Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 7617

Libur Nataru, Satpol PP Sidak Hotel dan Restauran di Puncak Bogor

BOGOR DAILY – Untuk mencegah penularan covid-19 petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menggelar sidak inspeksi mendadak di zona oren.

“Sidak dilakukan ke restoran maupun hotel di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat jelang libur Natal dan Tahun Baru,” ucap Kasat PolPP Kabupaten Bogor, Agus Ridho.

Selain melakukan sidak, Satpol PP melakukan sosialisasi kepada hotel dan restoran tersebut.

Bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Puncak harus dilengkapi dengan surat rapid antigen, yang menyatakan wisatawan tersebut tidak terpapar Covid-19.

Sosialisasi Satpol PP itu mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Sementara itu, Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia atau PHRI Kabupaten Bogor mendukung kebijakan dari pemerintah.

“Pemerintah daerah setempat, harus mengakomodir wisatawan yang belum melakukan rapid antigen, dengan cara mendirikan pos pengecekan rapid antigen di Kawasan Puncak,” ucap Ketua PHRI Kabupaten Bogor Budi Sulistyo.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melarang kegiatan di hotel ketika perayaan natal maupun pergantian tahun.

Penerapan Rapid Antigen kepada para wisatawan ini mulai berjalan dari tanggal 24 – 27 Desember dan tanggal 31 Desember – 3 Januari tahun depan. (cj)

Endah Purwanti Dukung Pemkot Fungsikan GOR Kota Bogor Jadi RS Darurat Covid-19

0

BOGOR DAILY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menjadikan GOR Pajajaran sebagai rumah sakit darurat Covid-19.

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi karena tingginya kasus positif yang rata-rata hampir 80 kasus perhari.

Anggota Komisi IV Fraksi PKS DPRD Kota Bogor Endah Purwanti S.Pi, angkat bicara soal GOR Pajajaran yang akan dijadikan rumah sakit darurat Covid-19.

“Kami mendukung langkah antisipatif yang dilakukan pemkot, ke depannya dipakai atau tidak, ya semoga saja tidak terpakai dan hal tersebut bagian dari sebuah perencanaan terkait penanggulangan bencana,” kata Endah Purwanti S. Pi Anggota Komisi IV Fraksi PKS DPRD Kota Bogor di Gedung DPRD , Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Senin (21/12/2020).

Endah Purwanti mengatakan banyak hal yang lebih penting, yaitu memperbaiki proses komunikasi antar daerah.

Kota Bogor telah menambah bed dua kali lipat dari yang sebelumnya 200 sampai sekarang menjadi 500.

Sebanyak 50% pasien Kota Bogor, 30% Kabupaten Bogor dan 20% Depok dan sekitarnya.

Update ramalan secara ilmu epidemiologi bahwa, pucaknya Covid-19 di Kota Bogor berada di Januari 2021 dengan angka 72 ribu kasus.

“Untuk sekarang kami tinggal mengawasi sejauh mana persiapannya jika pemkot akan menjadikan Gor sebagai rumah sakit darurat covid,” lanjutnya.

Endah menghimbau agar masyarakat Kota Bogor tetap dirumah saja pada saat tahun baru, agar terhindar dan mengurangi angka kenaikan Covid-19.(cj)

Hindari Antrean Mobil Ke Jalan Raya, RS EMC Sentul Hentikan Swab Test Drive Thru

BOGOR DAILY – Untuk melengkapi persyaratan dalam melakukan penerbangan, ibu Anggrek (nama disamarkan, red) sudah memesan tes PCR drive thru di Rumah Sakit EMC Sentul sejak hari Jumat, 18 Desember 2020.

Lewat Whatsapp, warga Sentul ini sudah mendapat jadwal untuk hari Selasa, 22 Desember.

Pagi-pagi pukul 8 lewat sedikit, dia sudah sampai di rumah sakit. Petugas keamanan mengarahkan dirinya untuk parkir saja, lalu bergabung dalam antrean walk in.

“Pihak RS khawatir, dikarenakan membludaknya peminat PCR dan antigen test lewat drive thru, akan menyebabkan antrean mobil sampai ke jalan raya,” katanya.

“Mobil-mobil di belakang saya juga diminta parkir saja, semua diarahkan ke antrean walk in customer, drive thru dihentikan sementara ” Lanjutnya.

Antrian jadi panjang, kurang lebih mencapai 50 meteran. Sangat disayangkan pihak RS kurang mengantisipasi hal itu. Sempat turun hujan dan pengantri yang tidak membawa payung sempat mengomel terpapar air hujan, karena jalur antrian dilakukan di ruang terbuka.

