Wednesday, 6 May 2026
Home Blog Page 7922

Jokowi di Hari Kesaktian Pancasila: Ujian Kita Tak Alang-Kepalang, Corona

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara perihal tantangan bangsa pada Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini. Jokowi mengatakan setiap era selalu memiliki tantangan tersendiri.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam unggahan Instagramnya, Kamis (1/10/2020). Jokowi turut mengunggah gambar Pancasila dengan ucapan ‘Selamat Hari Kesaktian Pancasila’.

“Setiap era dan zaman selalu datang dengan tantangannya sendiri,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, bagi bangsa Indonesia, tantangan datang dalam berbagai bentuk dari zaman kemerdekaan hingga pada masa pembangunan. Tantangan, kata dia, juga datang di zaman sekarang, yakni berupa pandemi COVID-19.

“Bagi bangsa Indonesia, tantangan dan ujian dalam berbagai bentuk kita hadapi di zaman kemerdekaan, di masa pembangunan, pada era globalisasi, dan sekarang. Negara kita ditantang dengan ujian yang tak alang-kepalang: pandemi Covid-19,” tuturnya.

Menurut Jokowi, tantangan-tantangan yang ada selalu bisa dihadapi bangsa Indonesia. Hal itu, kata dia, berkat persatuan dan kesatuan yang dipandu ideologi Pancasila.

“Semua tantangan itu selalu dapat kita lewati dan kita menangi berkat kekuatan yang nyata, yaitu persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila,” ujar Jokowi.

Jalani Swab Test, Semua Pegawai Bank Kota Bogor Negatif Covid-19

0

BOGOR DAILY- Perumda BPR Bank Kota Bogor mendukung penuh pencegahan penyebaran virus Covid-19. Sebagai bentuk tanggungjawab sosial demi memutus rantai penyebaran, Perumda BPR Bank Kota Bogor melakukan tes swab secara massal kepada seluruh pegawai pada 21 September 2020

Humas & CSR Perumda BPR Bank Kota Bogor Aprillia Purwanti  mengatakan, swab tes ini dilakukan secara bergilir di depan GOR Pajajaran Kota Bogor dan dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor.”Seluruh pegawai mulai dari Dewan Pengawas, Jajarn Direksi, Pegawai Tetap hingga tenaga kontrak menjalani swab test,”ungkap Aprillia.

Pada kelompok pertama pegawai Perumda BPR Bank Kota Bogor diminta melakukan isolasi mandiri selama 5 hari kerja / sampai hasil tes keluar dan melakukan WFH (Work From Home) di rumahnya masing-masing. Begitupula sistem yang diterapkan sama pada kelompok kedua. Kelompok kedua ini dilaksanakan pada 28 September 2020.

“Saat ini kelompok kedua masih melaksanakan isolasi mandiri dan juga WFH (Work From Home) di rumahnya masing-masing,”tuturnya.

Aprillia menegaskan bahwa hasil tes swab yang dilakukan oleh kelompok pertama maupun kelompok kedua menyatakan bahwa seluruh pengurus dan pegawai dinyatakan negatif covid-19.

“Jumlah keseluruhan Pengurus dan Pegawai Perumda BPR Bank Kota Bogor yang mengikuti tes swab ini yaitu berjumlah 62 orang,”terangnya

Menurut Aprillia, hasil tersebut menunjukkan bahwa Perumda BPR Bank Kota Bogor secara intensif telah mengimplementasikan tindakan-tindakan pencegahan, mulai dari pemasangan pembatasan akrilik, menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan hingga menjaga jarak, dan protokol kesehatan

“Aturan protokol kesehatan ini  akan semakin ditingkatkan kedepan demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para nasabah,”tandasnya

Warga Pasirjaya Bogor Ini Jadi Spesialis Pembersih Got di Bekasi

0

BOGOR DAILY- Seorang tukang pembersih got di Kota Bekasi bernama Deny Kurniawan membagikan cerita suka dukanya dalam menjalani pekerjaannya.

