Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 7825

Pasca Rumah Terbakar di Pamijahan, Warga Gotong Royong Membantu Korban

BOGOR DAILY – Pasca kebakaran yang tertimpa keluarga Nining beserta 3 anak yatimnya, di Cidamar, Kecamatan Pamijahan, berbagai elemen masyarakat bahu-membahu membantu keluarga korban.

Relawan serta elemen masyarakat silih berganti datang ke lokasi kebakaran dari pihak Desa, Satpol-PP, karang Taruna Desa Cibitung Wetan, YSA peduli hingga masyarakat setempat membantu dengan materi dan tenaga.

Ketua Katar Desa Cibitung Wetan, Irfan Maulana Ibnu Kholil, pun sigap menanggapi bencana yang dialami warga desa sekitarnya. Dalam perbincangan kepada Bogordaily.net ia menyampaikan bahwa pihaknya akan ikut andil dalam kabar duka yang dialami oleh warga Desa Cibitung Wetan.

“Karang Taruna tentu akan membantu, saat ini sedang dalam obrolan di lingkungan Katar kita,” ucapnya.

Ia menambahkan dari informasi yang ia dapatkan bahwa kerugian yang terhitung mencapai 150 jt serta seluruh barang-barangnya ikut terbakar hingga peliharaannya serta Nining untuk sementara tinggal di rumah anaknya di Cibitung Hilir.

Terakhir, ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama membantu Nining seorang janda dengan 3 anak yang ia rawat.

“Intinya, hayu kita bareng-bareng bahu-membahu untuk membantu ibu Nining beserta 3 anak yang ia rawat,” ucapnya. (Egi)

Hasil Survei: 55% Masyarakat Susah Cari Makan!

0

BOGORDAILY-  Dampak Covid-19 terhadap kesehatan dan ekonomi domestik makin terasa. Lembaga survei Indikator merilis survei nasional terbaru mengenai kondisi saat ini di tengah pandemi.

Survei ini dilaksanakan pada 24-30 September 2020 dengan sampel sebanyak 1.200 responden yang dipilih secara acak secara nasional dan tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Dalam riset tersebut dipaparkan, pendapatan rumah tangga mengalami penurunan sampai dengan 86,1% pada periode Mei lalu, kemudian berangsur turun menjadi 75,7% pada Juli dan turun 66,6% pada September 2020.

Dari penurunan pendapatan tersebut, kesulitan terberat yang dialami rumah tangga, 55% di antaranya untuk makan sehari-hari. 12,3% untuk biaya sekolah, 11,5% untuk kuota internet untuk sekolah daring, 2,9% cicilan rumah.

Lainnya adalah kehilangan pekerjaan sebesar 10,5%. Kebutuhan makan sehari-hari yang dirasa paling berat dialami akibat penurunan pendapatan rumah tangga.

“Efek Covid ini yang paling terpukul adalah kelas menengah bawah. Mereka masyarakat yang paling vulnerable (rentan) dalam situasi Covid-19,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, secara daring, Minggu (18/10/2020).

“Jangankan untuk internet, untuk makan saja susah,” imbuhnya lagi.

Lebih lanjut, sejak wabah virus corona melanda, sebagian besar berpengaruh terhadap pekerjaan.

Per September misalnya, jumlah yang di-PHK turun 14,8% dari posisi Mei 16,9%.

Dirumahkan sementara sebanyak 12,9% juga turun dari posisi Mei 24,4%. Sedangkan yang aktif bekerja seperti biasa mulai meningkat menjadi 31,8% dari sebelumnya 24,7%.

Tak hanya itu, mayoritas publik juga menghendaki kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dihentikan agar ekonomi segera berjalan.

 

UMKM Paling Tertekan

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani menyampaikan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), menjadi sektor yang paling terdampak signfikan pandemi Covid-19.

Tekanan yang dialami sektor UMKM ini menyebabkan pekerja di sektor UMKM kehilangan separuh pendapatan mereka.

Menurut Rosan, data yang diperoleh Kadin dari sejumlah asosiasi, setidaknya pandemi menyebabkan 6 juta orang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan. Namun, seiring dengan kebijakan pelonggaran PSBB, saat ini sudah kembali bekerja.

