Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 7867

Pasien Positif Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.500 Orang

BOGOR DAILY- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor mengalami peningkatan, hingga Jumat (9/10/2020) terdapat 39 tambahan pasien positif.

Berdasarkan data satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor total kasus positif menjadi 1511.

Sementara itu pasien positif yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 441. Pasien sembuh bertambah 11 menjadi 1015 dan meninggal 55 orang.

Kontak erat total sebanyak 2317, selesai dikarantina 1870, masih dikarantina 447. Kasus suspek Corona 2766 bertambah 1 orang, sembuh 2463, masih sakit 255 dan meninggal 48 orang.

Guys! Jangan Lewatkan Belanja Online Banjir Diskon di Promo 10.10

0

BOGOR DAILY- Berbagai e-commerce maupun merek berlomba-lomba menyuguhkan promo belanja online 10.10 yang berlangsung, Sabtu (10/10/2020).

Promo mulai dari produk lokal, kebutuhan belanja konsumsi sehari-hari, hingga perangkat yang mendukung aktivitas bekerja di rumah selama pandemi.

Hypefast salah satu startup lokal pendukung brand lokal, meramaikan promosi belanja online 10.10, sekaligus bermaksud meningkatkan perekonomian nasional di masa pandemi Covid-19.

Hypefast bersama para brand lokal mengusung kampanye “10.10: 10 Hours Sale” di mana terdapat 10 merek lokal yang berpartisipasi, antara lain adalah Monomom, Soleram, Sabine & Heem, Sparse Label, Nona Loose Fashion, Wearstatuquo, Motiviga, Nyonya Nursing Wear, Sideline Label dan Nona Rara Batik.

Setiap merek memberikan berbagai penawaran dan promo seperti Harga Produk mulai dari Rp 10.000, Diskon Hingga 82 persen, Flash Sale, Gratis Ongkir, serta Promo Cashback.

“10.10: 10 Hours Sale” akan berlangsung pada tanggal 10 Oktober 2020 mulai pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB, dimana para pelanggan dapat melakukan transaksi di berbagai kanal brand-brand tersebut seperti website, social media maupun e-commerce.

Hypefast sebagai pendukung brand-brand lokal Indonesia berharap semakin banyak masyarakat yang akan menggunakan produk dalam negeri dan mencintai produk dalam negeri, sehingga mendorong pertumbuhan bisnis untuk produk dalam negeri.

Melalui kampanye “10.10: 10 Hours Sale,” dalam keterangan tertulisnya, Hypefast berharap dapat memacu brand-brand lokal untuk terus tumbuh dan berkembang sehingga semakin banyak brand lokal nantinya yang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Perusahaan teknologi Huawei juga turut memeriahkan belanja 10.10 dengan kembali menawarkan program promo bertajuk “Double My Wishes” untuk berbagai ekosistem produknya mulai dari smartphone, tablet, laptop dan earbuds.

Melalui program ini, Huawei menghadirkan penawaran untuk ponsel, yaitu HUAWEI Nova 5T, HUAWEI P40, HUAWEI Mate 30 Pro, untuk laptop yaitu HUAWEI MateBook D15. Selanjutnya, HUAWEI Watch Fit, HUAWEI Watch GT 2e untuk smartwatch, HUAWEI FreeBuds 3 untuk earbuds, dan HUAWEI MatePad, HUAWEI MatePad T8, untuk Tablet.

Platform e-commerce Shopee sendiri telah menggelar 27 hari kampanye 10.10 Brands Festival, kampanye belanja online terbesar untuk berbagai mitra brand, yang dimulai dari tanggal 14 September hingga mendekati puncak kampanye yang jatuh pada tanggal 10 Oktober 2020.

Pada kampanye kali ini, Shopee menghadirkan berbagai pilihan brand terbaik untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna yang sesuai dengan personifikasi masing-masing individu yang didukung oleh 100 persen orisinalitas produk brand dalam Shopee Mall. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen Shopee dalam memberikan akses berbelanja online yang aman, nyaman, dan efektif melalui melalui konsep “MALL Jaman Now,” khususnya di tengah situasi pandemi saat ini.