“Semoga ke depannya, RS EMC lebih memperhatikan keamanan dan kenyamanan dalam memberikan layanan kesehatan. Jangan dibiarkan hujan-hujanan atau berpanas panasan saat mengantri,” katanya lagi.

Menjelang akhir tahun, banyak pemerintah daerah mewajibkan pendatang melalukan rapid test antigen sebelum masuk ke wilayahnya.

Di antaranya yaitu, Jakarta, Jawa Barat, Bali, D I Jogjakarta, Jawa Tengah dan Kota Malang.

Tidak hanya lewat udara, perjalanan darat, laut dan kereta apipun turut terkena aturan.

Itu sebabnya, antrian panjang test rapid antigen juga terjadi di banyak tempat, di antaranya di Stasiun Gambir, seperti diberitakan Bogor Daily tadi pagi.

(JP)

Ketua DPRD Kota Bogor Usul Sekolah Tatap Muka Ditunda

BOGORDAILY –  Kebijakan pemerintah untuk memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM)  tatap muka masih menuai kontroversi.  Penyebabnya,  karena pandemi covid-19 yang belum selesai di Indonesia, khususnya di Kota Bogor.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyampaikan bahwa pembelajaran tatap muka harus benar-benar dipikirkan dan dipertimbangkan secara matang agar kelak saat dilakukan tidak ada hal yang tidak diinginkan.

“Pemerintah perlu mempertimbangkan dengan sangat matang terkait rencana pembelajaran tatap muka di awal  2021. Pertimbangan tersebut harus didasarkan pada aspek epidemiologi, kesiapan sarana dan prasarana kesehatan, serta kesiapan penerapan protokol kesehatan di sekolah atau lembaga pendidikan.” Ungkap Atang.

Menurutnya, Aspek epidemiologi, terlihat dari angka penyebaran yang semakin luas dan tren jumlah terkonfirmasi positif yang terus meningkat.

Selain aspek epidemiologi, ia meneruskan, dari sisi kesiapan sarana prasarana medis pun harus dipikirkan karena saat ini pun ketersediaan ruang perawatan Rumah Sakit sudah hampir penuh.

Ia khawatirkan jika pembelajaran ini dilanjutkan dengan tatap muka ditakutkan ada klaster baru jika memang tidak benar-benar dipikirkan secara matang.

“Sementara kesiapan penambahan ruang perawatan baru yang perlu waktu. Belum lagi keterbatasan proporsi tenaga kesehatan. Mereka sudah berjuang selama 10 bulan secara terus menerus dan angka belum juga turun,” jelasnya.

Dari dua pertimbangan tersebut, ia menyarankan agar rencana PTM di sekolah ditunda terlebih dahulu beberapa waktu lagi hingga benar-benar sudah siap dengan semua resikonya.

“Mungkin lebih baik ditunda. Nanti di pertengahan semester, bulan Maret baru bisa dilihat lagi kemungkinan pelaksanaannya. Kita berharap sudah mulai turun angka penyebaran covid-19. Terlebih, jika Pemerintah sudah menyiapkan vaksin yang memang sudah lulus uji klinis dan teruji keberhasilannya,” ujarnya.

Sambil menunggu perkembangan, ia menambahkan, pihak sekolah dan pemerintah mulai bisa disiapkan dan diassessment kesiapan penerapan protokol kesehatan di masing-masing sekolah dan lembaga pendidikan.

“Sehingga dengan demikian, pada saat kebijakan PTM sudah dapat diberlakukan, semuanya sudah siap,” pungkasnya. (Egi)

13 Pejabat di Kantor Pertanahan Kota Bogor Dirombak

BOGORDAILY – Kantor Pertanahan Kota Bogor melantik 13 pejabat struktural. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan para Pejabat Fungsional Kantor Pertanahan Kota Bogor telah dilaksanakan pada Selasa tanggal 22 Desember 2020 di Kantor BPN Kota Bogor Jl. Merak, RT.01/RW.02, Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Ibu Erry Juliani Pasoreh, S.H.M.Si

Pelantikan 13 Pejabat ini berdasarkan keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

Pelantikan pejabat oleh Ery Juliani Pasoreh, S. H., M. Si, Selasa (22/12/2020). Foto: CJ/bogordaily.net

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Ibu Erry Juliani Pasoreh mengatakan, pelantikan dilakukan untuk penyegaran seluruh pejabat.

