Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 7618

Lurah Sindangsari Asep Faizal Beri Pelatihan Menjahit untuk Warga

BOGORDAILY – Kelurahan Sindangsari yang berada di Jalan Raya Wangun, RT. 05/RW. 01, Sindang Sari, Kota Bogor. Punya program pelatihan menjahit untuk masyarakat.

Program pelatihan dilakukan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

“Dampak dari Covid-19 ini kami harus membantu masyarakat dengan memberikan program pelatihan-pelatihan menjahit khususnya untuk perempuan, ” ujar Asep Faizal Rahman.

Ia meneruskan untuk memberikan pelatihan tersebut ada satu lembaga khusus menjahit dan bekerjasama dengan kelurahan Sindangsari.

“Alhamdulillah dari pihak lembaga tersebut kami di berikan fasilitasnya secara keseluruhan, dan kami beri pelatihan kepada ibu-ibu, ” katanya Selasa (22/12/2020).

Pelatihan ini sudah berjalan 2 bulan dan sudah terlihat hasilnya. Dari 15 orang yang ikut pelatihan, sudah hampir semua mahir menjahit.

“Hasil dari menjahit kami membuat produk masker dari kain-kain bekas, beriringnya waktu kami sekarang membuat kesetan, taplak meja, ” ucapnya.

“Harapan kedepannya masyarakat Sindang Sari mampu berkembang, bisa menjual produknya ke luar dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga, ” pungkasnya

(Ibnu)

Pulang dari Bogor, Kadis di Bangka Langsung Positif Covid-19

BOGOR DAILY- Salah satu kepala dinas di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), berinisial H positif terpapar Covid-19. Kadis tersebut sebelumnya melaksanakan tugas luar kota ke Bogor, Jawa Barat.

Kabar itu dibenarkan Juru Bicara (Jubir) Satgas penanggulangan Covid-19, Bahrun Siregar Sutrisno. Kadis tersebut tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Depati Hamzah Pangkalpinang. Kondisi fisiknya juga stabil.

“Kondisinya baik, sekarang sudah masa pemulihan,” kata Bahrun, Selasa (22/12/2020).

Bahrun menyebut paparan Covid-19, didapati pasien usai pulang dari luar daerah yakni Bogor beberapa hari lalu bersama sejumlah stafnya. BACA JUGA: Positif Covid-19 di Sumbar Tambah 122 Kasus per 21 Desember, Total 22.580 Orang

“Salah seorang dari beberapa stafnya sekarang melaksanakan isolasi di Rumah Karantina Kabupaten Bangka Tengah, sembari menunggu hasil swab PCR” ujarnya.

SUMBER:INews.com

Bertepatan Hari Ibu, GOW Rayakan HUT ke-28. Ade Yasin Beri Pesan Khusus untuk Perempuan Indonesia

BOGORDAILY- Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)  ke-28 di Gedung Tegar Beriman, Selasa (22/12/20). Perayaan yang dihadiri Bupati Bogor Ade Yasin  ini bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Dalam kesempatan tersebut,  Bupati Bogor Ade Yasin memberikan pesan khusus bagi kaum perempuan.

Menurutnya,  Hari Ibu merupakan momentum  untuk kebangkitan perempuan.

“Kita jadikan hari ini sebagai penghormatan dan momentum untuk para perempuan yang memberikan kontribusi banyak kepada Indonesia, terkhusus Kabupaten Bogor,” kata Ade Yasin.

Begitu juga dengan GOW Kabupaten Bogor. Di Puncak Hari Jadinya ke -92, Ade Yasin mengapresiasi peran GOW yang telah berkontribusi besar untuk kemajuan Kabupaten Bogor.

“Hari ini adalah hari puncak bertepatan dengan hari ulang tahun GOW yang mana GOW telah berkontribusi besar terhadap Kabupaten Bogor serta turun langsung untuk membantu Kabupaten Bogor. Baik memberikan bantuan maupun ilmu bermanfaat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perempuan saat ini tidak perlu menuntut kesetaraan gender, karena saat ini banyak perempuan yang sudah menjadi pemimpin.