Dalam kampanye 10.10 Brands Festival yang telah berlangsung selama 26 hari hingga hari ini, Shopee tidak hanya memberikan berbagai program dan penawaran untuk memberikan akses berbelanja online para pengguna Shopee di seluruh Indonesia, tetapi Shopee juga turut mendukung perkembangan industri brands melalui inisiatif program 10.10 Favorite Brands.

Mulai dari Gratis Ongkir, Voucher Diskon 100RB, Flash Sale 100RB, CashBack Extra, Voucher Brand Cashback 50 persen, 10.10 Shopee Games Festival, hingga Super Brands Late Night Sale.

Selain itu, Lazada juga menghadirkan promo “10.10 Super Sale Semua Ada di Rumah,” dengan diskon hingga 50 persen + voucher dan hadiah. Berbagai kebutuhan rumah tangga juga mendapat potongan harga, di antaranya shampo, popok bayi, hingga peralatan memasak, seperti wajan dan kotak penyimpan makanan.

Tidak hanya itu, Alfamart, Alfacart, juga ikut menghadirkan promo 10.10, dengan memberikan potongan hingga Rp 100.000, mulai dari mie instan, deterjen pakaian, hingga kosmetik

Ria Ricis Tunangan? Ini Jawaban Manejer

0

BOGOR DAILY- Beredar kabar yang menyebutkan selebgram Ria Ricis bertunangan hari ini, Sabtu (10/10/2020). Perihal isu tersebut, manajer Ricis menjawabnya.

Manajer Ria Ricis, Riri membantah kabar yang menyebutkan adik Oki Setiana Dewi ini melangsungkan tunangan hari ini.”Nggak (tunangan),” kata Riri.

Ia juga menyebutkan aktivitas Ria Ricis hari ini berjalan seperti biasa. “Syuting buat YouTube, sudah,” imbuhnya.

Riri kemudian meminta izin mengakhiri pembicaraan, lantaran ia mengatakan tengah mengendarai mobil.

“Maaf ya, ini lagi bawa mobil,” ujar Riri.

Sebelum bantahan kabar tunangan ini, Ria Ricis sempat ditemui awak media beberapa waktu lalu. Ia pun hanya mengamini isu tersebut dan enggan membeberkannya ke publik.

“Mohon doanya, tolong didoain banget. Aku nggak berani ngomong takut nggak jadi,” ucap Ria Ricis, saat ditemui di kawasan Gajah Mada, Jakarta, baru-baru ini.

Selebgram 25 tahun ini menuturkan ia tak ingin banyak mempublikasikan. Lantaran khawatir rencana bahagia itu bakal gagal nantinya.

“Itu dia kalau dipublish, takut nggak jadi. Belajar dari pengalaman. Nanti tunggu kabar baiknya aja, saya minta doanya banget,” sambungnya.

Bukan hanya bungkam soal kabar pertunangan itu, selebgram yang akrab disapa Ricis inipun tak membeberkan siapa lelaki tersebut.

“Yang jelas jodoh rahasia Allah. Kadang yang nikah bertahun tahun aja belum tentu jodoh, jadi jodoh rahasia Allah banget,” tutur YouTuber yang memiliki 22,6 juta subscriber ini. Meski Ria Ricis tak menyebut nama, namun perhatian publik tertuju pada artis Tik Tok Reza Surya Putra.

Kedekatan keduanya berawal dari kolaborasi di media sosial, namun berujung pada liburan bersama di kampung halaman satu sama lain.

Ringankan Wajib Pajak, Bayar PBB Bisa Dicicil

0

BOGOR DAILY- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta menerbitkan kebijakan Relaksasi Pajak Daerah PBB-P2 Tahun Pajak 2020. Kebijakan teresebut tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Nomor 2251 Tahun 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun Pajak 2020.

Kepala Bapenda DKI Jakarta Mohammad Tsani Annafari mengatakan, ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi penerimaan Pajak Daerah PBB-P2, memberikan keringanan kepada Wajib pajak yang terdampak Pandemi Covid-19 dan memberikan keringanan kepada Wajib pajak untuk melunasi kewajiban Pajak Daerah PBB-P2 nya secara bertahap sampai dengan tanggal 15 Desember 2020.

