Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 7521

Aktris Emma Watson Pemeran Hermione Granger Film Harry Potter, Pensiun

0

Bogordaily.net – Aktris bintang Hollywood yang berperan sebagai Hermione Granger dalam Film Harry Potter, Emma Watson dikabarkan telah berhenti atau pensiun berakting dan mundur dari kehidupan publik.

Wanita berusia 30 tahun itu dikatakan telah berhenti mengambil peran akting setelah menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan media dengan pasangannya Leo untuk beberapa waktu.

The Daily Mail melaporkan berbicara dengan sumber yang dekat dengan aktris Inggris yang mengatakan: “Emma bersembunyi, dia menetap dengan Leo. Mungkin dia menginginkan sebuah keluarga,”

Dia juga dilaporkan tidak mengambil komitmen baru.

Emma menjadi terkenal sebagai bintang cilik berusia 10 tahun yang memerankan Hermione Granger dalam film Harry Potter.

Emma diam-diam tinggal di Ibiza sampai Januari tahun ini.

Setelah menjalani karir yang panjang dalam dunia entertain, Emma dikabarkan akan pensiun sepenuhnya dari industri akting lalu berencana menghabiskan waktu dengan tunangannya dan sekarang tinggal di LA.

Emma hanya berakting dalam tiga proyek selama lima tahun terakhir – Beauty and the Beast, The Circle dan Little Women.

Dalam tanda lain aktris juga baru-baru ini memperbarui bio Instagram-nya.

“Halaman Instagram resmi Emma saat ini tidak aktif dan tidak diperbarui,” sekarang terbaca.

Posting terakhirnya di Twitter dan Instagram ialah pada Juni tahun lalu.

Akun Instagramnya saat ini memiliki 60 juta pengikut dan akun Twitter nya memiliki 29 juta pengikut.

Saat beredar nya kabar ini, banyak fans yang merasa sedih dan akan kehilangan sosok yang inspirasi mereka.

“Bakalll rindu bgtt dia main film:’) Pertama kenal Emma watson dri harpot trus nntn beauty And the best disitu emg ngefans berat sama Emma cantip bgt bertalent lagi pokoknya Emma best girlmy rolemodel,” tulis akun @stormbrie1.

“Makasihhh udahh menemaniku dari kecil sampe sekarang… Emma selalu jadi panutanku… Bukan cuma cantik dari paras hatinya juga cantik banget.. Wanita pintar kesayangan ku… Selamat buat kamuuuuu…loveee youuu sooooo muchhh Emma Watson..

Be Happy My Queen ,” tulis akun @milan_tae.

“Bahagia sllu Emma Watson, Makasiii banyak yaa . She is my inspiration And my motivation. sedih sih denger dia quit:(. Semoga masih ada harapan lah yaa. See you Emma,” tulis akun @lopself. ***

DEMA UIN Mataram Jadi tuan rumah Rakorwil

0

Bogordaily.net – Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Nusa Tengara Barat, menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (RAKORWIL) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia (PTKIN) Se-Indonesia Wilayah Jawa dan Nusa Tenggara, Kamis 25 Februari 2021.

Dalam agenda pembukaan Rakorwil DEMA Jawa-Nusra menghadirkan tokoh publik serta beberapa undangan seperti, Direktur Binmas Polda NTB Kombes Pol Benny Basir Warmansyah, Anggota DPR RI Hj. Wartiah M.Pd.

Rakorwil dibuka langsung oleh Pimpinan Wakil Rektor Dr Hj Nurul Yakin M.Pd dan Koordinator Pusat DEMA PTKIN Se Indonesia Onky Fachrur Rozie.

Wakil Rektor UIN Mataram Dr Hj Nurul Yakin M.Pd menyampaikan, terima kasih dan merasa bangga karena UIN Mataram dipercayai menjadi tuan rumah, kegiatan para calon pemimpin bangsa masa depan.