“Sekarang kita tidak usah menuntut kesetaraan gender, perempuan-perempuan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bogor telah menjadi perempuan pemimpin. Yang pasti tunjukan bahwa perempuan Kabupaten Bogor itu berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GOW, Lilis Hayatunafsiah menyampaikan bahwa Ibu adalah pendidikan pertama bagi anaknya.

“Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya, jadi ibu bagi pendidikan bangsa Indonesia itu sangat penting sekali,”urainya.

Dalam acara tersebut, Lilis pun membacakan naskah sejarah singkat hari ibu sebagai bukti pentingnya peran perempuan bagi Indonesia.

Acara berakhir dengan tari tradisional hasil didikan Disbudpar dan tari dari GOW yang dikomandoi oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita.

Sekadar diketahui,  perayaan HUT GOW secara virtual ini ini juga dihadiri Forkopimda, DP3AP2KB, Organisasi Perempuan, dan disaksikan oleh SKPD, Eselon II, Esselon III dan para Camat. (egi)

 

Desa Cinangneng Tenjolaya Salurkan BLT Dana Desa

BOGOR DAILY- Pasca Pandemi melanda tidak sedikit warga mengalami krisis ekonomi. Seperti halnya di Desa Cinangneng Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor(22/12/20).

Saat ini Pemerintahan Desa Cinangneng menyalurkan Bantuan Tunai Langsung(BLT) yang bersumber dari anggaran Dana Desa dengan total Rp. 164.700.000.

Sedikitnya, ada 183 keluarga penerima manfaat(KPM) yang masing warga penerima menerima uang Rp. 900.000 selama tiga bulan. Artinya satu bulan warga mendapat bantuan Rp. 300.000.

Hamid warga desa cinangneng Rt02 Rw01 yang mendapatkan BLT DD mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan yang sudah peduli kepada warga.

“Semoga musibah ini cepat berakhir dan kamipun dapat beraktifitas dengan normal”terangnya

Kabir Assubqi selaku staf Desa Cinangneng yang mengemban penyaluran BLT mengatakan agar bantuan dari Pemerintah dapat dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

“Kamipun tidak bosan-bosannya kepada warga mengimbau warga agar hjndari kerumunan dan bagi warga yang merasa mampu agar empati dan berbagi kepada warga yang kurang mampu di lingkungannya karena dengan gotong royong dan saling peduli kepada sesama insa allah kita bisa melewati masa Pandemi ini,”ucapnya. (Cr1)

102 Hasil Pilkada Digugat ke MK, Ini Daftarnya

0

Bogor Daily-  Sebanyak 102 hasil Pilkada Serentak 2020 digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) hingga Senin petang. Rinciannya, satu gugatan atas Pilgub, 90 gugatan atas Pilbup, dan 11 gugatan atas Pilwalkot.

Hal itu tertuang dalam rekap pengajuan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang dikutip dari data KPU, Selasa (22/12/2020). Salah satu gugatan yang sudah masuk MK adalah terkait Pilwalkot Medan.

Tim pasangan calon Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi mengajukan gugatan Pilwalkot Medan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menilai Pilkada Medan diliputi banyak kejanggalan.

“Betul bahwa paslon 01 AMAN (Akhyar Nasution-Salman Alfarisi) telah mengajukan gugatan ke MK,” kata anggota tim pemenangan Akhyar-Salman, Gelmok Samosir, saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (19/12/2020).

KPU Medan pun menyatakan siap menghadapi gugatan itu. Komisioner KPU Kota Medan, Zefrizal, mengatakan setiap pasangan calon di Pilkada berhak mengajukan gugatan ke MK. Dia mengatakan pihaknya menghormati gugatan yang diajukan Akhyar-Salman.

“Yang paling penting bagi kami KPU Kota medan adalah menjawab hal apa saja yang mungkin akan diperkarakan,” ujarnya.