“Ketentuan dari kebijakan relaksasi ini, yaitu penghapusan sanksi administrasi diberikan hanya untuk PBB-P2 Tahun Pajak 2020. Diberikan penghapusan sanksi administrasi 100% secara otomatis bagi masyarakat yang melakukan pelunasan pokok pajak PBB-P2 sampai dengan tanggal 31 Oktober 2020,” kata Tsani dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2020).

Selain itu, pihaknya juga memberikan penghapusan sanksi administrasi 100% secara otomatis atas angsuran bagi wajib pajak yang telah mendapatkan keputusan angsuran yang dibayarkan sampai dengan tanggal 15 Desember 2020.

“Kemudian, diberikan fasilitas pelunasan bertahap bagi Wajib Pajak melalui mekanisme pengajuan permohonan melalui situs :pajakonline.jakarta.go.id,” kata dia.

Dia menjelaskan, tahapan pembayarannya, yakni pertama sebesar 1/3 dari pokok pajak dilakukan sampai dengan tanggal 31 Oktober 2020. Kedua, sebesar setengah dari sisa pokok pajak dilakukan sampai dengan tanggal 30 November 2020. Ketiga, sebesar sisa pokok pajak dilakukan sampai dengan tanggal 15 Desember 2020.

“Ketentuan khusus kebijakan pelunasan bertahap ini adalah :setiap Nomor Objek Pajak (NOP) PBB-P2 hanya bisa melakukan 1 (satu) kali input permohonan. Verifikasi data yang telah diinput pemohon dilakukan oleh sistem. Apabila verifikasi berhasil wajib pajak akan mendapatkan tiga kode bayar untuk masing-masing tahapan pelunasan,” katanya.

Satgas Gratiskan Tes Swab untuk Warga yang Kontak Erat Covid-19 di Puskesmas

BOGOR DAILY-Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan bahwa pemeriksaan uji spesimen melalui tes usap atau Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 tidak dikenakan biaya.

Menurut Doni, pemerintah pusat telah memberikan reagen ke berbagai daerah untuk melakukan uji sampel spesimen virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Sehingga, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat memberikan pelayanan dan penanganan Covid-19 gratis berbasis data.

“Untuk yang di Puskesmas seharusnya gratis (tidak dipungut biaya), karena reagen itu diberikan dari pusat, dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Satgas Covid-19. Kemudian juga Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota juga ada yang menyelenggarakan (pengadaan) reagen sendiri,” jelas Doni dalam bincang Media Bertanya Doni Monardo Menjawab bertajuk “44,9 Juta Orang Yakin Kebal Covid-19, Apa yang Harus Kita Lakukan?” di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (9/10).

Dalam hal ini, Doni juga meminta agar ada yang melapor apabila masih ada pihak yang memberikan beban biaya bagi masyarakat untuk melakukan tracing, dari kontak erat salah satu pasien Covid-19 dengan Swab PCR.

“Kalau toh mungkin masih ada pungutan-pungutan, mohon kami bisa diinformasikan, sehingga kami bisa mencari solusinya,” tegas Doni.

Baca: Doni Monardo Sebut RI Sudah Punya Vaksin Covid-19 Terbaik
Lebih lanjut, Doni menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani untuk melakukan pemeriksaan spesimen, sehingga solusi terbaik akan selalu diupayakan dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19.

“Beban kepada masyarakat tidak boleh terlalu berat, apalagi untuk melakukan pemeriksaan spesimen,” kata Doni.

“Sejauh ini, mereka yang kontak erat dilakukan tracing itu seharusnya gratis. Tidak boleh ada pungutan sebesar apapun. Seharusnya gratis,” imbuhnya.

Kapasitas Laboratorium di Daerah Terus Ditingkatkan

Sebelumnya, Doni yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB menjelaskan bahwa selain memberikan reagen kepada beberapa daerah, Pemerintah Pusat melalui Satgas Penanganan COVID-19 dan Kemenkes juga telah dan akan terus menyalurkan mesin PCR dan laboratorium guna percepatan dan pemerataan uji spesimen berbasis reagen.