Terlebih pada kondisi sulit seperti di tengah pandemi Covid-19, dirinya rela melakukan pekerjaan apa saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sebelumnya, pria yang akrab disapa Kang Deny ini menjadi bahan perbincangan warganet setelah video aksinya saat bekerja dengan menceburkan diri dan ngesot-ngesot dalam got viral di media sosial. Warga asli Kampung Muara Kidul RT 3 dan 4 RW 11, Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor ini, mengaku rela melakukan apa saja untuk bisa menghidupi keluarganya.

“Mending bau got daripada bau perselingkuhan. Saya bilang itu ke istri. Kalau perselingkuhan bikin ancur, keluarga jadi berantakan,” katanya seeprti dilansir Tribunnews.

Deny sendiri memiliki tim bernama Markesot yang terdiri dari 4 orang termasuk dirinya. Tim tersebut memiliki pekerjaan membersihkan saluran air maupun got sesuai dengan permintaan warga.
Seperti saat dirinya dan tim dipanggil untuk membersihkan got di Perumahan Pondok Cipta Bintara, Bekasi Barat beberapa waktu lalu.

“Di perumahan itu ada 80 Kepala Keluarga (KK), nah kita kerja itu ada 4 orang, saya punya tim namanya tim Markesot. Semuanya ada rekamannya, cuman yang kesorot di saya saja, semuanya pada nyebur sedangkan yang satu tidak.”

“Kita di sana ngeruk lumpur dan sampah. Sampahnya sebanyak seperti itu di dalam video,” ucap dia.

Deny melanjutkan ceritanya, butuh waktu 6 hari lamanya tim Markesot membersihkan got di kawasan tersebut.

Setidaknya, hampir 1.000 karung sampah berhasil diangkut. “Macem-macem apa yang di dalam got. Dari kondom bekas, bak mandi, sampai papan penggilesan ada semua.”

“Soalnya lama tidak dibersihkan terbawa banjir dan akhirnya masuk ke situ semua,” kata Deny.

Meskipun terlihat simpel, ternyata pekerjaan tim Markesot memiliki juga risiko. Deny menyebut berbagai macam bahaya, seperti dari pecahan beling hingga keberadaan hewan dan serangga.
“Kita belepotan lumpur dan sampah, baunya ndak karu-karuan ada semua di situ, sampai hitam semua badannya.”

“Waktu ngesot di got juga belut masuk ke dalam celana. Belum lagi hewan lain, seperti kelabang, ular dan malamnya ndak bisa tidur satu ranjang sama istri karena bau got dan gatel-gatel,” kata Deny.

Dari pekerjaannya itu, Deny dan kawan-kawan mendapatkan upah bersih sekitar Rp 2,2 juta dari hasil swadaya masyarakat yang menyewa jasa mereka.

Gantikan Ade Syarif, Ini Profil Lengkap Sekda Kota Bogor Syarifah Sopiah

BOGRO DAILY- Wali Kota Bogor Bima Arya mengumumkan nama Syarifah Sofiah Dwikorawati sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor baru pengganti Ade Sarip Hidayat yang memasuki masa pensiun. Syarifah disebut-sebut sebagai sekda perempuan pertama di Kota Bogor. Lalu seperti apa sosoknya?
Ibu satu anak ini lahir pada 10 November 1964 dan besar di Kota Bogor. Syarifah juga tercatat sebagai alumni SD Pengadilan 1 Kota Bogor, SMP Negeri 4 Kota Bogor, dan SMA Negeri 2 Kota Bogor.

Kemudian Syarifah melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, yakni S1 Sarjana Perikanan IPB, S2 Magister Saint Ilmu Pengelolaan dan Sumber Daya Alam di IPB, dan S3 Doktor Ilmu Pengelolaan dan Sumber Daya Alam di IPB.

Ia juga pernah mengikuti berbagai macam pendidikan informal, baik di dalam maupun luar negeri. Tiga kursus terakhir yang diikuti Syarifah adalah Regional Economic Development Strategy University of California di Los Angeles, Amerika Serikat pada 2017, Participated in the Knowledge Co-Creation Program (Country Focus) di Jepang pada 2018, dan Urban Management and Local Development di Rotterdam, Belanda pada 2018.