“Yang dirumahkan dan di-PHK alami penurunan karena PSBB dilonggarkan, angka kami 6 juta dirumahkan dan di PHK, sekarang sudah kembali bekerja,” ujar Rosan, dalam acara peluncuran Survei Indikator mengenai Mitigasi Dampak Covid-19 terhadap Kesehatan dan Ekonomi secara daring, Minggu (18/10/2020).

Hal ini, kata Rosan, sudah terindikasi dari membaiknya data perekonomian domestik seperti indeks keyakinan konsumen, penjualan mobil dan motor seiring dengan pergerakan masyarakat yang mulai meningkat.

“Hal ini mengurangi sedikit tekanan terhadap sektor tenaga kerja. Karena kalau kita lihat, tekanan terhadap UMKM yang terbesar, ” kata Ketua Satgas Omnibus Law ini.

Di sisi lain, lanjut dia, Kadin juga mendukung setiap kebijakan pemerintah yang mendukung adanya penciptaan lapangan kerja.

“Kadin menilai apabila ada kebijakan pemerintah yang ujungnya adalah penciptaan lapangan kerja, wajib support penuh. Karena tantangan yang ada itu masih besar, ada pengangguran 7 juta, ada Covid menjadi 3-4 juta penganggur terbuka,” ujar pendiri Recapital ini. (bdn)

Viral, Helikopter Polri Dipakai Jalan-jalan. Nih Videonya!

BOGOR DAILY – Jagat Maya heboh lagi. Setelah viral di media sosial mobil PJR Polda Bali mengawal orang jogging, kini muncul lagi video sebuah helikopter yang diduga milik Polri mengangkut sejumlah penumpang masyarakat sipil.

Video itu kini beredar luas di media sosial. Sejumlah akun merepost video itu.

Salah satu akun yang mengunggah itu adalah akun instagram @dewa45_idn dengan caption ‘Bang Jago @divisihumaspolri Sangat Pro Kerjanya. Kebahagian, Kesejahteraan, Keselamatan dan Keamanan Mereka Sangat Di Perhatikan Oleh Pemerintah.

Dalam video tampak sebuah helikopter berwarna putih dan biru baru saja mendarat di sebuah lapangan terbuka.

Setelah mendarat, helikopter yang masih menyala itupun kemudian menurunkan tiga penumpang dari pintu kanan dan kiri dibantu dengan petugas yang memakai seragam biru.

Kemudian dalam cuplikan video itulah nampak helikopter tulisan Polisi di bagian samping belakangnya.

Setelah tiga orang penumpang tersebut turun kemudian berjalan menghampir seorang yang diduga anggota Kepolisian.

Akibat video itu, propam Polda Kepri memeriksa empat petugas setelah video helikopter 1.108 milik Polda Kepri yang mengangkut tiga warga viral di media sosial. Satu dari tiga petugas yang diperiksa yakni pilot heli.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pelanggaran prosedur.

Petugas langsung memeriksa kepada pilot tersebut dengan ada atau tidaknya pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait hal itu. “(Pemeriksaan Pilot) sudah dua hari yang lalu,” ujar Argo.(*)

Kronologis Kebakaran di Pamijahan Bogor, Kompor Meleduk saat Bikin Nasi Kuning

BOGOR DAILY – Kebakaran yang menghanguskan rumah Nining dengan 3 anak yatimnya bermula dari Gas yang menyambar dapurnya yang masih bilik.

Awalnya, Nining sedang masak nasi kuning untuk acara selamatan, namun kabar duka datang tiba-tiba saat api membesar dan membakar seluruh rumah serta barang-barang miliknya.

Deky Agustian, Ketua Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Desa Cibitung Wetan, Sekaligus saksi mata di kebakaran tersebut menjelaskan awal terjadinya kebakaran hebat yang mengagetkan seluruh warga setempat.

“Kejadiannya dari kompor kang awalnya, jadi kebetulan lagi bikin nasi kuning, mau ada sedekahan kecil kecilan, sambil nunggu ditinggal ngobrol di ruang tengah, tiba-tiba api udah membakar dapur, sampai akhirnya semua terbakar dan tidak ada barang yang tidak,” ungkapnya.