Menurut catatan Doni, awalnya Pemerintah Indonesia hanya memiliki 1 laboratorium yang berfungsi yakni Balitbankes Kemenkes. Kemudian seiring perkembangannya, laboratorium dapat diperbanyak hingga 374 unit dan tersebar di sejumlah daerah dengan kapasitas dari uji sampel mencapai rata-rata di atas 35 ribu spesimen.

“Sekarang ini sudah ada 374 laboratorium. Suatu angka yang sangat besar. Demikian juga kemampuan testing per hari yang semula per hari 2.000 kemudian meningkat 10.000, 20.000, 30.000, nah sekarang sudah rata-rata di atas 35.000,” jelas Doni.

Di sisi lain, Doni mengakui bahwa capaian uji spesimen itu belum merata di seluruh Indonesia. Sehingga hal itu masih menjadi tantangan bagi pemerintah.

Kendati demikian, ada beberapa dearah yang memiliki kemampuan uji spesimen yang telah sesuai standar WHO dan kondisi itu akan terus ditingkatkan.

“Sudah ada yang meningkat. Jakarta termasuk yang cukup tinggi angka pemeriksaan spesimennya. Nah, kita terus bergerak untuk bisa merata ke seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Doni.

Doni juga menambahkan jangan sekali-kali meremehkan Covid-19 karena sudah lebih dari 36 juta orang tertular di seluruh dunia. Dia juga meminta setiap orang untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitanganpakaisabun.

“Disiplin 3M itu tak sebanding dengan perjuangan dokter dan tenaga kesehatan dalam merawat pasien Covid-19,” ujar Doni.

Gerakan Natural-Organik: Gerakan Moral Dihancurkan Kekerasan.

0

Oleh:
DR. Rizal Ramli
10 Oktober 2020

DI MASA revolusi kemerdekaan Sukarno menyebut tiga jenis pemuda yang berjuang berdasarkan kesadaran moral dalam melawan penjajah.

Pemuda revolusioner, pemuda militan, dan pemuda patriot.

Mereka terpanggil oleh keadaan yang berlangsung dalam situasi bersifat “Natural-Organik”, mirip dengan situasi tanah air hari ini.

Natural berarti mencerminkan keadaan yang sudah matang, dimana kerusakan ekonomi, politik, sosial, dan ketidakadilan di bidang hukum secara nyata terjadi dan dirasakan rakyat.

Organik berarti kesadaran atau partisipasi dalam menentang berbagai ketidakadilan yang sedang berlangsung, mengalir seperti air.

Mahasiswa, buruh, anak STM, pada dasarnya melakukan gerakan moral. Namun fakta di lapangan umumnya direspon oleh aparat dengan tindakan tidak berperikemanusiaan.

Di India tatkala Mahatma Gandhi menentang penjajahan Inggris juga terjadi civil disobedience atau pembangkangan sipil, melalui gerakan moral seperti Ahimsha dan Swadeshi. Contoh lain ialah gerakan Marthin Luther King Jr, di Amerika, yang menuntut hak-hak sipil melalui cara damai.

Orang Indonesia adalah bangsa yang cinta damai, toleran terhadap perbedaan, dan memiliki local wisdom.
Namun kolonialis memberikan stigma buruk untuk memecah belah, yang dalam situasi sekarang peran pemecah belah itu dimainkan oleh para provokator lapangan, para buzzersRp, media mainstream yang tak menyampaikan fakta sesungguhnya dan juga segelintir elit kekuasaan yang menjadi komparador aseng demi keuntungan pribadi.

Jangan mau bangsa ini dipecah-belah oleh mereka. Jangan mau rakyat dipecah belah.
Indonesia hari-hari belakangan ini sedang diuji oleh sejarah, sedang diuji sebagai sebuah bangsa yang berdiri di atas persatuan dan kesatuan.

Bangsa ini tidak akan hancur karena kemajemukannya, bangsa ini tidak akan hancur karena alamnya berada di wilayah Ring of Fire, bangsa ini hanya akan hancur karena perbuatan elit kekuasaannya yang berkhianat kepada rakyat.