Berikut ini ke-102 berkas gugatan tersebut:

1. PHP Bupati Lampung Tengah
2. PHP Bupati Kaimana
3. PHP Bupati Musi Rawas
4. PHP Bupati Bulukumba
5. PHP Bupati Karo dengan pemohon Joshua Ginting
6. PHP Bupati Karo dengan pemohon Iwan Sembiring
7. PHP Bupati Konawe Kepulauan
8. PHP Bupati Ogan Komering Ulu (OKU)
9. PHP Bupati Halmahera Selatan
10. PHP Bupati Banggai
11. PHP Bupati Pulau Taliabu
12. PHP Bupati Sekadau
13. PHP Wali Kota Tidore Kepulauan
14. PHP Bupati Kotawaringin Timur
15. PHP Bupati Pangandaran
16. PHP Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
17. PHP Bupati Raja Ampat
18. PHP Bupati Belu
19. PHP Bupati Sumba Barat
20. PHP Bupati Rembang
21. PHP Wali Kota Banjarmasin
22. PHP Bupati Tapanuli Selatan
23. PHP Bupati Lingga
24. PHP Wali Kota Magelang
25. PHP Bupati Malaka
26. PHP Wali Kota Bandar Lampung
27. PHP Bupati Halmahera Timur dengan pemohon Thaib Djalaluddin
28. PHP Bupati Pohuwato
29. PHP Bupati TojoUna-Una

30. PHP Bupati Purworejo

31. PHP Bupati Halmahera Timur dengan pemohon Abdu Nasar
32. PHP Bupati Sorong Selatan
33. PHP Bupati Teluk Wondama
34. PHP Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan
35. PHP Bupati Konawe Selatan
36. PHP Bupati Mamberamo Raya
37. PHP Bupati Sorong Selatan
38. PHP Bupati Labuhanbatu Selatan
39. PHP Bupati Kepulauan Aru
40. PHP Bupati Pesisir Barat
41. PHP Bupati Tolitoli
42. PHP Wali Kota Medan
43. PHP Bupati Manokwari Selatan
44. PHP Bupati Kotabaru
45. PHP Bupati Kaur
46. PHP Bupati Bengkulu Selatan
47. PHP Bupati Bandung
48. PHP Bupati Lampung Selatan
49. PHP Bupati Gorontalo
50. PHP Bupati Nunukan
51. PHP Bupati Manggarai Barat
52. PHP Bupati Tasikmalaya
53. PHP Bupati Bone Bolango
54. PHP Bupati Muna
55. PHP Bupati Wakatobi
56. PHP Wali Kota Ternate
57. PHP Bupati Gorontalo
58. PHP Bupati Halmahera Utara
59. PHP Bupati Labuhanbatu
60. PHP Bupati Nias Selatan
61. PHP Bupati Kuantan Singingi
62. PHP Bupati Lampung Selatan
63. PHP Wali Kota Balikpapan
64. PHP Bupati Bone Bolango
65. PHP Bupati Pesisir Selatan
66. PHP Bupati Sijunjung
67. PHP Bupati Malinau
68. PHP Wali Kota Sungai Penuh
69. PHP Bupati Karimun
70. PHP Bupati Pangkajene Kepulauan
71. PHP Bupati Rokan Hulu
72. PHP Bupati Manokwari
73. PHP Bupati Mamberamo Raya

74. PHP Bupati Maluku Barat Daya

75. PHP Bupati Pandeglang
76. PHP Bupati Kutai Kartanegara
77. PHP Wali Kota Tanjung Balai
78. PHP Bupati Solok
79. PHP Gubernur Bengkulu
80. PHP Bupati Mandailing Natal
81. PHP Bupati Pegunungan Bintang
82. PHP Bupati Mamberamo Raya
83. PHP Bupati Nias
84. PHP Bupati Kepulauan Aru
85. PHP Bupati Asahan
86. PHP Bupati Nabire
87. PHP Bupati Rokan Hilir
88. PHP Bupati Mandailing Natal
89. PHP Bupati Pegunungan Bintang
90. PHP Bupati Banyuwangi
91. PHP Wali Kota Surabaya
92. PHP Bupati Barru
93. PHP Bupati Kepulauan Sula
94. PHP Bupati Kutai Timur
95. PHP Bupati Barru
96. PHP Bupati Indragiri Hulu
97. PHP Wali Kota Palu
98. PHP Bupati Teluk Bintuni
99. PHP Bupati Luwu Timur
100. PHP Bupati Yalimo
101. PHP Bupati Padang Pariaman
102. PHP Bupati Waropen