Kini Syarifah Sofiah akan dilantik sebagai Sekda Kota Bogor pada Kamis, 1 Oktober 2020 oleh Bima Arya. Bima menyebut terpilihnya Syarifah sebagai Sekda merupakan babak baru bagi Kota Bogor dan juga Kabupaten Bogor.

“Setelah melalui proses yang cukup panjang, proses pengujian, assesment di Pansel, kemudian secara pribadi saya melakukan pendalam tentang rekam jejak, mempertimbangkan banyak hal, berdiskusi banyak hal dengan Pak Wakil, Pak Sekda dengan teman-teman birokrat dan media, saya ingin sampaikan Insyaallah besok (1 Oktober 2020) Kota Bogor akan memiliki Sekda perempuan pertama, yakni DR. Ir. Syarifah,” ungkap Bima Arya dalam keterangan resminya, Kamis (1/10/2020).

“Ibu Syarifah adalah birokrat senior. Insyaallah akan banyak persoalan-persoalan yang selama ini belum tuntas, akan tuntas. Sebagian besar persoalan Kota Bogor Insyaallah akan terakselerasi solusinya ketika koordinasi menjadi lebih baik,” imbuh Bima.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Sekda Kota Bogor yang juga menjabat sebagai Asisten Deputi Standardisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur pada Kemenpan-RB Aba Subagja mengatakan tahapan seleksi berlangsung secara transparan, kompetitif dan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku.

“Seleksi ada beberapa tahapan, tapi memang keputusan akhir ada di tangan Pak Wali dan itu sudah tidak bisa diganggu gugat. (dari tiga besar nama hasil seleksi Pansel) walaupun Pak Wali mau pilih nomor satu, dua dan tiga itu bisa saja dan dijamin oleh Undang-Undang,” kata Aba.

“Jadi, artinya proses ini sudah sesuai Undang-Undang, kemudian proses penggalian kompetensi. Inilah hasil akhirnya. Saya kira nanti Bu Syarifah bisa melaksanakan pengalaman yang dimiliki, apalagi background-nya itu perencanaan pembangunan dan jabatan lain,” tambahnya.

Sekadar informasi, susunan tim Pansel Sekda Kota Bogor terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, dan profesional. Selain Aba Subagja, ada juga Rektor Universitas Pakuan Bibin Rubini, Kepala Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN pada Badan Kepegawaian Negara Ahmad Jalis, Rektor IPB Arif Satria, Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Barat Rd. Dewi Sartika, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Drajat Wisnu Setyawan dan profesional di bidang Pelayanan Publik Mochamad Mustafa.

Kata Pengamat

Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Yusfitriadi menilai Syarifah Sofiah Dwikorawati merupakan sosok yang tepat sebagai Sekda Kota Bogor karena sudah membuktikan perannya di sejumlah jabatan.

“Dia sebelumnya adalah Kepala Bappeda yang menjadi dapur dari desain, perencanaan program-program pemerintah. Itu dapurnya adalah Bappeda. Jadi yang meracik berbagai macam program kinerja Pemda adalah Bappeda. Makanya kemudian pengalaman itulah yang bisa dijadikan sebagai rujukan bagaimana Bu Syarifah pas untuk masuk di Sekda Kota Bogor,” kata Yus.

Yus menyatakan ada tiga hal yang harus diseimbangkan oleh sosok Sekda, yakni visi dan misi Pemerintah Kota Bogor yang dikomandani oleh Bima Arya dan Dedie Rachim, karakteristik orientasi politik dari Bima-Dedie, dan implementasi visi dan misi oleh SKPD.

“Inilah yang kemudian yang harus diseimbangkan oleh Sekda. Karena Sekda tidak hanya sekadar fungsi koordinasi dengan SKPD tapi juga harus mempunyai fungsi penyeimbang antara visi dan misi wali kota dan wakil wali kota yang kemudian dijadikan visi misi Kota Bogor dengan implementasi dari leading sector-nya adalah SKPD untuk melaksanakan kinerja-kinerja program pemerintah yang akan dikerjakan untuk kepentingan kemaslahatan warga Kota Bogor,” ujarnya.

