
“Sekarang kesempatan bisa donor dari orang-orang terpilih. Yang membutuhkan darah plasma 100 orang, dan satu pendonor bisa menyelamatkan tiga nyawa,” katanya.
Ia berharap kedepannya, PDAM Tirta Pakuan akan gencar melakukan sosialisasi melalui meda sosial.
“Yang paling penting bersama-sama mengkampanyekan, semua mengajak masyarakat penyitas Covid-19 untuk mendonor. Di PDAM saja ada 14 orang penyitas Covid-19, yang turut meramaikan donor,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya menjalani serangkaian pemeriksaan medis, sebelum dilakukan pengambilan darah.
“Covid-19 sering disebut musuh kita yang super jenius, virus Covid selalu ada yang baru, kalau menaklukan covid otomatis kita harus selalu berkreasi, inovasi dan belajar,” kata Bima.
Bima menjelaskan, setelah satu pekan dengan rekannya Ara Wiraswara menjalani pemulihan di RSUD Kota Bogor, paska terkonfirmasi positif Covid-19. Banyak hal baru yang dipelajari dari virus asal Wuhan, Cina.
“Saya belajar hal baru apa yang disebut dengan CT. Saya ingat, setelah seminggu diswab lagi, hasilnya negatif, sudah sujud sukur, besoknya diswab ternyata masih positif. Jujur stres, tapi disitu saya tahu CT, masih positif tapi CT-nya sudah 37,” katanya.
Wali Kota Bogor Bima Arya saat menjalani screening awal untuk mendonorkan darah plasma konvalesen di Perumda PDAM Tirta Pakuan, pada Sabtu 13 Maret 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
Bima menjelaskan, terjadi peningkatan pada nilai CT dirinya, karena pada awal dinyatakan positif hanya berkisar 20 CT.
“Beberapa minggu terakhir saya belajar tentang titer antibody. Banyak media yang bertanya, kapan divaksin? Saya mah siap saja, tapi saya layak tidak, divaksin? Muncul aturan pertama penyintas. Kemudian, ada aturan tiga bulan, ya siap. Konsultasi dengan dokter-dokter spesialis, kata mereka di cek saja keseluruhan,” paparnya.
Setelah melakukan pemeriksaan, diketahui antibody Bima Arya terbilang tinggi yakni diangka 197.
“Setelah dicek yang dikhawatirkan ada pengentalan, baru tahu dicek antibodynya 197, padahal sudah setahun (positif Covid-19). Saya telfon Kemenkes, gak usah, kasih saja ke yang lain,” katanya.
“Kemenkes melihat ada dua kemungkinan, pertama memang dari dulu kuat, ke dua reinfeksi lagi,” paparnya.
Foto Bersama Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Rino Indira bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan yang lainnya, saat menjalani screening awal untuk mendonorkan darah plasma konvalesen di Perumda PDAM Tirta Pakuan, pada Sabtu 13 Maret 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)
Bima menyebut, permasalahan yang dialami saat ini rendahnya peminat yang melakukan donor darah plasma.
“Karena memang belum paham, jadi tugas kita sama-sama membackup, kita viralkan, penyintas dibutuhkan, karena bisa menyelamatkan pasien Covid. 1 pendonor ditunggu 100 pasien,” katanya.
Disatu sisi, kebutuhan plasma konvalesen masih sangat banyak. Untuk itu, sosialisasi harus lebih gencar, agar para penyintas mau mendonorkan plasmanya.
“Saya minta digencarkan, kebutuhanya banyak. Lebih kepada dinas kesehatan, dengan Kominfo untuk menyebarkan ini. Terpenting, infonya sampai ke masyarakat, agar mau mendonor,” tutupnya.
Kegiatan ini digagas oleh relawan Temanco bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, UPTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor dan Radar Bogor. Adv
Bogordaily.net – Donny van de Beek kini gundah. Dia berharap bisa berjumpa wakil eksekutif Manchester United, Ed Woodward, untuk membawa kemungkinan meninggalkan klub musim depan.
United membeli Donny dari Ajax Amsterdam pada awal musim 2020/2021. Gelandang 23 tahun dibeli dengan harga 40 juta euro. Musim sebelumnya, nama Van de Beek yang dikaitkan dengan Real Madrid.