KPAID Kota Bogor Ingatkan Ortu Pentingnya Bikin KIA

0

BOGORDAILY – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor mewajibkan para orang tua membuat Kartu Identitas Anak (KIA) untuk putra putrinya. KIA merupakan identitas resmi anak yang berusia di bawah 17 tahun yang berfungsi hampir mirip dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki oleh orang dewasa.

KIA ini merupakan produk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak.

“Anak yang berusia 0 sampai 17 tahun harus dibekali dengan kartu identitas anak (KIA), karena KIA banyak sekali manfaatnya, “ucap Dudih Syiaruddin, S.Sos, MM Ketua KPAID Kota Bogor

Manfaat KIA yaitu anak mendapat perlindungan dan dipenuhi hak konstitusionalnya sebagai warga negara, memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan, dan transportasi, mencegah terjadinya perdagangan anak, serta identitas diri jika anak mengalami peristiwa buruk.

“Hingga saat ini kami telah mencetak kurang lebih 6000 kartu per minggu dari total anak di Kota Bogor sebanyak 350.000 ribu,”ucapnya.

Kartu Identitas Anak, Senin (21/12/2020). Foto: Google/bogordaily.net

Pembuatan KIA bisa langsung datang ke Dukcapil ataupun secara online. Persyaratannya juga terbilang mudah. Yakni, cukup melampirkan salinan akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan untuk anak usia diatas 5 tahun, wajib melampirkan pas foto berwarna ukuran 4×6 dua lembar dan tidak dipungut biaya alias gratis.

Harapan KPAID di 2021 agar setiap anak di Kota Bogro bisa memiliki KIA agar dapat mengambil manfaatnya, salah satunya, jika anak belanja buku, datang ke kolam renang, ke hotel, ke Kebun Raya Bogor akan diberikan diskon.

“KIA menjadi fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh anak anak di Kota Bogor. Semoga di tahun depan kami dapat bekerja sama dengan berbagai perusahaan tersebut,”tutupnya.

Positif Covid, Pevita Pearce Tetap Tampil Cantik saat Dirawat

0

BOGOR DAILY- – Pevita Pearce hingga saat ini masih berjuang melawan virus COVID-19 dengan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit. Kemarin malam, Pevita Pearce membuka sesi tanya jawab dalam Instagram Stories miliknya.
Salah satu pertanyaan yang ditanyakan oleh netizen adalah Pevita Pearce terlihat tetap cantik meski tengah menjalankan perawatan di rumah sakit.

“Di RS makeup tetep on ya ka,” ungkap salah satu netizen.

Pevita Pearce pun menjawab dirinya dandan bukan tanpa alasan. Hal tersebut dikarenakan dirinya yang menghibur diri saat berada di rumah sakit. “Mencoba menghibur diri sendiri dengan main makeup,” balas Pevita Pearce.

Dalam kesempatan itu, Pevita Pearce mengucapkan terima kasih kepada netizen yang sudah memberikannya semangat kepada dirinya. Ia pun masih tetap akan berjuang untuk sembuh dari virus mematikan itu.

“Itu saja untuk hari ini ya. Terima kasih kepada semuanya yang sudah memberikan dukungan dan doa untuk aku, doakan aku terus ya,” beber Pevita Pearce dalam Instagram miliknya.

Pevita Pearce juga tetap berkomunikasi dengan keluarga dan juga sang kekasih Arsyah Rasyid. Kemarin, Pevita Pearce pun dibawakan sereal oleh sang kekasih.

“Jadi aku minta dibawain sereal sama pacar aku, tapi dia lupa nggak bawain aku susunya. Gimana caranya aku makan sereal tanpa susu, tapi ya tiba-tiba aku dapat susu almond ini dari Keenan Pearce dan Gia. Terima kasih banyak ya ini cocok banget deh,” ucap Pevita Pearce lagi.