“Ketika berangkat dari situ maka kemudian membutuhkan Sekda yang tidak hanya prestisius dilihat dalam perspektif administratif atau portofolio. Tapi juga orang yang mempunyai daya imbang itu. Kalau portofolio saya pikir relatif mudah, apalagi sifatnya administratif,” tandasnya.

Syarifah, kata Yus, juga harus mensubstantifkan berbagai macam agenda Bima Arya yang akan diimplementasikan oleh SKPD dan juga harus menata relasi antara pemerintah daerah dalam hal ini eksekutif dan legislatif

“Karena memang harmonisasi relasi antara eksekutif dengan legislatif itu penting. Bahkan legislatif punya banyak peran, peran pengawasan, budgeting, legislasi, itu berhubungan erat dengan eksekutif,” ujarnya.

“Sehingga kalau kemudian disharmonis maka tentu program-program Pemerintah Kota Bogor dengan mimpi-mimpinya Bima Arya itu akan terkendala. Bu Syarifah punya kans untuk menyeimbangkan itu dan menata kelola itu,” terang dia.

Rektor Universitas Pakuan Bibin Rubini mengapresiasi seluruh proses seleksi yang berjalan sebagaimana mestinya. Bibin berharap Sekda terpilih juga harus memiliki strategi komunikasi yang baik, paham tugas pokok.

“Saya lihat ini juga baik ya. Pak Wali punya pertimbangan masa depan yang lebih objektif. Jadi pedoman-pedoman itu yang mungkin beliau ambil. Semua (kandidat) ini terbaik, dan yang beliau pilih itu untuk kebaikan Kota Bogor ke depan,” ujar Bibin.

“Pribadi seorang Sekda juga harus bisa menjadi motor penggerak akselerasi mencapai visi dan misi Kota Bogor itu sendiri. Kalau menurut saya bukan hanya soal latar belakang pendidikan, tapi pengalaman seorang pilot dan supir itu kalau ditempa dengan kesulitan itu akan lebih baik. Jam terbang akan bicara,” pungkasnya.

Madrid Vs Valladolid: Goal Vinicius Menangkan Los Blancos

0

BOGORDAILY – Real Madrid susah payah memetik kemenangan atas Real Valladolid di lanjutan Liga Spanyol. Madrid menang tipis 1-0 berkat gol Vinicius Junior.

Menjamu Valladolid di Estadio Alfredo Di Stefano, Kamis (1/10/2020) dini hari WIB pada lanjutan Liga Spanyol, Madrid tampil dominan sejak babak pertama. Tapi serangkaian serangan yang dibangun gagal diselesaikan dengan baik.

Skor 0-0 bertahan sampai babak pertama usai. Zinedine Zidane pun melakukan pergantian untuk menambah daya dobrak, memasukkan Vinicius, Marco Asensio, dan Dani Carvajal untuk menggantikan Luka Jovic, Isco, dan Alvaro Odriozola.

Keputusan itu terbukti tepat, dengan Vinicius mencetak gol di menit ke-65, hanya tujuh menit setelah masuk ke lapangan. Tapi tim tamu bukannya tanpa peluang.

Valladolid mendapatkan sejumlah kans, tapi penyelesaian akhir yang buruk bikin kesempatan yang hadir sia-sisa. Madrid menutup laga dengan kemenangan 1-0.

Dengan hasil ini, Madrid naik ke posisi tiga sementara klasemen Liga Spanyol dengan tujuh poin dari tiga laga. Sedang Valladolid belum beranjak dari urutan 18, mengumpulkan dua poin dari empat pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Madrid langsung mendominasi permainan selepas sepak mula. Tapi tim tamu yang lebih dulu mencatatkan peluang.

Shon Weissman mendapatkan bola di dalam kotak penalti, tapi gagal melepaskan tembakan yang meyakinkan. Thibaut Courtois dengan mudah mengamankan bola.