Merdeka 3x

******

Empat Orang Tewas di Ledakan Beirut

0

BOGOR DAILY- Sebuah tangki bahan bakar meledak di daerah padat penduduk di ibu kota Lebanon, Beirut, menewaskan setidaknya empat orang dan melukai 20 lainnya. Ledakan itu terjadi setelah tangki tersebut terbakar di Distrik Tariq-al-Jdide pada Sabtu (10/10/2020).

Rekaman televisi menunjukkan api berkobar di antara gedung-gedung di jalanan sempit di daerah tersebut.
BACA JUGA: Dahsyatnya Ledakan di Beirut Picu Gempa Bumi, Guncangan Dirasakan Sampai Siprus

Diwartakan BBC, upaya penyelamatan di lokasi masih berlangsung. Petugas pemadam kebakaran menggunakan tangga untuk mengukur bagian luar gedung apartemen untuk menyelamatkan penghuni dari balkon mereka.

Sejauh ini belum ada keterangan mengenai penyebab terjadinya ledakan tersebut. Ledakan itu menyebabkan kepanikan di kota yang masih berusaha pulih dari ledakan dahsyat yang menewaskan lebih dari 200 orang pada Agustus. Kebakaran dan ledakan terbaru juga terjadi di tengah krisis keuangan yang parah dan pandemi virus corona – yang telah memicu ketidakpuasan yang meluas.

Catat! Ini Lima Provinsi dengan Pasien Sembuh Terbanyak

0

BOGOR DAILY-Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan persentase kasus kesembuhan sepuluh provinsi di Indonesia selama lima pekan terakhir, terhitung 6 September hingga 4 Oktober 2020 kemarin cenderung stabil.

Menurutnya, berdasarkan data perbandingan pada 10 provinsi menunjukkan adanya peningkatan. Bahkan ia menyebut lima provinsi dari sepuluh provinsi kejar-kejaran untuk menjadi yang terbaik dalam penanganan kasus COVID-19 di daerah masing-masing.

“Kelima provinsi itu adalah Kalimantan Selatan yang menempati persentase paling tinggi dengan 85,59%. Empat provinsi lainnya menyusul, yaitu Jawa Timur dengan angka 85%, Bali 83%, Sulawesi Selatan 81%, dan DKI Jakarta 81%,” ujarnya dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Kamis (8/10/2020)

“Trend kasus kesembuhan dalam 5 minggu terakhir ini cenderung stabil, kecuali Jawa Barat dan Papua,” imbuh Dr. Dewi dalam talkshow ‘Covid-19 dalam Angka: Perkembangan Kasus di 10 Provinsi Prioritas’ di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta.

Diketahui, pasien sembuh dari COVID-19 kini sudah bertambah lagi sebanyak 3.854 kasus. Dilihat secara kumulatif nasional, pada Rabu (7/10) pasien sembuh sudah mencapai 240.291 kasus. Penambahan harian tertinggi berasal dari DKI Jakarta sebanyak 986 kasus dan kumulatifnya 67.216 kasus.

Diikuti Jawa Barat dengan tambahan harian 513 kasus dan kumulatifnya mencapai 15.641 kasus. Jawa Timur menambahkan harian sebanyak 293 kasus dan kumulatifnya masih di urutan kedua mencapai 39.273 kasus. Jawa Tengah secara kumulatif berada di urutan ketiga dengan 17.617 kasus termasuk tambahan hari ini sebanyak 270 kasus.

Pasien COVID-19 di DKI Jakarta
Sementara pada sisi kasus aktif kemarin sejumlah 63.951 kasus dan pasien terkonfirmasi positif hari ini bertambah 4.538 kasus. Dilihat secara kumulatif nasional jumlahnya mencapai 315.714 kasus. Penambahan kasus tertinggi berada di DKI Jakarta dengan 1.211 kasus dan kumulatifnya mencapai 82.190 kasus.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kembali angka kesembuhan dan menekan kasus aktif COVID-19, tetap selalu #IngatPesanIbu untuk memutus rantai COVID-19 seperti yang dijelaskan #SatgasCOVID19 dengan melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. (de/feb)

Ini Tips Pilih Rumah Khusus Generasi Milenial. Simak ya!

0

BOGOR DAILY-Data dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta menunjukkan harga tanah di Jakarta setiap tahun mengalami kenaikan sekitar 18%.