Padahal Pevita Pearce sendiri mengatakan hingga saat ini dirinya belum bisa merasakan apapun yang dimakannya. Tapi ia akan tetap berusaha untuk berjuang sembuh.

“Walau pun sebenarnya aku sampai saat ini belum bisa membedakan rasa air putih dan juga susu sih, karena aku memang belum merasakan apapun yang masuk,” beber Pevita Pearce.

Mau Rapid Test Antigen di Stasiun Gambir Antrenya Masyaalah…

BOGOR DAILY-Jakarta – Rapid test antigen menjadi syarat khusus untuk perjalanan kereta api jarak jauh mulai hari ini. PT KAI (Persero) pun menyediakan layanan tes rapid antigen di stasiun keberangkatannya.

Salah satunya di Stasiun Gambir, pagi ini layanan rapid test antigen di sana diserbu masyarakat. Bahkan, dilansir detikcom, Selasa (22/12/2020), hingga sekitar pukul 8.45 WIB sudah ada 920 antrean atau hampir 1.000 orang tes rapid antigen.

Antreannya pun panjang mengular, bahkan pihak keamanan stasiun sampai membentuk 3 barisan antrean berbeda. Pertama untuk mengambil nomor antrean, kemudian pembayaran, dan terakhir menunggu untuk tes.

Menurut petugas keamanan yang ditemui detikcom, antrean di Stasiun Gambir sudah terjadi sejak pukul 5.30 WIB pagi ini. Itu pun baru antrean mengambil nomor giliran, tesnya sendiri baru dibuka sekitar pukul 7.00 WIB.

Saking ramainya, antrean rapid test antigen mengular dari area parkir utama selatan hingga ke koridor stasiun.

“Ini dari jam setengah 6 udah ada antreannya, kita buka buat ambil nomor dulu tadi, ramai banget kaget kita juga, sampai sekarang udah 920 nomor. Kalau tesnya mah baru buka jam 7-an. Ini tadi lebih panjang lagi antreannya, sampe ke lorong itu tadi,” kata salah petugas keamanan kepada detikcom.

Di lokasi, suasana cukup padat dan ramai, meski begitu anjuran jaga jarak masih coba diterapkan oleh petugas keamanan.

“Pak, bu, jaga jaraknya sedikit ya,” kata seorang petugas yang berjaga.

Bahkan, saking ramainya beberapa orang yang sudah tinggal menunggu giliran tes dan menunggu hasil pun sampai harus menunggu sambil berdiri di sekitar wilayah parkir selatan Gambir. Pasalnya, bangku untuk menunggu yang disiapkan sudah tidak cukup menampung orang yang ada.

Imam seorang penumpang dari Tanjung Priok mengaku sudah mengantre sejak pukul 6.45 WIB, itupun sampai pukul 8.30 WIB dirinya masih menunggu giliran untuk dites. Dia mengaku dirinya mendapat nomor giliran 265.

“Saya nomor 265, ini nunggu dari jam 7 kurang 15 kayaknya tadi. Saya sampai juga udah ramai banget antreannya, orang pada kaget kali ya tau-tau disuruh rapid antigen,” kata Imam.

Imam sendiri mengaku akan naik kereta ke Malang dari Stasiun Senen, jadwal keberangkatannya pukul 11.30 WIB. Dirinya pun mengaku kaget dengan adanya aturan rapid antigen ini.

“Saya mau ke Malang, kereta saya sih dari (Stasiun) Senen, cuman tadi takut ramai, makanya ke sini, eh ternyata di sini sama aja. Bismillah bisa dikejar lah jam 11 di Senen, kereta saya berangkat setengah 12 sih jadwalnya,” ujar Imam.

“Iya saya kaget juga kemarin, udah rapid test antibodi kan hari Minggu, Seninnya dapat berita suruh yang antigen, kemarin saya kerja kan pulang malam, jadi baru sempat pagi ini,” katanya.

