Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 7633

Tahun Baru, Mau Ganti HP? Samsung S21 Siap Meluncur Januari 2021 Lho

0

BOGOR DAILY-Punya keinginan buat ganti HP baru di awal tahun? Samsung Galaxy S21, S21 Plus, S21 Ultra dikabarkan segera meluncur pada 14 Januari 2021 secara global. Ponsel ini juga dikonfirmasi menggunakan chipset Exynos 2100 terbaru buatan Samsung.

Dikutip dari Android Authority, Jumat (11/12/2020), informasi ini disampaikan langsung dari toko penjualan Samsung terbesar di India, Outlet Opera House di wilayah Bengaluru. Penjualan pertama akan dimulai pada 29 Januari 2021 di India, dua minggu setelah diluncurkan.

Menurut pihak Opera House, seri Galaxy S21 ini baru akan sampai di India seminggu setelah peluncuran. Ini artinya, ponsel juga bakal didistribusikan di negara lain setelah 22 Januari.

Selain mengkonfirmasi peluncuran dan detail ketersediaan, mereka juga mengungkap bahwa seri Galaxy S21 akan menggunakan chipset Exynos 2100. Kabar ini membantah bahwa ponsel tersebut bakal ditenagai chipset terbaru buatan Qualcomm, Snapdragon 888.

Kemudian, untuk varian Galaxy S21 Ultra dipastikan bakal memiliki kamera utama 108MP, dua sensor 10MP yang salah satunya mendukung 10x optical zoom, dan laser autofocus. Sedangkan untuk kamera keempat diprediksi akan menjadi kamera ultrawide 10MP.

Untuk varian warna, Samsung Galaxy S21 akan tersedia dalam warna abu-abu, merah muda, ungu, dan putih. Lalu untuk Galaxy S21 Plus diluncurkan dalam varian pink, ungu, silver, dan hitam

Camat Tanah Sareal Sahib Khan Ingatkan Warga Terus Terapkan Protokol Kesehatan

BOGOR DAILY – Camat Tanah Sareal Sahib Khan terus mengingatkan warganya taat pada protokol kesehatan, untuk menekan penyebaran dan penularan virus COVID-19.

Apalagi di Kecamatan Tanah Sareal terdata cukup banyak warga yang terpapar Covid19.

Sahib Kahn meminta serta menghimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan sebaik mungkin.

“Ya, cenderung masyarakat saat ini mulai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Ini termasuk kelemahan kami, oleh karena itu kami tidak pernah lupa untuk terus menghimbau agar terus menerapkan prokes sebaik mungkin,” ujar Sahib.

Dia menjelaskan, penularan Covid 19 di wilayah Kecamatan Tanah Sareal tinggi, kebebasan dari sebagian masyarakat yang acuh terhadap prokes menyebabkan laju positif menjadi tidak terkontrol.

“Ada 3 wilayah zona merah penyebaran Covid 19 di wilayah Tanah Sareal, yakni Kelurahan Kedungbadak, Kelurahan Kedungwaringin dan Kelurahan Kayumanis,” ucap Camat berjenggot tersebut.

Menurut data yang kami dapatkan langsung, ada 30 orang di Kelurahan Kedungbadak yang positif, 20 orang untuk Kedungwaringin dan 16 orang positif di Kelurahan Kayumanis.

Tren naiknya angka positif Covid-19 ini meningkat dari klaster penularan di perkantoran maupun mereka yang bepergian keluar wilayah Bogor.

“RW siaga Covid diwajibkan untuk berperan aktif diwilayahnya masing-masing. Mengontrol keluar masuknya warga sebagai antisipasi awal treatment penanganan Covid 19 di wilayah Kecamatan Tanah Sareal,” jelas Sahib.

Melalui koordinasi yang kuat dengan Satgas Covid 19 Kota Bogor, Pemerintah Kecamatan Tanah Sareal sudah memberikan bantuan seperti masker, handsanitizer, penyemprotan disinfektan dan masif himbauan penerapan prokes dengan baik.

“Harapan kami vaksin segera di realisasikan, masyarakat harus tetap menjaga jarak, patuhi protokol kesehatan dan mendapatkan hak sebagai manusia untuk terus sehat dan bugar, In Syaa Allah bersama kita dapat melalui semua ini, Aamiin,” pungkasnya.(Ibnu)

Mantul! BPN Kota Bogor Sabet Penghargaan dari BPN Wilayah Jawa Barat

BOGOR DAILY – Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Wilayah Provinsi Jawa Barat, Badan Pertahanan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Barat berikan penghargaan kepada BPN Kota Bogor, Jumat (11/12/2020).