Umpan silang Marcelo dari kiri dihalau oleh Javi Sanchez. Federico Valverde coba menyambar, juga membentur pemain lawan dan berakhir melebar.

Peluang apik dibuat Madrid di menit ke-17. Valverde lolos dari jebakan offside dan mengirim umpan silang yang coba diselesaikan Luka Jovic di tengah. Sepakannya melambung.

Madrid mendominasi, namun membongkar pertahanan Valladolid ternyata tak semudah itu. Kerja sama Luka Modric dan Jovic hampir memecah kebuntuan di menit ke-35. Hanya saja sepakan Jovic masih menyamping.

Valladolid melakukan percobaan dari jarak jauh di menit ke-42, melalui sepakan Waldo Rubio. Cuma melesat ke samping gawang. Babak pertama berakhir 0-0.

Hampir Madrid mencetak gol di menit ke-49. Umpan dari sepak pojok disundul Jovic dan ditepis dengan gemilang oleh Roberto Jimenez di pojok kiri gawang.

Bola liar lantas disambar Casemiro, tapi hanya menghantam mistar gawang! Sergio Ramos mencoba menyambut bola pantulan, tapi justru dihukum pelanggaran.

Valladolid punya dua peluang beruntun tak lama kemudian. Waldo Rubio mendapatkan ruang di sisi kanan di dalam kotak penalti, hanya saja penyelesaian akhir yang kurang tenang bikin tembakannya melebar.

Di menit ke-54, serangan cepat nyaris menghukum Madrid. Weissman menggiring bola memasuki sepertiga akhir, lalu melepaskan sepakan mendatar yang masih bisa dibaca oleh Courtois.

GOL! Madrid memecah kebuntuan di menit ke-65 lewat Vinicius Junior. Gol sempat diperiksa oleh Video Assistant Referee (VAR) karena potensi offside. Tapi diketahui bahwa Vinicius menerima bola yang membentur pemain Valladolid sehingga gol sah.

Valladolid nyaris langsung membalas tak lama berselang. Raul Garcia menembak dari sudut sempit dan masih bisa diantisipasi oleh Courtois.

Ancaman lain dari tim tamu di menit ke-73. Kali ini sepakan Rubio dihalau Courtois.

Madrid membuang peluang bagus empat menit kemudian. Dari serangan cepat, Benzema menyodorkan bola ke Vinicius yang bebas di sisi kiri. Tapi Garcia membaca situasi dengan baik dan memblok ruang tembak Vinicius.

Sebuah kesempatan lain terbuang di menit ke-82. Memanfaatkan kesalahan Valladolid, Luka Modric merebut bola dan mengarahkan tembakan yang cuma menghantam tiang gawang.

Vinicius bisa saja mencetak gol kedua sekaligus membuat Madrid menang 2-0 di masa injury time. Dalam situasi serangan balik, ia berlari sendirian dari tengah lapangan dan tinggal menghadapi kiper.

Hanya saja sepakannya lemah dan mudah ditangani. Pertandingan berakhir tak lama kemudian.

Susunan pemain:

Real Madrid: Thibaut Courtois; Alvaro Odriozola (Dani Carvajal 57′), Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Federico Valverde, Casemiro, Luka Modric; Isco (Marco Asensio 57′); Luka Jovic (Vinicius Junior 57′), Karim Benzema (Borja Mayoral 87′)

Real Valladolid: Roberto Jimenez; Pablo Hervias, Bruno Gonzalez, Javi Sanchez, Raul Garcia; Michel (Jawad El Yamiq 87′), Fede San Emeterio (Maranhao 64′); Oscar Plano, Fabio Orellana (Kike Perez 63′), Waldo Rubio (Sergi Guardiola 74′); Shon Weissman (Toni Suarez 74′)

Selain Tenaga Medis, Pekerja 18-59 Tahun Jadi Prioritas Vaksinasi COVID-19

BOGORDAILY -Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memaparkan prioritas penerima vaksin COVID-19. Setelah tenaga medis, masyarakat kategori risiko tinggi jadi prioritas vaksinasi.