Ia pun meneruskan, kerugian dari kebakaran tersebut menghanguskan seluruh barang-barang elektronik hingga barang-barang kebutuhan lainnya.

“Yang jelas rumah rata, kebetulan rumahnya masih model lama temboknya cuma setengah badan, kemudian isinya abis semua, tv, kulkas kasur baju, pokonya semua yang ada di dalam habis,” Lanjutnya.

Tak menunggu lama, Ranting Pemuda Muhamadiyah Cibitung Wetan pun langsung bergerak untuk menyebarkan selebaran untuk membantu korban kebakaran tersebut yang kebetulan salah satu anggota tersebut. (Egi)

Jalan Perumahan Jadi Showroom Mobil Mewah, Videonya Viral di Medsos

BOGOR DAILY – Video puluhan petugas keamanan (satpam) menggeruduk rumah di suatu permukiman mewah di Cipondoh, Tangerang, viral di media sosial.

Dalam rekaman video tersebut terlihat puluhan petugas hendak berbicara dengan sang penghuni rumah.

Video tersebut juga menampilkan sejumlah mobil mewah berjejer di car port rumah serta di badan jalan.

Sedikitnya 3 mobil mewah parkir di badan jalan sehingga satpam menegur penghuni rumah.

Lalu penghuni merespons satpam tersebut menggunakan nada tinggi, bahkan mengamuk sambil membentak-bentak.

“Weh siapa yang sudah bilang negur lima kali? Siapa yang berani pukul gua?,” ujar pemilik rumah seperti di dalam video.

Sementara Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom membenarkan adanya kejadian tersebut.

Sang pemilik rumah, TS diketahui memang mengontrak rumah di sana dan memiliki usaha jual beli mobil bertempat di rumahnya.

“Engga ada showroom hanya jualan di clustxx asxx. TS mengontrak di situ,” kata kapolsek, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (18/10/2020).

Dugaan sementara satpam menggeruduk TS dikarenakan banyaknya keluhan dari tetangga soal mobil yang parkir di badan jalan. Mobil yang dijual oleh TS bahkan parkir hingga menutup sebagai badan jalan. (*)

Membara! Video Detik-detik Rumah Terbakar di Pamijahan, Warga Panik Berhamburan ke Luar Rumah

BOGOR DAILY – Video Detik-detik kebakaran dahsyat di Desa Cidamar, Kecamatan Pamijahan ludes membuat warga sekitar panik.

Dalam video yang diterima redaksi Bogordaily.net api membumbung cukup besar, sehingga membuat warga sekita panik dan berhamburan ke luar rumah.

Ya, kebakaran dahsyat itu membuat geger dan panik warga sekitar, warga pun bergerombol keluarga rumah.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, korban dan kerugian akibat kebakaran itu.

Informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi begitu cepat, awalnya api menyala kecil dan tiba-tiba langsung membesar.

Warga sekitar pun heboh, mereka bergerombol ke luar rumah untuk menyaksikan kebakaran yang cukup besar itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kebakaran tersebut. (*)

 

Geger, Kebakaran Dahsyat di Pamijahan Bogor, Warga Bergerombol ke Luar Rumah

BOGOR DAILY – Kebakaran dahsyat kembali terjadi di Kabupaten Bogor, Minggu (18/10/2020). Rumah warga di Desa Cidamar, Kecamatan Pamijahan ludes.

Kebakaran dahsyat itu membuat geger dan panik warga sekitar, warga pun bergerombol keluarga rumah.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, korban dan kerugian akibat kebakaran itu.

Informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi begitu cepat, awalnya api menyala kecil dan tiba-tiba langsung membesar.

Warga sekitar pun heboh, mereka bergerombol ke luar rumah untuk menyaksikan kebakaran yang cukup besar itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kebakaran tersebut. (*)

Usai Nikah, Nikita Willy Siapkan Bulan Madu ke Antartika

0

BOGOR DAILY– Nikita Willy punya cara sendiri untuk menikmati bulan madu di tengah pandemi. Tak main-main, Nikita Willy mempersiapkan bulan madu ke Antartika.