Awalnya, Van de Beek diprediksi bakal dapat satu tempat di lini tengah United. Namun, lebih dari separuh musim berjalan, gelandang timnas Belanda itu lebih sering duduk di bangku cadangan daripada masuk starting XI.
Sudah Menyerah?
Donny van de Beek bisa memainkan banyak peran di lini tengah. Namun, hal tersebut justru membuat dia tidak mendapat peran pasti di United. Dia kesulitan bersaing dengan gelandang United lain.
Van de Bbeek kalah bersaing dengan Bruno Fernandes di posisi playmaker. Sebagai pivot, dia berada di belakang Scot McTominay dan Fred yang menjadi pilihan utama Ole Gunnar Solskjaer.
Solskjaer berulang kali menegaskan bahwa Van de Beek punya masa depan United. Sang manajer yakin bahwa eks pemain Ajax tersebut akan jadi bagian penting. Dia hanya perlu menunggu kesempatan dan memberi bukti.
Hanya saja, seperti dikutip dari Daily Star, Donny mulai kehilangan kesabaran. Dia tidak lagi tertarik dengan bangku cadangan. Peluang untuk pindah ke klub lain kini mulai diwacanakan.
Ingin Bertemu Ed Woodward
Masih mengutip sumber yang sama, Donny van de Beek kini berharap bisa berjumpa Ed Woodward. Walau tidak bertugas untuk hal teknis lagi, Woodward masih punya kuasa yang besar di United. Termasuk urusan pemain.
Van de Beek hendak bicara soal masa depannya dengan Woodward. Dia berharap mendapat solusi dan keinginan untuk pindah demi mendapat menit bermain yang cukup ke depannya.
Faktanya, Donny van de Beek memang akrab dengan bangku cadangan. Dari 13 laga yang dimainkan di Premier League, dia baru dua kali tampil sebagai pemain inti. Dia hanya sekali tampil penuh selama 90 menit.
Bogordaily.net – Nama Ovi Dian tengah menjadi trending di laman pencarian Google usai tampil sebagai bintang tamu di YouTube milik Boy William.
Pasalnya, dalam tayangan tersebut, Ovi memperlihatkan bagian rumahnya yang luas lengkap dengan lapangan golf di halaman belakang rumahnya.
Sejak penayangan konten YouTube tersebut banyak yang menjuluki presenter cantik ini sebagai Crazy Rich Indonesia.
Dinikahi Helmi Rahman
Ovi Dian dinikahi oleh kekasihnya Helmi Rahman pada 10 Oktober 2020 silam.
Hal tersebut pertama kali diketahui publik lewat unggahan Instagram Boy William yang hadir sebagai tamu undangannya.
Sosok Helmi Rahman langsung menjadi sorotan karena bukanlah berasal dari kalangan artis melainkan seorang direktur klub sepakbola dan managing director sebuah perusahaan.
Runner Up 1 Miss Indonesia
Gadis berusia 28 tahun itu merupakan lulusan dari Universitas Brawijaya Malang.
Paras anggunya dikenal sebagai Runner Up 1 dari ajang Miss Indonesia tahun 2012.
Memenangkan ajang Miss Indonesia tahun 2012 sebagai Runner Up 1 membuatnya masuk ke dunia entertainmen sebagai presenter dan bintang film.
Anak Montir dan Penjual Minyak Tanah
Terlepas dari kaya dan terpandangnya keluarga Ovi Dian yang dikenal sebagai orang terkaya di Blitar, ayahnya Lazuardi Ardiman ternyata sosok pekerja keras.
“Tahu nggak, dulu jualan apa, jualan minyak tanah. Dia sempat jadi montir, dia orangnya tekun, rajin, and it’s starts from there to what we have now,” kata Ovi pada Boy William di vlog Boy William.
“Zero, he just work very hard, growing from there akhirnya punya pom bensin,” sambungnya.
Walaupun kaya raya, Ovi Dian menolak untuk melanjutkan bisnis keluarganya.
“Gue selalu pengin keluar dari rumah, bukannya kenapa, I have to prove myself, my dream is just as simple as gue pengin cari uang sendiri without my family privilege,” tukas Ovi Dian.