“Kita semua berterima kasih dan merasa bangga, karena UIN Mataram dipercayai menjadi tuan rumah perkumpulan DEMA se Jawa Nusa Tenggara. Karena kita semua menganggap kalian adalah calon pemimpin bangsa masa depan,” ujar Nurul sambil diikuti dengan gemuruh tepuk tangan dari peserta panita dan para undangan.

Disisi lain, Aden Farih selaku Koordinator Wilayah DEMA Jawa Nusa Tenggara menyampaikan terima kasih kepada jajaran panitia dan pengurus DEMA UIN Mataram, atas antusiasme menyiapkan agenda ini dengan maksimal dengan protokol kesehatan yang ada.

UIN Mataram
Foto Bersama saat Rapat Koordinasi Wilayah (RAKORWIL) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia (PTKIN) Se-Indonesia Wilayah Jawa dan Nusa Tenggara, Kamis 25 Februari 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Kita semua patut berterimakasih dan berikan apresiasi setinggi tingginya untuk panitia dan DEMA UIN Mataram, yang telah menyiapkan agenda ini semaksimal mungkin dengan prokes yang ketat,” tegas aden.

Koordinator Pusat DEMA PTKIN Se Indonesia, Onky Fachrur Rozie juga menyampaikan harapannya saat sambutan diatas panggung.

“Semoga kegiatan dan forum yang di inisiasi oleh Sahabat sahabat DEMA PTKIN Se Indonesia Wilayah Jawa Nusa, dapat menghasilkan produk gagasan, gerakan yang konstruktif ditengah hambatan bencana yang melanda Negeri kita dan lapisan Negara di Dunia ini,” ungkapnya. cc

Kini Tersangka, Ada 6 Dana Desa yang di Dikorupsi EH Kades Sukawangi Bogor

0

Bogordaily.net – Kades Sukawangi periode 2015-2020 , Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, EH menjadi tersangka korupsi 6 anggaran dana desa TA 2019.

“Penanganan perkara tipikor, menetapkan seorang tersangka penyalahgunaan pengelolaan keuangan dana desa (DD) Sukawangi, TA 2019 sebesar 3,4 M kemudian dilakukan audit inspektotar ditemukan kerugian negara 905.000.863,76 rupiah,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Munaji saat ditemui wartawan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Kamis 25 Februari 2021.

Munaji menyampaikan 6 anggaran yang Kades Sukawangi EH korupsi dalam pengelolaan keuangan dana desa terdiri atas 4 penyalahgunaan terkait betonisasi.

Kemudian 1 program rumah tidak layak huni (rutilahu) dan terakhir bantuan keuangan provinsi (Bankeu).

“Pertama, Kegiatan betonisasi kampung Gombong, dengan nilai anggran 286.989.000. kegiatan ini  tidak terealisasi sepenuhnya. Kedua, Betonisasi jalan kampung Catangmalang 300jt lebih tidak terealisasi. Tidak digunakan samasekali, tapi diambìl olehnya. Ketiga, Betonisasi kampung sukahurip 190 jt lebih tidak terealisasi. Keempat, Betonisasi jalan kampung sukahurip-ciparingga, 217 juta. Tidak terealisasi sepenuhnya jadi masih sisa anggaran 67 jt lebih diselewengkan tersangka,” jelas Munaji kepada wartawan.

Kelima, Munaji meneruskan, progam rumah tidak layak huni (rutilahu) yang hanya terealisasi setengahnya yang kemudian sisanya ia makan sendiri.

“Rutilahu 11 rumah tidak terealisasi hanya 4 terealisasi. Sisanya 7 unit. Setiap unitnya yaitu sebesar 10 juta, jadi total ia meraup 70 juta,” jelas Munaji.

Terakhir, kata dia, bantuan provinsi (Bankeu) badan usaha milik desa (BUMDES) 2019 yang hampir dilalap habis oleh EH di Desa nya.