Berangkat dari hobi yang sama, membuat keduanya dikabarkan telah mempersiapkan bulan madu jauh-jauh hari sebelum pernikahan mereka berlangsung.

Ditemui di kediaman Nikita Willy di kawasan Jatiwaringin, Jakarta Timur, usai akad, Rina Dianatri, bibi dari wanita 26 tahun tersebut menyebut bahwa keponakannya telah mempersiapkan bulan madu untuk dijalankannya bersama sang suami tahun depan.

Pada Juni atau Juli 2021, Nikita dan Indra akan menjalani liburan ekstrem ke Antartika.

“Nikita sih inginnya bulan madu tahun depan. Sudah didaftar untuk bulan Juni apa Juli gitu ke Antartika. Tapi kalau mereka memang hobi traveling yang ekstrem,” ungkap Rina.

Sebelumnya, dalam sesi konferensi pers virtual, Nikita Willy memang sempat menyebut bahwa rencana ke depan dirinya bersama sang suami adalah berlibur.

Video Detik-detik Tabrakan Maut di Cikreteg Bogor, Mobil Berisi Satu Keluarga Ringsek

BOGOR DAILY – Detik-detik Tabrakan maut di ruas di ruas Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, Sabtu Malam (17/10) sekitar pukul 23:00 Wib mencekam.

Tabrakan maut itu belum diketahui jumlah korban, dan penyebab kecelakaan itu. Diduga sopir dalam pengaruh alkohol dan ugal-ugalan.

Tabrakan maut itu terekam kamera warga. Daalam video berdurasi 30 detik itu tampak dua unit mobil dalam posisi berdempetam dan ringsek melintang di jalan raya.

Terlihat seorang pria pengemudi mobil yang ringsek itu diamuk oleh seorang pria kemudian dikerumuni warga.

“Keluar woy !. Tanggung jawab lu !,” kata seorang pria yang masih mengenakan helm menendang pintu mobil dan menarik pengemudinya keluar diwarnai kata-kata kasar.

“Lu mabuk ?!,” tanya warga lain di lokasi kejadian.

“Gak mabuk pak, gak mabuk,” jawab pria pengemudi mobil pribadi warna silver tersebut.

Polres Bogor membenarkan adanya kejadian ini yang mana terjadi pada Sabtu (17/10/2020) tadi malam.

“Kejadiannya benar,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena kepada wartawan.

Namun, masih belum bisa memastikan terkait adanya korban meninggal dalam kecelakaan tersebut.

“Namun yang meninggal saya masih koordinasi dengan unit laka,” singkat AKP Ita Puspita Lena.(*)

Brak! Tabrakan Maut di Cikreteg Bogor, Mobil Luxio Berisi Satu Keluarga Ringsek

BOGOR DAILY – Tabrakan maut kembali terjadi di ruas Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, Sabtu Malam (17/10) sekitar pukul 23:00 Wib.

Tabrakan maut itu belum diketahui jumlah korban, dan penyebab kecelakaan itu. Diduga sopir dalam pengaruh alkohol dan ugal-ugalan.

Tabrakan maut itu terekam kamera warga. Daalam video berdurasi 30 detik itu tampak dua unit mobil dalam posisi berdempetam dan ringsek melintang di jalan raya.

Terlihat seorang pria pengemudi mobil yang ringsek itu diamuk oleh seorang pria kemudian dikerumuni warga.

“Keluar woy !. Tanggung jawab lu !,” kata seorang pria yang masih mengenakan helm menendang pintu mobil dan menarik pengemudinya keluar diwarnai kata-kata kasar.

“Lu mabuk ?!,” tanya warga lain di lokasi kejadian.

“Gak mabuk pak, gak mabuk,” jawab pria pengemudi mobil pribadi warna silver tersebut.

Polres Bogor membenarkan adanya kejadian ini yang mana terjadi pada Sabtu (17/10/2020) tadi malam.

“Kejadiannya benar,” kata Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena kepada wartawan.

Namun, masih belum bisa memastikan terkait adanya korban meninggal dalam kecelakaan tersebut.

“Namun yang meninggal saya masih koordinasi dengan unit laka,” singkat AKP Ita Puspita Lena.(*)