Pelantikan berdasarkan keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia nomor 516/SK -100. KP. 02.08/XII/2020 tanggal 14 Desember 2020 tentang pengangkatan dalam jabatan fungsional penata pertanahan pertama melalui mekanisme peyetaraan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Barat.

“Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri No. 38 Tahun 2016 yang berubah menjadi Peraturan Menteri ATR/BPN No. 17 Tahun 2020” Ucap Erry Juliani Pasoreh.

Selain pelantikan, juga dilakukan pemangkasan struktur organisasi pada Subbagian tata usaha.

“Yang tadinya ada 3 struktur di subbagian tata usaha, kami ringkas menjadi koordinator dan kelompok jabatan fungsional menurut permen ATR/BPN No. 17 Tahun 2020.” Pungkasnya.

(Shandra).

Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang I Tahun 2020

0

I.      Dasar :

1.      Permendagri nomor : 72 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan bupati bogor nomor 112 tahun 2020 tentang pemilihan kepala desa;
2.      Peraturan bupati bogor nomor : 66 tahun 2020 tentang tata cara pemilihan dan pemberhentian kepala desa;
3.      Peraturan bupati bogor nomor : 69 tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran wabah covid-19 dalam penyelenggaraan pemilihan kepala dinas;
4.      Surat menteri dalam negeri nomor 141/5483 /bpd tanggal 10 desember 2020 hal : tindak lanjut rapat koordinasi pusat dan daerah dalam rangka persiapan pilkades tahun 2020;
5.      Surat edaran bupati bogor nomor : 141.1/398-dpmd/2020 tentang penjelasan pelaksanaan kegiatan tahapan pemilihan kepala desa serentak gelombang i tahun 2020;
6.      Surat sekretaris daerah kabupaten bogor nomor : 141.1/1090-dpmd/2020 tanggal18 desember 2020 perihal : ketentuan penyelenggaraan pemungutan suara dan perhitungan suara pemilihan kepala desa dalam masa pandemi covid-19 tahun 2020.

II.     Lokasi penyelenggaraan

1.      Jumlah kecamatan        :       34 kecamatan
2.      Jumlah desa     :       88 desa
3.      Jumlah hak pilih        :       753.798 hak pilih
4.      Jumlah tps      :       1.615 tps (semula 703 tps penambahan 912 tps)
5.      Tps terkecil berdasarkan hak pilih      : 394 org (desa sukajadi kec. Cariu
6.      Tps terbesar berdasarkan hak pilih      :       592 org (desa bojong gede kec. Bojong gede)

III.    Penyelenggara

1.      Panitia pilkades tk. Kabupaten  :       25 unsur skpd dan unsur muspida
2.      Panitia pilkades tk. Kecamatan  :       34 kec x 12 unsur staf kec. Dan unsur muspika
3.      Panitia pilkades tk. Desa       :       88 desa x 9 orang       =    792 org
4.      Kpps    :       1.615 tps x 5 orang     = 8.075 org
5.      Kemanan dalam tps (linmas)      :       1.615 tps x 2 orang     = 3.230 org

III.    Pendukung

1.      Tenaga keamanan
a.      Kodim bogor     :       1.452 personil
b.      Kodim depok     :         150 personil
c.      Ats     :      250 personil
d.      Sub denpom      :             20 personil
e.      Polres bogor    :    2.904 personil
f.      Polresta depok  :        500personil

g.      Satpol pp       :
1)      mako    :           304 personil
2)      kecamatan       :           374 personil
2.      Tenaga kesehatan        :       1.615 personil
3.      Tim monitoring penerapan protokol kesehatan
a.      Tingkat kabupaten (perangkat daerah)    :       416 personil
b.      Anggota pramuka :  3.208 anggota

Publikasi Kinerja Seksi Aparatur Pemdes Bidang Pemdes Dpmd Kab Bogor
Laporan Pilkades Serentak Di 88 Desa 34 Kecamatan Tahun 2020

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades, red) serentak gelombang I Tahun 2020 telah selesai dilaksanakan pemungutan dan perhitungan suara. Tepatnya, di 88 desa di 34 kecamatan di Kabupaten Bogor ikut dalam kontestasi pesta demokrasi ini

Kepala Seksi Aparatur Desa, Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Budi Riva mengaku bersyukur karena acara ini dapat terselenggara dengan sukses.

“Kami ucapakan terimakasih kepada semua pihak. Semua ikut berkontribusi dengan baik. Terlebih bisa menaati protokol kesehatan, karena pandemi Covid 19,” terangnya.