“Bankeu bumdes 2019 dari provinsi, 100 juta anggaran yang tidak terealisasi 92 juta,” jelasnya..

Akibat perbuatan keji tersebut, EH diancam pidana selama 20 tahun penjara.

 “Ancaman pidana pasal 2 dan pasal 3 UU Tipikor ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Munaji.***

Wah, Hari ini Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Tembus 10 Ribu

0

Bogordaily.net – Kasus Covid-19 hari ini di Kabupaten Bogor terus meningkat, angka yang terkonfirmasi positif telah mencapai 10.061 orang pada Kamis, 25 Februari 2021.

Berdasarkan data monitoring harian kewaspadaan infeksi Covid-19 Kabupaten Bogor, dari 10.061 kasus tersebut terkonfirmasi aktif sebanyak 696 kasus.

Yang terkonfirmasi meninggal akibat covid-19 sebanyak 91 kasus, konfirmasi sembuh dari covid-19 sebanyak 9268 dan yang pindah alamat dari Kabupaten Bogor sebanyak 6 orang.

Sebelumnya, pada Rabu 24 Februari 2021, kasus covid-19 di Kabupaten Bogor masih di 9 ribuan, tepatnya 9964. Dengan penjabaran 713 orang terkontaminasi positif, yang meninggal 91 kasus, sembuh 9154 kasus dan yang berpindah alamat tetap masih sama, yaitu 6 orang.

Seperti diketahui, akibat sebaran kasus yang terus meningkat setiap harinya di Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Ade Yasin melakukan beberapa upaya untuk menekan angka kasus covid-19.

Upaya Pemerintah Kabuaten (Pemkab) yang dilakukan dalam dekat ini yaitu, pemberlakuan satgas covid-19 di level mikro, hingga satgas tingkat RT dan RW. Yang mana sebelumnya satgas tingkat kecamatan, namun tidak berjalan efektif.

“Sebetulnya sudah ada Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan dan tingkat desa. Intinya sekarang ini kita giatkan kembali supaya kita sadar, masyarakat sadar, bahwa penanganan covid-19 jangan setengah-setengah, penanganannya harus tuntas,” kata Ade Yasin pada 9 Februari 2021 lalu.

Ia mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar tetap menjaga protokol kesehatan untuk menekankan angka yang terus meningkat di Kabupaten Bogor.

“Pemkab Bogor melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai tanggal 23 Februari, hingga 8 Maret 2021. Patuhi protokol kesehatan, biasakan hidup bersih,” kata Ade Yasin. adv

Heboh, Selebgram Vicky Alaydrus Dikabarkan Gugat Cerai Suaminya

0
Bogordaily.net –  Selebgram Vicky Alaydrus belum lama ini membuat heboh warganet lantaran dikabarkan menggugat cerai suaminya Hassan Alaydrus.
Kabar tersebut tersebar melalui video diduga Vicky Alaydrus tengah berada di Pengadilan Agama.
Bahkan diduga selebgram cantik tersebut telah resmi bercerai dari suaminya, Hassan.
Pantauan Bogordaily.net di Instagram, terdapat Akun @lambe_turah, mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan  kasus perceraian Vicky dan Hassan di laman Pengadilan Agama dan terdaftar dengan nomor perkara 0126/Pdt.G/2021.
Ada pula video seorang wanita yang diduga Vicky Alaidrus dengan jilbab dan pakaian hitam sedang di dalam persidangan.
Awalnya warganet berfikir bahwa video tersebut saat Vicky menemani sahabatnya, Rachel Vennya, yang sedang proses cerai dari Niko.
Pasangan yang lebih dikenal dengan Baba dan Mamamiw ini mendapat banyak perhatian warganet.
Setelah foto unggahan ini beredar banyak warganet merasa sedih dengan kabar ini.

“Woy sedih bgt,” tulis @artasaryp di komen laman unggahan @lambe_turah.