“Prioritas vaksin akan diberikan kepada garda terdepan, yaitu seluruh tenaga medis dan seluruh masyarakat yang bekerja pada fasilitas medis. Berikutnya akan diberikan kepada masyarakat dengan kategori high risk, yaitu pekerja pada usia 18-59 tahun,” kata Menkes Terawan seperti dilansir situs resmi Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Kamis (1/10/2020).

Hingga saat ini, menurut Menkes Terawan, kebutuhan vaksinasi mencapai 320 juta dosis. “Dan dengan indeks pemakaian vaksin, kita harus bisa menyediakan 352 juta dosis vaksin,” jelasnya.

Penyediaan vaksin ini dilakukan bersama Kementerian Luar Negeri, Kementerian BUMN, Kepala BPOM, serta Kepala BNPB. Dijelaskan oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, saat ini kapasitas penyimpanan vaksin yang dimiliki oleh BUMN mencapai 123 juta vaksin. Oleh karena itu, sedang dilakukan kerja sama antarlembaga BUMN, khususnya oleh Bio Farma dan Kimia Farma sebagai produsen obat, dalam pengadaan cold chain equipment inventory hingga memuat 300 juta vaksin.

Pengadaan cold chain disiapkan dalam rangka datangnya vaksin dari berbagai negara yang telah membantu Indonesia dalam hal pengadaan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan telah dilakukan berbagai diskusi dengan negara terkait, seperti China, Uni Emirat Arab, dan Inggris, dalam komitmen penyediaan vaksin bagi Indonesia.

“Kami telah berkomunikasi secara rutin dengan China, Arab, maupun Inggris dalam penyediaan vaksin bagi Indonesia. Kami juga telah mengatur waktu pertemuan antarnegara untuk dapat meninjau lebih lanjut mengenai uji klinis serta produksi vaksin yang nantinya akan dikirim ke Indonesia tersebut,” ujarnya.

DPRD Dorong PDAM Ambil Alih SPAM Sentul City

BOGOR DAILY- Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Hanafi mendesak PDAM Tirta Kahuripan segera mengambil alih pengeloaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari PT. Sukaputra Graha Cemerlang (SGC).

Hal itu sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 85/PUU-XI/2013 dan juga seiring habisnya tenggat waktu masa peralihan pengelolaan SPAM di Komplek Perumahan Sentul City pada, Jumat, (31/7) lalu.

“Sesuai peraturan dan rekomendasi Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Komisi II DPRD Kabupaten Bogor mendesak PDAM Tirta Kahuripan untuk mengambil alih pengelolaan SPAM dari tangan PT. SGC,” kata Hanafi kepada wartawan, Rabu, (30/9).

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menambahkan dengan diambil alihnya pengelolaan SPAM, selain menghindari PDAM Tirta Kahuripan dari ancaman hukuman juga akan menambah cakupan pelayanan pelanggan air.

“PDAM Tirta Kahuripan kan terancam dilaporkan oleh Komite Warga Sentul City (KWSC) apabila tidak juga melaksanakan pengambil alihan pengelolaan SPAM di Komplek Perumahan Sentul City dan dengan mengambil alih, secara otomatis menambah cakupan layanan yang beberapa waktu lalu hanya mencapai 27 persen,” tambahnya.

Mengenai klaim juru bicara PT. Sentul City Alfian Mujani yang menyatakan PDAM Tirta Kahuripan pasti rugi apabila mengambil alih pengelolaan SPAM dari PT.SGC, politisi Partai Demokrat ini pun menampiknya.

“Ini bukan klaim masalah rugi yang masih bida diperdebatkan dengan mengaudit laporan keuangan anak perusahaan PT. Sentul City tersebut, tetapi ini lebih ketaatan hukum dimana pengelolaan sumber daya air harus dikelola oleh negara dan bukannya seperti saat ini,” ungkap Hanafi.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor lainnya dari Fraksi Partai Golkar Ahmad Tohawi menambahkan apabila pipa air yang diklaim milik PT. Sentul City dan bukan bagian dari fasilitas sosial ataupun umum haruslah dibayar, maka ia pun mendukung apabila Pemkab Bogor membeli jaringab pipa air dari Jalan Raya Kandang Roda hingga titik batas Komplek Perumahan Sentul City.