Semoga akan lahir pemimpin desa yg mampu mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten termaju ,nyaman dan berkeadaban. (adv)

Adapun berikut rincian kegiatan Pilkades di 88 di 36 kecamatan Berikut foto kegiatan pilkades di 88 desa, di 34 kecamatan di Bogor.

Bupati Bogor Masih Ragu Berlakukan Sekolah Tatap Muka

BOGORDAILY-Pemerintah Kabupaten Bogor masih ragu untuk melaksanakan kebijakan sekolah tatap muka pada 2021.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan,  pembelajaran tatap muka 2021 menuai pro dan kontra dari beberapa pihak, baik pemerintah ataupun orang tua murid.

Sebab,  saat ini jumlah  kasus covid-19 terus meningkat meski KBM dilakukan di rumah.

“Banyak keluhan dari orang tua tentang pembelajaran tatap muka, tapi ada sebagian juga yang ingin sekolah tatap muka karena terus terang banyak orang tua yang kewalahan anaknya di rumah” kata Ade Yasin.

Ade Yasin menerangkan bahwa jika konsep pembelajaran tatap muka 2021 tetap diberlakukan maka pihaknya akan di mengurangi jumlah murid di setiap kelas.

“Nah, walaupun nantinya diberlakukan sekolah tatap muka, kemungkinan perkelas akan diberlakukan 10 orang saja yang awalnya 30 perkelas,” ia meneruskan.

Selain itu, ia akan membuat surat pernyataan bagi orang tua murid yang mengijinkan anaknya untuk pembelajaran tatap muka, agar tidak ada komplain orang tua jika kemudian ada hal-hal yng tidak diinginkan.

“Nanti untuk orang tua yang mengijinkan anaknya sekolah tatap muka, saya haruskan untuk membuat surat pernyataan. Tapi kalau yang tidak mau tatap muka pun tidak apa-apa, kita sudah pasilitasi WiFi di beberapa titik desa,” ungkapnya.

Dengan itu, Ade Yasin menyatakan sikap bahwa pihaknya belum siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka yang mana menurutnya hal tersebut beresiko tinggi paparan covid-19.

“Kalau saran dari saya jangan dulu, karena yang dewasa saja belum benar-benar patuh pada protokol kesehatan, apalagi anak-anak, siapa yang memastikan anak betah pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan? Ini harus dipertimbangkan, karena saya juga tidak bisa menahan itu, karena itu merupakan keputusan menteri,” bebernya.

Di akhir pembicaraannya, ia mempertegas bahwa pihaknya tidak bisa memutuskan satu pihak, ia menyerahkan kepada pihak orang tua tentang kesiapan tatap muka tersebut.

“Intinya, dari saya, sekolah boleh, tidak sekolah pun tidak apa-apa. tapi saya pribadi memilih tidak, tapi pak Mentri memperbolehkan,” pungkasnya. (Egi)

Jelang Tahun Baru, Enam Menteri Baru Diumumkan

0

BOGOR DAILY-Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengenalkan menteri-menteri barunya. Ini adalah reshuffle kabinet pertama Jokowi untuk Kabinet Indonesia Maju.

Pengumuman nama-nama menteri baru Jokowi ini digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020). Jokowi mengumumkan langsung nama-nama menterinya.

“Bapak, ibu, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, pada sore hari yang berbahagia ini saya bersama-sama dengan Bapak Wapres ingin mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota Kabinet Indonesia Maju. Untuk itu, saya akan memperkenalkan satu per satu,” kata Jokowi.

Dalam reshuffle kabinet kali ini, Jokowi memilih nama-nama baru untuk menjadi pembantunya. Selain itu, Jokowi melakukan pergeseran nama lama untuk menjabat posisi baru.

Beberapa menteri baru Jokowi adalah Tri Rismaharini atau Risma sebagai Mensos hingga Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Risma menggantikan Juliari Batubara yang terjerat kasus dugaan korupsi dana bansos Corona, sedangkan Trenggono mengisi posisi Edhy Prabowo yang kena kasus dugaan korupsi terkait ekspor benur.

Salah satu nama yang mengejutkan publik adalah Sandiaga Uno. Sandiaga Uno menjadi menteri baru Jokowi untuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama. Selain itu, kejutan lain ialah Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menjadi Menteri Agama RI menggantikan Fachrul Razi.