Dibawah Komando Ibu Kepala Kantor BPN Kota Bogor, Erry Juliani Pasoreh S.H., M.Si, BPN Kota Bogor raih penghargaan Potensi Desa/Kelurahan Lengkap Terbanyak se-Jawa Barat.

Hal tersebut tentu menjadi semangat baru untuk BPN Kota Bogor dalam meningkatkan kinerja yang profesional dimasa Pandemi ini.

Dengan jumlah sebanyak 68 Kelurahan dan 6 Kecamatan di Kota Bogor ini tentu perlu semangat dan tekad yang kuat untuk mencapai penghargaan tersebut ditambah dengan luas wilayah Kota Bogor memiliki luas 118,50 km yang cukup padat penduduk. (Red-BDN-Egi)

Tercatat 237 Ormas di Kabupaten Bogor, Bakesbangpol Harapkan Sinergitas

BOGOR DAILY – Sebanyak 237 Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bogor yang sudah tercatat di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bogor, namun ada beberapa Ormas yang masih belum memberikan keterangan pemberitahuan keberadaan organisasi.

“Sebanyak 237 Ormas di Kabupaten Bogor, namun belum semuanya membuat keterangan pemberitahuan keberadaan organisasi nya,” kata, Kasubid Ormas Ajiz.

Bakesbangpol Kabupaten Bogor, berencana akan turun langsung kepada ormas-ormas yang terdaftar tersebut, untuk dimintai pembuatan keterangan pemberitahuan keberadaan organisasi.

“Rencananya, 2021 kami mau kunjungan setiap ormas untuk pembuatan keterangan pemberitahuan keberadaan organisasi di kabupaten Bogor,” ungkapnya.

Selain itu, Bakesbangpol juga akan mewadahi masukan-masukan dari ormas secara langsung ke wilayahnya, terkait kendala yang ada dalam Ormas yang mereka kunjungi.

Bakesbangpol pun rutin mengadakan seminar-seminar antar ormas, di masa pandemi covid-19 dan di fenomena kesatuan yang saat ini tengah menurut di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor.

“Belakangan ini juga, Bakesbangpol juga rutin mengadakan acara dengan ormas-ormas untuk menyatukan sinergitas, tentunya dengan protokol kesehatan yang berlaku seperti pembatasan peserta,” jelasnya.

Ia berencana akan mengadakan seminar besar-besaran, dengan mengundang seluruh ormas setelah pandemi covid-19 ini hilang dari tanah tegar beriman untuk mempersatukan ormas-ormas yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kita sering, mengadakan seminar untuk silaturahmi seluruh ormas kabupaten Bogor, namun sekarang tidak karena anggaran kebanyakan disalurkan ke covid-19 dan kumpulan pun tidak diperbolehkan banyak,” pungkasnya

Ia berharap dengan banyaknya ormas di kabupaten Bogor, yang seluruh program kerjanya baik dapat bersinergi untuk membangun negeri khususnya Kabupaten Bogor.

“Saya melihat program jangka panjang dan pendek mereka bagus-bagus semua, semoga ormas di kabupaten Bogor ini bisa bersinergi untuk membangun Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Egi)

Pengacara Kantor Sembilan Bintang Gugat Salah Satu Cakades Klapanunggal Rp10 Milyar

0

BOGOR DAILY – Kantor Hukum Sembilan Bintang kembali melakukan langkah hukum mewakili kliennya, keluarga Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita, menggugat salah satu Calon Kepala Desa Klapanunggal berinisial AES.

Hari ini tim kuasa hukum dari istri Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Cibinong Kabupaten Bogor atas dugaan perbuatan melawan hukum.

Pasca dilayangkannya somasi ke-III (peringatan ketiga) oleh tim kuasa hukum dari kantor hukum sembilan bintang kepada Cakades Klapanunggal AES, tanggal 08 Desember 2020.

Tidak sampai disitu, nominal dicantumkan dalam ganti rugi yang diajukan tim kuasa hukum sebesar Rp.10.000.000.001 kepada AES selaku tergugat.