“Harusnya sih PT Sentul City selaku developer menyediakan fasilitas sosial atau fasilitas umum berupa instalasi jaringan pipa atau ketersediaan air bersih, namun kalaupun harus dibeli kami mendukung saja asalkan ada penilaian aset yang menyusut yang dilakukan oleh akuntan publik,” tambah Tohawi.

Mendapat desakan dari Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Sekda Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Dewan Penasehat PDAM Tirta Kahuripan Burhanudin berjanji pada Bulan Oktober tahun ini PDAM Tirta Kahuripan segera mengambil alih pengelolaan SPAM Komplek Perumahan Sentul City dari PT. SGC.

“PDAM Tirta Kahuripan dan jajaran Setda Kabupaten Bogor sedang memproses pengambil alihan pengelolaan SPAM dan perjanjian MoU dengan PT. SGC, mudah-mudahan Bulan Oktober nanti amanat pengambil alihan SPAM di Komplek Perumahan Sentul City tersebut segera terwujud,” tukas Burhanudin

Pemkab Bogor Naikan Target PAD Jadi Rp 73,132 Miliar

BOGOR DAILY- Pemkab Bogor berhasil meningkatkan pendapatan daerah sebesar Rp.73,132 miliar rupiah atau naik 0,99 persen dari target sebelumnya yang mana dibahas dalam rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (30/9/2020).

Dalam rapat tersebut Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor resmi menandatangani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2020.

“Alhamdulillah target pendapatan daerah kita naik di anggaran perubahan ini. Dari semula yang diusulkan Rp.7,398 triliun, menjadi Rp.7,471 triliun. Kenaikan ini bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Total belanja daerah juga mengalami kenaikan sebesar Rp.73,132 miliar, atau naik 0,86 persen dari total belanja semula yang diusulkan.

Yakni dari semula Rp8,503 Triliun menjadi Rp8,576 Triliun.Pada belanja tidak langsung, terjadi kenaikan belanja sebesar Rp22,370 Miliar atau naik 0,57 persen dari belanja yang semula diusulkan.

“Belanja tidak langsung semula Rp.3,895 triliun. Tapi saat ini naik menjadi Rp.3,918 triliun. Kenaikan tersebut dari perhitungan ulang pada komponen belanja pegawai dan belanja hibah,” katanya.

Kemudian oada komponen belanja langsung setelah pembahasan, terdapat peningkatan sebesar Rp.50,761 miliar, atau 1,10 persen yakni pada awalnya Rp 8,503 Triliun ada peningkatan menjadi Rp 8,576 Triliun.

Perubahan struktur pada komponen belanja daerah berakibat pada berubahnya komposisi antara belanja tidak langsung dan belanja langsung.

Menurutnya, pada APBD murni tahun 2020 proporsi belanja tidak langsung mencapai 43,70 persen, sedangkan belanja langsung sebesar 56,30 persen.

Dalam perubahan APBD ini, proporsi belanja tidak langsung mengalami kenaikan sehingga komposisinya menjadi sebesar 45,68 persen.

Sementara belanja langsung justru mengalami penurunan proporsi menjadi 54,32 persen.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim menambahkan bahwa pihaknya lega bisa menyelesaikan RAPBD-P menjadi APBD-P tepat waktu.

“Batas akhir maksimal pembahasan memang hari ini dan alhamdulillah kita bisa menyelesaikan,” ungkap Agus Salim.

Wabup Bogor Akui Kasus Covid-19 Tinggi di Bumi Tegar Beriman

BOGOR DAILY- – Jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor masih terus bertambah. Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menjelaskan, meski kasus COVID-19 masih tinggi, angka kesembuhan terus meningkat.
“Sekarang kita lihat, kenaikan 50 (kasus positif COVID-19) kadang-kadang per hari. Tapi lihat kesembuhannya, (bertambah juga) 45.