“mamiw sama baba ngeprankk kannn??!!!,” tulis @iamhappie.
“k-koookkk sediiihhh:(,” tulis akun @trlusiyani0705.
Ditambah warganet lainnya mengomentari nya dengan emoticon sedih untuk mengekspresikan perasaan mereka akan kabar tersebut. ***

Kantah Kota Bogor Siap Deklarasi 17 Kelurahan Lengkap

0

Bogordaily.net – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor saat ini telah menyelesaikan 17 kelurahan yang telah memenuhi syarat untuk deklarasi kelurahan lengkap.

17 kelurahan tersebut yaitu, Kelurahan Balumbang Jaya, Kelurahan Ciluar, Kelurahan Semplak, Kelurahan Margajaya, serta Kelurahan Curug Mekar.

Lalu Kelurahan Sindangsari, Kelurahan Tanah Sareal, Kelurahan Tegallega, Kelurahan Cikaret, Kelurahan Pabaton, dan Kelurahan Kebon Pedes.

Selanjutnya ada Kelurahan Cibadak, Kelurahan Babakan Pasar, Kelurahan Cibuluh, Kelurahan Lawanggintung, Kelurahan Pasir Kuda, dan Kelurahan Cilendek Timur.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh, SH, M. Si, M. Kn mengatakan terdapat 6 syarat untuk kelurahan lengkap.

“Jumlah bidang tanah yang telah dipetakan berdasarkan penetapan batas dan pengukuran (NIB) harus tervalidasi diatas 95 persen serta jumlah buku tervalidasi diatas 98 persen,” jelasnya.

Ery mengatakan, tidak ada GAP dan Overlap antar bidang, luas wilayah desa yang terisi penuh di bidang tanah dan fitur geografis.

“Fitur Geografis (fasum, fasos, sungai, kawasan, danau, embung rawa, situ dan lainnya) harus dipetakan secara lengkap dan diberikan NIS,” ungkapnya.

Menurutnya, bidang tanah hasil deliniasi (NIS) yang diperbolehkan untuk desa atau kelurahan lengkap adalah, maksimum 10 persen dari total NIB, dan NIS non Fitur Geografis.

Selain itu, Adapun persyaratan Potensi Kota Lengkap yang harus dipenuhi seperti, jumlah bidang tanah harus terdaftar lebih dari 80 persen.

Kemudian, validasi Buku Tanah, Surat Ukur, Persil diatas 80 persen, jumlah KW4, KW5, KW6 sama dengan 0.

Dan juga, kerapihan peta secara online harus diperhatikan, dan seluruh areal dalam satu wilayah administrasi harus tertutup semua baik persil, fasum, fasos dan unsur Geografis. adv

Sejak berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempunyai komitmen asasi yakni: keislaman dan kebangsaan.

0

Bogordaily.netPerjalanan sejarah perjuangan HMI untuk meraih kemerdekaan yang hakiki dan dalam pembangunan negeri ini tak dapat dielakkan. Namun, pasang surut perjuangan pasti menghampiri secara eksternal juga internal. Termasuk perpecahan yang terjadi dalam rumah tangga HMI yang menolak penggunaan Pancasila sebagai asas tunggal (15/03/86).

Dari situlah kebobrokan tubuh HMI mengungkapkan secara gamblang hingga sekarang. Diindikasikan ‘krisis kader’ secara kuantitas lebih-lebih secara kualitas yang jauh dari basis akhlakul karimah. Sehingga muncullah orang-orang tak bertanggung jawab yang menjadikan himpunan diambang kemunduran-kehancuran.

Apabila HMI hanya berorientasi pada politik, akibatnya proses perkaderan terabaikan. Apalagi, saling tarik ulur kursi jabatan tanpa aturan. Hanya melahirkan konflik tak ada habisnya. Sebut saja, peristiwa penggulingan ketua umum PB HMI hasil pleno II PB HMI (kumparan.com 28/02/18) terlepas dari kasus asusila yang menjerat ketua umum PB HMI.