Mengembangkan Urban Farming dengan Bogor Berkebun

BOGOR DAILY- Akivitas pertanian di Kota Bogor terbilang aktif. Padahal lahan pertaniannya sangat terbatas. Itulah salah satu keunikan Kota Hujan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor mencatat, ada lebih dari 100 kelompok tani aktif yang tersebar di setiap kecamatan. Realitas ini adalah sebuah potensi yang dapat dimanfaatkan untuk menerapkan dan mengembangkan konsep urban farming.

Kegiatan urban farming memang tidak menuntut ketersediaan lahan yang luas. Ada berbagai teknologi yang dapat dipergunakan untuk menyiasati keterbatasan lahan. Diantaranya dengan teknik hidroponik, aquaponik dan wall garden. Dengan teknologi itu, bertani bisa dilakukan di pekarangan rumah, di lahan fasos dan fasum perumahan, maupun di lahan kosong milik pemerintah serta ruang terbuka lainnya. Bahkan juga bisa memanfaatkan dinding tembok di gang-gang perumahan.

Potensi itulah yang sedang dioptimalkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor untuk mengembangkan urban farming melalui gerakan Bogor Berkebun. Awal Desember lalu gerakan ini diresmikan. Ditandai dengan meninjau dan memetik sayuran yang ditanam di etalase Bogor Berkebun di Balaikota Bogor. Pada kesempatan itu Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, jika gerakan ini berjalan maksimal, maka dampaknya akan luar biasa. “Diantaranya membangkitkkan perekonomian, menghilangkan stres dan meningkatkan kebersamaan,” katanya.


Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana, Gerakan Bogor Berkebun memiliki tiga tujuan. Pertama, agar warga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dengan komoditi primer, mengelola kebun lebih sistematis melalui aplikasi yang telah dibuat dan tahapan pasca panennya dilakukan dengan melibatkan pihak lain sebagai penyaluran hasil panennya.

“Dengan berkebun diharapkan mampu menghasilkan wirausaha baru di bidang pertanian, membuka lapangan kerja bagi yang terdampak Covid-19. Untuk jangka panjang, bisa membantu pemulihan ekonomi,” kata Anas.
Memang ada beragam manfaat yang dapat dipetik dari gerakan ini. Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura dan Penyuluhan Pertanian DKPP Kota Bogor, Dian Herdiawan, gerakan ini juga bermanfaat untuk mendukung penghijauan dan kebersihan kota. Penghijauan kota menurutnya dapat dilakukan dengan memperbanyak kebun sayuran. “Sebab selain mempertimbangkan unsur estetika, penghijauan kota juga dapat mempertimbangkan unsur produktivitas,” katanya.

Artinya tanaman yang dikembangkan dapat dipetik hasilnya dengan dikonsumsi langsung atau dijual. Pada gerakan ini kegiatan diarahkan untuk menanam sayuran dan tanaman hias.
Gerakan ini juga sejalan dengan program pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Saat ini berbagai Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang merupakan perwujudan sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan, sudah bergerak melengkapi aktivitas mereka dengan berkebun. Disitu ada kegiatan pembuatan sekaligus pemanfaatan kompos, dan beternak ikan serta unggas. Juga ada pemberdayaan kelompok wanita tani yang tak lain adalah ibu-ibu warga di lingkungan setempat.