“Jika somasi kami saja tidak diindahkan oleh sdr. AES , maka kami kali ini membuktikan keseriusan dari isi bunyi somasi tersebut dengan melanjutkan ke tahap proses hukum selanjutnya yakni melalui gugatan di pengadilan sebagaimana gugatan yang telah teregistrasi nomor 26/Pdt.G.S/2020 PN Cbi tertanggal 11 Desember 2020,” kata tim Hukum Sembilan Bintang, Anggi Triana Ismail.

Sedari awal, pihaknya memperingatkan AES melalui somasi, namun pihak AES terkesan cuek dan tidak paham dengan hukum dengan mendiamkan bunyi somasi yang dilayangkannya itu.

Sedari awal pihak keluarga atau isteri sah dari Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita telah memberikan kesempatan untuk membuka ruang melalui jalur kekeluargaan, akan tetapi niatan baik dari Kliennya justru diacuhkan AES.

“Sehingga sebetulnya kami cukup bersabar untuk upaya penyelesaian terkait permasalahan ini,” ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelum kasus ini bergulir, kasus ini bermula lantaran adanya dugaan penyerangan sambil membawa senjata tajam yang dilakukan GS (klien) yang sekarang telah diproses di polres bogor.

“Namun hal itu perlu kita dalami terlebih dahulu, apalagi sampai ramai yang menjadi framing berita seolah-olah klien kami melakukan dugaan pidana yang berdiri sendiri. Ini bahaya!!! Apalagi harus menjadi konsumsi publik,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan dalam teori pidana, sebuah tindak pidana dibangun atas dua unsur penting yaitu unsur objektif / physical yaitu, actus reus (perbuatan yang melanggar undang-undang pidana) dan unsur subjektif / mental yaitu mens rea (sikap batin pelaku ketika melakukan tindak pidana).

“Artinya perlu dilihat perbuatan dari klien kami atas adanya kedatangan ke kediaman AES, tak lain dengan maksud mengklarifikasi atas adanya dugaan muatan penghinaan atau pencemaran terhadap ayah kandungnya didalam orasi politiknya,” ujar Anggi.

Di lain sisi, ia meneruskan, ada ajaran kausalitas yaitu, ajaran tentang sebab akibat yang mana untuk delik materil permasalahan sebab akibat menjadi sangat penting.

Ia juga menjelaskan bahwa kausalitas berlaku ketika suatu peraturan pidana tidak berbicara tentang perbuatan atau tindak pidananya (yang dilakukan dengan sengaja), namun menekankan pada hubungan antara kesalahan atau ketidaksengajaan (culpa) dengan akibat.

Anggi menyampaikan bahwa kasus tersebut perlu kajian mendalam kembali, karena kasus tersebut sudah beredar di khalayak ramai.

“Sekali lagi perlu kita dalami perihal kasus yang sudah menyita perhatian publik ini,” jelasnya

Perbuatan GS didasari, karena adanya terlebih dahulu mendapatkan sebaran video yang berdurasi kurang lebih 50 detik. Dalam video tersebut AES dalam kampanye politiknya yang diduga keras telah menghina dan menyerang kehormatan Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita, sehingga GS mendatangi kediaman AES.

“Jangan melihat dan mendengar sepotong-sepotong, bisa berbahaya ini,” tegasnya.

Maka dari itu, ia menerangkan, sebetulnya tindakan yang dilakukan oleh anak kliennya tersebut ada hubungan sebab-akibat (kausalitas), sehingga tidak timbul serta merta tanpa ada pemicunya.

“Oleh sebab itu kami sebagai kuasa hukum klien, tidak pernah main-main untuk mengungkap kebenaran sejati. Klien kami sudah cukup sabar ketika Alm. DR. H. TB. Munir Sasmita di bawa-bawa dalam orasi politiknya di hadapan masyarakat oleh sdr. AES, padahal untuk berkampanye sebetulnya tidak harus membawa nama dari suami klien kami, karena memang tidak ada subtansinya, bukannya visi misi yang disampaikan tapi malah nama suami klien kami seolah menjadi bahan tertawaan,” tegas Anggi.

Ia mengakhiri pembicaraannya dengan akan membuktikan, siapa yang sesungguhnya bersalah dalam kasus tersebut.

“Kita akan buktikan dimana sesungguhnya posisi kebenaran sejati itu berada,” tukasnya. (*/Egi)

Suherwin Himbau Jaga Kondusifitas Pilkades. Warga Beri Kesaksian Suherwin Sukses Bangun Ciherang

BOGOR DAILY – Pilkades Serentak di Kabupaten Bogor tinggal menghitung hari. Dari 88 Pilkades yang bakal di gelar tanggal 20 mendatang, Kecamatan Dramaga bakal menggelar 4 Pilkades yakni, di Desa Ciherang, Sukadamai, Neglasari dan Purwasari.