Kenaikan harga tanah yang relative tinggi setiap tahun ini berdampak terhadap harga rumah yang terus melambung tiap tahunnya.

Kondisi tersebut tentu sangat berat bagi keluarga milenial yang ingin memiliki rumah di Jakarta. Padahal keluarga milenial, suami dan istri cenderung sama-sama bekerja dan sedang meniti karier. Mereka membutuhkan tempat tinggal yang dekat dengan kantor sehingga bisa mendukung mobiltas mereka.

Tidak ada waktu dan energi yang terbuang percuma karena jarak tempat tinggal dengan tempat bekerja yang relatif jauh.

Ada yang memberi tips kepada keluarga milenial untuk mengatasi masalah tersebut dengan tinggal sementara di rumah orang tua atau mertua. Saran ini mungkin menjadi salah satu solusi, tapi harus diingat juga harga tanah dan rumah mengalami peningkatan yang lebih cepat setiap tahunnya dibandingkan dengan penghasilan mereka. Bisa-bisa rumah tidak akan terbeli.

Budianto Halim Direktur Utama Binakarya Propertindo Grup mengatakan generasi milenial umumnya membutuhkan rumah yang masih berlokasi di Jakarta sehingga dekat dengan tempat bekerja atau tempat usaha, namun terbentur oleh harga rumah yang tidak terjangkau.

Karena itu, dia memberikan tips bagi generasi milenial untuk merancang sebuah hunian yang sesuai dengan kebutuhan keluarga milenial.

Misalnya saja dari luas tanah yang ideal dan sesuai kebutuhan, tentunya dengan harga yang lebih terjangkau oleh keluarga milenial.

Selain lokasi strategis, pilihlah rumah yang punya akses yang cukup mudah ditempuh, dan menyediakan fasilitas pendukung.

Semisal, pasar, sekolah, pusat kuliner, sehingga pergerakan tidak terlalu berat.

“Selain harga yang relatif terjangkau, juga cari berbagai kemudahan untuk keluarga milenial,” ungkap Go Hengky Setiawan Komisaris Utama Binakarya Propertindo Group.

Misalnya saja, katanya, pada bulan Oktober ini Palm City meluncurkan program Octofest dengan ringan DP Rp30 juta, bebas biaya akad dan cashback 10 juta.

Reaksi Guru Besar soal UU Cipta Karya jadi Awal Kebangkitan Kelompok Akademisi

BOGOR DAILY- Pernyataan sikap sejumlah guru besar terkait pengesahan UU Cipta Kerja mendapat acungan jempol dari tokoh pergerakan DR. Rizal Ramli.

Pernyataan sikap dari para guru besar, dekan, dan akademisi dari 67 perguruan tinggi di tanah air itu dibacakan langsung perwakilan dari akademisi, Prof Susi Dwi Harijanti secara daring, pada Rabu (7/10).

Mereka menilai pengesahan UU Ciptaker yang dipimpin Puan Maharani cs itu terkesan terburu-buru. Hal ini mengingat materi UU Ciptaker yang sangat padat dan banyak masalah yang harus diselesaikan.

Guru besar Universitas Padjadjaran itu juga merasa aneh lantaran partisipasi publik amat minim dalam penyusunan aturan tersebut. Aapalagi, saat masih berbentuk draf banyak yang mengkritik.

Susi Dwi Harijanti menilai pernyataan sikap ini merupakan bentuk tanggung jawab kaum akademik dan intelektual.

Rizal Ramli menyatakan menyambut baik pernyataan sikap dari para guru besar tersebut. Menurutnya, pernyataan sikap itu jadi awal kebangkitan kelompok akademisi di tanah air. “At last, The time of truth and good academic tradition started to blossom,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi @RamliRizal pada Kamis (8/10).

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu menyindir para guru besar lain, yang tidak terlibat dalam pernyataan tersebut. Dia menyebut para guru besar itu berasal dari universitas penjilat. Biasanya, mereka memberikan gelar kepada para pejabat, sekalipun tidak punya prestasi akademik.

“Ada ndak prof, rektor dan dekan dari universitas penjilat dan feodal, yang doyan beri gelar kepada pejabat tanpa prestasi akademik?” tanya Rizal Ramli.