Dengan demikian urban farming terkelola secara terpadu dengan pengelolaan sampah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Sekaligus menjadi solusi dari pengelolaan sampah organik dan keterbatasan lahan pertanian. Di hampir setiap TPST di Kota Bogor, pengembangannya sudah mengarah pada perwujudan keterpaduan tersebut.
Saat ini di setiap kecamatan sudah muncul kelompok-kelompok tani yang melaksanakan urban farming. DKPP Kota Bogor mencatat, ada 20 kelompok di Bogor Barat, 15 kelompok di Bogor Selatan, 25 kelompok di Bogor Utara, 14 Kelompok di Bogor Timur, 19 Kelompok di Tanah Sareal dan 11 Kelopok di Bogor Tengah. Target yang dibidik melalui Gerakan Bogor Berkebun bukan hanya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang besar dan sudah berjalan.
Sebab seperti yang diharapkan Bima, bagaimana supaya minat berkebun dapat tumbuh di masyarakat. “Yang tidak kalah penting adalah menjadi sarana mengisi waktu, menambah pendapatan dan kemudian menggairahkan urban farming se-kota Bogor,” katanya. Kepada pihak-pihak yang terlibat Gerakan Bogor Berkebun, Bima menyarankan agar target yang dipasang jangan langsung ingin menyuplai ke pasar, mengingat yang terpenting adalah sistemnya berjalan, jaringannya ada dan sistem pendampingan digitalisasi berjalan.
Apa yang diharapkan Bima tampaknya sudah terwujud. Titin, seorang anggota Kelompok Wanita Tani Berkah di Bogor Timur, menyatakan bahwa kegiatan bersama teman-temannya lebih merupakan kegiatan penyaluran hobi berkebun dan mengisi kekosongan waktu dan memperluas aktivitas berkebun yang sebelumnya sudah dilakukan di rumah masing-masing. “Senang sekali ketika bisa melihat pohon yang kita tanam di halaman rumah bisa tumbuh subur dan hasil panennya bisa dinikmati,” katanya. Ia juga menyebut ada manfaat lain yang bisa dipetik dari aktivitas KWT. “Banyak belajar dan bisa sering kumpul-kumpul sama ibu – ibu lain,” lanjutnya.

Bersama kelompoknya saat ini ia sudah mengelola kebun sayuran seluas 400 M2 dan berbagai jenis tanaman hias. Juga bersama kelompok TPST-nya sudah mengelola screen house yang diisi dengan tanaman bawang merah dengan teknik hidproponik. Ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia dan dukungannya terhadap gerakan Bogor Berkebun. Menurut Dian Herdiawan, dalam waktu dekat pembuatan screen house yang sama juga akan dilakukan untuk membantu kelompok tani di TPST kecamatan lainnya.

Untuk membuat gerakan ini dapat berjalan optimal, Wali Kota Bogor mengingatkan agar kegiatan bimbingan, pembinaan dan pendampingan betul-betul diaktifkan. Disamping jaringan, konsistensi dan kelembagaan. Pemerintah dengan kebijakannya melakukan fasilitasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyambungkan semua yang ada karena keterbatasan yang ada. Terlebih di Bogor banyak lembaga kajian yang berfokus pada agro industri dan hal itu bisa dimaksimalkan dengan menciptakan satu jaringan.

“Jadi saya titip betul-betul pendampingannya,” pesannya ketika acara peresmian. Semoga dengan bimbingan dan pendampingan yang intensif, Bogor Berkebun bisa lebih produktif. (Advertorial)

23.000 Personil Amankan Libur Nataru di Jabar

BOGOR DAILY-Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengerahkan 23.000 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan lainnya siap mengamankan momen libur natal tahun baru. dari jumlah itu, 18.000 terdiri dari Polri dan sisanya terdiri dari TNI, Dishub, BPBD dan Dinkes.

Meski begitu, Polda Jabar tetap melarang perayaan tahun baru karena khawatir terjadinya kerumunan. Kapolda Jawa Barat, Irjen Ahmad Dofiri menyebutkan, menghadapi perayaan natal dan tahun baru ini, terdapat tiga prioritas dalam pengamanan Polda Jabar yakni, jalur tol, seperti tol Cipali dan Tol Cipularang.

“Terdapat juga jalur Arteri Pantura dan selatan dan terakhir jalur wisata Lembang dan Puncak Bogor,” kata Kapolda.

Meski begitu katanya, Polda Jabar tetap melarang perayaan tahun baru nanti karena dikhawatirkan akan terjadinya kerumunan, pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru cukup di rumah saja.

“Alangkah bagusnya kalau merayakan tahun baru ini di rumah saja, karena dikhawatirkan terjadi kerumunan yang bisa memicu penyebaran Covid-19,” katanya.

Dia pun mengaku tidak segan memberikan sanksi sesuai aturan protokol kesehatan jika nanti ada masyarakat yang merayakan tahun baru dengan tidak menerapkan protokol kesehatan. (*)