Untuk momentum itulah Calon Kades Suherwin dari Desa Ciherang memenuhi undangan warga dalam acara silaturahmi sambil ngaliwet.

Pada kesempatan tersebut, Suherwin menghimbau masyarakat Kabupaten Bogor yang mengikuti pesta demokrasi pada 20 Desember nanti, agar selalu menjaga kondusifitas khususnya di Wilayah Kecamatan Dramaga yang diikuti oleh 5 calon.

“Menjelang Pilkades di Kabupaten Bogor yang sudah dekat, saya harapkan dan saya himbau khususnya di Kecamatan Dramaga yang diikuti 4 Desa yaitu agar selalu menjaga kondusifitas,” ujar Suherwin.

Tidak hanya masyarakat yang dihimbau untuk menjaga kondusifitas, namun kepada para calon kepala Desa dan timsesnya.

Ia mengharapkan agar selalu menjaga kedewasaan dalam berpolitik, karena melihat pesta demokrasi tingkat Desa ini rentan terjadi pergesekan.

“Potensi gesekan kemungkinan besar ada. Karena Pilkades ini rentan. Oleh karenanya saya menghimbau kepada calon dan tim sukses untuk menjaga kondusifitas sebagai bentuk antisipasi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Pilkades sekarang pun diikuti oleh Desa Ciherang 5 calon kepala desa yang mengikuti pesta demokrasi tersebut.

Untuk menjaga tali silaturahmi serta menjaga kehangatan antara calon, timses dan masyarakat, Suherwin meminta satu persatu calon kepala Desa mengajak diskusi demi kemaslahatan Desa CIherang.

“Dari awal, setiap berjumpa calon calon, bicara panjang lebar untuk mendiskusikan secara moral,” ungkapnya.

“Lanjutkan Pak, Karaos, Kahartos Kabuktos (Terasa, Berarti, Terbukti-red),” celetuk ibu Nenih, Iwan, Suhendra dan beberapa warga secara spontan, saat Suherwin menyampaikan himbaunya.

Ketika menggelar acara sosialiasi calon kades Ciherang Suherwin di GOR Tirta Karya kemarin sore.

Menurut Saefulloh, warga RT.01/01 Desa Ciherang dari rekam jejak yang ada selama menjabat, untuk periode ketiga saat ini alangkah eloknya, jika Suherwin di beri kembali kepercayaan oleh warga, untuk melanjutkan membangun Desa Ciherang.

“Saya mendukung agar pembangunan di Ciherang berkelanjutan,” beber Apung sapaan akrabnya.

Hal senada diungkapkan AHMAD Haerulloh, OWNER GOR Tirta Karya. Menurutnya, semua yang memcalonkan adalah putra/putri terbaik Desa Ciherang.

Semua mempunyai visi dan komitmen yang baik. Bagaimana membangun Desa Ciherang on the track.

“Pilih pemimpin yang telah teruji dan terbukti,” pungkas nya kepada Bogordaily.net. (gib)

Testimoni Becky Tumewu Melakukan Pelayanan Kesehatan di Bogor Senior Hospital

BOGOR DAILY – Becky Tumewu lakukan PCR Swab Test di Bogor Senior Hospital. Ia membeberkan pesan kesannya selama memeriksa kesehatannya di Bogor Senior Hospital.

Ia menyampaikan kepuasannya selama melakukan PCR Swab Test di Bogor Senior Hospital yang tidak membuat terintimidasi dan takut akan melakukan swab.

“Saya sih betah ya, menyenangkan. Suasananya juga tidak terasa terintimidasi, tidak buat serem dan juga tidak membuat saya ketakutan,” kata Becky.

Tidak hanya itu, protokol kesehatan yang diterapkan di Bogor Senior Hospital ini pun sesuai dengan standar Pemerintah hingga membuatnya nyaman.

“Saya nyaman sekali, tentu dengan diikuti protokol kesehatan yang sangat baik,” ungkapnya.

Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dipakai oleh Bogor Senior Hospital pun telah terjamin, salah satunya SOP perawat saat lakukan PCR Swab Test.