Tidak menutup kemungkinan ada sekelompok orang ingin berkuasa di HMI. Dan terjadilah dualisme kepemimpinan yang sama-sama berselimut pengkhianatan konstitusi.

Sebagai implikasi atas dinamika internal pula, beberapa minggu lalu (09/01/21) Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Besar HMI (MPK PB HMI) melaksanakan sidang untuk menginstruksikan Pejabat Sementara (Pjs) supaya segera menjelmakan Pejabat ketua umum PB HMI (yakusa.id 10/01/21).

Padahal, setelah pengunduran diri ketua umum hasil mandataris kongres Ambon telah mengeluarkan Surat Keputusan kepengurusan baru.

Bagaikan disambar petir di siang bolong. Ini telah mencoreng marwah HMI sebagai prodak lahirnya generasi emas di masa depan, yang hanya menjadikan lumpur sejarah.

Jika kita membuka laci ingatan, tersimpan sejarah indah ketika Rasulullah saw diimingimingi keindahan duniawi oleh Utbah bin Robi’ah supaya berhenti berdakwah atau menurut riwayat At-thabrani orang-orang musyrik akan menyembah Tuhan Nabi Muhammad selama satu tahun, begitu pun sebaliknya.

Utbah menawarkan: harta, kemuliaan, kerajaan dan obat mujarab dan keindahan dunia lainnya. Akan tetapi, Rasulullah tidak menginginkan dan tidak tertarik atas tawaran Utbah.

Rasulullah memilih terus melanjutkan misi kenabiannya. Berdakwah tanpa kenal lelah, beliau tetap mempertahankan independensinya, tidak mudah di intervensi siapapun.

“Andaikan matahari diletakan di tangan kananku wahai Paman, dan bulan di tangan kiriku, demi Allah, saya tidak akan meninggalkan perkara ini, atau saya binasa.” (Ghazali:2008: 237).

Itulah jawaban Nabi saw. terhadap tawaran yang begitu menggiurkan yang diajukan oleh para penguasa Mekah.

Dengan demikian, sebagai umat Nabi Muhammad SAW juga sebagai kader umat dan bangsa, pengurus HMI harus melek akan sejarah di atas, mengimplementasikannya dalam ‘kawah candradimuka’ di tengah ancaman eksternal begitu cepat kita masih menghitung bilangan pejabat (pj) di usia ke tujuh puluh empat (74) HMI telah memberikan kontribusinya terhadap bangsa dan umat.

Sepatutnya, warga HMI saat ini saling mengingatkan atas amanah yang di emban, khusunya pengurus besar HMI seharusnya dijadikan sebagai teladan segera rujuk kembali pada rel konstitusi.

Sehingga tidak mengurangi muruah secara personal dan nama baik organisasi. Karena, Perjuangan politik yang ingin dicapai itu bukan hanya untuk mengisi ruang kekuasaan tetapi lebih banyak pada ruang pengabdian.

Akhirnya, agar tidak tergerus oleh zaman, mau tidak mau kesadaran kolektif harus di tanamkan dalam lubuk hati, HMI harus berani mereformasi diri untuk membangun kembali HMI, menjemput masa depannya yang lebih baik dari masa lalu demi meraih cita-cita untuk membentuk karakter kualitas insan cita dan masyarakat cita.

Terakhir dari penulis, untuk membersihkan syahwat duniawi dalam diri, sebaiknya senantiasa meneladani insan paripurna yakni Nabi Muhammad saw.***

Pemkab Bogor Gelar Rapat Evaluasi, Ade Yasin: Banyak Nakes Terpapar

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab) telah menggelar rapat evaluasi ketersediaan ruang isolasi Covid-19, serta antisipasi lonjakan kasus Covid-19 Pasca Liburan Natal dan Tahun Baru 2020.