Total ada 6 menteri baru Presiden Jokowi dalam reshuffle pertama Kabinet Indonesia Maju. Berikut ini nama-nama menteri baru Jokowi yang dikenalkan sore ini:

Menteri Sosial: Tri Rismaharini
Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Uno
Menteri Perdagangan: M. Lutfhi
Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin

Sumber: detik.com

Staf Kelurahan Panaragan dan Puskesmas Merdeka Turun ke Jalan

0

BOGOR DAILY- ” Tetap gunakan masker. Dengan melindungi diri sendiri, kita juga melindungi orang lain,” teriak Kasi Pemerintahan Kelurahan Panaragan, Khairil Faisal Isma S.Sos melalui pengeras suara.

” Bu minta masker, kasihkan ke supir angkot maskernya, ” lanjutnya kepada seorang ibu dalam rombongan.

Sesekali, staff Puskesmas Merdeka menghentikan motor dan mobil angkot, memberikan masker kepada supir atau penumpang yang tidak memakai masker.

Sedangkan beberapa pegawai Kelurahan Panaragan membawa papan seperti orang berdemo, bertuliskan anjuran, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan.

Satu dua kali, ada saja pengendara yang tidak mengindahkan anjuran bermasker, mengomel lalu melajukan kendaraannya melewati Kasipem beserta rombongan dengan mengebut. Mereka yang begitu akan dihardik oleh Pak Khairil lewat Toa.

“Pandemi di kota Bogor masih terus naik. Kami akan terus mengampanyekan gerakan 3M ini. Untuk menghambat mata rantai penularan Covid – 19,” kata seorang staff Kelurahan sambil berjalan, meneruskan kampanyenya ke arah Jembatan Merah. (JP)

Dinda Hauw Hamil 3 Bulan, Rey Mbayang Makin Protektif

0

BOGOR DAILY- Artis Dinda Hauw hamil anak pertama. Kehamilannya pun sudah memasuki usia tiga bulan.
Dinda hauw dan suaminya, Rey Mbayang begitu bahagia saat mengetahui hal tersebut. Hal itu terlihat wajah hingga ceritanya kepada awak media.

“Kabar bahagianya ya makin-makin bahagia karena sudah nggak perlu ngumpet-ngumpet lagi kan, terus semua orang sudah pada tahu, terus doa-doa baiknya berdatangan,” kata Dinda Hauw saat ditemui usai mengisi acara Rumpi: No Secret di studio Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020).

Hal itu pertama kali diumumkan Dinda Hauw dan Rey Mbayang di media sosial Instagram dan YouTube nya. Awalnya, test pack yang digunakan Dinda Hauw hanya menunjukkan satu garis. “Pokoknya momennya surprise banget karena dia ngelihat dan akhirnya kayak cuma garis, terus aku bilang ‘biarin aja sayang’.

“Pas tidur ada di mimpi, di mimpi itu kondisi yang sama aku ngelihat di test packnya dua garis. Abis itu aku langsung cari di tempat sampah yang sudah dibuang, pas ngelihat masyaallah kadarullah ya dua garis,” ucap Rey Mbayang dalam kesempatan yang sama.

Keesokan harinya Rey Mbayang langsung pergi menemani Dinda Hauw untuk mengecek kandungannya ke rumah sakit. Ternyata benar, Dinda Hauw hamil anak pertama.

Kini, Dinda Hauw semakin manja sejak mengandung. Namun hal itu tidaklah menjadi masalah bagi Rey Mbayang.

Dinda Hauw dan Rey Mbayang ditemui seusai menjadi bintang tamu acara Rumpi No Secret, Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis (03/12). “Sebelum hamil juga sudah manja sih, makin. Tapi nggak apa-apa juga aku senang,” papar Rey Mbayang.

Rey Mbayang mengakui ada perubahan yang signifikan dari Dinda Hauw. Ia menjadi lebih sensitif sejak berbadan dua.

“Sekarang sih aku nggak ngebolehin, kayak misalnya dia kan suka banget mancing, sekarang nggak bolehin dulu. Tapi kalau kayak nyamuk gitu agak susah juga ya kalau misalkan tiba-tiba ada nyamuk kan refleks kan. Jadi ya yang terlihat besar aja sih,” imbuh Dinda Hauw.

Selain itu, Rey Mbayang jadi protektif kepada istrinya tersebut. Ia tak mau Dinda Hauw jatuh sakit. Rey Mbayang pun menjadi suami siaga saat ini. “Berusaha lebih sigap aja apapun itu, dari segi makannya, dari segi dia mungkin jalan pakai yang tinggi agak takut,” pungkas Rey Mbayang.