“Kemudian SOP nya juga sangat terjamin. Jadi kalau buat saya selama pandemi ini saya selalu lakukan PCR Swab Test disini. Nyoloknya pun ga salah,” tukasnya. (Red-BDN-Egi).

Selama Pandemi, Pelayanan PDAM Kabupaten Bogor Berjalan dengan Protokol Kesehatan

BOGOR DAILY – Pandemi Covid-19 belum usai dan membuat segala kegiatan serba terbatas, namun hal tersebut tidak membatasi pelayanan-pelayanan masyarakat tentunya dengan selalu menjaga protokol kesehatan.

Begitupun dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, yang membatasi kegiatan rapat dan tamu yang datang, selama masa pandemi dan selalu menjaga protokol kesehatan.

“Untuk kegiatan selama pandemi kita tetap melaksanakan prokes, begitu masuk kantor pegawai wajib cuci tangan dan mengenakan masker, untuk kegiatan rapat dan penerimaan tamu kami batasi,” kata Direktur Utama, Hasanudin Tahir.

Namun, pelayanan pelanggan tetap berjalan karena untuk memenuhi kebutuhan pelanggan PDAM Tirta Kahuripan dan Cabang, pelayanan pun tetap membuka loket dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Sedangkan pelayanan pelanggan dipastikan tidak terganggu. Di cabang pelayanan juga tetap membuka loket dengan prokes 3M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, dan Mencuci Tangan) untuk pelanggan yang datang, juga tentunya mengecek suhu tubuh pelanggan,” ia melanjutkan.

Ia juga menghimbau agar pelanggan untuk membayar PPOB. “Kami juga menghimbau kepada pelanggan untuk membayar PPOB, secara internal kami masih bekerja WFH,” jelasnya.

Untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Bogor, PDAM Tirta Kahuripan di awal pandemi membantu penyediaan tempat cuci tangan, yang tersebar di Puskesmas dan pasar-pasar tradisional.

“Diawal masa pandemi turut membantu menyediakan tempat cuci tangan yang disebar ke sejumlah Puskesmas serta pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Egi)

Saksikan! Anugerah PWI Kota Bogor, Jumat Malam Ini Pukul 19 WIB

BOGOR DAILY – Waktu penyelenggaraan acara penganugerahan PWI Kota Bogor bagi pejuang pada masa pandemi covid-19 di Kota Bogor, semakin mendekat.

Prosesi yang akan berlangsung pada Jumat, 11 Desember 2020 di Museum PETA Bogor ini, utamanya akan memberikan penghargaan khusus berupa trofi Anugerah PWI Kota Bogor 2020 serta medali kehormatan bagi pihak yang dinilai peduli dalam upaya kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial.

Trofi berbentuk khusus itu kini tengah diproduksi oleh seorang seniman patung asal Bogor, Yana W Sucipto.

Dirancang dengan dominasi warna emas dan memiliki tinggi sekitar 40 cm dengan lebar sekitar 15 cm, trofi ini sangat berbeda dan terlihat khusus.

“Meski masih dalam taraf modeling dan saat ini sedang proses cetak, bentuknya sudah bisa dilihat dan nampak sangat berbeda,” ujar Yana, saat ditemui baru-baru ini di studio patungnya di bilangan Cimanggu.

Rancangan trofi yang dibuat panitia ini didasarkan pada logo kegiatan Anugerah PWI Kota Bogor 2020 yang didesain oleh Rifki Setiadi. Unsurnya adalah obor dengan nyala api, kelopak bunga dan pena.

Yana menuturkan, panitia memberikan kebebasan untuk mengeksplorasi bentuk dan stilasi yang diterapkan dalam unsur-unsur itu.

“Konsep umumnya yang saya terapkan berdasarkan diskusi dengan perancang dan panitia adalah menularkan semangat nilai kejuangan,” tutur Yana.

Untuk mewujudkan konsep itu, Yana WS dituntut untuk menyelesaikan kurang dari satu bulan.

“Desainnya memang berbeda. Tidak rumit tapi filosofinya kuat dan konstruksinya sangat ergonomis untuk dipegang. Beratnya juga cukup. Saya berusaha menyelesaikannya sesuai deadline yang diminta panitia,” terang Yana.

Trofi dengan badan bentuk pena itu, menancap dalam lingkaran berupa potongan limas sebagai base. Sedangkan di bagian atasnya terdapat kelopak bunga yang menopang api membara dari obor.