Rapat tersebut telah dihadiri oleh Bupati Bogor Ade Yasin, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, para Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia, IDI dan Forkopimda di Ruang Rapat Bupati.

Dalam rapat evaluasi, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, penanganan covid-19 ini bukan penanganan penyakit biasa, jadi harus ada tindakan cepat dan tepat.

Rapat Evaluasi
Suasana Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab) telah menggelar rapat evaluasi ketersediaan ruang isolasi Covid-19, serta antisipasi lonjakan kasus Covid-19 Pasca Liburan Natal dan Tahun Baru 2020 pada Rabu, 6 Januari 2021 di Ruang Rapat Bupati. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Penanganan covid-19 ini bukan penanganan penyakit biasa, kalau kurang apapun cepat lakukan tindakan dan lapor, termasuk kalau terkendala anggaran, segera ajukan karena untuk covid-19 sudah kita siapkan. Saat pandemi seperti ini, hukum tertinggi adalah kesehatan rakyat,” kata Ade Yasin.

Ia juga menambahkan, dengan kondisi seperti ini harus bisa melakukan yang terbaik, jangan takut dan jalankan sesuai dengan prosedur yang ada.

“Dari kondisi seperti sekarang ini bagaimana kita bisa menangani pasien yang baru terpapar dengan kapasitas ruang isolasi yang sudah mencapai 91,03% dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Kita juga tidak boleh menolak pasien dengan alasan kapasitas sudah melampaui, saya ingin tetap lakukan yang terbaik, jangan takut dan jalankan sesuai prosedur,” tambahnya.

Ia menambahkan, laju Covid-19 yang terus menunjukan peningkatan, agar petugas rumah sakit tidak kewalahan, bisa dilakukan perekrutan relawan covid-19.

“Laju peningkatan Covid-19 terus menunjukan tren peningkatan, jika memang kekurangan tenaga medis lakukan perekrutan relawan covid-19, ajukan anggaranya ke Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor,”ucapnya.

Ade menjelaskan bahwa ia tidak ingin semakin bayak tenaga medis yang terpapar.

“Saya tidak ingin para tenaga medis semakin banyak yang tepapar covid-19, kalau makin banyak kita juga yang akan merasakan dampaknya. Agar tidak kewalahan ajukan relawan covid-19, jika memang dirasa dibutuhkan untuk penanganan covid-19 saya kira ini sangat rasional,” lanjutnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Achmad Zaenudin menjelaskan sampai saat ini keterisian ruang isolasi sudah mencapai 91,03%.

“Ruang isolasi sampai saat ini keterisiannya sudah mencapai 91,03%. Artinya sudah diatas kriteria dari World Health Organization (WHO) yang hanya 60% dan Kementerian Kesehatan 70%. Tapi sesuai arahan dari Bupati dengan kondisi apapun kita harus terus melayani pasien, perjuangan dari teman-teman di rumah sakit swasta, IDI dan lainnya kita harus bersatu padu untuk Kabupaten Bogor. Untuk antisipasi lonjakan, saya minta agar masyarakat patuhi protokol kesehatan yang lebih ditingkatkan kembali,” jelas Zain. adv

2 Pejabat SatpolPP Kabupaten Bogor Postif Covid-19

0

Bogordaily.net – Dua pejabat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil penelusuran sementara, mereka diduga terpapar saat Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Tempat Hiburan Malam.

“Benar, kabar dua orang pejabat Satpol PP Kabupaten Bogor yang positif Covid-19 dan saat ini dirawat di Pusat Isolasi Covid-19 Kemang dan RSUD Ciawi. Diduga mereka terpapar wabah tersebut saat operasi Pekat THM yang ada di Kecamatan Babakan Madang dan Kecamatan Cileungsi,” kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho, Kamis 25 Februari 2021.

Selain itu, ia menerangkan, kedua pejabatnya yang terpapar Covid-19 itu pun diduga karena daya imunitas yang sedang menurun.