Dari 50 ini naik, naik (juga) ini yang sembuh (sebanyak) 45. Kadang-kadang lebih banyak (jumlah) yang sembuh (COVID-19 per hari). Jadi sekarang polanya sudah berbeda,” kata Iwan Setiawan di DPRD Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kompleks Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (30/9/2020).

Lantaran jumlah kesembuhan juga tinggi, Iwan mengatakan, kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor sekarang ini tidak seperti dulu. Meski begitu, Iwan ingin agar masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan agar virus Corona ini bisa ditanggulangi.

“Laporan (penambahan kasus COVID-19) tinggi itu juga, ini kan gejalanya berbeda nih, tren perubahan dari pandemi COVID ini agak berubah. Sekarang, kalau saya lihat di lapangan, emang tinggi, tapi tidak seseram gitu ya, (seperti saat) yang ramai dulu,” ungkapnya.

“Jadi tren untuk sembuhnya tinggi. Jadi kami mungkin sudah terbiasa dengan ini. Walaupun (kasus COVID-19) tinggi tapi kami juga ingin mengimbangi bagaimanapun juga pemulihan ekonomi harus diperhatikan,” ucap dia.

Baca juga:
24 Remaja di Kabupaten Bogor Positif Corona
Berikut ini penambahan kasus positif baru di Kabupaten Bogor selama 5 hari terakhir:

Jumat, 25 September 2020

1. Tambahan 8 kasus suspek
2. Tambahan 56 kasus positif baru
3. Tambahan 27 kasus sembuh

Sabtu, 26 September 2020

1. Tambahan 34 kasus suspek
2. Tambahan 57 kasus positif baru
3. Tambahan 46 kasus sembuh
4. Tambahan 1 kasus probable meninggal dunia
5. Tambahan 1 kasus konfirmasi meninggal dunia

Minggu, 27 September 2020

1. Tambahan 24 kasus suspek
2. Tambahan 60 kasus positif baru
3. Tambahan 53 kasus sembuh

Senin, 28 September 2020

1. Tambahan 5 kasus suspek
2. Tambahan 50 kasus positif baru
3. Tambahan 47 kasus sembuh

Selasa, 29 September 2020

1. Tambahan 20 kasus suspek
2. Tambahan 50 kasus positif baru
3. Tambahan 60 kasus sembuh

Dikirim ke Bogor, Ganja 301 Kilogram Berhasil Digagalkan

0

BOGOR DAILY- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menggagalkan penyelundupan 301 kilogram ganja yang dibawa dari Aceh dengan tujuan Bogor, Jawa Barat. Ganja tersebut dibawa oleh AS (32) menggunakan truk. Truk berisi ratusan kilogram ganja itu berhasil diamankan setelah turun dari Pelabuhan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten pada 24 September 2020.

Kepala BNNP Banten Hendri Marpaung mengatakan, terungkapnya penyelundupan ganja ini berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pengiriman 301 kilogram ganja.

“Dari informasi tersebut, kami BNN Banten melakukan analisis dan penyelidikan untuk melakukan penangkapan,” kata Hendri kepada wartawan di Kota Serang, Rabu (30/9/2020). Saat dilakukan penangkapan, tim yang langsung dipimpin Kepala BNN itu mendapatkan 301 kilogram ganja kering yang dikemas di dalam karung dan kotak kayu.

“Modusnya, pelaku menggunakan dua media, satu media karung, yang satunya di kotak kayu yang dikemas dengan jumlah 301 bata atau berat netonya 301 kilogram,” ujar Hendri.

Hendri mengungkapkan, tersangka AS merupakan pengendali pengiriman barang haram yang sebelumnya sudah diungkap oleh BNN maupun Polda Banten. “Dengan diamankannya 301 kilogram ganja ini bisa menyelamatkan anak bangsa sebanyak 3.000 orang,” kata dia.

Tersangka AS dikenakan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku terancam pidana penjara semur hidup atau hukuman mati.