Ia melanjutkan, unsur obor dan api itulah yang menjadi puncak dari makna trofi yang tengah dibuatnya.

“Perancang menempatkan api sebagai simbol semangat, pemberi cahaya yang bisa diartikan sebagai nilai juang atau informasi yang bersifat edukatif. Mengingat di pangkal obornya dijadikan bentuk pena yang menancap tajam,” bebernya.

Sementara unsur kelopak bunga memberi makna pengabdian, tanda jasa dan rasa syukur.

“Saya melihat pemaknaan kelopak bunga ini terkait peran para pejuang pandemi yang diusung dalam acara ini,” tilik Yana. Bunga juga sering diartikan sebagai penghormatan dan nama harum.

“Banyak para pejuang pandemi di Kota Bogor yang akhirnya harus mengorbankan nyawanya, gugur dalam perjuangan melawan pandemi. Makna kelopak bunga itu juga dianggap penting dalam rancangan ini,” ujar pematung senior yang sudah berkarya sejak 1975 ini.

Yana memproduksi trofi ini dengan bahan dasar polyresin dan plat metal chrome.
Setelah modeling dibuat dan disetujui, Yana mulai memproduksi dengan terlebih dahulu membuat cetakan untuk perbanyakan. Setelah cetak selesai, proses berikutnya adalah pengeringan.

“Proses itu dilanjutkan dengan membersihkan dan menghaluskan permukaan hingga rata dan tidak ada sedikitpun bagian yang kasar,” papar lelaki kelahiran 1957 ini.

Bagian finishing dari proses pembuatan itu adalah galvanisasi atau semacam pelapisan dengan kuningan warna emas sekaligus sebagai pelindung dari trofi.

“Permukaannya harus sangat halus dan rata. Warna emasnya juga harus muncul. Proses ini harus membuat trofi semakin berkilau karena ini acara bergengsi,” lanjut seniman lulusan IKJ ini.

Selain membuat trofi untuk Anugerah PWI Kota Bogor 2020, Yana WS juga banyak membuat berbagai trofi lainnya sejak awal tahun 2000 seperti festival teater, musik, tari hingga film.

Ia juga dikenal sebagai seniman yang pernah membuat patung Bima Arya dalam versi wayang yang kini menjadi koleksi seni Walikota Bogor.

Selain GOR Pajajaran, Kantor Dinas juga Dijadikan RS Darurat Covid-19

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor akan menggunakan kantor dinas dan gelanggang olahraga (GOR) untuk rumah sakit darurat penanganan Covid-19. Hal ini ditegaskan Wali Kota Bogor Bima Arya di Kota Bogor, Jumat (11/12/2020).

Dia mengatakan, pemerintah kota menyiapkan rumah sakit darurat karena sekitar 83 persen dari 534 tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang tersedia di rumah sakit sudah terisi dan kasus penularan Covid-19 masih terus bertambah.

Sembuh dari Covid-19, Wali Kota Sutiaji Bersama Sekda Kunjungi Proyek dengan Bersepeda

Pemerintah kota, menurut dia, sudah menghitung kebutuhan biaya untuk menyiapkan rumah sakit darurat di kompleks GOR Pajajaran.

Sementara Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir menjelaskan bahwa penyiapan rumah sakit darurat di kompleks GOR Pajajaran akan dilakukan secara bertahap.

“Kapasitasnya (bisa) sekitar 100 tempat tidur, tapi disiapkan secara bertahap. Ini untuk mengantisipasi terus meningkatnya pasien positif Covid-19, sehingga pasien di rumah sakit tidak terlalu penuh,” ujar Ilham.

Menurut dia, pemerintah kota juga akan menyiapkan ruang gawat darurat untuk menangani pasien Covid-19 di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Ruang gawat darurat itu akan dilengkapi tempat tidur dan peralatan medis seperti di ruang gawat darurat di rumah sakit,” katanya.

Siap Digunakan Januari 2021
Ilham mengatakan, rumah sakit dan fasilitas kesehatan darurat untuk menangani pasien Covid-19 ditargetkan sudah bisa digunakan pada Januari 2021.

Menurut data pemerintah Kota Bogor, pada 10 Desember 2020 jumlah warga yang terserang Covid-19 di Kota Bogor tercatat sebanyak 3.907 orang dengan perincian 3.095 orang sudah sembuh, 702 orang masih sakit, dan 110 orang meninggal dunia.