“Kegiatan operasi Pekat di beberapa THM kan mulai dari malam hingga dini hari atau pukul 03.00 WIB, mungkin di saat lelahnya itu dua orang pejabat kami terpapar Covid-19 karena seperti diketahui di THM itu kan baik PL (pemandu lagu) hingga tamunya tidak melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dan juga ilegal operasionalnya karena itulah Pemkab Bogor masih melarang mereka beroperasi,” terangnya.

Atas kabar tersebut, Ridho mengaku pihaknya sudah melaporkan terkait kedua orang pejabat Satpol-PP Kabupaten Bogor yang terkonfirmasi covid-19 untuk dilakukan tracing orang yang berkontak erat.

Telah ditekankan pentingnya melaksanakan prokes Covid-19 kepada seluruh anggota Satpol PP. Baik dalam operasi Pekat THM, panti pijat, toko penjual minuman keras, maupun saat operasi yustisi PSBB maupun PPKM.

“Selain saya dan jajaran Satpol PP Kabupaten Bogor maupun keluarganya, dua orang pejabat Satpol PP tersebut kan juga kontak erat dengan 25 orang pemandu lagu yang kami amankan pada akhir pekan lalu. Proses tracing selanjutnya kami serahkan ke Dinas Kesehatan karena saya sendiri pada hari ini juga akan melakukan swab test,” tutur Agus.***

Beruntung, Identitas Diska Mayat Wanita di Bogor Tak Perlu Lama Terungkap, Ini Alasannya

0

Bogordaily.net – Beruntung, pengungkapan identitas mayat wanita yang terbungkus kantong plastik sampah, depan gerbang gudang matrial PB. Hamdah Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukaresmi, Kecamtan Tanah Sareal, Kota Bogor bernama Diska Putri tak perlu lama.

Tim reskrim Polresta Bogor Kota berhasil mengidentifikasi mayat wanita yang terbungkus kantong plastik sampah itu melalui Kartu Tanda  Penduduk (KTP) di tubuh Diska pada saat Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis, 25 Februari 2021 yang selesai sekitar pukul 10.15 WIB.

Hal itu karena, gegernya penemuan mayat wanita pada pukul 7.00 WIB oleh warga yang ternyata kini diketahui beridentitas Diska Putri informasinya cepat sampai kepada pihak kepolisian dalam keadaan masih terbungkus rapih.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro mengatakan mayat Diska ketika ditemukan hingga identifikasi dilakukan masih dalam lengkap di dalam kantong plastik sampah.

Hanya saja, ketika dibuka keadaan Diska tangan dan kakinya terikat dengan posisi duduk.

“Kondisinya lengkap tidak ada bekas mutilasi. Semua kondisi mayat dalam keadaan lengkap dan usianya sekitar belasan tahun,” ujarnya di TKP.

Diketahui, warga Sukaresmi digegerkan penemuan mayat dalam kantong plastik sampah pada Kamis, 25 Februari 2021 sekitar pukul 8.00 WIB yang semula disangka hanya gundukan sampah.

Salah satu saksi, pegawai toko matrial PB. Hamdah, Dedi mengaku tidak menyangka mengalami peristiwa mengagetkan itu.

Dedi mengaku penasaran dengan bungkusan kantong plastik sampah di pojok bangunan depan gudang matrial PB. Hamdah tempatnya berkerja.

Pada Kamis, 25 Februari 2021 Sekitar pukul 7.00 WIB, ia melihat bungkusan kantong plastik sampah itu seperti penuh dan padat.

Di situ, lokasi yang sering ia gunakan juga untuk membuang sampah.

Tepatnya, berada di jalan Cilebut, Jembatan dua, RT02/RW03, kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, depan Matrial TB. Hamdah.

“Kirain saya sampah, biasa naroh sampah juga di situ,” ucap Dedi kepada wartawan.***